BAB II TINJAUAN UMUM

dokumen-dokumen yang mirip
BAB III KAJIAN LAPANGAN. Istimewa Yogyakarta. Politeknik Mekatronika Sanata Dharma berdiri sejak

BAB I PENDAHULUAN. Universitas Sumatera Utara

BAB I PENDAHULUAN. 1 Universitas Kristen Maranatha

BAB I PENDAHULUAN. Universitas Kristen Maranatha

Dwisnanto Putro, S.T., M.Eng. PENGENALAN ROBOT. Published By Stefanikha69

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah

BAB I PENDAHULUAN. baru, maka keberadaan seni dan budaya dari masa ke masa juga mengalami

BAB I PENDAHULUAN. Universitas Kristen Maranatha 1

BAB 1 PENDAHULUAN. perindustrian, khususnya untuk menggantikan kerja manusia.

A. LATAR BELAKANG MASALAH

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang 1

BAB II DESKRIPSI PROYEK

EXHIBITION HALL DI BANDUNG

BAB II TINJAUAN UMUM PROYEK

BAB 1 PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang.

BAB I PENDAHULUAN. Indonesia yang belum terlalu terpublikasi. dari potensi wisata alamnya, Indonesia jauh lebih unggul dibandingkan

BAB I PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah

BAB I PENDAHULUAN. Universitas Kristen Maranatha

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

OBYEK SURABAYA VIRTUAL GAME CENTER

PENDAHULUAN BAB I. Latar belakang

BAB II TINJAUAN UMUM PROYEK

STUDIO TUGAS AKHIR BAB I PENDAHULUAN

Medan Culinary Center Arsitektur Rekreatif

Medan_Electronic_Mall

Universitas Sumatera Utara

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB 1 PENDAHULUAN. Redesain Pusat Kegiatan Budaya Melayu di Pekanbaru 1

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah

BELAWAN INTERNATIONAL PORT PASSANGER TERMINAL 2012 BAB I. PENDAHULUAN

BAB I PENDAHULUAN. memiliki teknologi yang bagus. Jenis mainan di bedakan menjadi 2 yaitu

Medan Convention and Exhibition Center 1 BAB I PENDAHULUAN. Latar Belakang

I.PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG PERMASALAHAN

BAB I PENDAHULUAN. Tabel 1.1 Presentase Jumlah Pecinta Seni di Medan. Jenis Kesenian yang Paling Sering Dilakukan Gol. Jumlah

BAB I PENDAHULUAN. 1 P e n d a h u l u a n

BAB I PENDAHULUAN. 1 U n i v e r s i t a s K r i s t e n M a r a n a t h a

Tugas Akhir 115 Pusat Kebudayaan Korea Selatan di Jakarta BAB I PENDAHULUAN

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang ><

BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN

Sudirman Green Office

BAB 3 METODE PENELITIAN

Pusat Seni dan Arsitektur Kontemporerm di Bandung

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang. Sekolah Desain Animasi dan Game Semarang

Asrama Mahasiswa Institut Teknologi Indonesia

mereka dalam masyarakat. Anak-anak juga dapat mendorong orang tua dan orang dewasa lainnya untuk memanfaatkannya.nnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnn

PENGEMBANGAN MODUL DAN KIT ARM ROBOT UNTUK PEMBELAJARAN EKSTRAKULIKULER ROBOTIKA BAB I PENDAHULUAN

BAB I PENDAHULUAN. 1 Universitas Kristen Maranatha

BAB LATAR BELAKANG

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN 1. Latar Belakang

BAB 3 METODE PERANCANGAN. berisi sebuah paparan deskriptif mengenai langkah-langkah dalam proses

BAB I PENDAHULUAN. Nur Muladica Gedung Fotografi di kota Semarang

BAB II TINJAUAN OBJEK RANCANGAN

BAB 3 PERUMUSAN OBJEK PENELITIAN

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN ROSE MILLIA LESTARI

Galeri Fotografi Pelukis Cahaya yang Berlanggam Modern Kontemporer dengan Sentuhan Budaya Lombok. Ni Made Dristianti Megarini

BAB I PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG

PUSAT DESAIN DAN PEMBUATAN MEBEL

INOVASI PERPUSTAKAAN BERBASIS TEKNOLOGI UNTUK LAYANAN INFORMASI, PENELITIAN DAN REKREASI DI STMIK AKAKOM YOGYAKARTA

BAB I PENDAHULUAN. I.1. Latar Belakang

SEMARANG CONVENTION CENTER

BAB I PENDAHULUAN. I. 1. Latar Belakang Proyek

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG

BAB I PENDAHULUAN. Gambar I.1 Peta wilayah Indonesia Sumber:

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG

BAB I PENDAHULUAN. Universitas Sumatera Utara

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN Kusrianto, Adi Pengantar Desain Komunikasi Visual. Yogyakarta: Andi Offset halaman

produktifitas,efisiensi kebutuhan fisik bagi pengguna.

PUSAT RISET DAN PELATIHAN TIK DI MALANG RATNA HANDAYANI

BAB I PENDAHULUAN. menjadi bebas tanpa hambatan tarif maupun non-tarif. Dari total. penduduk Indonesia. Indonesia dengan SDM dan SDA nya

by N a d j m a A c h m a d _ Arena Olahraga (Sportainment) Dosen Pembimbing : Ir. HARI PURNOMO, M.BDG.SC

MUSEUM SAINS & TEKNOLOGI di YOGYAKARTA BAB I PENDAHULUAN

BAB II DESKRIPSI PROYEK

MRC Mechatronics Robotic Competition

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. yang diresmikan pada tanggal 20 Mei 2006 bertepatan dengan hari. Shopping Center di jalan Panembahan Senopati Yogyakarta.

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB II RUANG BAGI KEHIDUPAN

ENTERTAINMENT CENTER DI PURWODADI

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB IV ANALISA PERENCANAAN

BAB I PENDAHULUAN. I.1 Latar Belakang

Transkripsi:

BAB II TINJAUAN UMUM 2.1. Gambaran Umum Proyek Tema Lokasi JAKARTA ROBOTIC CENTRE Pengembangan robot & Implementasinya dalam Arsitektur Cengkareng Jakarta barat (eksisting : pemukiman warga,gudang dan home industries) Luas Lahan Fasilitas yang direncanakan 1 ha Pusat Pendidikan,Pelatihan dan pengembangan robot,perpustakaan, laboratorium, Kantor pengelola, Gedung serba guna, Galery,retail, electronic center Resto - Cafe, dan Mini Market. Sifat Proyek Fiktif KDB 40 % Pemilik Swasta KLB 1.8 Sasaran Proyek Civitas akademik, masyarakat umum dan profesional Peruntukkan Lahan Fasilitas Umum. Tabel 2.1. Gambaran Umum Proyek 7

2.2. Tinjauan Teoritis & Empiris Proyek 2.2.1. Pengertian Jakarta Robotic Center berikut : Pengertian dari JAKARTA ROBOTIC CENTER diuraikan sebagai Jakarta adalah nama sebuah kota yang terletak di pulau Jawa, Indonesia, serta diapit oleh provinsi Banten dan Jawa Barat. Jakarta merupakan suatu kota yang mendapat keistimewaan sebagai ibukota Negara Indonesia sehingga mendapat julukan Daerah Khusus Ibukota,. Pusat dapat di artikan sebagai berikut : a. Pusat, sentral, bagian yang paling penting dari sebuah kegiatan atau organisasi. b. Tempat aktivitas utama, dari kepentingan khusus yang dikonsentrasikan. c. Suatu tempt dimana sesuatu yang menarik aktifitas atau fungsi terkumpul atau terkonsentrasi. Robot berasal dari bahasa Czech, robota, yang berarti pekerja. Pada dasarnya robot dibuat untuk mendukung dan membantu pekerjaan manusia, seperti yang banyak terlihat dibidang industri dimana robot dapat meningkatkan hasil produksi industri tersebut. Robot diklasifikasikan ke dalam 4 bagian, yaitu : Non mobile robot Robot ini tidak dapat berpindah posisi dari satu tempat ke tempat lainnya, sehingga robot tersebut hanya dapat menggerakkan beberapa bagian dari tubuhnya dengan fungsi tertentu yang telah dirancang. Contoh nyata dari robot ini adalah robot manipulator berlengan. 8

Mobile robot Mobile dapat diartikan bergerak, sehingga robot ini dapat memindahkan dirinya dari satu tempat ke tempat lain. Robot ini merupakan robot yang paling populer dalam dunia penelitian robotik. Dari segi manfaat, robot ini diharapkan dapat membantu manusia dalam melakukan otomasi dalam transportasi, platform bergerak untuk robot industri, eksplorasi tanpa awak, dan masih banyak lagi. Robot line follower yang akan dirancang dalam proyek ini juga termasuk kedalam mobile robot. Gabungan mobile robot dan non mobile robot Robot ini merupakan penggabungan dari fungsi-fungsi pada robot mobile dan non-mobile. Sehingga keduanya saling melengkapi dimana robot nonmobile dabat terbantu fungsinya dengan bergerak dari satu tempat ke tempat lain. Humanoid Robot ini sengaja dirancang dengan menirukan manusia. Fungsi-fungsi tubuh manusia baik lengan, kaki, mata, dan pergerakan sendi kepala dan bagian lainnya sebisa mungkin diterapkan dirobot ini. Contoh robot ini adalah robot ASIMO buatan Jepang. Robot line follower merupakan robot yang termasuk ke dalam mobile robot. Robot ini difungsikan untuk dapat mengikuti garis pada suatu lantai dan kemudian bergerak sesuai dengan pola garis tersebut. Robot ini menggunakan sensor yang memancarkan cahaya yang kemudian ditangkap oleh photodiode, yang apabila terkena garis putih photodiode akan menerima cahaya pantulan dengan maksimal. Sebaliknya jika terkena garis hitam, photodiode akan menerima cahaya yang minimum sehingga dihasilkan tegangan yang kecil. Jakarta Robotic Center merupakan suatu fasilitas yang dipergunakan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang ROBOT khususnya yang berkaitan dengan iptek, memotifasi 9

masyarakat khususnya kaum muda untuk berkreasi menciptakan temuan-temuan baru dari hasil penelitian yang mereka lakukan serta memperkenalkannya kepada masyarakat, sebagai sarana penunjang pendidikan, dan mendorong kalangan pelajar untuk lebih menyukai ROBOT. Namun secara khusus Jakarta Robotic Center ini di peruntukan untuk kalangan pelajar dan professional untuk memberikan pemahaman dan pendalaman yang berbau robot khususnya di bidang Iptek. Pemahaman dan pendalaman pengetahuan ini dapat dilakukan dengan menggunakan beberapa metode, antara lain : - Menyediakan alat peraga Fasilitas peraga yang di gunakan pada Jakarta Robotic center ini adalah yang berhubungan dengan robot - Fasilitas Belajar Fasilitas belajar yang terdapat pada Jakarta Robotic Center ini adalah berupa ruangan, dimana didalam proses belajar didalam ruang kelas di gunakan beberapa metode yang menarik yang dikerjakan oleh beberapa staf pengajar yang ada. - Perpustakaan Perpustakaan yang ada akan melengkapi fasilitas ini. Terdapat dua jenis perpstakaan, yaitu perpustakaan konvensional dan digital. Melalui kedua perpustakaan ini para pengguna fasilitas akan dapat memeperoleh pengetahuan lebih tentang Robot. - Pameran Kegiatan pameran yang dilakukan di Jakarta Robotic Center ini menjadi sarana dalam meningkatkan pemahaman ataupun pengenalan pengunjung akan Robot. 10

- Wokshop ataupun seminar Kegiatan workshop dan seminar juga menjadi suatu sarana yang dipandang baik sebagai sarana pendukung didalam proses pemahaman dan pendalaman robot itu sendiri. 2.2.2. Fungsi Proyek Dari berbagai pengertian yang ada, dapat disimpulkan bahwa Jakarta Robotic Centre adalah merupakan suatu kawasan atau wadah pengembangan iptek yang meliputi beberapa fungsi, yaitu: Sebagai pusat dan wadah bagi bermusyawarah untuk berkonsultasi dan berdialog tentang wawasan yang berhubungan dengan teknologi khususnya tentang arti kegunaan dan tujuan robot itu sendiri untuk kehidupan masyarakat. Sebagai pusat informasi dan hubungan masyarakat termasuk penerangan dan dokumentasi serta komunikasi teknologi robot. Sebagai pusat pendidikan, penelitian dan pengembangan robot serta sebagai forum pembinaan untuk masyarakat. Sebagai pusat sosialisasi dan gallery perkambangan robot. Sebagai wisata lingkungan. 2.2.3. Tujuan Proyek Tujuan dari proyek Jakarta Robotic Centre ini adalah : Sebagai sarana pendidikan bagi masyarakat umum yang ingin memperdalam ilmu pengetahuan dan teknologi, agar dapat meningkatkan wawasan dan keilmuannya. Membuka mata masyarakat tentang perkambangan dan kemajuan teknologi robot pada saat ini. Sebagai penyalur hoby. 11

Sebagai pusat sarana, komunikasi serta media informasi serta mewadahi dan memfasilitasi perkembangan iptek dan robot bagi masayrakat, khususnya Kota jakarta, Memberikan fasilitas umum bagi masyarakat. Sebagai wadah apresiasi masyarakat terhadap perkambangan teknologi di bidang robot, serta kegunaan dari pada robot yang di buatnya Mewadahi potensi potensi dengan mengadakan sutatu saran komptisi robot. Menunjang dan ikut meningkatkan perkembangan serta mengangkat teknologi robot dengan berperan aktif terhadap kegiatan kegitan yang nantinya diadakan untuk masayakat. Dapat menjadi land mark daerah tersebut dan juga suatu ikon baru di Kota Jakarta dan dapat menjadi kebanggaan bangsa Indonesia. 2.2.4. Manfaat Proyek Manfaat dari keberadaan proyek ini dapat dirasakan oleh berbagai lapisan masyarakat, diantaranya yaitu : Bagi civitas akademik : Pelajar akan merasakan manfaat dari fasilitas yang sangat memadai untuk melaksanakan aktivitasnya dalam hal menambah wawasan di bidang tekhnologi robot. Dan sebagai pusat informasi teknologi untuk kepentingan pendidikan sehingga mungkin akan menambah kurikulum dalam pelajaranya. Sehingga adanya pencangan sejak dini tentang arti dari pentingnya tekhnologi terhadap peradaban, dan pentingnya belajar tekhnologi dari mulai remja. Bagi Masyarakat : Menjadi bagian dari elemant dari kota untuk membuka wawasan dan pengetahuan di bidang teknologi robot, serta diharapkan memberkan suatu pengaruh positif dalam kehidupan masyarakat 12

untuk terus berkembang dan maju dalam iptek khususnya teknologi robot Bagi Pemerintah Daerah : Jakarta Robotic Center ini akan sangat membantu upaya pemerintah di dalam pengadaan pusat fasilitas informasi pendidikan, penelitian dan pengembangan juga area rekreasi di bidang teknologi robot. Serta macam hal yang berkaitan dengan fasilitas yang mendukungnya fasilitas inti dari Jakarta robotic center tersebut. Serta Dapat menjadi land mark daerah tersebut dan juga suatu ikon baru di Kota tersebut. Sehingga memberikan kesan tersendiri terhadap kotanya. 2.2.5. Kegiatan yang diwadahi Secara umum Jakarta Robotic Centre ini mewadahi kegiatan kegiatan yang sifatnya pengembangan dan pembelajaran tekhnologi, diantaranya yaitu : Penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan. Penyediaan pusat data dan informasi. Pameran dan seminar juga kgiatan-kegiatan umum. Kegiatan lembaga semi pemerintah tingkat regional maupun nasional. Perlombaan dan Pendaftaran kompetisi yang bersifat multinational atau international tingkat pelajar atau profesional. Perdagangan dan pameran komponen pembentuk robot. Pameran dan gallery dari produc baru di dunia maupun karya dari pengunjung (dalam hal ini murid kursus). 13

Pendidikan Pelatihan pembuatan Tes Robot Penjualan ( shop ) Perpustakaan Movy Galery Gambar 2.1. Kegiatan Umum di Robotic Center 2.3. Studi Banding Bangunan Jakarta Robotic Center dan sejenisnya 2.3.1. World Robotic Explorer ( WRE ) Jakarta Pusat World Robotic Explorer ( WRE ) adalah sebuah pusat rekreasi berkonsep pendidikan ( edutainment ) yang unik bagi anak-anak mulai usia 3 tahun keatas serta orang tuanya. Dan menjadi tempat berkumpulnya komunitas robot mania dan para peneliti robotika. WRE berdiri diatas lebih dari 2400 m2, dengan fasilitas lengkap di pusat Jakarta yang strategis, di kelilingi pusat bisnis dan perbelanjaan modern yang terjangkau dari segala jurusan, serta area parker yangn luas.. Geografi WRE dapat dilihat pada gambar berikut ini. Gambar 2.2. Geografi WRE 14

Berawal dari mimpi untuk menjadikan dunia robotika sebagai ilmu yang bias di pelajari oleh semua kalangan, maka Ibu Jully Tjindrawan sebagai pendiri Robotic Explorer melahirkan ide untuk mendirikan World Robotic Explorer (WRE). WRE adalah sebuah rumah robot pertama di asia Tenggara, yang menyajikan pendidikan ilmu robotika dalam bentuk hiburan ( Edutainment ) serta tempat research robot terbesar di Indonesia. Diharapkan Indonesia dapat memasuki era robotika seperti Negara-negara maju lainnya, seiring dengan kemajuan teknologi di dunia saat ini. World Robotic Explorer merupakan buah piker dan inspirasi untuk menempatkan bangsa Indonesia sejajar dengan bangsa lain di dalam bidang robotika. Didukung aspirasi dari banyak pihak, selama 4 tahun Ibu Jully sudah bergerak dan melakukan pembelajaran ke berbagai sekolah dalam program extra kulikuler maupun intra kulikuler. Visi World Robotic Explorer - sebuah tempat yang menyenangkan untuk semua kalangan sekaligus menjadi pusat pameran, pembelajaran, penelitian, dan pengembangan pembuatan robot dengan harapan agar Indonesia dapat mamasuki era robotika seperti Negara-negara maju lainnya, seiring dengan kemajuan teknologi di dunia saat ini. - Dapat membantu meningkatkan pengetahuan tentang robotika kepada anak-anak bangsa yang di mulai dari sejak dini - Memmbantu mendorong anak-anak bangsa, menjadi lebih kreatif dalam bidang ilmu robotika. - Membimbing dan mengajak anak-anak Indonesia untuk mencintai dan mempelajari ilmu di bidang ilmu robot. Misi World Robotic Explorer Memberikan kontribusi kongkrit bagi pengembangan sumber daya manusia di Indonesia mulai dari anak-anak hingga remaja dengan menerapkan minat dan meningkatkan kreativitas, pengetahuan dan teknologi ilmu robot dalam kehidupan sehari-hari di Indonesia. 15

Basic Programs World Robotic Explorer - Remote Robot Dalam program ini, murid akan di ajarkan untuk mengoprasikan kendaraan menggunakan pengendlai jarak jauh dan akan di tantang untuk menggali bagaimana menggunakan pengendali jarak jauh untuk menggerakan kendaraan tersebut. Murid diharapkan dapat membuat kendaraan yang dapat bergerak ke segala arah. - Robot Komputing Dalam program ini murid akan belajar mengenai berfikir logis dan memprogram menggunakan Robo-Pro Software, termasuk algoritma, flow chart, Graphic User Interface (GUI). sambil memmulai mempelajari dasar kelistrikan, murid di tantang untuk membangun dan memodifikasi mesin menjadi mesin yang terprogram, termasuk di dalamnya mesin bertenaga baterai,angin,air dan matahari. - Mobile Robot Dalam program ini, murid akan di ajarkan menggali konsep logika di balik robot bergerak, robot dinamis yang bergerak kemana aj. Mereka di tantang untuk menguasai logical thinking dan artificial intelligence untuk dimasukan ke dalam robotbergerak sehingga mereka dapat merespon dengan keadaan sekitarnya. - Basic Elektrik Dalam program ini, murid akan belajar mengenai komponen elektrik, termasuk power supply dan bagaimana merakit alat elektronik. Murid akan belajar tentang komponen elektronik sampai papan sirkuit, serta dasar microkontroler. - Basic mikrokontroler Dalam program ini, murid akan belajar mengenai bagaimana cara berfikir robot dan bagaimana menulis program oleh manusia yang dapat di mengerti robot. Program ini membuka pintu untuk mendalami robotic sesungguhnyadalam berbagai macam program. 16

Gambar 2.3. Denah Robotic Explorer Fasilitas yang dibangun di World Robotic Explorer dibangun untuk meningkatkan pemahaman dan kecintaan masyarakat Indonesia terhadap robot serta memberikan hiburan, pendidikan, kesempatan bagi stiap orang yang beminat dapat menyalurkan bakat, kegemaran serta menghasilkan suatu karya kreasi robot yang pada akhirnya dapat membantu kehidupan manusia menjadi lebih baik. Dan fasilitas yang tersedia adalah : 1. Workshop room 2. Creativity area 3. Labolatory 4. Trial room - Maket Soccer - Maket Fire Fighting - Maket Micromouse - Maket Line Follower - Maket Sumo Bot 5. Galeri 6. E Learning center ( terdiri dari E-Library dan E-Learning ) 17

7. Robot Shop 8. Movie Room 9. Cafeteria 10. Office ( terdiri dari : Server Room, Office Room, locker, Meeting Room, CCTV & Security Room ) Liblary Galery Lab Production Workshop Shop &Wearnes Tampak Depan Gambar 2.4. World Robotic Center (WRE) WRE memiliki Galeri robot, disini pengunjung dapat melihat beragam jenis robot dunia dan robot indonesia. Robot-robot ini banyak di impor dari negara maju seperti Korea, jepang, prancis, Taiwan, dll. Sehingga pengunjung dpat melihat langsung bentuk robot ini, melihat robot-robot beratraksi, dan bahkan berinteraksi langsung dengan robot. WRE memberikan perkenalan robotika mulai dari anak-anak, sebuah area Creativity Room dibangun, dimana di area ini anak-anak umur 3-12 tahun dapat merakit robotnya sendiri.materi dan peralatan yang diberikan disesuaikan dengan umur anak. WRE juga memiliki ruangan Workshop sendiri. Beragam materi diberikan seputar dunia robot, pelajar dan mahasiswa dapat menambah dan mengembangkan pengetahuannya dengan bimbingan instrukturinstruktur berpengalaman di bidang robotika. WRE juga memiliki 18

Perpustakaan yang memiliki literature teknologi baik berupa buku ataupun data digital yang dapat di akses melalui PC yang di sediakan lengkap dengan akses internet super cepat. Untuk tingkat yang lebih Expert, WRE menyediakan 2 buah Lab, Lab Production dan Lab Design lengkap dengan semua peralatan yang di butuhkan. Sesuai dengan salah satu tujuan didirikannya WRE ini diharapkan memlalui Lab ini dapat lahir teknologi-teknologi baru. Sebuah area cukup luas dibangun untuk melengkapi kebutuhan parapelajar, peneliti, dan pengembang robotika. Area ini diberi nama Trial Room, di area ini di sediakan arenaarena robot standar internasional, mulai dari lapangan Robo Soccer, Arena line Follower, Arena Fire Fighting Robot, dan arena lainnya. Sesuai dengan namanya area ini digunakan untuk dilakukan pengujian robot-robot yang telah dibuat. Selain itu WRE juga menyediakan tempat istirahat, kantin yang dilengkapi dengan fasilitas Hot Spot akses super cepat. Movie Room dibangun menyediakan tontonan animasi 3D robot karya anak bangsa dan materi pendidikan lainnyayang dikemas dengan sangat menarik. Pengunjung yang masuk ke WRE ini wajib menggunakan gelang RF-ID, dengan gelang ini operator WRE dapat memantau posisi pengunjung, sehingga orang tua tidak perlu panik mencari anakanaknya. 19

Gambar 2.5. Foto Lapangan World Robotic (WRE) 20