HUKUM PERDATA INTERNASIONAL (HPI) PENDAHULUAN

dokumen-dokumen yang mirip
HUKUM PERDATA INTERNASIONAL

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

TITIK-TITIK TAUT & KUALIFIKASI

Materi Diskusi Perkumpulan Gemar Belajar (GEMBEL) Hukum Internasional Lanjutan

PENGERTIAN DAN RUANG LINGKUP HUKUM PERDATA INTERNASIONAL. Devica Rully, SH., MH., LLM FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS ESA UNGGUL MARET 2017

SEJARAH PERKEMBANGAN HUKUM PERDATA INTERNASIONAL

Kualifikasi. All images:internet s Archives. Hukum Perdata Internasional Kelas D

Sejarah Perkembangan Hukum Perdata Internasional

DASAR-DASAR HUKUM PERDATA INTERNASIONAL

Pilihan Hukum (Terkait dengan Transaksi Bisnis Internasional)

Hukum Perdata Internasional. Bagas Samudera

HPI PEMAKAIAN HUKUM ASING PERTEMUAN XIII, XIV & XV. By Malahayati, SH, LLM

BAB I PENDAHULUAN. A. Alasan Pemilihan Judul. Suatu keniscayaan bahwa dalam penyelesaian suatu konflik sengketa

H. BUDI MULYANA, S.IP., M.SI

HUKUM PERDATA INTERNASIONAL

Konvensi ini mengandung 16 pasal. Dari pasal-pasal ini dapat ditarik 5 prinsip berikut dibawah ini:

STATUS PERKAWINAN INTERNASIONAL DAN PERJANJIAN PERKAWINAN. (Analisis Kasus WNI Yang Menikah Dengan Warga Negara Prancis di Jepang)

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. 1. Pengertian Hukum Perdata Internasional. tunduk pada hukum perdata (nasional) yang berbeda. Pendapat lain yang

Hukum Perdata. Rahmad Hendra

HUBUNGAN HUKUM INTERNASIONAL DENGAN HUKUM NASIONAL

LEGAL MEMORANDUM STATUS KEPEMILIKAN HAK ATAS TANAH DALAM HAL PEMILIKNYA TERIKAT PERKAWINAN CAMPURAN TANPA MEMBUAT PERJANJIAN PERKAWINAN

BAB II TINJAUAN UMUM TENTANG KEWARGANEGARAAN DI INDONESIA. 1. Yang menjadi warga negara ialah orang-orang bangsa asli dan orang-orang bangsa lain

Kata Kunci: Ekspresi budaya tradisional, Tarian tradisional, Perlindungan Hukum

BAB I PENDAHULUAN. pejabat berwenang, yang isinya menerangkan tentang pihak-pihak yang

POKOK-POKOK HUKUM PERDATA

PELAKSANAAN PERCERAIAN DALAM PERKAWINAN CAMPURAN (STUDI KASUS PERCERAIAN DI PENGADILAN NEGERI SINGARAJA) Agus Teresna Witaskara

CHOICE OF FORUM & CHOICE OF LAW DALAM HUKUM PERDATA INTERNASIONAL: STUDY KASUS YASMINA - THE WORLD FOOD PROGRAMME (WFP)

Prof. Dr. R.M. Sudikno Mertokusumo, S.H.

Dinamika Pembangunan dan Pengembangan Hukum di Indonesia sejak masa kolonial hingga era kemerdekaan

PILIHAN HUKUM DALAM KONTRAK BISNIS I.

BAB I PENDAHULUAN. Mewaris adalah menggantikan hak dan kewajiban seseorang yang

TINJAUAN YURIDIS MENGENAI KEWENANGAN PENYIDIKAN DALAM TINDAK PIDANA KORUPSI

Pelanggaran Hak Cipta Melalui Internet (Studi Kasus: Itar-Tass Russian Agency Melawan Russian Kurier Agency) Rehulina Tarigan

TENTIR UJIAN TENGAH SEMESTER PENGANTAR HUKUM INDONESIA BADAN EKSEKUTIF MAHASISWA FAKULTAS HUKUM 2012

TINJAUAN YURIDIS STATUS HUKUM KEWENANGAN PENGELOLA NAMA DOMAIN INDONESIA (PANDI) SEBAGAI PERWAKILAN INTERNET CORPORATION OF ASSIGNED NAMES AND NUMBERS

DIPONEGORO LAW JOURNAL Volume 5, Nomor 4, Tahun 2016 Website :

PERPAJAKAN INTERNASIONAL

PENERAPAN YURISDIKSI NEGARA DALAM KASUS PEMBAJAKAN KAPAL MAERSK ALABAMA DI PERAIRAN SOMALIA. Oleh: Ida Ayu Karina Diantari

BAB V PENUTUP. dengan membuat Permohonan penetapan kepada Pengadilan Negeri. Surabaya yang isinya menyatakan bahwa benar telah didaftarkannya

Bagaimana Praktek Hukum di Indonesia?

BAB I PENDAHULUAN. negara yang membawa akibat-akibat hukum yang sangat kompleks.

BAB I PENDAHULUAN. untuk saling ketergantungan antara manusia yang satu dengan manusia yang

BAB I PENDAHULUAN. sakral, karena itu pernikahan tidak dapat dipisahkan dengan nilai-nilai ajaran agama 2. Oleh

The Enactment of Marriage Agreement Post Constitutional Court Verdict

- Dibentuk oleh suatu Perjanjian Internasional - Memiliki organ yang terpisah dari negara-negara anggotanya - Diatur oleh hukum internasional publik

HUKUM PERDATA INTERNASIONAL

PENGGOLONGAN HUKUM H. BUDI MULYANA, S.IP., M.SI

KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA BADAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN KEUANGAN POLITEKNIK KEUANGAN NEGARA STAN

BAB I PENDAHULUAN. Sedangkan menurut Pendapat Umum, yang dimaksud dengan Hukum adalah:

CHOICE OF LAW DALAM HUKUM KEWARISAN. Oleh: Agus S. Primasta, SH* 1. Abstraksi. Secara umum Undang-Undang No. 7 Tahun 1989 tentang Peradilan

PENGATURAN DAN MANFAAT PEMBUATAN POST-MARITAL AGREEMENT DALAM PERKAWINAN CAMPURAN DI INDONESIA

BAB I PENDAHULUAN. Dalam berbagai perjanjian penanaman modal asing, investor asing cenderung memilih

A. Keabsahan Kepemilikan Hak Atas Tanah Berdasarkan Asas Perlekatan. Vertikal Dihubungkan Dengan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960

KETERTIBAN UMUM DALAM PERSPEKTIF HUKUM PERDATA INTERNASIONAL. Oleh : Imelda Onibala 1

II. Istilah Hukum Perdata

PEMIDANAAN TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA MELARIKAN WANITA YANG BELUM CUKUP UMUR

Pertemuan ke-3 Pembentukkan UUPA dan Pembangunan Hukum Tanah Nasional. Dr. Suryanti T. Arief SH.,MKn.,MBA

KEABSAHAN SUDAN SELATAN SEBAGAI NEGARA MERDEKA BARU DALAM PERSPEKTIF HUKUM INTERNASIONAL

Waktu : 6 x 45 Menit (Keseluruhan KD)

SILABUS DAN SATUAN ACARA PERKULIAHAN

HAK ATAS TANAH BAGI ORANG ASING DI INDONESIA TERKAIT DENGAN UNDANG-UNDANG NO. 5 TAHUN 1960

BAB I PENDAHULUAN. Penggunaan sarana teknologi menjadikan interaksi antar negara dan antara

HUKUM DAN SISTEM HUKUM DI INDONESIA

BAB I PENDAHULUAN. internasional, sudah sejak lama dilakukan oleh negara-negara di dunia ini. Perjanjianperjanjian

SILABUS NAMA MATA KULIAH : HUKUM PERDATA INTERNASIONAL STATUS MATA KULIAH : WAJIB KONSENTRASI KEPERDATAAN KODE MATA KULIAH : HKI4004

PIDANA PENGAWASAN DALAM PERSPEKTIF PEMBAHARUAN HUKUM PIDANA DI INDONESIA. Oleh : I Made Ardian Prima Putra Marwanto

PERKAWINAN CAMPURAN DAN AKIBAT HUKUMNYA. Oleh : Sasmiar 1 ABSTRACT

BAB II KEBIJAKAN HUKUM PEMERINTAH INDONESIA DALAM PENCATATAN KELAHIRAN

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang. Di dalam Negara Republik Indonesia, yang susunan kehidupan rakyatnya,

Pengantar Ilmu Hukum

Pengertian dan Ruang Lingkup Hukum Perdata

BAB II KONSEP KEDUDUKAN DAN HAK-HAK HUKUM WARGA NEGARA ASING DALAM NEGARA BERDAULAT

Feber Sormin, SE.,M.Ak.,Ak.,CA

Sejarah Tata Hukum Dan Poliik di Indonesia

BAB. IV POLITIK HUKUM

KEKUATAN SURAT BUKTI PERKAWINAN YANG DILANGSUNGKAN DI LUAR INDONESIA SETELAH DIDAFTARKAN DI KANTOR CATATAN SIPIL. Oleh : Isetyowati Andayani

BAB I PENDAHULUAN. manusia lainnya. Di dalam masyarakat bagaimanapun sederhananya, para anggota

KISI UAS PPKN 20 Desember 2014

STATUS TENTARA ANAK DALAM KONFLIK BERSENJATA

Oleh. Luh Putu Yeyen Karista Putri Suatra Putrawan Program Kekhususan Hukum Internasional dan Bisnis Internasional Fakultas Hukum Universitas Udayana

PENGERTIAN PAJAK INTERNASIONAL

RINGKASAN PERMOHONAN PERKARA

Pertemuan ke-5 HAK-HAK PENGUASAAN ATAS TANAH. Dosen: Dr. Suryanti T. Arief, SH., MKn., MBA

: Public International Law: Contemporary Principles and Perspectives Penulis buku : Gideon Boas Penerbit :

LATIHAN SOAL TATA NEGARA ( waktu : 30 menit)

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah B. Rumusan Masalah C. Tujuan Masalah

BAB I PENDAHULUAN. yang ditimbulkan dapat menyentuh berbagai bidang kehidupan. Korupsi

B A B I P E N D A H U L U A N. Sebagaimana prinsip hukum perdata barat di dalam KUH Perdata tersebut, telah

BAB I PENDAHULUAN. suami istri, tetapi juga menyangkut urusan keluarga dan masyarakat 2. Pada

Pengantar Ilmu Hukum Materi Sumber Hukum. Disampaikan oleh : Fully Handayani Ridwan

Oleh Megawati Purnama Sari wijaya I Nengah Suantra Made Nurmawati Bagian Hukum Penyelenggaraan Negara

BAB I PENDAHULUAN. yang menyatakan bahwa permohonan pengujian materiil Undang-Undang Nomor

BAB I PENDAHULUAN. yang bahagia dan kekal berdasarkan Ketuhan Yang Maha Esa. 5 Dalam perspektif

RANCANGAN ACARA PERKULIAHAN

TINJAUAN YURIDIS TERHADAP PENYALAHGUNAAN VISA KUNJUNGAN OLEH WARGA NEGARA ASING DI INDONESIA

Transkripsi:

HUKUM PERDATA INTERNASIONAL (HPI) PENDAHULUAN Kelas D FH UGM 2013 All images: Internet s Archives

FOKUS DISKUSI TOPIK PENGERTIAN RUANG LINGKUP SUMBER HUKUM

1.PENGERTIAN Di Indonesia, istilah Hukum Perdata Internasional sebenarnya merupakan terjemahan dari beberapa rumusan di Eropa Kontinental. Definisi HPI beragam : HPI adalah keseluruhan peraturan dan keputusan hukum yang menunjukkan stesel hukum manakah yang berlaku atau apakah yang merupakan hukum, jika hubungan-hubungan dan peristiwa-peristiwa antar warga negara pada suatu waktu tertentu memperlihatkan titik pertalian dengan stelsel dan kaidah-kaidah hukum dari dua atau lebih negara, yang berbeda dalam lingkungan kuasa, tempat, pribadi dan soalsoal (Sudargo Gautama)

1.PENGERTIAN Definisi HPI beragam : HPI adalah keseluruhan kaidah dan asas hukum yang mengatur hubungan hukum perdata yang melintasi batas negara. Dengan perkataan lain hukum yang mengatur hubungan hukum perdata antara para pelaku hukum yang,masing-masing tunduk pada hukum perdata (nasional) yang berlainan (Mochtar Kusumaatmaja) HPI adalah seperangkat kaidah-kaidah,asas-asas dan atau aturan hukum nasional yang dibuat untuk mengatur peristiwa atau hubungan hukum yang mengandung unsur-unsur transnasional atau unsur-unsur ekstrateritorial (Bayu Seto)

1.PENGERTIAN Di berbagai negara, is;lah yang digunakan berankeragam. Interna'onaal Privaatrecht (Ned) Interna'onales Privaatrecht (Ger) Droit International Priveé (Fr) Private Interna'onal Law Conflict of Laws (Eng)

1.PENGERTIAN Definisi HPI yang diberikan ahli hukum asing: HPI adalah hukum nasional yang ditulis (diadakan) untuk hubungan-hubungan hukum internasional (Van Brakel) Graveson menyebutnya Conflict of Laws Perselisihan), yaitu : (Hukum Bidang hukum yang berkenaan dengan perkara-perkara yang di dalamnya mengandung fakta relevan yang berhubungan dengan suatu sistem hukum lain, baik karena aspek teritorialitas atau personalitas, dan karena itu, dapat menimbulkan masalah pemberlakuan hukum sendiri atau hukum lain (biasanya hukum asing) untuk memutuskan perkara, atau menimbulkan masalah pelaksanaan yurisdiksi pengadilan sendiri atau pengadilan asing. Hukum mana yang dipakai? Yurisdiksi mana yang mengadili?

1.PENGERTIAN Definisi HPI yang diberikan ahli hukum asing: The conflict of laws is that parts of the private law of a particular country which deals with cases having a foreign element [J.H.C.Morris & David McClean] Private International Law is part of English law which comes into play when the issue before the court affects some fact, event, or transaction that is so closely connected with a foreign system of law as to necessitate recourse to that system [G.C.Cheshire]

2.RUANG LINGKUP APAKAH HPI MERUPAKAN SISTEM HUKUM NASIONAL ATAU INTERNASIONAL? HPI bukan hukum internasional, melainkan hukum nasional (Gouwgioksiong dan Schnitzer) Ê Sumber hukum utama dari HPI adalah hukum nasional masing-masing negara, sehingga yang bersifat internasional adalah hubunganhubungan atau peristiwa yang menjadi obyek dari perselisihan tersebut

2.RUANG LINGKUP The rules (of private international law) may be common to several states, and may even be established by international conventions or customs, and in the latter case may possess the character of true international law governing the relations between states. But apart from this, it has to be considered that these rules form part of municipal (domestic) law [E.Hambro]. The use of term Private International Law as the alternative title is potentially misleading, for the conflict of laws is not an international system of law. Public international law is a single system seeking primarily to regulate relations between sovereign states. But rules of the conflict of laws differ from country to country [J.H.C.Morris].

2.RUANG LINGKUP The hybrid nature of IPL. PIL is national law written for international situations. PIL is indeed, an amalgam (combination) of international and national elements. Its sources are to be found on both an international and a national level. It s subject matter is always international [Van Brakel].

2.RUANG LINGKUP Kesimpulannya 1. HPI merupakan bagian dasri sistem hukum nasional 2. Dalam perkembangannya, sumber hukum HPI bisa ditemukan dalam sumber hukum nasional maupun sumber hukum internasional (e.gf ConvenCon The Hague 1954) 3. Perkaranya selalu bersifat internasional (ekstrateritorial)

APAKAH HPI BISA KITA SAMAKAN DENGAN CONFLICT OF LAWS (UK/ USA)? Conflict of laws merupakan hukum yang bertujuan untuk menyelesaikan perkara yang mengandung benturan ( conflict or collision ) antara dua atau lebih aturan atau sistem hukum yang berbeda Tapi, conflict of laws tidak selalu digunakan untuk menyelesiakan persoalan yang sifatnya transnational E.g.F Di AS, conflict of laws digunakan untuk menyelesaikan konflik hukum antar negara bagian( ingat, AS adalah negara Federal)). Conflictof law juga digunakan dalam ranah publik, contohnya dalam hukum administrasi negara, hukum pajak maupun hukum pidana. Sehingga, HPI hanya bagian dari conflict of laws.

APA YANG DIMAKSUD DENGAN CONLICT OF LAWS DALAM PERSPEKTIF HUKUM INDONESIA? Conflict of laws bisa disamakan dengan HUKUM PERSELISIHAN atau HUKUM ANTAR TATA HUKUM (HATH). HATH merupakan konsekuensi dari pluralisme hukum di Indonesia dan pembedaan golongan penduduk [Baca P.131 and 163 IS]. HATH bisa dibedakan menjadi: HATH Intern& HATH.Ekstern HATH Intern Intergen;l Interterritorial Interreligion Intertemporal HATH Ekstern H ukum Perdata Internasional

PAHAMI TERLEBIH DULU HUKUM ANTAR TATA HUKUM (HATH) HATH merupakan suatu studi mengenai berbagai sistem hukum dan tradisi hukum Ò HATH yang bersifat intern Hukum antar golongan/intergencl; Hukum antar tempat; Hukum antar agama;hukum antar waktu. Ò HATH yang bersifat ekstern (terdapat unsur asing) Hukum Perdata Internasional

HATH yang bersifat intern : Ø Hukum antar golongan (Intergentil) : Di Indonesia, berlaku HATAH karena secara historis negara Hindia Belanda (Indonesia) diatur oleh pasal 131 IS dan 163 IS, yang mempertahankan dualisme hukum dan menetapkan pembedaan golongan menjadi : Golongan Pribumi, Timur Asing dan Eropa. Saat ini, pluralisme hukum ini masih berlaku, sampai batasan tertentu, di wilayah Indonesia (Dasar Hukum : UUD 1945 Pasal 18b ayat (2)). Ø Hukum antar tempat : Di Indonesia, terdapat beragam adat istiadat, juga karena kekhususan/keistimewaan daerah tertentu, Ø Hukum antar waktu : Adanya aturan hukum yang tumbuh, berkembang dan lenyap di suatu wilayah, termasuk di Indonesia. Contoh: masa penjajahan ð masa kemerdekaan ð Negara Serikatð Orde Lamað dsb. Ø Hukum antar agama (termasuk dalam Hukum Intergentil) Diakuinya kebebasan beragama dan kepercayaan oleh Konstitusi kita

Beberapa Asas Yang Berkembang Dalam HATH Intern Indonesia Pengakuan anak harus dilakukan menurut hukum orang yang mengakui Warisan diatur oleh hukum dari orang yang meninggal ( pewaris) Hukum dari barang-barang yang dapat dipindahkan mengikuti orang yang bersangkutan Hukum dari orang yang melakukan perbuatan melawan hukum digunakan pada perbuatan melawan hukum

Beberapa Asas Yang Berkembang Dalam HATH Intern Indonesia Maksud para pihak menentukan hukum yang berlaku dalam hukum perjanjian Milieu dimana dilangsungkannya perjaijian menentukan berlakunya hukum adat setempat Kebutuhan masyarakat yang nyata (Wni pribumi mendirikan CV atau Firma),oleh karenanya tidak diperlukan lagi pernyataan penundukan diri dimuka notaris

HATH yang bersifat ekstern: HUKUM PERDATA INTERNASIONAL Hukum Perdata Internasional lahir sebagai akibat adanya unsur asing dalam suatu peristiwa (Martin Wolff) Persoalan yang dihadapi Hakim dalam HATH ekstern 1. Hakim mana yang berwenang? 2. Kaedah hukum mana yang harus berlaku? 3. Bagaimana hakim nasional harus memperhatikan putusan hakim asing?

BAGAN HATH Hukum Antar Tata Hukum HATAH Intern HATAH Ekstern Hukum antar golongan (Intergentil) (HPI) Hukum Perdata Internasional Hukum antar tempat Hukum antar waktu Hukum antar agama

3. SUMBER HPI Ò Di Indonesia, aturan- aturan hukum yang mengatur tentang HPI belum terkodifikasikan 1. Peraturan perundang- undangan Ä Algemeene Bepallingen Van Wetgevings [Peraturan Umum mengenai perundang- undangan] Psl 16, 17, dan 18 AB Ä KUHPerdata/KUHDagang Ä UU Perkawinan No 1 Thn 74 Ä UU Pokok Agraria No 5 Thn 60 Ä Konvensi- konvensi Interna;onal tentang hukum perdata Internasional yang telah dira;fikasi 2. Yurisprudensi Indonesia

KAIDAH- kaidah YANG PENTING DALAM HPI INDONESIA 1. Psl 16 : Semua warganegara Indonesia dimanapun dia berada di luar negeri, dia membawa hukum status personilnya (statuta personalia) 2. Psl 17 : Terhadap benda yang ;dak bergerak berlakulah hukum dimana benda itu berada (statuta reel/realia) 3. Psl 18 : Bentuk prosedur atau tata cara dilakukannya suatu perbuatan hukum di luar negeri oleh orang Indonesia berlaku hukum tempat dimana perbuatan itu dilakukan (statuta mixta/ campuran)

LANGKAH MENGHADAPI PERSOALAN HPI Hal-hal yang perlu dipahami dalam menyelesaikan persoalan di bidang HPI : 1. Mampu menetapkan suatu perkara sebagai perkara di bidang HATH intern atau HATH ekstern (HPI) 2. Menentukan titik-titik taut yang bersifat pembeda (primer) dan titik-titik taut yang bersifat penentu (sekunder) 3. Titik pembeda akan membantu untuk memastikan suatu perkara sebagai perkara di bidang HPI atau tidak 4. Titik penentu akan menentukan hukum mana, baik secara prosedural dan substantial yang harus diterapkan dalam menyelesaikan perkara tersebut, yang akan kita lihat dalam HPI dan hukum material kita (Dikenal kaidah hukum yang sifatnya menunjuk e.g. Pasal 16,17,18 AB dan kaedah hukum yang sifatnya mandiri, e.g. Pasal 945 KUHPer) 5. Kemungkinan hakim lex fori menentukan bahwa hukum asing yang digunakan 6. Kemungkinan hukum asing mengembalikan pada hakim lex fori atau hukum negara lain (renvoi)