KOMUNIKASI DALAM KONTEKS GLOBAL

dokumen-dokumen yang mirip
KOMUNIKASI DALAM KONTEKS GLOBAL

Modul Perkuliahan III Ekonomi Politik Media

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah. Globalisasi saat ini telah merambah cepat ke seluruh pelosok dunia, tak

MEDIA ECONOMICS Media massa adalah institusi ekonomi yang berkaitan dengan produksi dan penyebab isi media yang ditargetkan pada khalayak atau konsume

INTEGRATED MARKETING COMMUNICATION

KEWARGANEGARAAN GLOBALISASI DAN NASIONALISME. Nurohma, S.IP, M.Si. Modul ke: Fakultas FASILKOM. Program Studi Teknik Informatika.

I. PENDAHULUAN. Bangsa Indonesia merupakan bangsa yang heterogen atau majemuk, terdiri dari

Teknologi Komunikasi dan Globalisasi Pertemuan 13 & 14

BAB I PENDAHULUAN. Modernisasi yang dipelopori oleh negara-negara Barat tak bisa dipungkiri

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah


Dr. Ir. Teguh Kismantoroadji, M.Si. Ir. Daru Retnowati, M.Si.

BAB I PENDAHULUAN. atau majalah, dan juga mendengarkan radio. Perkembangan media yang terjadi saat

BAB I PENDAHULUAN. yang secara signifikan berlangsung dengan cepat khususnya teknologi internet.

Globalisasi, Kemajuan atau Kemunduran Zaman??

HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI TERHADAP GAYA HIDUP CLUBBING DENGAN RELIGIUSITAS PADA REMAJA DI SMA NEGERI 5 SURAKARTA

STRATEGI DAN MARKETING PUBLIC RELATIONS

BAB I PENDAHULUAN. dan pada giliran nya laba akan menurun. berusaha melakukan berbagai kegiatan yang menunjang, kegiatan

Integrated Marketing Communication

I. PENDAHULUAN. Industri rokok merupakan industri yang sangat besar di Indonesia,

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian

BAB I PENDAHULUAN. Upaya pemerintah Indonesia dalam pengembangan kepariwisataan

Aji Wicaksono S.H., M.Hum. Modul ke: Fakultas DESAIN SENI KREATIF. Program Studi DESAIN PRODUK

Programming TV. Perilaku Audien Dalam Memilih Media Penyiaran. Syaifuddin, S.Sos, M.Si. Modul ke: Fakultas Ilmu Komunikasi

KEKUASAAN DALAM ORGANISASI

a. Hakekat peradaban manusia Koentjaraningrat berpendapat bahwa kata peradaban diistilahkan dengan civilization, yang biasanya dipakai untuk menyebut

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. keanekaragaman budaya, adat istiadat, bahasa dan sebagainya. Setiap daerah pun

BAB I PENDAHULUAN. pada keberhasilan khalayak dalam proses negosiasi makna dari pesan yang

Interpersonal Communication Skill

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. ketertinggalan akademik, tetapi lengah dalam membangun karakter. Pembentukan

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang. Teknologi komunikasi yang semakin maju dan berkembang akan

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. informasi dan gaya hidup. Globalisasi ditandai dengan pesatnya perkembangan

BAB I PENDAHULUAN. masyarakat Indonesia, kemudian kemunculannya disusul oleh stasiun stasiun

I. PENDAHULUAN. generasi muda untuk mempunyai jiwa kemanusiaan.

BAB 1 PENDAHULUAN. perindustrian, khususnya untuk menggantikan kerja manusia.

I. PENDAHULUAN. Perkembangan telekomunikasi di Indonesia pada era globalisasi sekarang

Denis M c Q u a il. Teori Komunikasi Massa c Q a il

BAB I PENDAHULUAN. yang berimpitan, lokasi penduduk padat, dan sarana-prasarana memadai serta

Komunikasi dan Proses Perubahan Sosial

BAB 1 PENDAHULUAN. ide baru untuk menemukan cara-cara baru untuk melihat masalah dan

BAB I PENDAHULUAN. manusia membutuhkan orang lain untuk berbagi dan berkomunikasi. Kebutuhan

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAHAN AJAR KEWARGANEGARAAN

KOMUNIKASI ORGANISASI DAN ALIRAN INFORMASI

BAB I PENDAHULUAN. Keanekaragaman budaya inilah yang mampu membuat bangsa Indonesia

BAB I PENDAHULUAN. Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Yogyakarta dikenal banyak orang dengan

BAB I PENDAHULUAN. mengubah pola perilaku konsumsi masyarakat. Globalisasi merupakan

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. sendiri. Namun, sangat disayangkan dari produksi yang ada mayoritas disisipi

Konsep dan Model Komunikasi. Massa. Komunikasi. Massa. Universitas Pembangunan Jaya

BAB I PENDAHULUAN. kelompok atau lapisan sosial di dalam masyarakat. Kebudayaan ini merupakan suatu cara

NEW MEDIA & SOCIETY. Perkembangan Media. Rahmadya Putra Nugraha, M.Si. Modul ke: Fakultas FIKOM. Program Studi Broadcasting

BAB I PENDAHULUAN. perangkat keras maupun perangkat lunak. Tidak dipungkiri lagi perkembangan

Hubungan Buruh, Modal, dan Negara By: Dini Aprilia, Eko Galih, Istiarni

BAB 1 PENDAHULUAN. Berdasarkan data yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS),

BAB I PENDAHULUAN. konsumen. Strategi-strategi baru inilah yang semakin menguatkan bahwa

BAB I PENDAHULUAN. stasiun televisi lokal maupun luar negeri. Setiap harinya stasiun televisi

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Perancangan

BAB I PENDAHULUAN. sangat pesat. Pada perkembangan yang pesat ini telah membawa dampak yang

BAB I PENDAHULUAN. perilaku membeli pada masyarakat termasuk remaja putri. Saat ini,

BAB I PENDAHULUAN. Era globalisasi menyebabkan persaingan yang semakin tinggi diantara

...,"'..,II'IIMSM' Bab 1 Literasi Media Massa. Bab 4 Majalah. Bab 2 Buku. Bab 5 Sound Recording. Bab 3 Koran. Bab 6 Film

Modul ke: TEORI KOMUNIKASI. Budaya Populer dan Media Massa. Fakultas ILMU KOMUNIKASI SULHARDI. Program Studi Penyiaran

BAB 1 PENDAHULUAN. namun juga di negara berkembang salah satunya Indonesia. internet. Internet (singkatan dari interconnected networking)

BAB 1 PENDAHULUAN. di mana bisnis dan perekonomian juga semakin mengglobal, membuat

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Konteks Penelitian. Pada hakikatnya manusia membutuhkan sebuah media massa untuk

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Penelitian. Manusia terlahir dibumi telah memiliki penyesuaian terhadap lingkungan

BAB I PENDAHULUAN 1.1. LATAR BELAKANG Latar Belakang Perancangan. Pusat perbelanjaan modern berkembang sangat pesat akhir-akhir ini.

10FIKOM TEORI BUDAYA ORGANISASI. Budaya Komunikasi Dalam Pendekatan Kultural. Dr. Edison Hutapea, M.Si. Modul ke: Fakultas

Manajemen Pemasaran Global

BAB I PENDAHULUAN. yang berkembang pun dipengaruhi oleh kehidupan masyarakatya.

BAB I PENDAHULUAN. memberatkan bagi perusahaan yang akan menjual produknya di negaranya. Sesuai

I. PENDAHULUAN. Sasaran pembangunan pertanian tidak saja dititik-beratkan pada. peningkatan produksi, namun juga mengarah pada peningkatan

CARA PANDANG TERHADAP ORGANISASI

BAB I PENDAHULUAN. Seiring berjalannya waktu, dunia perfilman telah mengalami perkembangan

New Media & Society ADI SULHARDI. Media Baru sebagai Teknologi yang Berbudaya. Modul ke: Fakultas ILMU KOMUNIKASI. Program Studi Penyiaran

PEMBELAJARAN BERBASIS MULTIKULTURAL DALAM MEWUJUDKAN PENDIDIKAN YANG BERKARAKTER. Muh.Anwar Widyaiswara LPMP SulSel

MODUL TEKNOLOGI KOMUNIKASI (3 SKS) Oleh : Drs. Hardiyanto, M.Si

Perubahan Sosial Mutia Rahmi Pratiwi Pengantar Sosiologi UDINUS Semarang

BAB I PENDAHULUAN. Sebagaimana kita ketahui di era globalisasi ini, sudah semakin banyak terjadi

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. Selaras dengan tuntutan dunia, hal-hal baru pun bermunculan dengan siap

BAB 1 PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam dunia pendidikan

BAB I PENDAHULUAN. dasarnya manusia tidak dapat hidup sendiri tanpa orang lain, maka mereka

BAB I PENDAHULUAN. pengalihasandian. Keberlangsungan ini pada akhirnya akan membentuk suatu pola

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Yuvenalis Anggi Aditya, 2013

Disusun Guna Memenuhi Tugas Akhir Mata Kuliah Pancasila STMIK AMIKOM YOGYAKARTA

PEMASARAN DAN STRATEGI PERSONAL SELLING

Tabel 1.1. Konsumsi Beras di Tingkat Rumah Tangga Tahun Tahun Konsumsi Beras*) (Kg/kap/thn)

Transkripsi:

KOMUNIKASI DALAM KONTEKS GLOBAL Modul ke: 13 Fakultas Ilmu Komunikasi Pokok Bahasan 1. Komunikasi Konteks Global 2. Komunikasi Multi Kultural Dr., Inge Hutagalung, M.Si Program Studi Public Relations

Teknologi Dalam Komunikasi Kemajuan yang dicapai dalam bidang teknologi distribusi dan pertumbuhan ekonomi baru telah mempercepat laju globalisasi. Disisi lain perkembangan teknologi distribusi telah pula mendorong pertumbuhan ekonomi baru Akibatnya terbentuklah pola tanah jajahan ekonomi dalam bentuk penciptaan pasar-pasar baru diluar negara produsen, dan terciptanya geopolitik yang tidak berimbang antara negara produsen dan negara yang dijadikan pasar bagi produksi negara produsen.

TEKNOLOGI DALAM KOMUNIKASI Pada kenyataannya, pengaruh globalisasi pada media massa hanyalah menciptakan ketergantungan negara berkembang pada negara maju terkait dengan produksi hardware maupun software dalam bidang teknologi komunikasi, dan tidak menghasilkan pertumbuhan ekonomi bagi negara berkembang, sebaliknya justru menguntungkan negara maju dan menciptakan tumbuhnya pasar-pasar baru di negara berkembang.

KEPEMILIKAN MEDIA Perkembangan globalisasi terkait media massa ternyata tidak saja menciptakan ketergantungan dibidang pengadaan produk perangkat teknologi komunikasi (hardware maupun software), tetapi juga menciptakan ketergantungan dibidang pemberitaan media massa. Kantor berita utama pada era pasca Perang Dunia II antara lain adalah North American (UPI dan Associated Press), British (Reuters), French (APP) dan Russian (Tass).

KEPEMILIKAN MEDIA Dalam perkembangannya globalisasi dan konsentrasi perusahaan media besar cenderung mengarah pada cartel forming, dimana sejumlah perusahaan raksasa bekerjasama dan berkompetisi sedemikian rupa untuk menguasai pasar informasi dan hiburan dunia, seperti yang dilakukan perusahaan raksasa Amerika Time Warner, Disney, dan Viacom, dan empat buah perusahaan diluar Amerika yaitu Seagram, Bertelsmann, Sony, dan News Corporation.

KETERGANTUNGAN MEDIA Menurut teori ketergantungan, kondisi yang diperlukan dalam menyingkirkan hubungan ketergantungan adalah dengan memiliki selfsufficiency (mampu memenuhi kebutuhan sendiri) dalam kaitannya dengan informasi, ide, dan budaya.

KETERGANTUNGAN MEDIA Model dengan dua dimensi yang merupakan faktor penentu utama pada tahap ketergantungan atau otonomi, yaitu technology axis (hardware /perangkat keras versus software/perangkat lunak) dan communication axis (produksi versus distribusi). Model tersebut menggambarkan kondisi ketergantungan proses komunikasi dari negara-negara berkembang pada teknologi komunikasi yang diproduksi negara maju.

KETERGANTUNGAN MEDIA Pola media global dalam kaitannya dengan model centre-periphery dibuat berdasarkan pada apakah bangsa-bangsa di dunia dapat diklasifikasikan menjadi dominan/central ataukah dependen/tidak central, dengan arus utama dari central kesekitarnya. Semakin central sebuah negara maka semakin independen dalam pemberitaan, dan semakin tidak central bentuk suatu negara maka semakin tercipta ketergantungan pada distribusi berita yang dilakukan oleh negara central.

KONSEP BUDAYA NASIONAL Diketahui bahwa internasionalisasi media cenderung mengantarkan sebuah negara yang tidak central pada homogenisasi ataupun sinkronisasi budaya, dan mendorong terciptanya suatu budaya yang mendunia, bersifat universal, dan tidak mengenal batas wilayah. Hal ini tidak dapat diterima oleh sebagian besar negara yang menyatakan bahwa budaya adalah bagian dari sistem belief suatu masyarakat yang erat hubungannya dengan kebiasaan dan adat istiadat tertentu.

KOMUNIKASI & BUDAYA Cara pandang alternatif atas komunikasi yaitu komunikasi dalam model ritual : komunikasi sebagai proses simbolik dimana realita diciptakan, dipelihara, diperbaiki, dan diubah. Artinya, komunikasi adalah proses yang melaluinya kita menerima dan menafsirkan realitas lalu membangun pandangan kita atas realitas dan dunia. Dengan demikian, budaya dibangun, dipelihara dan dikembangkan, dan dipelihara melalui komunikasi.

DAMPAK KOMUNIKASI GLOBAL Globalisasi media massa berdampak negatif pada masyarakat di Indonesia. Contoh nyata adalah kecenderungan lifestyle yang berorientasi kebaratbaratan dan menganggap bahwa budaya orisinil Indonesia sebagai budaya primitif. Perlahan tapi pasti, Indonesia mulai kehilangan jati diri dengan berporos pada budaya dan gaya hidup barat. Tanpa disadari, telah terjadi imperialisme budaya melalui media massa. Media massa digunakan sebagai alat modernisasi yang paling menjanjikan bagi kapitalis barat dalam mengatasi cara berpikir tradisional.

DAMPAK KOMUNIKASI GLOBAL Dampak globalisasi media massa tidak hanya berpengaruh pada budaya bangsa Indonesia, tetapi juga berdampak pada meningkatkan kekerasan dikalangan generasi muda bangsa sebagai akibat dari peniruan adegan yang ditayangkan melalui program tertentu, seperti yang terjadi pada program tayangan Smack Down, ataupun film Superman.

DAMPAK KOMUNIKASI GLOBAL Indonesia, dengan populasi penduduknya berkisar pada angka 250 juta jiwa, merupakan pangsa pasar empuk bagi pemasaran produk hardware maupun software negara produsen. Hal mana tidak saja menimbulkan ketergantungan bangsa Indonesia terhadap negara produsen, tetapi juga merangsang timbulnya pola hidup konsumtif dikalangan masyarakat, seiring dengan keinginan untuk terus mengejar kemajuan teknologi mutahir dari suatu produk tertentu, ataupun karena keharusan untuk mengikuti trend teknologi jika tidak ingin kehilangan akses informasi dan hiburan.

Terima Kasih Semoga Sukses Selalu