BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN

dokumen-dokumen yang mirip
BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN. panjang, dimulai dari UU No. 33/1947 jo UU No. 2/1951 tentang kecelakaan

BAB 3 ANALISIS SISTEM YANG SEDANG BERJALAN. sebagai hak dan bukan dari belas kasihan orang lain. membantu yang berpenghasilan rendah.

BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN. 2.1 Sejarah Umum BPJS Ketenagakerjaan Pekanbaru

BAB II BPJS KETENAGAKERJAAN KANTOR WILAYAH SUMBAGUT. jawab dan kewajiban Negara - untuk memberikan perlindungan sosial ekonomi

BAB I PENDAHULUAN. Gambaran Umum Objek Penelitian

BAB II PROFIL BPJS KETENAGAKERJAAN KANTOR WILAYAH. ekonomi kepada masyarakat. Sesuai dengan kondisi kemampuan keuangan

Bab I. Pendahuluan. 1.1 Bentuk, Bidang, dan Perkembangan Usaha. keamanan dan kepastian terhadap resiko-resiko sosial ekonomi, dan

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB II DESKRIPSI PERUSAHAAN

BAB I PENDAHULUAN. bahwa setiap pekerja berhak mendapatkan perlindungan (protection), pemajuan

BAB II TINJAUAN UMUM DAN TINJAUAN TEORITIS

BAB 3 OBJEK PENELITIAN

BAB II BPJS KETENAGAKERJAAN KANTOR CABANG MEDAN. jawab dan kewajiban Negara - untuk memberikan perlindungan sosial ekonomi

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB II PROFIL PT. JAMSOSTEK (PERSERO) Penyelenggara program jaminan sosial merupakan salah satu tanggung jawab dan

BAB II BPJS KETENAGAKERJAAN KANTOR CABANG MEDAN. A. Sejarah BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Medan

BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN. Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. seperti halnya berbagai Negara berkembang lainnya, mengembangkan program

BAB III DESKRIPSI LEMBAGA/INSTANSI

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. rawat inap, rawat jalan dan gawat darurat (Haliman dan Wulandari, 2012).

BAB III HASIL DAN PEMBAHASAN. Penyelenggaraan program jaminan sosial merupakan salah satu tanggung

BAB II PROFIL PERUSAHAAN. pemerintah itu ditetapkan sebagai satu-satunya penyelenggara program

BAB III SISTEM PENGELOLAAN DANA JAMINAN DAN PEMBAYARAN KLAIM PT. BPJS KETENAGAKERJAAN KANTOR CABANG MOJOKERTO

PERAN KOMUNIKASI BPJS KEPADA PELAKU USAHA TENTANG JAMINAN SOSIAL KETENAGAKERJAAN (Studi Pada Pelaku Usaha Di Wilayah Kelurahan Mapanget)

PERBANDINGAN MEKANISME PERHITUNGAN SALDO AKHIR PROGRAM JAMINAN HARI TUA BPJS KETENAGAKERJAAN PERIODE

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM

BAB 1 PENDAHULUAN. Dunia ketenagakerjaan Indonesia pada tahun 2014 menunjukan adanya

TINJAUAN TENTANG BENTUK DAN PELAKSANAAN PELINDUNGAN ASURANSI BAGI PEKERJA PADA DINAS KEBAKARAN KOTA SURAKARTA

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB 1 PENDAHULUAN. efektivitas kerja karyawan. Produktivitas suatu organisasi secara langsung atau

1. PENDAHULUAN Perkembangan dunia usaha saat ini menjadikan informasi sebagai pilar

BAB II PROFIL BPJS KETENAGAKERJAAN. tanggung jawab dan kewajiban Negara - untuk memberikan perlindungan

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. A. Tinjauan Yuridis Filosofis Tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional. 1. Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945

PENDAHULUAN. sumber daya dan dana yang ada. Faktor manusia atau tenaga kerja sebagai penggerak utama

CA REVIEW PKP Pertemuan 2 Kasus Aplikasi Penerapan KPD2LK

Kebijakan Pemerintah Daerah dalam Perluasan cakupan peserta dan peningkatan kolektabilitas Iuran Jamsos Bid. Ketenagakerjaan

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Penulisan

BAB II PENGELOLAAN JAMINAN SOSIAL DI INDONESIA. D. Pengertian dan Dasar Hukum Jaminan Sosial

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

WALIKOTA PROBOLINGGO

BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN

BAB III DESKRIPSI INSTANSI. A. Sejarah BPJS Ketenagakerjaan

PENGOLAHAN DATA GAJI PESERTA JAMSOSTEK DENGAN MENGGUNAKAN PROGRAM SIPT 3.00 DI PT JAMSOSTEK (PERSERO) BANDUNG I. Laporan Tugas Akhir

BAB II DESKRIPSI PERUSAHAAN

BAB III DESKRIPSI INSTANSI. A. Sejarah BPJS Ketenagakerjaan

BAB II GAMBARAN UMUM BPJS KETENAGAKERJAAN

PROGRAM JAMSOSTEK, HAMBATAN DAN UPAYA MENGEJAR KEPESERTAAN GERRY SILABAN. Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara

BAB I PENDAHULUAN. Pada era globalisasi dan merebaknya arus informasi yang turut menunjang

BAB I PENDAHULUAN. perusahaan merupakan potensi untuk meningkatkan produktifitas 1. Untuk itu, pemeliharaan dan pengembangan terhadap kesejahteraan 2.

KONSEP PENGAWASAN OJK TERHADAP BPJS Disampaikan dalam Workshop Penelitian Kebijakan Kesehatan dan Kebijakan Medik

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB III PROGRAM JAMINAN HARI TUA

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Gambaran Umum Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Profil

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah. Peran komunikasi pemasaran dalam pengelolaan sebuah perusahaan

JAMSOSTEK. (Jaminan Sosial Tenaga Kerja)

Implementasi Program Jaminan Sosial untuk Pekerja Indonesia

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah

BAB II DESKRIPSI UMUM OBJEK PENELITIAN

BAB I PENDAHULUAN. Indonesia merupakan negara berkembang yang sedang giat-giatnya melaksanakan

BAB I PENDAHULUAN. I.1 Bentuk, Bidang, dan Perkembangan Usaha. I.1.1 Bentuk Usaha. BPJS Kesehatan sebagai Badan Pelaksanaan merupakan badan

BAB I PENDAHULUAN. memberikan kepuasan kepada pelanggan atas produk yang di hasilkannya,

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Gambaran Umum Objek Penelitian Profil Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan

PERATURAN MENTERI TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI REPUBLIK INDONESIA NOMOR : PER-24/MEN/VI/2006 TENTANG

PERATURAN MENTERI TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI REPUBLIK INDONESIA NOMOR : PER-24/MEN/VI/2006 TENTANG

JAMINAN SOSIAL KETENAGAKERJAAN UNTUK PEKERJA BUMN, SWASTA, MANDIRI, APARATUR SIPIL NEGARA, DAN TNI/POLRI

PELAKSANAAN PROGRAM JAMSOSTEK DITINJAU DARI PERSPEKTIF PERLINDUNGAN HUKUM TENAGA KERJA. DAHLIA Dosen Fakultas Hukum UNISRI

Prosiding SNaPP2012: Sosial, Ekonomi, dan Humaniora ISSN Faizal Rachman Sjachrul

Pengalihan JPK ke BPJS Kesehatan. Agus Supriyadi Direktur Renbang dan Informasi

BAB I PENDAHULUAN. Jaminan sosial sebagai salah satu bentuk perlindungan sosial untuk menjamin

BAB I PENDAHULUAN. program jaminan sosial berdasarkan funded social security, yaitu jaminan

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. A. Pelaksanaan Program BPJS Ketenagakerjaan Bagi Pekerja Pada PT.

BAB I PENDAHULUAN. diakes pada tanggal 24 April 2014

PROSEDUR PEMBERIAN HAK DAN PERHITUNGAN PREMI ASURANSI TABUNGAN HARI TUA (THT) KEPADA PESERTA PADA PT. TASPEN (PERSERO) KCU JAKARTA Nama : Utari

Transkripsi:

BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN 2 2.1 Sejarah Sejarah terbentuknya PT. Jamsostek (Persero) mengalami proses yang panjang, dimulai dari UU No 33/1947 jo UU No. 2/1951 tentang kecelakaan kerja, Peraturan Menteri Perburuhan (PMP) No. 48/1952 jo PMP No. 8/1956 tentang pengaturan bantuan untuk usaha penyelenggaraan kesehatan buruh, PMP No. 15/1957 tentang pembentukan yayasan social buruh. PMP No. 5/1964 tentang pembentukan yayasan jaminan social (YDJS) diberlakukannya UU No. 14/1969 tentang pokok-pokok tenaga kerja, secara kronologis proses lahirnya asuransi social tenaga kerja semakin transparan. Sejarah mengalami kemajuan dan perkembangan, baik menyangkut landasan hokum, bentuk perlindungan maupun cara penyelenggaraan, pada tahun 1977 diperoleh suatu tonggak sejarah penting dengan dikeluarkannya peraturan pemerintah (PP) No. 33 tahun 1977 tentang pelaksanaan asuransi social tenaga kerja (ASTEK), yang mewajibkan setiap pemberi kerja atau pengusaha swasta dan BUMN untuk mengikuti program ASTEK. Terbit pula PP No. 34/1977 tentang pembentukan wadah penyelenggara ASTEK yaitu perum ASTEK Tonggak penting berikutnya adalah lahirnya UU No.3 tahun n1992 tentang Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek). Melalui PP No.36/1995 ditetapkannya PT. Jamsostek sebagai badan penyelenggara Jaminan Sosial Tenaga Kerja. Selanjutnya pula pada akhir tahun 2004, pemerintah juga meneebitkan UU No. 40 tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional, yang berhubungan dengan amandemen UUD 1945 dengan perubahan pada pasal 34 ayat 2. Kiprah Perseroan yang mengedepankan kepentingan dan hak normative Tenaga Kerja di Indonesia terus berkelanjuatan. Sampai saat ini, PT. Jamsostek (Persero) memberikan perlindungan 4 (empat) program, yang mencakup program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT), dan Jaminan Pemeliharaan Kesehatan (JPK) bagi seluruh tenaga kerja dan keluarganya. 6

7 Dengan peenyelenggaraan yang makin maju, program Jamsostek tidak hanya bermanfaat kepada pekerja dan pengusaha tetapi juga berperan aktif dalam meningkatkan pertumbuhan perekonomian bagi kesejahteraan masyarakat dan perkembangan masa depan bangsa. 2.2 Visi, Misi, dan Tujuan Perusahaan 2.2.1 Visi Memberikan pelayanan dan manfaat prima bagi seluruh pekerja melalui jaringan pelayanan yang paling luas dan terpadu di Indonesia 2.2.2 Misi Menyelenggarakan program Jaminan Sosial Tenaga Kerja yang memberikan perlindungan dasar bagi tenaga kerja dan keluarganya dalam menghadapi resiko sosial ekonomi pada saat berkurang atau hilangnya penghasilan karena kecelakaan kerja, berhenti bekerja atau meninggal dunia, dan memenuhi kebutuhan pelayanan medis tenaga kerja dan keluarganya. 2.2.3 Tujuan PT. Jamsostek (Persero) Bertekat untuk selalu menjadi PT. Jamsostek (Persero) satu-satunya penyelenggara jaminan sosial yang paling SIAP, HANDAL, dan TERPERCAYA di Indonesia 2.3 Filosofi Perusahaan Jamsostek dilandasi filosofi kemandirian dan harga diri untuk mengatasi resiko sosial ekonomi. Kemandirian berarti tidak tergantung orang lain dalam membiayai perawatan pada waktu sakit, kehidupan dihari tua maupun keluarga bila meninggal dunia. Harga diri berarti jaminan tersebut diperoleh dari hak dan bukan daru belas kasihan orang lain. Agar pembiayaan dan manfaat optimal, pelaksanaan program jamsostek dilakukan secara gotong royong, dimana yang muda membantu yang tua, yang sehat membantu yang sakit dan yang berpenghasilan tinggi membantu yang berpenghasilan rendah

8 2.4 Lokasi Perusahaan Lokasi PT. Jamsostek (Persero) Kantor Cabang Bojonegoro tepatnya berada di Jalan Diponegoro 18 Bojonegoro. Sedangkan tempat kerja penulis selama melaksanakan Kerja Praktek berada di bagian Teknologi Informasi. Ruang kerja staf nyaman, tenang dan sejuk. Selain itu juga disediakan berbagai fasilitas penunjang untuk penulis melaksanakan Kerja Praktek. 2.5 Struktur Organisasi Untuk menguraikan struktur organisasi dari PT. Jamsostek kantor cabang Bojonegoro, maka harus kita ketahui terlebih dahulu tujuan dan struktur organisasi ini yaitu agar pembagian tugas dapat merata dan terselesaikannya tugas-tugas di setiap bagian. Adapun struktur organisasi di PT. Jamsostek (Persero Kantor Cabang Bojonegoro. PT. Jamsostek (Persero) Cab. Bojonegoro mempunyai fungsi merencanakan, mengarahkan, mengkoordinasi, dan mengendalikan kegiatan pemasaran, pelayanan, administrasi kepesertaan dan iuran, akuntansi, umum dan SDM (Sumber Daya Manusia) yang didukung teknologi informasi untuk memastikan tercapainya target. Jamsostek (Persero) Cab. Bojonegoro mempunyai tugas : 1. Merencanakan, menetapkan kebijakan operasional di PT. Jamsostek (Persero) Cab. Bojonegoro 2. Mengarahkan, mengkoordinasikan, dan mengendalikan pencapaian target kepesertaan dan iuran 3. Mengarahkan dan memastikan peningkatan pelayanan kepada peserta Jamsostek 4. Melaksanakan fungsi sistem teknologi informasi 5. Mengarahkan dan mengendalikan fungsi keuangan 6. Menentukan pelaksanaan sistem SDM (Sumber Daya Manusia) 7. Mengkoordinasikan dan mengendalikan pembinaan hubungan kemitraan dengan instansi terkait.

9 Kepala Jamsostek Cab.Bojonegoro Mu Allif, SH Kabid Keuangan Anik Aribawati Kabid Umum, SDM,TI AA Ayu Adrini Kabid Pemasaran Ryan Gustaviana Kabid Pelayanan Ermina Sandrayanti Account Officer Customer Service Gambar 2.1 Struktur Organisasi PT. Jamsostek (Persero) Kantor Cabang Bojonegoro 2.6 Fungsi Setiap Bidang pada PT. Jamsostek (Persero) Cab. Bojonegoro PT. Jamsostek (Persero) Cab. Bojonegoro terdiri beberapa bidang diantaranya Bidang Keuangan, Bidang Pemasaran, Bidang Pelayanan, Bidang teknologi Informasi. Pada setiap bidang tersebut memiliki sub-sub bidang diantaranya Account Officer, Customer Service dan Data Administrator. Berikut ini adalah pembagian tugas dari masing-masing bidang yang ada di PT. Jamsostek (Persero) Cab. Bojonegoro. 1. Kepala Cabang Kepala Cabang PT. Jamsostek (Persero) Cab. Bojonegoro memiliki peranan yang sangat penting yaitu bertanggung jawab terhadap perusahaan dan setiap bidang-bidang yang terdapat di PT. Jamsostek (Persero) Cab. Bojonegoro 2. Kepala Bidang Keuangan Bidang Keuangan mempunyai fungsi merencanakan, melaksanakan, melakukan koordinasi, dan mengendalikan kegiatan keuanagn di Bidang Keuangan PT. Jamsostek (Persero) Cab. Bojonegoro 3. Kepala Bidang Pemasaran Bidang pemasaran mempunyai fungsi merencanakan, melaksanakan, mengkoordinasikan, dan mengendalikan kegiatan pemasaran untuk memastikan tercapainya target kepesertaan dan iuran. Untuk membantu

10 pelakasanaan tugas, kepala bidang pemasaran dibantu Account Officer yang merupakan sub bidang pemasaran. 4. Kepala Bidang Pelayanan Bidang Pelayanan mempunyai fungsi merencanakan, melaksanankan, mengkoordinasikan, dan mengendalikan kegiatan pelayanan JKK (Jaminan Kecelakaan Kerja), JHT (Jaminan Hari Tua), JKM (Jaminan Kematian) untuk memastikan kelancaran pelayanan jaminan. Biasanya kepala bidang pelayanan dibantu customer service guna menunjang pelayanan yang lebih optimal. 5. Kepala Bidang Teknologi Informasi Kepala Bidang Teknologi Informasi mempunyai fungsi merencanakan, melaksanakan, mengkoordinasikan, dan mengendalikan penggunaan hardware, software dan jaringan untuk mengoptimalkan dan menjamin tetap beroperasinya perangkat komputer, serta mengelola database dan aplikasi untuk memastikan pelayanan. Pada bidang teknologi informasi ini memiliki bawahan yang biasa disebut Data Administrator.