BAB III METODOLOGI PENELITIAN Untuk mencapai tujuan penelitian maka perlu dibuat suatu metodologi penelitian yang dapat dilihat melalui flow chart berikut : Mulai Perumusan Masalah dan Penetapan Tujuan dalam Mengevaluasi Pelayanan Gerbang Tol Menentukan Lokasi Penelitian, yaitu Gerbang Tol Karang Tengah Km. 09 + 600 B (Arah menuju Jakarta dari Tangerang) Studi Literatur mengenai Permasalahan Pelayanan Gerbang Tol Inventarisasi Data- data untuk Analisa Pelayanan Gerbang Tol Persiapan untuk melalukan Survei / Pengumpulan Data (Primer dan sekunder), yaitu syarat administrasi dan perlengkapan Survei / Pengumpulan Data (Data Sekunder dan Data Primer) Data Sekunder, meliputi : - Data Realisasi Lalu Lintas tahun 2012 s.d akhir Agustus tahun 2015, - Peraturan Menteri tentang Standar Pelayanan Minimal (SPM) Jalan Tol, - Kebijakan/Surat Keputusan Direksi PT. Jasa Marga (Persero) Tbk. 5 Data Primer, meliputi : - Jumlah gardu yang beroperasi, - Waktu pelayanan - Tingkat kedatangan kendaraan, - Panjang antrian. Diagram 3.1 Diagram Alur Penelitian (1) - 31 -
5 Tidak Ya Kelengkapan Data Pengolahan Data Hasil Survei dan Pengumpulan Data Analisa Data Hasil Survei Pelayanan Baik? Tidak Memberikan Alternatif dan saran untuk Perbaikan Pelayanan Gerbang Tol Ya Selesai Diagram 3.1 Diagram Alur Penelitian (1) III.1. Rancangan Perencanaan Penulisan Tugas Akhir ini dimulai dengan melakukan identifikasi terhadap masalah-masalah yang ada. Setelah masalah-masalah tersebut dirumuskan, dilakukan studi pustaka sebagai landasan dasar untuk melakukan tindakan selanjutnya. Pengumpulan data dilakukan dengan mengunjungi instansi yang terkait dengan dengan permasalahan yang telah dirumuskan. Data data tersebut untuk kemudian di olah dan dianalisis. Setelah di analisis, hasil tersebut akan digunakan untuk mengetahui tingkat dari pelayanan gerbang tol tersebut. Disamping itu, hasil analisa dapat digunakan sebagai patokan terkait dengan rencana peningkatan kapasitas gerbang tol di masa yang akan datang. - 32 -
III.2. Lokasi Penelitian Dalam pelaksanaan penulisan Tugas Akhir ini, penulis mengambil lokasi penelitian pada ruas Gerbang Tol Karang Tengah yang berada di Km. 09 + 600 jalur B (arah dari Tangerang menuju Jakarta). Gerbang Tol Karang Tengah merupakan salah satu gerbang tol yang operasionalnya dilaksanakan oleh PT Jasa Marga (Persero) Tbk Cabang Jakarta Tangerang. Lokasi penelitian ini dipilih dengan pertimbangan bahwa peneliti mudah memperoleh data penelitian baik yang bersifat data primer maupun data sekunder dalam mendapatkan informasi maupun keterangan mengenai pekerjaan yang akan diteliti. Gambar 3.1 Lokasi Gerbang Tol Karang Tengah Km. 09+600 Gambar 3.2 Lay Out Ruas jalan Tol Jakarta Tangerang - 33 -
Gambar 3.3 Lay Out Gerbang Tol Karang Tengah Km. 09 + 600 III.3. Pengumpulan Data Berdasarkan sumbernya, data yang diperoleh pada proses pengumpulan data adalah : a. Data Primer Data Primer merupakan data yang diperoleh berdasarkan pengamatan langsung dilapangan dengan mengadakan survei lapangan. Survey dilakukan pada gardu keluar yang beroperasi di Gerbang Tol Karang Tengah. Data - data yang diambil pada saat pelaksanaan survei adalah : Waktu pelayanan (service time), dilakukan pada saat kendaraan berhenti di depan gardu (loket) untuk mengadakan transaksi (saat pembayaran tol sedang berlangsung) sampai kendaraan tersebut bergerak meninggalkan gardu. Panjang antrian, dilakukan dengan mengukur panjang antrian yang terjadi sesaat setelah kendaraan berada tepat didepan gardu untuk melakukan transaksi. - 34 -
Tingkat kedatangan, dilakukan dengan menghitung jumlah kendaraan yang datang dalam tiap menit. Jumlah gardu yang beroperasi. b. Data Sekunder Data Sekunder merupakan data yang diperoleh dari catatan-catatan yang telah ada. Data tersebut merupakan data kegiatan yang berhubungan dengan Tugas Akhir ini serta diperoleh dari PT. Jasa Marga (Persero) Tbk. Cabang Jakarta Tangerang sebagai pengelola jalan tol. III.4. Penyusunan Data Data data yang telah terkumpul dan lengkap kemudian disusun dan diinput sebagai data awal sebelum dilaksanakan analisis dan evaluasi. Data yang di susun dan diinput, meliputi : 1. Tingkat kedatangan ( λ ), 2. Tingkat pelayanan ( µ ), 3. Panjang antrian (q), 4. Waktu pelayanan / Service time ( t ). Untuk tingkat kedatangan metode yang dilakukan yaitu dengan menghitung jumlah kendaraan yang datang dan/atau keluar melintasi gerbang tol dalam waktu tertentu. Tingkat pelayanan dihitung berdasarkan jumlah kendaraan yang dapat dilayani oleh loket/gardu dalam waktu tertentu. Tingkat pelayanan dapat dikenal juga sebagai waktu pelayanan (service time), yang mana waktu pelayanan dihitung berdasarkan waktu yang dibutuhkan oleh loket/gardu untuk melayani pelanggan. Sedangkan panjang antrian dihitung dengan memperhitungkan panjang antrian yang terjadi pada saat pelanggan berada di loket/gardu untuk melakukan transaksi. III.5. Pengambilan Data Pengambilan data di gerbang tol Karang Tengah yang didapat adalah data dari tahun 2012 sampai dengan akhir Agustus 2015. Adapun data kedatangan volume lalu lintas dapat disajikan sebagai berikut : - 35 -
30,000,000.00 25,000,000.00 20,000,000.00 15,000,000.00 10,000,000.00 5,000,000.00 0.00 Agust. 2015 2014 2013 2012 Gol. I Gol. II Gol. III Gol. IV Gol. V Gol. VI Sumber : PT. Jasa Marga (Persero) Tbk.Cabang Jakarta - Tangerang Grafik 3.1 Tingkat Kedatangan Volume Lalu Lintas di gardu entrance 30,000,000.00 25,000,000.00 20,000,000.00 15,000,000.00 10,000,000.00 5,000,000.00 0.00 Agust. 2015 2014 2013 2012 Gol. I Gol. II Gol. III Gol. IV Gol. V Gol. VI Sumber : PT. Jasa Marga (Persero) Tbk. Cabang Jakarta - Tangerang Grafik 3.2 Tingkat Kedatangan Volume Lalu Lintas di gardu extrance III.6. Lalu-lintas Harian Rata-rata (LHR) dan Komposisi Lalu-lintas Kondisi lalu-lintas harian rata-rata (LHR) dan komposisi lalu-lintas eksisting diidentifikasi berdasarkan data volume lalu-lintas transaksi tol pada gerbang tol Karang Tengah A (arah ke Tangerang) dan Karang Tengah B (arah ke Jakarta) bulan Agustus 2015, seperti disajikan pada tabel 3.1. - 36 -
Tabel 3.1 Volume Lalu-lintas Gerbang Tol Karang Tengah Bulan Agustus 2015 (Sumber : PT. Jasa Marga (Persero) Tbk. Cabang Jakarta Tangerang) Golongan Kendaraan Volume Lalu-lintas Menurut Gerbang Karang Tengah A (%) Karang Tengah B (%) GOL I 21,075,716 84.91% 19,493,124 84.19% GOL II 2,259,731 9.10% 2,187,946 9.45% GOL III 839,904 3.38% 856,901 3.70% GOL IV 377,762 1.52% 353,536 1.53% GOL V 267,807 1.08% 262,441 1.13% Total 24,820,920 100.00% 23,153,948 100.00% LHR 102,144 95,284 Pada tabel di atas dapat dilihat bahwa volume lalu-lintas harian rata-rata (LHR) pada gerbang tol Karang Tengah A (arah menuju Tangerang) adalah sebesar 102.144 kendaraan/ hari, sedangkan untuk gerbang tol Karang Tengah B (arah menuju Jakarta) adalah sebesar 95.284 kendaraan/hari. Sedangkan komposisi lalu-lintas kendaraan di gerbang tol Karang Tengah didominasi oleh kendaraan golongan I (84,55%), selanjutnya adalah golongan II (9,28%), golongan III (3,54%), golongan IV (1,53%) dan golongan V (1,11%). III.7. Kondisi Eksisting Gerbang Tol Karang Tengah Gerbang tol Karang Tengah ruas jalan tol Jakarta Tangerang memiliki gerbang tol dengan kondisi eksisting sebagai berikut : 1. Gerbang Tol Karang Tengah A (arah ke Tangerang) a. Gardu Utama, Jumlah lajur entry/exit = 4 lajur Jumlah gardu manual = 6 gardu Jumlah gardu e toll card = 3 gardu, b. Gardu Satelit, Jumlah lajur entry/exit = 2 lajur Jumlah gardu manual = 4 gardu, sub satelit = 3 gardu - 37 -
2. Gerbang Tol Karang Tengah B (arah ke Jakarta) a. Gardu Utama, Jumlah lajur entry/exit = 4 lajur Jumlah gardu manual = 6 gardu Jumlah gardu e toll card = 3 gardu, b. Gardu Satelit, Jumlah lajur entry/exit = 2 lajur Jumlah gardu manual = 6 gardu, sub satelit = 4 gardu III.8. Rekomendasi Terkait dengan hal di atas, gerbang tol Karang Tengah perlu dilakukan evaluasi kembali dan apabila diperlukan adanya peningkatan kapasitas gerbang tol dikarenakan adanya peningkatan volume lalu lintas dari tiap tahun ke tahun. - 38 -