BAB I PENDAHULUAN I. 1. Latar Belakang

dokumen-dokumen yang mirip
BAB I PENDAHULUAN. aspek kehidupan. Komunikasi pun akhirnya tidak dapat ditawar lagi dan menjadi

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN. Broadband di Forum Kaskus.co.id mengenai social media serta pengaruhnya

BAB I PENDAHULUAN. aktifitas, seperti mencari informasi, berkomunikasi, serta sarana berbelanja.

BAB I PENDAHULUAN. Perkembangan pemasaran yang ketat di era globalisasi ini menuntut perusahaan untuk

BAB I PENDAHULUAN. Gambar 1.1 Piramida Hirarki Kebutuhan Maslow. Aktualisasi Diri. Penghargaan. Kasih Sayang. Rasa Aman. Kebutuhan Fisiologis

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

Gambar 1.1 Jumlah dan Penetrasi Pengguna Internet di Indonesia

BAB IV PENUTUP. penelitian yang sudah dilakukan mengenai Strategi Branding A Moslem

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Penelitian. Dalam mengkomunikasikan produk atau jasa kepada masyarakat,

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar belakang

BAB I PENDAHULUAN. Kehidupan sekarang ini sudah memasuki era sosial media, yang telah

2 gambar terbaik untuk mengatur kesan yang baik kepada orang lain. Hal ini terlihat, data dari Taylor Nelson Sofres (TNS) tahun 2015 tercatat lebih da

BAB 1 PENDAHULUAN. Akibat tingkat pertumubuhan yang positif tersebut, secara otomatis industri

makan untuk diet, fakta tentang diet, dan sebagainya. awareness dan brand engagement konsumen?

negeri namun tetap menuntut kinerja politisi yang bersih.

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang. pesat di seluruh belahan dunia, yakni salah satunya termasuk di Indonesia. Media

Teknik marketing yang menggunakan Social Media sebagai sarana untuk mempromosikan suatu produk atau suatu jasa, atau produk lainnya secara lebih

BAB I PENDAHULUAN. jaringan digital, jangkauan global, interaktivitas, may to many communications,

BAB I PENDAHULUAN. tahun ke tahun. Situasi pertumbuhan industri tercermin dari pasar otomotif yang

adalah sebesar 1,628 milyar US dollar (naik 15% dari tahun sebelumnya), untuk beriklan di koran sebesar 501 juta US dollar (naik 8,5%), di internet 14

Media Partner. Proposal KITA. Kreativitas Internet Tanpa Akhir. Pelatihan Kewirausahaan dengan Gadget dan Internet

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Penelitian

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. menawarkan produk atau jasa yang perusahaan miliki dengan tujuan untuk

BAB I PENDAHULUAN. dapat dipastikan terisolasi dari lingkungan sekitarnya.harold D. Lasswell dalam

SEJARAH DAN PERKEMBANGAN INSTAGRAM

BAB V PENUTUP. pada bab sebelumnya, tentang pengaruh social media marketing, gaya hidup,

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. Seiring dengan perkembangan teknologi dan meningkatnya kebutuhan

Universitas Multimedia Nusantara

BAB I PENDAHULUAN. media massa maupun elektronik. Media- media tersebut yang sering dijumpai

BAB I PENDAHULUAN. Pemasaran merupakan salah satu faktor yang sangat penting dalam

BAB I PENDAHULUAN. tahun 2013). Adapun sektor-sektor yang termasuk ke dalam industri minuman

INTERNET ADVERTISING SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI PEMASARAN INTERAKTIF

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian

BAB I PENDAHULUAN. baru dalam komunikasi secara digital, sosial media merupakan hasil dari

, 2015 PENGARUH PERFORMANCE EXPECTANCY, EFFORT EXPECTANCY, DAN SOCIAL INFLUENCE TERHADAP BEHAVIORAL INTENTION INSTAGRAM

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah. Pada Era globalisasi dengan perkembangan jaman yang semakin modern

BAB 1 PENDAHULUAN. terasah belasan atau puluhan tahun, reputasi bagus yang sulit untuk ditaklukkan,

BAB I PENDAHULUAN. bisnis bergerak sangat dinamis, serta mempunyai ketidakpastian yang besar. Oleh

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Konteks Masalah

BAB I PENDAHULUAN. komunikasi. Website sangat membantu pekerjaan Public Relations menjadi lebih

Digital Marketing Strategy

biaya koneksi internet yang murah, dan berkembangnya smartphone. Pertumbuhan pengguna internet ini, tidak hanya terbatas pada kalangan muda dari golon

BAB I PENDAHULUAN 1. Pendahuluan 1.1 Gambaran Umum 1.2 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. Perkembangan internet saat ini menjadi sangat pesat, Ramadhani (2003),

BAB I PENDAHULUAN UKDW. menggunakan produk atau jasa dari perusahaan. harus mampu menciptakan, memelihara, melindungi dan membangun image

BAB I PENDAHULUAN. Universitas Sumatera Utara. 1 Universitas Sumatera Utara

BAB I PENDAHULUAN. Globalisasi menyebabkan terjadinya perdagangan bebas yang

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN. 5.1 Kesimpulan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh citra merek (brand image)

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. wisatawan asing dari luar negeri. Hampir setiap hari libur atau weekend kota

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Penelitian

BAB I PENDAHULUAN. Gambar 1.1 Logo Ouval Research Sumber: Ouval Research, 2015

BAB I PENDAHULUAN. I.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. Dalam aktifitas promosi di Indonesia tidak terlepas dari pengaruh praktek dan

BAB I PENDAHULUAN. promosikan agat dapat dikenal sehingga membutuhkan bauran komunikasi. pemasaran langsung dan interaktif.

STRATEGI PENGGUNAAN FACEBOOK SEBAGAI SARANA KOMUNIKASI PEMASARAN OLEH SHERATON SURABAYA HOTEL AND TOWERS

Interview Guide. 1. Apakah Inteeshirt terlebih dulu melakukan perencanaan promosi? 2. Mengapa harus ada perencanaan promosi?

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN. analisa deskriptif dan verifikatif dengan menggunakan path analysis, antara social

BAB I PENDAHULUAN. Pemasaran modern seperti saat sekarang ini membutuhkan lebih dari

BAB V PENUTUP Kesimpulan

BAB I PENDAHULUAN. sementara, tidak bekerja yang sifatnya menghasilkan upah, dilakukan perorangan

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah. Pada era globalisasi sekarang ini perkembangan teknologi berdampak

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Penelitian. Dari tahun ke tahun penggunaan internet semakin penting dan menjadi

REALITA. Persaingan semakin ketat. Laundry baru bermunculan. Pelanggan bebas memilih. Kompetitor turunkan harga. Ilmu laundry terus bertumbuh

Sumber: Twitter Warunk UpNormal (2014)

6 Kiat Sukses Melakukan Promosi di Bulan Ramadhan

BAB I PENDAHULUAN. masyarakarat Indonesia. Terlebih kamera aksi ini banyak dimiliki oleh kalangan

BAB I PENDAHULUAN. Gambar 1.1 Grafik Perbandingan Jumlah Pengusaha Indonesia Dengan Negara Lain. Indonesia

BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN. penelitian ini terbagi menjadi dua bagian yaitu kesimpulan untuk brand XL dan untuk

U N I V E R S I T A S G U N A D A R M A

BAB I PENDAHULUAN. penjual dan pembeli harus saling bertemu atau bertatap muka pada suatu tempat

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang

BAB V PENUTUP. konsumen sasaran, menentukan peranan periklanan dan bauran promosi, menunjukkan tujuan dan besarnya anggaran promosi, memilih strategi

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. paling mencolok adalah penggunaan gadget dalam melakukan aktivitas dunia

BAB I PENDAHULUAN. menuntut perubahan dinamika kebutuhan di saat ini. Teknologi dan sistem

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Penelitian

BAB I PENDAHULUAN. berhadapan dengan masyarakat yang menggunakanya, selain itu rumah sakit dalam

BAB I PENDAHULUAN. Perusahaan Pattent Goods mulai berdiri pada 12 Desember 2013, pembuatan kaos kaki yang pemasarannya terfokus dengan menggunakan

BAB I PENDAHULUAN. Industri makanan dengan jasa Delivery belakangan ini banyak diminati oleh

BAB I PENDAHULUAN. Sumber: wearesocial.net diakses pada tanggal 8 Oktober 2015 pukul 10:05 WIB

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Gambaran Umum Objek Penelitian Profile PT Mediawave Interactive PT Media Wave Interaktif adalah sebuah perusahaan yang

BAB I PENDAHULUAN. dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari. Transportasi berperan penting dalam

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. dengan kemudahan yang telah disediakan oleh kemajuan teknologi bernama

BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG. Perubahan kebudayaan yang mulai terjadi di Indonesia pada saat ini nampak

BAB IV PEMBAHASAN. Saldo Ratarata. Distribusi Bagi Hasil. Januari 1 Bulan 136,901,068,605 1,659,600, % 1,078,740, %

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Gambaran Umum Objek Penelitian Sejarah Instagram

Gambar 1.1 Grafik Penggunaan Internet di Indonesia Tahun 2010

BAB 1 PENDAHULUAN. namun juga di negara berkembang salah satunya Indonesia. internet. Internet (singkatan dari interconnected networking)

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian

Transkripsi:

BAB I PENDAHULUAN I. 1. Latar Belakang Social media merupakan sebuah platform komunikasi yang mempunyai banyak manfaat. Sekarang ini hampir semua orang sudah menggunakan social media untuk mendukung aktifitas mereka, termasuk facebook. Facebook adalah salah satu social media yang paling banyak digunakan oleh kebanyakan orang. Menurut survei yang dilakukan oleh Pew Research Center, facebook merupakan social media yang masih sangat populer dan banyak dipakai oleh masyarakat indonesia (Duggan, 2015:1). Masih menurut Pew Research Center, meskipun sekarang ini sudah banyak bermunculan social media baru seperti Instagram, Twitter, dan lain sebagainya, Facebook merupakan platform komunikasi yang paling sering digunakan. Meskipun social media lainnya mengalami peningkatan yang cukup tinggi, namun Facebook masih menduduki peringkat pertama jika dibandingkan dengan social media lainnya (Duggan, 2015:1). Hal tersebut dapat dilihat pada hasil survei yang telah dilakukan oleh Pew Research Center berikut: 1

2 100 50 67 71 71 Penggunaan social media 26 13 17 16 18 23 28 20 22 16 21 26 0 Facebook Instagram Twitter Linkedln Pinterest 2012 2013 2014 Gambar 1. 1. Presentase Penggunaan Social Media Sumber: Duggan (2015:1) Gambar di atas merupakan hasil survei penggunaan social media yang dilakukan oleh Pew Research Center pada September 2014 kepada pengguna internet yang berumur lebih dari 18 tahun. Data tersebut menggambarkan bahwa selama tahun 2012-2014 Facebook masih menjadi platform social media yang paling banyak digunakan oleh pengguna internet. Pada acara jumpa media tanggal 22 September 2014, Anand Tilak selaku Head of Facebook Indonesia mengatakan bahwa saat ini ada lebih dari 69 juta pengguna Facebook di Indonesia yang aktif tiap bulannya, 61 juta di antaranya berasal dari gadget mobile. Facebook masih menjadi social media favorit di Indonesia meskipun saat ini sudah banyak social media lain yang bermunculan. Masih menurut Anand Tilak, Indonesia menjadi sebuah negara yang mempunyai kesempatan besar bagi bisnis yang ingin memperluas jangkauan mereka melalui Facebook. Seperti halnya keberhasilan kampanye World Cup milik Coca-cola, Richard Kiger selaku Direktur

3 Pemasaran Coca-cola menyatakan bahwa Facebook merupakan partner yang luar biasa dalam kampanye World Cup yang dikeluarkan oleh Coca-cola karena dengan adanya relevansi dan jangkauan yang fantastis dari Facebook, pesan kampanye tersebut dapat menjangkau jutaan orang yang merupakan target utama Cocacola dan hal tersebut telah menghasilkan respon yang tinggi (Maulana, 2014:1). Menurut Astiti Suhirman selaku Business Director TNS mengatakan bahwa masyarakat Indonesia mengakses Facebook jauh lebih sering dibanding dengan aktivitas online dan media tradisional lainnya (Nistanto, 2014:1). Masyarakat Indonesia menggunakan Facebook untuk mendapatkan rekomendasi dan mengambil keputusan berdasarkan informasi yang lebih mendalam ketika mencari produkproduk baru atau sebelum memutuskan untuk membeli (Maulana, 2014:1). Suresh Subramanian selaku Deputy Managing Director TNS mengungkapkan bahwa: "Masyarakat Indonesia menggunakan Facebook sebagai discovery tool untuk menemukan produk-produk atau layanan dan informasi yang bermanfaat atas brand-brand. Bahkan, sepertiga dari responden yang kami survey mengatakan bahwa mereka melakukan pembelian berdasarkan rekomendasi yang mereka terima melalui Facebook, (Maulana, 2014:1) Menurut Etty Soraya selaku Marketing Communication Manager, sejak awal munculnya social media, Sheraton Surabaya Hotel and Towers telah menggunakan dan memanfaatkan social media tersebut untuk melakukan komunikasi pemasaran. Beberapa social

4 media yang digunakan oleh Sheraton Surabaya Hotel and Towers untuk melakukan publikasi dan komunikasi pemasaran adalah Facebook, Twitter, Instagram, dan Website. Sheraton Surabaya Hotel and Towers melihat adanya sebuah kesempatan besar dalam melakukan sebuah komunikasi pemasaran dan menjalin sebuah komunikasi maupun relasi yang baik dengan customer melalui social media (Soraya, 2015). Berikut adalah social media yang aktif dan digunakan oleh Sheraton Surabaya Hotel and Towers: Gambar 1. 2. Website Sheraton Surabaya Hotel and Towers

5 Gambar 1. 3. Facebook Sheraton Surabaya Hotel and Towers Gambar 1. 4. Instagram Sheraton Surabaya Hotel and Towers

6 Gambar 1. 5. Twitter Sheraton Surabaya Hotel and Towers Menurut Etty Soraya selaku Marketing Communication Manager dari Sheraton Surabaya Hotel and Towers, dari awal mula memanfaatkan social media, Sheraton Surabaya Hotel and Towers selalu konsisten dan tidak pernah berhenti melakukan komunikasi pemasaran yang memang ditujukan kepada customer (Soraya, 2015). Berikut adalah hasil wawancara yang dilakukan oleh penulis dengan Etty Soraya: "Iya emang dari awal adanya social media, kami dari pihak Sheraton memanfaatkannya dengan baik ya. Kita lihat sih emang social media itu sangat bermanfaat ya buat pemasaran, maka dari itu kita gak pernah lepas dan selalu konsisten pakainya. Dan kalau dilihat, Facebook Sheraton ini memang paling aktif daripada Facebook hotel-hotel kompetitor kami. Dan dari evaluasi kami, Facebook ini social media yang mempunyai respon keseluruhan yang paling bagus dari social media lainnya. (Soraya, 2015)

7 Berikut adalah respon like dari aktivitas unggahan yang ada di beberapa Facebook Sheraton Surabaya Hotel and Towers: Gambar 1. 6. Respon Aktivitas Facebook Facebook merupakan sarana komunikasi pemasaran modern yang mempunyai banyak perbedaan dengan media komunikasi pemasaran tradisional seperti televisi, radio, dan lain sebagainya,

8 banyaknya respon yang ada di Facebook dapat diukur melalui jumlah comment, like, message, dan share dari publik. Pada semua social media (Facebook, Instagram, Twitter, dan Website) yang digunakan oleh Sheraton Surabaya Hotel and Towers, Facebook merupakan social media yang paling banyak mendapatkan respon dari publik (Soraya, 2015). Berikut adalah gambar dari respon share dan comment aktivitas unggahan Facebook Sheraton Surabaya Hotel and Towers: Gambar 1. 7. Respon Aktivitas Facebook

9 Gambar 1. 8. Aktivitas Facebook Gambar 1. 8 adalah salah satu bentuk komentar atau testimoni yang berasal dari konsumen yang sudah pernah berkunjung di Sheraton Surabaya Hotel and Towers. Melalui Facebook, konsumen dapat memberikan sebuah komentar dari dirinya mengenai Sheraton, dan di sini pihak Sheraton Surabaya Hotel and Towers juga dapat memberikan respon langsung kepada konsumen mengenai komentar tersebut. Menurut Etty Soraya (2015), Facebook merupakan sarana komunikasi pemasaran yang sangat efektif, di setiap posting yang dilakukan melalui Facebook selalu ada publik yang merespon aktivitas atau unggahannya. Pada Facebook, tidak hanya respon like, comment, dan share dari publik, melalui Facebook Sheraton Surabaya Hotel and Towers juga dapat

10 melakukan interaksi langsung dengan publik menggunakan fasilitas message. Melalui Facebook ini Sheraton Surabaya Hotel and Towers juga dapat mengkomunikasikan sekaligus mempromosikan /memasarkan berbagai produk maupun jasa, serta kegiatan-kegiatan ataupun aktivitas yang dilakukan oleh Sheraton Surabaya Hotel and Towers (Soraya, 2015). Kegiatan pemasaran tersebut dapat berupa periklanan, promosi penjualan, dan lain sebagainnya. Berikut salah satu promosi produk atau jasa yang dapat dilakukan melalui Facebook: Gambar 1. 9. Aktivitas Facebook

11 Gambar 1. 9. adalah salah satu contoh bentuk periklanan dan promosi penjualan yang dapat dilakukan sekaligus oleh Sheraton Surabaya Hotel and Towers melalui Facebook. Sheraton Surabaya Hotel and Towers sangat aktif dan selalu konsisten melakukan komunikasi pemasaran dan memberikan informasi melalui Facebook. Penyataan tersebut dapat dilihat dari hasil survei dari penulis dan sebuah pernyataan dukungan dari Atmantoro selaku Ketua Korwil Perhimpunan Hotel & Restoran Indonesia Jatim & DIYogyakarta yang menyatakan: "Kalau dilihat dari hasil saya observasi kemarin, aktivitas Facebook Sheraton emang paling banyak dibangdingkan hotel-hotel lainnya. Unda-undi sama Singgasana yang juga lumayan aktif, tapi kalau dilihat dari keseluruhan, Sheraton itu paling intens ya. Singgasana lumayan aktif, tapi masih kalah jauh dari Sheraton. Malahan kalau saya lihat, hotel bintang lima lainnya itu tidak terlalu beraktifitas, ada yang cuma beberapa hari sekali, beda dengan Sheraton yang emang saya lihat dari dulu selalu intens gitu (Atmantoro, 2015) Berikut adalah hasil observasi yang dilakukan oleh penulis mengenai jumlah aktifitas Facebook dari semua hotel bintang lima di Surabaya sejak awal 2015 hingga 31 Oktober 2015:

12 Nama Hotel Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Ags Sept Okt Sheraton 47 58 67 42 45 60 41 36 38 35 Singgasana 28 25 28 39 30 33 30 29 25 33 Shangri-La 22 15 17 17 23 28 23 25 25 24 JW-Marriot 8 12 12 13 20 17 17 24 21 24 Majapahit 19 10 28 11 7 23 22 19 25 21 Tabel 1. 1. Aktivitas Facebook Hotel Bintang Lima di Surabaya Sumber: Observasi Penulis Tabel di atas adalah jumlah perhitungan aktivitas unggahan Facebook beberapa hotel bintang lima di Surabaya. Jumlah perhitungan tersebut dilakukan oleh penulis untuk membandingkan banyaknya jumlah aktivitas unggahan Facebook yang dilakukan oleh hotel-hotel bintang lima di Surabaya dalam melakukan komunikasi pemasaran melalui Facebook. Hasil perhitungan tersebut menunjukkan bahwa aktivitas penggunaan Facebook Sheraton Surabaya Hotel and Towers menduduki posisi tertinggi dibanding dengan lainnya. Perhitungan jumlah aktivitas Facebook tersebut dihitung dari setiap posting foto, video, maupun pengubahan cover halaman Facebook pada setiap harinya dan aktivitas unggahan tersebut tergolong dalam bentuk promotion mix, yaitu iklan, promosi penjualan, direct marketing, dan lain sebagainnya. Tabel tersebut merupakan sebuah data pendukung yang juga menyatakan bahwa penggunaan Facebook Sheraton Surabaya Hotel and Towers adalah yang paling gencar. Penggunaan facebook oleh Sheraton Surabaya Hotel and Towers sebagai sarana komunikasi pemasaran adalah sebuah fenomena yang unik karena Sheraton Surabaya Hotel and Towers

13 merupakan satu-satunya hotel bintang lima di Surabaya yang paling konsisten dan gencar dalam melakukan aktivitas komunikasi pemasaran di Facebook. Hampir semua kompetitor dari Sheraton Surabaya Hotel and Towers juga menggunakan Facebook sebagai salah satu media untuk melakukan komunikasi pemasaran, namun penggunaan Facebook kompetitor lain tidak segencar seperti yang dilakukan oleh Sheraton Surabaya Hotel and Towers. Beberapa dari mereka malah semakin mengalami penurunan dalam penggunaan Facebook tersebut. Berdasarkan latar belakang dan keunikan fenomena tersebut, maka penulis merumuskan topik Strategi Penggunaan Facebook Sebagai Sarana Komunikasi Pemasaran oleh Sheraton Surabaya Hotel and Towers untuk mengetahui bagaimana cara dan proses penggunaan Facebook yang telah dilakukan Sheraton Surabaya Hotel and Towers selama ini. I. 2. Rumusan Masalah Berdasarkan uraian dari latar belakang di atas, maka rumusan masalah yang ditemukan adalah bagaimana strategi penggunaan Facebook sebagai sarana komunikasi pemasaran oleh Sheraton Surabaya Hotel and Towers. I. 3. Tujuan Penelitian Berdasarkan rumusan masalah yang sudah ditetapkan, maka tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana strategi penggunaan Facebook sebagai sarana komunikasi pemasaran oleh Sheraton Surabaya Hotel and Towers.

14 I. 4. Batasan Masalah Penulis akan membatasi penulisan ini hanya pada Facebook Sheraton di wilayah Surabaya. Penulisan ini akan berfokus kepada bagaimana strategi penggunaan Facebook yang dilakukan oleh Sheraton Surabaya Hotel and Towers sebagai komunikasi pemasaran selama ini. I. 5. Manfaat Penelitian Manfaat yang diharapkan melalui hasil dari penulisan ini adalah: 1. Manfaat teoritis Penelitian ini diharapkan mampu menambah wawasan dan pengetahuan dalam ranah ilmu komunikasi, khususnya mengenai penelitian studi pada rana komunikasi pemasaran untuk menarik minat konsumen atau target sasaran. Penelitian ini diharapkan mampu menjadi acuan penelitian bagi penelitian-penelitian selanjutnya. 2. Manfaat Praktis Hasil penelitian diharapkan dapat bermanfaat untuk menambah pengetahuan dan wawasan tentang ilmu komunikasi khususnya mengenai penggunaan Facebook sebagai sarana komunikasi pemasaran oleh Sheraton Surabaya Hotel and Towers.