Prosiding Manajemen ISSN:

dokumen-dokumen yang mirip
Analisis Bauran Produk dengan Menggunakan Metode Simplek untuk Memaksimalkan Keuntungan (Studi Kasus Produk Sepatu Wanita PD.

Prosiding Manajemen ISSN:

BAB I PENDAHULUAN. besar dan mampu membantu pemerintah dalam mengurangi tingkat pengangguran.

Prosiding Manajemen ISSN:

Analisis Bauran Produk dengan Menggunakan Metode Simpleks untuk Memaksimalkan Keuntungan (Studi Kasus pada CV. Idola Indonesia Bandung)

Optimasi Bauran Produksi dengan Menggunakan Metode Grafis untuk Menentukan Jumlah Produk yang Optimal (Kasus Pada CV. Hoki Production di Bandung)

Prosiding Manajemen ISSN:

Prosiding Manajemen ISSN:

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Penelitian. Perekonomian Indonesia menghadapi perdagangan bebas dituntut untuk lebih giat dan

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 latar Belakang. Industri manufaktur merupakan industri yang memproduksi bahan baku

ANALISIS CONTRIBUTION MARGIN ATAS PRODUK-PRODUK PADA USAHA WARUNG MAKAN PUTRA BUKIT DI TENGGARONG (PENERAPAN METODE SIMPLEK)

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

METODE SIMPLEKS DALAM PROGRAM LINIER

BAB II LANDASAN TEORI

Prosiding Matematika ISSN:

Perencanaan Produksi Loster Menggunakan Metode Linear Programming Model Simpleks

Prosiding Manajemen ISSN:

ANALISIS LINIER PROGRAMMING UNTUK OPTIMALISASI KOMBINASI PRODUK

Metode Simpleks Dalam Optimalisasi Hasil Produksi

Penentapan Perencanaan Produksi guna Menentukan Besaran Produksi yang Tepat pada PT Goodyear Indonesia Tbk

Prosiding Manajemen ISSN:

Optimasi Produksi dengan Menggunakan Metode Grafis untuk Menentukan Jumlah Produk yang Optimal (Kasus pada House Of Leather Bandung)

OPTIMALISASI USAHA AGROINDUSTRI TAHU DI KOTA PEKANBARU

OPTIMALISASI PEMBANGUNAN PERUMAAHAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE SIMPLEKS (STUDI KASUS PT. PARUJA KONSULTAMA)

Riset Operasional LINEAR PROGRAMMING

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

Analisis Penggunaan Model Transportasi dalam Memaksimumkan Penjualan Tiket pada Perusahaan Shuttle Xtrans Cabang Bandung

OPTIMALISASI PEMBANGUNAN PERUMAHAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE SIMPLEKS (STUDI KASUS: UD. PERUMAHAN GRIYA CEMPAKA ALAM)

PROGRAM STUDI AGRIBISNIS FAKULTAS PERTANIAN, UNIVERSITAS ANDALAS BAHAN AJAR. Simpleks

ANALISIS KONTRIBUSI KEUNTUNGAN ATAS PRODUK-PRODUK PADA USAHA PENGGILINGAN DAGING TITIPANE GUSTI DI KOTA BANGUN

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

Inti Sariani Jianta Djie Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Bina Nusantara Jl. K.H Syahdan No 9 Kemanggisan - Jakarta Barat

Optimalisasi Produksi Di Industri Garment Dengan Menggunakan Metode Simpleks

Prosiding Manajemen ISSN:

OPTIMALISASI KEUNTUNGAN PADA PERUSAHAAN KERIPIK BALADO MAHKOTA DENGAN METODE SIMPLEKS

OPTIMISASI PENJUALAN SUSU CUP MENGGUNAKAN INTEGRASI METODE SIMPLEKS DAN ANALISA SENSITIVITAS

Prosiding Manajemen ISSN:

Prosiding Manajemen ISSN:

MAKSIMALISASI KEUNTUNGAN DENGAN PENDEKATAN METODE SIMPLEKS Kasus pada Pabrik Sosis SM

MINIMASI BIAYA PRODUKSI TEGEL MENGGUNAKAN PENDEKATAN LINIER PROGRAMMING DI PERUSAHAAN TEGEL CV. PENATARAN BLITAR

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

Prosiding Manajemen Komunikasi ISSN:

Program Dinamik Deterministik Rekursif Mundur Pada Perusahaan Distribusi Deterministic Dynamic Program Recursive of backwards On Distribution Company

BAB 2 LANDASAN TEORI

Operations Management

MANAJEMEN PENGEMBILAN KEPUTUSAN

ANALISIS STRATEGI TATA LETAK TERHADAP PRODUKTIVITAS OPERASIONAL PRODUKSI DAN INVENTORY CONTROL PADA PT.MEGATAMA PLASINDO

Analisis Manajemen Persediaan Bahan Baku pada Perusahaan Base Camp Clothing dengan Menggunakan Metode Economic Order Quantity ( EOQ)

PROGRAM LINEAR: METODE SIMPLEX

MENENTUKAN JUMLAH PRODUKSI BATIK DENGAN MEMAKSIMALKAN KEUNTUNGAN MENGGUNAKAN METODE LINEAR PROGRAMMING PADA BATIK HANA

PROGRAM LINEAR MULTI-OBJECTIVE DENGAN FIXED-WEIGHT METHOD

BAB IV. METODE SIMPLEKS

OPTIMALISASI HASIL PRODUKSI TAHU DAN TEMPE MENGGUNAKAN METODE BRANCH AND BOUND (STUDI KASUS: PABRIK TEMPE ERI JL. TERATAI NO.

Analisis Sensitivitas dalam Optimalisasi Keuntungan Produksi Busana dengan Metode Simpleks

BAB I PENDAHULUAN. yang dikemukakan oleh George Dantzig pada tahun Linear Programming (LP) adalah perencanaan aktivitas-aktivitas untuk

Inti Sariani Jianta Djie. PT Anugerah Ajita Sukses Bersama Jln. Semanan Raya No.27, Daan Mogot Km.16, Kalideres, Jakarta Barat

III. METODE PENELITIAN

Optimalisasi Produksi Di Industri Garment Dengan Menggunakan Metode Simpleks

Pemrograman Linier (6)

Prosiding Manajemen ISSN:

BAB LINEAR PROGRAMMING : METODE GRAFIK PENDAHULUAN PENDAHULUAN

Pertemuan 2 Metode Simplex

PROGRAM LINIER PROGRAM LINIER DENGAN GRAFIK PERTEMUAN 2 DEFINISI PROGRAM LINIER (1)

PELAKSANAAN PENGAWASAN MUTU UNTUK MEMINIMALISASI BARANG RUSAK GUNA MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS PERUSAHAAN PADA PT SEMESTA KERAMIKA RAYA

Analisis Pengendalian Kualitas dengan Menggunakan Metode Statistical Quality Control (Studi Kasus pada Kantor Pos Mpc Bandung)

ABSTRACT. Keywords : joint costing, product cost per unit, joint cost allocation method. viii. Universitas Kristen Maranatha

Analisis Peramalan Penjualan Produk Dodol Coklat Menggunakan Metode Adjusted Exponential Smoothing (Studi Kasus pada Pabrik Dodol Asli 99 Garit)

PENGARUH BIAYA PEMELIHARAAN DAN PERBAIKAN AKTIVA TETAP TERHADAP PRODUKTIVITAS PRODUKSI

BAB 2 LANDASAN TEORI

OPTIMASI PENUGASAN GURU PADA KEGIATAN PEMBELAJARAN DI SMKN 2 SURABAYA DENGAN MENGGUNAKAN INTEGER PROGRAMMING

BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN. dibandingkan dengan metode konvensional yang diterapkan Fungiyaki.

TRANSPORTATION PROBLEM

Jurnal MIPA 36 (1): (2013) Jurnal MIPA.

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

Oleh : ARI TRISNAWANDI NPM

BAB6 KESIMPULAN DAN SARAN

OPTIMALISASI PRODUKSI MENGGUNAKAN MODEL LINEAR PROGRAMMING (Studi Kasus : Usaha Kecil Menengah Kue Semprong)

ANALISIS PENGENDALIAN PERSEDIAAN BERAS PADA UD BINTANG USAHA DI KECAMATAN MUAI KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA

IMPLEMENTASI PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN KIMIA DI GUDANG LABORATORIUM PT WILMAR NABATI INDONESIA

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pemilihan Judul

Metode Simpleks M U H L I S T A H I R

Kata kunci : Pengalokasian Order Produksi, Integer Linear Programming, Perencanaan Produksi

Pencapaian Biaya Minimum Menggunakan Metode Hungarian Dan Daftar Kombinasi

Optimasi Produksi Dan Analisis Sensitivitas Menggunakan Algoritma Titik Interior (Studi Kasus: UP2K Melati, Prabumulih)

18/09/2013. Ekonomi Teknik / Sigit Prabawa / 1. Ekonomi Teknik / Sigit Prabawa / 2

OPTIMALISASI PRODUKSI ROTI DENGAN MENGGUNAKAN METODE BRANCH AND BOUND (Studi Kasus Pada Pabrik Roti Syariah Bakery, Jl. Maleo, Lrg.VIII No.

OPTIMASI BIAYA PRODUKSI BIBIT UDANG PUTIH DENGAN MENGGUNAKAN METODE SIMPLEKS (Studi Kasus: PT. Surya Windu Pertiwi) SKRIPSI

OPTIMALISASI PERSEDIAAN SEMEN PADA C.V. SURYA INDAH DI SAMARINDA. Muhammad Erwan Rizki 1

PENYEDERHANAAN OPERASI PERHITUNGAN PADA METODE SIMPLEKS

BAB III SOLUSI GRAFIK DAN METODE PRIMAL SIMPLEKS

OPTIMASI PRODUKSI HIJAB DENGAN FUZZY LINEAR PROGRAMMING

Taufiqurrahman 1

Aplikasi Metode Simpleks pada Produksi Padi di Kabupaten Ogan Ilir Serta Analisis Kelayakan Produksi Secara Sensitivitas

3 METODE PENELITIAN 3.1 Tempat dan Waktu Penelitian 3.2 Metode Penelitian 3.3 Metode Pengumpulan Data

SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN UNTUK MENCARI KEUNTUNGAN MAKSIMAL PADA PERUSAHAAN TEMBIKAR DENGAN MENGGUNAKAN METODE SIMPLEKS. Kusrini 1.

MAKSIMALISASI PROFIT DALAM PERENCANAAN PRODUKSI

Metode Simpleks (Simplex Method) Materi Bahasan

BAB 2 LANDASAN TEORI

PROGRAM LINEAR DENGAN METODE SIMPLEX

Transkripsi:

Prosiding Manajemen ISSN: 2460-6545 Analisis Bauran Produk dengan Menggunakan Metode Simpleks untuk Memaksimalkan Keuntungan (Studi Kasus Produk Boneka Pada Pd. Dwi Putra Toys Kopo Bandung) Product Mix Analysis by Simpleks Method to Maximize Profit (Case Study on Doll Product in Pd. Dwi Putra Toys Kopo Bandung) 1 Sandra Wazahra, 2 Muhardi, 3 Nining Koesdiningsih 1,2,3 Prodi Manajemen, Fakultas Ekonomi, Universitas Islam Bandung, Jl. Tamansari No.1 Bandung 40116 email: 1 sandrawawaw@yahoo.co.id Abstract. This study was conducted to determine the production planning is done by PD. Dwi Putra Toys to achieve maximum benefit. So based on these problems the authors conducted research on Product Mix Analysis by Using Simplex Method To Maximize Profits ( Case Studies of Products Doll PD. Dwi Putra Toys). In obtaining the data required in this study, we used the technique of collecting data through direct observation of the object under study through interviews, observation, documentation and literature. The method used is the case study method, the study of the status of research subjects pertaining to, or characteristic of a specific phase of the overall personality While this type of research used is descriptive quantitative research that aims to depict or describe a phenomenon quantitatively with models. Linear program using the simplex method is a method used in solving the problem from situation above. Based on the research conducted, the results obtained with the optimal amount of production in the production process as well as the maximum amount of benefit that can be obtained. PD. Dwi Putra Toys produce per day on average for 40 units of Teddy Bear, Panda doll 42 units and Hello Kitty doll 45 units per day with a total profit of Rp.3.076.994 Production and profits obtained after using the simplex method to 41 units Teddy Bear, Panda doll 42 units and Hello Kitty doll 45 units per day with a total profit of Rp.3.100.891.5. Resulting in an increase in profit of Rp.23.897.5 per day or 0,77 %. Keywords: Product Mix, Simplex Method, Maximum Benefits. Abstrak. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui perencanaan produksi yang dilakukan oleh PD. Dwi Putra Toys untuk mencapai keuntungan yang maksimal. Sehingga berdasarkan masalah tersebut penulis melakukan penelitian mengenai Analisis Bauran Produk dengan Menggunakan Metode Simpleks Untuk Memaksimalkan Keuntungan (Studi Kasus produk Boneka PD. Dwi Putra Toys). Dalam memperoleh data yang dibutuhkan dalam penelitian ini, maka digunakan teknik pengumpulan data melalui pengamatan secara langsung terhadap objek yang diteliti melalui wawancara, observasi, dokumentasi dan studi pustaka. Metode penelitian yang digunakan adalah metode studi kasus, yaitu penelitian tentang status subjek penelitian yang berkenaan dengan suatu fase spesifik atau khas dari keseluruhan personalitas, sedangkan jenis penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kuantitatif, yaitu penelitian yang bertujuan menggambarkan atau mendeskripsikan suatu fenomena secara kuantitatif dengan menggunakan model. Program linier dengan menggunakan metode simpleks adalah metode yang digunakan dalam memecahkan masalah diatas. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, diperoleh hasil dengan jumlah produksi optimal dalam proses produksi serta jumlah keuntungan maksimal yang dapat diperoleh perusahaan. PD. Dwi Putra Toys menghasilkan produk per hari rata-rata untuk boneka Beruang 40 unit, boneka Panda 42 unit dan boneka Hello Kitty 45 unit dengan total keuntungan per hari sebesar Rp.3.076.994. Hasil produksi dan keuntungan yang diperoleh setelah menggunakan metode simpleks untuk boneka Beruang 41 unit, boneka Panda 42 unit dan boneka Hello Kitty 45 unit dengan total keuntungan per hari sebesar Rp.3.100.891.5. Sehingga terjadi peningkatan keuntungan sebesar Rp.23.897.5 per hari atau 0,77 % per hari. Kata Kunci: Bauran Produk, Metode Simpleks, Keuntungan Maksimal. 1

2 Sandra Wazahra, et al. A. Pendahuluan Diantara sekian banyak usaha kecil yang berkembang pesat di Indonesia salah satunya adalah usaha pembuatan boneka. Usaha ini dihadapkan dalam berbagai hambatan-hambatan dalam menjalankan usahanya, sehingga dalam menjalankan usahanya tidak optimal serta dalam pengembangan usahanya terhambat. Hambatan-hambatan yang dialami diantaranya adalah keterbatasan modal yang dimiliki, metode kerja yang masih sederhana, mesin serta peralatan yang masih belum memadai, tenaga kerja yang masih kurang, serta kapasitas produksi yang masih rendah, sehingga sektor usaha ini masih banyak yang belum mencapai tujuannya, yaitu memperoleh keuntungan yang optimal. Berdasarkan penelitian diatas, penulis mengadakan penelitian pada usaha PD.Dwi Putra Toys yang memproduksi berbagai macam boneka seperti Boneka Beruang, Panda, Karakter Kartun, Karakter Binatang dll. Usaha boneka ini memproduksi produknya dan menjualnya langsung kepada konsumen. Akan tetapi dalam perencanaan produksi yang dijalankan mengalami kendala-kendala, diantaranya keterbatasan modal, tenaga kerja yang masih sedikit serta jam kerja yang tidak teratur. Sehingga dalam menjalankan usahanya belum dapat mencapai keuntungan yang optimal. Usaha ini sering tidak bisa memenuhi permintaan konsumen dan bermasalah dalam menentukan jumlah produksi yang dihasilkan karena kurang memperhatikan sumber daya yang terbatas tersebut untuk mencapai hasil yang optimal. Masalah yang ada memerlukan penyelesaian, karena akan menimbulkan risiko yang besar dalam pengambilan suatu keputusan. Permasalahan yang berkaitan dengan proses produksi memerlukan suatu metode operasi di dalam pengambilan keputusan. Metode operasi yang tepat untuk menyelesaikan masalah optimalisasi hasil produk adalah program linier. Berdasarkan latar belakang yang telah diuraikan, maka perumusan masalah dalam penelitian ini sebagai berikut : Bagaiamana bauran produk yang dilakukan oleh PD.Dwi Putra Toys, Bagaimana bauran produk yang optimal untuk memaksimalkan keuntungan dengan menggunakan metode simpleks pada PD.Dwi Putra Toys? Selanjutnya, tujuan dalam penelitian ini diuraikan dalam pokok-pokok sbb : 1. Bauran produk yang dilakukan oleh PD.Dwi Putra Toys 2. Bauran produk yang optimal untuk memaksimalkan keuntungan dengan menggunakan metode simpleks pada PD.Dwi Putra Toys B. Landasan Teori Metode simpleks menurut T. Hani Handoko (2000:385) adalah : Metode simpleks adalah suatu prosedur aljabar, yang melalui serangkaian operasi-operasi berulang, dapat memecahkan suatu masalah yang terdiri dari tiga variabel atau lebih. Sedangkan menurut Tjutju Tarliah Dimyati dan Ahmad Dimyati (2004:48) adalah : Metode simpleks merupakan prosedur aljabar yang bersifat iteratif, yang bergerak selangkah demi selangkah, dimulai dari suatu titik ekstrim pada daerah fisibel (ruang solusi) menuju ke titik ekstrim yang maksimum. Metode simpleks sama dengan grafis merupakan metode yang dapat digunakan untuk menyelesaikan permasalahan programisasi linier. Metode simpleks merupakan suatu algoritma yang dikembangkan oleh Dantzig untuk menyelesaikan berbagai permasalahan programisasi linier (Heizer dan Render, 2005 : 611). Metode ini berguna sebagai suatu alat bantu manajemen dalam pengambilan keputusan (decision making), Volume 3, No.1, Tahun 2017

Analisis Bauran Produk dengan Menggunakan 3 yang berkenaan dengan penentuan optimasi bauran produk. Apabila metode grafis digunakan untuk mencari solusi optimal terhadap dua jenis produk, maka metode simpleks dapat digunakan dalam mencari solusi optimal untuk bauran produk (product-mix) yang terdiri dari dua jenis produk atau lebih. Semakin banyak jenis produk yang digunakan maka semakin rumit pengerjaanya, sehingga metode grafis dan cara manual sulit digunakan dalam penyelesaian masalah programasi linier. Metode simpleks dalam pengerjaannya menggunakan tabel yang mengacu pada tabel khusus simpleks yang disusun untuk mengikuti perhitungan. Umumnya dalam penggunaan metode tersebut dibutuhkan beberapa tabel pengerjaan, termasuk revisi tabel yang harus dilakukan hingga diperoleh tabel yang menunjukan hasil optimal. Dari tabel optimal akan dapat diketahui berapa banyak masing-masing produk (dari product mix tadi) yang harus diproduksi agar diperoleh keuntungan maksimal yang dapat dicapai, sekaligus dapat diketahui pula besarnya keuntungan maksimal tersebut. Dari definisi diatas bahwa metode simpleks merupakan suatu prosedur aljabar yang bersifat iteratif untuk memecahkan permasalahan yang terdiri dari tiga variabel atau lebih untuk mendapatkan solusi terbaik untuk mendapatkan laba yang paling tinggi atau biaya yang paling rendah. Dalam penyelesaian model program linier dengan metode simpleks diperlukan pengubahan model formulasi ke dalam bentuk standar dengan syarat-syarat sebagai berikut : Fungsi tujuan berbentuk maksimum, jika mengahadapi fungsi tujuan berbentuk minimum, dapat diubah ke dalam bentuk maksimum dengan cara mengalikan fungsi tujuan dengan minus satu (-1). 1. Semua kendala berbentuk persamaan, jika mengahadapi kendala berbentuk lebih kecil sama dengan ( ), dapat diubah ke dalam bentuk persamaan dengan cara menambahkan slack variable yang bernilai satu. 2. Nilai ruas kanan setiap kendala bertanda positif, jika menghadapi kendala yang memiliki nilai ruas kanan bertanda negatif, maka harus diubah menjadi positif dengan cara mengalikan dengan minus satu. 3. Semua nilai variabel keputusan non-negatif. Murdifin Haming dan Mahfud Nurnajamuddin (2005:243), menjelaskan bentuk standar metode simpleks sebagai berikut. Untuk memudahkan dimisalkan pengubah keputusan tiga buah yaitu X 1, X 2 dan X 3. Kendala juga sebanyak tiga buah dan dimulai pada program maksimalisasi. Tabel 2.2 adalah bentuk standar dari metode simpleks yang akan dijelaskan dibawah ini. Tabel 1. Tabel Standar Model Simpleks Ci 0 0 0 Produk Mix S 1 S 2 S 3 NSK (Q) b 1 b 2 b 3 a 1 a 2 a 3 0 0 0 X 1 X 2 X 3 S 1 S 2 S 3 C 11 C 12 C 13 1 0 0 C 21 C 22 C 23 0 1 0 C 31 C 32 C 33 0 0 1 Zi Zi Ci Manajemen, Gelombang 1, Tahun Akademik 2016-2017

4 Sandra Wazahra, et al. Berdasarkan pada tabel 1 dapat di susun suatu model matematis yang dapat membantu penyelesaian model simpleks. Fungsi Tujuan : Maksimumkan Z = a1 X 1 + a2 X 2 + a3 X 3 + 0S 1 + 0S 2 + 0S 3 Dengan Kendala : C 11 X 1 + C 12 X 2 + C 12 X 3 + 1S 1 + 0S 2 + 0S 3 = b 1 C 21 X 1 + C 22 X 2 + C 23 X 3 + 0S 1 + 1S 2 + 0S 3 = b 2 C 31 X 1 + C 32 X 2 + C 33 X 3 + 0S 1 + 0S 2 + 1S 3 = b 3 Ci = Kontribusi unit dari fungsi tujuan, yaitu a1 untuk variabel keputusan dan 0 untuk variabel slack S i. Cij = Koefisien fungsi kendala. Zi = Kontribusi pada setiap proses iterasi. C. Hasil Penelitian dan Pembahasan Data Mengenai Tiga Jenis Produk Berdasarkan Modal, Jam Kerja, Bahan Baku, Kemampuan Penyediaan Modal, Kemampuan Penyediaan Jam Kerja, Kemampuan Penyediaan Bahan Baku, Daya Serap Pasar dan Keuntungan Per Unit. Sumber : PD. Dwi Putra Toys setelah diolah Tabel 2. Hasil Penelitian Kebutuhan Produk Kemampuan Beruang Panda Hello Kitty Penyediaan Modal Rp 123.275 Rp 122.644 Rp 121.801 Rp 15.893.006 Jam Kerja 50 menit 40 menit 45 menit 5.760 menit Bahan Baku 2 yard 2 yard 2 yard 260 yard Daya Serap Pasar 40 unit 42 unit 45 unit Keuntungan Rp 21.725 Rp 22.356 Rp 28.199 Keuntungan yang Diperoleh Sebelum Menggunakan Metode Simpleks dan Setelah Menggunakan Metode Simpleks Berdasarkan pembahasan masalah yang diselesaikan dengan menggunakan metode simpleks, dapat diketahui perbandingan seperti terlihat pada tabel sebagai berikut : Tabel 3. Perbandingan Hasil Produksi Sebelum Menggunakan Metode Simpleks dan Sesudah Menggunakan Metode Simpleks Keterangan Variabel Sebelum Menggunakan Metode Simpleks Sesudah Menggunakan Metode Simpleks Beruang X 1 Panda X 2 Hello Kitty X 3 Keuntungan Perhari 40 42 45 3.076.994 41,1 41 42 45 3.100.891.5 Volume 3, No.1, Tahun 2017

Analisis Bauran Produk dengan Menggunakan 5 Berdasarkan tabel diatas, diketahui perbandingan keuntungan sebelum menggunakan metode simpleks dan setelah menggunakan metode simpleks. Keuntungan yang diperoleh Usaha Boneka PD. Dwi Putra Toys sebelum menggunakan metode simpleks adalah Rp 3.076.994 yang diperoleh dari (40 unit Beruang x Rp 21.725) + (42 unit Panda x 22.357) + (45 unit Hello Kitty x 28.200). Keuntungan yang diperoleh setelah menggunakan metode simpleks adalah Rp 3.100.891.5 yang diperoleh dari (41,1 41 unit Beruang x Rp 21.725) + (42 unit Panda x 22.357) + (45 unit Hello Kitty x 28.200).Terlihat bahwa setelah adanya perhitungan dengan menggunakan metode simplek terjadi peningkatan keuntungan sebesar Rp 23.897.5 per hari yang diperoleh dari keuntungan setelah menggunakan metode simpleks dikurangi keuntungan sebelum menggunakan metode simpleks (3.100.891.5 3.076.994), atau mengalami peningkatan sebesar D. Kesimpulan X 100 % = 0,77 % per hari. Dari hasil penelitian dan pembahasan yang telah dilakukan oleh penulis, dapat disimpulan bahwa : 1. Hasil produksi yang dilakukan oleh usaha pembuatan boneka PD. Dwi Putra Toys sebelum menggunakan metode simpleks untuk boneka Beruang sebanyak 40 unit, untuk boneka Panda sebanyak 42 unit dan untuk boneka Hello Kitty sebanyak 45 unit. Keuntungan yang diperoleh adalah Rp. 3.076.994 per hari. 2. Hasil produksi usaha pembuatan boneka PD. Dwi Putra Toys setelah menggunakan metode simpleks untuk boneka Beruang 41 unit, untuk boneka Panda 42 unit dan untuk boneka Hello Kitty 45 unit. Keuntungan yang diperoleh sebesar Rp 3.100.891.5 atau mengalami peningkatan sebesar 0,77 % per hari. Berdasarkan perhitungan yang telah dilakukan menunjukkan bahwa terdapat selisih keuntungan sebesar Rp 23.897.5 E. Saran Berdasarkan kesimpulan diatas, saran yang dapat diberikan oleh penulis adalah sebagai berikut : 1. Diharapkan usaha pembuatan boneka PD. Dwi Putra Toys dalam menentukan bauran produksinya dapat menggunakan suatu metode, yaitu dengan program linier dengan menggunakan metode simpleks yang dapat menentukan bauran produk yang optimal dalam memaksimalkan keuntungan. Metode yang disarankan adalah metode simpleks dalam menentukan bauran produk. 2. Saran untuk kendala metode simpleks, seharusnya perusahaan meningkatkan jumlah produksi untuk boneka Beruang agar dapat memaksimalkan penggunaan bahan baku, dan modal sehingga dapat mendapat keuntungan yang optimal. Dengan mengatasi kendala tersebut maka usaha pembuatan boneka PD. Dwi Putra Toys bisa mengurangi permasalahan di perusahaan dan dapat memfokuskan pada masalah yang lain, dan disarankan PD. Dwi Putra Toys pun menggunakan bahan baku yang lebih bagus agar dapat bertahan dalam persaingan dengan perusahaan lain yang bergerak di bidang pembuatan boneka yang juga telah menggunakan peralatan dan bahan baku yang lebih bagus dengan didukung sistematis dan peralatan yang lebih canggih. Manajemen, Gelombang 1, Tahun Akademik 2016-2017

6 Sandra Wazahra, et al. Daftar Pustaka Aminudin. 2005. Prinsip-prinsip Riset Operasi. Jakarta:Erlangga Assauri, Sofyan. 2008. Manajemen Produksi dan Operasi. Jakarta: LP-FEUI Chase, Richard B., F. Robert Jacobs, Nicholas J. 2004. Operations Management for Competitive Advantage. New York: McGraw Hill Dimyati, Tjutju Tarliyah dan Ahmad Dimyati. 2004. Operations Research Model- Model Pengambilan Keputusan. Bandung: Sinar Baru Algensindo Handoko, T. Hani. 2000. Dasar-Dasar Manajemen Produksi Dan Operasi. Yogyakarta: BPFE-Yogyakarta Heizer, Jay dan Barry Render. 2004. Operations Management. New Jersey: Pearson Education Prentice Hall Moh. Nazir,Ph.D. 2011. Metode Penelitian. Bogor: Ghalia Indonesia Muhardi. 2011. Manajemen Operasi Suatu Pendekatan Kuantitatif Untuk Pengambilan keputusan. Bandung: Refika Aditama Russel, Roberta S. Man Taylor III, Bernard W. 2000. Operation Management International, Third Edition. New Jersey: Prentice Hall International, Inc. Siringoringo, Hotnair. 2005. Seri Teknik Riset Operasi. Pemrograman Linear. Yogyakarta:Graha Ilmu Supranto, Johannes Prof, M.A, APU. 2013. Riset Operasi Untuk Pengambilan Keputusan. Jakarta: PT Raja Grafindo Yamit, Zulian. 2007. Manajemen Produksi dan Operasi. Yogyakarta: ekonisia Volume 3, No.1, Tahun 2017