Sistem Informasi Perbankan, Pertemuan Ke-1 PENGENALAN BANK. DEFINISI BANK BANK Bahasa ITALIA Banco yang artinya Bangku

dokumen-dokumen yang mirip
Kegiatan- kegiatan tersebut dapat dijelaskan pada gambar berikut:

PENDAHULUAN. Menurut Undang-undang No. 7 Tahun 1992 tentang Perbankan diperbaharui dengan Undang-undang No. 10 Tahun 1998.

RUANG LINGKUP PERBANKAN KOMPUTERISASI LEMBAGA KEUANGAN PERBANKAN, MANAJEMEN, 2 SKS

KLIPPING BANK OLEH : NUR. FRATIWI KELAS : X IPS 4

Soal Pilihan Ganda Bab Perbankan

PENDAHULUAN PENGERTIAN BANK

BAB II DESKRIPSI PERUSAHAAN

BAB I PENDAHULUAN. Dalam kehidupan sehari-hari kegiatan yang dilakukan oleh masyarakat, tidak

SISTEM PERBANKAN. Vegitya Ramadhani Putri, SH, S.Ant, MA, LLM

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

Menurut Undang-undang Nomor 14 Tahun 1967 tentang Pokok-Pokok Perbankan, yang dimaksud lembaga keuangan adalah semua badan yang rnelalui

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB I PENDAHULUAN. Dengan kata lain pertumbuhan ekonomi dapat juga diartikan sebagai perkembangan

BAB I PENDAHULUAN. intermediasi, bank berperan penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. dari dan menyalurkan ke dalam masyarakat.

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Penelitian mengenai pengaruh Capital Adequacy Ratio (CAR), Non. membutuhkan kajian teori sebagai berikut:

I. PENDAHULUAN. Sektor perbankan merupakan salah satu sektor yang memegang. peranan penting dalam pelaksanaan pembangunan terutama dalam

BAB 1 PENDAHULUAN. masyarakat. Mulai dari petani, buruh, dan nelayan sudah mengenal bank. Bahkan

BAB II LANDASAN TEORI. demokrasi ekonomi dan menggunakan prinsip kehati-hatian. Fungsi utama

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang. Setiap perusahaan memiliki ciri-ciri dan karakteristik tersendiri sehingga

Ronny Kusnandar ISSN Nomor

BAB II KAJIAN TEORI DAN PERUMUSAN PERTANYAAN PENELITIAN

BAB I PENDAHULUAN. Industri perbankan memegang peranan yang sangat strategis dan

I. PENDAHULUAN. Sistem keuangan terdiri dari lembaga keuangan, pasar keuangan, serta

BAB I PENDAHULUAN. kegiatan pemerintah dan beberapa perusahaan besar, telah berubah menjadi

BAB II LANDASAN TEORI

BAB I PENDAHULUAN. dalam bentuk simpanan. Sedangkan lembaga keuangan non-bank lebih

I. PENDAHULUAN. 1 Sejarah Perbankan Indonesia Periode Agustus 2012.

BAB I PENDAHULUAN. dalam bentuk simpanan dan menyalurkannya kepada masyarakat dalam bentuk

BAB II LANDASAN TEORI. dan atau bentuk-bentuk lainnya dalam rangka meningkatkan taraf hidup rakyat

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang. Perkembangan dunia perbankan sangat pesat setelah terjadi deregulasi

BAB I PENDAHULUAN. Menurut Taswan (2006:4), bank adalah lembaga keuangan atau

MODUL PERKULIAHAN Kapita Selekta Ilmu Sosial Bank dan Lembaga Keuangan Lainnya

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. tidak terlepas dari kaitannya dengan uang. Sebab untuk menjalankan

BAB I PENDAHULUAN. lapisan masyarakat. Secara umum, bank memiliki fungsi utama. lembaga intermediasi, yaitu menghimpun dana dari masyarakat dan

BAB I PEDAHULUAN. sistem perekonomian. Bank umum syariah maupun bank konvensional memiliki

BAB I PENDAHULUAN. Dunia perbankan Indonesia dalam beberapa tahun terakhir ini telah. mengalami perkembangan yang cukup pesat, ini dibuktikan dengan

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Menurut Undang-Undang Nomor 7 tahun 1992 tentang perbankan. sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 10 tahun 1998

PERTEMUAN I & II: Oleh: Melinda Rahma Arullia, SE

ANALISIS PENILAIAN TINGKAT KESEHATAN BANK PADA PD. BPR BKK PATI KOTA KABUPATEN PATI TAHUN

Pengaruh Efisiensi Operasi, Kualitas Aktiva, Permodalan Dan Likuiditas Terhadap Profitabilitas Pada Bank Bumd Tahun

I. PENDAHULUAN. Sektor perbankan merupakan salah satu sektor yang memegang. peranan penting dalam pelaksanaan pembangunan terutama dalam

Pertemuan 7. Bank Perkreditan Rakyat (BPR)

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB II TINJAUAN UMUM MENGENAI BANK, BANK INDONESIA, DAN OTORITAS JASA KEUANGAN

BAB I PENDAHULUAN. intermediasi, yang bertugas menghimpun dana dari masyarakat dan

BAB II LANDASAN TEORI. sebagai lembaga keuangan yang kegiatan nya tidak terlepas dari transaksi

BAB I PENDAHULUAN. kelangsungan pembangunan ekonomi nasional. Bank berfungsi. menghimpun dana dari masyarakat (to receive deposit) dan kemudian

BAB II TINJAUAN UMUM TENTANG PERBANKAN. yang kegiatan utamanya menerima simpanan giro, tabungan dan deposito.

BAB 1 PENDAHULUAN. Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi dan perbedaan kecepatan

BAB II LANDASAN TEORI

PERBANDINGAN KINERJA KEUANGAN PADA PT BANK INTERNASIONAL

BAB II TINJAUAN PUSTAKA, KERANGKA PEMIKIRAN DAN HIPOTESIS PENELITIAN

BAB II LANDASAN TEORI

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. bank lainnya. Menurut Manurung dan Manurung (2009: 7) mendefinisikan

BAB I PENDAHULUAN. bank diharapkan menjadi salah satu sektor yang berperan aktif dalam

BAB I PENDAHULUAN. bank, maka dituntut adanya pelaksanaan usaha yang berkaitan erat dengan

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB I PENDAHULUAN. (Pakto 88), menjadi 240 bank pada tahun Sedangkan Bank

BAB I PENDAHULUAN. Paket Kebijakan Pakto (27 Oktober 1988) memberikan dampak yang

9. UANG DAN LEMBAGA KEUANGAN

BAB I PENDAHULUAN. ini berdasarkan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1998 tentang perbankan yang

SEKTOR MONETER, PERBANKAN DAN PEMBIAYAAN BY : DIANA MA RIFAH

BAB II LANDASAN TEORITIS

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian

BAB I PENDAHULUAN. mengakibatkan dampak yang luas terhadap sendi- sendi perekonomin dunia

BAB II LANDASAN TEORI. Mendengar kata bank sebenarnya tidak asing lagi bagi kita, terutama yang

BAB I PENDAHULUAN. perantara keuangan (financial intermediary) antara pihak-pihak yang surplus

BAB II LANDASAN TEORI. Indonesia. Berdasarkan Undang-Undang no. 19 tahun 2003 pasal 1 dijelaskan bahwa

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB I PENDAHULUAN. Perkembangan bank di Indonesia mengalami proses pasang surut, dimulai pada

BAB I PENDAHULUAN. Bank didefinisikan sebagai lembaga keuangan yang usaha pokoknya adalah

BAB I PENDAHULUAN. Sektor perbankan merupakan salah satu sektor yang sangat penting bagi

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Penelitian

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Harga Saham Perusahaan-Perusahaan Otomotif di Bursa Efek Jakarta, hasil

BAB I PENDAHULUAN. keuangan (Financial Intermediary) antara pihak yang memiliki dana dan pihak

BAB I PENDAHULUAN. Perbankan di Indonesia semakin diramaikan dengan berdirinya bank-bank

BAB II KEDUDUKAN BANK INDONESIA DALAM SISTEM KEUANGAN NEGARA. Menurut Undang-Undang Pokok Perbankan Nomor 10 Tahun 1998

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian

BAB 1 PENDAHULUAN. memberikan kemudahan untuk mendirikan bank, cukup dengan setor modal

BAB II LANDASAN TEORI

BAB I PENDAHULUAN. akhibat krisis moneter yang melanda pada pertengahan Penyebab dari

BAB II KONDISI PERUSAHAAN. 2.1 Pengertian, Fungsi, Jenis, Peran dan Usaha Bank

SISTEM KEUANGAN DAN PERBANKAN INDONESIA

BAB II LANDASAN TEORITIS

BAB I PENDAHULUAN. disebabkan oleh fungsi utama bank sebagai lembaga yang dapat. pembangunan nasional mengakibatkan perlu adanya pembinaan dan

BAB II LANDASAN TEORI. menerbitkan promes atau yang dikenal dengan nama Banknote (uang kertas). Kata

SEJARAH BANK INDONESIA : PERBANKAN Periode

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB I PENDAHULUAN. dalam sistem keuangan di Indonesia. Pengertian bank menurut Undang-Undang

A. PENGERTIAN SISTEM MONETER DI INDONESIA

BAB 1 PENDAHULUAN. memegang fungi sebagai sirkulasi, bank to bank dan lender of the resort.

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Gambaran Umum Objek Penelitian

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang. Bank merupakan lembaga keuangan yang keberadaannya sangat

BAB II LANDASAN TEORI. Berikut ini adalah terdapat beberapa jenis bank yang di Indonesia :

I. PENDAHULUAN. sektor jasa keuangan pada umumnya dan pada perbankan khususnya. Pertumbuhan ekonomi dapat terwujud melalui dana perbankan atau potensi

Transkripsi:

PENGENALAN BANK DEFINISI BANK BANK Bahasa ITALIA Banco yang artinya Bangku Menurut UU no. 10 th 1998 Bank : Badan usaha yang menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan dan menyalurkannya kepada masyarakat dalam bentuk kredit dan / atau bentuk-bentuk lainnya dalam rangka meningkatkan taraf hidup rakyat banyak. Perbankan : Segala sesuatu yang menyangkut tentang bank, mencakup kelembagaan, kegiatan usaha, serta cara dan proses dalam melaksanakan kegiatan usahanya. Bank termasuk perusahaan industri jasa, karena hanya memberikan pelayanan jasa kepada masyarakat Fungsi bank sebagai lembaga perantara KEGIATAN BANK Kegiatan Bank sebagai lembaga keuangan : Menghimpun Dana Menyalurkan Dana Memberikan Jasa-jasa bank lainnya FUNGSI BANK Menurut H. Malayu S.P. Hasibuan Lembaga Keuangan, Pencipta Uang, Pengumpul Dana Dan Penyalur Kredit, Pelaksana Lalu Lintas Pembayaran, Stabilisator Moneter Dinamisator Pertumbuhan Perekonomian Noviyanto, ST Halaman 1

Bank sebagai Lembaga Keuangan, Bank adalah badan usaha yang kekayaannya terutama dalam bentuk aset keuangan (financial assets) serta bermotifkan profit dan juga sosial, jadi bukan hanya mencari keuntungan saja Bank sebagai Pencipta Uang, Bank menciptakan uang giral dan mengedarkan uang kartal. Bank sebagai Pengumpul Dana Dan Penyalur Kredit, Bank dalam operasinya berfungsi sebagai pengumpul dana dan menyalurkannya kepada masyarakat Bank sebagai Pelaksana Lalu Lintas Pembayaran Bank menjadi pelaksana penyelesaian pembayaran transaksi komersial atau finansial dari pembayar ke penerima Bank sebagai Stabilisator Moneter Bank mempunyai kewajiban ikut serta menstabilkan nilai tukar uang, nilai kurs atau harga barang-barang relatif stabil atau tetap, baik secara langsung maupun melalui mekanisme Giro Wajib Minimum (GWM) bank Bank sebagai Dinamisator Pertumbuhan Perekonomian Bank merupakan pusat perekonomian, sumber dana, pelaksana lalu lintas pembayaran,memproduktifkan tabungan dan pendorong kemajuan perdagangan nasional dan internasional ASAS, FUNGSI & TUJUAN Asas perbankan Indonesia dalam melaksanakan kegiatan usahanya berasaskan demokrasi ekonomi dengan menggunakan prinsip kehati-hatian. Fungsi Fungsi utama perbankan sebagai penghimpun dana dan penyalur dana masyarakat Tujuan Perbankan Indonesia bertujuan menunjang pelaksanaan pembangunan nasional dalam rangka meningkatkan pemerataan, pertumbuhan ekonomi, dan stabilitas nasional ke arah peningkatan rakyat banyak. JENIS BANK Macam-macam Bentuk Bank berdasarkan : Jenis Bank Umum Bank Perkreditan Rakyat Kepemilikan Bank milik Pemerintah / Pemerintah Daerah Bank milik Swasta Nasional Bank milik Koperasi Bank milik Asing Bank milik Campuran Bentuk Hukum Perusahaan Daerah Perseroan Perseroan Terbatas Koperasi Kegiatan Usaha / status Devisa Non Devisa Sistem penentuan harga Konvensional Syariah BANK SENTRAL Bank Sentral merupakan bank yang mengatur berbagai kegiatan yang berkaitan dengan dunia perbankan dan dunia keuangan di suatu negara. Noviyanto, ST Halaman 2

Tujuan utama BI sebagai Bank Sentral adalah mencapai dan memelihara kestabilan nilai rupiah, dengan menetapkan dan melaksanakan kebijakan moneter, mengatur dan menjaga kelancaran system devisa serta mengatur dan mengawasi bank Fungsi BI selain sebagai bank Sentral adalah sebagai: Bank sirkulasi mengatur peredaran keuangan suatu negara. Bank to bank mengatur perbankan di suatu negara Lender of the last resort sebagai tempat peminjaman yang terakhir JENIS BANK Berdasarkan fungsinya Berdasarkan Fungsi bank dibedakan berdasarkan luasnya kegiatan atau jumlah produk yang dapat ditawarkan serta jangkauan wilayah operasinya. Bank Umum Bank Pembangunan, Bank Tabungan BPR Bank Desa, Bank Pasar, Bank Pegawai, Lumbung Desa DEFINISI BANK Berdasarkan fungsinya Bank Umum, adalah Bank yang melaksanakan kegiatan usaha secara konvensional dan / atau berdasarkan prinsip syariah yang dalam kegiatannya memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran. Bank Perkreditan Rakyat, adalah : Bank yang melaksanakan kegiatan usaha secara konvensional atau berdasarkan prinsip syariah yang dalam kegiatannya tidak memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran JENIS & DEFINISI BANK Berdasarkan Kepemilikannya Bank milik pemerintah, merupakan bank yang akte pendirian dan modal bank ini sepenuhnya dimiliki oleh Pemerintah Indonesia, sehingga seluruh keuntungan bank ini dimiliki oleh pemerintah. Contoh : BNI, BRI, BTN, Bank Mandiri, BPD Bank milik swasta, merupakan bank yang seluruh atau sebagian besar sahamnya dimiliki oleh swasta nasional. Contoh : BCA, Bank Danamon, BII, Bank Lippo dll. Bank milik koperasi, merupakan bank yang kepemilikan sahamnya dimiliki oleh perusahaan yang berbadan hukum koperasi, Contoh : Bank Bukopin Bank milik asing, merupakan cabang dari bank yang ada diluar negeri, baik milik swasta asing maupun pemerintah asing. Contoh : Bank of America, American Express Bank, Bank of Tokyo, Bangkok Bank, Noviyanto, ST Halaman 3

Bank milik campuran, merupakan bank yang kepemilikannya sahamnya campuran antara pihak asing dan pihak swasta nasional. Contoh : BII Commonwelth, Bank Finconesia, Bank Merincorp, Mitsubishi Buana Bank, dll Bank Devisa, merupakan bank yang dapat melaksanakan transaksi keluar negeri atau yang berhubungan dengan mata uang asing secara menyeluruh Bank non Devisa, merupakan bank yang belum mempunyai izin untuk melaksanakan transaksi sebagai bank devisa, sehingga tidak dapat melaksankan transaksi seperti halnya bank devisa. JENIS & DEFINISI BANK Berdasarkan Penentuan Harga Bank berdasarkan prinsip konvensional (Barat), Merupakan bank yang dalam usahanya memberikan bunga. Bank berdasarkan prinsip Syariah (Islam), merupakan bank yang dalam usahanya menganut sistem Syariah (titipan, bagi hasil, penyertaan, sewa beli dll) JENIS KANTOR BANK Kantor pusat, kegiatan perencanaan sampai pengawasan dan biasanya tidak melaksanakan kegiatan operasional. Kantor cabang penuh, merupakan kantor bank yang memberikan jasa bank paling lengkap. Kantor cabang pembantu, hanya melayani sebagian dari kegiatan cabang penuh. Kantor kas, kegiatannya hanya meliputi teller. PENGGABUNGAN USAHA BANK 1. MERGER Penggabungan dari dua bank atau lebih dengan tetap mempertahankan salah satu dari bank dan membubarkan bank lainnya tanpa proses likuidasi 2. KONSOLIDASI Penggabungan dari dua bank atau lebih dengan tetap mendirikan bank baru dan membubarkan bank lainnya tanpa proses likuidasi 3. AKUISISI Pengambil-alihan kepemilikan suatu bank yang mengakibatkan beralihnya pengendalian terhadap bank (nama tidak berubah) Noviyanto, ST Halaman 4

DEREGULASI PERBANKAN 1. ERA sebelum Juni 1983 Campur tangan Bank Indonesia selaku bank sentral dalam pengaturan pagu kredit dan tingkat suku bunga 2. Paket 1 Juni 1983 (Pakjun 83) - Menghapuskan pagu kredit - Kebebasan untuk menentukan sendiri tingkat bunga - Mengurangi ketergantungan bank kepada BI 3. Paket 27 Oktober 1988 (PakTo 88) Kemudahan membuka bank baru 4. Paket 28 Februari 1991 (Paktri 91) Pembatasan dan pemberatan persyaratan perbankan dengan mengharuskan dipenuhinya persyaratan permodalan minimal 8 persen dari kekayaan 5. Paket 29 Mei 1993 (PakMei 93) Penilaian Tingkat Kesehatan Bank yang dikenal dengan metode CAMEL (Capital, Asset, Management, Aerning, dan Liquidity). Deregulasi 1. Peraturan Pemerintah no 68 Tahun 1996 Peningkatan rasio kecukupan modal (CAR) minimal 8% dari ATMR, 10% pada tahun 1997 dan 12% pada tahun 2001 Peningkatan modal disetor menjadi Rp 50 M Bank NonDevisa dan Rp. 150 M untuk bank devisa Peningkatan (GWM) dari 3% menjadi 5% per april 1997 2. UU No. 10 tahun 98 penyempurnaan dari UU no 7 tahun 1992 tentang perbankan. 3. 13 Maret 1999 Program Rekapitulasi Perbankan, (38 BBO, 7 BTO, 9 Bank Rekapitulasi dan 73 tidak ikut rekapitulasi 4. Paket 31 Mei 2004 Penilaian Tingkat Kesehatan Bank yang dikenal dengan metode CAMEL Referensi: http://kartika.staff.gunadarma.ac.id/downloads/folder/0.7 Noviyanto, ST Halaman 5