Jurnal E-Journal Studia Manajemen

dokumen-dokumen yang mirip
tidak mempengaruhi loyalitas pelanggan jasa transportasi udara.

PENGARUH DIMENSI KUALITAS JASA PADA KEPUASAAN KONSUMEN PADA RESTORAN MAKANAN CEPAT SAJI

Jurnal Studia Akuntansi dan Bisnis

Kata Kunci: Persepsi Nilai, Persepsi Kualitas, Citra Perusahaan, Kepuasan Konsumen, Loyalitas Konsumen

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Acuan penelitian terdahulu yang dilakukan oleh Kazi Omar Siddiq dengan judul

PENGARUH KEPERCAYAAN DAN KEPUASAN TERHADAP LOYALITAS NASABAH PERBANKAN SYARIAH

BAB 5 SIMPULAN DAN SARAN 5.1 Simpulan Dari hasil pengujian hipotesis dan pembahasan, maka kesimpulan yang dapat dijelaskan dalam penelitian ini

PENGARUH KUALITAS PELAYANAN TERHADAP INTENSI PEMBELIAN ULANG DI TOKO BUKU GRAMEDIA MERDEKA BANDUNG. Nur Hayati ABSTRAK

Prosiding Manajemen ISSN:

BAB V PENUTUP Kesimpulan Melalui hasil analisa yang telah dilakukan baik secara deskriptif maupun

PENGARUH KUALITAS LAYANAN, HARG DAN KEPUASAN PELANGGAN TERHADAP LOYALITAS PENONTON UNTUK MENONTON FILM

BAB 5 SIMPULAN DAN SARAN

loyalitas pelanggan secara tidak langsung melalui kepuasan (Caruana, 2002). Service quality atau kualitas layanan menurut Zeithaml (1990:19) kualitas

Kata Kunci: Kepuasan Pelanggan, Kualitas Layanan, Kualitas Produk, Minat Pembelian Ulang.

BAB 5 KESIMPULAN DAN SARAN

ANALISIS KEPUASAN PELANGGAN TENTANG KUALITAS LAYANAN CALL CENTER PT GARUDA INDONESIA

ANALISIS PENGARUH KUALITAS PRODUK, KUALITAS PELAYANAN DAN KEPUASAN PELANGGAN TERHADAP LOYALITAS PELANGGAN. (Studi pada Konsumen Assalam Hypermarket)

BAB7 KESIMPULAN DAN SARAN

BAB V PENUTUP. pada Persewaan Alat Pesta SUYONO di Surabaya. 3. Nilai yang dirasa secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap niat

BAB 5 SIMPULAN DAN SARAN

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN. Berdasarkan hasil penelitian, maka kesimpulan penelitian ini adalah sebagai

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Penelitian. Seiring dengan perkembangan zaman, saat ini kita memasuki era globalisasi

BAB II KAJIAN PUSTAKA, KERANGKA PEMIKIRAN, DAN HIPOTESIS

PENGARUH DIMENSI EKUITAS MEREK TERHADAP LOYALITAS KONSUMEN PADA MEREK AZWA PERFUME DI KOTA PADANG ABSTRACT

Pengaruh Kualitas Pelayanan Teller Terhadap Kepuasan Nasabah Pada PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk., Kantor Unit Kemang Cabang Bogor

PENGARUH KEPUASAN TERHADAP LOYALITAS MAHASISWA PADA SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI PGRI SUKABUMI. Asep Hermawan STIE PGRI Sukabumi

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

PENGARUH KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN PENGUNJUNG HOTEL DI KOTA MAKASSAR (Studi pada Hotel TM Makassar) H A D I D U STIE-YPUP Makassar

PENGARUH KUALITAS LAYANAN, KEPUASAN DAN LOYALITAS PELANGGAN. Diah Yulisetiarini Fakultas Ekonomi Universitas Jember

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian (Rahmi, 2012:1 ) (Rahman, 2005:1)

BAB 5 KESIMPULAN DAN SARAN

PENGARUH KUALITAS PELAYANAN, HARGA DAN PROMOSI TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN BUS PARIWISATA MERPATI TRANS

ABSTRAK. retail marketing mix, loyalitas konsumen, harga, tata letak, dan personalia

BAB I PENDAHULUAN. Dalam kondisi perekonomian seperti saat ini, kenyataannya bahwa banyak

BAB I PENDAHULUAN. Kegiatan di bidang bisnis merupakan kegiatan yang komplek dan beresiko

BAB V KESIMPULAN dan WarpPLS 3.0 didapatkan hasil sebagai berikut : 1. Variabel Self Service Technology mempunyai pengaruh yang tidak

BAB 5 KESIMPULAN DAN SARAN

ANALISA PENGARUH KUALITAS LAYANAN, KUALITAS PRODUK, DAN KEPUASAN PELANGGAN TERHADAP LOYALITAS PELANGGAN (STUDI KASUS PADA BUTIK MBA MOSLEM COLLECTION)

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

ABSTRAK. Kata Kunci: Kualitas Pelayanan, Loyalitas Konsumen. iii. Universitas Kristen Maranatha

PENGARUH SERVICE QUALITY TERHADAP CUSTOMER SATISFACTION DAN DAMPAKNYA TERHADAP CUSTOMER LOYALITY PADA PERUSAHAAN JASA

PENGARUH LOKASI, PELAYANAN, DAN KEPUASAN TERHADAP LOYALITAS PELANGGAN WARUNG SEAFOOD YU YEM PANTAI JATIMALANG. Ely Septiadi

BAB 5 KESIMPULAN DAN SARAN

BAB 2 LANDASAN TEORI. keinginan konsumen yang hampir setiap saat berubah. Pembeli akan

PENGARUH KUALITAS PELAYANAN TERHADAP LOYALITAS NASABAH PADA BANK MANDIRI CABANG GORONTALO

ABSTRAK. Kata kunci : brand image, loyalitas konsumen. viii

BAB 5 SIMPULAN DAN SARAN

10 c. Persepsi sikap terhadap penggunaan (attitude) d. Persepsi minat perilaku (behavioral intention to use) Persepsi pengguna terhadap manfaat teknol

BAB 5 V PENUTUP. Berdasarkan hasil dari analisis data yang terkumpul serta pengolahan analisis

BAB V PENUTUP. menggunakan bank tersebut kurang dari sama dengan 5 tahun. konsumen dengan pengaruh sebesar 6,3%.

BAB V PENUTUP. rumusan hipotesis, dan pembahasan hasil penelitian, maka dapat dikemukakan. simpulan dari penelitian ini adalah sebagai berikut:

ANALISIS PENGARUH CITRA PERUSAHAAN DAN KUALITAS LAYANAN TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN DALAM RANGKA MEMBANGUN MINAT TRANSAKSI ULANG

PENGARUH KUALITAS LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING TERHADAP KEPUASAN SISWA

BAB 5 KESIMPULAN DAN SARAN

BAB I PENDAHULUAN. terutama bisnis produk kecantikan/kosmetik dan masyarakat yang semakin

BAB V PENUTUP. Berdasarkan analisis hasil penelitian dan pembahasan yang telah. dikemukan, terdapat beberapa kesimpulan sebagai berikut :

Gambaran Kepuasan Pelanggan Berdasarkan Kualitas Pelayanan Hema Resto Kemang Pratama di Bekasi

BAB 5 SIMPULAN DAN SARAN

PENGARUH KEPUASAN TERHADAP LOYALITAS NASABAH BANK

PENGARUH KUALITAS JASA AUDIT TERHADAP KEPUASAN KLIEN KANTOR AKUNTAN PUBLIK PADA PERUSAHAAN SWASTA DI JAWA TESIS

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. kelompok mendapatkan apa yang mereka butuhkan dan inginkan melalui. Kotler, 2000) dalam bukunya (Tjiptono, 2007:2)

BAB I PENDAHULUAN. Jasa pelayanan makanan dewasa ini menjadi salah satu jenis bisnis

PENGARUH KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN PADA PDAM KOTA CIREBON

KEPUASAN KONSUMEN SEBAGAI MEDIASI PENGARUH KUALITAS PELAYANAN, BRAND IMAGE, DAN HARGA TERHADAP LOYALITAS KONSUMEN

BAB 5 SIMPULAN DAN SARAN

4. Bagaimana pengaruh perceived quality atas produk Pertamax di SPBU Pertamina Pasteur terhadap tingkat kepuasan konsumen? Berdasarkan hasil analisa r

BAB II LANDASAN TEORI

PENGARUH KUALITAS PRODUK, HARGA, DAN KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN

PENGARUH CUSTOMER RELATIONSHIP MARKETING TERHADAP LOYALITAS KONSUMEN

PENGARUH DIMENSI PERSEPSI NILAI TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN DALAM MEMBELI PRODUK MINYAK PELUMAS MOTOR MEREK CASTROL DI PEKANBARU.

BAB 5 SIMPULAN DAN SARAN

Sandriana Marina Andi Darmawati Indra Setiawan STMT Trisakti STMT Trisakti STMT Trisakti

Nurhayati & Fatmasaris Sukesti Universitas Muhammadiyah Semarang &

BAB 5 SIMPULAN DAN SARAN

PENGARUH PSIKOLOGI KONSUMEN TERHADAP KEPUTUSAN MENGGUNAKAN LAYANAN JASA PERBANKAN (Studi pada nasabah BRI dan Bank Jateng di Purworejo)

Jordyanto Hermanus Laemonta & Metta Padmalia, Pengaruh Inovasi dan Kualitas Layanan terhadap Loyalitas Konsumen Terang Bulan Martabak 93

PENGARUH DIMENSI KUALITAS PELAYANAN ORGANISASI TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN (STUDI PADA STIE TOTALWIN SEMARANG)

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB 5 KESIMPULAN DAN SARAN

MEMBANGUN KEPUASAN KONSUMEN INTERNAL MELALUI PENCIPTAAN KUALITAS PELAYANAN DI BIDANG JASA PENDIDIKAN

PENGARUH PELATIHAN TERHADAP KINERJA KARYAWAN DIVISI SUMBER DAYA MANUSIA DI HOTEL BOROBUDUR JAKARTA

ABSTRACT. Key words: consumer behavior, experiential marketing, customer loyalty. Universitas Kristen Maranatha

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah

PENGARUH CUSTOMER RELATIONSHIP MANAGEMENT TERHADAP LOYALITAS NASABAH PT. BANK MANDIRI (PERSERO)

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang. Customer loyalty atau kesetiaan pelanggan merupakan faktor yang harus

PENGARUH KUALITAS PRODUK DAN EKUITAS MEREK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN. Adi Santoso 1. Universitas Muhammadiyah Ponorogo.

ANALISIS KEPUASAN PELANGGAN MIGRASI PRABAYAR DI WILAYAH PT PLN (Persero) RAYON KROYA

BAB V PENUTUP. kesimpulan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut : 1. Semakin tinggi nilai yang dirasa akan meningkatkan kepuasan yang berarti

ANALISIS KUALITAS PELAYANAN DALAM MENINGKATKAN KEPUASAN PENGUNJUNG BADAN PERPUSTAKAAN DAN ARSIP DAERAH PROVINSI KALIMANTAN SELATAN

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN. 1. Terdapat pengaruh positif dan signifikan antara E-Kualitas Layanan (EKL)

Transkripsi:

Jurnal E-Journal Studia Manajemen ISSN 2337-912X Vol.1 No.1 Pengaruh Kualitas Pelayanan terhadap Kepuasan Jamaah pada PT. Marifat Wisata Mandiri di Kabupaten Lebak Zakiyya Tunnufus*, Eris Harismasakti**, Dinda Rahmawati*** * STIE La Tansa Mashiro, Rangkasbitung ** STIE La Tansa Mashiro, Rangkasbitung *** STIE La Tansa Mashiro, Rangkasbitung Article Info Keywords: Services quality, customers satisfaction e-jurnal Management Volume 1 Nomor 1 Tahun 2012 ISSN 2337-912X LPPM STIE La Tansa Mashiro Abstract This study aims to find empirically services quality on customers satisfaction PT Ma rifat Wisata Mandiri, Lebak. The research method used is descriptive quantitative with survey method. This study uses probability sampling method with simple random sampling. The sample consisted of 105 consumers. The results showed that there are significant services quality on customers satisfaction. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan secara empiris kualitas pelayanan terhadap kepuasan konsumen (jamaah) PT Ma rifat Wisata Travel Mandiri Kabupaten Lebak. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan metode survei. Penelitian ini menggunakan probability sampel dengan metode pengambilan sampel acak sederhana. Sampel terdiri dari 105 konsumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan jamaah. Pendahuluan Kepuasan konsumen dan kualitas pelayanan merupakan konstruksi intervensi utama di bidang jasa pemasaran karena mengarah pada pengembangan loyalitas konsumen atau re-patronisation dari suatu produk atau jasa. Oleh karena itu pemahaman tentang persepsi konsumen tentang atribut layanan dan

pengaruhnya terhadap kualitas pelayanan dan kepuasan sangat penting untuk keberhasilan pelayanan organisasi. Dengan menggunakan strategi pemasaran, perusahaan akan berusaha bagaimana caranya memaksimalkan kepuasan pelanggan, dan secara tidak langsung tentu saja itu bisa membuat tingkat profit menjadi maksimal. Karena, jika konsumen sudah loyal terhadap suatu barang atau jasa, maka mereka tidak akan mudah untuk berpindah ke barang atau jasa dari perusahaan lain, bahkan sebaliknya, mereka akan dengan senang hati memamerkan barang atau jasa dari perusahaan tersebut. Tidak mudah suatu perusahaan untuk bisa mencapai kepuasan konsumen. Banyak faktor-faktor yang harus diperhatikan agar konsumen bisa merasa tercukupi dalam hal kebutuhan dan merasa puas dalam hal seperti produk atau jasa itu sendiri maupun puas dalam hal pelayanan atau pelayanan yang diberikan. Kepuasan adalah tingkat perasaan seseorang setelah membandingkan kinerja sebuah produk (hasil) yang konsumen rasakan dan harapannya, harapan mereka dibentuk oleh pengalaman pembelian terdahulu. Apabila pemasar menaikkan harapan pelanggan terlalu tinggi, konsumen mungkin akan kecewa jika perusahaan gagal memenuhinya, dan apabila perusahaan menetapkan konsumen terlalu rendah, maka perusahaan tidak dapat menarik terlalu banyak konsumen, meskipun konsumen merasa puas. Konsep kualitas pelayanan dan kepuasan layanan telah sangat dipertimbangkan dan digunakan dalam teks-teks pemasaran dan kegiatan, selama puluhan tahun sebelumnya. Kesetiaan layanan adalah salah satu struktur yang paling penting dalam layanan pemasaran, karena efek akhir adalah pembelian pelanggan berulang, dan pada kenyataannya, mereka merupakan pelanggan setia yang membeli berulang kali dianggap sebagai dasar dari setiap bisnis (Caruana, 2002). Meskipun konsep ini telah digunakan berkali-kali dalam literatur pemasaran, tetapi hubungan antara kedua konsep masih tetap ambigu. Oleh karena itu, penelitian ini bermaksud untuk mempelajari hubungan kedua konsep tersebut.

Berdasarkan hal tersebut di atas, maka rumusan masalah yang diajukan dalam penelitian ini adalah apakah terdapat pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan? Tujuan penelitian ini adalah memperoleh informasi empiris bahwa kualitas pelayanan berpengaruh terhadap kepuasan. Service Quality Satisfaction Gambar 1. Causal Relationships between Satisfaction and Service Quality (Sumber: Cronin et al. 2000; Ekinci, 2004; Parasurman et al., 1994) Mendefinisikan jangka kualitas layanan tidak mudah, teori pemasaran umumnya menerima bahwa konsep ini pribadi dan subjektif dan bahwa persepsi konsumen merupakan elemen penting dari konseptualisasinya. Definisi yang paling umum dari kualitas layanan bergantung pada penilaian konsumen terhadap keunggulan produk atau jasa global (Parasuraman et al., 1994), dan dengan demikian dapat mengintegrasikan harapan konsumen dari layanan dan persepsi perusahaan yang menyediakan layanan (Gronroos, 2007). Kualitas merupakan fenomena multidimensi, sehingga dalam mencapai kualitas pelayanan tidak dapat membedakan aspek-aspek penting dari kualitas tersebut. Dalam pembahasannya tentang kualitas pelayanan, Gronroos (2007) mengacu dengan tiga dimensi output yaitu (1) kualitas teknis, (2) kualitas kinerja pelayanan, dan (3) gambaran mental organisasi. Hal ini senada dengan Lehtinen dan Lehtinen (dikutip di Koo et al., 2009) telah membagi tiga dimensi kualitas pelayanan dengan (1) kualitas fisik, (2) kualitas interaktif, dan (3) kualitas organisasi. Kepuasan pelanggan merupakan faktor kunci dalam pembentukan keinginan pelanggan untuk pembelian masa depan (Mittal dan Kamakura, 2001). Selain itu, pelanggan yang puas mungkin akan berbicara dengan orang lain tentang pengalaman baik mereka. Fakta ini, terutama dalam budaya Timur Tengah, di mana

kehidupan sosial telah dibentuk dengan cara yang komunikasi sosial dengan orang lain meningkatkan masyarakat, yang lebih penting (Jamal dan Naser, 2002). Kotler dan Keller (2012) mengukur kepuasan pelanggan dengan (1) complaint and suggestion system (sistem keluhan dan saran), (2) customer satisfaction surveys (survey kepuasan pelanggan), (3) ghost shopping (pembeli bayangan), dan lost customer analysis (analisa pelanggan yang lari). Kepuasan adalah tanggapan terhadap pemenuhan keinginan konsumen.ini adalah suatu penilaian bahwa fitur produk atau jasa, atau produk atau layanan itu sendiri, memberikan tingkat konsumsi yang menyenangkan terkait pemenuhan tersebut (Wilson et al., 2012). Pelayanan yang memuaskan pengalaman kualitas dapat menyebabkan konsumen untuk mengembangkan dan memodifikasi sikap globalnya dalam jangka panjang, sehingga akumulasi hasil evaluasi spesifik (kepuasan dengan transaksi) dalam evaluasi global (perceived quality). Dalam upaya menyelesaikan kontroversi ini, Ekinci (2004) menemukan bahwa kualitas layanan harus menjadi anteseden kepuasan pelanggan. Meskipun kepuasan telah didefinisikan sebagai perbedaan antara harapan dan kinerja, tetapi ada perbedaan antara kualitas dan kepuasan. Parasuraman et al. (1994) mengatakan bahwa kepuasan adalah keputusan yang dibuat setelah pengalaman sedangkan kualitas tidak sama. Di sisi lain, dalam literatur kepuasan, harapan untuk barang menjadi kata akan, sedangkan dalam literatur kualitas layanan, harapan untuk barang menjadi kata harus. Kualitas Pelayanan (X) Kepuasan (Y) Gambar 2. Kerangka Berpikir Metodologi Penelitian Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan metode survei. Penelitian dilakukan untuk menemukan secara empiris kualitas pelayanan terhadap

kepuasan jamaah haji pada PT Ma rifat Wisata Mandiri pada tahun bulan Januari sampai dengan bulan Mei 2012 yang berjumlah 105 orang. Penelitian ini menggunakan skala Likert terstruktur yang diadopsi untuk kuesioner yaitu sangat puas, puas, kurang puas, tidak puas, sangat tidak puas. Analisis data menggunakan analisis regresi sederhana dengan sofware SPSS versi 20.0. Penelitian ini menggunakan probability sampel dengan metode pengambilan sampel acak sederhana. Noor (2011) menyatakan bahwa pengambilan sampel acak sederhana merupakan teknik pengambilan sampel tanpa memperhatikan tingkatan yang ada dalam populasi, tiap elemen populasi memiliki peluang yang sama dan diketahui untuk terpilih sebagai subjek. Hasil Penelitian dan Pembahasan Untuk menganalisis dampak kualitas pelayanan yang dirasakan terhadap kepuasan kepuasan pelanggan. Peneliti menyebarkan kuesioner kepada pelanggan dan menilai tanggapan responden terhadap kualitas pelayanan pegawai PT. Ma rifat Wisata Mandiri di Kabupaten Lebak. Tabel-tabel ditunjukkan di bawah ini. Tabel 1. Tanggapan Responden terhadap Konsistensi Pegawai No Pilihan Tanggapan Responden Jumlah Pemilih Persentase (%) 1 2 3 4 5 Sangat setuju Setuju Kurang setuju Tidak setuju Sangat tidak setuju 23 38 21 1-27,71 45,78 25,30 1,20 - Jumlah 83 100 Tabel 2. Tanggapan Responden terhadap Sikap Cepat Tanggap Pegawai No Pilihan Tanggapan Responden Jumlah Pemilih Persentase (%) 1 2 3 4 5 Sangat setuju Setuju Kurang setuju Tidak setuju Sangat tidak setuju 24 43 15 1-28,92 51,81 18,07 1,20 - Jumlah 83 100

Berdasarkan deskripsi data dari hasil tanggapan responden dalam penelitian ini, didapat nilai korelasi sebesar 0,718 yang artinya terdapat tingkat hubungan yang kuat antara variabel pelayanan terhadap variabel kepuasan jamaah pada PT. Ma rifat Wisata Mandiri di Kabupaten Lebak. Nilai koefisien determinasinya adalah 51,55%. Artinya, antara variabel pelayanan dengan kepuasan jamaah mempunyai tingkat pengaruh sampai 53,14%, dan sisanya adalah dipengaruhi oleh faktor lain yang bukan menjadi bahasan penulis. Uji signifikan dilakukan dengan cara membandingkan antara nilai thitung dengan t tabel. Pada penelitian ini, penulis menggunakan t tabel dengan derajat kebebasan (df = N 2) dan dengan tingkat kesalahan 5%. Setelah dicari nilai ttabel dengan df = 81 (83 2) dengan tingkat kesalahan 5%, maka diperoleh angka ttabel yaitu 1,664. Nilai thitung dalam penelitian ini adalah 9,284. Karena nilai thitung > ttabel, (9,284 > 1,664), maka hipotesis yang diterima adalah hipotesis alternatif, artinya terdapat pengaruh antara pelayanan terhadap kepuasan jamah pada PT. Ma rifat Wisata Mandiri di Kabupaten Lebak. Simpulan Berdasarkan pembahasan di atas, maka penulis dapat membuat kesimpulan diantaranya sebagai berikut: 1. Secara umum pelayanan pada PT. Marifat Wisata Mandiri Kabupaten Lebak sudah baik, hal ini terlihat dari kebanyakan responden yang memberikan tanggapan sangat setuju dan setuju, namun masih ada beberapa hal yang masih perlu peningkatan, antara lain : pegawai harus lebih cepat tanggap dan berjiwa penolong sehingga pelayanan akan semakin memuaskan. 2. Secara umum jamaah merasa puas memakai jasa PT. Marifat Wisata Mandiri Kabupaten Lebak, hal ini terlihat bahwa mayoritas responden memberikan tanggapan sangat setuju dan setuju, dan yang masih perlu peningkatan adalah komitmen para pegawai dalam memberikan pelayanan kepada para jamaah.

3. Terdapat pengaruh yang positif antara pelayanan dengan tingkat kepuasan jamaah, artinya semakin baik pelayanan yang diberikan PT. Marifat Wisata Mandiri Kabupaten Lebak maka akan menambah nilai kepuasan pada jamaah. Saran Berdasarkan hasil penelitian ini, maka saran yang dapat disampaikan penulis di antaranya sebagai berikut: 1. Seyogyanya pimpinan meningkatkan pemberian motivasi kepada para pegawai. Motivasi dimaksud tidak hanya terbatas pada pemberian insentif material tetapi juga insentif non material, seperti nasihat, pujian, ucapan terima kasih secara formal dan sebagainya. 2. Seyogyanya pegawai memberikan pelayanan yang lebih maksimal kepada para jamaah, agar setiap jamaah yang diberikan pelayanan merasa terpuaskan dengan pelayanan yang diberikan pegawai PT. Marifat Wisata Mandiri Kabupaten Lebak. Daftar Pustaka Caruana, A. (2002). Service Loyalty: The Effects of Service Quality and the Mediating role of Customer Satisfaction. European Journal of Marketing, 36(7), pp. 811-828. Cronin, Joseph J., Michael K. Brady, and Tomas M. Hult. (2000). Assessing the Effects of Quality, Value, and Customer Satisfaction on Consumer Behavioral Intentions in Service Environments. J Retail. 76(2):193 218. Ekinci Y. (2004). An Investigation of the Determinants of Customer Satisfaction. Tour Anal, 8, pp. 197-203. Gronroos, Christian. (2007). Service Management and Marketing. Singapore: John Wiley & sons Ltd. Jamal, A., & Naser, K. (2002). Customer satisfaction and retail banking: an Assessment of Some of the Key Antecedents of Customer Satisfaction in Retail Banking. International Journal o Bank Marketing, 20(4), pp. 146-160.

Koo, Gi-Yong, Rob Hardin, Steven McClung, Taejin Jung, Joseph Cronin, Clay Vorhees, Brian Bourdeau. (2009). Examination of the Causal Effects between the Dimensions of Service Quality and Spektator Satisfaction in Minor League Baseball. International Journal of Sports Marketing & Sponsorship. Vol. 11 Issue 1, pp. 46-59. Kotler, Philip and Kevin Lane Keller. (2012). Marketing Management. New Jersey: Prentice Hall. Mittal, V. and Kamakura, W.A. (2001). Satisfaction, Repurchase Intent, and Repurchase Behavior: Investigating the Moderating Effect of Customer Characteristics, Journal of Marketing Research, Vol. 38(1), pp. 131-142. Noor, Juliansyah, (2011). Metodologi Penelitian: Skripsi, Tesis, Disertasi, dan Karya Ilmiah. Jakarta: Prenada Media Group. Parasuraman, A., Valarie Zeithaml, Leonard L. Berry. (1994). Alternative Scales for Measuring Service Quality: a Comparative Assessment based on Psychometric and Diagnostic Criteria. J Retail, 70(3), pp. 201-30. Wilson, Alan, Valarie A. Zeithaml, Mary Jo Bitner, Dwayne D. Gremler. (2012). Services Marketing Integrating Customer Focus Across The Firm. Sigapore: McGraw-Hill.