SILABUS KURIKULUM KEAHLIAN MOTOR

dokumen-dokumen yang mirip
BAGIAN-BAGIAN UTAMA MOTOR Bagian-bagian utama motor dibagi menjadi dua bagian yaitu : A. Bagian-bagian Motor Utama yang Tidak Bergerak

BAB II LANDASAN TEORI

BAB III PENGUKURAN DAN GAMBAR KOMPONEN UTAMA PADA MESIN MITSUBISHI L CC

BAB III PROSES OVERHAUL ENGINE YAMAHA VIXION. Proses Overhoul Engine Yamaha Vixion ini dilakukan di Lab. Mesin,

FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA

BAB III PENGUKURAN DAN GAMBAR KOMPONEN UTAMA PADA MESIN TOYOTA COROLA 1300 CC. Bagian utama pada motor terdapat komponen atau bagian utama yang

KONSENTRASI OTOMOTIF JURUSAN PENDIDIKAN TEKIK MOTOR

JOB SHEET (LEMBAR KERJA) : Melaksanakan overhaul kepala silinder

FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA

BAB III METODE PENELITIAN. Mulai. Observasi & Studi Literatur. Identifikasi Sistem. Mekanisme Katup. Pengujian Dynotest awal

BAB III PENGUKURAN DAN GAMBAR KOMPONEN UTAMA PADA MESIN TOYOTA CORONA 2000 CC. Bagian utama pada motor terdapat komponen atau bagian utama yang

Rencana Pembelajaran Kegiatan Mingguan (RPKPM)

PT ASTRA INTERNATIONAL Tbk

BAB III GAMBAR DIMENSI UKURAN DAN METODOLOGI PENELITIAN

2) Lepaskan baut pemasangan exhaust pipe (pipa knalpot) dan baut/mur pemasangan mufler (knalpot)

BAB III LANDASAN TEORI

Fungsi katup Katup masuk Katup buang

Makalah PENGGERAK MULA Oleh :Derry Esaputra Junaedi FAKULTAS TEKNIK UNNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JAKARTA

BAB III TINJAUAN PUSTAKA

BAB III ANALISIS KASUS

Fungsi katup Katup masuk Katup buang

Oleh sebab itu pembuatan silinder diperlukan ketelitian yang tinggi.

BAB III GAMBAR DIMENSI UKURAN DAN METODOLOGI PENELITIAN

Gambar 4.1 mesin Vespa P150X. Gambar 4.2 stand mesin. 4.2 Hasil pemeriksaan komponen mesin VESPA P150X Hasil pemeriksaan karburator

BAB 9 MENGIDENTIFIKASI MESIN PENGGERAK UTAMA

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. Setelang melakukan proses overhoul cylinder head berdasarkan standar dan

TUGAS AKHIR MODIFIKASI MOTOR 4 LANGKAH YAMAHA JUPITER Z 110 CC MENJADI 200 CC. Diajukan Guna Melengkapi Sebagian Syarat

PENINGKATKAN KEMAMPUAN ANAK PUTUS SEKOLAH DI KECAMATAN GEBOG KABUPATEN KUDUS MELALUI PELATIHAN OTOMOTIF

AUTOMOBILE TECHNOLOGY TINGKAT PROVINSI

Team project 2017 Dony Pratidana S. Hum Bima Agus Setyawan S. IIP

Keselamatan Kerja 1. Meletakkan alat dan bahan di tempat yang aman, gunakan alat yang sesuai. 2. Bekerja dengan teliti dan hati-hati

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang

ANALISIS DAYA BERKURANG PADA MOTOR BAKAR DIESEL DENGAN SUSUNAN SILINDER TIPE SEGARIS (IN-LINE)

Ring II mm. Ukuran standar Batas ukuran Hasil pengukuran Diameter journal

BAB III PERENCANAAN DAN GAMBAR

MEMELIHARA/SERVIS ENGINE DAN KOMPONEN-KOMPONENNYA

BAB II TINJAUAN PUSTAKA DAN LANDASAN TEORI

PEMERINTAH KOTA DENPASAR DINAS PENDIDIKAN PEMUDA DAN OLAHRAGA PANITIA PELAKSANA LOMBA KOMPETENSI SISWA SEKRETARIAT : SMK NEGERI 1 DENPASAR

BAB I MOTOR DIESEL ( DIESEL ENGINE ) Motor diesel untuk perkapalan ( Marine Diesel Engine ) dikelompokan kepada :

PRAKTEK II TUNE UP MOTOR DIESEL. A. Tujuan:

BAB III METODOGI PENGUJIAN DAN ANALISA HASIL PENGUJIAN

Diagram 2.1 Prinsip Kerja Motor Matic Narasumber : Kawan Pustaka

LAMPIRAN A Pohon Keputusan

MODIFIKASI MESIN KENDARAAN MENJADI MESIN KENDARAAN HEMAT BAHAN BAKAR DENGAN TARGET JARAK TEMPUH 100 Km/Liter

2.3.1.PERBAIKAN BAGIAN ATAS MESIN. (TOP OVERHAUL)

!"#$%&$'()*& LAMPIRAN

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

PEMERINTAH PROVINSI BALI DINAS PENDIDIKAN PEMUDA DAN OLAHRAGA PANITIA PELAKSANA LOMBA KOMPETENSI SISWA SEKRETARIAT : SMK NEGERI 1 DENPASAR

BAB IV GAMBARAN UMUM OBJEK PENELITIAN. 125 pada tahun 2005 untuk menggantikan Honda Karisma. Honda Supra X

BAB II TINJAUAN PUSTAKA DAN LANDASAN TEORI. berkaitan dengan judul yang diambil. Berikut beberapa referensi yang berkaitan

IV. HASIL DAN PEMBAHASAN

FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. Berikut ini tabel hasil pemeriksaan dan pengukuran komponen cylinder. Tabel 4.1. Hasil Identifikasi Mekanisme Katup

Fungsi katup Katup masuk Katup buang

Gambar 4.2 Engine stand dan mesin ATV Toyoco G16ADP

BAB IV PROSES OVERHOUL DAN ANALISIS KOMPONEN

BAB IV PENGUJIAN DAN ANALISA

BAB IV PELAKSANAAN DAN PEMBAHASAN. Beberapa pengertian perawatan dapat diuraikan sebagai berikut :

JOB SHEET TEKNIK KENDARAAN RINGAN PEKERJAAN DASAR OTOMOTIF

LAPORAN PRAKTIKUM 3 PEMERIKSAAN DAN PENYETELAN CELAH KATUP

PRAKTEK KERJA INDUSTRI DI BENGKEL SLENDRO MEKANIK TAHUN 2012/2013

PANDUAN PELAKSANAAN KURIKULUM PENDIDIKAN KHUSUS

BAB I MOTOR PEMBAKARAN

PEMELIHARAAN/SERVIS ENGINE DAN KOMPONEN-KOMPONENNYA

I. PENDAHULUAN. Modifikasi kendaraan bermotor di Indonesia sering dilakukan, baik kendaraan

BAB II LANDASAN TEORI

MAKALAH DASAR-DASAR mesin


BAB II TINJAUAN PUSTAKA

TINJAUAN PUSTAKA DAN LANDASAN TEORI. Observasi terhadap sistem kerja CVT, dan troubeshooting serta mencari

Pengaruh variasi celah reed valve dan variasi ukuran pilot jet, main jet terhadap konsumsi bahan bakar pada sepeda motor Yamaha F1ZR tahun 2001

DAFTAR ISI. Nama Barang Halaman Nama Barang Halaman

BAB II KAJIAN TEORI. luar yang memungkinkan kendaraan dapat bergerak serta dapat mengatasi

MOTOR BAKAR TORAK. 3. Langkah Usaha/kerja (power stroke)

Materi. Motor Bakar Turbin Uap Turbin Gas Generator Uap/Gas Siklus Termodinamika

BAB II LANDASAN TEORI

BAB III TINJAUAN PUSTAKA

BAB. I PENDAHULUAN. Perkembangan teknologi dunia otomotif di tanah air dari tahun ketahun

KISI-KISI MATERI PLPG MATA PELAJARAN TEKNIK KENDARAAN RINGAN

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Studi Pustaka. Persiapan Dan Pengesetan Mesin. Kondisi Baik. Persiapan Pengujian. Pemasangan Alat Ukur

UNJUK KERJA MOBIL MSG 01 DENGAN SISTEM TENAGA UDARA

PROSEDUR PENYETELAN AWAL PADA SEPEDA MOTOR Oleh : Bambang Sulistyo, S.Pd.

PT ASTRA INTERNATIONAL Tbk

BAB II LANDASAN TEORI

BAB II DASAR TEORI. commit to user 3

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Waktu dan tempat pelaksanaan percobaan serta analisis sebagai berikut :

BAB III METODOLOGI PELAKSANAAN. penggerak belakang gokart adalah bengkel Teknik Mesin program Vokasi

SISTEM TRANSMISI OTOMATIS SEPEDA MOTOR

Lampiran. Struktur Pohon Keputusan K0010 K0060

BAB IV PELAKSANAAN DAN PEMBAHASAN. 4.1 PROSES PERAWATAN DAN PERBAIKAN KOPLING Berikut diagram alir proses perawatan dan perbaikan kopling

BAB II DASAR TEORI. Menurut Wiranto Arismunandar (1988) Energi diperoleh dengan proses

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang

BAB IV PROSES PEMBUATAN DAN PENGUJIAN

UJIAN NASIONAL Tahun Pelajaran 2011/2012 SOAL TEORI KEJURUAN

Gambar 3.1 Diagram alir metodologi pengujian

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

TUGAS AKHIR PERENCANAAN MOTOR BENSIN TYPE SOHC

BAB III METODE PENELITIAN. Waktu dan tempat pelaksanaan pembuatan stand pada mesin vespa P150X. Waktu Pelaksanaan : 1 Januari April 2016

Dua orang berkebangsaan Jerman mempatenkan engine pembakaran dalam pertama di tahun 1875.

NO. NOMOR HS URAIAN BARANG BM NOMOR HS URAIAN BARANG BM Rantai dan bagiannya, dari besi atau Rantai dan bagiannya, dari besi atau

Transkripsi:

SILABUS KURIKULUM KEAHLIAN MOTOR BULAN 4 Materi : Pengenalan alat kerja dan sparepart mesin, dan bongkar pasang mesin peraga. Target : Siswa dapat memahami nama dan fungsi alat kerja, mengenal sparepart mesin serta dapat melakukan bongkar pasang mesin dengan benar. Minggu 1 1. Hari 1 : Menghafal peralatan kerja Meliputi: Kunci T, kunci Sok, Kunci reng 8-9, Kunci pas reng, kunci stelan klep, kunci alfa ( tutup klep ), kunci Leter L, Obeng Ketok, Obeng ( - ) Besar, Obeng ( + ) Besar, Tang, Kunci Inggris sedang, Trekel Magnit, Gergaji Besi, Palu, Gunting. 2. Hari 2 : Menghafal peralatan kerja (Kunci T, kunci Sok, Kunci reng 8-9, Kunci pas reng, kunci stelan klep, kunci alfa ( tutup klep ), kunci Leter L, Obeng Ketok, Obeng ( - ) Besar, Obeng ( + ) Besar, Tang, Kunci Inggris sedang, Trekel Magnit, Gergaji Besi, Palu, Gunting.\ 3. Hari 3 : Pengenalan Mesin 2 Tak meliputi : Blok silinder (Cylinder Block), Torak (piston), Cincin Torak (Ring piston), Batang Torak (Connecting Rod), Poros Engkol (crank shaft), Bantalan (Bearing), Roda Penerus (Fly Wheel), Katup (Valve), Karter ( Oil Pan ), Pena Torak ( Piston pin ), Kepala Silinder ( Cylinder Head ), gigi tansmisi 4. Hari 4 : Pengenalan Mesin 2 Tak meliputi : Blok silinder (Cylinder Block), Torak (piston), Cincin Torak (Ring piston), Batang Torak (Connecting Rod), Poros Engkol (crank shaft), Bantalan (Bearing), Roda Penerus (Fly Wheel), Katup (Valve), Karter ( Oil Pan ), Pena Torak ( Piston pin ), Kepala Silinder ( Cylinder Head ), gigi tansmisi 5. Hari 5 : Pengenalan Mesin 2 Tak meliputi : Blok silinder (Cylinder Block), Torak (piston), Cincin Torak (Ring piston), Batang Torak (Connecting Rod), Poros Engkol (crank shaft), Bantalan (Bearing), Roda Penerus (Fly Wheel), Katup (Valve), Karter ( Oil Pan ), Pena Torak ( Piston pin ), Kepala Silinder ( Cylinder Head ), gigi tansmisi 6. Hari 6 : Pengenalan Mesin 4 Tak meliputi: Kepala Silinder / Head Cylinder, Baut cam sproket, Baud soket, Cam shaft, Roller, Poros roker arm, Roker arm, Baut tensioner, Baut silinder, Katup/ valve, Baut kepala silinder, Silinder cup, Dowel pin, Kepala silinder, Blok Silinder / Cylinder Adapun komponen-komponennya yang terdapat pada blok silinder adalah : Dowel pin, Ring O, Gasket kepala silinder, Clip pena torak, Pena torak, Torak / piston, Cam chain, Baut penyetel rantai mesin, Bak mesin kiri, Bak mesin kanan silinder, Batang penggerak, Piston, Komponen-komponen yang terdapat pada piston antara lain : Ring Piston. Ring piston, Ring piston terdiri dari 3 buah untuk 4 tak yaitu

:Ring Pertama, Ring Kedua dan Ring Oil, Poros engkol dibedakan menjadi dua yaitu : Type Asembled, Type One Piece Forged. Minggu 2 1. Hari 1 : Pengenalan Mesin 4 Tak meliputi: Cylinder Head / Kepala Silinder, Cylinder Block /Blok Silinder, Crank Ase / Bak Engkol, Power Train / Pemindah Tenaga, Clutch / Kopling, Gear Box / Gigi Transmisi, Kick Starter / Starter Kaki, Chasis, Sistem Kemudi, Sistem Suspensi, Rem, Roda dan Ban, Kelistrikan, Motor Starter, Sistem Pengapian, Sistem Pelumasan, Baut cam sproket, Baud soket, Cam shaft, Roller, Poros roker arm, Roker arm, Baut tensioner, Baut silinder, Katup/ valve, Baut kepala silinder, Silinder cup, Dowel pin, Kepala silinder, Blok Silinder / Cylinder Adapun komponenkomponennya yang terdapat pada blok silinder adalah : Dowel pin, Ring O, Gasket kepala silinder, Clip pena torak, Pena torak, Torak / piston, Cam chain, Baut penyetel rantai mesin, Bak mesin kiri, Bak mesin kanan silinder, Batang penggerak, Piston, Komponen-komponen yang terdapat pada piston antara lain : Ring Piston. Ring piston, Ring piston terdiri dari 3 buah untuk 4 tak yaitu :Ring Pertama, Ring Kedua dan Ring Oil, Poros engkol dibedakan menjadi dua yaitu : Type Asembled, Type One Piece Forged. 2. Hari 2 : Pengenalan Mesin 4 Tak meliputi: Cylinder Head / Kepala Silinder, Cylinder Block /Blok Silinder, Crank Ase / Bak Engkol, Power Train / Pemindah Tenaga, Clutch / Kopling, Gear Box / Gigi Transmisi, Kick Starter / Starter Kaki, Chasis / Sasis, Sistem Kemudi, Sistem Suspensi, Rem, Roda dan Ban, Kelistrikan, Motor Starter, Sistem Pengapian, Sistem Pelumasan, Baut cam sproket, Baud soket, Cam shaft, Roller, Poros roker arm, Roker arm, Baut tensioner, Baut silinder, Katup/ valve, Baut kepala silinder, Silinder cup, Dowel pin, Kepala silinder, Blok Silinder / Cylinder Adapun komponenkomponennya yang terdapat pada blok silinder adalah : Dowel pin, Ring O, Gasket kepala silinder, Clip pena torak, Pena torak, Torak / piston, Cam chain, Baut penyetel rantai mesin, Bak mesin kiri, Bak mesin kanan silinder, Batang penggerak, Piston, Komponen-komponen yang terdapat pada piston antara lain : Ring Piston. Ring piston, Ring piston terdiri dari 3 buah untuk 4 tak yaitu :Ring Pertama, Ring Kedua dan Ring Oil, Poros engkol dibedakan menjadi dua yaitu : Type Asembled, Type One Piece Forged. 3. Hari 3 : Pengenalan sistem kerja Head Cylinder meliputi kerja head silinder, klep bocor, ring piston rusak atau aus, dll. 4. Hari 4 : Pengenalan sistem kerja Head Cylinder meliputi kerja head silinder, klep bocor, ring piston rusak atau aus 5. Hari 5 : Pengenalan sistem kerja Head Cylinder meliputi kerja head silinder, klep bocor, ring piston rusak atau aus 6. Hari 6 : Pengenalan dan sistem kerja block selinder meliputi: Cara mengukur keausan silinder: Lepaskan blok silinder, Lepaskan piston, Ukur diameter lubang silinder dengan dial indikator bagian yang diukur bagian atas, tengah dan bawah dari lubang silinder. Pengukuran dilakukan dua kali pada posisi menyilang. Dan cara Hitung besarnya keovalan dan ketirusan. Bandingkan dengan ketentuan pada buku manual servisnya. Jika besarnya keovalan dan ketirusan melebihi batas-batas yang diijinkan lubang silinder harus diover size. Tahapan over size adalah 0,25 mm, 0,50 mm, 0,75 mm dan 1,00 mm. Over size pertama seharusnya 0,25 mm dengan keausan di bawah 0,25 mm dan seterusnya. Jika silinder sudah tidak mungkin di over size maka penyelesaiannya adalah dengan diganti pelapis silindernya.

MINGGU 3 1. Hari 1 : Pengenalan dan sistem kerja block silinder meliputi: Cara mengukur keausan silinder: Lepaskan blok silinder, Lepaskan piston, Ukur diameter lubang silinder dengan dial indikator bagian yang diukur bagian atas, tengah dan bawah dari lubang silinder. Pengukuran dilakukan dua kali pada posisi menyilang. Dan cara Hitung besarnya keovalan dan ketirusan. Bandingkan dengan ketentuan pada buku manual servisnya. Jika besarnya keovalan dan ketirusan melebihi batas-batas yang diijinkan lubang silinder harus diover size. Tahapan over size adalah 0,25 mm, 0,50 mm, 0,75 mm dan 1,00 mm. Over size pertama seharusnya 0,25 mm dengan keausan di bawah 0,25 mm dan seterusnya. Jika silinder sudah tidak mungkin di over size maka penyelesaiannya adalah dengan diganti pelapis silindernya. 1. Hari 2 : Pengenalan dan sistem kerja block selinder meliputi: Cara mengukur keausan silinder: Lepaskan blok silinder, Lepaskan piston, Ukur diameter lubang silinder dengan dial indikator bagian yang diukur bagian atas, tengah dan bawah dari lubang silinder. Pengukuran dilakukan dua kali pada posisi menyilang. Dan cara Hitung besarnya keovalan dan ketirusan. Bandingkan dengan ketentuan pada buku manual servisnya. Jika besarnya keovalan dan ketirusan melebihi batas-batas yang diijinkan lubang silinder harus diover size. Tahapan over size adalah 0,25 mm, 0,50 mm, 0,75 mm dan 1,00 mm. Over size pertama seharusnya 0,25 mm dengan keausan di bawah 0,25 mm dan seterusnya. Jika silinder sudah tidak mungkin di over size maka penyelesaiannya adalah dengan diganti pelapis silindernya. 2. Hari 3 : Pengenalan dan sitem kerja Block Magnet meliputi: Panduan Langkah Melepas Magnet, pengapian untuk kelistrikan pada motor. 3. Hari 4 : Pengenalan dan sitem kerja Block Magnet meliputi: Panduan Langkah Melepas Magnet, pengapian untuk kelistrikan pada motor. 4. Hari 5 : Pengenalan dan sistem kerja Block Kopling meliputi: cara kerja kampas ganda dan kampas manual 5. Hari 6 : Pengenalan dan sistem kerja Block Kopling meliputi: cara kerja kampas ganda dan kampas manual. MINGGU 4 1. Hari 1 : Pengenalan dan sistem kerja Gearbox (Transmisi) meliputi: Transmisi Gearbox Manual menggunakan serangkaian roda gigi yang diatur sedemikian rupa sehingga dapat mentransmisikan putaran mesin pada berbagai rasio percepatan, Prinsip Kerja Transmisi Gearbox, macam-macam Transmisi: Gearbox Sekuensial. Perpindahan rasio kecepatan pada sistem transmisi sekuensial terjadi secara berurutan. Sistem ini diadaptasi oleh sepeda-sepeda moto, Transmisi Gearbox non-sekuensial. Transmisi jenis ini memungkinkan kita untuk memindahkan posisi roda gigi secara acak atau tidak berurutan, Transmisi Gearbox Tanpa Sinkronisasi. Transmisi Gearbox Dengan Sinkronisasi. Gearbox dengan sinkronisasi terdiri atas dua poros utama yang keduanya terdapat roda gigi-roda gigi yang saling bertemu, sehingga roda gigi penggerak selalu menggerakkan roda gigi yang digerakkan. Transmisi Gearbox Pre-Selektor. Sesuai dengan namanya, pengendara kendaraan dengan sistem transmisi preselektor menentukan rasio roda gigi yang akan digunakan sebelum proses perpindahan gigi pada sistem gearbox terjadi.

2. Hari 2 : Pengenalan dan sistem kerja Gearbox (Transmisi) meliputi: Transmisi Gearbox Manual menggunakan serangkaian roda gigi yang diatur sedemikian rupa sehingga dapat mentransmisikan putaran mesin pada berbagai rasio percepatan, Prinsip Kerja Transmisi Gearbox, macam-macam Transmisi: Gearbox Sekuensial. Perpindahan rasio kecepatan pada sistem transmisi sekuensial terjadi secara berurutan. Sistem ini diadaptasi oleh sepeda-sepeda moto, Transmisi Gearbox non-sekuensial. Transmisi jenis ini memungkinkan kita untuk memindahkan posisi roda gigi secara acak atau tidak berurutan, Transmisi Gearbox Tanpa Sinkronisasi. Transmisi Gearbox Dengan Sinkronisasi. Gearbox dengan sinkronisasi terdiri atas dua poros utama yang keduanya terdapat roda gigi-roda gigi yang saling bertemu, sehingga roda gigi penggerak selalu menggerakkan roda gigi yang digerakkan. Transmisi Gearbox Pre-Selektor. Sesuai dengan namanya, pengendara kendaraan dengan sistem transmisi preselektor menentukan rasio roda gigi yang akan digunakan sebelum proses perpindahan gigi pada sistem gearbox terjadi. 3. Hari 3 : Pengenalan dan sistem kerja Gearbox (Transmisi) meliputi: Transmisi Gearbox Manual menggunakan serangkaian roda gigi yang diatur sedemikian rupa sehingga dapat mentransmisikan putaran mesin pada berbagai rasio percepatan, Prinsip Kerja Transmisi Gearbox, macam-macam Transmisi: Gearbox Sekuensial. Perpindahan rasio kecepatan pada sistem transmisi sekuensial terjadi secara berurutan. Sistem ini diadaptasi oleh sepeda-sepeda moto, Transmisi Gearbox non-sekuensial. Transmisi jenis ini memungkinkan kita untuk memindahkan posisi roda gigi secara acak atau tidak berurutan, Transmisi Gearbox Tanpa Sinkronisasi. Transmisi Gearbox Dengan Sinkronisasi. Gearbox dengan sinkronisasi terdiri atas dua poros utama yang keduanya terdapat roda gigi-roda gigi yang saling bertemu, sehingga roda gigi penggerak selalu menggerakkan roda gigi yang digerakkan. Transmisi Gearbox Pre-Selektor. Sesuai dengan namanya, pengendara kendaraan dengan sistem transmisi preselektor menentukan rasio roda gigi yang akan digunakan sebelum proses perpindahan gigi pada sistem gearbox terjadi. 4. Hari 4 : Pengenalan dan sistem kerja Karborator meliputi cara melepaskan, mebersihkan dan menyetel besar kecil gas sama boros dan iritnya bensin. 5. Hari 5 : Pengenalan dan sistem kerja Karborator meliputi cara melepaskan, mebersihkan dan menyetel besar kecil gas sama boros dan iritnya bensin 6. Hari 6 : Ujian Praktek Meliputi pengenalan alat kerja dan sistem kerja komponen motor BULAN 5 Materi : Service ringan dan perkabelan sepeda motor Target : Siswa di harapkan dapat memahami dan melakukan servis ringan dengan langkah yang baik dan benar serta mampu memahami perkabelan pada sepeda motor MINGGU I 1. Hari 1 : Ujian Praktek pengenalan alat kerja dan sistem kerja komponen motor 2. Hari 2 : Ujian Praktek i pengenalan alat kerja dan sistem kerja komponen motor

3. Hari 3 : Service ringan head cylinder dan block Cylinder. Meliputi: kerja head silinder, klep bocor, ring piston rusak atau aus. Cara mengukur keausan silinder: Lepaskan blok silinder, Lepaskan piston, Ukur diameter lubang silinder dengan dial indikator bagian yang diukur bagian atas, tengah dan bawah dari lubang silinder. Pengukuran dilakukan dua kali pada posisi menyilang. Block cylinder dan cara Hitung besarnya keovalan dan ketirusan. Bandingkan dengan ketentuan pada buku manual servisnya. Jika besarnya keovalan dan ketirusan melebihi batas-batas yang diijinkan lubang silinder harus diover size. Tahapan over size adalah 0,25 mm, 0,50 mm, 0,75 mm dan 1,00 mm. Over size pertama seharusnya 0,25 mm dengan keausan di bawah 0,25 mm dan seterusnya. Jika silinder sudah tidak mungkin di over size maka penyelesaiannya adalah dengan diganti pelapis silindernya. 4. Hari 4 : Service ringan head cylinder dan block Cylinder. 5. Hari 5 : Service ringan head cylinder dan block Cylinder. 6. Hari 6 : Service ringan head cylinder dan block Cylinder. MINGGU 2 1. Hari 1 : Service ringan head cylinder dan block Cylinder. 2. Hari 2 : Service ringan block magnet dan pengapian. Meliputi: Panduan Langkah Melepas Magnet, pengapian untuk kelistrikan pada motor. 3. Hari 3 : Service ringan block magnet dan pengapian 4. Hari 4 : Service ringan block magnet dan pengapian 5. Hari 5 : Service ringan block Kopling. Meliputi: cara kerja kampas ganda dan kampas manual 6. Hari 6 : Service ringan block Kopling MINGGU 3 1. Hari 1 : Service ringan block Kopling 2. Hari 2 : Pengapian dan service ringan. Meliputi: Cek Magnet, Kelistrikan, stel klep, stel rem, stel karburator, bersihkan karburator, dan cek kabel-kabel 3. Hari 3 : Pengapian dan service ringan. 4. Hari 4 : Pengapian dan service ringan 5. Hari 5 : Pengapian dan service ringan 6. Hari 6 : Pengapian dan service ringan

MINGGU IV 1. Hari 1 : Pengapian dan service ringan 2. Hari 2 : Pengapian dan service ringan 3. Hari 3 : Pengecekan Roda Depan, Roda Belakang. Meliputi cek kampas rem, cek rantai, cakram, dan boring roda/lakher 4. Hari 4 : Pengecekan Roda Depan, Roda Belakang 5. Hari 5 : Ujian Praktek: service ringan head selinder, block selinder, service ringan block magnet dan pengapian, pengecekan roda depan, belakang dan rem 6. Hari 6 : Ujian Praktek: service ringan head selinder, block selinder, service ringan block magnet dan pengapian, pengecekan roda depan, belakang dan rem BULAN 6 Materi : Service ringan dan perkabelan sepeda motor Target : Siswa di harapakan dapat memahami dan melakukan servis ringan dengan langkah yang baik dan benar serta dapat memahami perkabelan pada sepeda motor MINGGU 1 1. Hari 1 : Gearbox (transmisi). Transmisi gearbox menggunakan serangkaian roda gigi yang diatur sehingga dapat mentransmisikan putaran mesin pada berbagai rasio percepatan. Prinsip Kerja Transmisi Gearbox. Tipe transmisi : a.transmisi Gearbox Sekuensial: Perpindahan rasio kecepatan pada sistem transmisi sekuensial terjadi. secara berurutan b.transmisi Gearbox non-sekuensial: Transmisi jenis ini memungkinkan kita untuk memindahkan posisi roda gigi secara acak atau tidak berurutan. c. Transmisi Gearbox Tanpa Sinkronisasi. d.transmisi Gearbox Dengan Sinkronisasi: terdiri atas dua poros utama yang keduanya terdapat roda gigi- roda gigi yang saling bertemu, sehingga roda gigi penggerak selalu menggerakkan roda gigi yang digerakkan e. Transmisi Gearbox Pre-Selektor. 2. Hari 2 : Gearbox (transmisi) 3. Hari 3 : Gearbox (transmisi) 4. Hari 4 : Mempelajari cara kerja piston. Meliputi: a. Langka hisap: untuk mengisap bensin dan udara ke dalam selinder ketika piston bergerak turun b. Langka kompresi: didalam ruangan bakar ketika piston bergerak naik diakhiri kompresi ini di lakukan penyalaan oleh busi agar gasnya terbakar c. Langka kerja/akspresi: bergeraknya piston ke bawah karena terdesak oleh gas hasil pembakaran yang bersuhu dan tekanan tinggi d. Langka pembuagan: membuang gas sisa pembakaran keluar selinder melalui exhaus valve dan mesin bagian atas. 5. Hari 5 : Mempelajari cara kerja piston

6. Hari 6 : Mempelajari cara kerja piston MINGGU 2 1. Hari 1 : Bongkar pasang mesin secara keseluruhan. Meliputi: Blok silinder (Cylinder Block), Torak (piston), Cincin Torak (Ring piston), Batang Torak (Connecting Rod), Poros Engkol (crank shaft), Bantalan (Bearing), Roda Penerus (Fly Wheel), Katup (Valve), Karter ( Oil Pan ), Pena Torak ( Piston pin ), Kepala Silinder ( Cylinder Head ). Gigi tansmisi untuk mesin 2 tak dan untuk mesin 4 tak meliputi: Kepala Silinder / Head Cylinder, Baut cam sproket, Baud soket, Cam shaft, Roller, Poros roker arm, Roker arm, Baut tensioner, Baut silinder, Katup/ valve, Baut kepala silinder, Silinder cup, Dowel pin, Kepala silinder, Blok Silinder / Cylinder. Komponen-komponen yang terdapat pada blok silinder adalah : Dowel pin, Ring O, Gasket kepala silinder, Clip pena torak, Pena torak, Torak / piston, Cam chain, Baut penyetel rantai mesin, Bak mesin kiri, Bak mesin kanan silinder, Batang penggerak, Piston. Komponen-komponen yang terdapat pada piston antara lain : Ring Piston. Ring piston, Ring piston terdiri dari 3 buah untuk 4 tak yaitu :Ring Pertama, Ring Kedua dan Ring Oil. Poros engkol dibedakan menjadi dua yaitu : Type Asembled, Type One Piece Forged. 2. Hari 2 : Bongkar pasang mesin secara keseluruhan. 3. Hari 3 : Bongkar pasang mesin secara keseluruhan 4. Hari 4 : Bongkar pasang mesin secara keseluruhan 5. Hari 5 :Bongkar pasang mesin secara keseluruhan 6. Hari 6 :Bongkar pasang mesin secara keseluruhan MINGGU 3 1. Hari 1 : Bongkar pasang mesin secara keseluruhan. 2. Hari 2 : Bongkar pasang mesin secara keseluruhan 3. Hari 3 : Bongkar bagian magnet. Meliputi: Langkah Melepas Magnet Supaya Ujung Poros Kruk-As Tak Mekar dan kopling meliputi cara kerja kampas ganda dan kampas manual 4. Hari 4 : Bongkar bagian magnet 5. Hari 5 : Bongkar bagian magnet. 6. Hari 6 : Memperbaiki dinamo Starter meliputi anker, bostel, saklar starter dan bendik. MINGGU 4 1. Hari 1 : Perkabelan. Meliputi: mengenal warna kabel kabel pada sepeda motor seperti Kabel Kelistrikan HONDA, Kabel Kelistrikan YAMAHA, Kabel Kelistrikan SUZUKI, dan Kabel Kelistrikan KAWASAKI dan sistem pengapian pada kendaraan bermotor setiap jenisnya sepeerti HONDA, YAMAHA, SUZUKI dan KAWASAKI 2. Hari 2 : Perkabelan 3. Hari 3 : Perkabelan 4. Hari 4 : Perkabelan 5. Hari 5 : Ujian Praktek. Meliputi Gearbox, cara kerja piston dan mesin bagian atas, bongkar pasang mesin 2 tak dan 4 tak, bongkar bagian magnet, kopling dinamo starter, perkabelan dan sistem pengapian 6. Hari 6 : : Ujian Praktek. Meliputi Gearbox, cara kerja piston dan mesin bagian atas, bongkar pasang mesin 2 tak dan 4 tak, bongkar bagian magnet, kopling dinamo starter, perkabelan dan sistem pengapian

BULAN 7 Materi : Bongkar pasang sepeda motor total dan perkabelan sepeda motor Target : Siswa di harapakan dapat memahami dan mengaplikasikan keseluruhan materi mengenai bongkar pasang motor total (service berat) dan perkabelan pada sepeda motor MINGGU 1 1. Hari 1 : Pematapan service meliputi head selinder, block selinder,block magnet, block kopling, gearbox, 2. Hari 2 : Pematapan service meliputi head selinder, block selinder,block magnet, block kopling, gearbox, 3. Hari 3 : Pematapan service meliputi head selinder, block selinder,block magnet, block kopling, gearbox, 4. Hari 4 : Pematapan service meliputi head selinder, block selinder,block magnet, block kopling, gearbox, 5. Hari 5 : Pematapan service meliputi head selinder, block selinder,block magnet, block kopling, gearbox, 6. Hari 6 : Pematanpan perakitan meliputi Mesin 2 Tak. Meliputi : Blok silinder (Cylinder Block), Torak (piston), Cincin Torak (Ring piston), Batang Torak (Connecting Rod), Poros Engkol (crank shaft), Bantalan (Bearing), Roda Penerus (Fly Wheel), Katup (Valve), Karter ( Oil Pan ), Pena Torak ( Piston pin ), Kepala Silinder ( Cylinder Head ), gigi tansmisi dan mesin 4 tak meliputi Kepala Silinder / Head Cylinder, Baut cam sproket, Baud soket, Cam shaft, Roller, Poros roker arm, Roker arm, Baut tensioner, Baut silinder, Katup/ valve, Baut kepala silinder, Silinder cup, Dowel pin, Kepala silinder, Blok Silinder / Cylinder Adapun komponen-komponennya yang terdapat pada blok silinder adalah : Dowel pin, Ring O, Gasket kepala silinder, Clip pena torak, Pena torak, Torak / piston, Cam chain, Baut penyetel rantai mesin, Bak mesin kiri, Bak mesin kanan silinder, Batang penggerak, Piston, Komponen-komponen yang terdapat pada piston antara lain : Ring Piston. Ring piston, Ring piston terdiri dari 3 buah untuk 4 tak yaitu :Ring Pertama, Ring Kedua dan Ring Oil, Poros engkol dibedakan menjadi dua yaitu : Type Asembled, Type One Piece Forged. MINGGU 2 1. Hari 1 : Pematanpan perakitan meliputi Mesin 2 Tak. meliputi : Blok silinder (Cylinder Block), Torak (piston), Cincin Torak (Ring piston), Batang Torak (Connecting Rod), Poros Engkol (crank shaft), Bantalan (Bearing), Roda Penerus (Fly Wheel), Katup (Valve), Karter ( Oil Pan ), Pena Torak ( Piston pin ), Kepala Silinder ( Cylinder Head ), gigi tansmisi dan mesin 4 tak meliputi Kepala Silinder / Head Cylinder, Baut cam sproket, Baud soket, Cam shaft, Roller, Poros roker arm, Roker arm, Baut tensioner, Baut silinder, Katup/ valve, Baut kepala silinder, Silinder cup, Dowel pin, Kepala silinder, Blok Silinder / Cylinder Adapun komponen-komponennya yang terdapat pada blok silinder adalah : Dowel pin, Ring O, Gasket kepala silinder, Clip pena torak, Pena torak, Torak / piston, Cam chain, Baut penyetel rantai mesin, Bak mesin kiri, Bak mesin kanan silinder, Batang penggerak, Piston, Komponen-komponen yang terdapat pada piston antara lain : Ring Piston. Ring piston, Ring piston terdiri dari 3 buah untuk 4 tak yaitu :Ring Pertama, Ring Kedua dan Ring Oil, Poros engkol dibedakan menjadi dua yaitu : Type Asembled, Type One Piece Forged. 2. Hari 2 : Pematanpan perakitan meliputi Mesin 2 Tak. 3. Hari 3 : Pematanpan perakitan meliputi Mesin 2 Tak

4. Hari 4 : Pematanpan perakitan meliputi Mesin 2 Tak 5. Hari 5 : Pemantapan Perkabelan. Meliputi : mengenal warna kabel kabel pada sepeda motor seperti Kabel Kelistrikan HONDA, Kabel Kelistrikan YAMAHA, Kabel Kelistrikan SUZUKI, dan Kabel Kelistrikan KAWASAKI 6. Hari 6 : Pemantapan Perkabelan MINGGU 3 1. Hari 1 : Pemantapan Perkabelan 2. Hari 2 : Pemantapan Perkabelan 3. Hari 3 : Pemantapan Perkabelan 4. Hari 4 Pematapan penyetelan. Meliputi : Mesin 2 tak dan 4 tak, kabel-kabel dan roda depan dan roda belakang dan Finishing 5. Hari 5 : Pematapan penyetelan. 6. Hari 6 : Pematapan penyetelan. MINGGU 4 1. Hari 1 : Pematapan penyetelan 2. Hari 2 : Pematapan penyetelan 3. Hari 3 : Pematapan penyetelan 4. Hari 4 : Ujian Praktek Keseluruhan. Meliputi: Pengenalan alat kerja, pengenalan mesin 2&4 Tak, sistem kerja head selinder, block silinder, block magnet, block kopling, sistem kerja Gearbox, sistem kerja karborator, service ringan, pengapian, pengecekan roda depan dan roda belakang cek rem, dinamo starter, perkabelan dan pematapan penyetelan 5. Hari 5 : Ujian Praktek Keseluruhan 6. Hari 6 : Ujian Praktek Keseluruhan