Penghiburan b a g i Orang Percaya Arthur W. Pink Penerbit Momentum 2005
Penghiburan bagi Orang Percaya Oleh: Arthur W. Pink Penerjemah: Ellen Hanafi Editor: Trivina Ambarsari Pengoreksi: Jessy Siswanto dan Irenaeus Herwindo Tata Letak: Jonathan Siregar dan Djeffry Desain Sampul: Ricky Setiawan Editor Umum: Solomon Yo Originally published in English under the title, Comfort for Christians Revised editon published 1976, reprinted 1993 by Baker Book House Company Translated and printed by permission of Baker Book House Company P.O. Box 6287, Grand Rapids, MI 49516-6287 Hak cipta terbitan bahasa Indonesia 1998 pada Penerbit Momentum (Momentum Christian Literature) Andhika Plaza C/5-7, Jl. Simpang Dukuh 38-40, Surabaya 60275, Indonesia. Telp.: +62-31-5472422; Faks.: +62-31-5459275 e-mail: momentum-cl@indo.net.id Perpustakaan Nasional: Katalog dalam Terbitan (KDT) Pink, Arthur W., Penghiburan bagi orang percaya/arthur W. Pink, terj. Ellen Hanafi cet. 1 Surabaya: Momentum, 2005. viii + 134 hlm.; 14 cm. ISBN 979-8131-45-2 1. Kehidupan Kristen Praktis 2. Anugerah Kekristenan 2005 248.4 (dc20) Cetakan pertama: Juli 2005 Hak cipta dilindungi oleh Undang-Undang. Dilarang mengutip, menerbitkan kembali, atau memperbanyak sebagian atau seluruh isi buku ini dalam bentuk apa pun dan dengan cara apa pun untuk tujuan komersial tanpa izin tertulis dari penerbit, kecuali kutipan untuk keperluan akademis, resensi, publikasi, atau kebutuhan nonkomersial dengan jumlah tidak sampai satu bab.
Daftar Isi 5 Prakata vii Bab 1 Tidak Ada Penghukuman 1 Bab 2 Jaminan bagi Umat Kristen 7 Bab 3 Penderitaan yang Tergantikan 17 Bab 4 Sang Pemberi Agung 23 Bab 5 Dia yang Mengingat Kita 35 Bab 6 Diuji dengan Api 41 Bab 7 Didikan Tuhan 55 Bab 8 Menerima Didikan Tuhan 65 Bab 9 Warisan Allah 73 Bab 10 Perlindungan Allah terhadap Milik-Nya 79 Bab 11 Dukacita 89
vi PENGHIBURAN BAGI ORANG PERCAYA Bab 12 Rasa Lapar 95 Bab 13 Kesucian Hati 101 Bab 14 Khotbah di Bukit dan Kristus 109 Bab 15 Penderitaan dan Kemuliaan 117 Bab 16 Mencukupkan Diri 123 Bab 17 Kematian yang Berharga 129
Prakata 5 H amba Tuhan dipanggil untuk melakukan pekerjaan yang beragam. Ia tidak hanya dipanggil untuk mengabarkan Injil kepada orang-orang yang belum percaya, menggembalakan umat Allah dengan pengetahuan dan pengertian (Yer. 3:15), dan mengangkat batu sandungan dari jalan umat-nya (Yes. 57:14), melainkan juga diberi perintah: Serukanlah kuat-kuat, janganlah tahan-tahan! Nyaringkanlah suaramu bagaikan sangkakala, beritahukanlah kepada umat-ku pelanggaran mereka (Yes. 58:1; bdk. 1Tim. 4:2). Namun bagian penting lainnya dari tugas hamba Tuhan adalah: Hiburkanlah, hiburkanlah umat-ku, demikian firman Allahmu (Yes. 40:1). Alangkah terhormatnya sebutan umat-ku. Sungguh suatu hubungan yang sangat meyakinkan [tercermin dalam kata:] Allahmu. Sungguh suatu tugas yang menyenangkan [tercermin dalam kalimat:] hiburkanlah umat-ku. Ada tiga alasan untuk menjelaskan pengulangan perintah [ hiburkanlah ] tersebut. Pertama, kadang kala orang Kristen menolak untuk dihibur (Mzm. 77:3) sehingga penghiburan itu perlu diulang lagi. Kedua, untuk lebih meyakinkan di hati hamba Tuhan itu sendiri bahwa ia tidak perlu ragu dalam melakukan tugas penghiburan. Ketiga,
viii PENGHIBURAN BAGI ORANG PERCAYA untuk meyakinkan kita betapa Allah sendiri yang sesungguhnya menginginkan umat-nya bersukacita (Flp. 4:4). Allah memiliki umat, yang menjadi objek kemurahan hati- Nya yang istimewa: rekan sekerja yang telah diangkat-nya ke dalam hubungan yang sangat akrab dengan diri-nya sehingga Dia menyebut mereka umat-ku. Sering kali mereka berputus asa karena kebobrokan natur mereka, godaan-godaan Iblis, perlakuan kejam dunia, atau karena keadaan hina yang Kristus izinkan ada di atas bumi ini. Frasa Allah sumber segala penghiburan (2Kor. 1:3) begitu lembut menyapa umat-nya, dan Dia menghendaki hamba-hamba-nya menghibur hati mereka yang terluka dan mengoleskan balsam yang diambil dari Gilead untuk menyembuhkan luka-luka mereka. Betapa menakjubkan alasan yang seharusnya membuat kita berseru, Siapakah Allah seperti Engkau (Mi. 7:18), yang telah menyediakan penghiburan bagi mereka yang memberontak melawan pemerintahan-nya dan melanggar hukum-nya. Semoga uraian Firman Tuhan dalam buku ini menyenangkan hati-nya dan berguna untuk menyuarakan kedamaian bagi jiwajiwa yang menderita saat ini, dan kemuliaan hanya bagi- Nya. A. W. Pink, 1952