ANTI CORRUPTION ACTION PLAN (ACAP) RENCANA TINDAK ANTI KORUPSI (RTAK) LAPORAN PELATIHAN PEMBEKALAN THIRD PARTY MONITORING (TPM) Paket 17 (Sp. Gn. Kemala Pugung Tampak) R e p o r t N o : 14-06/32 L A M P U N G, 2 2 O K T O B E R 2 0 1 5
DAFTAR ISI DAFTAR ISI i I. PENDAHULUAN 1 II. MAKSUD DAN TUJUAN PELATIHAN 2 III. TARGET GROUP 2 IV. PELAKSANAAN PELATIHAN PEMBEKALAN 2 V. MATERI DAN FASILITATOR 3 VI. PENUTUP 3 DAFTAR LAMPIRAN ii Western Indonesia National Roads Improvement Project i
I. PENDAHULUAN Pemerintah Indonesia dengan Bank Dunia telah menandatangani Naskah Perjanjian Pinjaman (Loan Agreamnet) untuk Western Indonesia National Roads Improvement Project (WINRIP) IBRD Loan No. 8043-ID pada tanggal 14 Desember 2011. Loan efektif 12 Maret 2012 dan akan berakhir (Closing Date) pada tanggal 31 Desember 2017. Porsi sharing Loan dan GOI adalah 70 : 30, dengan nilai pinjaman USD 250 juta dan Pemerintah Indonesia menyediakan Dana USD 100 juta, sehingga total nilai proyek adalah USD 350 juta. Pinjaman tersebut akan digunakan untuk mendukung penguatan berkelanjutan Sistem Jaringan Jalan Nasional di wilayah Indonesia Barat atau Western Indonesia National Roads Improvement Project (WINRIP), yaitu untuk pekerjaan pelebaran dan peningkatan status jalan dan jembatan di koridor pantai barat Sumatera sepanjang 715,91 KM yang sebelumnya berfungsi sebagai jalan provinsi atau jalan non status agar sesuai dengan standar yang baru yaitu jalan nasional. Sesuai dengan Schedule 2 Section IC Naskah Perjanjian Pinjaman WINRIP, dan Bab 11 Project Management Manual (PMM) WINRIP, Pemerintah Indonesia dan Bank Dunia menyepakati pelaksanaan Anti-Corruption Action Plan (ACAP) atau Rencana Tindak Anti Korupsi (RTAK) dalam pelaksanaan proyek. Ruang Lingkup pelaksanaan Anti-Corruption Action Plan (ACAP) atau Rencana Tindak Anti Korupsi (RTAK) meliputi komponen-komponen berikut : 1. Pelibatan Wakil Pengamat dari Masyarakat (WPM)/Community Representative Observers (CROs) untuk memantau proses lelang 2. Keterbukaan Informasi Kepada Publik 3. Penanganan Pengaduan Masyarakat dan Pengelolaannya 4. Pelibatan Pemantau Pihak Ketiga (PP3)/Third Party Monitoring (TPM) untuk tahap konstruksi Paket 17 (Sp. Gn. Kemala Pugung Tampak) merupakan paket WINRIP yang telah memasuki tahap pekerjaan konstruksi setelah terkontrak sejak November 2014. Oleh karenanya Pemantau dari Pihak Ketiga atau Third Party Monitoring (TPM) untuk paket tersebut sudah dipilih pada tanggal 4 Desember 2014. Adapun daftar TPM tersebut seperti terlihat pada tabel berikut: No No. Paket 1 17 Nama Paket Provinsi Nama TPM Okupasi/Jabatan/Pekerjaan Tgl. Pemilihan 1. Ir. Y. Martono Hadi, MT Dosen Universitas Lampung Sp. Gn. Kemala Pugung Tampak Lampung 2. Ofik Taufik Purwadi, ST.,MT Dosen Universitas Lampung 4 Desember 2014 3. Tas an Junaidi, ST.,MT Dosen Universitas Lampung Sesuai dengan ketentuan di dalam Kerangka Acuan Kerja (KAK) Pemilihan TPM, maka dilaksanakan Pelatihan Pembekalan/Preparatory Training untuk Tim TPM terpilih guna mempersiapkan mereka dalam pemantauan pelaksanaan pekerjaan konstruksi pada paket-paket terkait. Western Indonesia National Roads Improvement Project (WINRIP) 1
II. MAKSUD DAN TUJUAN PELATIHAN Maksud dari pelatihan pembekalan ini adalah untuk memberikan informasi dasar yang diperlukan oleh personil Tim TPM terpilih sehingga dapat mendukung pelaksanaan pemantauan pekerjaan konstruksi pada paket-paket terkait sesuai dengan ketentuan dan prosedur yang berlaku. Tujuan spesifik pelatihan adalah diharapkan para anggota TPM setelah mengikuti pelatihan ini dapat menjelaskan tentang: 1. Penerapan Anti-Corruption Action Plan (ACAP) pada proyek WINRIP dan implementasinya; 2. Ruang lingkup pengawasan oleh TPM dan hubungannya dengan unsur pengelola/ pelaksana proyek lainnya; 3. Teknik dan prosedur pemantauan pekerjaan konstruksi jalan dan jembatan oleh TPM; 4. Ketentuan pelaporan hasil pemantauan dan pelaporan pertanggungjawaban keuangan yang diperlukan. III. TARGET GROUP Target group dari pembekalan ini adalah personil Tim TPM untuk Paket 17 (Sp. Gn. Kemala Pugung Tampak), dan unsur lain yang terkait didalam pelaksanaan proyek, seperti: - Pejabat dan staf Satker Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah II, Provinsi Lampung; - Pejabat dan staf PPK 08, pengelola Paket 17, Provinsi Lampung; - Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) III Palembang; - Design and Supervision Consultants (Field Supervision Team) Paket 17; dan - Penyedia Jasa / Kontraktor pelaksana 17. IV. PELAKSANAAN PELATIHAN PEMBEKALAN Pelatihan pembekalan TPM untuk Paket 17, diadakan pada tanggal, bertempat di Kantor Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah II, Provinsi Lampung. Pelatihan pembekalan dihadiri oleh 13 (tiga belas) Peserta dari 11 Peserta dan Undangan, berasal dari: 1. Anggota TPM Paket 17 Universitas Lampung : 2 orang* 2. Pejabat dan Staf PPK 08 : 2 orang 3. Pejabat dan Staff Satker PJN Wilayah II, Provinsi Lampung : 3 orang 4. Penyedia Jasa/Kontraktor Paket 17 : 4 orang 5. DSC/Field Supervision Team Paket 17 : 2 orang *1 orang anggota TPM Paket 17 tidak dapat hadir semua karena harus menghadiri rapat di Universitas. Jadwal pelatihan dan daftar hadir terlampir. Western Indonesia National Roads Improvement Project (WINRIP) 2
V. MATERI DAN FASILITATOR Materi pembekalan meliputi beberapa topik sebagai berikut: - Rencana Tindak Anti Korupsi /Anti-Corruption Action Plan - ACAP (Project Management Manual PMM Bab. 11); - Penjelasan tentang Website WINRIP dan tata cara penyampaian pengaduan masyarakat melalui website dan saluran informasi lainnya; - Ruang lingkup dan tanggung-jawab pemantauan oleh TPM dan hubungannya dengan unsur pengelola/ pelaksana proyek lainnya; - Pemantauan Pelaksanaan Manajemen Kontrak; - Pemantauan Pelaksanaan Teknis Konstruksi Jalan dan Jembatan; - Pelaporan Hasil Pemantauan; dan - Pertanggung-jawaban Keuangan TPM dan tatacara Reimbursement; Fasilitator yang bertugas menyampaikan materi adalah Pejabat dan Staf PMU WINRIP, berhubung Pejabat dan Staf PMU berhalangan hadir maka PMU menugaskan Tenaga Ahli dari CTC WINRIP untuk menyampaikan materi, yaitu Community Development Officer (Yakobus), Management Information Specialist (Sony Thamrin), Asisten Management Information System (Asep Sopyan), Quality Assurance Engineer (Uray A. Manaf), dan Asisten Community Development Officer (Astrini Primanita). Untuk materi pertanggungjawaban keuangan dan tata cara reimbursement difasilitatori oleh Staff Satker Pembinaan Administrasi P2PHLN (Rasiyo). VI. PENUTUP Pelaksanaan pelatihan berjalan lancar, para peserta antusias mengikuti paparan dari fasilitator. Hal ini terbukti dengan banyaknya pertanyaan yang disampaikan dan terjadi diskusi yang intensif. Langkah selanjutnya setelah pelatihan pembekalan ini adalah: - Penerbitan Surat Keputusan pembentukan TPM Paket 17 oleh Direktur Pengembangan Jaringan Jalan, Direktorat Jenderal Bina Marga; - Penanda-tanganan Surat Perjanjian Kerja antara TPM dengan CTC WINRIP (Direktur PT. Perentjana Djaja) cq. PMU WINRIP, mengetahui Satker Pembinaan Administrasi P2PHLN. - Penerbitan Surat Mobilisasi oleh Direktur PT. Perentjana Djaja selaku CTC WINRIP dan disetujui PMU WINRIP dan mengetahui Satker Pembinaan Administrasi dan Pelaksanaan Pengendalian Pinjaman dan Hibah Luar Negeri (PAP2PHLN). Western Indonesia National Roads Improvement Project (WINRIP) 3
DAFTAR LAMPIRAN Lampiran I Lampiran II Lampiran III Lampiran IV Lampiran V Undangan Pelatihan Pembekalan RKPPL dan Third Party Monitoring (TPM) Agenda Pelatihan Daftar Hadir Notulensi Dokumentasi Western Indonesia National Roads Improvement Project (WINRIP) ii
- KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT DIREKTORAT JENDERAL SINA MARGA DIREKTORAT PENGEMBANGAN JARINGAN JALAN Jalan Pattimura No, 20 Kebayoran Baru - Jakarta Selatan (12110) Telepon 021-7200281, 7393928 Fax. 021-7201760 No Lampiran : UIVl.o20(;IPJ:J-WlNRlP/036 Jakarta, 9 Oktober 2015 KepadaYth (DAFT AR UNDANGAN TERLNvIPIR) Perihal Undangan Mengikuti Pelatihan Pembekalan Third Party Monitoring (TPM) Paket No. 17 (Sp. Gn. Kemala - Pugung Tampak); WINRIP Loan IBRD No. 8043-ID Sehubungan akan dimulainya pelaksanaan kegiatan pekerjaan konstruksi untuk paket-paket WINRIP yang berlokasi di Provinsi Lampung, rnaka dalam rangka penerapan komponen Rencana Tindak Anti Korupsi CRTAK) I Anti-Corruption Action Plan (ACAP) kami mengundang Bapak/Ibu untuk mengikuti Pelatihan Pembekalan Third Party Monitoring (TPM). Pelatihan Pembekalan TPM ini dilaksanakan agar nantinya Tim TPM dapat melaksanakan tugas serta berkoordinasi dengan baik dengan pihak-pihak terkait lainnya. Guna menunjang keberhasilan pelatihan tersebut, kami mohon bantuan BapaklIbu untuk meneruskan undangan ini kepada para calon peserta dari lingkunganlwilayah Bapak/Ibu sebagaimana rincian dalam Lampiran 2 surat ini, dengan penjelasan sebagai berikut: 1. Waktu Pelatihan 2. Tempat 3. Biaya Pelatihan 4. Lain-lain Kamis, Kantor Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah II Provinsi Lampung. n. Wolter Mongonsidi No. 220 Bandar Lampung a. Biaya transportasi dan akomodasi peserta selama mengikuti pelatihan ditanggung oleh Instansi Pengutus. b. Biaya konsumsi selama kegiatan pelatihan (makan siang dan snack) ditanggung oleh Penyelenggara. Kepastian keikutsertaan peserta harap mengkonfirmasi melalui telepon/email CTC WINRIP ke 021-7229823/ctc.winrip\a)gmail.com u.p. Astri (Asisten Cormnunity Development Officer). Demikian disampaikan, atas perhatian dan kerjasamanya kami mengucapkan terirna kasih, Tembusan disampaikan kepada Yth: 1. Bapak Direktur Pengembangan Jaringan Jalan (sebagai laporan). 2. Bapak Direktur Pembangunan Jalan (sebagai laporan). 3 Kasubdit Keterpaduan Perencanaan dan Sistem Jaringan, Direktorat Pengembangan Jaringan Jalan. 4 Kasubdit Pemantauan dan Evaluasi, Direktorat Pembangunan Jalan. ls Kasatker Pembinaan Administrasi dan Pelaksanaan Pengendalian PHLN. 6. PMU WlNRIP. 7. etc WlNRlP. 8. File.
Lampiran 1 SuratNo. Tanggal : Daftar Undangan UM 020,,"!P.J3- WINRfPr03b : g Oktober2015 Kepada Yth: 1. Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPIN) III Palembang 2. Kepala Satker Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah II Provinsi Lampung 3. Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 8 4. Ketua Jurusan Teknik Sipil, FakuItas Teknik - Universitas Lampung u.p. Lembaga Penelitian Universitas Lampung 5. Konsultan Supervisi (Field Supervision Team) Paket No. 17 (Sp. Gn. Kemala - Pugung Tampak) 6. Kontraktor Paket No. 17 (PT Jaya Konstruksi Manggala Pratama, Tbk)
Lampiran 2 Surat No. Tanggal : Daftar Peserta : UM D'2..CXb,PJ:J - WU'JRtr I OG. g Oktober 2015 No Instansi Jumlah Peserta Keterangan 1 BBPJNIII 1 2 Satker PJN Wit II Lampung 1 3 PPK8 2 4 Tim TPM Paket 17 (Universitas Lampung) 3 5 Konsultan Site Engineer & Quality Supervisi Paket 17 2 - Engineer 6 Kontraktor Paket 17 2 General Superintendent & Site Manager Iumlah 11
Lampiran 3 SuratNo. Tanggal : Jadwal Pelatihan LIM D'lOb,f'J:J.-Wlt-JRH:> /036 : Oktober 2015 09.0-09.45 RencanaTindak Anti Korupsi (RTAK) 09.45-10.30 RencanaTindak Anti Korupsi (RTAK) Lingkup Kerja Pemantauan TPM 10.30-11.30 RencanaTindak Anti Korupsi (RTAK) Keterbukaan Informasi dan Mekanisme PenangananPengaduan Yakobus Astrini Primanita Yakobus SonyThamrin
LAMPIRAN I JADWAL PELATIHAN PEMBEKALAN THIRD PARTY MONITORING (TPM) Paket : 17 (Sp. Gn. Kemala Pugung Tampak) Lokasi : Kantor Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wil. II, Provinsi Lampung Tanggal : HARI / TGL. J A M KEGIATAN / TOPIK FASILITATOR/INSTRUKTUR 08.45 09.00 PEMBUKAAN Pejabat Satker/PPK 09.0 09.45 Rencana Tindak Anti Korupsi (RTAK) 09.45 10.30 Rencana Tindak Anti Korupsi (RTAK) Lingkup Kerja Pemantauan TPM - Yakobus - Astrini Primanita Kamis, 10.30 11.30 Rencana Tindak Anti Korupsi (RTAK) Keterbukaan Informasi dan Mekanisme Penanganan Pengaduan 11.30 13.30 I S H O M A - Yakobus - Sony Thamrin - Asep Sopyan 13.30 14.30 Pemantauan Manajemen Pelaksanaan Kontrak/Monitoring - Uray A. Manaf - Yakobus 14.30 16.00 Pemantauan Pelaksanaan Quality Control & Quality Assurance sesuai FIDIC - Uray A. Manaf - Yakobus 16.00 16.30 Istirahat/Coffee Break 16.30 17.15 Pelaporan dan Pertanggungjawaban Keuangan TPM - Rasiyo - Astrini Primanita 17.15 18.15 Pemantauan Pelaksanaan Teknis Konstruksi: Pemadatan, Perkerasan Permukaan, - Yakobus Penghamparan, Pekerjaan Beton Struktur - Uray A. Manaf 18.15 18.30 PENUTUPAN Pejabat Satker/PPK Western Indonesia National Roads Improvement Project (WINRIP) 1
'ffi E I W...... o c 'CO a.. P- '::t' S l il a, I c Z co C) C) c co co I CO E CO z )- 6v\. \ o Z ọ.-
8 -t S J f <!) { s 1 'g s! Ii l $ f I. N J s, )<...; ej 1 g \.:i i '.c.: 'c. c! a -,, t "-'I <0 -.I F cc g IS...i\ -- 0;;:, tr & ct VI c('i C'{ $ \ * -s: ro I a C\I - &- tt C7.J IV _... <.0 <0 0 :g CJ) C"" -;t s :i V\ 'L IS"" 0- oos: r - IN 'JL 'l:: t J: -o t).:j r'\ ti:- 0::::. <\,""", 3...j? «J.. ';.) <s S --:::> \,,) r) Ilto... 'Z lr- :l I:l..&? Q?, i t>- 1 c.:.. --' > l i 1 ' } ::> L s 0 'I:,-...;:; Z G:C,; 3: I D ct:- - s:..0 0 <S: <;:L 'X: zs :t. & f t T""" N (")...r I!') CD I'-- OJ 0> 0 T""" (")...... T""" T""" T""",...,...,...... N N N N
LAMPIRAN IV NOTULENSI PELATIHAN PEMBEKALAN THIRD PARTY MONITORING (TPM) Paket : 17 (Sp. Gn. Kemala Pugung Tampak) Lokasi : Kantor Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wil. II, Provinsi Lampung Tanggal : NO. PESERTA PERTANYAAN KOMENTAR 1 Martono Hadi (TPM) 2 Irfin (DSC/SE) 3 Joko Wisargo (PPK 08) 4 Martono Hadi (TPM) Tugas TPM overlapping dengan tugas SE, apa batasan tugas pengawasan oleh TPM? DED tidak sesuai dengan kondisi lapangan, lalu harus mengacu ke mana lagi? Sejauh mana TPM bisa mengakses informasi ke PPK? Lalu apakah TPM bisa menjamin kerahasiaan informasi penting? Motivasi TPM adalah untuk mendapatkan informasi tentang penggunaan teknologi terbaru yang lebih efektif dan efisien dalam pekerjaan fisik di lapangan. Bila Kontraktor/SE perlu bantuan SDM kampus, maka tim kampus siap untuk membantu. Apakah hal ini diperbolehkan? Tugas TPM hanya melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan pekerjaan fisik. Dan TPM membuat laporan kepada PMU-WINRIP. Jadi TPM tidak bisa melakukan pengawasan yang lebih mendalam terhadap pelaksanaan fisik di lapangan. SE dan PPK 08 bisa mengajukan jastek atau review design ke Balai III Palembang untuk merevisi gambar DED yang tidak sesuai dengan kondisi di lapangan. TPM harus melakukan koordinasi dengan PPK 08 sebelum melakukan kunjungan ke lapangan. Sehingga PPK 08 bisa berkoordinasi dengan SE dan Kontraktor. Selanjutnya TPM harus menjaga kerahasiaan terhadap informasi penting agar tidak menyebar ke masyarakat umum. Personel TPM bisa melakukan penelitian dan kajian teknis asalkan mereka bekerja tidak mengatasnamakan lembaga TPM, melainkan sebagai Tim Konsultan penelitian dan kajian teknis. Tim Konsultan ini harus berkoordinasi dahulu dengan PPK, SE dan Kontraktor. Western Indonesia National Roads Improvement Project (WINRIP) 1
NO. PESERTA PERTANYAAN KOMENTAR 5 Anto Hasudungan (Kontraktor/GS) 6 Anto Hasudungan (Kontraktor/GS) 7 Eko Yunianto (Kontraktor) 8 Anto Hasudungan (Kontraktor/GS) 9 Opik Taufik (TPM) Mengapa waktu kunjungan TPM dibatasi hanya 12 hari per orang? Padahal TPM akan sangat membantu untuk diskusi terkait pelaksanaan di lapangan. Kontraktor juga butuh bantuan tim kampus untuk kajian cutting tebing dan down grade jalan. Apakah semua pengaduan masyarakat akan ditanggapi atau tidak, baik untuk masalah kecil maupun masalah besar? Kontraktor butuh bantuan PMU untuk melakukan sosialisasi langsung kepada masyarakat tentang tata cara pengaduan masyarakat. Apakah TPM, SE dan Kontraktor bisa mengakses ke dalam aplikasi internal di website WINRIP? Kunjungan TPM dibatasi terkait pembiayaan operasional. Bila Kontraktor butuh bantuan atau diskusi dengan TPM silahkan menghubungi Institusi (UNILA) melalui anggota TPM, tetapi tidak mengatasnamakan TPM karena bidang kerja TPM sudah dibatasi dalam KAK maupun kontrak. Silahkan Kontraktor meminta bantuan Tim Konsultan kampus untuk melakukan kegiatan penelitian dan kajian teknis. Tim Konsultan ini harus berkoordinasi dahulu dengan PPK, SE dan Kontraktor. Semua pengaduan dari masyarakat akan ditampung oleh Unit Kerja Pengaduan Masyarakat. Apabila pengaduan tersebut memang kredibel dan bisa dipertanggung jawabkan maka pengaduan tersebut akan segera diteruskan kepada pihakpihak terkait. Sesuai dengan struktur organisasi proyek WINRIP, PMU hanya bertugas untuk mengelola bidang perencanaan dan manajemen proyek. Sementara yang mengelola bidang implementasi proyek adalah Balai. Dan Kontraktor berada di bawah garis komando Balai. Sehingga Kontraktor seharusnya meminta bantuan kepada Balai, Satker dan PPK. Silahkan TPM, SE dan Kontraktor mengajukan surat resmi ke PMU untuk meminta akses ke aplikasi internal di website WINRIP. Jika PMU sudah memberikan izin, maka administrator bisa langsung membuat akses ke aplikasi internal. Western Indonesia National Roads Improvement Project (WINRIP) 2
NO. PESERTA PERTANYAAN KOMENTAR 10 Opik Taufik (TPM) 11 Irfin (DSC/SE) 12 P. Sinurat (DSC/QE) 13 Irfin (DSC/SE) 14 P. Sinurat (DSC/QE) 15 Irfin (DSC/SE) 16 Martono Hadi (TPM) Apakah berita dari koran lokal harus atau tidak harus diadukan ke CHS? Data progres Konsultan tidak ada. Data CHS dan FMIS harap segera diperbarui. Gambar DED P17 tidak sesuai dengan kondisi nyata di lapangan, seperti gunung dalam DED berada di sebelah kiri padahal kenyataannya ada di sebelah kanan, dan jurang dalam DED disebutkan hanya sedalam 2 M dan menggunakan Retaining Wall padahal kenyataannya sedalam lebih dari 20 M. SPEC yang digunakan yang mana? Apa beda MS dengan IPC? Apakah site visit bisa dilakukan bersama-sama? Salah satu sumber data pengaduan CHS adalah dari berita di koran lokal. Jadi silahkan TPM meneruskan berita di koran lokal tersebut ke dalam database pengaduan aplikasi CHS. Saat ini PMU baru menerima laporan progres fisik dari paket yang sudah berjalan. Sementara data progres Konsultan belum pernah diterima oleh PMU dan CTC. Setiap kali ada pengaduan yang masuk maka database aplikasi CHS akan otomatis diperbarui. Sementara database aplikasi FMIS selalu diperbarui setiap awal bulan setelah PMU dan CTC menerima laporan progres fisik dari DSC. SE dan PPK 08 bisa mengajukan jastek atau review design ke Balai III Palembang untuk merevisi gambar DED yang tidak sesuai dengan kondisi di lapangan. Dan sebaiknya SE melampirkan laporan tersebut dengan foto dan data yang akurat agar bisa segera diproses oleh pihak-pihak yang terkait. SPEC 2010 Rev. 1. MS dibuat tiap bulan tetapi belum tentu bias diajukan/dijadikan IPC tiap bulannya. Beberapa MS boleh digabung menjadi 1 IPC. Boleh saja, tetapi bukti pertanggung jawabannya disesuaikan. Western Indonesia National Roads Improvement Project (WINRIP) 3
LAMPIRAN V DOKUMENTASI Lokasi : Kantor Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wil. II, Provinsi Lampung Tanggal: