Metodologi Penelitian Kuantitatif

dokumen-dokumen yang mirip
Metodologi Penelitian Kuantitatif

Metodologi Penelitian Kuantitatif

Metodologi Penelitian Kuantitatif

TINJAUAN PUSTAKA Pengertian dan Perkembangan Komunikasi Pembangunan

Metodologi Penelitian Kuantitatif

KOMUNIKASI DAN ETIKA PROFESI

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

TINJAUAN PUSTAKA Komunikasi

BAB I PENDAHULUAN. dihasilkan oleh manusia. Pengertian bahasa meliputi dua bidang, yaitu : bunyi yang

Teknik Reportase dan Wawancara

ETIK UMB. Komunikasi Efektif. HARIS UTOMO, S.STP. M.Si. Modul ke: Fakultas Desain dan Seni Kreatif. Program Studi Desain Produk

KOMUNIKASI ORGANISASI

BAB I PENDAHULUAN. perubahan sistem kerap muncul sebagai bentuk reformasi dari sistem sebelumnya.

Komunikasi dan Etika Profesi

SOSIOLOGI KOMUNIKASI

WE CANNOT NOT COMMUNICATE

Metodologi Penelitian Kuantitatif

ETIK UMB Komunikasi Efektif, Manfaat Komunikasi, Macam-Macam Komunikasi dan Cara Berkomunikasi Efekif Desain dan Seni Kreatif

KOMUNIKASI ORGANISASI DAN ALIRAN INFORMASI

Modul ke: Etik UMB. Etiket Pergaulan - 1. Fakultas MKCU. Finy F. Basarah, M.Si. Program Studi MKCU.

KOMUNIKASI BISNIS. KONTRAK KULIAH dan PENGANTAR KOMUNIKASI BISNIS. Drs. Agung Sigit Santoso, M.Si, Psi.

Kewarganegaraan. Pendidikan Kewarganegaraan sebagai Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian. Finy F. Basarah, M.Si. Modul ke: Fakultas Ilmu Komputer

BAB 1 PENDAHULUAN Latar Belakang

TOPIK SEMBILAN. Drs. Rudi Susilana, M.Si Jurusan Kurikulum dan Teknologi Pendidikan - FIP - UPI

PENGGUNAAN TEORI DAN MODEL DASAR KOMUNIKASI MASSA

I. PENDAHULUAN. Komunikasi merupakan salah satu hal yang sangat vital dalam kehidupan

Komunikasi dan Etika Profesi

Makalah Pengantar Ilmu Komunikasi

Komunikasi Antar Pribadi

BAB I PENDAHULUAN. mempertahankan kelangsungan hidup nya, bahkan hampir tidak mungkin lagi jika

ETIKA & FILSAFAT KOMUNIKASI

Bahasa Indonesia. Berbicara Untuk Keperluan Akademik. Koko Rustamaji, SE, MM. Modul ke: Fakultas Psikologi. Program Studi Program Studi?

KOMUNIKASI EFEKTIF EFEK KOGNISI EFEK KONASI UMPAN BALIK

BAB 3 METODE PENELITIAN

BAB I PENDAHULUAN. Komunikasi interpersonal adalah komunikasi yang terjadi antara dua orang. dan pengalaman masing-masing dalam percakapan tersebut.

Kapita Selekta Ilmu Sosial

GAMBARAN KETERBUKAAN DIRI (Studi Deskriptif pada siswa kelas VIII di SMP Negeri 48 Jakarta) Dwiny Yusnita Sari 1 Wirda Hanim 2 Dharma Setiawaty R.

Account Management. KULIAH 8 Konsep Komunikasi Yang Efektif Dan Interpersonal Skill. BERLIANI ARDHA, SE, M.Si

BAB I PENDAHULUAN. simbol serta memaknai simbol-simbol yang digunakannya. Namun lambang

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB I PENDAHULUAN. komunikasi manusia saling membentuk pengertian dengan lingkungannya.

PSIKOLOGI KOMUNIKASI. Proses Komunikasi Inter Personal. Oni Tarsani, S.Sos.I., M.Ikom. Modul ke: Fakultas Ilmu Komunikasi

Wulansari Budiastuti, S.T., M.Si.

Interpersonal Communication Skill

BAB II PENDEKATAN TEORITIS

Komunikasi Organisasi

KERANGKA PEMIKIRAN DAN HIPOTESIS. Kerangka Pemikiran

SOSIOLOGI KOMUNIKASI

KOMUNIKASI DAN BERFIKIR KRITIS

KOMUNIKASI ORGANISASI TIM DOSEN PERPUSINFO

RUANG LINGKUP DAN DASAR KOMUNIKASI

PERTEMUAN 11 KOMUNIKASI DALAM ORGANISASI

KOMUNIKASI ORGANISASI

BAB I PENDAHULUAN. untuk saling membantu dan mengadakan interaksi. berbagai sarana komunikasi salah satunya adalah Blackberry.

PENDIDIKAN. Oleh : Suyantiningsih, M.Ed. Jur. KTP FIP

BAB I PENDAHULUAN. Dengan berkembangnya dunia usaha umumnya, maka banyak. perusahaan-perusahaan yang mengalami pertumbuhan (growth) menjadi

DIFUSI INOVASI JARING PENGUSIR BURUNG PADA KELOMPOK TANI SUMBER MAKMUR DI DESA KALIBELO, KECAMATAN GAMPENGREJO, KABUPATEN KEDIRI

Pengaruh Tingkat Partisipasi Terhadap Tingkat Pengetahuan Karyawan dalam Program Sosialisasi Nilai Baru Organisasi Penerbit dan Percetakan Kanisius

BAB I PENDAHULUAN. dipertemukan satu sama lainnya dalam suatu wadah baik formal maupun informal.

DIFUSI INOVASI PEMANFAATAN BIJI DURIAN POTRET JARINGAN KOMUNIKASI PADA KWT MUGI RAHAYU

BAB 7 RUANG LINGKUP, TUJUAN, PRINSIP, STRATEGI DAN FUNGSI KOMUNIKASI PEMBANGUNAN

Interpersonal Communication Skill

MODUL TEKNOLOGI KOMUNIKASI. Oleh : Dwi Hastuti Puspitasari, SKom, MMSI

BAB IV KESIMPULAN DAN SARAN. kesimpulan bahwa proses difusi, inovasi dan adopsi motor trail pada komunitas

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 KonteksMasalah

PSIKOLOGI KOMUNIKASI. Proses Komunikasi Massa. Oni Tarsani, S.Sos.I., M.Ikom. Modul ke: Fakultas Ilmu Komunikasi. Program Studi Public Relation

PROSES KOMUNIKASI INTERPERSONAL ANTAR PEGAWAI DINAS PENDIDIKAN PROVINSI KEPULAUAN RIAU. Nur Oktapianti NIM :

PSIKOLOGI KOMUNIKASI PSIKOLOGI PESAN. Oni Tarsani, S.Sos.I., M.Ikom. Modul ke: Fakultas Ilmu Komunikasi. Program Studi Public Relation

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Penelitian menerangkan dalam suatu rangka teoritis tertentu serta mengumpulkan

BAB V PENUTUP. A. Komunikasi dengan masyarakat umum (khalayak) pendidikan melalui seni budaya, diskusi yang melibatkan stakeholder, klinik

Sosiologi Komunikasi. Sosiologi komunikasi dan komunikasi massa. Frenia T.A.D.S.Nababan. Modul ke: Fakultas KOMUNIKASI. Program Studi PUBLIC RELATION

Fitri Rahmawati, MP. Jurusan Pendidikan Teknik Boga dan Busana Fakultas Teknik UNY.

KOMUNIKASI BISNIS PENGANTAR & RUANG LINGKUP KOMUNIKASI BISNIS. Drs. Agung Sigit Santoso, Psi., M.Si.

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Konteks Masalah. Efektivitas kerja merupakan hal yang sangat penting dalam suatu organisasi,

I. PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

Definisi Manajemen Komunikasi (Michael Kaye, 1994)

ILMU KOMUNIKASI Pengampu: Dr. Rulli Nasrullah, M.Si

BAB IV ANALISA DATA. Pada Bab ini, penulis mencoba untuk menganalisa data yang telah

JARINGAN KOMUNIKASI DALAM DIFUSI ADOPSI INOVASI PENGELOLAAN TANAMAN TERPADU

BAB I PENDAHULUAN. I.1 Latar Belakang Masalah

Tantangan Dasar Desain Organisasi

PENGERTIAN DAN SEJARAH PSIKOLOGI

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

Akuntansi Biaya PROCESS COSTING II. Diah Iskandar SE., M.Si dan Lawe Anasta, SE., M.S.,Ak. Modul ke: Fakultas FEB. Program Studi Akuntansi

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar belakang

TINJAUAN PUSTAKA Pengertian Jaringan Komunikasi

Transkripsi:

Modul ke: Metodologi Penelitian Kuantitatif Analisis Jaringan Fakultas ILMU KOMUNIKASI Finy F. Basarah, M.Si Program Studi Penyiaran www.mercubuana.ac.id

Analisis Jaringan Metodologi Penelitian Kuantitatif Ruang lingkup: Definisi dan pendekatan dalam analisis jaringan, metode dan teknik analisis jaringan. Kompetensi: Mahasiswa mampu memahami kegunaan dan menganalisis data dalam analisis jaringan.

Pengertian Analisis Jaringan Analisis jaringan komunikasi bertujuan untuk mengetahui bagaimana arus informasi terpolakan yang mengalir dalam individuindividu pada sebuah sistem. Biasanya digunakan pada arus informasi yang bersifat inovasi, yaitu ide, gagasan, barang yang bersifat baru bagi orang-orang tertentu.

Analisis ini dapat diterapkan pada berbagai bidang komunikasi. Kita dapat meriset jaringan komunikasi pada sosialisasi program KB di sebuah wilayah atau jaringan komunikasi pada difusi informasi tentang Pilkada di beberapa desa, dan sebagainya.

Difusi menurut Rogers&Shoemaker adalah proses di mana penemuan disebarkan kepada masyarakat yang menjadi anggota sistem sosial. Dalam buku ini, analisis jaringan ini bisa digunakan untuk melihat penyebaran informasi dari media sampai bagaimana proses penerimaannya di masyarakat dan juga dipakai untuk mengukur penyebaran informasi dalam organisasi.

Perilaku utama dalam analisis jaringan adalah informasi. Jaringan komunikasi terdiri dari individuindividu yang terhubungkan satu sama lain oleh pola-pola arus informasi.

Informasi dapat diartikan sbb.: Fakta atau data yang diperoleh selama tindakan komunikasi berlangsung yang merupakan kuantitas fisik yang dapat dipindahkan dari satu titik ke titik lainnya. Sejumlah ketidakpastian yang dapat diukur dengan cara mereduksi sejumlah alternatif pilihan yang tersedia Sesuatu yang digunakan untuk mengurangi ketidakpastian akan sesuatu.

Kajian analisis jaringan ini berbeda dari model komunikasi yang linear (menganggap bahwa pesan searah), individu pasif dan bersifat atomistis (terpisah satu dengan lainnya). Pada analisis jaringan, proses komunikasi bersifat sirkuler (timbal-balik) di mana terjadi pertukaran informasi antarindividu.

Tidak terjadi perbedaan yang tajam antara sumber dan penerima, sehingga arus informasi terjadi antara partisipan-partisipan dalam suatu jaringan, masing-masing bisa bertindak sebagai pengirim dan penerima pesan.

Model komunikasi yang menggunakan prinsip di atas adalah model komunikasi konvergen. Model ini mendefinisikan komunikasi sebagai sebuah proses konvergen (pemusatan) di mana informasi dibagi oleh para partisipan agar dapat mencapai kesepahaman (mutual understanding).

Secara umum model komunikasi konvergensi mempunyai tiga asumsi: Individu tidak atomistis, melainkan holistis. Dari hasil komunikasi tersebut, ketidakpastian dapat direduksi dan akhirnya memperoleh mutual understanding. Komunikator dan komunikan saling membuat dan berbagi informasi, sehingga keduanya aktif dan terjadi pergantian peran.

Prosedur Riset Mengidentifikasikan klik-klik dalam keseluruhan sistem dan menentukan bagaimana pengaruhnya terhadap perilaku komunikasi dalam sistem. Mengidentifikasikan beberapa peranan komunikasi yang terspesialisasi, seperti liason, bridges, dan isolate. Mengukur variasi struktur komunikasi (seperti hubungan komunikasi) di antara individu, diadik, jaringan interpersonal, klik-klik, atau keseluruhan sistem.

Metode Pengumpulan Data Kuesioner Wawancara Kedua instrumen tersebut dapat digunakan pada beberapa metode pengumpulan data, yaitu: Self-Desgnating Method. Key Informant Method. Objective Method.

Analisis Data Unit Analisis Sosiometri

Terima Kasih Finy F. Basarah, M.Si