Dian Suganda Program Studi Administrasi Perkantoran SMK PGRI 1 Giri Banyuwangi

dokumen-dokumen yang mirip
PENGEMBANGAN MODUL TEKNIK LISTRIK PADA MATA PELAJARAN TEKNIK LISTRIK KELAS X TEKNIK AUDIO VIDEO DI SMK NEGERI 2 YOGYAKARTA

PENGEMBANGAN MODUL SIMULASI DIGITAL PADA MATA PELAJARAN SIMULASI DIGITAL (SIMDIG) KELAS X TEKNIK AUDIO VIDEO DI SMK N 2 DEPOK

Key Words: Developmental Research, Characteristics of deaf students, 4-D model.

Pengembangan Modul Dasar (Muhammad Firda Husain) 1

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN APLIKASI BERBASIS WEB PADA MATERI BIOLOGI SEMESTER GENAP UNTUK SISWA KELAS XI SMA NEGERI 1 BATU

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN VISUAL BASIC PADA MATA PELAJARAN SIMULASI DIGITAL DI KELAS X TAV SMK NEGERI 1 PADANG

BAB III METODE PENELITIAN. penelitian pengembangan atau disebut juga Research and Development

PENGEMBANGAN BAHAN AJAR PROGRAM LINEAR BERBASIS KONTEKSTUAL DAN ICT

Abstrak PENDAHULUAN ISSN : X

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN. modul IPA ini menggunakan metode Research and Development. (R&D). Penelitian R&D menurut Nana Syaodih Sukmadinata (2012:

Abstract. Keywords : Interactive Media, LAN, TKJ.

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN. perangkat pembelajaran. Model ini dikembangkan oleh S. Thiagarajan,

PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN. Endang Mulyatiningsih

PENGEMBANGAN MODUL KESETIMBANGAN KIMIA BERBASIS INKUIRI TERBIMBING (GUIDED INQUIRY) UNTUK SMK

PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BERBASIS WEB UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI MAHASISWA DALAM MEMBUAT ANIMASI MATERI PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERBASIS ICT

PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERBASIS KARAKTER PADA PEMBELAJARAN QUANTUM POKOK BAHASAN PERSAMAAN GARIS LURUS SMP KELAS VIII

Pengembangan E-book Pembelajaran Menggunakan Flipbook Berbasis Web Pada Siswa Kelas X Jurusan Teknik Komputer Jaringan (TKJ) Di SMK ADZKIA Padang

BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian pada skripsi ini adalah penelitian pengembangan, model yang

PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA (LKS) BIOLOGI DILENGKAPI MIND MAP PADA MATERI POKOK SISTEM RESPIRASI UNTUK SMA

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BIPA TINGKAT MENENGAH MELALUI E-BOOK INTERAKTIF DI PROGRAM INCOUNTRY UNIVERSITAS NEGERI MALANG TAHUN 2014

Mahasiswa Program Studi PTIK, FKIP, Universitas Bung Hatta. Dosen Program Studi PTIK, FKIP, Universitas Bung Hatta

PENGEMBANGAN LEMBAR KEGIATAN SISWA GUIDED DISCOVERY UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS

PENGEMBANGAN MODEL E-BOOK INTERAKTIF TERMODIFIKASI MAJALAH PADA MATERI STRUKTUR ATOM

PENGEMBANGAN PERANGKAT PENILAIAN KINERJA PRAKTIK PERAWATAN MESIN PENGGERAK UTAMA KAPAL PADA SISWA KELAS XI TKPI SMK NEGERI 3 TARAKAN ABSTRAK

PENGEMBANGAN MODUL DILENGKAPI MIND MAP DAN GLOSARIUM PADA MATERI PELAJARAN BIOLOGI UNTUK SISWA KELAS X SMAN 12 PADANG

PENGEMBANGAN HANDOUT BERGAMBAR DISERTAI NETWORK TREE PADA MATERI STRUKTUR DAN FUNGSI JARINGAN HEWAN SEMESTER I KELAS XI UNTUK SMA.

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. A. Tempat dan Waktu Penelitian

PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA BERBASIS LEARNING CYCLE 5-E DILENGKAPI PETA KONSEP PADA MATERI KLASIFIKASI MAKHLUK HIDUP UNTUK SMP

PENGEMBANGAN MODUL YANG DILENGKAPI PETA KONSEP BERGAMBAR PADA MATERI KLASIFIKASI MAKHLUK HIDUP UNTUK SMP

VOLT. Jurnal Ilmiah Pendidikan Teknik Elektro. Journal homepage: jurnal.untirta.ac.id/index.php/volt Vol. 2, No. 1, April 2017, 17-22

BAB III METODE PENELITIAN. penelitian dan pengembangan atau disebut juga Research and Development

PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BERBASIS SCIENTIFIC APPROACH PADA POKOK BAHASAN BESARAN DAN SATUAN DI SMA

BAB III METODE PENELITIAN

PENGEMBANGAN MODUL BERBASIS INKUIRI TERBIMBING (GUIDED INQUIRY) PADA POKOK BAHASAN REAKSI OKSIDASI REDUKSI UNTUK SISWA SMK KELAS X

BAB III METODE PENELITIAN. menggunakan metode Research and Development (R&D). Sugiyono

ABSTRAK. Kata kunci: Media animasi interaktif, depresiasi aset tetap

BAB III METODE PENELITIAN. adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development/ R&D).

PENGEMBANGAN MODUL BERBASIS PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL BERMUATAN KARAKTER PADA MATERI JURNAL KHUSUS

PENGEMBANGAN BAHAN AJAR SISTEM GERAK MANUSIA BERBASIS PETA KONSEP DALAM MENINGKATKAN PENGUASAAN KONSEP SISWA KELAS XI SMA DI KABUPATEN JEMBER

BAB III METODE PENELITIAN

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS ADOBE FLASH CS6 PADA MATERI JURNAL PENYESUAIAN PERUSAHAAN DAGANG KELAS X-AK SMK MUHAMMADIYAH 1 TAMAN

PENGEMBANGAN MODUL BERBASIS MASALAH UNTUK MATERI PROGRAM LINEAR PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA SISWA KELAS X SMKN 6 PADANG ABSTRACT

BAB III METODE PENELITIAN. adalah Research and Development (R&D) sesuai dengan Thiagarajan, et. all.,

Siti Nurhayati 21, Didik S. Pambudi 22, Dinawati Trapsilasiwi 23

PENGEMBANGAN MODUL PEMESINAN BUBUT PADA MATA PELAJARAN TEKNIK PEMESINAN BUBUT DI SMK MUHAMMADIYAH 1 SALAM

PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERBASIS KARAKTER DENGAN COOPERATIVE LEARNING

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBENTUK BUKU SAKU DILENGKAPI PETA KONSEP PADA MATERI EKOSISTEM UNTUK SISWA KELAS VII SMPN 3 GUNUNG TULEH

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN VISUAL 3D (SKETCH UP ) GAMBAR KONSTRUKSI ATAP DI SMK MUHAMMADIYAH 3 YOGYAKARTA

PENGEMBANGAN MODUL INTERAKTIF BERBASIS MULTIMEDIA UNTUK MATA PELAJARAN TEKNIK ANIMASI 2D KELAS XI MM DI SMKN 1 BANTUL

PENGEMBANGAN MEDIA MATERI KEADAAN ALAM DI INDONESIA MENGGUNAKAN PERANGKAT LUNAK VIDEOSCRIBE PADA MATA PELAJARAN IPS KELAS VII

Pengembangan Bahan Ajar English Mathematics Berbasis SCORM melalui E-Learning

BAB III METODE PENELITIAN

PENGEMBANGAN BUKU PETUNJUK PRAKTIKUM KIMIA SMA BERBASIS INKUIRI TERBIMBING PADA MATERI LAJU REAKSI DAN KESETIMBANGAN KIMIA

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN PADA KOMPETENSI DASAR MEMBACA GAMBAR MENERAPKAN SISTEM KOORDINAT BERBASIS ADOBE FLASH

PENGEMBANGAN SISTEM PEMBELAJARAN BERBANTUAN WEB PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA DI SMK

PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENILAIAN BERBASIS KELAS PADA MATA PELAJARAN BIOLOGI MATERI SISTEM RESPIRASI KELAS XI IPA E JURNAL

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS KOMPUTER DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN CLASSIC TUTORIAL DI SMK N 1 LINTAU BUO JURUSAN RPL

RANCANG BANGUN PERANGKAT PEMBELAJARAN RANGKAIAN ELEKTRONIKA DASAR

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERUPA KOMIK BIOLOGI PADA MATERI SISTEM PENCERNAAN MAKANAN UNTUK SISWA KELAS XI IPA. Oleh :

Nikmatu Rohma Universitas Negeri Malang

PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BERBASIS MASALAH PADA MATA KULIAH MATEMATIKA EKONOMI PROGRAM STUDI PENDIDIKAN MATEMATIKA. Rina Agustina 1), Ira Vahlia 2)

UPAYA PENINGKATAN PEMAHAMAN SISWA TERHADAP PRINSIP KERJA PNEUMATIK BERBANTUAN PERANGKAT LUNAK MULTIMEDIA INTERAKTIF

BAB III METODE PENELITIAN. menghasilkan produk tertentu, dan menguji keektifan produk. Penelitian ini

PENGEMBANGAN MULTIMEDIA BERBASIS MACROMEDIA FLASH DENGAN TAMPILAN SLIDE POWERPOINT PADA MATERI SISTEM PENCERNAAN MAKANAN UNTUK SISWA KELAS XI IPA SMA

Aya Shofia Maulida et al., Pengembangan Perangkat Pembelajaran berbantuan Media Simulasi Virtual...

PENGEMBANGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF UNTUK PERUSAHAAN JASA. Ihda Neni Nur Azizah Nujmatul Laily Universitas Negeri Malang

PENGEMBANGAN HANDOUT BERGAMBAR DISERTAI PETA KONSEP PADA MATERI KEANEKARAGAMAN HAYATI UNTUK SISWA SMA KELAS X

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BUKU TEKA-TEKI KIMIA UNTUK KELAS XI SMA. Development of Instructional Media Buku Teka-Teki Kimia for grade XI SMA

PENGEMBANGAN VIDEO PEMBELAJARAN BERBANTUAN WINDOWS MOVIE MAKER

PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN MODEL PBL YANG DIPADU DENGAN TGT

PENGEMBANGAN HANDOUT BERGAMBAR DISERTAI PETA KONSEP PADA MATERI KINGDOM ANIMALIA UNTUK SEKOLAH MENENGAH ATAS (SMA) Oleh:

JURNAL SAINS DAN INFORMATIKA Research of Science and Informatic

PENGEMBANGAN MODUL BERBASIS KONSTRUKTIVISME UNTUK MATERI BILANGAN BULAT PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA KELAS VII SMPN 2 RAO UTARA KECAMATAN RAO UTARA

PENGEMBANGAN COMPACT DISK (CD) INTERAKTIF MENGGUNAKAN MACROMEDIA FLASH PADA MATERI KUBUS UNTUK SISWA KELAS VIII SMP/MTs

PENGEMBANGAN MODUL BERBASIS CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING UNTUK MATERI BARISAN DAN DERET KELAS X SMK NEGERI 4 PADANG ABSTRACT

ABSTRACT. Keywords : Learning media, Video and animation, Learning media result.

PENGEMBANGAN BAHAN AJAR INTERAKTIF BERBASIS IT POKOK BAHASAN GETARAN DAN GELOMBANG PADA PEMBELAJARAN IPA DI SMP

PENGEMBANGAN HANDOUT BERGAMBAR DILENGKAPI PETA KONSEP PADA MATERI PROTISTA UNTUK SISWA SMA/MAKELAS X ARTIKEL ILMIAH FIRMANA JUTIN NIM.

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BUKU SAKU MATERI LUAS PERMUKAAN BANGUN RUANG UNTUK JENJANG SMP

Pengembangan Perangkat Pembelajaran Menerapkan Pendekatan Kontekstual

PENGEMBANGAN LEMBAR KEGIATAN SISWA (LKS) BERBASIS PENEMUAN TERBIMBING PADA MATERI EKSPONEN DAN LOGARITMA UNTUK SISWA KELAS X SMA KARTIKA 1-5 PADANG

PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN IPA BERBASIS KARAKTER PADA MATERI PERUBAHAN KENAMPAKAN BUMI DAN BENDA LANGIT

PENGEMBANGAN LEMBAR KEGIATAN SISWA (LKS) BERBASIS MASALAH PADA MATERI BENTUK ALJABAR UNTUK SISWA KELAS VII SMP NEGERI 1 SIJUNJUNG JURNAL

BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini merupakan penelitian Research and Development (R&D).

Hasil Uji Validitas Buku Siswa Berbasis Inkuiri pada Pembelajaran IPA untuk Siswa Kelas VIII SMP

Media Pembelajaran Seni Budaya Berbasis Flipping Book

PENGEMBANGAN PENUNTUN PRAKTIKUM BIOTEKNOLOGI KELAS XII IPA SMA NEGERI 1 BINAMU KAB. JENEPONTO

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. dikembangkan adalah LKPD (Lembar Kerja Peserta Didik) berbasis

PENGEMBANGAN MODUL DISERTAI PETA KONSEP JENIS SPYDER CONCEPT MAP PADA MATERI SISTEM GERAK MANUSIA UNTUK KELAS VIII SMP. Oleh:

PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MATERI CANDI JAGO PENINGGALAN KERAJAAN SINGHASARI PADA MATA PELAJARAN SEJARAH KELAS X MENGGUNAKAN MODEL THIAGARAJAN SKRIPSI

PENGEMBANGAN LEMBAR KEGIATAN SISWA (LKS) PPRODUKTIF AKUNTANSI PADA KOMPETENSI DASAR MENYIAPKAN JURNAL BAGI SISWA SMK.

Muhammad Sugiantoro* Dra. Arbaiyah Prantiasih, M.Si.** Hj. Yuniastuti, SH.M.Pd.**

PENGEMBANGAN MEDIA KARTUN IPA POKOK BAHASAN GAYA MAGNET KELAS V DI SD NEGERI 1 SEKARSULI

PENGEMBANGAN JOB SHEET MATA PELAJARAN SIMULASI DIGITAL SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN PRAKTIK SISWA KELAS X DKV DI SMK NEGERI 5 YOGYAKARTA

Jurnal Inovasi Pendidikan Fisika. Vol 02 No 02 Tahun 2013, 55 61

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS ADOBE FLASH PROFESSIONAL CS6

PENGEMBANGAN KOMIK AKUNTANSI SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN AKUNTANSI PADA MATERI TRANSAKSI PERUSAHAAN DAGANG

Transkripsi:

Pengembangan Media Pembelajaran Kearsipan Dengan Menggunakan Aplikasi Pengolahan Data Arsip Untuk Siswa Kelas XII Program Studi Administrasi Perkantoran Dian Suganda Program Studi Administrasi Perkantoran SMK PGRI 1 Giri Banyuwangi E-mail: dian.suganda1993@gmail.com Abstract: This research aims to develop instructional media on the Archive Data Processing Applications Subject for students of class XII Administration Program of State Vocational School 1 Banyuwangi. The developmental research used 4D model of development. This model consists of four stages of development, which are define, design, develop, and disseminate. Based on the validation results from matter experts, media experts and students, where the matter experts indicated that the percentage of material of media was 91%, the media experts showed that the percentage of media/product was 98%, and students showed that the percentage of media/product was 89%. The data showed that the number of instructional media Archive Data Processing Applications have valid criteria or can be used. It is suggested for teachers and students, before using this instructional media Archive Data Processing Applications, need to be understand in how to operate this learning media so that the learning can be more optimal. Keywords: Developing, Learning Media, and Archive Data Processing Applications Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran Aplikasi Pengolahan Data Arsip pada Mata Pelajaran Kearsipan untuk siswa kelas XII Program Studi Administrasi Perkantoran Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Banyuwangi. Penelitian pengembangan ini menggunakan model pengembangan 4D. Model ini terdiri dari 4 tahap pengembangan, yaitu define, design, develop, dan disseminate. Berdasarkan hasil validasi ahli materi, ahli media, dan siswa dimana ahli materi menunjukkan bahwa persentase sebesar 91%, ahli media menunjukkan bahwa persentase sebesar 98% dan siswa menunjukkan bahwa persentase sebesar 89%. Dimana jumlah tersebut menunjukkan bahwa media memiliki kriteria valid/dapat digunakan. Saran kepada guru dan siswa khusunya, sebelum menggunakan media ini hendaknya memahami dan mengerti cara pengoperasian media pembelajaran ini sehingga pembelajaran yang dilakukan dapat lebih optimal. Kata Kunci: Pengembangan, Media Pembelajaran, dan Aplikasi Pengolahan Data Arsip Media pembelajaran dengan menggunakan Aplikasi Pengolahan Data Arsip dipandang sebagai media pembelajaran berbasis komputerisasi yang menggunakan software/aplikasi yang bisa diinstall di laptop/komputer sehingga dapat digunakan sesuai dengan kebutuhan pengguna. Software/aplikasi ini dirancang khusus untuk kegiatan kearsipan seperti mencatat/mengagendakan surat masuk dan surat keluar, menyimpan arsip dengan sistem penyimpanan arsip yang sesuai, dan berbagai macam kegiatan yang berhubungan dengan kearsipan. Media pembelajaran ini dapat digunakan dalam membantu pembelajaran 24 kearsipan di Sekolah Menengah Kejuruan, tetapi saat ini belum ada media pembelajaran tentang materi sistem penyimpanan arsip. Materi sistem penyimpanan arsip adalah salah satu materi yang ada dalam Standar Kompetensi Membuat dan Menjaga Sistem Kearsipan yang dituntut peserta didik harus terampil dan mempunyai kompetensi dalam bidang kearsipan terutama dalam hal penyimpanan arsip. Pada pembelajaran kearsipan di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Banyuwangi guru masih menggunakan metode ceramah dan belum sama sekali menggunakan media pembelajaran sehingga siswa kurang memahami materi yang

25 Jurnal Pendidikan Bisnis dan Manajemen, Volume 1, Nomor 1, Juli 2015, Halaman 1-70 disampaikan oleh guru dan siswa tidak mendapatkan pengalaman belajar secara langsung. Untuk lebih memudahkan guru dalam memberikan pembelajaran yang memberikan pengalaman belajar kepada siswa secara langsung dan bersifat nyata (konkret) namun tetap mudah diapahami oleh siswa, penelitian ini akan mengembangkan media pada Mata Pelajaran Kearsipan untuk siswa kelas XII Program Studi Administrasi Perkantoran Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Banyuwangi. METODE Model pengembangan perangkat yang disarankan oleh Thiagarajan, Semmel and Semmel (dalam Nurcholis, 2013:23) adalah model 4D. Model ini terdiri dari 4 tahap pengembangan, yaitu define, design, develop, dan disseminate atau diadaptasikan menjadi 4P, yaitu pendefinisian, perancangan, pengembangan, dan penyebaran (Trianto dalam Nurcholis, 2013:23). Tahap-tahap tersebut dijelaskan sebagai berikut: 1. Tahap Pendefinisian (define) Tujuan tahap ini adalah menetapkan dan mendefinisikan syarat-syarat pembelajaran. Tahap ini meliputi 5 langkah pokok, yaitu (1) analisis awal-akhir (front-end analysis); (2) analisis pebelajar (leaner analysis); (3) analisis tugas (task analysis); (4) analisis konsep (concept analysis); dan (5) perumusan tujuan pembelajaran (specifying instructional objectives). a. Analisis awal-akhir Analisis awal-akhir diawali dari pengetahuan, keterampilan, dan sikap awal yang dimiliki siswa untuk mencapai tujuan akhir yaitu tujuan yang tercapai dalam kurikulum. Kesenjangan antara hal-hal yang sudah diketahui siswa dengan apa yang seharusnya akan dicapai siswa memerlukan telaah kebutuhan (needs) akan materi sebagai penutup kesenjangan tersebut. b. Analisis tugas Analisis tugas adalah kumpulan prosedur untuk menentukan isi dalam satuan pembelajaran. Analisis tugas dilakukan untuk merinci isi materi ajar dalam bentuk garis besar. 2. Tahap perancangan (design) Tujuan tahap ini adalah untuk menyiapkan prototype perangkat pembelajaran. Tahap ini terdiri dari 4 langkah yaitu (1) mengkonstruksi tes beracuan-kriteria (constructing criterion-referenced test). Tes disusun berdasarkan hasil perumusan tujuan pembelajaran khusus. Tes ini merupakan suatu alat mengukur terjadinya perubahan tingkah laku pada diri siswa setelah kegiatan belajar mengajar; (2) pemilihan media (media selection). Pemilihan media yang sesuai tujuan, untuk menyampaikan materi pelajaran; (3) pemilihan format (format selection). Di dalam pemilihan format ini misalnya dapat dilakukan dengan mengkaji format-format perangkat yang sudah ada dan sudah dikembangkan di negaranegara lain yang telah maju; (4) desain awal (initial design). 3. Tahap Pengembangan (Develop) Tujuan tahap ini adalah untuk menghasilkan model aplikasi pembelajaran yang sudah direvisi berdasarkan masukan dari para pakar. Tahap pengembangan (develop) meliputi dua fase: (1) penilaian ahli (expert appraisal) yaitu validasi perangkat oleh para pakar diikuti dangan revisi; dan (2) pengujian pengembangan (development testing) yaitu uji coba terbatas dengan siswa yang dipilih sesuai dengan prestasi hasil belajar tinggi, sedang, dan rendah. 4. Tahap Penyebaran (disseminate) Tahap penyebaran (dissemination) meliputi tiga fase: (1) pengujian validitas (validating testing); (2) pengemasan (packaging); dan (3) difusi dan adopsi (diffusion and adoption). Tahap ini merupakan

Suganda, Pengembangan Media Pembelajaran Kearsipan Dengan... 26 tahap penggunaan perangkat yang telah dikembangkan pada skala yang lebih luas, yaitu untuk kelas lain. Dari penjelasan tersebut di atas penelitian pengembangan yang digunakan dalam mengembangkan media pembelajaran kearsipan ini didasarkan pada model penelitian pengembangan yang dikemukakan oleh Thiagarajan, Semmel and Semmel (dalam Nurcholis, 2013:29). Model ini terdiri dari 4 tahap pengembangan, yaitu define (pendefinisian), design (perancangan), develop (pengembangan) dan disseminate (penyebaran). Model ini disusun secara terprogram dengan urutan-urutan kegiatan yang sistematis dalam upaya memecahkan masalah pembelajaran, khususnya masalah ketersediaan sumber belajar yang sesuai dengan kebutuhan siswa (Rochmad dalam Nurcholis, 2013:29). HASIL & PEMBAHASAN Penelitian pengembangan ini menghasilkan media pembelajaran berbasis komputerisasi dengan menggunakan software Aplikasi Pengolahan Data Arsip. Terdapat berbagai macam fitur utama diantaranya, fitur penyimpanan surat masuk, fitur penyimpanan surat keluar, fitur lembar disposisi, fitur daftar arsip, fitur materi pembelajaran, dan fitur soalsoal latihan. Selain fitur utama tersebut ada pula fitur-fitur penunjang diantaranya, fitur foto diri, fitur agenda, fitur waktu dan tanggal, fitur data user, fitur backup/restore, fitur petunjuk backup/restore, fitur petunjuk penggunaan, dan fitur informasi tentang aplikasi. Software Aplikasi Pengolahan Data Arsip ditunjukkan pada Gambar 1.1 berikut. Gambar 1.1 Software Aplikasi Pengolahan Data Arsip Penyajian Data Hasil Validasi Media Data Hasil Validasi Ahli Materi Pada bagian ini diuraikan data hasil pengembangan yang diperoleh dari ahli materi. Validasi ahli materi dilakukan oleh guru mata pelajaran kearsipan SMK Negeri 1 Banyuwangi yaitu Ibu Erlina Yunarwati, S.Pd. Variabel yang dijadikan penilaian terdiri dari 4 aspek yang didalamnya terdapat point-point indikator aspek penilaian untuk mengukur kualitas materi. Data hasil validasi ahli materi sebagaimana tercantum pada Tabel 1.1 berikut.

27 Jurnal Pendidikan Bisnis dan Manajemen, Volume 1, Nomor 1, Juli 2015, Halaman 1-70 Tabel 1.1 Data Validasi Ahli Materi No Aspek Penilaian Xi Yi Persentase (%) Keterangan Aspek Uraian Materi 1 Kedalaman materi pada Aplikasi Pengolahan Data Arsip sudah sesuai dengan kompetensi dasar 2 Materi yang disajikan pada Aplikasi Pengolahan Data Arsip ini sudah sesuai dengan tujuan pembelajaran 3 Materi pembelajaran pada Aplikasi Pengolahan Data Arsip disajikan secara sitematis, runtut, dan jelas 4 Materi pembelajaran pada Aplikasi Pengolahan Data Arsip jelas dan mudah dipahami Aspek Komunikasi Visual 5 Bahasa yang digunakan komunikatif dan mudah dipahami siswa 3 4 75 Cukup Valid 6 Istilah dan simbol yang digunakan mudah dipahami siswa 7 Tampilan warna, ukuran huruf, dan gambar/icon yang digunakan menarik dan jelas terbaca sehingga mudah dipahami siswa 3 4 75 Cukup Valid Aspek Evaluasi 8 Soal latihan yang disajikan mudah dipahami 9 Soal latihan sudah sesuai dengan tujuan pembelajaran 10 Soal latihan dapat memberikan umpan balik terhadap siswa 3 4 75 Cukup Valid 11 Soal latihan menyangkut ranah afektif, kognitif, dan psikomotorik 3 4 75 Cukup Valid Aspek Manfaat Media 12 Media pembelajaran ini menunjang dalam belajar 13 Media pembelajaran ini dapat digunakan sebagai sumber belajar 14 Media pembelajaran mudah untuk diakses 3 4 75 Cukup Valid Berdasarkan hasil validasi ahli materi pada Tabel 1.1 tersebut diperoleh persentase sebesar 91% dimana jumlah tersebut menunjukkan bahwa materi yang ada pada media pembelajaran Aplikasi Pengolahan Data Arsip ini memiliki kriteria valid/dapat digunakan. Data Hasil Validasi Ahli Media Data hasil pengembangan berikut diperoleh dari ahli media. Validasi ahli media dilakukan oleh dosen Program Studi S1 Pendidikan Administrasi Perkantoran yaitu Bapak H. Drs. Mohammad Arief, M.Si. Variabel yang dijadikan penilaian terdiri dari 4 aspek yang didalamnya terdapat point-point indikator aspek penilaian untuk mengukur kualitas media pembelajaran. Data hasil validasi ahli media sebagaimana tercantum pada Tabel 1.2 berikut.

Suganda, Pengembangan Media Pembelajaran Kearsipan Dengan... 28 Tabel 1.2 Data Validasi Ahli Media No Aspek Penilaian Xi Yi Persentase (%) Keterangan Aspek Desain Media 1 Tampilan yang disajikan dalam media pembelajaran menarik 2 Penggunaan navigasi dalam media pembelajaran sudah sesuai 3 Isi media pembelajaran menggunakan tata letak navigasi yang tepat 4 Isi atau konten media pembelajaran menarik Aspek Efektifitas dan Efesiensi Media 5 Media ini mudah untuk digunakan 6 Media ini efektif untuk menunjang proses belajar mengajar 7 Media ini dapat mewadahi bahan ajar dan kegiatan belajar 8 Media pembelajaran sudah siap digunakan Aspek Kesinambungan Media dengan Materi 9 Kebenaran materi dalam media pembelajaran 10 Materi yang diberikan menanamkan konsep sistem penyimpanan arsip yang berlaku 11 Kelangkapan materi yang mencakup konsep, contoh soal, dan tes penguasaan materi 3 4 75 Cukup Valid 12 Kesesuaian isi media pembelajaran kearsipan dengan Kompetensi Dasar Aspek Manfaat Media 13 Media pembelajaran ini menunjang dalam belajar 14 Media pembelajaran ini dapat digunakan sebagai sumber belajar 15 Media pembelajaran mudah untuk diakses Berdasarkan hasil data validasi ahli media pada Tabel 1.2 tersebut diperoleh persentase sebesar 98% dimana jumlah tersebut menunjukkan bahwa media pembelajaran Aplikasi Pengolahan Data Arsip ini memiliki kriteria valid/dapat digunakan. Data Hasil Validasi Siswa Kelompok Kecil Uji coba kelompok kecil/uji coba terbatas dilakukan pada 12 orang siswa dari 2 kelas yaitu kelas XII APK 1 dan XII APK 2 yang terdiri dari 2 siswa dengan prestasi tinggi, 2 siswa dengan prestasi sedang, dan 2 siswa dengan prestasi rendah dari masing-masing kedua kelas tersebut. Variabel yang dijadikan penilaian siswa terdiri dari 4 aspek yang didalamnya terdapat point-point indikator aspek penilaian untuk mengukur kualitas media pembelajaran. Data hasil validasi siswa kelompok kecil sebagaimana tercantum pada Tabel 1.3 berikut. Tabel 1.3 Data Validasi Siswa (Kelompok Kecil) No Aspek Penilaian 4 3 2 1 Xi Yi Persentase (%) Keterangan Aspek Rekayasa Perangkat Lunak 1 Aplikasi pengolahan Data Arsip mudah dioperasikan/digunakan 6 6 42 48 88 Valid Aspek Desain Pembelajaran Materi pembelajaran pada Aplikasi 2 Pengolahan Data Arsip jelas dan mudah 3 9 39 48 81 Valid dipahami 3 Soal latihan yang disajikan mudah dipahami 4 8 40 48 83 Valid 4 Aplikasi Pengolahan Data arsip dapat 3 6 2 1 35 48 73 Cukup Valid

29 Jurnal Pendidikan Bisnis dan Manajemen, Volume 1, Nomor 1, Juli 2015, Halaman 1-70 No Aspek Penilaian digunakan pada semua jenis laptop/komputer Aplikasi Pengolahan Data Arsip dapat 5 membantu dalam memahami materi kearsipan Aplikasi Pengolahan Data Arsip 6 menyediakan layanan/fitur yang berhubungan dengan kegiatan kearsipan Aspek Komunikasi Visual Bahasa yang digunakan pada Aplikasi 7 Pengolahan Data Arsip komunikatif dan mudah dimengerti 8 Istilah dan simbol yang digunakan mudah dipahami Tampilan warna, ukuran huruf, dan 9 gambar/icon yang digunakan menarik dan jelas terbaca sehingga mudah dipahami 10 Desain Aplikasi Pengolahan Data Arsip disajikan secara menarik Aspek Manfaat 11 Aplikasi Pengolahan Data Arsip ini dapat meningkatkan motivasi belajar 12 Aplikasi Pengolahan Data Arsip ini dapat digunakan sebagai sumber belajar 13 Aplikasi Pengolahan Data Arsip mudah untuk diakses 4 3 2 1 Xi Yi Persentase (%) Keterangan 6 6 42 48 88 Valid 6 6 42 48 88 Valid 8 4 44 48 92 Valid 5 6 1 40 48 83 Valid 4 8 40 48 83 Valid 6 4 2 40 48 83 Valid 6 6 42 48 88 Valid 7 5 43 48 90 Valid 5 6 1 40 48 83 Valid Berdasarkan hasil data angket validasi siswa (kelompok kecil) pada Tabel 1.3 tersebut diperoleh persentase sebesar 85% dimana jumlah tersebut menunjukkan bahwa media ini memiliki kriteria valid/dapat digunakan. Data Hasil Validasi Siswa Kelompok Besar Uji coba kelompok besar dilakukan pada 32 orang siswa yang merupakan siswa kelas XII APK 3. Variabel yang dijadikan penilaian siswa terdiri dari 4 aspek yang didalamnya terdapat point-point indikator aspek penilaian untuk mengukur kualitas media pembelajaran. Data hasil validasi siswa kelompok besar sebagaimana tercantum pada Tabel 1.4 berikut. Tabel 1.4 Data Validasi Siswa (Kelompok Besar) No Aspek Penilaian 4 3 2 1 Xi Yi Persentase (%) Keterangan Aspek Rekayasa Perangkat Lunak 1 Aplikasi pengolahan Data Arsip mudah dioperasikan/digunakan 27 5 123 128 96 Valid Aspek Desain Pembelajaran Materi pembelajaran pada Aplikasi 2 Pengolahan Data Arsip jelas dan mudah 20 11 1 115 128 90 Valid dipahami 3 Soal latihan yang disajikan mudah dipahami 20 12 116 128 91 Valid Aplikasi Pengolahan Data arsip dapat 4 digunakan pada semua jenis 22 9 1 117 128 91 laptop/komputer

Suganda, Pengembangan Media Pembelajaran Kearsipan Dengan... 30 No 5 6 Aspek Penilaian Aplikasi Pengolahan Data Arsip dapat membantu dalam memahami materi kearsipan Aplikasi Pengolahan Data Arsip menyediakan layanan/fitur yang berhubungan dengan kegiatan kearsipan Aspek Komunikasi Visual Bahasa yang digunakan pada Aplikasi 7 Pengolahan Data Arsip komunikatif dan mudah dimengerti 8 Istilah dan simbol yang digunakan mudah dipahami Tampilan warna, ukuran huruf, dan 9 gambar/icon yang digunakan menarik dan jelas terbaca sehingga mudah dipahami 10 Desain Aplikasi Pengolahan Data Arsip disajikan secara menarik Aspek Manfaat 11 Aplikasi Pengolahan Data Arsip ini dapat meningkatkan motivasi belajar 12 Aplikasi Pengolahan Data Arsip ini dapat digunakan sebagai sumber belajar 13 Aplikasi Pengolahan Data Arsip mudah untuk diakses 4 3 2 1 Xi Yi Persentase (%) Keterangan 23 9 119 128 93 Valid 28 4 124 128 97 Valid 20 12 116 128 91 Valid 11 20 1 106 128 83 Valid 19 11 2 113 128 88 Valid 19 13 115 128 90 Valid 31 1 126 128 98 Valid 27 5 123 128 96 Valid 25 7 121 128 95 Valid Berdasarkan hasil data angket validasi siswa (kelompok besar) pada Tabel 1.4 tersebut diperoleh persentase sebesar 92% dimana jumlah tersebut menunjukkan bahwa media ini memiliki kriteria valid/dapat digunakan. Hasil yang diperoleh dari proses validasi, didapatkan hasil sebesar 91% dari ahli materi, 98% dari ahli media dan 89% dari siswa. Hasil tersebut ditunjukkan pada Gambar 1.2 berikut. 100% 95% 90% 85% 80% Ahli Materi Ahli Media Siswa Rata-rata 100% 91% 98% 89% 93% Ahli Materi Ahli Media Siswa Rata-rata Gambar 1.2 Persentase Data Hasil Jika dihitung rata-ratanya maka akan mendapat skor sebesar 93%. Berdasarkan grafik yang ditunjukkan diatas dapat mengacu pada kriteria kelayakan media maka menurut ahli materi, ahli media, dan siswa media pembelajaran ini dinyatakan valid/ dapat digunakan dan tidak perlu revisi.

31 Jurnal Pendidikan Bisnis dan Manajemen, Volume 1, Nomor 1, Juli 2015, Halaman 1-70 SIMPULAN & SARAN Simpulan Kajian Produk yang Telah Direvisi Produk yang dihasilkan dalam penelitian ini adalah media pembelajaran kearsipan dengan menggunakan software/aplikasi Pengolahan Data Arsip pada Mata Pelajaran Kearsipan Standar Kompetensi Mengelola Sistem Kearsipan dengan Kompetensi Dasar Mengimplementasikan Sistem Kearsipan. Produk dikembangkan sesuai dengan model pengembangan 4D. Model ini terdiri dari 4 tahap pengembangan yaitu define, design, develop, dan disseminate (Thiagarajan, Semmel and Semmel dalam Nurcholis 2013:23). Diadaptasikan menjadi 4P yaitu pendefinisian, perancangan, pengembangan, dan penyebaran (Trianto dalam Nurcholis, 2013:23). Pengembangan media pembelajaran kearsipan dengan menggunakan Aplikasi Pengolahan Data Arsip ini didasarkan pada kenyataan bahwa pembelajaran kearsipan di Sekolah Menengah Kejuruan masih menggunakan sistem penyimpanan arsip manual. Hal tersebut sesuai dengan pendapat Marimin, Nina, & Agung (2010:3) yang menyatakan pembelajaran kearsipan yang selama ini digunakan adalah sistem penyimpanan arsip yang masih manual, yaitu dengan sistem kartu kendali yang disimpan melalui filling cabinet. Dengan demikian hasil pengembangan media pembelajaran kearsipan dengan menggunakan Aplikasi Pengolahan Data Arsip ini dimaksudkan untuk memperbaiki proses pembelajaran Kearsipan di sekolah khususnya di SMK Negeri 1 Banyuwangi yang pada akhirnya dapat memberi kontribusi pada ketertarikan siswa terhadap pembelajaran Kearsipan, keaktifan siswa dalam proses belajar mengajar, sehingga siswa mendapatkan keterampilan dalam menyimpan dan menemukan kembali arsip. Saran Saran Pemanfaatan, Diseminasi, dan Pengembangan Produk Lebih Lanjut yaitu : Saran Pemanfaatan, Beberapa hal yang disarankan oleh peneliti agar pemanfaatan media pembelajaran Aplikasi Pengolahan Data Arsip bekerja secara maksimal sebagai berikut: Penggunaan media pembelajaran Aplikasi Pengolahan Data Arsip dalam proses pembelajaran di sekolah hendaknya tidak lepas dari bimbingan guru agar tujuan pembelajaran dapat tercapai dan proses pembelajaran berjalan lancar, Sebelum mengoperasikan media hendaknya terlebih dahulu guru dan siswa mempelajari dan memahami petunjuk penggunaannya, Sebaiknya guru dan siswa terus belajar cara mengoperasikan komputer dengan baik dan benar sehingga dalam mengoperasikan Aplikasi Pengolahan Data Arsip ini guru maupun siswa tidak mengalami kesulitan, Ketika menggunakan media ini dikelas/di laboratorium komputer, hendaknya intensitas cahaya yang masuk ke dalam kelas diminimalisir dengan cara menutup tirai pada jendela, Untuk memaksimalkan penggunaan media pembelajaran Aplikasi Pengolahan Data Arsip ini hendaknya guru dan siswa tahu betul bagaimana cara mengoperasikan media pembelajaran tersebut agar tidak terjadi miss understanding. Saran Diseminasi, Penggunaan produk pada skala lebih luas perlu mempertimbangkan beberapa hal, antara lain: Penggunaan produk media pembelajaran Aplikasi Pengolahan Data Arsip pada skala yang lebih luas dapat diterapkan secara bertahap. Tahap pertama, guru mengenalkan/mendemonstrasikan media berikut dengan petunjuk penggunaanya. Tahap kedua, siswa belajar mandiri dan mempraktikkan teori yang di dapat dari guru dengan menggunakan media pembelajaran Aplikasi Pengolahan Data Arsip dengan syarat

Suganda, Pengembangan Media Pembelajaran Kearsipan Dengan... 32 siswa telah mempelajari, mengerti, dan memahami petunjuk penggunaan media pembelajaran tersebut, Pengembangan media digunakan sebagai alternatif untuk mengatasi masalah belajar siswa khususnya pada Standar Kompetensi Mengelola Sistem Kearsipan dengan Kompetensi Dasar Mengimplementasikan Sistem Kearsipan. Tetapi untuk penerapan di sekolah perlu memperhatikan karakteristik siswa dan kurikulum yang di pakai dalam sekolah yang bersangkutan. Saran Pengembangan Lebih Lanjut, Beberapa saran pengembangan produk lebih lanjut dapat dikemukakan sebagai berikut: Produk ini dibuat khusus untuk Standar Kompetensi Mengelola Sistem Kearsipan dengan Kompetensi Dasar Mengimplemantasikan Sistem Kearsipan. Pengembangan produk yang akan datang dapat membuat produk pada Standar Kompetensi dengan Kompetensi Dasar yang lainnya, Keinteraktifan dalam media ini sudah cukup baik dengan adanya materi pembelajaran, soalsoal latihan, foto diri, dan petunjuk penggunaan. Untuk pengembang lebih lanjut bisa menambahkan bentuk aplikasi lain yang mendukung demi mengembangkan produk media pembelajaran yang lebih interaktif, Media pembelajaran kearsipan dengan menggunakan Aplikasi Pengolahan Data Arsip ini hanya divalidasi oleh satu orang ahli materi dan satu orang ahli media saja. Untuk pengembang lebih lanjut dapat melakukan validasi media pembelajaran yang dikembangkan lebih dari satu orang ahli baik itu ahli materi maupun ahli media sehingga dapat membandingkan hasil validasi dari kedua ahli tersebut, Media pembelajaran ini hanya terbatas untuk praktikum penyimpanan arsip dengan menggunakan sistem subjek/masalah. Untuk pengembang lebih lanjut bisa mengembangkan media pembelajaran yang memuat berbagai macam sistem penyimpanan arsip. DAFTAR RUJUKAN Argitasari, M. 2012. Pengembangan Media Pembelajaran Multimedia Interaktif Mata Pelajaran Geografi Pokok Materi Litosfer untuk Siswa Kelas X SMA Laboratorium UM. Skipsi tidak diterbitkan. Malang: Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Malang. Arikunto, S. 2003. Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan (edisi revisi). Jakarta: PT Bumi Aksara. Khoirul, M., Tri, I.T. & Berliana, K.R. 2013. Aplikasi Pengelolaan Data Kearsipan Pada Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Mlonggo Jepara Berbasis Multiuser. Indonesian Journal on Networking and Security (IJNS), 1 (1): 11. Latuheru, D.J. 1998. Media Pembelajaran dalam Proses Belajar Mengajar Masa Kini. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Marimin, Nina, O. & Agung, K. 2010. Peningkatan pembelajaran Praktek Kearsipan Dengan Digital Automatic Filling Cabinet (DAFC). Artikel Penelitian Teaching Grant, 1 (1): 9-11. Nurcholis, A. 2013. Pengembanagan Media Pembelajaran Interaktif Mennggunakan Software Macro Media Flash Pada Volume Bangun Ruang untuk Siswa SMP. Tesis tidak diterbitkan. Malang: Program Pasca Sarjana Universitas Negeri Malang. Pedoman Penulisan Karya Ilmiah (edisi kelima). 2010. Malang: Universitas Negeri Malang. Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan dan Pedoman Umum

33 Jurnal Pendidikan Bisnis dan Manajemen, Volume 1, Nomor 1, Juli 2015, Halaman 1-70 Pembentukan Istilah. 1991. Jakarta: Citra Media Press. Rusyan, T., Atang, K. & Zainal, A. 1989. Pendekatan dalam Proses Belajar Mengajar. Bandung: Remaja Karya Offset. Sadiman, S.A., Rahardjo, Anung, H. & Rahardjito. 2002. Media Pendidikan Pengertian, Pengembangan dan Pemanfaatannya. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada. Saliman & Sutirman. 2012. Pengembangan Program Aplikasi Sistem Kearsipan untuk Sekolah. Research & Development Sistem Informasi Pengelolaan Surat dan Dokumen. 1 (1): 3-4. Sanders, H.D. 1983. Computers Today. New York: McGraw Hill Book Company. Sanjaya, W. 2008. Perencanaan dan Desain Sistem Pembelajaran. Jakarta: Kencana Prenada Media Group. Sudjana, N. & Ahmad, R. 1997. Media Pengajaran (Penggunaan dan Pembuatannya). Bandung: CV Sinar Baru. Sugiyono. 2012. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: CV Alfabeta. Suputra, N.I. 2009. Buku Ajar Manajemen Kearsipan. Malang: Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Suryabrata, S. 1987. Psikologi Pendidikan. Jakarta: CV Rajawali. Vanny, R. & Syahyuman. 2012. Pengolahan Data Arsip Dinamis Inaktif Hukum Menggunakan Microsoft Access di Kantor Pengadilan Negeri Payakumbuh. Jurnal Ilmu Informasi Perpustakaan dan Kearsipan, 1 (1): 89-90. Winkel. 1996. Psikologi Pengajaran. Jakarta: PT Gramedia.