BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN

dokumen-dokumen yang mirip
V. CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

LAPORAN KEUANGAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2016 (AUDITED)

Laporan Keuangan Pusat Informasi Pengawasan BPKP Tahun 2016 (Audited) DAFTAR ISI. Halaman

KATA PENGANTAR. Jakarta, 6 April Kepala Perwakilan, Arief Tri Hardiyanto NIP

LAPORAN KEUANGAN PENGADILAN AGAMA SIMALUNGUN. Untuk Periode yang Berakhir 31 Desember Tahun Jl. Asahan Km. 3,5 Pematangsiantar

LAPORAN KEUANGAN TAHUNAN

BAGIAN ANGGARAN 089 NOMOR : LAP-323/IP/3/2016 TANGGAL : 21 APRIL 2016 JALAN PRAMUKA, NOMOR 33 JAKARTA TIMUR

LAPORAN KEUANGAN (AUDITED)

LAPORAN KEUANGAN UNIT AKUNTANSI KUASA PENGGUNA ANGGARAN BA.018 SEMESTER II TAHUN ANGGARAN 2016

LAPORAN KEUANGAN PERWAKILAN BPKP PROVINSI BANTEN BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN PERIODE YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2015 TAHUN ANGGARAN

LAPORAN KEUANGAN UNIT AKUNTANSI KUASA PENGGUNA ANGGARAN BA.018 SEMESTER I TAHUN ANGGARAN 2015

LAPORAN KEUANGAN UNIT AKUNTANSI KUASA PENGGUNA ANGGARAN BA.018 SEMESTER II TAHUN ANGGARAN 2015

LAPORAN KEUANGAN PENGADILAN AGAMA BANGGAI. Untuk Periode yang Berakhir 31 Desember Tahun Jl. Ki Hajar Dewantara, Timbong

PENGADILAN AGAMA MASAMBA LAPORAN KEUANGAN

LAPORAN KEUANGAN PENGADILAN NEGERI SIBOLGA. Untuk Periode yang Berakhir 30 Juni Tahun Jl. Padangsidimpuan No. 6 Sibolga

LAPORAN KEUANGAN TA 2017 (audited) PUSAT PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN UPAYA KESEHATAN MASYARAKAT

LAPORAN KEUANGAN UNIT AKUNTANSI KUASA PENGGUNA ANGGARAN BA.018 SEMESTER I TAHUN ANGGARAN 2016

LAPORAN KEUANGAN PENGADILAN NEGERI SIBOLGA. Untuk Periode yang Berakhir 30 Juni Tahun Jl. Padangsidimpuan No. 6 Sibolga

LAPORAN KEUANGAN PENGADILAN AGAMA AMUNTAI. Untuk Periode yang Berakhir 31 Desember Tahun 2016

LAPORAN KEUANGAN PENGADILAN AGAMA BANGGAI. Untuk Periode yang Berakhir 30 Juni Tahun Jl. Ki Hajar Dewantara, Timbong

LAPORAN KEUANGAN PENGADILAN NEGERI SIBOLGA. Untuk Periode yang Berakhir 31 Desember Tahun Jl. Padangsidimpuan No. 6 Sibolga

LAPORAN KEUANGAN PENGADILAN AGAMA SANGGAU. Untuk Periode yang Berakhir 30 Juni Tahun Jl. Jend. Sudirman km 7 No.14A

LAPORAN KEUANGAN PENGADILAN TATA USAHA NEGARA MAKASSAR. Untuk Periode yang Berakhir 31 Desember Tahun Telp Fax.

LAPORAN KEUANGAN PENGADILAN AGAMA DUMAI. Untuk Periode yang Berakhir 30 September Tahun Jl. Putri Tujuh

PENGADILAN AGAMA SUNGGUMINASA. Untuk Periode yang Berakhir 31 Desember Tahun Jalan Masjid Agung No. 25 Sungguminasa

LAPORAN KEUANGAN PENGADILAN AGAMA PUTUSSIBAU. Untuk Periode yang Berakhir 30 Juni Tahun Jl. Jend. D.I. Pandjaitan Nomor 10 Putussibau

LAPORAN KEUANGAN PENGADILAN AGAMA GIRI MENANG. Untuk Periode yang Berakhir 31 Desember Tahun 2014 JL. SOEKARNO-HATTA NO.2, GERUNG

LAPORAN KEUANGAN PENGADILAN AGAMA DUMAI. Untuk Periode yang Berakhir 30 Juni Tahun Jl. Putri Tujuh. Telp. Dumai Riau Fax.

LAPORAN KEUANGAN PENGADILAN NEGERI LUBUK LINGGAU. Untuk Periode yang Berakhir 30 Juni Tahun JL.DEPATI SAID,No. 01, Kel.

LAPORAN KEUANGAN PENGADILAN AGAMA SANGGAU. Untuk Periode yang Berakhir 30 Juni Tahun Jl. Jend. Sudirman km 7 No.14A

Laporan Keuangan Semester I Tahun 2017 Perwakilan BPKP Provinsi Riau (Unaudited)

Badan Pengawas Obat dan Makanan

LAPORAN KEUANGAN PUSAT PELAPORAN DAN ANALISIS TRANSAKSI KEUANGAN TAHUN. (Audited) PPATK PUSAT PELAPORAN DAN ANALISIS TRANSAKSI KEUANGAN

LAPORAN KEUANGAN PENGADILAN AGAMA AMUNTAI. Untuk Periode yang Berakhir 31 Desember Tahun 2016

LAPORAN KEUANGAN PENGADILAN NEGERI MAKASSAR. Untuk Periode yang Berakhir 30 Juni Tahun Jln. R.A. Kartini No. 18/23

LAPORAN KEUANGAN PENGADILAN AGAMA DUMAI. Untuk Periode yang Berakhir 30 Juni Tahun Jl. Putri Tujuh. Telp. Dumai Riau Fax.

LAPORAN KEUANGAN UNIT AKUNTANSI KUASA PENGGUNA ANGGARAN BA

BPS KOTA TOMOHON. Laporan Keuangan. Untuk Periode yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2016

LAPORAN KEUANGAN PENGADILAN AGAMA BANGGAI. Untuk Periode yang Berakhir 31 Desember Tahun Jl. Ki Hajar Dewantara, Timbong

Pernyataan Tanggung Jawab Pimpinan. CaLK SIMAK BMN. Persediaan PUSAT PELAPORAN DAN ANALISIS TRANSAKSI KEUANGAN

LAPORAN KEUANGAN PENGADILAN AGAMA BANGGAI. Untuk Periode yang Berakhir 31 Desember Tahun Jl. Ki Hajar Dewantara, Timbong

RINGKASAN LAPORAN KEUANGAN

LAPORAN KEUANGAN (01)

LAPORAN KEUANGAN PENGADILAN NEGERI LUBUK LINGGAU. Untuk Periode yang Berakhir 30 Juni Tahun JL.DEPATI SAID,No. 01, Kel.

AUDITED LAPORAN KEUANGAN

2018, No Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 152, Tambahan Lembaran Neg

PERATURAN ARSIP NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 2 TAHUN 2018 TENTANG PETUNJUK PELAKSANAAN DANA DEKONSENTRASI ARSIP NASIONAL REPUBLIK INDONESIA

PENGADILAN AGAMA BANGLI

LAPORAN KEUANGAN PENGADILAN AGAMA PUTUSSIBAU. Untuk Periode yang Berakhir 30 Juni Tahun Jl. Jend. D.I. Pandjaitan Nomor 10 Putussibau

LAPORAN KEUANGAN PENGADILAN AGAMA BANJARNEGARA. Untuk Periode yang Berakhir 31 Desember Tahun Jl. Letnan Jendral Suprapto

LAPORAN KEUANGAN PENGADILAN AGAMA SANGGAU. Untuk Periode yang Berakhir 30 Juni Tahun Jl. Jend. Sudirman km 7 No.14A

RINGKASAN LAPORAN KEUANGAN

LAPORAN KEUANGAN PENGADILAN AGAMA AMUNTAI. Untuk Periode yang Berakhir 31 Desember Tahun 2015

III. CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

LAPORAN KEUANGAN PENGADILAN AGAMA SANGGAU. Untuk Periode yang Berakhir 30 Juni Tahun Jl. Jend. Sudirman km 7 No.14A

PENGADILAN AGAMA BANJARMASIN LAPORAN KEUANGAN

LAPORAN KEUANGAN PENGADILAN NEGERI MAKASSAR. Untuk Periode yang Berakhir 30 Juni Tahun Jln. R.A. Kartini No. 18/23

LAPORAN KEUANGAN PENGADILAN AGAMA PURWOREJO. Untuk Periode yang Berakhir 30 Juni Tahun Jalan Pahlawan. Purworejo - Jawa Tengah

LAPORAN KEUANGAN PENGADILAN AGAMA BANGGAI. Untuk Periode yang Berakhir 31 Desember Tahun Jl. Ki Hajar Dewantara, Timbong

LAPORAN KEUANGAN (UN AUDITED)

LAPORAN KEUANGAN PENGADILAN AGAMA PINRANG. Untuk Periode yang Berakhir 30 Juni Tahun Jl. Bintang. Pinrang Jl. Bintang - Sulawesi Selatan 91212

LAPORAN KEUANGAN PENGADILAN TATA USAHA NEGARA MAKASSAR. Untuk Periode yang Berakhir 31 Desember Tahun Telp Fax.

Catatan Atas Laporan Keuangan

III. CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

LAPORAN KEUANGAN PENGADILAN TINGGI AGAMA KUPANG. Untuk Periode yang Berakhir 31 Desember Tahun 2015 UAPPA-W NUSA TENGGARA TIMUR

Sekolah Menengah Kejuruan - SMAK PADANG

KEJAKSAAN NEGERI DHARMASRAYA

LAPORAN KEUANGAN (04)

RINGKASAN LAPORAN KEUANGAN

LAPORAN KEUANGAN PENGADILAN AGAMA SANGGAU. Untuk Periode yang Berakhir 31 Desember Tahun Jl. Jend. Sudirman km 7 No.14A

PENGADILAN AGAMA JAKARTA PUSAT. Untuk Periode yang Berakhir 31 Desember Tahun Jl. K.H. Mas Mansyur/Awaluddin II/2, Tanah Abang

BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN (BPKP)

LAPORAN KEUANGAN PENGADILAN TATA USAHA NEGARA MAKASSAR. Untuk Periode yang Berakhir 31 Desember Tahun Telp Fax.

LAPORAN KEUANGAN PENGADILAN AGAMA SUNGGUMINASA. Untuk Periode yang Berakhir 30 Juni Tahun Jalan Masjid Agung No.

PENGADILAN AGAMA DEMAK LAPORAN KEUANGAN. Untuk Periode yang Berakhir 30 Juni Tahun Jl. Sultan Trenggono No

PENGADILAN AGAMA DEMAK LAPORAN KEUANGAN. Untuk Periode yang Berakhir 31 Desember Tahun Jl. Sultan Trenggono No

LAPORAN KEUANGAN UNIT AKUNTANSI KUASA PENGGUNA ANGGARAN BA.018 SEMESTER II TAHUN ANGGARAN 2016

LAPORAN KEUANGAN PENGADILAN AGAMA AMUNTAI. Untuk Periode yang Berakhir 31 Desember Tahun 2015

LAPORAN KEUANGAN PENGADILAN MILITER III - 13 MADIUN. Untuk Periode yang Berakhir 31 Desember Tahun Jl. SALAK III NO. 38

RINGKASAN LAPORAN KEUANGAN

KATA PENGANTAR. Jakarta, 28 April 2017 Kepala, Prof. Dr. Ir. Iskandar Zulkarnain NIP

DEWAN KETAHANAN NASIONAL. LAPORAN KEUANGAN (Audited) Untuk Periode yang Berakhir 31 Desember 2015

PENGADILAN AGAMA DEMAK LAPORAN KEUANGAN. Untuk Periode yang Berakhir 31 Desember Tahun Jl. Sultan Trenggono No

2. NERACA Neraca menggambarkan posisi keuangan entitas mengenai aset, kewajiban, dan ekuitas dana sampai dengan 31 Desember 2016.

PENGADILAN AGAMA DEMAK LAPORAN KEUANGAN. Untuk Periode yang Berakhir 30 Juni Tahun Jl. Sultan Trenggono No

LAPORAN KEUANGAN PENGADILAN MILITER III - 13 MADIUN. Untuk Periode yang Berakhir 31 Desember Tahun Jl. SALAK III NO. 38

Transkripsi:

BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN PERWAKILAN PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG KODE SATKER 68921 LAPORAN KEUANGAN UNIT AKUNTANSI KUASA PENGGUNA ANGGARAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR 1 DESEMBER 216 (AUDITED) NOMOR LAP-11/PW29/1/217 TANGGAL 17 APRIL 217

Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahim 216 (Audited) KATA PENGANTAR Sebagairtiana diamanatkan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2 tentang Keuangan Negara, Menteri/Pimpinan Lembaga sebagai Penggtma Anggaran/Barang mempimyai tugas antara lain menjtisun dan menyampaikan laporan keuangan Kementerian Negara/Lembaga yang dipimpinnya. Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitimg adalah salah satu entitas aktmtansi di bawah Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan, yang berkewajiban menyelenggarakan akimtansi dan laporan pertanggungjawaban atas pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara, dengan menyusim laporan keuangan berupa Laporan Realisasi Anggaran, Neraca, Laporan Operasional, Laporan Perubahan Ekuitas, dan Catatan atas Laporan Keuangan. Pen}aisunan Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahim 21 tentang Standar Akuntansi Pemerintahan, dan berdasarkan kaidah-kaidah pengelolaan keuangan yang sehat dalam pemerintahan. Laporan Keuangan ini telah disusun dan disajikan dengan basis akrual sehingga menyajikan informasi keuangan yang transparan, akurat, dan akimtabel. Laporan Keuangan ini diharapkan dapat memberikan informasi yang berguna kepada para pemakai laporan, khususnya sebagai sarana xmtuk meningkatkan akuntabihtas/ pertanggungjawaban dan transparansi pengelolaan keuangan negara pada Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Bangka BeHtung. Di samping itu, laporan keuangem ini juga dimaksudkan vmtuk memberikan informasi kepada manajemen dalam pengambuan keputusan dalam rangka mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance). Pangkalpinang, 17 April 217 ^^^g^s»iperwakilan, I Kata Pengantar - i -

Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 216 (Audited) DAFTAR ISI Halaman Kata Pengantar i Daftar Isi ii Daftar Tabel iii Daftar Lampiran iv Pernyataan Tanggung Jawab v Ringkasan Laporan Keuangan 1 I. Laporan Realisasi Anggaran II. Neraca 4 III. Laporan Operasional 5 IV. Laporan Perubahan Ekuitas 6 V. Catatan atas Laporan Keuangan 7 A. Penjelasan Umum 7 A.1. Profil dan Kebijakan Teknis 7 A.2. Pendekatan Penyusunan Laporan Keuangan 8 A.. Basis Akuntansi 8 A.4. Dasar Pengukuran 9 A.5. Kebijakan Akuntansi 9 B. Penjelasan atas Pos-pos Laporan Realisasi Anggaran 17 B.1. Pendapatan Negara dan Hibah 17 B.2. Belanja Negara 18 C. Penjelasan atas Pos-pos Neraca 2 C.1. Aset Lancar 2 C.2. Aset Tetap 25 C.. Kewajiban Jangka Pendek 28 C.4. Ekuitas 29 D. Penjelasan atas Pos-pos Laporan Operasional D.1. Surplus/(Defisit) dari Kegiatan Operasional D.2. Surplus/(Defisit) dari Kegiatan Non-Operasional 5 E. Penjelasan atas Pos-pos Laporan Perubahan Ekuitas 8 E.1. Ekuitas Awal 8 E.2. Surplus/(Defisit) LO 8 E.. Koreksi Yang Menambah/(Mengurangi) Nilai Ekuitas 8 E.4. Transaksi Antar-Entitas 9 E.5. Ekuitas Akhir 4 F. Pengungkapan Penting Lainnya 41 F.1. Informasi Dana Penugasan Beban Mitra Kerja 41 Daftar Isi - ii -

Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 216 (Audited) DAFTAR TABEL Halaman Tabel 1 Perbandingan Realisasi PNBP Periode TA 216 dan 215 18 Tabel 2 Rincian Anggaran dan Realisasi Belanja Menurut Program TA 216 Tabel Rincian Anggaran dan Realisasi Belanja per Jenis Belanja TA 216 19 Tabel 4 Perbandingan Realisasi Belanja TA 216 dan 215 2 Tabel 5 Rincian Anggaran dan Realisasi Belanja Pegawai TA 216 2 Tabel 6 Perbandingan Realisasi Belanja Pegawai TA 216 dan 215 21 Tabel 7 Rincian Anggaran dan Realisasi Belanja Barang TA 216 21 Tabel 8 Perbandingan Realisasi Belanja Barang TA 216 dan 215 22 Tabel 9 Perbandingan Realisasi Belanja Modal TA 216 dan 215 22 Tabel 1 Rincian Aset Lancar per 1 Desember 216 dan 215 2 Tabel 11 Rincian Belanja Dibayar Dimuka (Prepaid) per 1 Desember 216 2 Tabel 12 Rincian Persediaan per 1 Desember 216 dan 215 24 Tabel 1 Rincian Aset Tetap per 1 Desember 216 dan 215 25 Tabel 14 Rincian Tanah per 1 Desember 216 26 Tabel 15 Rincian Akumulasi Penyusutan Aset Tetap per 1 Desember 216 28 Tabel 16 Rincian Utang Kepada Pihak Ketiga per 1 Desember 216 dan 215 29 Tabel 17 Rincian Beban Operasional Tahun 216 dan 215 Tabel 18 Rincian Beban Pegawai Tahun 216 dan 215 1 Tabel 19 Perbandingan Realisasi Beban/Belanja Pegawai Tahun 216 Menurut LO dan LRA 1 Tabel 2 Rincian Beban Persediaan Tahun 216 dan 215 2 Tabel 21 Rincian Beban Barang dan Jasa Tahun 216 dan 215 Tabel 22 Perbandingan Realisasi Beban/Belanja Barang dan Jasa Tahun 216 Menurut LO dan LRA Tabel 2 Rincian Beban Pemeliharaan Tahun 216 dan 215 4 Tabel 24 Rincian Beban Perjalanan Dinas Tahun 216 dan 215 4 Tabel 25 Rincian Beban Penyusutan dan Amortisasi Tahun 216 dan 215 5 Tabel 26 Rincian Pendapatan dari Kegiatan Non-Operasional Tahun 216 dan 215 18 7 Daftar Tabel - iii -

Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 216 (Audited) DAFTAR LAMPIRAN 1. Laporan Keuangan Pokok A. Neraca Saldo Awal B. Neraca Percobaan Basis Kas C. Neraca Percobaan Basis Akrual D. Laporan Realisasi Anggaran E. Neraca F. Laporan Operasional G. Laporan Perubahan Ekuitas 2. Laporan Realisasi Anggaran Pendapatan Negara dan Hibah. Laporan Realisasi Pengembalian Pendapatan Negara dan Hibah 4. Laporan Realisasi Anggaran Belanja 5. Laporan Realisasi Pengembalian Belanja 6. Neraca SIMAK BMN per 1 Desember 216 Daftar Lampiran - iv -

PERNYATAAN TANGGUNG JAWAB

Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahxrn 216 (Audited) BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN PERWAKILAN PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG PERNYATAAN TANGGUNG JAWAB Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 216, yang terdiri atas Laporan Realisasi Anggaran, Neraca, Laporan Operasional, Laporan Perubahan Ekuitas, dan Catatan atas Laporan Keuangan sebagaimana terlampir, merupakan tanggung jawab kami. Laporan Keuangan tersebut telah disusim berdasarkan sistem pengendalian intern yang memadai dan isinya telah menyajikan iitformasi pelaksanaan anggaran dan posisi keuangan secara layak, sesuai dengan Standar Akuntansi Pemerintahan. inang, 17 April 217 17198711 Pemyataan Tanggung Jawab -v-

RINGKASAN LAPORAN KEUANGAN

Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 216 (Audited) RINGKASAN LAPORAN KEUANGAN Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 216 telah disusun dan disajikan sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 21 tentang Standar Akuntansi Pemerintahan, serta berdasarkan kaidah-kaidah pengelolaan keuangan yang sehat dalam pemerintahan. Laporan Keuangan ini meliputi 1. LAPORAN REALISASI ANGGARAN Laporan Realisasi Anggaran menggambarkan perbandingan antara anggaran dengan realisasinya, yang mencakup unsur-unsur Pendapatan-LRA dan Belanja selama periode 1 Januari 216 sampai dengan 1 Desember 216. Realisasi Pendapatan Negara pada TA 216 adalah berupa Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp4.6.626, dari estimasi pendapatan sebesar Rp,. Realisasi Belanja Negara sampai dengan 1 Desember 216 adalah sebesar Rp12.9.4.862, atau mencapai 97,6 % dari alokasi anggaran sebesar Rp12.5.278.,. 2. NERACA Neraca menggambarkan posisi keuangan entitas mengenai aset, kewajiban, dan ekuitas per 1 Desember 216. Nilai Aset per 1 Desember 216 dicatat dan disajikan sebesar Rp6.182.54.877,, terdiri atas Aset Lancar sebesar Rp142.82.6, dan Aset Tetap (netto setelah akumulasi penyusutan) sebesar Rp6.9.72.244,. Nilai Total Kewajiban dan Ekuitas Rp6.182.54.877,, terdiri atas Kewajiban sebesar Rp8.55.98, dan Ekuitas Rp6.174.5.779,.. LAPORAN OPERASIONAL Laporan Operasional menyajikan berbagai unsur pendapatan-lo, beban, surplus/defisit dari kegiatan operasional, surplus/defisit dari kegiatan non-operasional, dan surplus/defisit-lo, yang diperlukan untuk penyajian yang wajar. Pendapatan-LO untuk periode sampai dengan 1 Desember 216 adalah sebesar Rp,, sedangkan jumlah Beban Operasional adalah sebesar Rp12.95.51.561, sehingga terdapat defisit dari Kegiatan Operasional senilai minus Rp12.95.51.561,. Kegiatan Non- Operasional terjadi Ringkasan - 1 -

Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 216 (Audited) surplus sebesar Rp6.11.776,, sehingga sampai dengan 1 Desember 216 Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengalami Defisit-LO sebesar minus Rp12.89.24.785,. 4. LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS Laporan Perubahan Ekuitas menyajikan informasi kenaikan atau penurunan ekuitas tahun 216 dibandingkan dengan tahun 215. Ekuitas pada tanggal 1 Januari 216 adalah sebesar Rp6.487.29.149, dikurangi Defisit-LO sebesar minus Rp12.89.24.785,, kemudian ditambah dengan Koreksi yang Menambah/Mengurangi Nilai Ekuitas senilai minus Rp264.8,, dan ditambah Transaksi Antar Entitas sebesar Rp12.76.217.75, sehingga Ekuitas Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada tanggal 1 Desember 216 adalah senilai Rp6.174.5.779,. 5. CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Catatan atas Laporan Keuangan (CaLK) menyajikan informasi tentang penjelasan atau daftar terinci atau analisis atas nilai suatu pos yang disajikan dalam Laporan Realisasi Anggaran, Neraca, Laporan Operasional, dan Laporan Perubahan Ekuitas. Termasuk pula dalam CaLK adalah penyajian informasi yang diharuskan dan dianjurkan oleh Standar Akuntansi Pemerintahan, serta pengungkapan pengungkapan lainnya yang diperlukan untuk penyajian yang wajar atas laporan keuangan. Laporan Realisasi Anggaran untuk periode yang berakhir pada tanggal 1 Desember 216 disusun dan disajikan berdasarkan basis kas, sedangkan Neraca, Laporan Operasional, dan L aporan Perubahan Ekuitas untuk Tahun 216 disusun dan disajikan dengan basis akrual. Ringkasan - 2 -

LAPORAN REALISASI ANGGARAN

Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 216 (Audited) I. LAPORAN REALISASI ANGGARAN PERWAKILAN BPKP PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG LAPORAN REALISASI ANGGARAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR 1 DESEMBER 216 DAN 215 (Dalam Rupiah) TAHUN ANGGARAN 216 NO. U R A I A N CATATAN ANGGARAN REALISASI % REALISASI TERHADAP ANGGARAN TA 215 REALISASI A. PENDAPATAN NEGARA DAN HIBAH B.1 Penerimaan Negara Bukan Pajak - 4.6.626, 46.656 Jumlah Pendapatan - 4.6.626, 46.656 B. BELANJA NEGARA B.2 Belanja Pegawai B.2.1 8.425.4. 8.2.814.245 98,9 9.81.49.285 Belanja Barang B.2.2.99.878..76.19.617 94,79.95.99.67 Belanja Modal B.2. - - -.1.542.582 Jumlah Belanja 12.5.278. 12.9.4.862 97,6 16.27.42.24 Lihat Catatan atas Laporan Keuangan yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan ini. Laporan Realisasi Anggaran - -

NERACA

Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 216 (Audited) II. N E R A C A PERWAKILAN BPKP PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG NERACA PER 1 DESEMBER 216 DAN 215 (Dalam Rupiah) NAMA PERKIRAAN CATATAN 1 DES 216 1 DES 215 ASET ASET LANCAR C.1 Belanja Dibayar Dimuka (prepaid) C.1.1 69.45.8 65.62.5 Persediaan C.1.2 7.774.8 5.4.95 JUMLAH ASET LANCAR 142.82.6 118.97.45 ASET TETAP C.2 Tanah C.2.1 1.958.152.517 - Peralatan dan Mesin C.2.2 1.764.899.8 1.698.216.8 Gedung dan Bangunan C.2..28.184.2.28.184.2 Konstruksi Dalam Pengerjaan C.2.4 69.11. 2.69.686. Akumulasi Penyusutan C.2.5 (1.44.625.85) (955.827.64) JUMLAH ASET TETAP 6.9.72.244 6.8.259.516 JUMLAH ASET 6.182.54.877 6.498.656.966 KEWAJIBAN KEWAJIBAN JANGKA PENDEK C. Utang kepada Pihak Ketiga C..1 8.55.98 11.6.817 JUMLAH KEWAJIBAN JANGKA PENDEK 8.55.98 11.6.817 JUMLAH KEWAJIBAN 8.55.98 11.6.817 EKUITAS C.4 Ekuitas C.4.1 6.174.5.779 6.487.29.149 JUMLAH EKUITAS 6.174.5.779 6.487.29.149 JUMLAH KEWAJIBAN DAN EKUITAS 6.182.54.877 6.498.656.966 Lihat Catatan atas Laporan Keuangan yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan ini. Neraca - 4 -

LAPORAN OPERASIONAL

Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 216 (Audited) III. LAPORAN OPERASIONAL PERWAKILAN BPKP PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG LAPORAN OPERASIONAL UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR 1 DESEMBER 216 DAN 215 (Dalam Rupiah) NAMA PERKIRAAN CATATAN 1 DES 216 1 DES 215 KEGIATAN OPERASIONAL D.1 PENDAPATAN OPERASIONAL Pendapatan Negara Bukan Pajak D.1.1.1 - - D.1.1 Jumlah Pendapatan Operasional (D.1.1.1) D.1.1 - - BEBAN OPERASIONAL Beban Pegawai D.1.2.1 8.29.7.497 9.85.682.461 Beban Persediaan D.1.2.2 18.6.464 125.62.127 Beban Barang dan Jasa D.1.2. 984.71.281 81.669.5 Beban Pemeliharaan D.1.2.4 225.962.867 179.1.691 Beban Perjalanan Dinas D.1.2.5 2.6.761.11 2.826.74.8 Beban Penyusutan dan Amortisasi D.1.2.6 79.958.51 6.12.56 Jumlah Beban Operasional (D.1.2.1 s.d. D.1.2.6) D.1.2 12.95.51.561 1.82.111.115 Surplus/ (Defisit) dari Kegiatan Operasional (D.1.1 D.1.2) D.1 (12.95.51.561) (1.82.111.115) D.1.2 KEGIATAN NON-OPERASIONAL D.2 SURPLUS/ (DEFISIT) DARI PELEPASAN ASET NON- LANCAR Pendapatan Pelepasan Aset Non-Lancar D.2.1.1 1.4. 2. Beban Pelepasan Aset Non-Lancar D.2.1.2 1.89.1 9.144.5 D.2.1 Jumlah Surplus/ (Defisit) dari Pelapsan Aset Non-Lancar (D.2.1.1 D.2.1.2) D.2.1 (49.1) (8.824.5) SURPLUS/ (DEFISIT) DARI KEGIATAN NON- OPERASIONAL LAINNYA D.2.2. Pendapatan dari Kegiatan Non-Operasional Lainnya D.2.2.1 6.881.826 26.656 Beban dari Kegiatan Non-Operasional Lainnya D.2.2.2 277.95 - Jumlah Surplus/ (Defisit) dari Kegiatan Non-Operasional Lainnya (D.2.2.1) D.2.2 6.6.876 26.656 Surplus/ (Defisit) dari Kegiatan Non-Operasional (D.2.1+D.2.2) D.2 6.11.776 (8.797.844) SURPLUS/ (DEFISIT) LO (D.1+D.2) (12.89.24.785) (1.9.98.959) Lihat Catatan atas Laporan Keuangan yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan ini. Laporan Operasional - 5 -

LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS

Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 216 (Audited) IV. LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS PERWAKILAN BPKP PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR 1 DESEMBER 216 DAN 215 (Dalam Rupiah) NAMA PERKIRAAN CATATAN 1 DES 216 1 DES 215 EKUITAS AWAL E.1 6.487.29.149.552.56.786 SURPLUS/(DEFISIT) LO E.2 (12.89.24.785) (1.9.98.959) KOREKSI YANG MENAMBAH/(MENGURANGI) EKUITAS Penyesuaian Nilai Aset E..1 - (94.256) Koreksi Nilai Aset Tetap Non-Revaluasi E..2 (264.8) - Jumlah Koreksi yang Menambah/(Mengurangi) Ekuitas (264.8) (94.256) TRANSAKSI ANTAR-ENTITAS E.4 Ditagihkan ke Entitas Lain E.4.1 12.9.4.862 16.27.42.24 Diterima dari Entitas Lain E.4.2 (4.6.626) (46.656) Pengesahan Hibah Langsung E.4. 41.576.517 - Jumlah Transaksi Antar-Entitas 12.76.217.75 16.27.85.578 KENAIKAN/(PENURUNAN) EKUITAS (E.2+E.+E.4) (1.287.7) 2.95.26.6 EKUITAS AKHIR (E.1+E.2+E.+E.4) E.5 6.174.5.779 6.487.29.149 E. Lihat Catatan atas Laporan Keuangan yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan ini. Laporan Perubahan Ekuitas - 6 -

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 216 (Audited) I. CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Profil dan Kebijakan Teknis A. PENJELASAN UMUM A.1. PROFIL DAN KEBIJAKAN TEKNIS Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) adalah lembaga pemerintah non-kementerian, yang dibentuk berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 1 Tahun 198, kemudian diperbarui dengan Keputusan Presiden RI Nomor 1 Tahun 21 tentang Kedudukan, Tugas, Fungsi, Kewenangan, Susunan Organisasi dan Tata Kerja Lembaga Pemerintah RI Non-Departemen, sebagaimana beberapa kali diubah, terakhir dengan Peraturan Presiden RI Nomor 192 Tahun 214. Sesuai dengan Peraturan Presiden RI Nomor 192 Tahun 214, BPKP merupakan aparat pengawasan intern pemerintah yang berada dan bertanggung jawab kepada Presiden. Tugas BPKP adalah menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang pengawasan keuangan negara/daerah dan pembangunan nasional. Sebagai aparat pengawasan intern pemerintah, BPKP berperan untuk membantu pemerintah dalam membangun pemerintahan yang baik dan bersih, membantu menghadapi permasalahan yang terjadi, dan memberikan masukan/solusi. Penegasan jati diri sebagai pengawas intern pemerintah adalah dalam arti BPKP lebih mengedepankan peran proaktif untuk dapat memberikan nilai tambah kepada stakeholder dan shareholder. Dalam hal ini, BPKP berperan untuk meningkatkan proses governance, manajemen risiko, dan penerapan sistem pengendalian guna mencapai tujuan nasional. Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 28 tentang Sistem Pengendalian Intern Pemerintah, menyatakan BPKP berperan dalam mendukung akuntabilitas Presiden dalam pelaksanaan pengelolaan Keuangan Negara, melalui fungsi pengawasan intern terhadap akuntabilitas keuangan negara dan pembinaan penyelenggaraan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP). Organisasi dan Tata Kerja BPKP diatur dengan Keputusan Kepala BPKP Nomor KEP-6..-8/K/21 tanggal 2 Februari 21. BPKP mempunyai tugas melaksanakan tugas pemerintahan di bidang pengawasan Catatan atas Laporan Keuangan - 7 -

Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 216 (Audited) keuangan dan pembangunan, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Organisasi dan Tata Kerja Kantor Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ditetapkan tanggal 2 September 214 dengan Keputusan Kepala BPKP Nomor 2 Tahun 214. Susunan organisasi dan pejabat pimpinan unit kerja di lingkungan Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 216 adalah sebagai berikut Kepala Perwakilan Kepala Bagian Tata Usaha Kepala Subbagian Keuangan Kepala Subbagian Kepegawaian dan Umum Raden Suhartono Y. Heri Sulistyo Yessi Febrianti Marwanta Purba Pendekatan Penyusunan Laporan Keuangan A.2. PENDEKATAN PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN Laporan Keuangan Tahun 216 merupakan laporan yang mencakup seluruh aspek keuangan yang dikelola oleh Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Laporan Keuangan ini dihasilkan melalui Sistem Akuntansi Instansi (SAI), yaitu serangkaian prosedur manual maupun yang terkomputerisasi, mulai dari pengumpulan data, pencatatan, dan pengikhtisaran sampai dengan pelaporan posisi keuangan dan operasi keuangan pada Kementerian Negara/Lembaga. SAI terdiri atas Sistem Akuntansi Instansi Berbasis Akrual (SAIBA) dan Sistem Informasi Manajemen dan Akuntansi Barang Milik Negara (SIMAK- BMN). SAI dirancang untuk menghasilkan Laporan Keuangan Satuan Kerja, yang terdiri atas Laporan Realisasi Anggaran, Neraca, Laporan Operasional, dan Laporan Perubahan Ekuitas. Adapun SIMAK-BMN adalah sistem yang menghasilkan informasi aset tetap, persediaan, dan aset lainnya untuk penyusunan neraca dan laporan barang milik negara, serta laporan manajerial lainnya. Basis Akuntansi A.. BASIS AKUNTANSI BPKP menerapkan basis akrual dalam penyusunan dan penyajian Neraca, Laporan Operasional, dan Laporan Perubahan Ekuitas, serta basis kas untuk penyusunan dan penyajian Laporan Realisasi Anggaran. Basis akrual adalah basis akuntansi yang mengakui pengaruh transaksi dan peristiwa Catatan atas Laporan Keuangan - 8 -

Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 216 (Audited) lainnya pada saat transaksi dan peristiwa itu terjadi, tanpa memerhatikan saat kas atau setara kas diterima atau dibayarkan, sedangkan basis kas adalah basis akuntansi yang mengakui pengaruh transaksi atau peristiwa lainnya pada saat kas atau setara kas diterima atau dibayar. Hal ini sesuai dengan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP), yang ditetapkan dengan Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 21 tentang Standar Akuntansi Pemerintahan. Dasar Pengukuran A.4. DASAR PENGUKURAN Pengukuran adalah proses penetapan nilai uang untuk mengakui dan memasukkan setiap pos dalam laporan keuangan. Dasar pengukuran yang diterapkan BPKP dalam penyusunan dan penyajian Laporan Keuangan adalah dengan menggunakan nilai perolehan historis. Aset dicatat sebesar pengeluaran/penggunaan sumber daya ekonomi atau sebesar nilai wajar dari imbalan yang diberikan untuk memperoleh aset tersebut. Kewajiban dicatat sebesar nilai wajar sumber daya ekonomi yang digunakan pemerintah untuk memenuhi kewajiban yang bersangkutan. Pengukuran pos-pos laporan keuangan menggunakan mata uang rupiah. Transaksi yang menggunakan mata uang asing dikonversi terlebih dahulu dan dinyatakan dalam mata uang rupiah. Kebijakan Akuntansi A.5. KEBIJAKAN AKUNTANSI Penyusunan dan penyajian Laporan Keuangan Tahun 216 telah mengacu pada Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP). Kebijakan akuntansi merupakan prinsip-prinsip, dasar-dasar, konvensi-konvensi, aturan-aturan, dan praktik-praktik spesifik yang dipilih oleh suatu entitas pelaporan dalam penyusunan dan penyajian laporan keuangan. Kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam laporan keuangan ini merupakan kebijakan yang ditetapkan oleh BPKP. Di samping itu, dalam penyusunannya telah diterapkan kaidah-kaidah pengelolaan keuangan yang sehat di lingkungan pemerintahan. Kebijakan-kebijakan akuntansi yang penting yang digunakan dalam penyusunan Laporan Keuangan BPKP adalah sebagai berikut Catatan atas Laporan Keuangan - 9 -

Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 216 (Audited) Pendapatan-LRA 1) Pendapatan-LRA Pendapatan-LRA adalah semua penerimaan yang menambah ekuitas dana lancar dalam periode tahun yang bersangkutan, yang menjadi hak pemerintah pusat dan tidak perlu dibayar kembali oleh pemerintah pusat. Pendapatan-LRA diakui pada saat kas diterima pada Kas Umum Negara (KUN). Akuntansi pendapatan-lra dilaksanakan berdasarkan asas bruto, yaitu dengan membukukan penerimaan bruto, dan tidak mencatat jumlah nettonya (setelah dikompensasikan dengan pengeluaran). Pendapatan-LRA disajikan menurut klasifikasi sumber pendapatan. Pendapatan-LO 2) Pendapatan-LO Pendapatan-LO adalah hak pemerintah pusat, yang diakui sebagai penambah ekuitas dalam periode tahun anggaran yang bersangkutan dan tidak perlu dibayar kembali. Pendapatan-LO diakui pada saat timbulnya hak atas pendapatan dan/atau pendapatan direalisasi, yaitu adanya aliran masuk sumber daya ekonomi. Secara khusus, pengakuan pendapatan-lo pada BPKP adalah sebagai berikut Pendapatan Jasa Pelatihan diakui setelah pelatihan selesai dilaksanakan. Pendapatan Sewa Aset Tetap diakui secara proporsional antara nilai dan periode waktu sewa. Pendapatan denda keterlambatan penyelesaian pekerjaan diakui pada saat ditetapkan surat keputusan denda atau dokumen lain yang dipersamakan. Akuntansi pendapatan-lo dilaksanakan berdasarkan asas bruto, yaitu dengan membukukan penerimaan bruto, dan tidak mencatat jumlah nettonya (setelah dikompensasikan dengan pengeluaran). Pendapatan disajikan menurut klasifikasi sumber pendapatan. Belanja ) Belanja Belanja adalah semua pengeluaran yang mengurangi ekuitas dana lancar dalam periode tahun yang bersangkutan, yang tidak akan Catatan atas Laporan Keuangan - 1 -

Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 216 (Audited) diperoleh pembayarannya kembali oleh pemerintah pusat. Belanja diakui pada saat terjadi pengeluaran kas dari KUN. Khusus pengeluaran melalui bendahara pengeluaran, pengakuan belanja terjadi pada saat pertanggungjawaban atas pengeluaran tersebut disahkan oleh Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN). Belanja disajikan menurut klasifikasi ekonomi/jenis belanja, selanjutnya klasifikasi berdasarkan organisasi dan fungsi akan diungkapkan dalam Catatan atas Laporan Keuangan. Beban 4) Beban Beban adalah penurunan manfaat ekonomi atau potensi dalam periode pelaporan yang menurunkan ekuitas, yang dapat berupa pengeluaran atau konsumsi aset atau timbulnya kewajiban. Beban diakui pada saat timbulnya kewajiban; terjadinya konsumsi aset; terjadinya penurunan manfaat ekonomi atau potensi jasa. Beban disajikan menurut klasifikasi ekonomi/jenis belanja dan selanjutnya klasifikasi berdasarkan organisasi dan fungsi diungkapkan dalam Catatan atas Laporan Keuangan. Aset Aset Lancar 5) Aset Aset diklasifikasikan menjadi Aset Lancar, Aset Tetap, Piutang Jangka Panjang, dan Aset Lainnya. a. Aset Lancar Kas disajikan di neraca dengan menggunakan nilai nominal. Kas dalam bentuk valuta asing disajikan di neraca dengan menggunakan kurs tengah BI pada tanggal neraca. Piutang diakui apabila memenuhi kriteria sebagai berikut Piutang yang timbul dari Tuntutan Perbendaharaan/Ganti Rugi apabila telah timbul hak yang didukung dengan Surat Keterangan Tanggung Jawab Mutlak (SKTM) dan/atau telah dikeluarkannya surat keputusan yang mempunyai kekuatan hukum tetap. Piutang yang timbul dari perikatan diakui apabila peristiwa yang menimbulkan hak tagih dan didukung dengan naskah Catatan atas Laporan Keuangan - 11 -

Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 216 (Audited) perjanjian yang menyatakan hak dan kewajiban secara jelas serta jumlahnya dapat diukur secara andal. Piutang disajikan dalam neraca pada nilai yang dapat direalisasikan (net realizable value). Hal ini diwujudkan dengan membentuk penyisihan piutang tak tertagih. Penyisihan tersebut didasarkan atas kualitas piutang yang ditentukan berdasarkan jatuh tempo dan upaya penagihan yang dilakukan pemerintah. Perhitungan penyisihannya adalah sebagai berikut Kualitas Piutang Lancar Kurang Lancar Diragukan Macet Uraian Belum dilakukan pelunasan s.d. tanggal jatuh tempo Satu bulan terhitung sejak tanggal Surat Tagihan Pertama tidak dilakukan pelunasan Satu bulan terhitung sejak tanggal Surat Tagihan Kedua tidak dilakukan pelunasan 1. Satu bulan terhitung sejak tanggal Surat Tagihan Ketiga tidak dilakukan pelunasan 2. Piutang telah diserahkan kepada Panitia Urusan Piutang Negara/DJKN Tarif Penyisihan,5% 1% 5% 1% Tagihan Tuntutan Ganti Rugi (TGR) yang akan jatuh tempo 12 (dua belas) bulan setelah tanggal pelaporan disajikan sebagai Bagian Lancar Tagihan TGR. Persediaan dicatat berdasarkan hasil perhitungan fisik pada tanggal neraca dikalikan dengan harga pembelian terakhir, apabila diperoleh dengan pembelian. Aset Tetap b. Aset Tetap Nilai Aset Tetap disajikan berdasarkan harga perolehan atau harga wajar. Pengakuan Aset Tetap didasarkan pada nilai satuan minimum kapitalisasi sebagai berikut Pengeluaran untuk per satuan peralatan dan mesin, serta peralatan olahraga yang nilainya sama dengan atau lebih dari Catatan atas Laporan Keuangan - 12 -

Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 216 (Audited) Rp., (tiga ratus ribu rupiah); Pengeluaran untuk gedung dan bangunan yang nilainya sama dengan atau lebih dari Rp1.., (sepuluh juta rupiah); Pengeluaran yang tidak tercakup dalam batasan nilai minimum kapitalisasi tersebut di atas, diperlakukan sebagai biaya, kecuali pengeluaran untuk tanah, jalan/irigasi/jaringan, dan aset tetap lainnya berupa koleksi perpustakaan dan barang bercorak kesenian. Aset Tetap yang tidak digunakan dalam kegiatan operasional pemerintah, yang disebabkan antara lain karena aus, ketinggalan zaman, tidak sesuai dengan kebutuhan organisasi yang makin berkembang, rusak berat, tidak sesuai dengan rencana umum tata ruang (RUTR), atau masa kegunaannya telah berakhir direklasifikasi ke Aset Lain-Lain pada pos Aset Lainnya. Aset Tetap yang secara permanen dihentikan penggunaannya, dikeluarkan dari neraca pada saat ada penetapan dari entitas sesuai dengan ketentuan perundang-undangan di bidang BMN/BMD. Pengembalian belanja modal tahun anggaran yang lalu dicatat sebagai koreksi terhadap nilai aset yang bersangkutan pada saat pengembalian tersebut telah disetorkan ke Kas Negara. Penyusutan Aset Tetap c. Penyusutan Aset Tetap Penyusutan Aset Tetap adalah penyesuaian nilai sehubungan dengan penurunan kapasitas dan manfaat dari suatu aset tetap. Kebijakan Penyusutan Aset Tetap didasarkan pada Peraturan Menteri Keuangan Nomor 9/PMK.6/214 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Keuangan Nomor 1/PMK.6/21 tentang Penyusutan Barang Milik Negara Berupa Aset Tetap Pada Entitas Pemerintah Pusat. Penyusutan Aset Tetap tidak dilakukan terhadap Tanah, Konstruksi dalam Pengerjaan (KDP), dan Aset Tetap yang dinyatakan hilang, berdasarkan dokumen sumber sah atau dalam kondisi rusak berat dan/atau usang, yang telah diusulkan kepada Pengelola Barang untuk dilakukan penghapusan. Catatan atas Laporan Keuangan - 1 -

Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 216 (Audited) Penghitungan dan pencatatan Penyusutan Aset Tetap dilakukan setiap akhir semester tanpa memperhitungkan adanya nilai residu. Penyusutan Aset Tetap dilakukan dengan menggunakan metode garis lurus, yaitu dengan mengalokasikan nilai yang dapat disusutkan dari Aset Tetap secara merata setiap semester selama Masa Manfaat. Masa Manfaat Aset Tetap ditentukan dengan berpedoman pada Keputusan Menteri Keuangan Nomor 59/KMK.6/21 tentang Tabel Masa Manfaat Dalam Rangka Penyusutan Barang Milik Negara berupa Aset Tetap pada Entitas Pemerintah Pusat. Secara umum tabel masa manfaat adalah sebagai berikut Kelompok Aset Tetap Peralatan dan Mesin Gedung dan Bangunan Jalan, Jaringan, dan Irigasi Alat Tetap Lainnya (Alat Musik Modern) Masa Manfaat 2 s.d. 2 tahun 1 s.d. 5 tahun 5 s.d. 4 tahun 4 tahun Piutang Jangka Panjang Aset Lainnya d. Piutang Jangka Panjang Piutang Jangka Panjang adalah piutang yang akan jatuh tempo atau akan direalisasikan lebih dari 12 (dua belas) bulan sejak tanggal pelaporan. Termasuk dalam Piutang Jangka Panjang adalah Tagihan Tuntutan Perbendaharaan/Tuntutan Ganti Rugi (TP/TGR) yang jatuh tempo lebih dari satu tahun. TP adalah tagihan yang ditetapkan oleh Badan Pemeriksa Keuangan kepada Bendahara yang karena lalai atau perbuatan melawan hukum mengakibatkan kerugian Negara/Daerah. TGR adalah suatu proses yang dilakukan terhadap pegawai negeri atau bukan pegawai negeri bukan Bendahara, dengan tujuan untuk menuntut penggantian atas suatu kerugian yang diderita oleh Negara sebagai akibat langsung ataupun tidak langsung dari suatu perbuatan yang melanggar hukum, yang dilakukan oleh pegawai tersebut atau kelalaian dalam pelaksanaan tugasnya. e. Aset lainnya Aset Lainnya adalah aset pemerintah selain Aset lancar, Aset tetap, Catatan atas Laporan Keuangan - 14 -

Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 216 (Audited) dan Piutang Jangka Panjang. Termasuk dalam Aset Lainnya adalah aset tak berwujud, tagihan penjualan angsuran yang jatuh tempo lebih dari 12 (dua belas) bulan, aset kerjasama dengan pihak ketiga (kemitraan), dank as yang dibatasi penggunaanya. Aset Tak Berwujud (ATB) disajikan sebesar nilai tercatat netto yaitu sebesar harga perolehan setelah dikurangi akumulasi amortisasi. Amortisasi ATB dengan masa manfaat terbatas dilakukan dengan metode garis lurus dan nilai sisa nihil, sedangkan atas ATB dengan masa manfaat tidak terbatas, tidak dilakukan amortisasi. Masa Manfaat Aset Tak Berwujud ditentukan dengan berpedoman pada Keputusan Menteri Keuangan Nomor 62/KM.6/215 tentang Masa Manfaat Dalam Rangka Amortisasi Barang Milik Negara berupa Aset Tak Berwujud pada Entitas Pemerintah Pusat. Secara umum, masa manfaat adalah sebagai berikut Software Komputer Franchise Kelompok Aset Tak Berwujud Lisensi, Hak Paten Sederhana, Merk, Desain Industri, Rahasia Dagang, dan Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu Hak Ekonomi Lembaga Penyiaran, Paten Biasa, dan Perlindungan Varietas Tanaman Semusim Hak Cipta Karya Seni Terapan dan Perlindungan Varietas Tanaman Tahunan Hak Cipta atas Ciptaan Golongan II, Hak Ekonomi Pelaku Pertunjukkan, dan Hak Ekonomi Prodesur Fonogram Hak Cipta atas Ciptaan Golongan I Masa Manfaat 4 tahun 5 tahun 1 tahun 2 tahun 25 tahun 5 tahun 7 tahun Aset Lain-lain berupa aset tetap pemerintah dalam kondisi rusak berat dan tidak lagi digunakan dalam operasional pemerintahan, disajikan sebesar nilai buku, yaitu harga perolehan dikurangi dengan akumulasi penyusutan. Kewajiban 6) Kewajiban Kewajiban adalah utang yang timbul dari peristiwa masa lalu, yang Catatan atas Laporan Keuangan - 15 -

Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 216 (Audited) penyelesaiannya mengakibatkan aliran keluar sumber daya ekonomi pemerintah. Kewajiban pemerintah diklasifikasikan ke dalam Kewajiban Jangka Pendek dan Kewajiban Jangka Panjang. a. Kewajiban Jangka Pendek Suatu Kewajiban diklasifikasikan sebagai kewajiban jangka pendek jika diharapkan untuk dibayar atau jatuh tempo dalam waktu dua belas bulan setelah tanggal pelaporan. Kewajiban Jangka Pendek meliputi Utang Kepada Pihak Ketiga, Belanja yang Masih Harus Dibayar, Pendapatan Diterima Dimuka, dan Utang Jangka Pendek Lainnya. b. Kewajiban Jangka Panjang Kewajiban diklasifikasikan sebagai kewajiban jangka panjang jika diharapkan untuk dibayar atau jatuh tempo dalam waktu lebih dari 12 (dua belas) bulan setelah tanggal pelaporan. Kewajiban dicatat sebesar nilai nominal, yaitu sebesar nilai kewajiban pemerintah pada saat pertama kali transaksi berlangsung. Ekuitas 7) Ekuitas Ekuitas merupakan selisih antara aset dengan kewajiban dalam satu periode. Pengungkapan lebih lanjut dari Ekuitas disajikan dalam Laporan Perubahan Ekuitas. Catatan atas Laporan Keuangan - 16 -

Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 216 (Audited) B. PENJELASAN ATAS POS-POS LAPORAN REALISASI ANGGARAN Pagu yang tersedia dalam DIPA Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (68921) tahun 216 adalah sebesar Rp1.24.977.,. Anggaran tersebut direvisi sesuai dengan Surat Pengesahan Revisi ke-5 dari Direktorat Jenderal Anggaran Nomor SP DIPA-89.1.2.68921/216 tanggal 1 Desember 216 menjadi sebesar Rp12.5.278.,. Pagu tersebut termasuk anggaran yang diblokir (self blocking) sebesar Rp129.848.,, sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 216 tentang Langkah- Langkah Penghematan Belanja Kementerian/Lembaga Dalam Rangka Pelaksanaan APBN Perubahan Tahun Anggaran 216, yang ditindaklanjuti dengan Surat Direktur Jenderal Anggaran Nomor S-2252/AG/216 tanggal 15 September 216, dengan rincian sebagai berikut Jenis Belanja Jumlah Anggaran (Rp) Kode Uraian Awal Revisi 51 Belanja Pegawai 9.12.892. 8.425.4. 52 Belanja Barang 4.12.85..99.878. 5 Belanja Modal - - Total 1.24.977. 12.5.278. Apabila dilihat dari program, maka pagu belanja adalah sebagai berikut Program Anggaran Awal (Rp) Anggaran Setelah Revisi (Rp) Program Dukungan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas Teknis Lainnya BPKP Program Pengawasan Intern Akuntabilitas Keuangan Negara dan Pembangunan Nasional Serta Pembinaan Penyelenggaraan SPIP 1.796.46. 1.46.6. 2.444.61. 2.288.915. Total 1.24.977. 12.5.278. Realisasi Pendapatan Negara dan Hibah Rp4.6.626 B.1. Pendapatan Negara dan Hibah Realisasi Pendapatan Negara dan Hibah pada TA 216 adalah sebesar Rp4.6.626,, dari estimasi pendapatan yang ditetapkan sebesar Rp,. Keseluruhan Pendapatan Negara di BPKP merupakan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Lainnya. Kantor Perwakilan Catatan atas Laporan Keuangan ~ 17 ~

Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 216 (Audited) BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tidak membuat Estimasi Pendapatan Negara Bukan Pajak dan Hibah TA 216. Realisasi PNBP Lainnya Tahun 216 mengalami kenaikan sebesar Rp4.16.97, atau 1.158,78 persen dibandingkan dengan realisasi PNBP TA 215 sebesar Rp46.656,, yang disebabkan bertambahnya Pendapatan dan Pemindahtanganan BMN Lainnya dan Penerimaan Kembali Belanja Pegawai Tahun Anggaran Yang Lalu. Perbandingan realisasi PNBP TA 216 dan 215 disajikan pada Tabel 1 berikut ini. Tabel 1 Perbandingan Realisasi PNBP TA 216 dan 215 Uraian Jenis PNBP Realisasi PNBP TA 216 TA 215 (Rp) (Rp) Naik / (Turun) Rp % Pendapatan dari Pemindahtanganan BMN Lainnya Penerimaan Kembali Belanja Pegawai Tahun Anggaran Yang Lalu 1.4. 2. 1.8. 7,5 2.96.626 26.656 2.96.97 11.18,4 Total 4.6.626 46.656 4.16.97 1.158,78 Realisasi Belanja Negara Rp12.9.4.862 B.2. Belanja Negara Realisasi belanja Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada TA 216 setelah dikurangi pengembalian belanja adalah sebesar Rp12.9.4.862, atau 97,6 persen dari anggaran sebesar Rp12.5.278.,. Rincian anggaran dan realisasi Belanja menurut program TA 216 disajikan pada Tabel 2 berikut ini. Tabel 2 Rincian Anggaran dan Realisasi Belanja Menurut Program TA 216 Kode Program Uraian Anggaran (Rp) Realisasi (Rp) % 1 Program Dukungan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas Teknis Lainnya BPKP 1.46.6. 9.94.815.927 98,98 6 Program Pengawasan Intern Akuntabilitas Keuangan Negara dan Pembinaan Penyelenggaraan SPIP 2.288.915. 2.95.188.95 91,54 Total 12.5.278. 12.9.4.862 97,6 Catatan atas Laporan Keuangan ~ 18 ~

Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 216 (Audited) Apabila menurut jenis belanja, anggaran dan realisasinya disajikan pada Tabel berikut ini. Tabel Rincian Anggaran dan Realisasi Belanja per Jenis Belanja TA 216 Kode Jenis Belanja Uraian Jenis Belanja Anggaran (Rp) Realisasi Belanja (Rp) % Realisasi 51 Belanja Pegawai 8.425.4. 8.2.814.245 98,9 52 Belanja Barang.99.878..76.19.617 94,79 5 Belanja Modal - - - Total 12.5.278. 12.9.4.862 97,6 Komposisi anggaran dan realisasi belanja TA 216 disajikan pada Grafik 1 berikut ini. Grafik 1 Anggaran dan Realisasi Belanja TA 216 Realisasi belanja TA 216 Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengalami penurunan sebesar minus Rp4.288.427.72, atau minus 26,27 persen dibandingkan dengan TA 215, terutama disebabkan tidak terdapat anggaran untuk belanja modal di TA 216. Catatan atas Laporan Keuangan ~ 19 ~

Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 216 (Audited) Perbandingan antara realisasi belanja TA 216 dan 215 disajikan pada Tabel 4 berikut ini. Tabel 4 Perbandingan Realisasi Belanja TA 216 dan 215 Kode Realisasi Belanja Netto Naik / (Turun) Jenis Belanja Uraian Jenis Belanja TA 216 (Rp) TA 215 (Rp) Jumlah (Rp) % 51 Belanja Pegawai 8.2.814.245 9.81.49.285 (748.676.4) (8,24) 52 Belanja Barang.76.19.617.95.99.67 (229.28.75) (5,82) 5 Belanja Modal -.1.542.582 (.1.542.582) (1,) Total 12.9.4.862 16.27.42.24 (4.288.427.72) (26,27) Belanja Pegawai Rp8.2.814.245 B.2.1. Belanja Pegawai Realisasi Belanja Pegawai Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung TA 216 dan 215 masing-masing sebesar Rp8.2.814.245, dan Rp9.81.49.285,. Rincian anggaran dan realisasi Belanja Pegawai TA 216 dan 215 disajikan pada Tabel 5 berikut ini. Tabel 5 Rincian Anggaran dan Realisasi Belanja Pegawai TA 216 Uraian Anggaran (Rp) Realisasi Netto (Rp) % Belanja Gaji dan Tunjangan PNS.747.656..72.1.855 99,27 Belanja Lembur 229.56. 178.691. 77,91 Belanja Tunjangan Khusus dan Belanja Pegawai Transito 4.448.88. 4.4.992.9 99,68 Total 8.425.4. 8.2.814.245 98,9 Realisasi belanja pegawai (netto) sebesar Rp8.2.814.245, berasal dari belanja pegawai (bruto) sebesar Rp8.4.18.91, setelah dikurangi dengan pengembalian belanja sebesar Rp1.294.665,. Dibandingkan dengan realisasi TA 215, mengalami penurunan sebesar minus Rp754.716.42, atau minus 8, persen, antara lain disebabkan berkurangnya jumlah pegawai di TA 216. Catatan atas Laporan Keuangan ~ 2 ~

Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 216 (Audited) Perbandingan antara realisasi Belanja Pegawai TA 216 dan 215 disajikan pada Tabel 6 berikut ini. Tabel 6 Perbandingan Realisasi Belanja Pegawai TA 216 dan 215 Uraian Belanja Gaji dan Tunjangan PNS Realisasi Belanja Netto TA 216 (Rp) TA 215 (Rp) Naik / (Turun) Rp %.72.1.855 4.14.271.192 (295.544.22) (7,6) Belanja Lembur 178.691. 9.487. 88.24. 97,48 Belanja Tunjangan Khusus dan Belanja Pegawai Transito 4.4.992.9 4.976.72.9 (547.66.191) (1,99) Total 8.2.814.245 9.81.49.285 (754.716.42) (8,) Belanja Barang Rp.76.19.617 B.2.2. Belanja Barang Realisasi Belanja Barang Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung TA 216 dan 215 masing-masing sebesar Rp.76.19.617, dan Rp.95.99.67,. Rincian anggaran dan realisasi Belanja Barang TA 216 dan 215 disajikan pada Tabel 7 berikut ini. Tabel 7 Rincian Anggaran dan Realisasi Belanja Barang TA 216 Uraian Anggaran (Rp) Realisasi Netto (Rp) % Belanja Barang Operasional 661.6. 66.24.88 99,8 Belanja Barang Non- Operasional 94.529. 66.17. 7, Belanja Barang Persediaan 16.65. 155.4.64 94,98 Belanja Jasa 269.. 261.626.497 97,15 Belanja Pemeliharaan 227.6. 225.962.867 99,52 Belanja Perjalanan Dalam Negeri 2.49.976. 2.6.761.11 9,7 Total.99.878..76.19.617 94,79 Realisasi belanja barang (netto) sebesar Rp.76.19.617, berasal dari belanja barang (bruto) sebesar Rp.722.8.94, setelah dikurangi dengan pengembalian belanja sebesar Rp16.118.287,. Dibandingkan dengan realisasi TA 215, belanja barang mengalami penurunan sebesar Rp229.28.75, atau 5,82 persen, Catatan atas Laporan Keuangan ~ 21 ~

Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 216 (Audited) antara lain disebabkan pemotongan belanja barang untuk kegiatan pengawasan. Perbandingan antara realisasi Belanja Barang TA 216 dan 215 disajikan pada Tabel 8 berikut ini. Tabel 8 Perbandingan Realisasi Belanja Barang TA 216 dan 215 Uraian Belanja Barang Operasional Belanja Barang Non- Operasional Belanja Barang Persediaan Realisasi Belanja Netto TA 216 (Rp) TA 215 (Rp) Naik / (Turun) Rp % 66.24.88 494.659.4 165.581.48,47 66.17. 7.89.5 (7.72.5) (1,45) 155.4.64 147.42.1 8.9.964 5,4 Belanja Jasa 261.626.497 21.42.26 48.2.261 22,59 Belanja Pemeliharaan 225.962.867 179.1.691 46.661.176 26,2 Belanja Perjalanan Dalam Negeri 2.6.761.11 2.826.74.8 (489.94.699) (17,) Total.76.19.617.95.99.67 (229.28.75) (5,82) Belanja Modal Nihil B.2.. Belanja Modal Realisasi Belanja Modal Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung TA 216 dan 215 masing-masing sebesar Rp, dan Rp.1.542.582,. Dibandingkan dengan realisasi belanja modal TA 215, terdapat penurunan sebesar Rp.1.542.582,, disebabkan tidak terdapat anggaran untuk kegiatan belanja modal pada TA 216. Perbandingan antara realisasi Belanja Modal TA 216 dan 215 disajikan pada Tabel 9 berikut ini. Tabel 9 Perbandingan Realisasi Belanja Modal TA 216 dan 215 Uraian Belanja Modal Peralatan dan Mesin Belanja Modal Gedung dan Bangunan Realisasi Belanja Netto TA 216 (Rp) TA 215 (Rp) Naik /(Turun) Rp % - 65.956.582 (65.956.582) (1,) - 2.659.586. (2.659.586.) (1,) Total -.1.542.582 (.1.542.582) (1,) Catatan atas Laporan Keuangan ~ 22 ~

Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 216 (Audited) C. PENJELASAN ATAS POS-POS NERACA Aset Lancar Rp142.82.6 C.1. Aset Lancar Nilai Aset Lancar per 1 Desember 216 dan 215 adalah masing-masing sebesar Rp142.82.6, dan Rp118.97.45,. Aset Lancar merupakan aset yang diharapkan segera dapat direalisasikan atau dimiliki untuk dipakai atau dijual dalam waktu 12 (dua belas) bulan sejak tanggal pelaporan. Rincian Aset Lancar per 1 Desember 216 dan 215 disajikan pada Tabel 1 berikut ini. No. Tabel 1 Rincian Aset Lancar per 1 Desember 216 dan 215 Aset Lancar 1 Desember 216 (Rp) 1 Desember 215 (Rp) 1. Belanja Dibayar Dimuka (Prepaid) 69.45.8 65.62.5 2. Persediaan 7.774.8 5.4.95 Total 142.82.6 118.97.45 Belanja Dibayar Dimuka (Prepaid) Rp69.45.8 C.1.1. Belanja Dibayar Dimuka (Prepaid) Saldo Belanja Dibayar Dimuka (Prepaid) per 1 Desember 216 dan 215 masing-masing sebesar Rp69.45.8, dan Rp65.62.5,. Belanja Dibayar Dimuka merupakan hak sewa yang masih harus diterima dari pihak ketiga setelah tanggal neraca, sebagai akibat dari telah dibayarkannya secara penuh belanja dan membebani anggaran tahun berjalan, namun barang atau jasa belum diterima. Rincian Belanja Dibayar Dimuka (Prepaid) per 1 Desember 216 disajikan pada Tabel 11 berikut ini. Tabel 11 Rincian Belanja Dibayar Dimuka (Prepaid) per 1 Desember 216 No Objek Sewa Jangka Waktu (Periode) Nilai Sewa (Rp) Belanja Dibayar Dimuka (Prepaid) per 1 Desember 216 (Rp) 1. 2. Sewa rumah dinas Kepala Perwakilan Sewa rumah dinas Kepala Bagian Tata Usaha 1 tahun (1/9/216 s.d 1/8/217) 1 tahun (1/9/216 s.d 1/8/217) 2.. 15.. 19.5. 1.. Catatan atas Laporan Keuangan ~ 2 ~

Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 216 (Audited) No. 4. 5. 6. 7. 8. Objek Sewa Sewa rumah dinas Korwas JFA Bidang Instasi Pemerintah Pusat Sewa rumah dinas Korwas JFA Bidang Akuntabilitas Pemerintah Daerah Sewa rumah dinas Korwas JFA Bidang Akuntan Negara Sewa rumah dinas Korwas JFA Bidang Investigasi Sewa rumah dinas Korwas JFA Bidang PAPIP Sewa rumah dinas Kepala Subbagian Kepegawaian dan Umum Jangka Waktu (Periode) 1 tahun (24//216 s.d 24//217) 1 tahun (18//216 s.d 18//217) 1 tahun (18//216 s.d 18//217) 1 tahun (18//216 s.d 18//217) 1 tahun (1/12/216 s.d /11/217) 1 tahun (1/11/216 s.d 1/1/217) Nilai Sewa (Rp) Belanja Dibayar Dimuka (Prepaid) per 1 Desember 216 (Rp) 1.. 2.5. 19.5. 4.875. 8.7. 2.175. 1.7. 2.675. 1.5. 12.27.5 19.5. 16.25. Total 124.25. 69.45.8 Persediaan Rp7.774.8 C.1.2. Persediaan Nilai Persediaan per 1 Desember 216 dan 215 masing-masing sebesar Rp7.774.8, dan Rp5.4.95,. Persediaan merupakan jenis aset dalam bentuk barang atau perlengkapan (supplies) pada tanggal neraca, yang diperoleh dengan maksud untuk mendukung kegiatan operasional dan tidak untuk dijual dan/atau diserahkan dalam rangka pelayanan kepada masyarakat. Rincian Persediaan per 1 Desember 216 dan 215 disajikan pada Tabel 12 berikut ini. Kode Tabel 12 Rincian Persediaan per 1 Desember 216 dan 215 Jenis Persediaan 1 Desember 216 (Rp) 1 Desember 215 (Rp) 117111 Barang Konsumsi 7.774.8 5.4.95 Total 7.774.8 5.4.95 Semua jenis persediaan dengan nilai sebesar Rp7.774.8, berada dalam kondisi baik. Catatan atas Laporan Keuangan ~ 24 ~

Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 216 (Audited) Aset Tetap Rp6.9.72.244 C.2. Aset Tetap Nilai buku Aset Tetap per 1 Desember 216 dan 215 masing-masing sebesar Rp6.9.72.244, dan Rp6.8.259.516,, merupakan aset berwujud yang mempunyai masa manfaat lebih dari 12 (dua belas) bulan, dan digunakan dalam kegiatan operasional entitas. Rincian Aset Tetap per 1 Desember 216 dan 215 disajikan pada Tabel 1 berikut ini. No. Tabel 1 Rincian Aset Tetap per 1 Desember 216 dan 215 Uraian 1 Desember 216 (Rp) 1 Desember 215 (Rp) 1. Tanah 1.958.152.517-2. Peralatan dan Mesin 1.764.899.8 1.698.216.8. Gedung dan Bangunan.28.184.2.28.184.2 4. Konstruksi Dalam Pengerjaan 69.11. 2.69.686. Nilai Perolehan 7.444.46.97 7.6.85.58 Akumulasi Penyusutan (1.44.625.85) (955.827.64) Nilai Buku 6.9.72.244 6.8.259.516 Tanah Rp1.958.152.517 C.2.1. Tanah Nilai perolehan Tanah yang dimiliki Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung per 1 Desember 216 dan 215, masing-masing sebesar Rp1.958.152.517, dan Rp,. Selama tahun 216, terdapat hibah Tanah dari Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung seluas 7.746 M 2, sesuai dengan Naskah Perjanjian Hibah Nomor /6/DPPKAD/216 tanggal 1 Juni 216 dan Berita Acara Serah Terima Barang Milik Daerah Nomor /4/DPPKAD/216 tanggal 17 Juni 216. Tanah tersebut telah mendapatkan Register Hibah dari Direktorat Jenderal Kekayaan Negara, Kementerian Keuangan, dengan Register Nomor 2KXDER7A/LD8914 tanggal 16 November 216, dan Surat Persetujuan Memo Pencatatan Hibah Langsung Bentuk Barang/Jasa/Surat Berharga dari Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara, Kementerian Keuangan, dengan Nomor 21615689211 tanggal November 216 sebesar Rp41.576.517, dan pengembangan melalui Konstrusksi Dalam Catatan atas Laporan Keuangan ~ 25 ~

Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 216 (Audited) Pengerjaan sebesar Rp1.916.576.,. Rincian Tanah per 1 Desember 216 disajikan pada Tabel 14 berikut ini. Tabel 14 Rincian Tanah per 1 Desember 216 NUP Uraian Luas (M 2 ) Nilai (Rp) 1. Kelurahan Air Itam Kecamatan Bukit Intan Kota Pangkalpinang Provinsi Kepulauan Bangka Belitung 7.746 1.958.152.517 Total 7.746 1.958.152.517 Peralatan Dan Mesin Rp1.764.899.8 C.2.2. Peralatan dan Mesin Nilai perolehan Peralatan dan Mesin per 1 Desember 216 dan 215 masing-masing sebesar Rp1.764.899.8, dan Rp1.698.216.8,. Akumulasi Penyusutan Peralatan dan Mesin per 1 Desember 216 sebesar Rp1.12.857.492, sehingga nilai buku pada tanggal pelaporan sebesar Rp644.41.888,. Mutasi nilai Peralatan dan Mesin tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut Uraian Jumlah (Rp) Nilai Perolehan per 1 Desember 215 1.698.216.8 Mutasi Tambah - Mini Bus ( Penumpang 14 orang kebawah ) 88.87. Mutasi Kurang - Penghentian Aset dari Penggunaan (22.187.) Nilai Perolehan per 1 Desember 216 1.764.899.8 Akumulasi Penyusutan s.d. 1 Desember 216 (1.12.857.492) Nilai Buku per 1 Desember 216 644.41.888 Transaksi penambahan dan pengurangan nilai Peralatan dan Mesin tahun 216 adalah sebagai berikut Mutasi tambah melalui Transfer satu buah kendaraan Mini Bus (Penumpang 14 orang ke bawah) dari Kantor BPKP Pusat sebesar Rp88.87.,. Mutasi kurang melalui Penghentian Aset dari Penggunaan sebesar Rp22.187., merupakan reklasifikasi ke Aset Lain-lain melalui transaksi penghentian aset dari penggunaan, yang disebabkan BMN kondisinya Rusak Berat, sesuai dengan Catatan atas Laporan Keuangan ~ 26 ~

Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 216 (Audited) hasil inventarisasi. Kemudian dilakukan penghapusan terhadap BMN yang rusak berat tersebut sebesar Rp22.187.,, sesuai dengan Surat Persetujuan Penghapusan dari Sekretaris Utama BPKP Nomor S-141/SU/5/216 tanggal 1 Juni 216. Saldo Peralatan dan Mesin per 1 Desember 216 tersebut di atas tidak termasuk Peralatan dan Mesin yang dicatat secara Ekstrakomptabel sebesar Rp1.158.86,. Gedung dan Bangunan Rp.28.184.2 C.2.. Gedung dan Bangunan Nilai perolehan Gedung dan Bangunan per 1 Desember 216 dan 215, masing-masing sebesar Rp.28.184.2, dan Rp.28.184.2,. Akumulasi Penyusutan Peralatan dan Mesin per 1 Desember 216 sebesar Rp28.768.61, sehingga nilai buku pada tanggal pelaporan sebesar Rp2.744.415.89,. Mutasi nilai Gedung dan Bangunan tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut Uraian Jumlah (Rp) Nilai Perolehan per 1 Desember 215.28.184.2 Akumulasi Penyusutan s.d. 1 Desember 216 (28.768.61) Nilai Buku per 1 Desember 216 2.744.415.89 Konstruksi Dalam Pengerjaan Rp69.11. C.2.4. Konstruksi Dalam Pengerjaan (KDP) Saldo Konstruksi Dalam Pengerjaan per 1 Desember 216 dan 215 masing-masing sebesar Rp69.11., dan Rp2.69.686.,. Mutasi nilai Konstruksi Dalam Pengerjaan dapat dijelaskan sebagai berikut Uraian Jumlah (Rp) Nilai Perolehan per 1 Desember 215 2.69.686. Reklasifikasi KDP menjadi Tanah (1.916.576.) Nilai per 1 Desember 216 69.11. Nilai Kontruksi Dalam Pengerjaan sebesar Rp69.11., merupakan nilai perencanaan gedung dan bangunan Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Catatan atas Laporan Keuangan ~ 27 ~

Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 216 (Audited) Akumulasi Penyusutan Aset Tetap (Rp1.44.625.85) C.2.5. Akumulasi Penyusutan Aset Tetap Saldo Akumulasi Penyusutan Aset Tetap per 1 Desember 216 dan 215 masing-masing sebesar minus Rp1.44.625.85, dan minus Rp955.827.64,. Akumulasi Penyusutan Aset Tetap merupakan kontra akun Aset Tetap, yang disajikan berdasarkan pengakumulasian atas penyesuaian nilai sehubungan dengan penurunan kapasitas dan manfaat Aset Tetap, selain untuk Tanah dan Konstruksi dalam Pengerjaan (KDP). Rincian Akumulasi Penyusutan Aset Tetap per 1 Desember 216 disajikan pada Tabel 15 berikut ini. Tabel 15 Rincian Akumulasi Penyusutan Aset Tetap per 1 Desember 216 No. Uraian Nilai Perolehan (Rp) Akumulasi Penyusutan (Rp) Nilai Buku (Rp) 1. Tanah 1.958.152.517-1.958.152.517 2. Peralatan dan Mesin 1.764.899.8 (1.12.857.492) 644.41.888. Gedung dan Bangunan.28.184.2 (28.768.61) 2.744.415.89 4. Konstruksi Dalam Pengerjaan 69.11. - 69.11. Total 7.444.46.97 (1.44.625.85) 6.9.72.244 Kewajiban Jangka Pendek Rp8.55.98 C.. Kewajiban Jangka Pendek Nilai Kewajiban Jangka Pendek per 1 Desember 216 dan 215 masingmasing sebesar Rp8.55.98, dan Rp11.6.817,. Kewajiban Jangka Pendek merupakan kelompok kewajiban yang diharapkan segera diselesaikan dalam waktu kurang dari 12 (dua belas) bulan setelah tanggal pelaporan. Kewajiban Jangka Pendek per 1 Desember 216 dan 215 berupa Utang Kepada Pihak Ketiga. Utang Kepada Pihak Ketiga Rp8.55.98 C..1. Utang Kepada Pihak Ketiga Nilai Utang Kepada Pihak Ketiga 1 Desember 216 dan 215 masing-masing sebesar Rp8.55.98, dan Rp11.6.817,. Jumlah Utang Kepada Pihak Ketiga merupakan belanja yang masih harus dibayar per tanggal pelaporan. Catatan atas Laporan Keuangan ~ 28 ~

Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 216 (Audited) Rincian Utang Kepada Pihak Ketiga per 1 Desember 216 dan 215 disajikan pada Tabel 16 berikut ini. Tabel 16 Rincian Utang Kepada Pihak Ketiga per 1 Desember 216 dan 215 No. 1. 2. Uraian Belanja Pegawai Yang Masih Harus dibayar Belanja Barang Yang Masih Harus dibayar 1 Desember 216 (Rp) 1 Desember 215 (Rp) 685.428 4.192.176 7.849.67 7.171.641 Total 8.55.98 11.6.817 Ekuitas Rp6.174.5.779 C.4. Ekuitas Ekuitas per 1 Desember 216 dan 215 masing-masing sebesar Rp6.174.5.779, dan Rp6.487.29.149,. Ekuitas adalah kekayaan bersih entitas yang merupakan selisih antara Aset dan Kewajiban. Rincian lebih lanjut tentang ekuitas disajikan dalam Laporan Perubahan Ekuitas. Catatan atas Laporan Keuangan ~ 29 ~

Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 216 (Audited) Surplus/(Defisit) dari Kegiatan Operasional (Rp12.95.51.561) D. PENJELASAN ATAS POS-POS LAPORAN OPERASIONAL D.1. Surplus/(Defisit) dari Kegiatan Operasional Surplus/(Defisit) dari Kegiatan Operasional pada Tahun 216 dan 215 masing-masing sebesar minus Rp12.95.51.561, dan minus Rp1.82.111.115,. Jumlah tersebut merupakan selisih antara Pendapatan Operasional sebesar Rp, dikurangi dengan Beban Operasional sebesar Rp12.95.51.561,. Pendapatan Operasional Nihil D.1.1. Pendapatan Operasional Pendapatan Operasional pada Tahun 216 dan 215 masingmasing sebesar Rp, dan Rp,. Jumlah tersebut seluruhnya merupakan Pendapatan Negara Bukan Pajak. Pendapatan Negara Bukan Pajak-LO Nihil D.1.1.1. Pendapatan Negara Bukan Pajak-LO Jumlah Pendapatan Negara Bukan Pajak-LO pada Tahun 216 dan 215 masing-masing sebesar Rp, dan Rp,. Beban Operasional Rp12.95.51.561 D.1.2. Beban Operasional Jumlah Beban Operasional pada Tahun 216 dan 215 masingmasing sebesar Rp12.95.51.561, dan Rp1.82.111.115,. Jumlah tersebut merupakan realisasi beban yang terjadi dalam rangka pelaksanaan kegiatan operasional selama tahun 216. Rincian Beban Operasional disajikan pada Tabel 17 berikut ini. Uraian Tabel 17 Rincian Beban Operasional Tahun 216 dan 215 Realisasi (Rp) Naik/(Turun) Tahun 216 Tahun 215 Jumlah % Beban Pegawai 8.29.7.497 9.85.682.461 (756.74.964) (8,2) Beban Persediaan 18.6.464 125.62.127 1.1.7 1,6 Beban Barang dan Jasa 984.71.281 81.669.5 18.61.751 22,84 Beban Pemeliharaan 225.962.867 179.1.691 44.661.176 26,2 Beban Perjalanan Dinas 2.6.761.11 2.826.74.8 (489.94.699) (17,) Beban Penyusutan dan Amortisasi 79.958.51 6.12.56 16.825.845 4,6 Total 12.95.51.561 1.82.111.115 (986.759.554) (7,7) Catatan atas Laporan Keuangan ~ ~

Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 216 (Audited) Beban Pegawai Rp8.29.7.497 D.1.2.1. Beban Pegawai Jumlah Beban Pegawai pada Tahun 216 dan 215 masing-masing sebesar Rp8.29.7.497, dan Rp9.85.682.461,. Beban Pegawai adalah beban atas kompensasi, baik dalam bentuk uang maupun barang, yang ditetapkan berdasarkan peraturan perundangundangan, yang diberikan kepada pejabat negara, Pegawai Negeri Sipil (PNS), dan pegawai yang dipekerjakan oleh pemerintah yang belum berstatus PNS, sebagai imbalan atas pekerjaan yang telah dilaksanakan, kecuali pekerjaan yang berkaitan dengan pembentukan modal. Rincian Beban Pegawai disajikan pada Tabel 18 berikut ini. Tabel 18 Rincian Beban Pegawai Tahun 216 dan 215 Uraian Belanja Gaji dan Tunjangan PNS Realisasi (Rp) Naik/(Turun) Tahun 216 Tahun 215 Jumlah %.716.624.17 4.18.46.68 (1.89.261) (7,51) Belanja Lembur 178.691. 9.487. 88.24. 97,48 Belanja Tunjangan Khusus dan Belanja Pegawai Transito 4.4.992.9 4.976.72.9 (542.79.7) (1,91) Total 8.29.7.497 9.85.682.461 (756.74.964) (8,2) Jika realisasi tahun 216 dibandingkan dengan realisasi menurut LRA pada periode yang sama, terdapat selisih sebesar Rp.56.748, sebagaimana disajikan pada Tabel 19 berikut ini Tabel 19 Perbandingan Realisasi Beban/Belanja Pegawai Tahun 216 Menurut LO dan LRA Uraian Realisasi Menurut LO (Rp) LRA (Rp) Selisih (Rp) Beban Gaji dan Tunjangan PNS.716.624.17.72.1.855 (.56.748) Beban Lembur 178.691. 178.691. - Beban Tunjangan Khusus dan Beban Pegawai Transito 4.4.992.9 4.4.992.9 - Total 8.29.7.497 8.2.814.245 (.56.748) Catatan atas Laporan Keuangan ~ 1 ~

Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 216 (Audited) Selisih realisasi sebesar Rp.56.748, tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut Uraian Pembayaran gaji Tahun 216 atas beban Tahun 215 Nilai (Rp) (4.192.176) Gaji yang belum dibayarkan pada Tahun 216 685.428 Total (.56.748) Beban Persediaan Rp18.6.464 D.1.2.2. Beban Persediaan Jumlah Beban Persediaan pada Tahun 216 dan 215 masing-masing Rp18.6.464, dan Rp125.62.127,. Beban Persediaan merupakan beban untuk mencatat konsumsi atas barang-barang yang habis pakai, termasuk barang-barang hasil produksi, baik yang dipasarkan maupun tidak dipasarkan. Rincian Beban Persediaan disajikan pada Tabel 2 berikut ini. Tabel 2 Rincian Beban Persediaan Tahun 216 dan 215 Uraian Beban Persediaan Konsumsi Beban Persediaan Bahan Baku Realisasi (Rp) Naik/(Turun) Tahun 216 Tahun 215 Jumlah % 18.6.464 11.15.627 25.524.87 22,57-12.514.5 (12.514.5) (1,) Total 18.6.464 125.62.127 1.1.7 1,6 Realisasi Belanja Persediaan (netto) Tahun 216 menurut Laporan Realisasi Anggaran sebesar Rp155.4.64,, sedangkan menurut Laporan Operasional sebesar Rp18.6.464,. Perbedaan tersebut disebabkan Belanja Persediaan dicatat sebagai perolehan Persediaan di Neraca, sedangkan Beban Persediaan merupakan pemakaian Persediaan selama tahun 216. Beban Barang dan Jasa Rp984.71.281 D.1.2.. Beban Barang dan Jasa Jumlah Beban Barang dan Jasa pada Tahun 216 dan 215 masing-masing sebesar Rp984.71.281, dan Catatan atas Laporan Keuangan ~ 2 ~

Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 216 (Audited) Rp81.669.5,. Beban Barang dan Jasa adalah konsumsi atas jasa-jasa dalam rangka penyelenggaraan kegiatan entitas. Rincian Beban Barang dan Jasa disajikan pada Tabel 21 berikut ini. Tabel 21 Rincian Beban Barang dan Jasa Tahun 216 dan 215 Uraian Beban Barang Operasional Beban Barang Non- Operasional Realisasi (Rp) Naik/(Turun) Tahun 216 Tahun 215 Jumlah % 66.24.88 494.659.4 165.581.48,47 66.17. 7.89.5 (7.72.5) (1,45) Beban Jasa 258.21.19 2.119.99 25.21.2 1,81 Total 984.71.281 81.669.5 18.61.751 22,84 Jika realisasi tahun 216 dibandingkan dengan realisasi menurut LRA pada periode yang sama, terdapat selisih sebesar Rp.5.4, sebagaimana disajikan pada Tabel 22 berikut ini. Tabel 22 Perbandingan Realisasi Beban/Belanja Barang dan Jasa Tahun 216 Menurut LO dan LRA Uraian Realisasi Menurut LO (Rp) LRA (Rp) Selisih (Rp) Beban Barang Operasional 66.24.88 66.24.88 - Beban Barang Non-Operasional 66.17. 66.17. - Beban Jasa 258.21.19 261.626.497 (.5.4 Total 984.71.281 988.7.185 ) (.5.4 ) Selisih realisasi Beban Jasa sebesar Rp.5.4,, dengan penjelasan sebagai berikut Uraian Pembayaran langganan daya dan jasa tahun 216 atas beban yang terutang tahun 215 Pembayaran biaya sewa tahun 216 untuk masa pemakaian melewati tahun 216 Beban langganan daya dan jasa tahun 216 yang belum dibayarkan Jumlah (Rp) (7.171.641) (.98.) 7.849.67 Total (.5.4) Catatan atas Laporan Keuangan ~ ~

Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 216 (Audited) Beban Pemeliharaaan Rp225.962.867 D.1.2.4. Beban Pemeliharaan Jumlah Beban Pemeliharaan pada Tahun 216 dan 215 masing-masing Rp225.962.867, dan Rp179.1.691,. Beban Pemeliharaan merupakan beban yang dimaksudkan untuk mempertahankan aset tetap dan aset lainnya yang sudah ada ke dalam kondisi normal. Rincian Beban Pemeliharaan disajikan pada Tabel 2 berikut ini. Tabel 2 Rincian Beban Pemeliharaan Tahun 216 dan 215 Uraian Beban Pemeliharaan Gedung dan Bangunan Beban Pemeliharaan Peralatan dan Mesin Realisasi (Rp) Naik/(Turun) Tahun 216 Tahun 215 Jumlah % 128.81.2 126.117.64 2.68.56 2,1 97.161.667 5.184.51 4.977.616 82,69 Total 225.962.867 179.1.691 46.661.176 26,2 Tidak terdapat selisih Belanja Pemeliharaan menurut Laporan Realisasi Anggaran dibandingkan dengan Laporan Operasional. Beban Perjalanan Dinas Rp2.6.761.11 D.1.2.5. Beban Perjalanan Dinas Jumlah Beban Perjalanan Dinas pada Tahun 216 dan 215 masing-masing Rp2.6.761.11, dan Rp2.826.74.8,. Beban tersebut merupakan beban yang terjadi untuk perjalanan dinas dalam rangka pelaksanaan tugas, fungsi, dan jabatan. Rincian Beban Perjalanan Dinas disajikan pada Tabel 24 berikut ini. Tabel 24 Rincian Beban Perjalanan Dinas Tahun 216 dan 215 Uraian Realisasi (Rp) Naik/(Turun) Tahun 216 Tahun 215 Jumlah % Beban Perjalanan Biasa 2.9.29.51 2.62.19.9 (58.861.99) (19,56) Beban Perjalanan Dinas Dalam Kota Beban Perjalanan Dinas Paket Meeting Luar Kota 24.12. 216.59. 17.5. 8,9 9.11.6 7.92.9 1.87.7 17,51 Total 2.6.761.11 2.826.74.8 (489.94.699) (17,) Catatan atas Laporan Keuangan ~ 4 ~

Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 216 (Audited) Tidak terdapat selisih Belanja Perjalanan Dinas menurut Laporan Realisasi Anggaran dibandingkan dengan Laporan Operasional. Beban Penyusutan dan Amortisasi Rp79.958.51 D.1.2.6. Beban Penyusutan dan Amortisasi Jumlah Beban Penyusutan dan Amortisasi pada Tahun 216 dan 215 masing-masing Rp79.958.51, dan Rp6.12.56,. Beban Penyusutan merupakan beban untuk mencatat alokasi sistematis atas nilai suatu aset tetap, yang dapat disusutkan (depreciable assets) selama masa manfaat aset yang bersangkutan. Rincian Beban Penyusutan dan Amortisasi disajikan pada Tabel 25 berikut ini. Tabel 25 Rincian Beban Penyusutan dan Amortisasi Tahun 216 dan 215 Uraian Beban Penyusutan Peralatan dan Mesin Beban Penyusutan Gedung dan Bangunan Realisasi Naik/(Turun) Tahun 216 Tahun 215 Jumlah % 19.298.9.7.11 16.291.769 5,8 6.659.451 6.125.75 54.76,89 Total 79.958.51 6.12.56 16.825.845 4,6 Surplus/(Defisit) dari Kegiatan Non- Operasional Rp6.11.776 D.2. Surplus/(Defisit) dari Kegiatan Non-Operasional Surplus/(Defisit) dari Kegiatan Non-Operasional pada Tahun 216 dan 215 masing-masing sebesar Rp6.11.776, dan minus Rp8.797.844,. Jumlah per 1 Desember 216 merupakan Defisit dari Pelepasan Aset Non-Lancar sebesar minus Rp49.1, dan Surplus dari Kegiatan Non-Operasional Lainnya sebesar Rp6.6.876,. Surplus/(Defisit) Pelepasan Aset Non- Lancar (Rp49.1) D.2.1. Surplus/(Defisit) dari Pelepasan Aset Non-Lancar Jumlah Surplus/(Defisit) dari Pelepasan Aset Non-Lancar pada Tahun 216 dan 215 masing-masing sebesar minus Rp49.1,, dan minus Rp8.824.5,. Jumlah per 1 Desember 216 merupakan Pendapatan dari Pemindahan BMN Lainnya sebesar Rp1.4. dan Beban Kerugian Pelepasan Aset sebesar Rp1.89.1. Catatan atas Laporan Keuangan ~ 5 ~

Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 216 (Audited) Pendapatan Pelepasan Aset Non- Lancar Rp1.4. D.2.1.1. Pendapatan Pelepasan Aset Non-Lancar Pendapatan Pelepasan Aset Non-Lancar pada Tahun 216 dan 215 masing-masing sebesar Rp1.4., dan Rp2.,. Jumlah per 1 Desember 216 merupakan penerimaan atas penjualan aset yang tidak digunakan lagi dalam kegiatan operasional. Pendapatan Pelepasan Aset Non-Lancar Tahun 216 dan 215 berupa Pendapatan dari Pemindahtanganan BMN Lainnya. Beban Pelepasan Aset Non-Lancar Rp1.89.1 D.2.1.2. Beban Pelepasan Aset Non-Lancar Beban Pelepasan Aset Non-Lancar pada Tahun 216 dan 215 masing-masing sebesar Rp1.89.1,, dan Rp9.144.5,. Jumlah per 1 Desember 216 merupakan nilai buku Peralatan dan Mesin yang telah dihapus pada tanggal neraca karena tidak dapat digunakan lagi. Surplus/(Defisit) dari Kegiatan Non- Operasional Lainnya Rp6.6.876 D.2.2. Surplus/(Defisit) dari Kegiatan Non-Operasional Lainnya Surplus/(Defisit) dari Kegiatan Non-Operasional Lainnya pada Tahun 216 dan 215 masing-masing sebesar Rp6.6.876, dan Rp26.656,. Jumlah tersebut merupakan selisih Pendapatan dari Kegiatan Non-Operasional Lainnya sebesar Rp6.881.826, dengan Beban dari Kegiatan Non-Operasional Lainnya sebesar Rp277.95,. Pendapatan dari Kegiatan Non- Operasional Lainnya Rp6.881.826 D.2.2.1. Pendapatan dari Kegiatan Non-Operasional Lainnya Pendapatan dari Kegiatan Non-Operasional Lainnya pada Tahun 216 dan 215 masing-masing sebesar Rp6.881.826, dan Rp26.656,. Catatan atas Laporan Keuangan ~ 6 ~

Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 216 (Audited) Rincian Pendapatan dari Kegiatan Non-Operasional Lainnya disajikan pada Tabel 26 berikut ini. Tabel 26 Pendapatan dari Kegiatan Non-Operasional Lainnya Tahun 216 dan 215 Uraian Penerimaan Kembali Belanja Pegawai Tahun Anggaran Yang Lalu Realisasi Naik / (Turun) Tahun 216 Tahun 215 Jumlah % 2.96.626 26.656 2.96.97 11.18,4 Pendapatan Penyesuaian Nilai Persediaan.918.2 -.918.2 - Total 6.881.826 26.656 6.855.17 25.717,17 Beban dari Kegiatan Non-Operasional Lainnya Rp277.95 D.2.2.2. Beban dari Kegiatan Non-Operasional Lainnya Beban dari Kegiatan Non-Operasional Lainnya pada Tahun 216 dan 215 masing-masing sebesar Rp277.95, dan Rp,. Catatan atas Laporan Keuangan ~ 7 ~

Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 216 (Audited) Ekuitas Awal Rp6.487.29.149 E. PENJELASAN ATAS POS-POS LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS E.1. Ekuitas Awal Nilai Ekuitas pada tanggal 1 Januari 216 dan 215 adalah masingmasing sebesar Rp6.487.29.149, dan Rp.552.56.786,. Surplus/(Defisit) LO (Rp12.89.24.785) E.2. Surplus/(Defisit) LO Jumlah Defisit LO untuk periode yang berakhir pada 1 Desember 216 dan 215 adalah sebesar minus Rp12.89.24.785, dan minus Rp1.9.98.959,. Jumlah tersebut merupakan selisih kurang pendapatan dibandingkan dengan beban, sebagaimana telah dijelaskan pada Penjelasan atas Pos-Pos Laporan Operasional. Koreksi yang Menambah/ (Mengurangi) Nilai Ekuitas (Rp264.8) E.. Koreksi yang Menambah/(Mengurangi) Nilai Ekuitas Jumlah Koreksi Yang Menambah/(Mengurangi) Nilai Ekuitas per 1 Desember 216 dan 215 adalah sebesar minus Rp264.8, dan minus Rp94.256,. Jumlah per 1 Desember 216 tersebut Koreksi Nilai Aset Tetap Non-Revaluasi minus Rp264.8,. Penyesuaian Nilai Aset Nihil E..1. Penyesuaian Nilai Aset Penyesuaian Nilai Aset merupakan penyesuaian nilai perolehan persediaan karena nilai persediaan yang dilaporkan pada tanggal neraca menggunakan harga pembelian terakhir, di pihak lain persediaan tersebut dibeli dengan harga satuan yang berbeda. Penyesuaian Nilai Aset per 1 Desember 216 dan 215 adalah sebesar, dan minus Rp94.256,. Koreksi Nilai Aset Tetap Non- Revaluasi Rp264.8 E..2. Koreksi Nilai Aset Tetap Non-Revaluasi Jumlah Koreksi Nilai Aset Tetap Non-Revaluasi per 1 Desember 216 dan 215 adalah sebesar minus Rp264.8, dan Rp,. Koreksi Nilai Aset Tetap Non-Revaluasi merupakan koreksi atas kesalahan pencatatan nilai buku aset sehubungan dengan normalisasi perhitungan akumulasi penyusutan, dengan rincian sebagai berikut Jumlah Uraian (Rp) Peralatan dan Mesin.88 Gedung dan Bangunan 2.95 Total 264.8 Catatan atas Laporan Keuangan ~ 8 ~

Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 216 (Audited) Transaksi Antar- Entitas Rp12.76.217.75 E.4. Transaksi Antar-Entitas Jumlah Transaksi Antar-Entitas per 1 Desember 216 dan 215 masing-masing sebesar Rp12.76.217.75, dan Rp16.27.85.578,. Jumlah Transaksi Antar-Entitas per 1 Desember 216 dan 215 terdiri atas Uraian 1 Des 216 1 Des 215 Ditagihkan ke Entitas Lain 12.9.4.862 16.27.42.24 Diterima dari Entitas Lain (4.6.626) (46.656) Pengesahan Hibah Langsung 41.576.517 - Total 12.76.217.75 16.27.85.578 Ditagihkan ke Entitas Lain Rp12.9.4.862 E.4.1. Ditagihkan ke Entitas Lain Jumlah Ditagihkan ke Entitas Lain per 216 dan 215 masingmasing sebesar Rp12.9.4.862, dan Rp16.27.42.24,. Jumlah tersebut merupakan realisasi belanja yang telah diterima pembayarannya dari Kas Negara pada tanggal neraca. Diterima dari Entitas Lain (Rp4.6.626) E.4.2. Diterima dari Entitas Lain Jumlah Diterima dari Entitas Lain per 1 Desember 216 dan 215 masing-masing sebesar minus Rp4.6.626, dan minus Rp46.656,. Jumlah tersebut merupakan realisasi penerimaan negara yang telah disetorkan ke Kas Negara pada tanggal neraca. Pengesahan Hibah Langsung Rp41.576.517 E.4.. Pengesahan Hibah Langsung Pengesahan Hibah per 1 Desember 216 dan 215 masingmasing sebesar Rp41.576.517, dan Rp,. Jumlah tersebut merupakan hibah langsung berupa tanah dari Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung seluas 7.746 M 2, sesuai dengan Naskah Perjanjian Hibah Nomor /6/DPPKAD/216 tanggal 1 Juni 216 dan Berita Acara Serah Terima Barang Milik Daerah Nomor /4/DPPKAD/216 tanggal 17 Juni 216. Tanah tersebut telah mendapatkan Register Hibah dari Direktorat Jenderal Kekayaan Negara, Kementerian Keuangan, dengan Register Nomor 2KXDER7A/LD8914 tanggal 16 November 216, Catatan atas Laporan Keuangan ~ 9 ~

Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 216 (Audited) dan Surat Persetujuan Memo Pencatatan Hibah Langsung Bentuk Barang/Jasa/Surat Berharga dari Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara, Kementerian Keuangan, dengan Nomor 21615689211 tanggal November 216. Ekuitas Akhir Rp6.174.5.779 E.5. Ekuitas Akhir Nilai Ekuitas per 1 Desember 216 dan 215 adalah masing-masing sebesar Rp6.174.5.779, dan Rp6.487.29.149,. Nilai tersebut merupakan kekayaan bersih pada tanggal neraca, yaitu selisih antara nilai Aset sebesar Rp6.182.54.877, dikurangi nilai Kewajiban sebesar Rp8.55.98,. Catatan atas Laporan Keuangan ~ 4 ~

Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 216 (Audited) F. Pengungkapan Penting Lainnya Informasi Dana Penugasan Beban Mitra Kerja Rp555.682.915 F.1. Informasi Dana Penugasan Beban Mitra Kerja Selama tahun 216, kegiatan pengawasan di lingkungan kedeputian selain didanai dari DIPA Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, juga didanai dana bantuan kedinasan dari mitra kerja. Kegiatan tersebut berupa monitoring, asistensi, bimbingan teknis, dan sosialisasi berdasarkan permintaan dari kementerian/lembaga, dan pemerintah daerah, yang menjadi mitra kerja masing-masing kedeputian di lingkungan Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Sampai dengan tanggal 1 Desember 216, jumlah penugasan yang dibiayai dari dana mitra kerja sebanyak 54 PP dan telah menghasilkan 54 LAP. Adapun realisasi dana bantuan kedinasan dari mitra kerja sebesar Rp555.682.915,, dengan rincian sebagai berikut Jumlah Jumlah (Rp) No. I Nama Bidang PKP2T PP LAP Honorarium Biaya Perjalanan Dinas Total 1. Keuangan Daerah 1 1 15.5. - 15.5. II Jumlah PKP2T 1 1 15.5. - 15.5. NON-PKP2T 1. IPP-Perekonomian 9 9-18.616.25 18.616.25 2. IPP-Polhukam 15 15-146.1.665 146.1.665. Keuangan Daerah 29 29 24.59. 45.95. 285.685. Jumlah Non-PKP2T 5 5 24.59. 299.742.915 54.2.915 Total 54 54 255.94. 299.742.915 555.682.915 Jumlah dana tersebut seluruhnya dikelola dan dipertanggungjawabkan oleh pihak mitra kerja, sesuai dengan mekanisme yang berlaku pada masing-masing mitra kerja. Pegawai Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang diberi tugas oleh pimpinan unit masing-masing diterbitkan Surat Perjalanan Dinas (SPD) Nihil dengan beban anggaran mitra kerja, dan pada akhir kegiatan/penugasan pegawai dimaksud menerima dan menandatangani kuitansi penggantian biaya perjalanan dinas/transpor lokal, dan selanjutnya dipertanggungjawabkan sesuai dengan mekanisme yang berlaku pada masing-masing mitra kerja. Catatan atas Laporan Keuangan ~ 41 ~

LAPORAN KEUANGAN POKOK NERACA SALDO AWAL NERACA PERCOBAAN BASIS KAS NERACA PERCOBAAN BASIS AKRUAL LAPORAN REALISASI ANGGARAN NERACA LAPORAN OPERASIONAL LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS

NERACA PERCOBAAN TINGKAT SATUAN KERJA PER 1 DESEMBER 216 ( DALAM RUPIAH ) Kode Laporan Tanggal Halaman NPSAIKT 1-12-16 1 KEMENTERIAN NEGARA/ LEMBAGA ESELON I WILAYAH/PROPINSI SATUAN KERJA 89 1 BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN BANGKA BELITUNG 68921 PERWAKILAN BPKP PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG KODE TRANS KODE PERKIRAAN NAMA PERKIRAAN DEBET KREDIT 1 2 4 5 115612 Piutang dari KPPN 219711 Utang Kepada KUN 296,27,18 4,6,626 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 511111 Allotment Belanja Gaji Pokok PNS 511119 Allotment Belanja Pembulatan Gaji PNS 511121 Allotment Belanja Tunj. Suami/Istri PNS 511122 Allotment Belanja Tunj. Anak PNS 51112 Allotment Belanja Tunj. Struktural PNS 511124 Allotment Belanja Tunj. Fungsional PNS 511125 Allotment Belanja Tunj. PPh PNS 511126 Allotment Belanja Tunj. Beras PNS 511129 Allotment Belanja Uang Makan PNS 511151 Allotment Belanja Tunjangan Umum PNS 512211 Allotment Belanja Uang Lembur 512411 Allotment Belanja Pegawai (Tunjangan Khusus/ Kegiatan) 521111 Allotment Belanja Keperluan Perkantoran 52111 Allotment Belanja Penambah Daya Tahan Tubuh 521114 Allotment Belanja Pengiriman Surat Dinas Pos Pusat 521115 Allotment Belanja Honor Operasional Satuan Kerja 521119 Allotment Belanja Barang Operasional Lainnya 521211 Allotment Belanja Bahan 52121 Allotment Belanja Honor Output Kegiatan 521811 Allotment Belanja Barang Persediaan Barang Konsumsi 522111 Allotment Belanja Langganan Listrik 522112 Allotment Belanja Langganan Telepon 522141 Allotment Belanja Sewa 522151 Allotment Belanja Jasa Profesi 52111 Allotment Belanja Pemeliharaan Gedung dan Bangunan 52121 Allotment Belanja Pemeliharaan Peralatan dan Mesin 524111 Allotment Belanja Perjalanan Biasa 52411 Allotment Belanja Perjalanan Dinas Dalam Kota 524114 Allotment Belanja Perjalanan Dinas Paket Meeting Dalam Kota 524119 Allotment Belanja Perjalanan Dinas Paket Meeting Luar Kota 42129 Pendapatan dari Pemindahtanganan BMN Lainnya 42951 Penerimaan Kembali Belanja Pegawai Tahun Anggaran Yang Lalu 2,58,, 4, 185,6, 58,956, 75,9, 42,, 45,74, 1,,,96, 9,74, 229,56, 4,448,88, 492,94, 11,7, 9,, 11,16, 16,56, 65,879, 28,65, 16,65, 81,, 11,4, 15,5, 2,4, 129,7, 97,69, 2,171,666, 272,7, 11,95, 7,66, 1,4, 2,96,626 511111 Belanja Gaji Pokok PNS 2,57,672,54

NERACA PERCOBAAN TINGKAT SATUAN KERJA PER 1 DESEMBER 216 ( DALAM RUPIAH ) Kode Laporan Tanggal Halaman NPSAIKT 1-12-16 2 KEMENTERIAN NEGARA/ LEMBAGA ESELON I WILAYAH/PROPINSI SATUAN KERJA 89 1 BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN BANGKA BELITUNG 68921 PERWAKILAN BPKP PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG KODE TRANS KODE PERKIRAAN NAMA PERKIRAAN DEBET KREDIT 1 2 4 5 511119 Belanja Pembulatan Gaji PNS,5 511119 Pengembalian Belanja Pembulatan Gaji PNS 12 511121 Belanja Tunj. Suami/Istri PNS 511122 Belanja Tunj. Anak PNS 51112 Belanja Tunj. Struktural PNS 511124 Belanja Tunj. Fungsional PNS 511125 Belanja Tunj. PPh PNS 511126 Belanja Tunj. Beras PNS 511129 Belanja Uang Makan PNS 185,,29 57,77,88 75,9, 42,, 44,122,594 12,96,12 276,48, 511129 Pengembalian Belanja Uang Makan PNS 82, 511151 Belanja Tunjangan Umum PNS 9,555, 511151 Pengembalian Belanja Tunjangan Umum PNS 7, 512211 Belanja Uang Lembur 512411 Belanja Pegawai (Tunjangan Khusus/ Kegiatan) 178,691, 4,44,54,95 512411 Pengembalian Belanja Pegawai (Tunjangan Khusus/ Kegiatan) 542,56 521111 Belanja Keperluan Perkantoran 52111 Belanja Penambah Daya Tahan Tubuh 492,478,518 14,95,1 52111 Pengembalian Belanja Penambah Daya Tahan Tubuh,216, 521114 Belanja Pengiriman Surat Dinas Pos Pusat 521115 Belanja Honor Operasional Satuan Kerja 521119 Belanja Barang Operasional Lainnya 521211 Belanja Bahan 52121 Belanja Honor Output Kegiatan 521811 Belanja Barang Persediaan Barang Konsumsi 522111 Belanja Langganan Listrik 522112 Belanja Langganan Telepon 522141 Belanja Sewa 522151 Belanja Jasa Profesi 52111 Belanja Pemeliharaan Gedung dan Bangunan 52121 Belanja Pemeliharaan Peralatan dan Mesin 524111 Belanja Perjalanan Biasa 8,8,86 11,16, 16,528,4 44,57, 21,6, 155,4,64 79,64,984 1,41,51 15,89, 2,7, 128,81,2 97,161,667 2,16,21,788 524111 Pengembalian Belanja Perjalanan Biasa 12,92,287 52411 Belanja Perjalanan Dinas Dalam Kota 524119 Belanja Perjalanan Dinas Paket Meeting Luar Kota 24,12, 9,11,6

NERACA PERCOBAAN TINGKAT SATUAN KERJA PER 1 DESEMBER 216 ( DALAM RUPIAH ) Kode Laporan Tanggal Halaman NPSAIKT 1-12-16 KEMENTERIAN NEGARA/ LEMBAGA ESELON I WILAYAH/PROPINSI SATUAN KERJA 89 1 BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN BANGKA BELITUNG 68921 PERWAKILAN BPKP PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG KODE TRANS KODE PERKIRAAN NAMA PERKIRAAN DEBET KREDIT 1 2 4 5 J U M L A H 12,57,54,578 12,57,54,578

NERACA PERCOBAAN TINGKAT SATUAN KERJA PER 1 DESEMBER 216 ( DALAM RUPIAH ) Kode Laporan Tanggal Halaman NPSAIKT 1-12-16 1 KEMENTERIAN NEGARA/ LEMBAGA ESELON I WILAYAH/PROPINSI SATUAN KERJA 89 1 BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN BANGKA BELITUNG 68921 PERWAKILAN BPKP PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG KODE TRANS KODE PERKIRAAN NAMA PERKIRAAN DEBET KREDIT 1 2 4 5 114112 Belanja Barang yang Dibayar Dimuka (prepaid) 117111 Barang Konsumsi 11111 Tanah 12111 Peralatan dan Mesin 1111 Gedung dan Bangunan 16111 Konstruksi Dalam pengerjaan 69,45,8 7,774,8 1,958,152,517 1,764,899,8,28,184,2 69,11, 17111 Akumulasi Penyusutan Peralatan dan Mesin 17211 Akumulasi Penyusutan Gedung dan Bangunan 212111 Belanja Pegawai yang Masih Harus Dibayar 212112 Belanja Barang yang Masih Harus Dibayar 1111 Ditagihkan ke Entitas Lain 1,12,857,492 28,768,61 685,428 7,849,67 12,9,4,862 1121 Diterima dari Entitas Lain 4,6,626 91111 Ekuitas 6,487,29,149 91116 Koreksi Nilai Aset Tetap Non Revaluasi 264,8 9111 Pengesahan Hibah Langsung 42129 Pendapatan dari Pemindahtanganan BMN Lainnya 42951 Penerimaan Kembali Belanja Pegawai Tahun Anggaran Yang Lalu 491511 Pendapatan Penyesuaian Nilai Persediaan 41,576,517 1,4, 2,96,626,918,2 511111 Beban Gaji Pokok PNS 511119 Beban Pembulatan Gaji PNS 2,55,779,54,485 511119 Pengembalian Beban Pembulatan Gaji PNS 12 511121 Beban Tunj. Suami/Istri PNS 511122 Beban Tunj. Anak PNS 51112 Beban Tunj. Struktural PNS 511124 Beban Tunj. Fungsional PNS 511125 Beban Tunj. PPh PNS 511126 Beban Tunj. Beras PNS 511129 Beban Uang Makan PNS 184,81,99 57,642,42 75,9, 4,8, 4,96,672 12,96,12 276,48, 511129 Pengembalian Beban Uang Makan PNS 82, 511151 Beban Tunjangan Umum PNS 9,555, 511151 Pengembalian Beban Tunjangan Umum PNS 7, 512211 Beban Uang Lembur 512411 Beban Pegawai (Tunjangan Khusus/ Kegiatan) 178,691, 4,44,54,95 512411 Pengembalian Beban Pegawai (Tunjangan Khusus/ Kegiatan) 542,56 521111 Beban Keperluan Perkantoran 492,478,518

NERACA PERCOBAAN TINGKAT SATUAN KERJA PER 1 DESEMBER 216 ( DALAM RUPIAH ) Kode Laporan Tanggal Halaman NPSAIKT 1-12-16 2 KEMENTERIAN NEGARA/ LEMBAGA ESELON I WILAYAH/PROPINSI SATUAN KERJA 89 1 BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN BANGKA BELITUNG 68921 PERWAKILAN BPKP PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG KODE TRANS KODE PERKIRAAN NAMA PERKIRAAN DEBET KREDIT 1 2 4 5 52111 Beban Penambah Daya Tahan Tubuh 14,95,1 52111 Pengembalian Beban Penambah Daya Tahan Tubuh,216, 521114 Beban Pengiriman Surat Dinas Pos Pusat 521115 Beban Honor Operasional Satuan Kerja 521119 Beban Barang Operasional Lainnya 521211 Beban Bahan 52121 Beban Honor Output Kegiatan 522111 Beban Langganan Listrik 522112 Beban Langganan Telepon 522141 Beban Sewa 522151 Beban Jasa Profesi 52111 Beban Pemeliharaan Gedung dan Bangunan 52121 Beban Pemeliharaan Peralatan dan Mesin 524111 Beban Perjalanan Biasa 8,8,86 11,16, 16,528,4 44,57, 21,6, 8,521,898 1,192,628 146,96,667 2,7, 128,81,2 97,161,667 2,16,21,788 524111 Pengembalian Beban Perjalanan Biasa 12,92,287 52411 Beban Perjalanan Dinas Dalam Kota 524119 Beban Perjalanan Dinas Paket Meeting Luar Kota 591111 Beban Penyusutan Peralatan dan Mesin 591211 Beban Penyusutan Gedung dan Bangunan 59111 Beban Persediaan konsumsi 5911 Beban Penyesuaian Nilai Persediaan 596111 Beban Kerugian Pelepasan Aset 24,12, 9,11,6 19,298,9 6,659,451 18,6,464 277,95 1,89,1 J U M L A H 2,6,7,257 2,6,7,257

LAPORAN REALISASI ANGGARAN SATUAN KERJA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 1 DESEMBER 216 DAN 215 (DALAM RUPIAH) KEMENTERIAN NEGARA/LEMBAGA 89 BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN Kode Lap. LRAST ESELON I 1 BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN Tanggal 1 Desember 216 WILAYAH/PROPINSI BANGKA BELITUNG Halaman 1 SATUAN KERJA JENIS KEWENANGAN 68921 KD PERWAKILAN BPKP PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG KANTOR DAERAH Prog.Id lu_pastkt 216 215 No URAIAN ANGGARAN REALISASI REALISASI DI ATAS (BAWAH) ANGGARAN 1 2 4 5 6 % REAL. ANGG. ANGGARAN REALISASI REALISASI DI ATAS (BAWAH) ANGGARAN % REAL. ANGG. 7 8 9 1 A A.I.1 A.I.1.a A.I.1.b A.I.2 PENDAPATAN NEGARA DAN HIBAH PENERIMAAN NEGARA 4,6,626 4,6,626. 46,656 46,656. Penerimaan Perpajakan.. Penerimaan Negara Bukan Pajak 4,6,626 4,6,626. 46,656 46,656. HIBAH.. JUMLAH PENDAPATAN DAN HIBAH (A.I + A. II) 4,6,626 4,6,626. 46,656 46,656. B B.I.1 B.I.1.a B.I.1.b B.I.1.c B.I.1.d B.I.1.e B.I.1.f B.I.1.g B.I.1.h B.I.2 B.I.2.a B.I.2.b B.I.2.c B.I.2.d B.I.2.e B.I.2.f B.I.2.g B.I.2.h BELANJA NEGARA Rupiah Murni Belanja Pegawai Belanja Barang Belanja Modal Pembayaran Bunga Utang Subsidi Hibah Bantuan Sosial Belanja Lain-lain Pinjaman dan Hibah Belanja Pegawai Belanja Barang Belanja Modal Pembayaran Bunga Utang Subsidi Hibah Bantuan Sosial Belanja Lain-lain JUMLAH BELANJA (B.I + B. II) 12,5,278, 12,9,4,862 ( 296,27,18) 97.6 17,9,47, 16,27,42,24 ( 1,62,974,766) 91.6 8,425,4, 8,2,814,245 ( 92,585,755) 98.9 9,47,114, 9,81,49,285 ( 91,62,715) 95.87,99,878,,76,19,617 ( 2,687,8) 94.79 4,716,67,,95,99,67 ( 781,27,6) 8.44.,74,686,,1,542,582 ( 4,14,418) 88.5............................ 12,5,278, 12,9,4,862 ( 296,27,18) 97.6 17,9,47, 16,27,42,24 ( 1,62,974,766) 91.6 C C.I PEMBIAYAAN PEMBIAYAAN DALAM NEGERI (NETO).. C.I.1 Perbankan Dalam Negeri.. C.I.2 Non Perbankan Dalam Negeri (Neto).. C.II PEMBIAYAAN LUAR NEGERI (NETO)..

c.n

LAPORAN OPERASIONAL TINGKAT SATUAN KERJA UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR SAMPAI DENGAN 1 Desember 216 DAN 215 (DALAM RUPIAH) Tanggal Kode Laporan Halaman 1/12/16 lu_losatker 1 KEMENTERIAN NEGARA/LEMBAGA UNIT ORGANISASI WILAYAH/PROPINSI SATUAN KERJA 89 1 68921 BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN BANGKA BELITUNG PERWAKILAN BPKP PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG JENIS KEWENANGAN KD KANTOR DAERAH JUMLAH Kenaikan (Penurunan) URAIAN 216 215 Jumlah % 1 2 4 5 KEGIATAN OPERASIONAL PENDAPATAN OPERASIONAL PENDAPATAN PERPAJAKAN Pendapatan Pajak Penghasilan. Pendapatan Pajak Pertambahan Nilai dan Penjualan. Barang Mewah Pendapatan Pajak Bumi dan Bangunan. Pendapatan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan. Bangunan Pendapatan Cukai. Pendapatan Pajak Lainnya. Pendapatan Bea Masuk. Pendapatan Bea Keluar. Jumlah Pendapatan Perpajakan. PENDAPATAN NEGARA BUKAN PAJAK Pendapatan Sumber Daya Alam. Pendapatan Bagian Pemerintah atas Laba. Pendapatan Negara Bukan Pajak Lainnya. Jumlah Pendapatan Negara Bukan Pajak. PENDAPATAN HIBAH Pendapatan Hibah. Jumlah Pendapatan Hibah. JUMLAH PENDAPATAN OPERASIONAL. BEBAN OPERASIONAL Beban Pegawai 8,29,7,497 9,85,682,461 ( 756,74,964) ( 8.2) Beban Persediaan 18,6,464 125,62,127 1,1,7 1.5 Beban Barang dan Jasa 984,71,281 81,669,5 18,61,751 22.8 Beban Pemeliharaan 225,962,867 179,1,691 46,661,176 26.2 Beban Perjalanan Dinas 2,6,761,11 2,826,74,8 ( 489,94,699) ( 17.) Beban Barang Untuk Diserahkan Kepaada. Masyarakat Beban Bunga. Beban Subsidi. Beban Hibah. Beban Bantuan Sosial. Beban Penyusutan dan Amortisasi 79,958,51 6,12,56 16,825,845 4.6 Beban Penyisihan Piutang Tak Tertagih. Beban Transfer. Beban Lain-Lain. JUMLAH BEBAN OPERASIONAL 12,95,51,561 1,82,111,115 ( 986,759,554) 8.19 SURPLUS/(DEFISIT) DARI KEGIATAN OPERASIONAL ( 12,95,51,561) ( 1,82,111,115) 986,759,554 ( 8.19)

/

LAPORAN REALISASI ANGGARAN PENDAPATAN NEGARA & HIBAH (MELALUI KPPN & BUN)

LAPORAN REALISASI ANGGARAN PENDAPATAN NEGARA DAN HIBAH PENDAPATAN NEGARA DAN HIBAH SATUAN KERJA MELALUI KPPN DAN BUN UNTUK TAHUN 216 (DALAM RUPIAH) KEMENTERIAN NEGARA/LEMBAGA 89 BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN ESELON I 1 BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN WILAYAH/PROPINSI BANGKA BELITUNG SATUAN KERJA 68921 PERWAKILAN BPKP PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG JENIS SATKER KD KANTOR DAERAH KODE U R A I A N ESTIMASI PENDAPATAN TAHUN INI R E A L I S A S I P E N D A P A T A N JUMLAH SAMPAI DENGAN TAHUN INI PENGEMBALIAN SAMPAI DENGAN TAHUN INI 1 2 4 5 6 KD. LAPORAN LRPS.T1 TANGGAL 1/12/16 HAL 1 PROG. ID JUMLAH NETTO SAMPAI DENGAN TAHUN INI 7 lu_pendsatk % REAL. PEND 8 TRANSAKSI KAS I Penerimaan Dalam Negeri 42 42 PENDAPATAN PENERIMAAN NEGARA BUKAN PAJAK PNBP LAINNYA 421 Pendapatan dari Pengelolaan BMN (Pemanfaatan dan Pemindahtanganan) serta Pendapatan dari Penjualan 4212 Pendapatan dari Pemindahtanganan BMN 42129 Pendapatan dari Pemindahtanganan BMN Lainnya 1,4, 1,4, 1,4,. Jumlah Penerimaan 4212 1,4, 1,4, 1,4,. Jumlah Penerimaan 421 1,4, 1,4, 1,4,. 429 Pendapatan Lain-lain 4295 Penerimaan Kembali Belanja Tahun Anggaran Yang Lalu 42951 Penerimaan Kembali Belanja Pegawai Tahun Anggaran Yang Lalu 2,96,626 2,96,626 2,96,626. Jumlah Penerimaan 4295 2,96,626 2,96,626 2,96,626. Jumlah Penerimaan 429 2,96,626 2,96,626 2,96,626. Jumlah Penerimaan 42 4,6,626 4,6,626 4,6,626. Jumlah Penerimaan 42 4,6,626 4,6,626 4,6,626. Jumlah Penerimaan Dalam Negeri 4,6,626 4,6,626 4,6,626. JUMLAH PENDAPATAN DAN HIBAH 4,6,626 4,6,626 4,6,626. JUMLAH PENDAPATAN 4,6,626 4,6,626 4,6,626. JUMLAH PENDAPATAN DAN HIBAH 4,6,626 4,6,626 4,6,626.

LAPORAN REALISASI PENGEMBALIAN PENDAPATAN NEGARA & HIBAH (MELALUI KPPN & BUN)

KODE U R A I A N LAPORAN REALISASI PENGEMBALIAN PENDAPATAN NEGARA DAN HIBAH PENDAPATAN NEGARA DAN HIBAH SATUAN KERJA MELALUI KPPN DAN UNTUK TAHUN 216 (DALAM RUPIAH) KEMENTERIAN NEGARA/LEMBAGA 89 BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN ESELON I 1 BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN WILAYAH/PROPINSI BANGKA BELITUNG SATUAN KERJA 68921 PERWAKILAN BPKP PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG JENIS SATKER XX Cek Tabel ESTIMASI PENDAPATAN JUMLAH SAMPAI DENGAN TAHUN INI TAHUN INI KD. LAPORAN LPPE.T1b TANGGAL 1/12/16 HAL 1 PROG. ID REALISASI PENGEMBALIAN PENDAPATAN JUMLAH SAMPAI DENGAN TAHUN INI 1 2 4 5 6 7 lue_penblank % REAL. PEND ---------------- Tidak Ada Data Yang Dicetak ------------------

LAPORAN REALISASI ANGGARAN BELANJA (MELALUI KPPN & BUN)

KEMENTERIAN NEGARA/LEMBAGA ESELON I WILAYAH/PROPINSI SATUAN KERJA 89 1 BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN BANGKA BELITUNG JENIS SATUAN KERJA KD KANTOR DAERAH LAPORAN REALISASI ANGGARAN BELANJA BELANJA SATUAN KERJA MELALUI KPPN DAN BUN TAHUN 216 (dalam rupiah) 68921 PERWAKILAN BPKP PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG Kode Lap. Tanggal Halaman Prog.Id LRBST 1 1 Desember 216 1 lu_lrabstkt KODE URAIAN ANGGARAN SEMULA ANGGARAN SETELAH REVISI TAHUN INI JUMLAH S/D TAHUN INI REALISASI BELANJA PENGEMBALIAN S/D TAHUN INI JUMLAH NETO S/D TAHUN INI 1 2 4 5 6 7 8 9 % REALISASI ANGGARAN SISA ANGGARAN 1 TRANSAKSI KAS 1 RUPIAH MURNI RM 1 PELAYANAN UMUM 1 LEMBAGA EKSEKUTIF DAN LEGISLATIF, KEUANGAN DAN FISKAL, SERTA URUSAN LUAR NEGERI 1 Program Dukungan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas Teknis Lainnya BPKP 67 Dukungan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas Teknis BPKP 994 Layanan Perkantoran 51 BELANJA PEGAWAI 5111 Belanja Gaji dan Tunjangan PNS 511111 Belanja Gaji Pokok PNS,691,8, 2,58,, 2,57,672,54 2,57,672,54 2,57,672,54 99.98 627,46 511119 Belanja Pembulatan Gaji PNS 52, 4,,5,5 ( 12),41 8.58 6,569 511121 Belanja Tunj. Suami/Istri PNS 29,64, 185,6, 185,,29 185,,29 185,,29 99.97 59,71 511122 Belanja Tunj. Anak PNS 82,74, 58,956, 57,77,88 57,77,88 57,77,88 97.88 1,248,12 51112 Belanja Tunj. Struktural PNS 85,82, 75,9, 75,9, 75,9, 75,9, 1. 511124 Belanja Tunj. Fungsional PNS 596,4, 42,, 42,, 42,, 42,, 1. 511125 Belanja Tunj. PPh PNS 7,761, 45,74, 44,122,594 44,122,594 44,122,594 97.89 951,46 511126 Belanja Tunj. Beras PNS 21,86, 1,, 12,96,12 12,96,12 12,96,12 99.97 6,88 511129 Belanja Uang Makan PNS 696,96,,96, 276,48, 276,48, ( 82,) 276,56, 91.99 24,4, 511151 Belanja Tunjangan Umum PNS 12,88, 9,74, 9,555, 9,555, ( 7,) 9,185, 94. 555, JUMLAH SUB KELOMPOK BELANJA 5111 5,645,178,,747,656,,72,882,957,72,882,957 ( 752,12),72,1,855 99.29 27,525,145 5122 Belanja Lembur 512211 Belanja Uang Lembur 212,64, 229,56, 178,691, 178,691, 178,691, 77.91 5,665,

KEMENTERIAN NEGARA/LEMBAGA ESELON I WILAYAH/PROPINSI SATUAN KERJA 89 1 BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN BANGKA BELITUNG JENIS SATUAN KERJA KD KANTOR DAERAH LAPORAN REALISASI ANGGARAN BELANJA BELANJA SATUAN KERJA MELALUI KPPN DAN BUN TAHUN 216 (dalam rupiah) 68921 PERWAKILAN BPKP PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG Kode Lap. Tanggal Halaman Prog.Id LRBST 1 1 Desember 216 2 lu_lrabstkt KODE URAIAN ANGGARAN SEMULA ANGGARAN SETELAH REVISI TAHUN INI JUMLAH S/D TAHUN INI REALISASI BELANJA PENGEMBALIAN S/D TAHUN INI JUMLAH NETO S/D TAHUN INI 1 2 4 5 6 7 8 9 % REALISASI ANGGARAN SISA ANGGARAN 1 JUMLAH SUB KELOMPOK BELANJA 5122 212,64, 229,56, 178,691, 178,691, 178,691, 77.91 5,665, 5124 Belanja Tunj. Khusus & Belanja Pegawai Transito 512411 Belanja Pegawai (Tunjangan Khusus/ Kegiatan),26,5, 4,448,88, 4,44,54,95 4,44,54,95 ( 542,56) 4,4,992,9 99.68 14,95,61 JUMLAH SUB KELOMPOK BELANJA 5124,26,5, 4,448,88, 4,44,54,95 4,44,54,95 ( 542,56) 4,4,992,9 99.69 14,95,61 JUMLAH KELOMPOK BELANJA 51 9,12,892, 8,425,4, 8,4,18,91 8,4,18,91 ( 1,294,665) 8,2,814,245 98.92 92,585,755 52 BELANJA BARANG 5211 Belanja Barang Operasional 521111 Belanja Keperluan Perkantoran 46,76, 492,94, 492,478,518 492,478,518 492,478,518 99.91 464,482 52111 Belanja Penambah Daya Tahan Tubuh 2,4, 11,7, 14,95,1 14,95,1 (,216,) 11,689,1 99.91 1,69 521114 Belanja Pengiriman Surat Dinas Pos Pusat,, 9,, 8,8,86 8,8,86 8,8,86 98.42 616,14 521115 Belanja Honor Operasional Satuan Kerja 18,96, 11,16, 11,16, 11,16, 11,16, 1. 521119 Belanja Barang Operasional Lainnya 16,56, 16,56, 16,528,4 16,528,4 16,528,4 99.81 1,6 JUMLAH SUB KELOMPOK BELANJA 5211 69,68, 661,6, 66,456,88 66,456,88 (,216,) 66,24,88 1.2 1,122,912 5212 Belanja Barang Non Operasional 52121 Belanja Honor Output Kegiatan 25,54, 21,6, 21,6, 21,6, 21,6, 1. JUMLAH SUB KELOMPOK BELANJA 5212 25,54, 21,6, 21,6, 21,6, 21,6, 1. 5221 Belanja Jasa 522111 Belanja Langganan Listrik 84,, 81,, 79,64,984 79,64,984 79,64,984 98.1 1,65,16 522112 Belanja Langganan Telepon 18,, 11,4, 1,41,51 1,41,51 1,41,51 91.24 998,487 522141 Belanja Sewa 2,, 15,, 149,99, 149,99, 149,99, 99.99 1, JUMLAH SUB KELOMPOK BELANJA 5221 5,, 242,4, 24,26,497 24,26,497 24,26,497 99.2 2,7,5 521 Belanja Pemeliharaan 52111 Belanja Pemeliharaan Gedung dan Bangunan 11,8, 129,7, 128,81,2 128,81,2 128,81,2 99.56 568,8 52121 Belanja Pemeliharaan Peralatan dan Mesin 9,9, 97,69, 97,161,667 97,161,667 97,161,667 99.46 528,

KEMENTERIAN NEGARA/LEMBAGA ESELON I WILAYAH/PROPINSI SATUAN KERJA 89 1 BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN BANGKA BELITUNG JENIS SATUAN KERJA KD KANTOR DAERAH LAPORAN REALISASI ANGGARAN BELANJA BELANJA SATUAN KERJA MELALUI KPPN DAN BUN TAHUN 216 (dalam rupiah) 68921 PERWAKILAN BPKP PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG Kode Lap. Tanggal Halaman Prog.Id LRBST 1 1 Desember 216 lu_lrabstkt KODE URAIAN ANGGARAN SEMULA ANGGARAN SETELAH REVISI TAHUN INI JUMLAH S/D TAHUN INI REALISASI BELANJA PENGEMBALIAN S/D TAHUN INI JUMLAH NETO S/D TAHUN INI 1 2 4 5 6 7 8 9 % REALISASI ANGGARAN SISA ANGGARAN 1 5212 Belanja Barang Persediaan Pemeliharaan Peralatan dan Mesin 2,5,. JUMLAH SUB KELOMPOK BELANJA 521 27,2, 227,6, 225,962,867 225,962,867 225,962,867 99.52 1,97,1 JUMLAH KELOMPOK BELANJA 52 1,177,42, 1,152,42, 1,151,45,452 1,151,45,452 (,216,) 1,147,829,452 99.88 4,59,548 JUMLAH BELANJA OUTPUT 67.994 1,298,15, 9,577,82, 9,485,154,62 9,485,154,62 ( 4,51,665) 9,48,64,697 99. 97,179, JUMLAH BELANJA KEGIATAN 67 1,298,15, 9,577,82, 9,485,154,62 9,485,154,62 ( 4,51,665) 9,48,64,697 99. 97,179, 676 Fasilitas Dukungan Manajemen BPKP 1 Laporan Laporan Dukungan manajemen BPKP 52 BELANJA BARANG 5212 Belanja Barang Non Operasional 521211 Belanja Bahan 48,14, 25,649, 21,4,5 21,4,5 21,4,5 8.2 4,8,5 JUMLAH SUB KELOMPOK BELANJA 5212 48,14, 25,649, 21,4,5 21,4,5 21,4,5 8.2 4,8,5 5218 Belanja Barang Persediaan 521811 Belanja Barang Persediaan Barang Konsumsi 27,85, 2,85, 2,645,464 2,645,464 2,645,464 99.2 24,56 JUMLAH SUB KELOMPOK BELANJA 5218 27,85, 2,85, 2,645,464 2,645,464 2,645,464 99.2 24,56 5241 Belanja Perjalanan Dalam Negeri 524111 Belanja Perjalanan Biasa 48,841, 69,241, 68,86,266 68,86,266 68,86,266 99.77 854,74 52411 Belanja Perjalanan Dinas Dalam Kota 7,2, 52,8, 52,8, 52,8, 52,8, 1. 524119 Belanja Perjalanan Dinas Paket Meeting Luar Kota. JUMLAH SUB KELOMPOK BELANJA 5241 422,41, 422,41, 421,186,266 421,186,266 421,186,266 99.8 854,74 JUMLAH KELOMPOK BELANJA 52 498,1, 468,54, 46,172,2 46,172,2 46,172,2 98.85 5,67,77 JUMLAH BELANJA OUTPUT 676.1 498,1, 468,54, 46,172,2 46,172,2 46,172,2 98.85 5,67,77 JUMLAH BELANJA KEGIATAN 676 498,1, 468,54, 46,172,2 46,172,2 46,172,2 98.85 5,67,77 JUMLAH BELANJA PROGRAM 1.1.1 1,796,46, 1,46,6, 9,948,26,592 9,948,26,592 ( 4,51,665) 9,94,815,927 99.2 12,547,7

KEMENTERIAN NEGARA/LEMBAGA ESELON I WILAYAH/PROPINSI SATUAN KERJA 89 1 BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN BANGKA BELITUNG JENIS SATUAN KERJA KD KANTOR DAERAH LAPORAN REALISASI ANGGARAN BELANJA BELANJA SATUAN KERJA MELALUI KPPN DAN BUN TAHUN 216 (dalam rupiah) 68921 PERWAKILAN BPKP PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG Kode Lap. Tanggal Halaman Prog.Id LRBST 1 1 Desember 216 4 lu_lrabstkt KODE URAIAN ANGGARAN SEMULA ANGGARAN SETELAH REVISI TAHUN INI JUMLAH S/D TAHUN INI REALISASI BELANJA PENGEMBALIAN S/D TAHUN INI JUMLAH NETO S/D TAHUN INI 1 2 4 5 6 7 8 9 % REALISASI ANGGARAN SISA ANGGARAN 1 6 Program Pengawasan Intern Akuntabilitas Keuangan Negara dan Pembinaan Penyelenggaraan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah 71 Pelaksanaan Pengawasan Intern Akuntabilitas Keuangan Negara dan Pembangunan Nasional Serta Pembinaan Penyelenggaraan SPIP Rekomendasi Pengawasan Perwakilan BPKP 52 BELANJA BARANG 5212 Belanja Barang Non Operasional 521211 Belanja Bahan 8,2, 22,25, 2,226, 2,226, 2,226, 9.9 2,24, 52121 Belanja Honor Output Kegiatan 19,9, 7,5,. 7,5, JUMLAH SUB KELOMPOK BELANJA 5212 58,1, 29,, 2,226, 2,226, 2,226, 69. 9,74, 5218 Belanja Barang Persediaan 521811 Belanja Barang Persediaan Barang Konsumsi 74,4, 74,4, 71,589,6 71,589,6 71,589,6 96.22 2,81,4 JUMLAH SUB KELOMPOK BELANJA 5218 74,4, 74,4, 71,589,6 71,589,6 71,589,6 96.22 2,81,4 5221 Belanja Jasa 522141 Belanja Sewa 9,,,5, 9, 9, 9, 25.71 2,6, 522151 Belanja Jasa Profesi 21,6, 2,4, 2,7, 2,7, 2,7, 88.46 2,7, JUMLAH SUB KELOMPOK BELANJA 5221,6, 26,9, 21,6, 21,6, 21,6, 8. 5,, 5241 Belanja Perjalanan Dalam Negeri 524111 Belanja Perjalanan Biasa 1,1,761, 1,46,674, 1,5,81,527 1,5,81,527 ( 2,462,915) 1,,68,612 95.86 4,5,88 52411 Belanja Perjalanan Dinas Dalam Kota 214,5, 16,65, 86,52, 86,52, 86,52, 81.1 2,1, 524114 Belanja Perjalanan Dinas Paket Meeting Dalam Kota 2,9, 11,95,. 11,95, 524119 Belanja Perjalanan Dinas Paket Meeting Luar Kota 14,16,. 14,16, JUMLAH SUB KELOMPOK BELANJA 5241 1,249,161, 1,179,44, 1,92,51,527 1,92,51,527 ( 2,462,915) 1,89,888,612 92.62 89,545,88

KEMENTERIAN NEGARA/LEMBAGA ESELON I WILAYAH/PROPINSI SATUAN KERJA 89 1 BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN BANGKA BELITUNG JENIS SATUAN KERJA KD KANTOR DAERAH LAPORAN REALISASI ANGGARAN BELANJA BELANJA SATUAN KERJA MELALUI KPPN DAN BUN TAHUN 216 (dalam rupiah) 68921 PERWAKILAN BPKP PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG Kode Lap. Tanggal Halaman Prog.Id LRBST 1 1 Desember 216 5 lu_lrabstkt KODE URAIAN ANGGARAN SEMULA ANGGARAN SETELAH REVISI TAHUN INI JUMLAH S/D TAHUN INI REALISASI BELANJA PENGEMBALIAN S/D TAHUN INI JUMLAH NETO S/D TAHUN INI 1 2 4 5 6 7 8 9 % REALISASI ANGGARAN SISA ANGGARAN 1 JUMLAH KELOMPOK BELANJA 52 1,412,261, 1,1,4, 1,25,767,127 1,25,767,127 ( 2,462,915) 1,2,4,212 92.4 16,729,788 JUMLAH BELANJA OUTPUT 71. 1,412,261, 1,1,4, 1,25,767,127 1,25,767,127 ( 2,462,915) 1,2,4,212 92.4 16,729,788 4 Rekomendasi Pengawasan Perwakilan BPKP (Nawa Cita -7) 52 BELANJA BARANG 5212 Belanja Barang Non Operasional 521211 Belanja Bahan 8,7, 8,7, 717, 717, 717, 8.24 7,98, JUMLAH SUB KELOMPOK BELANJA 5212 8,7, 8,7, 717, 717, 717, 8.24 7,98, 5218 Belanja Barang Persediaan 521811 Belanja Barang Persediaan Barang Konsumsi 27,6, 27,6, 27,497,5 27,497,5 27,497,5 99.6 12,5 JUMLAH SUB KELOMPOK BELANJA 5218 27,6, 27,6, 27,497,5 27,497,5 27,497,5 99.6 12,5 5241 Belanja Perjalanan Dalam Negeri 524111 Belanja Perjalanan Biasa 44,17, 28,817, 277,997,99 277,997,99 277,997,99 99. 2,819,1 52411 Belanja Perjalanan Dinas Dalam Kota 66,, 8,25, 7,8, 7,8, 7,8, 98.82 45, 524119 Belanja Perjalanan Dinas Paket Meeting Luar Kota 16,42, 9,11,6 9,11,6 9,11,6 56.71 7,18,4 JUMLAH SUB KELOMPOK BELANJA 5241 41,17, 5,487, 25,19,59 25,19,59 25,19,59 96.91 1,77,41 JUMLAH KELOMPOK BELANJA 52 446,47, 71,787, 5,24,9 5,24,9 5,24,9 95. 18,462,91 JUMLAH BELANJA OUTPUT 71.4 446,47, 71,787, 5,24,9 5,24,9 5,24,9 95. 18,462,91 5 Rekomendasi Pengawasan Regional Bidang Otonomi Daerah (Nawa Cita - 7) 52 BELANJA BARANG 5212 Belanja Barang Non Operasional 521211 Belanja Bahan 2,2, 2,2,. 2,2, JUMLAH SUB KELOMPOK BELANJA 5212 2,2, 2,2,. 2,2, 5218 Belanja Barang Persediaan

KEMENTERIAN NEGARA/LEMBAGA ESELON I WILAYAH/PROPINSI SATUAN KERJA 89 1 BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN BANGKA BELITUNG JENIS SATUAN KERJA KD KANTOR DAERAH LAPORAN REALISASI ANGGARAN BELANJA BELANJA SATUAN KERJA MELALUI KPPN DAN BUN TAHUN 216 (dalam rupiah) 68921 PERWAKILAN BPKP PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG Kode Lap. Tanggal Halaman Prog.Id LRBST 1 1 Desember 216 6 lu_lrabstkt KODE URAIAN ANGGARAN SEMULA ANGGARAN SETELAH REVISI TAHUN INI JUMLAH S/D TAHUN INI REALISASI BELANJA PENGEMBALIAN S/D TAHUN INI JUMLAH NETO S/D TAHUN INI 1 2 4 5 6 7 8 9 % REALISASI ANGGARAN SISA ANGGARAN 1 521811 Belanja Barang Persediaan Barang Konsumsi 4,8, 4,8, 4,759, 4,759, 4,759, 99.15 41, JUMLAH SUB KELOMPOK BELANJA 5218 4,8, 4,8, 4,759, 4,759, 4,759, 99.15 41, 5241 Belanja Perjalanan Dalam Negeri 524111 Belanja Perjalanan Biasa 111,56, 5,69, 4,551,957 4,551,957 4,551,957 85.92 7,18,4 52411 Belanja Perjalanan Dinas Dalam Kota 16,5, 6,,. 6,, JUMLAH SUB KELOMPOK BELANJA 5241 128,6, 56,69, 4,551,957 4,551,957 4,551,957 76.82 1,18,4 JUMLAH KELOMPOK BELANJA 52 15,18, 6,81, 48,1,957 48,1,957 48,1,957 75.71 15,499,4 JUMLAH BELANJA OUTPUT 71.5 15,18, 6,81, 48,1,957 48,1,957 48,1,957 75.71 15,499,4 6 Rekomendasi Perbaikan Penyelenggaraan SPIP (Termasuk Piloting) 52 BELANJA BARANG 5212 Belanja Barang Non Operasional 521211 Belanja Bahan 4,64, 4,64, 1,611,5 1,611,5 1,611,5 4.7,28,5 JUMLAH SUB KELOMPOK BELANJA 5212 4,64, 4,64, 1,611,5 1,611,5 1,611,5 4.7,28,5 5218 Belanja Barang Persediaan 521811 Belanja Barang Persediaan Barang Konsumsi,6,,6, 28,541,5 28,541,5 28,541,5 84.94 5,58,5 JUMLAH SUB KELOMPOK BELANJA 5218,6,,6, 28,541,5 28,541,5 28,541,5 84.94 5,58,5 5241 Belanja Perjalanan Dalam Negeri 524111 Belanja Perjalanan Biasa 217,28, 1,62, 298,52,54 298,52,54 ( 7,888,228) 29,614,276 9.56 19,987,724 52411 Belanja Perjalanan Dinas Dalam Kota 41,25, 4,8, 4,8, 4,8, 4,8, 1. 524119 Belanja Perjalanan Dinas Paket Meeting Luar Kota 7,8,. 7,8, JUMLAH SUB KELOMPOK BELANJA 5241 258,5, 58,482, 9,2,54 9,2,54 ( 7,888,228) 1,414,276 94.65 27,67,724 JUMLAH KELOMPOK BELANJA 52 296,77, 96,722, 69,455,54 69,455,54 ( 7,888,228) 61,567,276 9.1 5,154,724 JUMLAH BELANJA OUTPUT 71.6 296,77, 96,722, 69,455,54 69,455,54 ( 7,888,228) 61,567,276 9.1 5,154,724

KEMENTERIAN NEGARA/LEMBAGA ESELON I WILAYAH/PROPINSI SATUAN KERJA 89 1 BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN BANGKA BELITUNG JENIS SATUAN KERJA KD KANTOR DAERAH LAPORAN REALISASI ANGGARAN BELANJA BELANJA SATUAN KERJA MELALUI KPPN DAN BUN TAHUN 216 (dalam rupiah) 68921 PERWAKILAN BPKP PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG Kode Lap. Tanggal Halaman Prog.Id LRBST 1 1 Desember 216 7 lu_lrabstkt KODE URAIAN ANGGARAN SEMULA ANGGARAN SETELAH REVISI TAHUN INI JUMLAH S/D TAHUN INI REALISASI BELANJA PENGEMBALIAN S/D TAHUN INI JUMLAH NETO S/D TAHUN INI 1 2 4 5 6 7 8 9 % REALISASI ANGGARAN SISA ANGGARAN 1 7 Rekomendasi Pembinaan Kapabilitas Pengawasan Intern Pemda 52 BELANJA BARANG 5212 Belanja Barang Non Operasional 521211 Belanja Bahan 2,2, 2,2, 675, 675, 675, 29.9 1,645, JUMLAH SUB KELOMPOK BELANJA 5212 2,2, 2,2, 675, 675, 675, 29.9 1,645, 5218 Belanja Barang Persediaan 521811 Belanja Barang Persediaan Barang Konsumsi 2,4, 2,4, 2,97, 2,97, 2,97, 99.88, JUMLAH SUB KELOMPOK BELANJA 5218 2,4, 2,4, 2,97, 2,97, 2,97, 99.88, 5241 Belanja Perjalanan Dalam Negeri 524111 Belanja Perjalanan Biasa 17,98, 11,642, 111,961,544 111,961,544 ( 2,551,144) 19,41,4 96.28 4,21,6 52411 Belanja Perjalanan Dinas Dalam Kota 41,25, 28,2, 16,2, 16,2, 16,2, 57.45 12,, JUMLAH SUB KELOMPOK BELANJA 5241 149,2, 141,842, 128,161,544 128,161,544 ( 2,551,144) 125,61,4 9.6 16,21,6 JUMLAH KELOMPOK BELANJA 52 15,95, 146,562, 11,2,544 11,2,544 ( 2,551,144) 128,682,4 89.54 17,879,6 JUMLAH BELANJA OUTPUT 71.7 15,95, 146,562, 11,2,544 11,2,544 ( 2,551,144) 128,682,4 89.54 17,879,6 JUMLAH BELANJA KEGIATAN 71 2,444,61, 2,288,915, 2,18,91,222 2,18,91,222 ( 12,92,287) 2,95,188,95 92.1 19,726,65 JUMLAH BELANJA PROGRAM 1.1.6 2,444,61, 2,288,915, 2,18,91,222 2,18,91,222 ( 12,92,287) 2,95,188,95 92.1 19,726,65 JUMLAH BELANJA SUB FUNGSI 1.1 1,24,977, 12,5,278, 12,56,417,814 12,56,417,814 ( 17,412,952) 12,9,4,862 97.74 296,27,18 JUMLAH BELANJA FUNGSI 1 1,24,977, 12,5,278, 12,56,417,814 12,56,417,814 ( 17,412,952) 12,9,4,862 97.74 296,27,18 JUMLAH BELANJA CARA PENARIKAN 1,24,977, 12,5,278, 12,56,417,814 12,56,417,814 ( 17,412,952) 12,9,4,862 97.74 296,27,18 JUMLAH BELANJA SUMBER DANA 1 1,24,977, 12,5,278, 12,56,417,814 12,56,417,814 ( 17,412,952) 12,9,4,862 97.74 296,27,18 JUMLAH BELANJA JENIS SATKER KD 1,24,977, 12,5,278, 12,56,417,814 12,56,417,814 ( 17,412,952) 12,9,4,862 97.74 296,27,18 JUMLAH TRANSAKSI KAS 1,24,977, 12,5,278, 12,56,417,814 12,56,417,814 ( 17,412,952) 12,9,4,862 97.74 296,27,18

KEMENTERIAN NEGARA/LEMBAGA ESELON I WILAYAH/PROPINSI SATUAN KERJA 89 1 BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN BANGKA BELITUNG JENIS SATUAN KERJA KD KANTOR DAERAH LAPORAN REALISASI ANGGARAN BELANJA BELANJA SATUAN KERJA MELALUI KPPN DAN BUN TAHUN 216 (dalam rupiah) 68921 PERWAKILAN BPKP PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG Kode Lap. Tanggal Halaman Prog.Id LRBST 1 1 Desember 216 8 lu_lrabstkt KODE URAIAN ANGGARAN SEMULA ANGGARAN SETELAH REVISI TAHUN INI JUMLAH S/D TAHUN INI REALISASI BELANJA PENGEMBALIAN S/D TAHUN INI JUMLAH NETO S/D TAHUN INI 1 2 4 5 6 7 8 9 % REALISASI ANGGARAN SISA ANGGARAN 1 JUMLAH BELANJA (TRANSAKSI KAS DAN TRANSAKSI NON KAS 1,24,977, 12,5,278, 12,56,417,814 12,56,417,814 ( 17,412,952) 12,9,4,862 97.74 296,27,18

LAPORAN REALISASI PENGEMBALIAN BELANJA (MELALUI KPPN & BUN)

KEMENTERIAN NEGARA/LEMBAGA ESELON I WILAYAH/PROPINSI SATUAN KERJA 89 1 LAPORAN REALISASI PENGEMBALIAN BELANJA PENGEMBALIAN BELANJA SATUAN KERJA MELALUI KPPN DAN BUN BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN BANGKA BELITUNG JENIS SATUAN KERJA KD KANTOR DAERAH 68921 PERWAKILAN BPKP PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG TAHUN 216 (dalam rupiah) Kode Lap. Tanggal Halaman Prog.Id LRBST 1 1-12-16 1 lu_lrapbstkth KODE URAIAN ANGGARAN SEMULA ANGGARAN SETELAH REVISI JUMLAH S/D SEMESTER YANG LALU REALISASI PENGEMBALIAN BELANJA SEMESTER INI JUMLAH S/D SEMESTER INI % REALISASI ANGGARAN 1 2 4 5 6 7 8 9 TRANSAKSI KAS SISA ANGGARAN 1 RUPIAH MURNI RM 1 PELAYANAN UMUM 1 LEMBAGA EKSEKUTIF DAN LEGISLATIF, KEUANGAN DAN FISKAL, SERTA URUSAN LUAR NEGERI 1 Program Dukungan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas Teknis Lainnya BPKP 67 Dukungan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas Teknis BPKP 994 Layanan Perkantoran 51 PENGEMBALIAN BELANJA PEGAWAI 5111 Pengembalian Belanja Gaji dan Tunjangan PNS 511119 Pengembalian Belanja Pembulatan Gaji PNS 12 12. 511129 Pengembalian Belanja Uang Makan PNS 82, 82,. 511151 Pengembalian Belanja Tunjangan Umum PNS 7, 7,. JUMLAH PENGEMBALIAN SUB KELOMPOK BELANJA 5111 82, 7,12 752,12. 5124 Pengembalian Belanja Tunj. Khusus & Belanja Pegawai Transito 512411 Pengembalian Belanja Pegawai (Tunjangan Khusus/ Kegiatan) 542,56 542,56. JUMLAH PENGEMBALIAN SUB KELOMPOK BELANJA 5124 542,56 542,56. JUMLAH PENGEMBALIAN KELOMPOK BELANJA 51 82, 912,665 1,294,665. 52 PENGEMBALIAN BELANJA BARANG 5211 Pengembalian Belanja Barang Operasional 52111 Pengembalian Belanja Penambah Daya Tahan Tubuh,216,,216,. JUMLAH PENGEMBALIAN SUB KELOMPOK BELANJA 5211,216,,216,. JUMLAH PENGEMBALIAN KELOMPOK BELANJA 52,216,,216,.

KEMENTERIAN NEGARA/LEMBAGA ESELON I WILAYAH/PROPINSI SATUAN KERJA 89 1 LAPORAN REALISASI PENGEMBALIAN BELANJA PENGEMBALIAN BELANJA SATUAN KERJA MELALUI KPPN DAN BUN BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN BANGKA BELITUNG JENIS SATUAN KERJA KD KANTOR DAERAH 68921 PERWAKILAN BPKP PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG TAHUN 216 (dalam rupiah) Kode Lap. Tanggal Halaman Prog.Id LRBST 1 1-12-16 2 lu_lrapbstkth KODE URAIAN ANGGARAN SEMULA ANGGARAN SETELAH REVISI JUMLAH S/D SEMESTER YANG LALU REALISASI PENGEMBALIAN BELANJA SEMESTER INI JUMLAH S/D SEMESTER INI % REALISASI ANGGARAN 1 2 4 5 6 7 8 9 SISA ANGGARAN JUMLAH PENGEMBALIAN BELANJA OUTPUT 67.994 82, 4,128,665 4,51,665. JUMLAH PENGEMBALIAN BELANJA KEGIATAN 67 82, 4,128,665 4,51,665. JUMLAH PENGEMBALIAN BELANJA PROGRAM 1.1.1 82, 4,128,665 4,51,665. 6 Program Pengawasan Intern Akuntabilitas Keuangan Negara dan Pembinaan Penyelenggaraan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah 71 Pelaksanaan Pengawasan Intern Akuntabilitas Keuangan Negara dan Pembangunan Nasional Serta Pembinaan Penyelenggaraan SPIP Rekomendasi Pengawasan Perwakilan BPKP 52 PENGEMBALIAN BELANJA BARANG 5241 Pengembalian Belanja Perjalanan Dalam Negeri 524111 Pengembalian Belanja Perjalanan Biasa 2,462,915 2,462,915. JUMLAH PENGEMBALIAN SUB KELOMPOK BELANJA 5241 2,462,915 2,462,915. JUMLAH PENGEMBALIAN KELOMPOK BELANJA 52 2,462,915 2,462,915. JUMLAH PENGEMBALIAN BELANJA OUTPUT 71. 2,462,915 2,462,915. 6 Rekomendasi Perbaikan Penyelenggaraan SPIP (Termasuk Piloting) 52 PENGEMBALIAN BELANJA BARANG 5241 Pengembalian Belanja Perjalanan Dalam Negeri 524111 Pengembalian Belanja Perjalanan Biasa 7,888,228 7,888,228. JUMLAH PENGEMBALIAN SUB KELOMPOK BELANJA 5241 7,888,228 7,888,228. JUMLAH PENGEMBALIAN KELOMPOK BELANJA 52 7,888,228 7,888,228. JUMLAH PENGEMBALIAN BELANJA OUTPUT 71.6 7,888,228 7,888,228. 7 Rekomendasi Pembinaan Kapabilitas Pengawasan Intern Pemda 52 PENGEMBALIAN BELANJA BARANG 5241 Pengembalian Belanja Perjalanan Dalam Negeri 524111 Pengembalian Belanja Perjalanan Biasa 2,551,144 2,551,144.

KEMENTERIAN NEGARA/LEMBAGA ESELON I WILAYAH/PROPINSI SATUAN KERJA 89 1 LAPORAN REALISASI PENGEMBALIAN BELANJA PENGEMBALIAN BELANJA SATUAN KERJA MELALUI KPPN DAN BUN BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN BANGKA BELITUNG JENIS SATUAN KERJA KD KANTOR DAERAH 68921 PERWAKILAN BPKP PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG TAHUN 216 (dalam rupiah) Kode Lap. Tanggal Halaman Prog.Id LRBST 1 1-12-16 lu_lrapbstkth KODE URAIAN ANGGARAN SEMULA ANGGARAN SETELAH REVISI JUMLAH S/D SEMESTER YANG LALU REALISASI PENGEMBALIAN BELANJA SEMESTER INI JUMLAH S/D SEMESTER INI % REALISASI ANGGARAN 1 2 4 5 6 7 8 9 SISA ANGGARAN JUMLAH PENGEMBALIAN SUB KELOMPOK BELANJA 5241 2,551,144 2,551,144. JUMLAH PENGEMBALIAN KELOMPOK BELANJA 52 2,551,144 2,551,144. JUMLAH PENGEMBALIAN BELANJA OUTPUT 71.7 2,551,144 2,551,144. JUMLAH PENGEMBALIAN BELANJA KEGIATAN 71 1,49,72 2,462,915 12,92,287. JUMLAH PENGEMBALIAN BELANJA PROGRAM 1.1.6 1,49,72 2,462,915 12,92,287. JUMLAH PENGEMBALIAN BELANJA SUB FUNGSI 1.1 1,821,72 6,591,58 17,412,952. JUMLAH PENGEMBALIAN BELANJA FUNGSI 1 1,821,72 6,591,58 17,412,952. JUMLAH PENGEMBALIAN BELANJA CARA PENARIKAN 1,821,72 6,591,58 17,412,952. JUMLAH PENGEMBALIAN BELANJA SUMBER DANA 1 1,821,72 6,591,58 17,412,952. JUMLAH PENGEMBALIAN BELANJA JENIS SATKER KD 1,821,72 6,591,58 17,412,952. JUMLAH PENGEMBALIAN TRANSAKSI KAS 1,821,72 6,591,58 17,412,952. JUMLAH PENGEMBALIAN BELANJA (TRANSAKSI KAS DAN TRANSAKSI NON KAS 1,821,72 6,591,58 17,412,952.

NERACA SIMAK BMN

BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN PERWAKILAN BPKP PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG LAPORAN POSISI BARANG MILIK NEGARA DI NERACA POSISI PER TANGGAL 1 DESEMBER 216 TAHUN ANGGARAN 216 NAMAUAKPB 89.1..6892 LOOO PERWAKILAN BPKP PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG AKUN NERACA JUMLAH 1 117111 Barang Konsumsi 7,774,8 I17I1 Bahan untuk Pemeliharaan 117121 Pita Cukai, Materai dan Leges 11711 Bahan Baku 117199 Persediaan Lainnya 11111 Tanah 1,958,152,517 12111 Peralatan dan Mesin 1,764,899,8 1111 Gedung dan Bangunan,28,184,2 16111 Konstruksi Dalam pengerjaan 69,11, 17111 Akumulasi Penyusutan Peralatan dan Mesin ( 1,12,857,492) 17211 Akumulasi Penyusutan Gedung dan Bangunan ( 28,768,61) J U M L A H 6,11,495,44 mo 1711

BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN PERWAKILAN PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG Jalan Pulau Bangka, Komplek Perkantoran Gubernur, Pangkalpinang 149 Telepon (717) 42817, Faksimile (717) 416 E-mail bangka.belitung@bpkp.go.id