,, Semua yang hidup adalah seperti rumput

dokumen-dokumen yang mirip
I. PENDAHULUAN. Sampah masih merupakan masalah bagi masyarakat karena perbandingan antara

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

PENGARUH PENGGUNAAN CACING TANAH (Lumbricus rubellus) SEBAGAI AKTIVATOR TERHADAP BENTUK FISIK DAN HARA VERMIKOMPOS DARI FESES SAPI BALI SKRIPSI

PEMBUATAN KOMPOS DARI LIMBAH PADAT ORGANIK YANG TIDAK TERPAKAI ( LIMBAH SAYURAN KANGKUNG, KOL, DAN KULIT PISANG )

I. PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

PEMANFAATAN LIMBAH LUMPUR (SLUDGE) WASTEWATER TREATMENT PLANT PT.X SEBAGAI BAHAN BAKU KOMPOS

DAFTAR ISI. KATA PENGANTAR... i. DAFTAR ISI... ii DAFTAR TABEL... v DAFTAR GAMBAR... vii

SKRIPSI. Disusun Oleh: Angga Wisnu H Endy Wisaksono P Dosen Pembimbing :

PENDAHULUAN. padat (feses) dan limbah cair (urine). Feses sebagian besar terdiri atas bahan organik

Kompos Cacing Tanah (CASTING)

MELALIBI PROSES "RUMEN BEWIVED ANAEROBlC DIGESTION"

HASIL DA PEMBAHASA. Tabel 5. Analisis komposisi bahan baku kompos Bahan Baku Analisis

BAHAN DAN METODE Waktu dan Tempat Bahan dan Alat Metoda

HASIL ANALISIS DAN PEMBAHASAN. A. Kondisi Umum Penelitian. pengomposan daun jati dan tahap aplikasi hasil pengomposan pada tanaman sawi

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang

3 METODE PENELITIAN 3.1 Survei Limbah Organik Susu Bubuk 3.2 Penelitian Lapang

.A lecy. lkan PELAGIS PANTAI Dl TELUK LAMPUNG. STUD1 TENTANG KELlMPAHABil MUSIMAN. FAKULTAS PERIKANAN INSTITUT PERTANiAN BOGOR

.A lecy. lkan PELAGIS PANTAI Dl TELUK LAMPUNG. STUD1 TENTANG KELlMPAHABil MUSIMAN. FAKULTAS PERIKANAN INSTITUT PERTANiAN BOGOR

IV. HASIL DAN PEMBAHASAN

I PENDAHULUAN. Hal tersebut menjadi masalah yang perlu diupayakan melalui. terurai menjadi bahan anorganik yang siap diserap oleh tanaman.

PENGOLAHAN LIMBAH CAIR TAPIOKA MENGGUNAKAN KOTORAN SAPI PERAH DENGAN SISTEM ANAEROBIK SKRIPSI DIPA ALAM VEGANTARA

Ia mernbuat kakiku seperti kaki rusa

PUPUK KANDANG MK : PUPUK DAN TEKNOLOGI PEMUPUKAN SMT : GANJIL 2011/2011

MATERI DAN METODE. Materi

sebagai kenangan terhadap almarhum papi tercinta dan persembahan untuk mami. agung, anti, lita, aguk serta ipb almamaterku

sebagai kenangan terhadap almarhum papi tercinta dan persembahan untuk mami. agung, anti, lita, aguk serta ipb almamaterku

HASIL DAN PEMBAHASAN

METODOLOGI PENELITIAN

BAB I PENDAHULUAN. semakin menyebar luas baik di daerah perkotaan maupun pedesaan.limbah atau

KARYA ILMIAH LUCY ANAVANI FAKULTAS PETERNAKAN INSTITUT PERTANIAN BOGOII. f 9 lis 4

EFEKTNITAS PUPUK UREA-ZEOLIT TABLET TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI PAD1 SAWAH. Oleh NOVALLNA

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang. Pada saat sekarang ini lahan pertanian semakin berkurang

KAJIAN MACAM BAHAN BAKU DAN DOSIS KASCING NABATI TERHADAP PARAMETER KUALITAS TANAH DAN PERTUMBUHAN KAILAN KARYA ILMIAH TERTULIS (SKRIPSI)

MATERI DAN METODE Lokasi dan Waktu Penelitian Materi Prosedur Pembuatan MOL Tapai dan Tempe Pencampuran, Homogenisasi, dan Pemberian Aktivator

PENGARUH PENAMBAHAN BERBAGAI AKTIVATOR DALAM PROSES PENGOMPOSAN SEKAM PADI (Oryza sativa)

AN JUDUL ANALISIS KEBERLANJUTAN USAHA PENGOMPOSAN BERSUBSIDI. Antung Deddy Radiansyah

Kemampuan MOL (Mikroorganisme Lokal) Pada Proses Pengomposan di Dalam Lubang Resapan Biopori ABSTRAK

HASIL DAN PEMBAHASAN

PRODUKSI DAN KUALITAS KOMPOS DARI TERNAK SAPI POTONG YANG DIBERI PAKAN LIMBAH ORGANIK PASAR. St. Chadijah

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang

I. PENDAHULUAN. bagi perekonomian Indonesia. Pada tahun 2012 luas perkebunan kakao di

(Mo, Zn, Cu, Fe, DAN Mn) PABSA BERBWGWQ KEDALAMAN

AGUNG SETIAWAN A JURUSAN TANAH FAKULTAS PERTANIAN INSTITUT PERTANIAN BOGOR. OIeh

BAB I PENDAHULUAN. Pupuk organik adalah pupuk yang berasal dari bahan-bahan makhluk hidup

II. TINJAUAN PUSTAKA. digunakan untuk meningkatkan aktivitas proses komposting. Bioaktivator

I. PENDAHULUAN. sejak diterapkannya revolusi hijau ( ) menimbulkan dampak negatif yang berkaitan

Uji Pembentukan Biogas dari Sampah Pasar Dengan Penambahan Kotoran Ayam

PERANGKAT UJI PUPUK ORGANIK (PUPO) (ORGANICFERTILIZER TEST KIT )

KARANGANYAR, JAWA TENGAH

BAB I PENDAHULUAN. kotoran manusia atau hewan, dedaunan, bahan-bahan yang berasal dari tanaman

I. PENDAHULUAN. sekali limbah khususnya limbah organik. Limbah organik yang berbentuk padat

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang. Pertumbuhan penduduk dunia bergerak cepat dan terus bertambah. Sejarah

TEKNIK PEMBUATAN KOMPOS KOMBINASI KOTORAN SAPI DAN LIMBAH ORGANIK DENGAN PEMBERIAN EM-4 SKRIPSI

HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Menurut Kementerian Pertanian dan Badan Pusat Statistik, populasi ternak

TATA CARA PENELITIAN. A. Waktu dan Tempat. Penelitian ini dilaksanakan di rumah kompos (Green House ) Fakultas

PENGARUH KOMPOS PAITAN (Tithonia diversifolia) TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KAILAN (Brassica oleraceae)

Oleh : CARDAI A

Metode Penelitian Kerangka penelitian penelitian secara bagan disajikan dalam Gambar 4. Penelitian ini dipilah menjadi tiga tahapan kerja, yaitu:

P e r u n j u k T e k n i s PENDAHULUAN

BAHAN DAN METODE. Tempat dan Waktu Penelitian. Pertanian Universitas Sumatera Utara, Medan. Penelitian ini dilakukan mulai. Bahan dan Alat Penelitian

TINJAUAN PUSTAKA. 2.1 Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Kacang Panjang (Vigna sinensis L.)

HASIL DAN PEMBAHASAN. perah dan limbah kubis (Brassica oleracea) pada pembuatan pupuk organik cair

PRODUKSI DAN LAJU DEKOMPOSISI SERASAH DAUN MANGROVE API-API

HASIL DAN PEMBAHASAN. 4.1 Berat Total Limbah Kandang Ternak Marmot. Tabel 3. Pengamatan berat total limbah kandang ternak marmot

POTENSI PEMANFAATAN LIMBAH ORGANIK DARI PASAR TRADISIONAL DI BANDAR LAMPUNG SEBAGAI BAHAN BAKU PEMBUATAN KOMPOS DAN BIOGAS

Pengemasan dan Pemasaran Pupuk Organik Cair

II. TINJAUAN PUSTAKA

III. METODE PENELITIAN

Elysa Dwi Oktaviana Dosen Pembimbing : Dr. Ir. Sri Rachmania Juliastuti, M. Eng. Ir. Nuniek Hendrianie, MT L/O/G/O

Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dzn siang terdapat tanda-tanda bagi orzng-orang yans berakal

LAPORAN TUGAS AKHIR PEMANFAATAN LIMBAH LUMPUR (SLUDGE) WASTEWATER TREATMENT PLANT PT.X SEBAGAI BAHAN BAKU KOMPOS

BAB II. TINJAUAN PUSTAKA

PEMETAAN lanah DETIL KEBUN PERCOBAAN LEUWIKOPO-INSTITUT PERlANIAN BOGOR BOGOR

PEMETAAN lanah DETIL KEBUN PERCOBAAN LEUWIKOPO-INSTITUT PERlANIAN BOGOR BOGOR

PENGARUH KADAR AIR TERHADAP HASIL PENGOMPOSAN SAMPAH ORGANIK DENGAN METODE COMPOSTER TUB

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

Pupuk Organik dari Limbah Organik Sampah Rumah Tangga

PEMBUATAN PUPUK ORGANIK

MATERI DAN METODE. Prosedur Penelitian

I. PENDAHULUAN. merupakan salah satu faktor penentu produksi. Selama ini untuk mendukung

EVALUASI PROSES KOMPOSTING DALAM RANGKA PENINGKATAN PRODUKSI KOMPOS

PENINGKATAN KUALITAS KOMPOS SAMPAH KOTA DENGAN PENGKAYA UREA DAN LIMBAH SISA PANEN

PEMANFAATAN SERASAH DAUN SEBAGAI BAHAN PEMBUAT KOMPOS

Transkripsi:

,, Semua yang hidup adalah seperti rumput dan segala kemuliaannya seperti ounga rumput, rumput menjadi kering, dan bunga gugur, tetapi firman Tuhan tetap untuk selama-lamanya" (I Petrus 1: 24, 25) Untuk : IOU, moak Yani, moak Nunung, dan setiap orang yang hidup bukan untuk dlrinya sendiri.

PENGARUPS PEMBERBAN AMTIVATOR BBTORAN KERBAU TERHADAP XEGEPATAM DEKOMPOSPSH DAN MUALITAS K0MPOS JUWUSAN TAMAN PAKULPAS PERTANIAM, lmstltut PEPZTANIAN BOGOW

RINGKASAN AND1 TRIDARMANTO. Pengaruh Pemberian Aktivator Kotoran Kerbau Terhadap Kecepatan Dekomposisi dan Kualitas Kompos (~ibawah bimbingan NAIK SINUKABAN dan SUDARRO). Penelitian ini dilakukan disekitar lokasi pembuengan sampah Dreded-Bondongan, Bogor. Analisa unsur-unsur dila- kukan di laboratorium Jurusan Tanah, Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor, dan di laboratorium Balai Penelitian Tanaman Pangan, Cimanggu, Bogor. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh beberapa taraf pemberian aktivator kotoran kerbau, terha- dap kecepatan dekomposisi dan kualitas kompos, melalui ca- ra pengomposan aerobik dan anaerobik. Taraf pemoerian kotoran yang dipakai adalah 33$, 16%, 11$, dan 0%. Setiap perlakuan dikenakan 2 ulangan. Sist i m pengomposan yang digunakan adalah sistim pengomposan aerobik dan anaerobik. Denyan demikian terdapat 16 satu- an percobaan, yang terdiri dari B satuan untuk sistim pengomposan aerobik dan 8 satuan untuk sistim pengomposan anaerobik. Untuk mengetahui pengaruh aktivator kotoran kerbau terhadap kecepatan dekompos~si sampah, dilakukan pengama- tan terhadap nilai C/N terendah dan relatif telah konstan dari bahan kompos, serta waktu untuk mencapai nilai terse- but. Sedangkan untuk melihat kualitas kompos dilakukan pengamatan terhadap kandungan unsur N, P, K, Ca, dan C.

Dari hasil penelitian didapatkan bahwa pemberian ko- toran kerbau tidak memberikan pengaruh nyata terhadap ke- cepatan dekomposisi, kualitas, dan produksi kompos. Akan tetapi kotoran kerbau cenderung meningkatkan kecepatan de- komposisi, kualitas, dan produksi kompos. Taraf pemberian kotoran 33% secara umum menghasilkan kompos berkualitas lebih baik daripada kompos yang dihasilkan oleh taraf pemberian kotoran 16$, I?$, dan 0%. Taraf pemberian kotoran 11% mempunyai saat pematangan kompos lebih cepat daripada taraf pemberian kotoran 33%, 16%, dan 0%. Sistim pengom- posan aerobik menghasilkan kompos dengan kandungan P, K, dan Ca lebih besar daripada sistim pengomposan anaerobik, tetapi mempunyai kandungan N dan C lebih kecil. Pengoin,+ posan aerobik memberikkn hasil kompos lebih kecil daripada sistim pengomposan anaerobik. Selama proses dekomposisi kompos terjadi perubahan suhu dan ph. Kisaran perubahan suhu kompos adalah 25-0 40 C, sedang kisaran perubahan ph kompos adalah 7-9. Kadar air kompos menurun selama proses pengomposan.

PENGARUH PERBERIAN AKTIVATOR KOTORAN KERBAU TERHADAP KECEPATAN DEKOI'IPOSISI DAN KUALITAS KONPOS o l e h AN01 TRIDARNANTO A18.1381 Laporan Penelaahan Masalah Khusus sebagai salah satu syarat untuk rnemperoleh gelar Sarjana Pertanian pada Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor JURUSAN TANAH

Judul Laporan : PENGARUH PERSERIAN AKTIVATOR KOTORAN KERSAU TERHADAP KECEPATAN DEKOMPOSISI DAN KUALITAS KOMPOS Nama Mahasiswa : AND1 TRIDARMANTO Nomor pokok : A18.1381 Menyetujui Komisi Pembimbing (Or Ir Naik ~inukaban) Ketua (1r ~udarmo) Anggota ( Dr Ir Lutfi I. Nasoetion ) Ketua Jurusan langgal ~ulus : 25 O~TOBEP. lq8s

RIWAYAT HIDUP Penulis dilahirkan pada tanggal 28 Januasi 1963 di Surabaya, Jawa Timur, merupakan putra ke tiga bapak Adji- poesaka dan ibu fioerdiati dari tiga bersaudara. Pada tahun 1974, penulis lulus dari Sekolah Dasar Negeri Gedongan I di kota Rojokerto, kemudian melanjutkan ke Sekolah Menengah Pertama Negeri I1 di kota yang sama. Pada tahun 1977, melanjutkan ke Sekolah Menengah Atas Ne- geri I1 Surabaya, dan lulus pada tahun 1981. Pada tahun 1981, diterima sebagai mahasiswa Institut ~ertanian Bogor melalui Proyek Perintis 11, selanjutnya pada tahun 1982 mengambil bidang keahlian Ilmu-ilmu Tanah pada Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor.

KATA PENGANTAR Karena rahmatnya laporan ini dapat diselesaikan. Salah satu penyebab pencemaran lingkungan adalah sam- pah. Masalah sampah timbul karena ketidakseimbangan ants-.> ra produksi sampah dan pengelolaannya, sehingga terjadi penimbunan sampah. Tertimbunnya sampah akan menyebabkan berbagai masalah, yaitu kesehatan, pencemaran lingkungan, dan keamanan. Pengomposan adalah salah satu cara untuk me- nangani dan memanfaatkan sampah, yang menghasilkan pupuk organik dan makanan binatang. Masalah yang dihadapi pada proses pengomposan adalah bagaimana meningkatkan kualitas kompos dan mempersingkat saat pematangannya, sehingga akan meningkatkan peranannya sebagai pupuk dan sebagai salah satu cara penanggulangan masalah sampah. Dalam laporan ini, dibahas tentang peng- gunaan kotoran kerbau sebagai aktivator, untuk mempercepat proses dekomposisi dan meningkatkan kualitas kompos. Pada kesempatan ini penulis menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada : 1. Dr Ir Naik Sinukaban dan Ir Sudarrno, selaku dosen pembimbing, atas segala bimbingan dan pengarahan yang diberikan. 2. Dr Ir Lutfi I. Nasoetion sebagai ketua Jurusan Tanah, Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bo- gor, serta seluruh staf dan karyawan yang telah menyediakan sarana untuk menunjang terlaksananya

penelitian ini; juga kepada seluruh karyawan Laboratorium Tanah dan karyauan Perpustakaan di lingkungan Institut Pertanian Bogor. 3. Ir Basita Ginting beserta Staf Dosen Fakultas Peternakan, atas segala bantuannya. 4. Peyauai Dinas Kebersihan Kotamadya Bogor, atas bantuannya dalam pelaksanaan percobaan. 5. Semua pihak yang telah membantu, baik dalam menyelesaikan penelitian, maupun dalam penulisan laporan. - Akhirnya penulis mengharapkan kritik dan saran demi kesempurnaan dalam penyusunan laporan selanjutnya. Semo- ga laporan ini bermanfaat bagi yang membaca. Bogor, Nopember 1985 Penulis

DAFTAR IS1 DAFTAR TABEL DAFTAR GAMBAR PENDAHULUAN...... Halaman Latar Belakang... 1 Tujuan Penelitian... 3 TIiVJAUAN PUSTAKA Bahan Organik... 4 Dekomposisi Bahan Organik... 4. Sampah... 6 Kompos... B Kotoran Ternak... 16 BAHAN DAN METODA Tempat dan Waktu Penelitian... 18 Bahan dan Alat... 18 metoda... 18 Rancangan Percobaan... 22 HASIL DAN PEMBAI~ASAN Temperatur... 23 Perubahan ph dan Kadar A i r... 24 Kecepatan Dekomposisi Kompos... 26 Kualitas Kompos... 29 Produksi Kompos... 31