Pengembangan Dashboard Information System (DIS)

dokumen-dokumen yang mirip
BAB I PENDAHULUAN I.1 Latar Belakang

PERANCANGAN SISTEM DASHBOARD UNTUK MONITORING INDIKATOR KINERJA UNIVERSITAS

PENGEMBANGAN METODOLOGI PEMBANGUNAN INFORMATION DASHBOARD UNTUK MONITORING KINERJA ORGANISASI

DASHBOARD UNTUK VISUALISASI PENJUALAN VOUCHER PULSA ELEKTRIK DI RAJAWALI RELOAD MOJOKERTO

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

Sistem Panel Kinerja Untuk Program Studi Sarjana Berbasis BAN PT

Prosiding Seminar Nasional Manajemen Teknologi XXI Program Studi MMT-ITS, Surabaya 19 Juli 2014

JSIKA Vol. 5, No. 8, Tahun 2016 ISSN X DASHBOARD UNTUK VISUALISASI PENJUALAN VOUCHER PULSA ELEKTRIK DI RAJAWALI RELOAD MOJOKERTO

BAB III ANALISIS DAN PEMBUATAN METODOLOGI

PERANCANGAN DASHBOARD MONITORING KINERJA PEGAWAI (Studi Kasus : Perusahaan Cakrawala Aksara Katulistiwa Estungkara (CAKE) Bandung)

PERANCANGAN SISTEM PENGUKURAN KINERJA DENGAN MENGGUNAKAN METODE PERFORMANCE DASHBOARD

Jurnal Sistem Informasi Situs Jurnal :

DESAIN DASHBOARD INFORMATION SYSTEM UNTUK POST AUDIT REWIEW

BAB 3 METODE PENELITIAN

JSIKA Vol. 5, No. 8, Tahun 2016 ISSN X RANCANG BANGUN DASHBOARD UNTUK VISUALISASI PRODUKTIVITAS BAHAN BAKU TEBU PADA PABRIK GULA GEMPOLKREP

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. yang diangkat yaitu meliputi Rekayasa Perangkat Lunak, Dashboard, Evaluasi

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM. dashboard dirancang untuk membantu pihak Rajawali Reload dalam

PENGUKURAN TINGKAT MATURITY TATA KELOLA SISTEM INFORMASI RUMAH SAKIT DENGAN MENGGUNAKAN FRAMEWORK COBIT VERSI 4.1 (Studi Kasus : Rumah Sakit A )

Bab I Pendahuluan I.1 Latar Belakang

PERANCANGAN DASHBOARD SEBAGAI SISTEM INFORMASI MONITORING KINERJA UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA

ADLN PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA BAB I PENDAHULUAN. organisasi atau badan mandiri di luar perguruan tinggi (BAN-PT, 2011).

BAB 1 PENDAHULUAN 1-1

PERANCANGAN BUSINESS PERFORMANCE MANAGEMENT UNTUK MANAJEMEN PROYEK PADA ASTRA CREDIT COMPANIES DEPARTEMEN IT DIVISI IT SOLUTION

BAB I PENDAHULUAN. dalam sebagian besar kegiatan manusia, salah satunya dalam bidang bisnis.

TESIS Karya tulis sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar Magister dari Institut Teknologi Bandung. Oleh

IV BAB IV PENERAPAN METODOLOGI PADA STUDI KASUS

DASHBOARD INFORMATION UNTUK SISTEM NILAI KINERJA DOSEN DENGAN PENDEKATAN DATA CENTRIC

TINJAUAN UMUM METODE PENDEKATAN DASHBOARD PADA PROSES BUSINESS INTELIGENCE

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

RANCANG BANGUN DASHBOARD UNTUK VISUALISASI PRODUKTIVITAS BAHAN BAKU TEBU PADA PABRIK GULA GEMPOLKREP

BAB 2 LANDASAN TEORI

BAB 1 PENDAHULUAN 1-1

Perancangan Model Dashboard Untuk Monitoring Evaluasi Mahasiswa

TINJAUAN UMUM METODE PENDEKATAN DASHBOARD PADA PROSES BUSINESS INTELIGENCE

METODOLOGI PEMBANGUNAN DASHBOARD SEBAGAI ALAT MONITORING KINERJA ORGANISASI STUDI KASUS: INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG TESIS

Aplikasi Dashboard sebagai Modul Executive Information System untuk Analisis Data Eksport Furniture di Indonesia SKRIPSI

PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PERPUSTAKAAN BERBASIS WEB (Studi Kasus SMAN 1 Penengahan)

BAB I PENDAHULUAN. I.1. Latar Belakang

ABSTRAK. Kata-kata kunci: Balanced Scorecard, Perspektif Keuangan, Perspektif Pelanggan,

Perancangan Model Kapabilitas Optimasi Sumber Daya TI Berdasarkan COBIT 5 Process Capability Model

BAB I PENDAHULUAN.

ABSTRAK. viii. Kata Kunci: Jaringan, Konstruksi, Pelaporan, Proyek, Sistem Informasi. Universitas Kristen Maranatha

Sistem Pemantau Kinerja Berbasis Balanced Scorecard (Studi Kasus : UKSW Dalam Rangka Mewujudkan Research University) Tesis

BAB I PENDAHULUAN. perubahan yang terjadi akibat pergerakan variable secara kontinyu dalam kurun

DESAIN APLIKASI MAINTENANCE BTS FLEXI BERBASIS ANDROID

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah

ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PADA AKADEMIS AMIK ASM LAKSI 31

PERANCANGAN SISTEM INFORMASI MONITORING PROGRES PENGADAAN BARANG PADA BAGIAN PENGADAAN DAN LOGISTIK INSTITUT INFORMATIKA DAN BISNIS DARMAJAYA

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

LEMBAR JUDUL LEMBAR PENGESAHAN ABSTRAK ABSTRACT KATA PENGANTAR DAFTAR ISI DAFTAR TABEL DAFTAR GAMBAR

STMIK GI MDP. Program Studi Sistem Informasi Skripsi Sarjana Komputer Semester Ganjil Tahun 2011/2012

RANCANG BANGUN DASHBOARD DENGAN METODE PURESHARE UNTUK PEMANTAUAN KINERJA AKADEMIK MAHASISWA

ABSTRAK. Kata Kunci: Android, Augmented Reality, Metaio, Pendidikan, Smartphone.

KAJIAN SISTEM MONITORING DOKUMEN AKREDITASI TEKNIK INFORMATIKA UNIKOM

PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PELAYANAN PENUMPANG ANGKUTAN UMUM

ABSTRAK. Kata kunci: Balanced Scorecard, visi, misi, strategi, sistem manajemen strategis. viii Universitas Kristen Maranatha

PENERAPAN SISTEM ERP DALAM MEMBUAT PROJECT FEASIBILITY, PROJECT STATUS DAN PROJECT MONITORING PADA PERUSAHAAN DI BIDANG KONTRAKTOR

PEMBUATAN DASHBOARD PENILAIAN RASIO KEUANGAN DENGAN METODE PEARLS PADA KOPERASI BERBASIS WEB

BAB I PENDAHULUAN. PT. Toyota Astra Motor Auto 2000 Setiabudi Division Bandung adalah

PERANCANGAN DASHBOARD MANAJEMEN ASET FITNESS CENTER (Studi Kasus: Helios Fitness)

BAB III LANDASAN TEORI. order penjualan, nomor penjualan. (Stair, 2006) daripada kumpulan kebenaran itu sendiri. (Stair, 2006)

BAB III METODE PENELITIAN

ABSTRACT. THE ADVANTAGE OF MANAGEMENT CONTROL SYSTEM TO INCREASE EMPLOYEE WORK PERFORMANCE (case study at PT. KAI, Bandung)

Cobit memiliki 4 Cakupan Domain : 1. Perencanaan dan Organisasi (Plan and organise)

ICT STRATEGIC INITIATIVES BERBASIS PENGUKURAN KINERJA TI MENGGUNAKAN METODE IT SCORECARD

Sistem Informasi Manajemen Berbasis Web pada CV. DBI Webstudio

IMPLEMENTASI SISTEM DASHBOARD PADA APLIKASI KEPENDUDUKAN (STUDI KASUS: DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN CIAMIS)

Sistem Informasi Rekam Medis pada Puskesmas Sematang Borang

DASHBOARD LIBRARY UNTUK VISUALISASI INFORMASI

PERANCANGAN SISTEM PENGUKURAN KINERJA DENGAN METODE PERFORMANCE PRISM (STUDI KASUS PADA PDAM TIRTA MOEDAL CABANG SEMARANG TENGAH)

RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI MONITORING DATA PERFORMANSI MITRA SPEEDY BERBASIS WEB PADA PT.TELKOM REGIONAL TIMUR (PERSERO)

TUGAS AKHIR ANALISIS PENGUKURAN KINERJA PERUSAHAAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE PERFORMANCE PRISM DAN OMAX DI PT NAGAMAS

Disusun oleh: Indri Yohana Risnawati Dosen pembimbing: Rully A Hendrawan, S.Kom, M.Eng

STUDI PENERAPAN IT GOVERNANCE UNTUK MENUNJANG IMPLEMENTASI APLIKASI PENJUALAN DI PT MDP SALES

JSIKA Vol. 4, No. 2. September 2015 ISSN X

BAB 1 PENDAHULUAN. Perkembangan teknologi dan informasi memberikan pengaruh terhadap

ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PERPUSTAKAAN PADA SMPN 213 JAKARTA NASKAH PUBLIKASI

ABSTRAK. Kata kunci : Input Control, IS Audit, R&D Organization

Deny Suryana 1), Ahmad Affandi 2) Mahendrawathi ER 3)

SISTEM INFORMASI PELAYANAN SISWA PADA SMK SURYA DHARMA

Bab II Tinjauan Pustaka

rendah. Kepuasan dan ketidakpuasan kerja pada pegawai ini sudah menjadi sorotan penting bagi BPK. Tujuan dari penelitian ini adalah (1)

Bismillahirrahmanirrahiim Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Aisyiyah Yogyakarta, setelah:

ANALISIS TATA KELOLA TEKNOLOGI INFORMASI PADA BAGIAN LOGISTIK PERGURUAN TINGGI (STUDI KASUS: UKSW SALATIGA)

Journal of Information System

LAPORAN TUGAS AKHIR PENGEMBANGAN KRITERIA PENILAIAN JEMBATAN YANG DIDASARKAN ATAS KRITERIA DARI BMS BINA MARGA. Oleh: NIM : NIM :

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang

Techno.COM, Vol. 15, No. 1, Februari 2016: 72-76

MODEL PENILAIAN KAPABILITAS PROSES OPTIMASI RESIKO TI BERDASARKAN COBIT 5

PENGEMBANGAN PERFORMANCE DASHBOARD UNTUK MEMBANTU EVALUASI PENGUJIAN BAHAN DAN BARANG. Aneke Rintiasti 1), Ahmad Affandi 2) Mahendrawathi ER 3)

Transkripsi:

Pengembangan Dashboard Information System (DIS) Studi Kasus : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) di ST3 Telkom Purwokerto Dwi Januarita 1., Teduh Dirgahayu 2 1 Sekolah Tinggi Teknologi Telematika Telkom Purwokerto 2 Universitas Islam Indonesia Yogyakarta 1 Jalan D.I Panjaitan No.128 Purwokerto 53147, Purwokerto - Indonesia 2 Jalan Kaliurang Km 14.4 Yogyakarta - Indonesia 1 dwijanuarita@st3telkom.ac.id, 2 teduh.dirgahayu@fti.uii.ac.id Abstrak Perkembangan dan perubahan teknologi informasi saat ini harus dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh organisasi. Informasi merupakan salah satu aset yang paling utama dalam mendukung kemajuan dan pencapaian tujuan suatu organisasi. Pengukuran kinerja dari suatu organisasi perlu dilakukan untuk memastikan ketercapaian yang telah ditetapkan. Dalam proses pengukuran kinerja diperlukan data dan informasi yang diambil dari bagian yang terkait ataupun keseluruhan. Hasil dari monitoring kinerja dapat langsung di lihat oleh user yang berkepentingan secara efektif dan efisien. Dashboard merupakan suatu alat yang dapat membantu pimpinan dari perguruan tinggi untuk memonitoring dan mengevaluasi kinerja organisasinya dengan menyajikan informasi Key Performance Indicators (KPI) dalam bentuk antar muka visual secara sekilas dalam satu layar, sehingga data dapat dianalisa dengan lebih efektif dan efisien. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dan studi kasus. Studi literatur dilakukan untuk mengkaji berbagai konsep mengenai dashboard, KPI dan visualisasi informasi. KPI yang digunakan dalam pengembangan dashboard di LPPM menggunakan indikator dari kontrak manajemen pada program customer dan learning growth yang diterapkan di ST3 Telkom Purwokerto. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa dengan menggunakan model waterfall pada penyampaian dashboard ke user yang telah dilakukan dengan 2 iterasi, dashboard ini sudah memenuhi kebutuhan dari LPPM dalam memantau kinerjanya. Kata Kunci Dashboard Information System (DIS), Key Performance Indicator (KPI), Metode Waterfall Abstract Developments and changes in information technology should be fully utilized by the organization. Information is one of the most important asset in supporting the progress and achievement of the objectives of an organization. Measurement of the performance of an organization needs to be done to ensure the achievement that has been set. In the process the necessary performance measurement data and information extracted from the relevant part or in whole. Results of monitoring performance can be directly viewed by the user concerned effectively and efficiently. Dashboard is a tool that can help the leaders of universities to monitor and evaluate the performance of the organization by presenting information about Key Performance Indicators (KPI) in the form of a visual interface at a glance on one screen, so that data can be analyzed more effectively and efficiently. The method used is the study of literature and literature kasus.studi studies conducted to assess various concepts of dashboards, KPIs and visualization of information. KPIs are used in the development of dashboards in LPPM using the indicators of the program management contract customer growth and learning are applied in Telkom ST3 Purwokerto.The results show that by using the waterfall model on delivering dashboards to users who have performed with the second iteration, the dashboard has been meeting the needs of LPPM in monitoring performance. Keywords - Dashboard Information System (DIS), Key Performance Indicator (KPI), Waterfall method I. PENDAHULUAN Teknologi informasi yang berkembang saat ini mengakibatkan informasi mengalir dengan begitu cepat dan mudah diketahui oleh siapa saja. Perkembangan ini harus dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh para pelaku organisasi termasuk institusi pendidikan. Organisasi perlu melakukan monitoring dan pengukuran secara terus menerus untuk memastikan bahwa proses bisnisnya dapat mencapai tujuan yang telah ditetapkan melalui strategi pengelolaan yang tepat. Dalam melakukan monitoring, organisasi memerlukan informasi yang terperinci yang berkaitan dengan Key Performance Indikator (KPI) secara cepat, tepat dan akurat. Namun terkadang organisasi tersebut hanya melakukan monitoring, evaluadi dan pengukuran kinerja melalui bagianbagian yang terkait dengan hal tersebut, yang selanjutnya hasil dari monitoring disajikan dalam 165

bentuk laporan kepada pimpinannya. Dalam pengelolaan informasi tersebut diperlukan sebuat alat untuk mengelola informasi dan menyajikan dalam bentuk yang efisien dan efektif. Efisien berarti bahwa informasi dapat mudah dipahami dan cepat diterima oleh penerimanya. Sedangkan efektif berarti bahwa makna yang terkandung dalam informasi dapat dipersepsikan dengan benar oleh penggunanya, sehingga tujuan dari penyampaian informasi tersebut dapat tercapai. Institusi pendidikan merupakan salah satu sektor penting dalam menentukan kemajuan bangsa serta mampu memanfaatkan IT secara optimal dalam mendukung pelaksanaan kegiatan pendidikan maupun fungsi manajerial. Institusi pendidikan perguruan tinggi selalu dituntut dalam memenuhi Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Dalam peraturan Pemerintah Nomor 19 tahun 2005 tentang Standar Pendidikan Nasional, dimana salah satu bagian mengatur tentang standar pengelolaan dan penjaminan mutu pendidikan tinggi. Perguruan tinggi memerlukan alat untuk monitoring dan evaluasi kinerja, dalam menjamin ketercapaian standar mutu yang telah ditetapkan. II. TINJAUAN PUSTAKA Organisasi perlu melakukan monitoring dan pengukuran kinerja secara terus menerus, untuk memastikan proses bisnis yang dijalankannya dapat mencapai tujuan yang ditetapkan. Pengukuran ini memerlukan data dan informasi yang tepat dari seluruh bagian dan harus disampaikan pada waktu yang tepat dan kepada pihak yang tepat. Salah satu jenis indikator dari ukuran kinerja adalah Key Performance Indikator (KPI). KPI merupakan indikator utama dari kinerja proses yang dijalankan organisasi. KPI ini telah ditetapkan sebelumnya sehingga memudahkan para pemimpin dalam melakukan pengukuran terhadap pencapaian kinerja organisasi. [1]. Dalam menampilkan monitoring kinerja, dashboard merupakan alat untuk menyajikan informasi tersebut. Dashboard memberikan tampilan antarmuka dengan berbagai bentuk seperti diagram, laporan, indikator visual, mekanisme alert, yang dipadukan dengan informasi yang dinamis dan relevan. Dashboard mengkonsolidasikan dan menyajikan KPI secara sekilas dalam satu layar. Perguruan tinggi memerlukan sistem dashboard, yaitu sekumpulan dashboard yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan bisnis dalam lingkup tertentu [2]. Dashboard merupakan tampilan visual mengenai informasi paling penting yang diperlukan untuk mencapai satu tujuan atau lebih dan dapat diatur di satu layar sehingga lebih mudah dipantau oleh user. Perguruan tinggi memerlukan lebih dari satu jenis dashboard untuk mendukung upaya penjaminan dan peningkatan mutu. Stephew Few menyampaikan, penggunaan istilah information dashboard adalah tampilan visual dari informasi penting yang diperlukan untuk mencapai satu atau beberapa tujuan dengan mengkonsolidasikan dan mengatur informasi dalam satu layar sehingga kinerja organisasi dapat dimonitor secara sekilas[3]. Menurut Novell, ada 4 (empat) kriteria utama yang harus dimiliki oleh dashboard, yaitu [3]. 1. Mengkonsolidasikan informasi bisnis yang relevan dan menyajikannya dalam satu kesatuan pandangan. 2. Menyampaikan informasi yang akurat secara tepat waktu. 3. Memberikan akses yang aman terhadap informasi yang sensitif. Dashboard harus memiliki mekanisme pengamanan, agar data atau informasi tidak diberikan pada pihak yang tidak berkepentingan. 4. Memberikan solusi yang komprehensif. Dashboard memberikan solusi secara menyeluruh tentang domain permasalahan yang ditanganinya. Tujuan penelitian ini adalah membuat sebuah rancangan prototype dashboard yang di lakukan pada Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat di ST3 Telkom Purwokerto untuk memonitoring dan mengevaluasi kinerjanya. III. METODOLOGI PENELITIAN Pada metodologi penelitian ini digunakan studi literatur dan studi kasus. Studi Literatur untuk mengkaji konsep dashboard, KPI dan visualisasi informasi, sedang studi kasus dilakukan pada Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) di ST3 Telkom Purwokerto dengan mengadopsi pendekatan user-centric. Pendekatan user centric menekankan pada pembangunan antar muka melalui perancangan prototype dengan fokus pada kebutuhan dan selera user. Adapun tahapan metodologi yang digunakan menggunakan metode pengembangan dashboard yang diusulkan pada penelitian sebelumnya yang telah dilakukan oleh Eva Haryanti [4] [5]. Tahapan metodologi penelitian sebagai berikut : 1. Tahap Identifikasi Kebutuhan dan Perencanaan Pada tahap identifikasi kebutuhan, aspek data/informasi yang berkaitan dengan aktifitas kebutuhan bisnis user sampai dengan pemilihan KPI untuk setiap jenis dashboard. Identifikasi kelompok user dilakukan dengan tujuan untuk merencanakan otorisasi dan hak akses untuk setiap user. Identifikasi kebutuhan dimulai dengan identifikasi high-levelscenario dashboard, identifikasi KPI organisasi, identifikasi jenis dashboard dan 166

kelompok pengguna, identifikasi KPI tiap dashboard dan perencanaan hierarkhi komunikasi pengguna. 2. Tahap Perancangan Prototype Pada tahap perancangan prototype ini menggunakan pendekatan user-centric. Tahap ini berisi dengan perancangan desain dashboard dan perancangan kontrol navigasi. 3. Tahap Review Hasil dari rancangan prototype ini selanjutnya disampaikan ke user. Umpan balik dari penyampaian hasil rancangan prototype adalah kuesioner untuk melihat efektifitas dari dashboard tersebut. Pada tahap ini pelaksanaannya menggunakan model waterfall [6]. Metodologi Penelitian Identifikasi High Level Scenario Dashboard Review Prototype Perancangan Prototype Identifikasi Kebutuhan Identifikasi KPI Organisasi Identifikasi KPI tiap Dashboard Perencanaan Hierarkhi Komunikasi Pengguna Perancangan Desain dan Layout Perancangan Kontrol Navigasi Pembuatan Prototype Penyampaian DIS ke stakeholders Analisis Efektifitas Identifikasi Jenis Dashboard dan Kelompok Pengguna IV. HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil penelitian dari 4 tahapan metodologi yang dapat disampaikan adalah sebagai berikut. Gambar 1. Metodologi Penelitian A. Tahap Identifikasi Kebutuhan dan Perencanaan Pada tahap ini dilakukan bertujuan untuk memperoleh tujuan dan lingkup dashboard. Dimana identifikasi dilakukan dengan wawancara dengan 167

Kaur LPPM. Dashboard yang diinginkan untuk memonitor kinerja dari LPPM dalam program Kontrak Manajemen (KM) yang terdiri dari 2 (dua) yaitu progran customer (jumlah perolehan HAKI) dan learning growth (publikasi penelitian, jumlah program pengabdian masyarakat dan jumlah buku ajar). Indiktor KPI dalam Kontrak Manajemen berfokus pada program customer dan learning growth terlihat pada Tabel 1. Tabel 1. KPI dari LPPM pada KM No Program Indikator Sumber Data Customer 1 Perolehan HAKI realisasi pengajuan HAKI di tahun Berjalan Dokumen pengajuan (Tanda terima dari MenHam) Gambar 2. Dashboard LPPM Learning & Growth Publikasi Penelitian 1 a. Prosiding dan atau Jurnal Internasional b. Prosiding Nasional publikasi dosen dalam prosiding dan atau jurnal internasional penelitian dosen dalam prosiding dan atau jurnal internasional Daftar Penelitian Lembaga yang dipublikasikan, dilengkapi dengan soft copy hasil publikasi 2 Program Pengabdian Masyarakat kegiatan yang dilakukan langsung terhadap masyarakat Daftar Kegiatan pengabdian masyarakat Gambar 3. Grafik Kinerja LPPM Dalam 1 tahun 3 buku ber-isbn buku ber-isbn Hardcopy buku Kebutuhan dashboard adalah melihat kinerja LPPM secara keseluruhan dan data/informasi yang diperlukan adalah data capaian masing-masing indikator pada program customer dan learning growth. B. Tahap Perancangan Prototype Pada tahap ini meliputi perancangan desain layout dan perancangan kontrol navigasi. Prototype dashboard yang akan ditampilkan memiliki layar utama ketercapaian dari masing-masing indikator KPI dan user dapat melakukan perubahan data. Tahap perancangan desain dan layout merupakan tahap yang penting dalam pengembangan dashboard yang menggunakan metode pendekatan user-centric. Perancangan dashboard menggunakan software Edraw Max 7.9. Beberapa hal yang menjadi pertimbangan penggunaan software ini adalah dalam membuat peta pikiran dapat digunakan dengan sangat mudah, hasil yang sangat bagus, mudah dipelajari dan mudah dioperasikan. Gambar 4. Dashboard Untuk Melakukan Perubahan Data Pada Program Customer C. Tahap Review Pada tahap ini, dilakukan penyampaian prototype dashboard ke user yang kemudian dilakukan analisis pengaruh dengan memberikan kuesioner yang berisi pertanyaan dari masing-masing karakteristik dashboard. 168

Dari hasil pengisian kuesioner didapatkan hasil seperti yang ditunjukkan pada Tabel 2 sebagai berikut. Tabel 2. Nilai Kuesioner Karakteristik Dashboard No Variabel Iterasi I Iterasi II 1 Synergetic 3,50 3,50 2 Monitor 3,50 3,50 3 Accurate 3,44 3,56 4 Responsive 3,00 3,67 5 Timely 3,33 3,33 6 Interactive 3,17 3,33 7 More data history 3,00 3,50 8 Personalized 3,17 3,17 9 Analytical 3,33 3,33 10 Collaborative 3,33 3,17 11 Trackability 3,17 3,17 Total 3,27 3,38 iterasi II bahwa variabel karakteristik sudah memiliki range 3,00 yang terlihat pada Tabel 2. Sedang total dari rata-rata seluruh variabel karakteristik dashboard mengalami kenaikan 11%, yang berarti dashboard ini memenuhi kebutuhan dari user dalam hal ini Kaur LPPM dalam mengetahui ketercapaian kinerja. V. PENUTUP A. Kesimpulan Kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian yang telah dilakukan adalah. 1. Pengembangan DIS untuk LPPM dilakukan melalui aplikasi software Edraw Max 7.9 yang dapat menampilkan informasi berupa KPI dalam bentuk gauge, bar chart, dan pie chart. 2. Hasil dari prototype dashboard menunjukkan bahwa informasi yang disajikan yang sebelumnya hanya berupa data tabel excel, telah memenuhi kebutuhan dari user untuk keperluan monitoring dan mengetahui ketercapaian kinerja dari LPPM. DAFTAR PUSTAKA [1] Henderi, Junaidi, K. Tubagus (2012), Dashboard Monitoring System Penjualan Dan Reward Mobile Kios Authorized Dealer PT Telekomunikasi Seluler SEMANTIK 23 Juni 2012, pp 561-567. Gambar 5. Hasil Iterasi Hasil selanjutnya adalah melakukan prioritas perbaikan dari rekap kuesioner. Prioritas perbaikan dilakukan dengan melihat hasil rekap rata-rata dari tiap variabel karakteristik dashboard yang memiliki range 3,00. Nilai kuesioner pada iterasi I dapat dijelaskan bahwa variabel karakteristik responsive dan more data history perlu dilakukan perbaikan. Hasil dari perbaikan ini didapatkan nilai kuesioner [2] Y. Authoni (2014), Purwarupa Performance Dashboard Untuk Membantu Analisis Data Evaluasi Diri Perguruan Tinggi Berdasarkan Key Performance Indicators (KPI) Studi Kasus : PT X, no. 2011, pp. 1 9. [3] Few, Stephen (2006), Information Dashboard Design, O Reilly; ISBN : 0-596-10016-7. [4] E. Hariyanti (2008), Metodologi Pembangunan Dashboard Sebagai Alat Monitoring Kinerja Organisasi Studi Kasus : Institut Teknologi Bandung, [5] E. Hariyanti, I. Werdiningsih, and K. Surendro (2011), Model Pengembangan Dashboard Untuk Monitoring dan Evaluasi Kinerja Perguruan Tinggi, JUTI, vol. 9, no. 1, pp. 13 20 [6] H. Soendoro. Tanuwijaya, H (2005, h.185-186), Sistem Informasi Konsep Teknologi dan Manajemen, ISBN:979-756-042-0, Penerbit Graha Ilm, Yogyakarta. 169