BAB III METODE PENELITIAN

dokumen-dokumen yang mirip
BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. didik kelas VII di SMP Negeri 2 Pariaman, maka dalam penelitian ini

BAB III METODE PENELITIAN. untuk menggali, menghimpun data dan mengumpulkan data yang diperlukan

BAB III METODE PENELITIAN. Identifikasi variabel penelitian diuraikan berdasarkan hipotesis, yaitu: 1. Variabel terikat (Y): Motivasi Kerja Karyawan

BAB III METODE PENELITIAN. eksperimental dengan metode diskriptif korelasional dan dengan

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian

BAB III METODE PENELITIAN. Pembahasan metode penelitian ini akan menguraikan: (A). Identifikasi

BAB III METODE PENELITIAN. A. Identifikasi Variabel. a. Variabel Terikat (Y) : Prestasi Kerja Karyawan

BAB III METODE PENELITIAN

III. METODE PENELITIAN. Jenis penelitian yang digunakan adalah statistik deskriptif. Menurut Sugiyono

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. yaitu menemukan, mengembangkan atau mengkaji kebenaran suatu

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan (Field Research), yaitu

BAB III METODE PENELITIAN. menggunakan pendekatan kuantitatif. Menurut Arikunto penelitian kuantitatif

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN. kuantitatif. Menurut Sugiyono (2013) metode penelitian kuantitatif adalah

BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional. Penelitian kuantitatif

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini mengkaji tentang hubungan sense of humor dengan

BAB III METODE PENELITIAN. Variabel adalah sesuatu yang akan menjadi objek pengamatan

BAB III METODE PENELITIAN. pada penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif yaitu merupakan

BAB III METODE PENELITIAN. penelitian, definisi operasional variabel penelitian, populasi dan metode

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik dengan pendekatan

BAB III METODE PENELITIAN. usia, jenis kelamin, masa kerja, pengetahuan, tingkat pendidikan, ketersediaan

BAB III METODE PENELITIAN. sumbernya diamati dan dicatat pertama kalinya oleh peneliti. 1

BAB III METODE PENELITIAN. Identifikasi variabel penelitian diuraikan berdasarkan hipotesis, yaitu:

III. METODE PENELITIAN. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan tipe penelitian deskriptif dengan

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN

III. METODE PENELITIAN. Metode penelitian ini adalah penelitian asosiatif yaitu bentuk penelitian dengan

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN. sampel tertentu, teknik pengambilan sampel biasanya dilakukan dengan cara random,

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Setelah merumuskan hipotesis yang diturunkan secara deduktif dari landasan

BAB III METODE PENELITIAN. numeric (angka) yang diolah dengan metode statistik (Azwar, 2001:5).

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN. dilakukan pada penelitian deskriptif atau dalam rangka pengujian hipotesis

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. sistematis dan logis, sehingga dapat dijadikan pedoman yang betul dan mudah

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. terletak di sebelah selatan Kota Bandung yang berjarak sekitar ± 50 km dari pusat

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif korelasional, yakni penelitian

BAB III METODE PENELITIAN. menyatakan bahwa variabel dapat dikatakan sebagai suatu sifat yang

BAB III METODE PENELITIAN. menggunakan cara atau metode yang benar dalam penelitian tersebut.

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. dirumuskan, maka jenis penelitian ini adalah menggunakan metode penelitian

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. kuantitatif dan pendekatan kualitatif. Pendekatan kuantitatif merupakan

BAB III METODE PENELITIAN. yang banyak menggunakan angka-angka, mulai dari pengumpulan data, penafsiran terhadap data serta penampilan dari hasilnya.

Lokasi penelitian dilakukan pada Perpustakaan SMP Negeri 15 Bandung yang terletak di Jalan Dr. Setiabudhi Nomor 89.

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field Research), yaitu. menjadi fokus perhatian untuk diteliti.

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN. dilakukannya penelitian adalah di Kota Semarang.

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. jenis penelitian yang menggunakan pendekatan kuantitatif dengan skala dan

BAB III METODE PENELITIAN. Jenis penelitian yang dilakukan adalah metode deskriptif yaitu suatu metode penelitian

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN. penafsiran terhadap data, serta penampilan dari hasilnya. Serta mengunakan

BAB III OBJEK DAN METODOLOGI PENELITIAN. Objek penelitian merupakan sesuatu yang menjadi perhatian dalam suatu

BAB III METODE PENELITIAN. terhadap bagian-bagian dan fenomena serta hubungan-hubungannya. Jenis. fenomena secara detail (Yusuf, 2014:62).

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Penelitian ini merupakan penelitian eksplanatory research yaitu penelitian

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. penelitian berupa angka-angka dan analisis menggunakan statistik. 1 Sedangkan

BAB III METODE PENELITIAN. menekankan analisisnya dalam bentuk data numerikal (Sumarsono, Kedua variabel tersebut seabagai berikut :

BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN. yang hati hati, teratur dan terus menerus, sedangkan untuk mengetahui bagaimana

BAB III METODE PENELITIAN. serta menguji hipotesis penelitian. Pada bagian pertama akan dijelaskan mengenai

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN. Dalam penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif, karena

BAB III METODE PENELITIAN. masalah dalam penelitian. Melalui penelitian manusia dapat menggunakan

BAB III METODE PENELITIAN. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan, yaitu penelitian

BAB III METODELOGI PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN. angka, mulai dari pengumpulan data, penafsiran angka tersebut, serta penampilan

BAB III METODE PENELITIAN. A. Identifikasi Variabel Penelitian. B. Definisi Operasional Variabel Penelitian

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN. Pendekatan yang digunakan adalah Croos Sectional yaitu suatu penelitian

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. banyak menggunakan angka-angka dari mulai pengumpulan data, penafsiran

BAB III METODE PENELITIAN. analisisnya pada data numerikal (angka) yang diolah dengan metoda

BAB III METODE PENELITIAN

Transkripsi:

BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Penelitian kuantitatif merupakan sebuah paradigma dalam penelitian yang memandang kebenaran sebagai suatu yang tunggal, objektif, universal, dan dapat diverifikasi. 1 Dalam penelitian ini penulis menggunakan jenis penelitian lapangan (field Research), yakni tempat kajian adalah kehidupan nyata atau realitas yang ada sebagaimana mestinya tanpa ada perlakuan, dan bersifat kuantitatif yaitu suatu proses menemukan pengetahuan yang menggunakan data berupa angka sebagai alat untuk menemukan keterangan mengenai apa yang ingin diketahui. Penelitian ini ingin mengetahui korelasi antara variabel independen kesabaran terhadap variabel dependen motivasi hidup. Hingga akhirnya bisa mengetahui apakah kedua variabel yang diteliti memiliki pengaruh atau tidak. B. Lokasi Penelitian Penelitian ini dilakukan di beberapa Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) yang berada di kota Banjarmasin. Pada penelitian ini, peneliti 1 Purwanto, Metode Penelitian Kuantitatif: untuk Psikologi dan Pendidikan (Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 010), 164. Purwanto, Metode Penelitian Kuantitatif: untuk Psikologi dan Pendidikan, 167. 4

43 melakukan penelitian di 6 Puskesmas yang dipilih secara acak sebagai perwakilan dari 6 Puskesmas yang ada di kota Banjarmasin. Adapun Puskesmas tersebut yaitu sebagai berikut: 1. Puskesmas Terminal. Puskesmas Pekapuran Raya 3. Puskesmas Kayu Tangi 4. Puskesmas S. Parman 5. Puskesmas Sungai Bilu 6. Puskesmas Sei Mesa C. Subjek dan Objek Penelitian 1. Subjek Penelitian Subjek penelitian ini adalah pasien penderita diabetes mellitus, yaitu pasien yang didiagnosa mengindap penyakit diabetes mellitus.. Objek Penelitian Objek penelitian dalam suatu penelitian disebut variabel. Dalam penelitian ini ada variabel independen (bebas) yang mempengaruhi (X) dan variabel dependen (terikat) yang dipengaruhi (Y). Adapun objek penelitian dalam penelitian ini yaitu sebagai berikut: 1. Variabel independen (X) dalam penelitian ini adalah Kesabaran. Variabel dependen (Y) dalam penelitian ini adalah Motivasi Hidup

44 D. Populasi dan Sampel 1. Populasi Populasi adalah kumpulan unit atau individu sejenis dan dapat dibedakan yang menjadi subjek penelitian. Secara singkat populasi adalah seluruh subjek penelitian. Adapun populasi dari penelitian ini adalah semua pasien penderita diabetes mellitus yang ada di kota Banjarmasin.. Sampel Sampel merupakan sebagian atau wakil populasi yang diteliti dalam suatu penelitian. 3 Peneliti menentukan subjek penelitian dengan teknik purposive quota sampling yaitu penentuan subjek sesuai dengan jumlah dan karakteristik yang peneliti kehendaki dan accidental sampling. Pengambilan sampel secara accidental ini dilakukan dengan mengambil kasus atau responden yang kebetulan ada atau tersedia di suatu tempat sesuai dengan konteks penelitian Subjek akan disesuaikan dengan tujuan penelitian. Dalam penelitian ini, peneliti akan mengambil sampel dengan jumlah 50 orang. Jumlah sampel 50 orang pasien penderita (DM) dinilai sudah cukup mewakili dengan pertimbangan kriteria subjek. 3 Purwanto, Metode Penelitian Kuantitatif: untuk Psikologi dan Pendidikan, h. 4.

45 Adapun kriteria sampel dalam penelitian ini sebagai berikut : a. Penderita diabetes mellitus b. Dapat berkomunikasi dengan baik c. Bersedia menjadi responden. d. Responden berada di tempat saat penelitian dilakukan E. Data dan Sumber Data 1. Data Data adalah kumpulan fakta atau kumpulan nilai-nilai menurut urutan angka atau numerik. Data pada penelitian ini adalah data kuantitatif yaitu data yang berbentuk angka atau bilangan. Sesuai dengan bentuknya, data kuantitatif dapat diolah atau dianalisis menggunakan teknik perhitungan matematika atau statistika. Data pokok atau data primer dari penelitian ini adalah data-data hasil skala dengan responden mengenai: 1) Pengaruh kesabaran terhadap motivasi hidup bagi pasien penderita diabetes mellitus di Banjarmasin ) Tingkat Kesabaran dan motivasi hidup pasien penderita diabetes mellitus di Banjarmasin. a. Sumber Data Sumber data adalah segala sesuatu yang dapat memberikan informasi mengenai data. Berdasarkan sumbernya, data dibedakan

46 menjadi dua, yaitu data primer dan data sekunder. 4 Data primer akan didapat dari responden dan data sekunder akan didapat dari informan, adapun penjelasan mengenai hal tersebut sebagai berikut: 1) Responden, sumber data utama dalam penelitian ini adalah responden. Responden adalah subjek yang akan memberikan data dengan mengisi skala yang diajukan untuk kepentingan penelitian. Dalam penelitian ini respondennya yaitu sampel yang berjumlah 50 orang pasien penderita diabetes mellitus. ) Informan, merupakan orang-orang yang terlibat dalam memberikan data tambahan. Informan dalam penelitian ini adalah pihak pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) yang dianggap penting dan diperlukan dalam penelitian. 3) Dokumen, yaitu catatan ataupun arsip-arsip yang memuat data dan informasi yang mendukung penelitian ini F. Teknik Pengumpulan Data Dalam melakukan penelitian, data yang dikumpulkan akan digunakan untuk memecahkan masalah yang ada sehingga data-data tersebut harus benar-benar dapat dipercaya dan akurat. Data yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh melalui metode kuesioner, yaitu teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara 4 Saifuddin Azwar, Metode Penelitian (Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 003), 91.

47 memberi kuesioner atau seperangkat pertanyaan atau pernyataan tertulis kepada responden. Dalam kuesioner ini nantinya terdapat rancangan pertanyaan yang secara logis berhubungan dengan masalah penelitian dan tiap pertanyaan merupakan jawabanjawaban yang mempunyai makna dalam menguji hipotesa. 1. Skala yaitu peneliti mengumpulkan informasi dalam bentuk pernyataan yang akan diisi oleh responden. Adapun jenis skala yang digunakan adalah skala likert, yaitu skala yang biasa digunakan untuk mengukur sikap, pendapat, persepsi, seseorang, atau sekelompok orang tentang fenomena sosial. 5 Adapun dalam penelitian ini, terdapat dua skala, yaitu skala kesabaran dan skala motivasi hidup.. Wawancara yaitu peneliti mengumpulkan informasi melalui pertanyaan secara langsung kepada responden. Hal ini dilakukan pada saat pengisian identitas responden yang juga berperan sebagai raport (pendekatan) terhadap responden. 3. Dokumentasi, yaitu suatu cara untuk mengumpulkan dokumen yang ada untuk melihat gambaran umum lokasi penelitian serta yang berkaitan dengan masalah yang diteliti. 6 3. 46. 5 Saifuddin Azwar, Penyusunan Skala Psikologi, (Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 010), 6 Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D, (Bandung: Alfabetas, 008),

48 G. Instrumen Penelitian a. Kesabaran Untuk mengukur skala kesabaran dalam penelitian peneliti menggunakan angket tertutup dengan model skala deskriptif dari Likert atau sering disebut skala Likert. Model Likert paling sering digunakan untuk mengukur sikap, pendapat, persepsi responden terhadap suatu objek karena pembuatannya yang relatif mudah dan tingkat reliabilitasnya yang tinggi. Dalam penelitian ini skala angket disusun sebanyak 30 item pernyataan yang terdiri dari 6 item pernyataan positif (favourable) dan 4 item pernyataan negatif (unfavourable) yang tersebar secara acak. Alternatif jawaban pernyataan yang disediakan sebanyak 5 pilihan yaitu sangat sesuai (SS), Sesuai(S), tidak sesuai (TS) dan sangat tidak sesuai (STS). 7 Untuk lebih jelasnya mengenai pernyataan yang terdapat dalam instrumen dapat dilihat pada table berikut: TABEL 3.1. INSTRUMEN KESABARAN Jumlah Item Pernyataan No Aspek Positif Negatif Total (favourable) (unfavourable) 1. Emosi 5 5 10. Fikiran 5 4 9 3. Perkataan 3 5 4. Perbuatan 3 3 6 16 14 30 7 Haryadi Sarjono, Winda Julianita, SPSS vs Lisrel, Sebuah Pengantar Aplikasi Untuk Riset, (Jakarta: Penerbit Salemba, 011), 5.

49 b. Motivasi Hidup Dalam penelitian ini motivasi hidup pasien penderita (DM) juga diambil dari hasil angket yang dibagikan kepada responden atau sampel penelitian model skala deskriptif dari Likert dengan prosentasi dan gambaran sebagai berikut: TABEL 3.. INSTRUMEN MOTIVASI HIDUP No Aspek Motivasi Hidup Jumlah Item Pernyataan Positif (favourable) Negatif (unfavourable) 1. Persepsi 1. Harga Diri 1 1 3. Prestasi 3 0 4. Harapan 4 0 5. Minat 3 0 6. Kebutuhan 3 7. Kepuasan 1 8. Dukungan keluarga 1 9. Dukungan Lingkungan 1 1 Total Total 19 9 8 3 3 4 3 5 3 3 H. Validitas dan Reliabilitas Terdapat dua persyaratan minimal yang harus dimiliki oleh instrumen penelitian, yaitu validitas dan reliabilitas. Sebuah instrumen bisa dikatakan baik jika mampu mengukur apa yang diinginkan dan dapat menangkap data variabel yang

50 diteliti secara tepat. a. Validitas Sebuah instrument dikatakan validitas bila instrument tersebut dapat digunakan untuk mengukur apa yang ingin diukur. Untuk mengetahui validitas suatu instrumen dapat digunakan koefisien korelasi dengan menggunakan rumus produck moment sebagai berikut: r xy = ( N X N XY ( X )( Y) ( X ))( N Y ( Y) Keterangan: r xy = Koefisien korelasi produck moment N = Jumlah subyek X = Jumlah skor item Y = Jumlah skor total b. Reliabilitas Reliabilitas adalah ketepatan atau keajekan alat tersebut dalam mengukur apa yang diukurnya. Artinya kapunpun alat itu digunakan akan menghasilkan hasil ukur yang sama. 8 Adapun metode uji reabilitas dalam penelitian ini adalah uji reliabilitas internal konsistensi atau internal consistency method dengan menggunakan Cronbach s Alpha sebagai berikut: 8 Sugiono, Statistik untuk Penelitian (Bandung: Alfabeta, 013), 348.

51 R b 1 R 1 1 Keterangan: = Cronbach s Alpha R = Jumalah butir soal b = Varian butir soal 1 = Varian skor total I. Teknik Pengolahan dan Analisis Data 1. Teknik Pengolahan Data Teknik pengolahan data dalam penelitian ini memiliki tahapan sebagai berikut: 1) Editing Melakukan pemeriksaan kejelasan dan ketepatan data yang diperoleh dari jawaban skala agar tidak terjadi kesalahan, kecacatan, dan keraguan serta memastikan data tersebut lengkap dan dapat digunakan. ) Coding Hasil jawaban responden yang telah diteliti diklasifikasikan menurut macamnya, dengan cara memberikan kode di setiap data.

5 3) Skoring Data yang telah diklasifikasikan diberi skor pada setiap jawaban. Item pada skala memiliki alternatif jawaban dengan memberikan skor sebagai berikut: TABEL 3.3 SKOR ITEM SKALA FAVOURABLE No Jawaban Skor 1 SS (sangat setuju) 4 S (setuju) 3 3 TS (tidak setuju) 4 STS (sangat tidak setuju) 1 TABEL 3.4 SKOR ITEM SKALA UNFAVOURABLE No Jawaban Skor 1 SS (sangat setuju) 1 S (setuju) 3 TS (tidak setuju) 3 4 STS (sangat tidak setuju) 4 4) Tabulating Memasukan dan menyusun skor jawaban responden ke dalam tabel dengan perhitungan prosentasi menggunakan rumus sebagai berikut: P = F 100 N Keterangan: P = Prosentasi F = Frekuensi (jumlah jawaban responden) N = Jumlah responden

53 5) Interpretasi Data Data yang telah disusun secara sistematis di dalam tabel diberikan makna dengan ketentuan sebagai berikut: 9 TABEL 3.5 INTERPRETASI NILAI R Interval Koefisien Tingkat Hubungan 0,00 0,199 Sangat Rendah 0,0 0,399 Rendah 0,40 0,599 Sedang 0,60 0,799 Kuat 0,80 1,000 Sangat Kuat Penelitian ini menggunakan analisis korelasi product moment. Teknik ini digunakan untuk mencari korelasi antara variabel dalam penelitian ini yaitu variabel x dan variabel y. Adapun arah korelasi dalam statistik terdapat 3 jenis, yaitu sebagai berikut: 1) Positif, terjadi apabila kenaikan atau penurunan nilai variabel x diikuti naik atau turunnya nilai variabel y. ) Negatif, kenaikan nilai variabel x diikuti penurunan nilai y dan penurunan pada nilai variabel x diikuti kenaikan nilai variabel y. 3) Nihil, variabel x dan y tidak memiliki hubungan yang sistematik. 10 Riset, 7. 9 Haryadi Sarjono dan Winda Julianita, SPSS vs Lisrel, Sebuah Pengantar Aplikasi Untuk

54 Setelah ditemukan arah korelasi variabel, maka selanjutnya penulis akan mengambil kesimpulan apakah menerima Ho yaitu hipotesi penelitian ditolak, atau menerima Ha yang berarti hipotesis diterima, yaitu terdapat pengaruh antara variabel x dan variabel y. a. Analisis Deskriptif Analisis data pada penelitian ini adalah analisis statistik. Analisis statistik digunakan untuk menganalisis data berupa angka-angka. Angkaangka tersebut terlebih dahulu ditabulasi, kemudian untuk mengatahui prosentasinya, maka dianalisis dengan rumus Mean dan Standar Daviasi (SD) sebagai berikut: Mean = N fx Keterangan: Ʃfx N = Jumlah nilai yang sudah dikalikan masing-masing = Jumlah subjek Rumus SD adalah: SD = N 1 ( N )( fx ) ( fx) Keterangan: SD = Deviasi standar yang dicari Press, 006), 67. 10 Tulus Winarsunu, Statistik dalam Penelitian Psikologi dan Pendidikan (Malang: UMM

55 N = Jumlah frekuensi 1 = Bilangan konstan Dari hasil rumus mean dan standar deviasi tersebut, ditentukan tingkatnya dalam lima tingkatan yaitu sebagai berikut: TABEL 3.6 RUMUS DAN INTERPRETASI KATEGORI Rumus Keterangan X-3 SD s/d X-1,8 SD Sangat rendah X-1,8 SD s/d X-0,6 SD Rendah X-0,6 SD s/d X+0,6 SD Sedang X+0,6 SD s/d X+1,8 SD Tinggi X+1,8 SD s/d X+3SD Sangat tinggi Selanjutnya hipotesis dianalisis untuk mengetahui apakah hipotesis diterima atau ditolak. Karena penelitian ini merupakan penelitian untuk mengatahui pengaruh dua variabel, maka peneliti menggunakan rumus produck moment 11 sebagai berikut: r xy = ( N X Keterangan: N XY ( X )( Y) ( X ))( N Y ( Y) r xy = Koefisien korelasi produck moment N = Jumlah subyek X = Jumlah skor item Y = Jumlah skor total Analisis data di atas dikerjakan dengan menggunakan microsoft excel and software SPSS for Windows Releasi. 11 Sugiono, Statistik untuk Penelitian, 8.