CARL GUSTAV JUNG (PSIKOANALITIK)

dokumen-dokumen yang mirip
Latar belakang C.G. Jung

(26 Juli Juni 1961) Teori Kepribadian 1/Novia Sinta R. 1

Carl Jung. Analytical Psychology. Asumsi

Psikologi Kepribadian I Analytical Psychology Carl Gustav Jung

Psikoanalisa. CG. Jung

Teori Kepribadian C.G. JUNG

Bab 4. Simpulan dan Saran. Pada bab ini, saya akan mengemukakan simpulan dari analisis saya yang terdapat

Sejarah dan Aliran-Aliran Psikologi

Psikologi Kepribadian I

MAKALAH Pemikiran Alder dan Jung. Mata Kuliah : Sejarah Aliran Psikologi Dosen Pengampu : Dewi Khurun Aini, M. A

PEMIKIRAN CARL GUSTAV JUNG TENTANG TEORI KEPRIBADIAN (Implikasinya Terhadap Interaksi Sosial) Feiby Ismail 1 Abstrak

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang

KESADARAN Rah a ay a u G i G n i in i ta t s a a s s a i s

Pengantar Psikologi Konsep Manusia. Dosen : Meistra Budiasa, S.Ikom, MA

BAB. V KESIMPULAN DAN SARAN

Tugas Perilaku Konsumen Tugas ke-4 Fera Pratiwi H. R

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. tidak saja dinilai sebagai karya seni yang memiliki budi, imajinasi, dan emosi,

BAB II LANDASAN TEORI DAN PENGEMBANGAN HIPOTESIS UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 28 TAHUN 2007 TENTANG

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. Karya sastra merupakan hasil dari suatu kegiatan kreatif atau sebuah wadah

PENDEKATAN- PENDEKATAN/ALIRAN DALAM PSIKOLOGI

BAB I PENDAHULUAN. disampaikan oleh pengarang kepada pembacanya, sehingga hal yang dimaksudkan di

PSIKOLOGI UMUM 1. Aliran Neo-Freudian

MODEL TERAPI KONSELING. Teori dan Praktek

BAB 2 LANDASAN TEORI. Pada penelitian ini, definisi yang akan dijelaskan secara lebih mendalam oleh

BAB II KONSEP, LANDASAN TEORI DAN TINJAUAN PUSTAKA. bahasa yang digunakan oleh akal budi untuk memahami hal-hal lain (KBBI,edisi

BAB II KONSEP, LANDASAN TEORI, DAN TINJAUAN PUSTAKA. novel Mendayung Impian karya Reyhan M. Abdurrohman dalam tulisan ilmiah yang berjudul

UNESA, GROWING WITH CHARACTER BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang

Kepribadian Pola perilaku Memberikan karakter pada Pemikiran seseorang sepanjang waktu Motif dalam berbagai Emosi situasi berbeda relatif stabil

SIJIL PSIKOLOGI ISLAM DAN KAUNSELING. WPK 913 Kaedah Terapi Minggu 2

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. Pada masyarakat yang menganut sistem patriarkhi seringkali menempatkan lakilaki

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA

KONSEPTUAL MODEL KEPERAWATAN JIWA

Pengambilan Keputusan Manajerial

Dasar-Dasar Perilaku Manusia O L E H M U N A E R A W A T I, S. P S I, M. S I

Alfred Adler. Individual Psychology

Pendekatan-Pendekatan Psikologi Kepribadian. Adhyatman Prabowo, M.Psi

BAB I PENDAHULUAN. serta ketat untuk menghasilkan penerus-penerus yang bermoral baik, berwawasan

Erikson berpendapat bahwa perkembangan manusia melalui tahap tahap. psikososial dan tahap tahap perkembangan tersebut terus berlanjut sampai

BAB I PENDAHULUAN. filsafat. Setiap tradisi atau aliran filsafat memiliki pemikiran filosofis masingmasing

HUBUNGAN ANTARA POLA ASUH ORANG TUA DENGAN KECEMASAN KOMUNIKASI PADA REMAJA DI JAKARTA BAB 1 PENDAHULUAN

BAB I PENDAHULUAN. Universitas Sumatera Utara

NOVEL CHRYSAN KARYA HAPIE JOSEPH ALOYSIA: Sebuah Pendekatan Psikologi Sastra

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. diri dan lingkungan sekitarnya. Cara pandang individu dalam memandang dirinya

BAB I PENDAHULUAN. kanak-kanak dan masa dewasa (Wong dkk, 2001). Menurut Erik Erikson (Feist &

BAB I PENDAHULUAN. Indonesia per 31 Desember 2010 (KPK, 2010). Sumber lain menyebutkan jika

BAB IV A. PERBEDAAN, KRITIK, SERTA KONTRIBUSI TENTANG KONSEP. 1. Perbedaan konsep perkembangan kepribadian Erik H. Erikson dan Ibn

BAB II LANDASAN TEORI. Psikologi Tokoh Eko Prasetyo dalam Novel Jangan Ucapkan Cinta Karya

Psikologi Kepribadian I Sejarah Psikoanalisa Dasar & Teori Sigmund Freud

Seorang wanita yang mengalami kesulitan tidur dan kehilangan konsentrasi setelah kematian suaminya. Seorang wanita muda mencoba memanjakan dirinya

Jahoda (Ihrom, 2008), batasan lebih luas Kesehatan mental mencakup : 1) sikap kepribadian yang baik terhadap diri sendiri, kemampuan mengenali diri

Teori Sigmund Freud. Sejarah hidup, Struktur Kepribadian dan Perkembangan Psikoseksual. Fitriani, S. Psi., MA. Modul ke: Fakultas PSIKOLOGI

kepada terapis, kemudian terapis memberikan interpretasi melalui arahan-arahan saat proses terapi berlangsung, yang memunculkan insight untuk pasien.

KONTRIBUSI KONSEP DIRI DAN PERSEPSI MENGAJAR GURU TERHADAP MOTIVASI BERPRESTASI DITINJAU DARI JENIS KELAMIN SISWA SMA GAMA YOGYAKARTA TAHUN 2009 TESIS

BAB I PENDAHULUAN. Pada era perkembangan seperti ini setiap Negara perlu menggali dan mengenal serta

PENDAHULUAN (MATERI) Pengertian Psikologi Pendakatan dalam Psikologi: Sub disiplin Psikologi Bidang terapan Psikologi

APLIKASI KONSEP-KONSEP PSIKOANALAISIS DALAM KONSELING KELUARGA

BAB 1 PENGANTAR. A. Latar Belakang Masalah. Perjalanan hidup manusia mengalami beberapa tahap pertumbuhan.

Dra. Rahayu Ginintasasi, M.Si

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang. mengubah keadaan tertentu menjadi kondisi yang lebih baik. Perubahan itu harus

BAB I PENDAHULUAN. Karya sastra merupakan ungkapan atau hasil kreatifitas pengarang yangmempergunakan

BAB II KONSEP, LANDASAN TEORI, DAN TINJAUAN PUSTAKA. Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia yang diterbitkan oleh Pusat Bahasa

BERBAGAI PENDEKATAN DALAM PSIKOLOGI

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang

Fenomenologi Intuitif Carl Rogers: Psikolog (Aliran Humanisme) D. Tiala (pengampu kuliah Psikoterapi dan Konseling Lintas Budaya)

BAB I PENDAHULUAN. manusia pun yang dapat hidup sendiri tanpa membutuhkan kehadiran manusia lain

BAB I PENDAHULUAN. berhubungan dengan orang lain, atau dengan kata lain manusia mempunyai

BAB I PENDAHULUAN. masyarakat. Di era sekarang perceraian seolah-olah menjadi. langsung oleh Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama Mahkamah

Sifat Kodrat Manusia. Unsur-unsur Hakekat Manusia:

ROMANTISME PADA WANITA KORBAN KEKERASAN SEKSUAL PADA MASA KANAK- KANAK

BAB II URAIAN TEORITIS. Rianawati (2005) judul Analisis Pengaruh Faktor Dari Perilaku Konsumen

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN. ditemukan tujuh novel yang menghadirkan citra guru dan memiliki tokoh guru, baik

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA

BAB II LANDASAN TEORI. mau dan mampu mewujudkan kehendak/ keinginan dirinya yang terlihat

BAB I PENDAHULUAN. Perguruan Tinggi merupakan salah satu jenjang yang penting dalam

BAB I PENDAHULUAN. mengembangkan perilaku maupun sikap yang diinginkan. Pendidikan dapat

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah

TINJAUAN PUSTAKA Remaja

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. dalam kehidupan remaja, karena remaja tidak lagi hanya berinteraksi dengan keluarga

BAB IV ANALISIS HASIL DATA PENELITIAN. dan dapat dirumuskan hipotesis kerja seperti yang disarankan oleh data. 77

HUBUNGAN ANTARA KECENDERUNGAN EKSTROVERT DENGAN KECEMASAN BERBICARA DI DEPAN UMUM PADA MAHASISWA FKIP PBSID UMS SKRIPSI

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. A. Kebahagiaan. emosional yang positif karena telah terpenuhinya kondisi-kondisi yang

BAB 2 TINJAUAN TEORITIS DAN HIPOTESIS. penjualan dan periklanan. Tjiptono (2007 : 37) memberikan definisi pemasaran

BAB I PENDAHULUAN. penduduk besar. Jumlah penduduk yang besar ini telah membawa Indonesia

BAB I PENDAHULUAN. Perhatian dunia pendidikan terhadap remaja semakin besar dan. meningkat.banyak ahli maupun praktisi yang memberikan perhatian besar

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah. Segala sesuatu di muka bumi ini diciptakan Allah secara berpasangan.

CARL ROGERS (CLIENT CENTERED THERAPY)

BAB I PENDAHULUAN. pengetahuan dan pengertiannya tentang fakta-fakta atau kenyataan. Untuk

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB I PENDAHULUAN. anak-anak terus bekerja, dan daya serap anak-anak tentang dunia makin meningkat.

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang. Manusia adalah mahkluk sosial yang dilahirkan dalam suatu pangkuan

Tumbuh Kembang Anak Usia KOMPETESI DASAR. 5-6 Tahun

BAB I PENDAHULUAN. pada kesiapannya dalam menghadapi kegiatan belajar mengajar.

BAB I PENDAHULUAN. terjadi perubahan-perubahan baik dalam segi ekonomi, politik, maupun sosial

BAB I PENDAHULUAN. Sastra secara nyata memang berbeda dengan psikologi. Psikologi

Psikologi muncul sebagai ilmu pengetahuan di Jerman (psikologi asosiasi) Filsafat Descartes: cogito ergo sum saya berfikir maka saya ada.

Transkripsi:

CARL GUSTAV JUNG (PSIKOANALITIK) Carl Gustav Jung dilahirkan pada tanggal 26 Juli 1875 di Kesswyl (Switzerland) dan wafat pada tanggal 6 Juni 1961 di Kusnacht (Switzerland). Dimasa kanak-kanak Jung sudah sangat terkesan dengan mimpi, visi supernatural, dan fantasi. Ia menyakini bahwa dirinya memiliki informasi rahasia tentang masa depan dan berfantasi bahwa dirinya merupakan dua orang yang berbeda. Jung lulus dari fakultas kedokteran di University of Basel dengan spesialisasi di bidang psikiatri pada tahun 1900. Pada tahun yang sama ia bekerja sebagai assistant di rumah sakit jiwa Zurich yang membuatnya tertarik untuk mengetahui lebih jauh tentang kehidupan para pasien schizophrenic yang akhirnya membawa Jung melakukan kontak dengan Freud. Setelah membaca tulisan Freud yang berjudul Interpretation of Dreams, Jung mulai melakukan korespondensi dengan Freud. Akhirnya mereka bertemu di rumah Freud di Vienna tahun 1907. Pada pertemuan tersebut Freud begitu terkesan dengan kemampuan intelektual Jung dan percaya bahwa Jung dapat menjadi juru bicara bagi kepentingan psikoanalisa karena ia bukan orang Yahudi. Jung juga dianggap sebagai orang yang patut menjadi penerus Freud dan berkat dukungan Freud Jung kemudian terpilih sebagai presiden pertama International Psychoanalytic Association pada tahun 1910. Namun pada tahun 1913, hubungan Jung dan Freud menjadi retak. Tahun berikutnya, Jung mengundurkan diri sebagai presiden dan bahkan keluar dari keanggotaan assosiasi tersebut. Sejak saat itu Jung dan Freud tidak pernah saling bertemu. Pandangan Tentang Kepribadian Tingkah laku manusia ditentukan oleh :kausalitas (sebab-sebab, ras) dan teologi (aspirasi masa depan). Kepribadian sebagai produk dan wajah sejarah leluhur. Bahan kuliah tanggal 1 April 2016. Teori-Teori Kepribadian 1 (Carl Gustave Jung) 1

Manusia modern dibentuk dan dicetak ke dalam bentuknya yang sekarang oleh pengalaman-pengalaman kumulatif generasi-generasi masa lampau yang merentang jauh ke belakang. Dasar-dasar kepribadian bersifat arkhaik, primitif, bawaan, tak sadar, dan mungkin universal. Manusia dilahirkan dengan membawa banyak kecenderungan yang diwariskan oleh leluhurnya dan menentukan apa yang disadari dan direspon dlm dunia pengalamannya. Jung menggunakan istilah psikhe untuk menyebut kepribadian. Psikhe ialah totalitas segala peristiwa psikhis baik yang disadari maupun yang tdk disadari. Jiwa manusia terdiri dari 2 alam, yaitu : 1. Alam sadar (kesadaran) 2. Alam tak sadar (ketidak-sadaran). Kedua alam itu tdk hanya saling mengisi, tetapi berhubungan secara kompensatoris. Keduannya berfungsi untuk penyesuaian. Alam sadar untuk : penyesuaian terhadap dunia luar, sedangkan alam tak sadar adalah untuk penyesuaian terhadap dunia dalam. Batas antara kedua alam tersebut tdk tetap,melainkan dapat berubah-ubah, artinya luas daerah kesadaran dan ketidaksadaran dapat bertambah berkurang Dalam kenyataan daerah kesadaran itu hanya merupakan sebagian kecil saja dari pada alam kejiwaan kesadaran ketidaksadaran A. Struktur Psikhe ( Keseluruhan kepribadian) Psikhe terdiri dari sejumlah sistem yang berbeda namun saling berinteraksi. Terdapat 2 hal penting dalam membicarakan psikhe: Macam-macam sistem yang terdiri dari : 1. Kesadaran yang berisi ego 2. Ketidaksadaran yang berisi Bahan kuliah tanggal 1 April 2016. Teori-Teori Kepribadian 1 (Carl Gustave Jung) 2

- Ketidaksadaran Pribadi - Ketidaksadaran kolektif Komponen sistem yang terdiri dari : 1. Fungsi jiwa : a)pikiran, b) perasaan, c) pendriaan dan d) intuisi 2. Sikap jiwa : ekstravert dan introvert Skema psikhe Kesadaran Ego Macam2 sistem Ketidaksadaran pribadi kolektif psikhe Komponen sistem Fungsi jiwa Sikap jiwa Pikiran Perasaan Pendriaan intuisi Ekstravert Introvert 8 Macam macam sistem 1. Ego - Ego adalah jiwa sadar yang terdiri dari persepsi-persepsi, ingata-ingatan, pikiran-pikiran, dan perasaan-perasaan sadar. - Ego melahirkan perasaan identitas dan kontinuitas seseorang 2. Ketidaksadaran Pribadi - Yaitu : daerah yang berdekatan dengan ego. - Ketidaksadaran pribadi terdiri dari pengalaman2 yang pernah sadar tetapi kemudian direpresikan, disupresikan, dilupakan, diabaikan serta pengalaman- Bahan kuliah tanggal 1 April 2016. Teori-Teori Kepribadian 1 (Carl Gustave Jung) 3

l pengalaman yang terlalu lemah untuk menciptakan kesan sadar pada si pribadi. - Isinya adalah kompleks-kompleks. - Kompleks adalah kelompok yang terorganisir / konstelasi perasaan-perasaan, pikiran-pikiran, persepsi-persepsi dan ingatan-ingatan yang terdapat dlm ketidaksadaran pribadi. - Kompleks memiliki inti yang bertindak seperti magnet yang menarik berbagai pengalaman ke arahnya. - Contoh : kompleks ibu - Inti dari kompleks ibu berasal dari pengalaman ras dengan ibu2 dan sebagian berasal dari pengalaman anak dengan ibunya. - Ide2, perasaan2 dan ingatan2 yang berhubungan dengan ibu ditarik ke inti tersebut dan membentuk suatu kompleks. Makin kuat tenaga dari inti makin banyak pengalaman yang ditarik ke arahnya. - Seseorang yang kepribadiannya didominasi oleh ibunya dikatakan mempunyai kompleks ibu yang kuat. - Suatu kompleks dapat bertindak sebagai kepribadian otonom yang memiliki kehidupan jiwa dan sumber penggeraknya sendiri dalam mencapai tujuannya - Contoh kompleks : ayah, kekuasaan, patriotisme, kemandirian, dll. - Untuk menilai daya konstelasi / kekuatan kompleks : 1. Observasi langsung ( deduksi deduksi analitik) 2. Indikator-indikator kompleks, bisa berupa gangguan tingkah laku yang menunjukkan adanya kompleks:contoh keseleo lidah, melalui tes asosiasi kata). 3. Intensitas ungkapan emosi ( reaksi emosi seseorang dapat menggambarkan daya konstelasi suatu kompleks). Misal : denyut jantung lebih cepat, pernafasan dalam, muka merah. 3.Ketidaksadaran Kolektif Bahan kuliah tanggal 1 April 2016. Teori-Teori Kepribadian 1 (Carl Gustave Jung) 4

- Konsep ketidaksadaran merupakan sistem psikhe yang kuat dan paling berpengaruh, dan pada kasus2 patologis dapat mengungguli ego serta ketidaksadaran pribadi. - Ketidaksadaran kolektif adalah gudang ingatan laten yang diwariskan dari masa lampau leluhur seseorang, masa lampau yang meliputi tdk hanya sejarah ras manusia sebagai suatu spesies tersendiri tetapi juga leluhur pramanusiawi atau nenek moyang binatangnya. - Semua manusia kurang lebih memiliki ketidaksadaran kolektif yang sama ( adanya kesamaan struktur otak). - Ingatan2 tidak diwariskan begitu saja, tetapi kita mewarisi kemungkinan menghidupkan kembali pengalaman2 generasi masa lampau. - Misalnya, manusia selalu mempunyai ibu, maka setiap bayi dilahirkan dengan kecenderungan untuk mempersepsikan dan bereaksi terhadap seorang ibu. - Kemampuan bereaksi terhadap ibu merupakan kemam puan yang diwariskan dan terbentu di dalam otak manusia. - Kemampuan lainnya : kemampuan melihat tiga dimensi, berpikir, merasakan, cenderung takut gelap, ide tentang Ada Yang Tertinggi. - Ketidaksadaran kolektif merupakan fondasi ras yang diwariskan dalam keseluruhan struktur kepribadian, dimana di atasnya dibangun ego, ketidaksadaran pribadi dan semua hal lain yang diperoleh individu. - Apabila kebijaksanaan dari ketidaksadaran diabaikan oleh ego, maka dapat mengganggu proses rasional sadar dengan menguasainya dan membelokkan ke dalam bentuk yang menyimpang. - Komponen struktural dari ketidaksadaran kolektif disebut dengan arkhetipearkhetipe (=imago, gambaran primordial, dll) - Arkhetipe adalah suatu bentuk pikiran (ide) universal yang mengandung unsur emosi yang besar. - Bentuk pikiran tersebut menciptakan gambaran-gambaran atau visi-visi yang dalam kehidupan sadar normal berkaitan dengan aspek-aspek tertentu dari situasi. Contoh : arkhetipe ibu menghasilkan gambaran tentang figur ibu yang kemudian diidentifikasikan dengan ibu yang sebenarnya. - Asal usul arkhetipe adalah suatu deposit permanen dalam jiwa dari suatu pengalaman yang secara konstan terulang selama banyak generasi. Misal : Bahan kuliah tanggal 1 April 2016. Teori-Teori Kepribadian 1 (Carl Gustave Jung) 5

matahari (dewa matahari, pemberi cahaya, dewa tertinggi), bencana alam (arkhetipe energi) - Arkhetipe2 bisa saling berfusi, contoh konsep ksatria = gabungan arkhetipe pahlawan dan laki2 bijaksana. Arkhetipe-arkhetipe a. Persona = topeng = kepribadian publik - Persona adalah topeng yang dipakai sang pribadi sebagai respon terhadap tuntutan kebiasaan2 dan tradisi masyarakat sebagai peranan yang diberikan masyarakat kepada seseorang. - Apabila ego terlalu mengidentifikasi persona, maka dapat menjadi manusia tiruan belaka dan bukan manusia yang otonom b. Anima animus - Manusia pada hakekatnya adalah makhluk biseksual (fisiologis dan psikologis). - Anima : arkhetipe feminin pada pria, Animus : arkhetipe maskulin pada wanita - Arkhetipe ini terbentuk karena wanita telah hidup bersama-sama selama berabad2 dengan pria dan sebaliknya. - Sebagai gambaran kolektif yang memotivasikan masing-masing untuk tertarik dan memahami lawan jenisnya. - Pria memahami kodrat wanita berdasarkan animanya, sedangkan wanita memahami kodrat pria berdasarkan animusnya. c. Bayang bayang - Terdiri dari insting2 binatang yang diwarisi manusia dalam evolusinya dari bentuk kehidupan yang lebih rendah. - Mencerminkan sisi binatang pada kodrat manusia - Memunculkan pikiran dan perasaan yang patut dicela oleh masyarakat, konsep dosa asal. 4. Diri (self) - Suatu arkhetipe yang mencerminkan perjuangan manusia kearah kesatuan. Bahan kuliah tanggal 1 April 2016. Teori-Teori Kepribadian 1 (Carl Gustave Jung) 6

- Diri adalah titik pusat kepribadian, disekitar mana semua sistem lain terkonstelasi. Ia mempersatukan sistem2 dan memberikan kepribadian dengan kesatuan, keseimbangan dan kestabilan pada kepribadian. - Diri sebagai suatu pusat sejati karena posisinya terletak di tengah2 kesadaran dan ketidaksadaran. - Diri adalah tujuan hidup, suatu tujuan yang terus menerus diperjuangkan orang tetapi jarang tercapai - Gambaran pengalaman yang paling dekat dengan diri adalah pengalaman religius. - Sebelum muncul diri, maka komponen kepribadian lainnya harus berkembang terlebih dahulu sepenuhnya dan terindividuasi. Komponen sistem Terdapat 2 komponen pokok : yaitu fungsi jiwa dan sikap jiwa 1. Fungsi jiwa l Yaitu: suatu bentuk aktivitas kejiwaan yang secara teoritis tidak berubah dalam lingkungan yang berbeda2. Fungsi jiwa Sifatnya Cara kerja 1. Pikiran 2. Perasaan 3. Pendriaan 4. Intuisi Rasional Rasional Irrasional Irrasional Benar-salah Senang tidak senang Tanpa penilaian : sadar indriah Tanpa penilaian : sadar naluriah - Rasional : dengan penilaian - Irrasional : tidak memberikan penilaian hanya semata-mata mendapatkan pengamatan (pendriaan : pengamatan sadar indriah, intuisi : pengamatan sadar naluriah. Terdapat 4 fungsi pokok, yaitu : pikir, rasa, indria dan intuisi. Pada dasarnya tiap manusia memiliki keempat fungsi tersebut, akan tetapi biasanya hanya salah satu fungsi saja yang paling berkembang (dominan) Fungsi yang paling berkembang merupakan fungsi superior dan menentukan tipenya. Keempat fungsi tersebut berpasang-pasangan - Pikiran Perasaan - Pendriaan Intuisi Bahan kuliah tanggal 1 April 2016. Teori-Teori Kepribadian 1 (Carl Gustave Jung) 7

Jika fungsi pikir menjadi fungsi superior dlm kesadaran, maka fungsi rasa menjadi fungsi inferior dalam ketidaksadaran dan kedua fungsi yang lain (pendriaan dan intuisi) menjadi fungsi bantu. Tujuan ideal kepribadian : tercapai keseimbangan keempat fungsi ( manusia bulat sempurna) 2. Sikap Jiwa Sikap jiwa adalah arah dari pada energi psikis umum atau libido yang menjelma dalam bentuk orientasi manusia terhadap duniannya. Terdapat 2 sikap jiwa : ekstravert dan intravert a. Ekstravert : - orientasi terutama tertuju keluar ; - pikiran perasaan serta tindakan-tindakan terutama ditentukan oleh lingkungannya - Bersikap positif terhadap masyarkat : hati terbuka, mudah bergaul, hub dengan orang lain lancar. - Apabila terlalu kuat akan kehilangan dirinya (asing terhadap dunia subyektifnya) b. Intravert - Orientasi tertuju ke dalam, dipengaruhi dunia subyektif - Pikiran, perasaan serta tindakan ditentukan faktor-faktor subyektif - Penyesuaian dengan dunia luar kurang baik, jiwanya tertutup, sukar bergaul, sukar berhubungan dengan orang lain - Jika terlalu kuat individu akan lepas dari dunia obyektifnya. - Apabila di dalam kesadaran bertipe ekstravert maka pada ketidaksadara bertipe intravert. Bahan kuliah tanggal 1 April 2016. Teori-Teori Kepribadian 1 (Carl Gustave Jung) 8

- Sikap ekstravert dan introvert terdapat hubungan yang kompensatoris Bahan kuliah tanggal 1 April 2016. Teori-Teori Kepribadian 1 (Carl Gustave Jung) 9

Bahan kuliah tanggal 1 April 2016. Teori-Teori Kepribadian 1 (Carl Gustave Jung) 10