1. Sub Sektor Air Limbah Permasalahan mendesak Tujuan Sasaran Strategi Indikasi Program Indikasi Kegiatan Praktek BABS saat ini 23% 1.Menyusun perda/perbup mengenai Penyusunan Perda/Perbup Konstruksi, supervisi, dan pengadaan IPLT Tangki Sepik Individual belum aman 52% IPAL tidak berfungsi optimal IPLT belum ada Praktek Pengerukan tinja tidak ada Truck tinja tidak ada Regulasi pengelolaan tinja belum ada Lembaga pengelolaan belum ada Meningkatkan akses dan pemanfaatan layanan sarana dan prasarana Kab. Takalar di tahun 2019 untuk BABS 0%. Pengelolaan air limbah terintegritas Penguatan aspek payung hukum dan teknis sektor air limbah Kab. Takalar Peningkatan akses layanan sarana dan prasarana air limbah baik secara idividual (Offsite) maupun terpusat (On Site) sehingga tercapai Open Defection Free di tahun 2019. Penyediaan armada pengelolaan tinja Penyusunan perda/perbup 2. Mengoptimalisasi pendampingan pendanaan rencana program APBD daerah, APBD Prov, APBN, dan CSR 3. Memaksimalkan biaya EHRA yang kontinyu 4.Meningkatkan pemahaman POKJA tentang standarisasi pengelolaan sanitasi lingkungan 5.Meningkatkan pengadaan armada 6.Mendayagunakan peran organisasi 7.Mendayagunakan peran serta masyarakat dalam pengelolaan air limbah Penyusunan proposal pembangunan prasarana air limbah kepada CSR EHRA yang kontinyu Pengadaan armada pengelolaan air limbah Penyusunan Outline Plan Sistem Air Limbah Domestik Advokasi, kampanye dan sosialisasi Operasional dan perawatan IPLT Penyuluahn dan kampanye bebas BABs (sasaran MBR dan Non MBR) Stimulan jamban keluarga untuk MBR Penyiapan lahan prasarana Pengelolaan Air Limbah Konstruksi dan supervisi prasarana Air Limbah 8.Meningkatkan pendidikan bahaya pencemaran ditanamkan di bangku sekolah Konstruksi Operasional dan perawatan prasarana Air Limbah PHBS di sekolah EHRA dan monitoring pengelolaan air limbah RT Penyusunan outline plan air limbah domestik PHBS di sekolah-sekolah Pengadaan armada
2. Sub Sektor Persampahan Permasalahan mendesak Tujuan Sasaran Strategi Program Kegiatan Pelayanan TPA hanya di wilayah ibu kota 75% Armada operasioanl pengelolaan sampah masih kurang Praktek pembakaran sampah 89% Sampah dikubur 3% Regulasi pengelolaan sampah belum ada Kesadaran masyarakat sangat kurang dalam pengelolaan sampah Pelayanan persampahan di wilayah administrasi Kabupaten Takalar yang bersih dan nyaman pada Th.2019 Mengurangi timbulan sampah dalam rangka pengelolaan persampahan yang berwawasan lingkungan dan berkelanjutan Pengaturan pengelolaan masyarakat yang berbadan hukum Semua kecamatan di wilayah administrasi Kabupaten Takalar sudah terlayani oleh pelayanan pengelolaan akhir sampah pada Th.2019 Pengelolaan sampah yang termanajemenkan dan peran serta masyarakat yang peduli sampah 1. Mendayagunakan lembaga pengelolaan TPA yang terintegritas 2. Meningkatkan pengadaan armada pengelolaan sampah pada sumber dan akhir 3. Mengoptimalkan TPA memenuhi seluruh wilayah administrasi Kabupaten 4. Memaksimalkan pembiayaan EHRA 5. Mengefektifkan penganggaran dampai realisasi 6. Mengoptimalisasi sosialisasi pengelolaan sampah tingkat RT sampai akhir pada masyarakat 7. Mengoptimalisasi peran awak media dalam sosialisasi sanitasi 8. Meningkatkan pengetahuan hidup sehat kepada para siswa sekolah Advokasi, kampanye, dan sosialisasi EHRA Konstruksi dan supervisi TPS Pengadaan armada Oprasional dan pemeliharaan TPS, alat angkut, TPA, dan fasilitas 3R PHBS di sekolah Penyuluhan tentang persampahan kepada masyarakat dan kelompok masyarakat Kampanye pengurangan sampah dari sumbernya Kampanye tata cara dan gerakan pemilihan sampah dari sumbernya Pembentukan Pokmas baru di tingkat RT/RW tentang pengelolaan sampah Pembentukan kader warga peduli lingkungan di setiap kelurahan Pelatihan3R bagi aparat pengelola persampahan Pelatihan pengelolaan sampah 3R bagi kader desa dan RT/RW Pengadaan Dump Truck Pengadaan Motor sampah Pengadaan Armroll Truck
Pengadaan Compactor Truck Pengadaan/Konstruksi TPS Operasional dan Perawatan alat pengumpulan dan pengangkutan sampah
3. Sub Sektor Drainase Permasalahan mendesak Tujuan Sasaran Strategi Program Kegiatan Terjadi genangan di sejumlah titik berluasan 2 ha Pembangunan bersifat parsial dan tidak terintegritas Dana daerah terbatas dalam menyokong pembangunan Pemanfaatan saluran sebgaai pembuangan limbah Peran masyarakat dalam pemeliharaan prasarana nihil Menyediakan sarana dan prasarana layanan yang terintegritas Oprasinal prasarana sanitasi yang tepat Terpeliharanya saluran Terbangun yang ada di Kabupaten Takalar Pelayanan dapat menjangkau seluruh lingkungan permukiman baik di daerah perkotaan maupun perdesaan di tahun 2019 Sarana dan prasarana pelayanan yang berkualitas mampu melayani kawasan Kabupaten Takalar dengan baik dan efektif Terpeliharanya saluran yang ada di Kabupaten Takalar yang bebas dari sampah dan pembuangan limbah industri rumah tangga 1. Mendayagunakan lembaga dengan Perda tata guna bantaran darainase yang jelas 2. Mengefektifkan pendanaan sumber APBD daerah,apbd Prov, APBN dan CSR 3. Mengsinergikan Master Plan perkotaan yang ada dengan pembangunan fisik di lapangan 4. Mengoptimalkan website dan media dalam sosialisasi program dan pengelolaan 5. Mendayagunakan peran masyarakat dalam maintenance 1. Studi dan desain 2. Advokasi, Kmapnye, dan sosialisasi 3. Penyiapan lahan 4. Konstruksi dan supervisi Perencanaan master plan kabupaten Takalar Sosilisasi dan kampanye pengelolaan dan pemeliharaan saluran draianse Penyiapan lahan pembangunan Pembangunan Pengawasan pembangunan
4. Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS) Permasalahan mendesak Tujuan Sasaran Strategi Program Kegiatan Rendahnya tingkat kesehatan masyarakat Tingginya prilaku Buang Air Besar Sembarangan (BABS) terutama di Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) Mewujudkan kondisi masyarakat takalar bersih, sehat dan sejahtera Meningkatkan Perilaku Cuci Tangan Pakai Sabun di lingkungan rumah tangga Meningkatkan PHBS di Lingkungan Pendidikan dan Masyarakat Melakukan Pemicuan PHBS di 100 Desa /Kelurahan Meningkatnya Cakupan Jamban Sehat dari 61 % di 2014 menjadi 100 % di 2019 Meningkatnya cakupan CTPS 100 % di Kabupaten Takalar 2019 Meningkatnya Perilaku Hidup Bersih Sehat 100 % di Tahun 2019 Stop Buang Air Besar Sembarangan (BABS) di tahun 2019 Tersusunnya Regulasi kebijakan terkait PHBS dan promosi higiene di tahun 2015 Tercapainya prilaku hidup bersih dan sehat di tahun 2018 Pencapaian target MDGs di tahun 2015 Masih Rendahnya Perilaku Hidup Bersih Sehat Utamanya pada Masyarakat Yang Berpenghasilan Rendah Perlu penguatan daerah agar Pengutamaan terciptanya Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) bagi masyarakat. Perlu pemicuan terkait PHBS dan promosi Higiene Perlu regulasi kebijakan terkait PHBS perlu adanya pendanaan baik dari tingkat Kabupaten kota, provinsi maupun pusat terkait kesejahteraan dan kesehatan masyarakat Mendorong peningkatan fasilitasi kerjasama pemerintah dan swasta/ unilever agar mau melakukan kerjasama dalam hal promosi higiene Perlu deklarasi prilaku CTPS di rumah tangga mulai tahun 2013 sampai tahun 2019 Program Penyehatan Lingkungan Permukiman (P2LP) Menjalin kerjasama dengan media cetak maupun elektronik untuk penyebaran informasi Penyebaran informasi melalui media cetak dan elektronik terkait CTPS diprogramkan selama 5 tahun dari tahun 2013 sampai tahuin 2019 Advokasi dan Sosialisasi kegiatan sanitasi yang berbasis masyarakat Melakukan pendekatan untuk partisifasi aktif media dalam menyebarluaskan informasi tentang PHBS di masyarakat maupun di sekolah-sekolah Kampanye penyuluhan CTPS dan CLTS tingkat masyarakat dan sekolah