BAB I TINJAUAN UMUM PERUSAHAAN

dokumen-dokumen yang mirip
BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN

BAB II: TINJAUAN INSTANSIONAL PROYEK

BAB I LATAR BELAKANG

PERBANDINGAN AD WIKA DAN USULAN AD WIKA ANGGARAN DASAR PADA SAAT INI PENYESUAIAN ANGGARAN DASAR REFERENSI

BAB 3 OBJEK DAN DESAIN PENELITIAN

BAB I TINJAUAN UMUM PERUSAHAAN

COMPANY UPDATE PT Wijaya Karya (Persero) Tbk.

BAB III PEMBAHASAN A. PROFIL PERUSAHAAN. 1. Sejarah Perusahaan. Sejarah berdirinya PT Wijaya Karya, Tbk (WIKA) tak bisa di pisahkan

BAB II PROFIL PERUSAHAAN. industri beton pracetak di tahun 1977 dengan mengembangkan produk beton

LAPORAN FAIRNESS OPINION

TEORI ORGANISASI UMUM 2

BAB I PENDAHULUAN. Dalam memenuhi kebutuhan listrik nasional, penyediaan tenaga listrik di

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN

PEMERINTAH KABUPATEN TULUNGAGUNG PERATURAN DAERAH KABUPATEN TULUNGAGUNG NOMOR 13 TAHUN 2009 TENTANG

PERATURAN MENTERI PEKERJAAN UMUM NOMOR : 08 / PRT / M / 2011 TENTANG PEMBAGIAN SUBKLASIFIKASI DAN SUBKUALIFIKASI USAHA JASA KONSTRUKSI

Undang-Undang No. 2 tahun 2012

Investor Relation s update. based on 9M2016

PEMASARAN PRODUK INDUSTRI KONSTRUKSI PRACETAK PRATEGANG

BAB III OBJEK PENELITIAN. dibidang jasa kontruksi yaitu PT McCONNELL DOWELL INDONESIA beralamat di

Project Scope Management. Ir. Novel Arsyad, MM. Bandung, 21 Februari 2018

DAFTAR KONVERSI KLASIFIKASI USAHA JASA PELAKSANA KONSTRUKSI

BAB III DESKRIPSI OBJEK PENELITIAN

BAB III PROFIL PERUSAHAAN

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Bentuk, Bidang dan Perkembangan Usaha

BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN. nasionalisasi perusahaan Belanda, Naamloze Vennotschap Technische Handel

KERJASAMA PEMERINTAH SWASTA. Rencana Proyek Infrastruktur di Indonesia BUKU PPP 2011 PROYEK SIAP UNTUK DITAWARKAN. Angkutan Udara

BAB I PENDAHULUAN. Dari alokasi belanja modal sebesar 216,1 triliun rupiah, sebesar 203,7 triliun

Pesawat Polonia

BAB I PENDAHULUAN. bermanfaat bagi sejumlah besar pengguna dalam pengambilan keputusan

BAB I PENDAHULUAN. pada tahun 1971 setelah penggunaan nama PT Pembangunan Perumahan pada

BAB I TINJAUAN UMUM PT. OSTRADA INDONESIA

BAB I PENDAHULUAN. Pada proyek EPC maupun proyek konstruksi tradisional, kualitas atau mutu adalah salah satu hal yang sangat penting dan seharusnya

SALINAN PERATURAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 164 /PMK.06/2014 TENTANG

SALINAN PERATURAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 164/PMK.06/2014 TENTANG

DAFTAR KONVERSI KLASIFIKASI USAHA JASA PELAKSANA KONSTRUKSI

DAFTAR KONVERSI KLASIFIKASI USAHA JASA KONSTRUKSI

PEMERINTAH KOTA PANGKALPINANG PERATURAN DAERAH KOTA PANGKALPINANG NOMOR 4 TAHUN 2009 TENTANG

BAB I PENDAHULUAN. masyarakat modern saat ini tidak bisa dilepaskan dari energi listrik.

LEMBARAN DAERAH KABUPATEN BANDUNG NOMOR 3 TAHUN 2017 PERATURAN DAERAH KABUPATEN BANDUNG PENGELOLAAN BARANG MILIK DAERAH

ANALISIS LAPORAN KEUANGAN Pada PT WIJAYA KARYA BETON Tbk Tahun 2014 dan 2015

PERATURAN LEMBAGA PENGEMBANGAN JASA KONSTRUKSI NASIONAL NOMOR : 7 TAHUN 2014 TENTANG

PELAKSANAAN PROPER Sekretariat PROPER Kementerian Lingkungan Hidup

1 PENDAHULUAN Latar Belakang

BAB I PROFIL PERUSAHAAN

LEMBARAN DAERAH KABUPATEN KEBUMEN NOMOR : 8 TAHUN 2009 SERI : E NOMOR : 2

PERATURAN DAERAH PROVINSI SUMATERA SELATAN NOMOR 4 TAHUN 2009 TENTANG

DAFTAR KONVERSI KLASIFIKASI USAHA JASA KONSTRUKSI

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 28 TAHUN 2000 TENTANG USAHA DAN PERAN MASYARAKAT JASA KONSTRUKSI PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang

PERATURAN DAERAH KABUPATEN KARANGASEM NOMOR 8 TAHUN 2013 TENTANG DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI KARANGASEM,

BAB 3 OBJEK PENELITIAN. kualitatif. Berdasarkan penelitian penulis, maka objek penelitian yang

BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN. manufaktur jembatan, dan konstruksi baja lainnya. 2. PN. SABANG MERAUKE dahulu Machinefabriek & Scheeepswerf NV.

PERATURAN DAERAH PROVINSI JAWA BARAT NOMOR :_3 TAHUN 2010 TAHUN TENTANG PEMBIAYAAN PEMBANGUNAN TAHUN JAMAK DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

BAB I PENDAHULUAN. Negara berkembang seperti Indonesia sedang melakukan pembangunan

PERATURAN DESA GIRIPANGGUNG NOMOR 7 TAHUN 2017 TENTANG PENGELOLAAN DAN PEMANFAATAN TANAH DESA

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. A. Tempat Penelitian dan Gambaran Umum Objek Penelitian

Jumlah Persentase Nama Pemegang Saham Saham Kepemilikan Pengendali : Javas Premier Venture Capital Limited, Malaysia

SISTEM INFORMASI PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN PANGANDARAN

CANN PERATURAN DAERAH PROVINSI JAWA BARAT NOMOR :_3 TAHUN 2010 TAHUN TENTANG PEMBIAYAAN PEMBANGUNAN TAHUN JAMAK DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

bermitra berikut: Nama paket PROJECT (CP-16) 2. Persyaratan a. Bidang (23009) perawatannya Geothermal (23007) atau Rekayasa) Minyak, Gas dan Pemberian

BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN

BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN. beralamat Jl. HR. Soebrantas Blok A No. 38 Komplek Ruko Mertopolitan

LEMBARAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA

Nasional, Nama paket. atau. atas. c. Syarat Khusus. jalur. (sepuluh) tahun. minimal 1 (satu)

PENDAHULUAN PENDAHULUAN PENDAHULUAN PENDAHULUAN

PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 75 TAHUN 2014 TENTANG PERCEPATAN PENYEDIAAN INFRASTRUKTUR PRIORITAS DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

BAB II: PERUSAHAAN KONTRAKTOR PADA BANGUNAN APARTEMEN WANG RESIDENCE

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Infrastruktur menurut Grigg (Nurmadimah, 2012:19) adalah semua fasilititas

USAHA DAN PERAN MASYARAKAT JASA KONSTRUKSI Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2000 PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

BUPATI JEMBRANA PROVINSI BALI PERATURAN DAERAH KABUPATEN JEMBRANA NOMOR 1 TAHUN 2015 TENTANG IZIN USAHA JASA KONSTRUKSI

MATRIKS 2.2.B ALOKASI PENDANAAN PEMBANGUNAN TAHUN 2011 Bidang: Sarana dan Prasarana

PENANDATANGANAN KERJASAMA

GUBERNUR PROVINSI KALIMANTAN UTARA

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 4 TAHUN 2010 TENTANG

BAB I. Pendahuluan. 1.1 Gambaran Umum Perusahaan

WALIKOTA BALIKPAPAN PROVINSI KALIMANTAN TIMUR PERATURAN DAERAH KOTA BALIKPAPAN NOMOR 16 TAHUN 2014 TENTANG PENGELOLAAN BARANG MILIK DAERAH

PENDAPAT KOMISI PENGAWAS PERSAINGAN USAHA. NOMOR 23/KPPU-Pat/VIII/2016 TENTANG PEMBERITAHUAN PENGAMBILALIHAN (AKUISISI) SAHAM PERUSAHAAN

GUBERNUR DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 28 TAHUN 2000 TENTANG USAHA DAN PERAN MASYARAKAT JASA KONSTRUKSI PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

FREQUENTLY ASKED QUESTIONS

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 28 TAHUN 2000 TENTANG USAHA DAN PERAN MASYARAKAT JASA KONSTRUKSI PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

G U B E R N U R JAMB I

Transkripsi:

1 BAB I TINJAUAN UMUM PERUSAHAAN 1.1 LATAR BELAKANG PERUSAHAAN Kerja Praktik dilaksanakan di Perusahaan PT.Wijaya Karya, perusahaan ini bergerak di bidang jasa perancangan, pengadaan, konstruksi dan investasi yang menangani bisnis konstruksi sipil, gedung, jalan & jembatan, property, oil & gas, mekanik elektrikal EPC, processing gas plant, minyak mentah dan distribusi pipa gas, fasilitas industri dan fabrikasi baja. 1.1.1 Sejarah Perusahaan PT. Wijaya Karya (Persero) Tbk adalah salah satu perusahaan konstruksi Indonesia. Dari hasil Nasionalisasi perusahaan Belanda, Naamloze Vennotschap Technische Handle Maatschaapij en Bouwbedif Vis en Co atau NV Vis en Co, Berdasarkan peraturan Pemerintah No.2 Tahun 1960 dan surat Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Tenaga Listrik (PUTL) No.5 tanggal 11 Maret 1960, WIKA lahir dengan nama Perusahaan Negara Bangunan Widjaja Karja. PT. Wijaya Karya (Persero) Tbk selalu melakukan terobosan, berevolusi menjadi perusaan infrstruktur yang terintegrasi melalui pengembangan sejumlah anak Perusahaan. Diantaranya WIKA Beton, WIKA Intade, dan WIKA Realty. Pertumbuhan WIKA sebagai perusahaan infrastruktur terintegrasi yang kuat semakin mendapat pengakuan dari berbagai pihak perseroan sukses dalam melaksanakan penawaran saham perdana (INITIAL PUBLIC OFFERING/IPO) sebanyak 35% untuk public pada 29 Oktober 2007, di bursa efek Indonesia. Setelah IPO, pemerintah Republik Indonesia memegang saham 68,4%, sementara sisanya dimiliki masyarakat, termasuk karyawan, melalui management stock Ownership Program (MSOP), Employee Stock Allocation (ESA), dan Employee/Management Stock Option (E/MSOP).

2 Perolehan dana segar dari IPO dipergunakan untuk mendukung pertumbuhan dan inovasi yang dilakukan oleh WIKA. Posisi WIKA menjadi kuat, dimana saat itu krisis ekonomi dunia mulai memperlihatkan dampaknya di dalam Negeri. Struktur pemodalan yang sangat kuat sangat mendukung WIKA dalam meluaskan operasi nya ke luar Negeri dan terus mengembangkan Engineering Procurement and Construction (EPC) khususnya pada Department Industrial Plant (DIP), serta berinvestasi dan mengembangkan sejumlah proyek infrastruktur, khususnya proyek-proyek yang menjadi program Pemerintah terkait dengan anggaran Pendapatan dan Belamja Negara (APBN) maupun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). a. Lambang Pt.Wijaya Karya Lambang dengan warna biru merupakan ciri khas dari perusahaan Pt.Wijaya Karya. (Lambang Pt.Arkonin dapat dilihat pada Gambar 1.1). Gambar 1.1 Lambang Pt.Wijaya Karya (Sumber: http://www.wika.co.id/id/pages/company-logo) b. Lambang Pt.Wijaya Karya Pada Anak Perusahaan Karena perusahaan ini adalah anak perusahaan dari Pt Wijaya Karya maka lambang dari perusahaan memiliki desain yang serupa. (Lambang anak perusahaan Pt.Wijaya Karya dapat dilihat pada Gambar 1.2). Gambar 1.2 Lambang Anak Perusahaan Pt.Wijaya Karya (Sumber: http://www.wika.co.id/id/pages/company-logo)

3 1.1.2 Lokasi Perusahaan Perusahaan BUMN ini berlokasikan di JL. D.I. Panjaitan Kav. 10, Jakarta 13340 (Peta lokasi perusahaan dapat dilihat pada Gambar 1.3). Dengan kontak telepon +62 21 8192808, 8508640, 8508650 Fax : +62 21 8191235, 8199713. Adapun website yang dapat dikunjungi pada alamat web: http://www.wika.co.id. Gambar 1.3 Peta Lokasi Pt.Wijaya Karya (Sumber: http://www.wika.co.id/id/pages/office) 1.2 BIDANG USAHA PERUSAHAAN 1.2.1 Lingkup Layanan Perusahaan Pt.Wijaya Karya (WIKA) saat ini memiliki 6 Strategic Business Unit (SBU) yang meliputi konstruksi (Kontruksi sipil dan konstruksi Bangunan Gedung), Mekanikal elektrikal, Industri Beton Pra cetak, Real Estate dan Industri Lainnya yang ke depannya akan semakin terintegrasi menjadi perusahaan Engineering Procurement Construction (EPC) dan Investasi.

4 Lingkup layanan perusahaan PT Wijaya Karya meliputi: 1. Kontruksi Sipil SBU Konstruksi Sipil dikelola di bawah Departemen Sipil Umum dan Departemen Wilayah & Luar Negeri yang terdiri dari sub-sub bidang usaha: jalan dan jembatan, pengairan, prasarana perhubungan, dan ketenagaan. Saat ini, kegiatan usaha SBU Konstruksi Sipil tidak sekadar kontraktor. Didukung oleh Tim Enjinering yang mumpuni, SBU ini berkemampuan mengerjakan rancang bangun (design and build) dari mulai proses perencanaan sampai proses konstruksi. Beberapa proyek yang telah dikerjakan di antaranya adalah Jetty Batubara PLTU Cilacap, Jetty Wood Chip Pulau Laut, serta Removable Trashrack Banjir Kanal Manggarai. Untuk sub bidang usaha jalan, jalan tol, dan jembatan, SBU ini telah berhasil menyelesaikan berbagai proyek berskala besar dan berteknologi tinggi, di antaranya: Jembatan Layang Sudirman dan KS Tubun dengan menggunakan teknologi Incremental Launching Method (ILM). Jembatan Layang Pasupati Bandung yang merupakan jembatan layang terpanjang di Indonesia dengan teknologi Cable Stayed. Jembatan Layang Cikubang-Tol Cipularang Jawa Barat yang merupakan jembatan dengan pilar tertinggi di Indonesia. Jembatan Surabaya Madura Sub bidang pengairan meliputi pembangunan prasarana dan sarana dasar bidang pengairan antara lain bendung, bendungan/dam, saluran irigasi, penyediaan air baku, instalasi pengolahan air bersih, dan penanggulangan banjir. Di bidang ini, WIKA berhasil merampungkan sejumlah proyek antara lain: Bendung Gerak Klambu Barrage dan Bendung Gerak Serayu di provinsi Jawa Tengah. Banjir Kanal Timur, Normalisasi Sungai Bengawan Solo, Bendung Amandit di Kalimantan, dan Waduk Jatigede di Jawa Barat. Sub bidang usaha prasarana perhubungan meliputi jasa konstruksi prasarana perhubungan darat, laut, dan udara, seperti bandara, pelabuhan laut, termasuk jetty dan terminal peti kemas, dan stasiun kereta api. Beberapa proyek yang telah diselesaikan antara lain:

5 Pelabuhan Peti Kemas dan Car Terminal Tanjung Priok. Double Track Parujakan Cirebon. Jalan Tol Surabaya - Mojokerto. 2. Kontruksi Bangunan Gedung SBU Konstruksi Bangunan Gedung dikelola oleh Departemen Bangunan Gedung untuk pasar Pemerintah dan BUMN, sedangkan untuk pasar swasta dikelola oleh anak perusahaan tersendiri, WIKA Gedung. SBU konstruksi bangunan gedung meliputi Sub Bidang Usaha Bangunan Hunian dan Bangunan Fasilitas. Saat ini, dengan dukungan kemampuan di bidang enjinering, telah melakukan pekerjaan rancang bangun atau design and build, yaitu melakukan pekerjaan sejak proses perencanaan sampai proses konstruksi. Sub bidang usaha jasa konstruksi bangunan hunian, meliputi pembangunan apartemen, kondominium, hotel, rumah susun, dan kompleks perumahan. Sejumlah proyek yang dikerjakan di antaranya: Bangunan Hunian: Asrama Universitas Negeri Semarang. Bangunan Hotel: Hotel Paragon City, Semarang. Sub bidang usaha bangunan fasilitas menggarap bangunan fasilitas seperti rumah sakit, terminal penumpang bandara dan stasiun, sarana pendidikan, sarana olahraga, perkantoran, mal dan sarana rekreasi lainnya. Sejumlah proyek yang dikerjakan antara lain: Terminal Bandar Udara Sultan Syarif Kasim II Pekan Baru, Terminal Bandar Udara Sultan Mahmud Badaruddin Palembang. Terminal Bandar Udara Ngurah Rai, Bali dan Sultan Aji Muhammad Sulaiman, Balikpapan. Gedung Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM Yogyakarta, Perpustakaan Universitas Medan, Manufacturing Research Center UI Depok. 3. Mekanikal Elektrikal SBU Mekanikal Elektrikal dikelola oleh Departemen Industrial Plant yang meliputi sub bidang usaha Minyak & Gas, Sarana Industri, dan Pabrik Fabrikasi Baja. Sub bidang usaha Minyak & Gas meliputi EPC Mekanikal Elektrikal di sektor hulu, sektor hilir, dan distribusi dari kegiatan operasi di sektor minyak & gas. Di sektor hulu

6 terkait dengan pekerjaan processing gas plant, crude oil & gas pipeline distribution. Di sektor hilir terkait dengan pekerjaan kilang minyak, pipanisasi, dan tank terminal. Sejumlah Proyek EPC yang sedang dikerjakan saat ini antara lain: Proyek EPC Pembangunan Terminal LPG Pressurized di Tanjung Sekong - Banten Proyek EPC Pembangunan DPPU Kualanamu Medan Proyek EPC Penggantian Fasilitas DPPU Soekarno Hatta Proyek EPC Relokasi Depot LPG Tanjung Priok Proyek EPC Pembangunan pipa Minyak Mentah Tempino Plaju Proyek EPC Penggantian Pipanisasi CB-I Tasikmalaya - Ujung Berung Pekerjaan EPC Tie-in PLTP Dieng (Geodipa) Sub bidang usaha Sarana Industri meliputi Jasa Konstruksi & EPC di bidang industri (pabrik) dan material handling seperti pabrik Pengolahan Kelapa Sawit, pabrik biofuels, pabrik granulasi pupuk NPK, pabrik semen, pabrik farmasi, serta instalasi pengolahan air bersih & limbah. Sejumlah Proyek EPC yang sedang dikerjakan saat ini antara lain: Design and Build (Turnkey) 2500 MT per Day Palm Oil Refinery Pulau Laut Out of Pit Crushing & Conveying (OPCC) System ADARO ANTAM Belt Conveyor MOP PP FeNi 1 Pomala Sub bidang usaha Pabrik Fabrikasi Baja pada awalnya merupakan sarana pabrikasi pendukung. Namun sejak tahun 2009 ditingkatkan menjadi sub bidang usaha yang dapat mengelola sendiri usahanya mulai dari pemasaran, produksi, dan pengiriman dengan rentang produk yang besar dalam menghasilkan Produk Konstruksi Baja seperti struktur rangka baja, conveyor, pipe rack, tower telekomunikasi, tower transmisi listrik, jembatan rangka baja, tanki baja, silo, hopper, pressure vessel, welded beam, dan steel plate work lainnya. Selain memproduksi produk-produk di atas, saat ini sedang dijajaki produk-produk baja lainnya terkait dengan industri perminyakan dengan target pasar Kontraktor Kontrak Kerja Sama (K3S), misalnya pekerjaan onshore steel platform, dan komponen industri alat berat (heavy equipment). SBU Mekanikal Elektrikal juga dikelola oleh Departemen Energi yang menjalankan usaha dalam bidang konstruksi berbasis EPC (Engineering Procurement Construction) yang terintegrasi. Lingkup pekerjaan yang dilakukan mulai dari pekerjaan rekayasa dasar, rekayasa proses, rekayasa detil, procurement terkait

7 pengadaan equipment, dan construction atau pelaksanaan konstruksi dari proyekproyek yang telah direncanakan. Saat ini, yang dikerjakan adalah EPC Power Plant, baik yang terkait dengan konstruksi sipil maupun EPC dari Power Plant. Beberapa proyek yang dikerjakan terkait power plant antara lain: Kontruksi Sipil Power Plant: PLTU Labuhan Angin, PLTU Labuan, PLTU Pelabuhan Ratu, PLTG Muara Karang, PLTGU Tanjung Priok, dan PLTU Pacitan. EPC Power Plant: PLTU Amurang 2 x 25 MW, PLTD Bali 50 MW, PLTU Asam-Asam 2x65MW, Kalimantan Selatan. Anak perusahaan yang mendukung SBU Mekanikal Elektrikal adalah PT WIKA Insan Pertiwi yang bergerak dibidang instalasi, operasi dan pemeliharaan pembangkit dan peralatan industri. Di bidang energi terbarukan WIKA memiliki anak perusahaan PT WIKA Jabar Power yang bergerak di bidang pengusahaan pembangkit listrik tenaga panas bumi di Tampomas, Sumedang, Jawa Barat. Investasi pembangkit lainnya yang dikelola di bawah Biro Investasi dengan pola BOT (Build Operate Transfer) PLTD Bali dan PLTG Borang di Palembang, sedangkan dengan pola BOO (Build Operate Owned) PLTMG Rengat, Riau dan PLTD Ambon. Untuk industri beton pracetak (precast) dikelola oleh anak perusahaan PT WIKA Beton, untuk industri dan perdagangan dikelola oleh PT WIKA Intrade, untuk bisnis realti dikelola oleh anak perusahaan PT WIKA Realty, sedangkan penyertaan pada usaha patungan pengusahaan jalan tol dikelola oleh PT MNA untuk tol Surabaya-Mojokerto, PT MKC untuk tol Cengkareng-Kunciran, PT Jasa Marga Bali Tol untuk tol Tanjung Benoa, Bali dan untuk bisnis energi terbarukan dikelola oleh PT WINNER. 1.2.2 Tata Tertib Perusahaan 1. Kewajiban dan Larangan Karyawan PT. Wijaya Karya (Persero) Tbk Setiap Karyawan dilarang: a) menyalahgunakan wewenang; b) menjadi perantara untuk mendapatkan keuntungan pribadi dan/atau orang lain dengan menggunakan kewenangan orang lain; c) Karyawan menggunakan pakaian kerja yang sesuai dengan ketentuan masingmasing pekerjaannya; d) Karyawan wajib untuk melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab;

8 e) Karyawan wajib mematuhi perintah, petunjuk dan bimbingan atasannya yang berhubungan dengan pekerjaannya masing-masing; f) Menjaga nama baik perusahaan, dan perbuatan lain yang merugikan perusahaan. 1.2.3 Disiplin dan Keselamatan Kerja 1. Disiplin Kerja PT. Wijaya Karya (Persero) Tbk. Pekerjaan adalah satu keperluan yang teramat penting kepada manusia, kehidupan kita bergantung kepada kerja. Ini karena kerja merupakan sumber ekonomi untuk keperluan. Pekerjaan juga boleh mengangkat status dan pengiktirafan seseorang individu dalam masyarakatnya. Selain itu, pekerjaan juga meletakkan nilai dan harga diri seseorang. Agama amat menggalakkan setiap penganutnya bekerja dan tidak memintaminta. Kerja merupakan tuntutan yang perlu dilaksanakan dengan jujur dan amanah. Dengan pekerjaan inilah kita dapat member nafkah untuk diri dan keluarga disamping membangun ekonomi bangsa serta negara. Lazim nya, kebanyakan mereka yang berjaya adalah orang yang berdisiplin dakam bekerja. Dengan memiliki disiplin membolehkan seseorang itu menjadi pekerja yang berkreativiti dan berkualiti. Untuk menjadi pekerja tersebut memerlukan banyak kemahiran dan pengalaman. Kerja hanya diperoleh dengan adanya DISIPLIN. Kedisiplinan di PT. Wijaya Karya (Persero) Tbk, sebagai berikut: a) Setiap Karyawan masuk pukul 08:00 WIB. b) Jam istirahat yaitu pukul 12:00 WIB dan masuk kembali pukul 13:00. c) Karyawan diperbolehkan meninggalkan kantor pukul 17:00 WIB pada hari Senin, Selasa, Rabu, Kamis dan Jum at. d) Setiap Karyawan harus menggunakan pakaian yang bersih dan rapih. 2. Keselamatan Kerja PT. Wijaya Karya (Persero) Tbk. WIKA berkomitmen untuk menjunjung tinggi Keselamatan dan Kesehatan Kerja serta pelaksanaan dan pengembangan sistem manajemen lingkungan dengan menerapkan sistem Keselamatan dan Kesehatan Kerja berdasarkan OHSAS 18001 dan sistem manajemen lingkungan berdasarkan ISO 14001.

9 3. Kesehatan dan Keselamatan Kerja WIKA selalu menerapkan Kesehatan dan Keselamatan Kerja yang bertujuan mempertahankan zero accident dalam semua praktik kerjanya. WIKA yakin keselamatan yang baik akan menghasilkan bisnis yang baik juga. 4. Pelestarian Lingkungan Komitmen pelaksanaan program pelestarian lingkungan diterapkan dengan melakukan berbagai kegiatan yang disusun dalam program konservasi Penerapan kepatuhan lingkungan sesuai dengan peraturan dan kebijakan pengelolaan lingkungan. Perusahaan selama ini tidak pernah didenda terkait dengan kecurigaan pelanggaran pengelolaan lingkungan. Perusahaan berkomitmen untuk menjadi perusahaan yang ramah lingkungan dengan membangun konstruksi ramah lingkungan (green construction) dan bangunan ramah lingkungan (green building). 1.2.4 Business Portfolio 2014 PT Wijaya Karya. 1. WIKA Industri : WIKA BETON. WIKA BITUMEN. WIKA KOBE. WIKA KRAKATAU BETON. WIKA INDUSTRI dan KONSTRUKSI. 2. Wika Infrastruktur dan Gedung : Department Of Infrastruktur. Department of Territories. Department of Foreign Affairs. Department of Buildings. 3. Wika Energi dan Industri : Department Industrial Plat. Department of Power Construction.

10 Department of Power Invesment. 4. Wika Realti dan Properti : Wika Gedung. Wika Realty. 5. Wika Investasi : PT.Prima Terminal Petikemas. PT.Marga Nujyasumo Agung. PT.Jasamarga Bali Tol. PT.Marga Kunciran Cengkareng. 1.3 STRUKTUR ORGANISASI PERUSAHAAN Struktur adalah suatu bentuk atau bagan yang menunjukkan hubungan dan kerja sama antara unit satu dengan lainnya. Organisasi adalah pembinaan hubungan wewenang dan dimaksudkan untuk mencapai koordinasi yang structural, baik secara vertical, maupun secara horizontal di antara posisi-posisi yang telah diserahi tugas-tugas khusus yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan perusahaan. Jadi organisasi adalah hubungan structural yang mengikat dan menyatukan perusahaan dan kerangka dasar tempat individu-individu berusaha dan dikoordinasi. Sedangkan arti struktur organisasi adalah suatu gambar yang menggambarkan tipe organisasi, pendepartemenan organisasi kedudukan dan jenis wewenang pejabat, bidang dan hubungan pekerjaan, garis perintah dan tanggung jawab, rentang kembali dan sistem pimpinan organisasi. Unsur-unsur organisasi terdiri dari manusia, tempat kedudukan, tujuan, pekerjaan, struktur, tekonologi, dan lingkungan. PT. Wijaya Karya (Persero) Tbk khususnya Department Industrial Plant tempat dimana saya melaksanakan kerja praktek dipimpin oleh General Manager, serta Seksiseksi atau bagian yang telah diberi tugas. Adapun Struktur Organisasi yang di gambarkan saat ini adalah PT. Wijaya Karya (Persero) Tbk terlihat seperti pada bagan di bawah ini:

11 Gambar 1.4 Struktur Organisasi Perusahaan (Sumber: http://www.wika.co.id/pages/energy-industrial-plant)