BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian 1. Pendekatan dan Jenis Penelitian Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Penelitian kuantitatif menurut Noor (2011) adalah penelitian untuk menguji teori-teori tertentu dengan cara meneliti hubungan antar variabel. Alasan menggunakan penelitian kuantitatif adalah penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Work Life Balance terhadap kepuasan kerja, sehingga penelitian kuantitatif cocok dengan penelitian ini. 2. Variabel Penelitian dan Definisi Operasional a. Variabel Penelitian Pada penelitian ini terdapat dua variabel yaitu independent variabel (IV) adalah Work Life Balance, dependent variabel (DV) adalah kepuasan kerja. 32
b. Definisi Operasional Work Life Balance dan Kepuasan Kerja Work life balance merupakan persepsi individu atas kemampuannya untuk bisa menyeimbangkan waktu mereka di dua tempat, yaitu lingkungan kerja dan lingkungan diluar kerja. Work life balance dalam penelitian ini adalah Work enhancement of personal life dan Personal life enhancement of work. Kepuasan kerja adalah perasaan positif seseorang terhadap pekerjaannya yang menyenangkan dan memuaskan kebutuhannya. Kepuasan kerja dalam penelitian ini diukur dengan menggunakan skala kepuasan kerja yang disusun peneliti berdasarkan aspek-aspek Ability Utilization, Achievement, Activity, Advancement, Authority, Company Policies and Practices, Compensation, Co-workers, Creativity, Independence, Moral values, Recognition, Responsibility, Security, Social Service, Social Status, Supervision-Human Relations, Supervision-Technical, Variety, dan Working Conditions. 33
B. Pengambilan Sampel 1. Populasi Populasi diartikan sebagai wilayah generalisasi yang terdiri atas: obyek/subyek yang mempunyai kualitas dan karateristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya (Sugiyono, 2013). Berdasarkan tujuan peneliti maka populasi yang digunakan adalah karyawan yang aktif bekerja di PT. Jasa Marga (persero) Cabang Jakarta-Tangerang 2. Sampel Dalam penelitian ini, teknik pengambilan sampel yang akan digunakan adalah nonprobability sampling, yaitu tidak memberi peluang atau kesempatan yang sama bagi setiap unsur atau anggota poppulasi untuk menjadi responden penelitian (Sugiyono, 2013). Teknik pemilihan sampel yang digunakan adalah sampel jenuh dimana responden yang dipilih adalah semua anggota populasi yang tersedia yaitu sejumlah 150 sampel. 34
C. Pengumpulan Data 1. Metode dan Instrumen Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket atau kuesioner. Kuesioner adalah daftar pernyataan tertulis yang telah dirumuskan sebelumnya yang akan dijawab oleh responden, Sugiyono (2010). Kuesioner dalam penelitian ini menggunakan penskalaan (memberikan pilihan jawaban), yaitu skala likert. Skala likert yang digunakan adalah SS mewakili sangat setuju, S mewakili setuju, TS mewakili tidak setuju, dan STS mewakili sangat tidak setuju. Kuesioner seperti ini disebut dengan fixed-alternatifs questionnaire atau close-ended questionnaire, yaitu kuesioner yang sudah mempunyai pilihan jawaban (Zikmund, Babin, Carr, & Griffin, 2010). 2. Alat Pengumpul Data Alat pengumpul data adalah suatu alat yang digunakan dalam penelitian yang digunakan untuk memperoleh data yang nantinya akan dianalisis. Data yang diperoleh akan dikumpulkan menggunakan skala Work Life Balance dan skala Kepuasan kerja. 35
D. Instrumen Penelitian 1. Alat Ukur Work Life Balance Dalam penelitian ini pengukuran WLB menggunakan skala yang digunakan oleh Fisher, Bulger, dan Smith (2009) yang diadaptasi oleh Huriya hirda (2016) dengan nilai reliabilitas sebesar 0,853. Seluruh item-item ini diukur dengan menggunakan skala Likert (Sangat Sesuai = 5, Sesuai = 4, Kurang Sesuai = 3, Tidak Sesuai = 2, Sangat Tidak Sesuai = 1). Alat ukur ini terdiri dari 15 item, Adapun sebaran item-item dalam alat ukur ini dapat di lihat sebagai berikut : Blue Print 1 Skala Work Life Balance (WLB) No Dimensi Nomor item Jumlah item 1 2 Work enhancement of personal life Personal life enhancement of work 1,2,5,7,10,12,15 7 3,4,6,8,9,11,13,14 8 Jumlah 15 36
2. Alat Ukur Kepuasan Kerja Dalam penelitian ini pengukuran Kepuasan Kerja menggunakan skala konsep teori Weiss, Dawis dan England (1967) dan diadaptasi oleh Imarotun Nisaa (2008) dengan nilai reabilitas sebesar 0,901. Alat ukur ini terdiri dari 20 (dua puluh). Kesemua item-item ini diukur dengan menggunakan skala (Sangat Puas = 5, Puas = 4, Netral= 3, Tidak Puas= 2, Sangat Tidak Puas = 1). Blue Print 1 Skala Kepuasan Kerja No Dimensi Nomor item Jumlah item 1 Ability Utilization 1 1 2 Achievement 2 1 3 Activity 3 1 4 Advancement 4 1 5 Authority 5 1 6 Company Policies and Practices 6 1 7 Compensation 7 1 8 Co-workers 8 1 9 Creativity 9 1 37
10 Independence 10 1 11 Moral values 11 1 12 Recognition 12 1 13 Responsibility 13 1 14 Security 14 1 15 Social Service 15 1 16 Social Status 16 1 17 Supervision-Human Relations 17 1 18 Supervision-Technical 18 1 19 Variety 19 1 20 Working Conditions 20 1 Jumlah item 20 E. Teknik Analisis Data Pengolahan data pada penelitian ini menggunakan analisa statistik dengan dibantu oleh program SPSS versi 21 for windows, meliputi uji hipotesis dengan menggunakan regresi sederhana yang meliputi deskripsi data, uji normalitas, uji liniearitas, uji multikolinearitas, analisis koefisien determinasi. Serta dengan menggunakan analisis demografis menggunakan beberapa uji yaitu uji independent-samples t test dan uji one-way anova. 38