BAB IV PROFIL PERUSAHAAN

dokumen-dokumen yang mirip
BAB II DESKRIPSI OBJEK PENELITIAN. penelitian yaitu kualitas relasi antara PT. Coca-Cola Amatil Indonesia (CCAI)

BAB III PROFIL PERUSAHAAN. Mei 1886 oleh John Styth Pemberton, seorang ahli farmasi dari Atlanta,

BAB III GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN. Coca-cola pertama kali diciptakan oleh John Stith Pemberton yang

BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN PT. COCA-COLA AMATIL INDONESIA (CCAI)

BAB II GAMBARAN UMUM DAN PROFILE PERUSAHAAN COCA-COLA AMATIL INDONESIA CENTRAL JAVA. Gambar 2.2. Merek The Coca-cola Company

BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN

BAB II DESKRIPSI OBJEK PENELITIAN

BAB I PENDAHULUAN. Mei 1886 oleh John Styth Pemberton, seorang ahli farmasi dari Atlanta,

yang dapat ditukarkan untuk mencicipi satu minuman cuma-cuma. Pada 1892, Pemberton menjual hak cipta Coca-Cola ke Asa G.

BAB II GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN. Georgia Amerika Serikat peristiwa bersejarah ini seiring waktunya dengan berdirinya

BAB II TINJAUAN UMUM PERUSAHAAN

BAB III ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN. John Styth Pemberton, adalah seorang ahli farmasi yang pertama kali

BAB I PENDAHULUAN. PT. Coca-Cola Amatil Indonesia (CCAI) merupakan salah satu perusahaan

BAB II DESKRIPSI PERUSAHAAN. seorang apoteker dari Atlanta Georgia, Amerika Serikat, yang bernama Dr.John

MAKALAH ANALISIS VISI DAN MISI PT. COCA-COLA AMATIL INDONESIA

BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN

BAB II PROFIL PERUSAHAAN

BAB I PENDAHULUAN. Persaingan di bidang usaha saat ini semakin kompetitif sehingga

BAB I PENDAHULUAN. Saat ini minuman isotonik sedang berkembang pesat di Indonesia pada

BAB I PENDAHULUAN. banyak, baik dalam jumlah maupun jenisnya. Perusahaan-perusahaan saling

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN. Temuan yang diperoleh dalam kajian penelitian tentang penerapan Manajemen Keragaman adalah:

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang

BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN

dunia bisnis. Satu hal yang merupakan prasyarat untuk dapat mengatasi tantangan

BAB III OBJEK PENELITIAN

MEMPELAJARI TEKNOLOGI PROSES PRODUKSI DAN PENGENDALIAN MUTU DI PT. COCA COLA AMATIL JAKARTA

BAB II PROFIL PERUSAHAAN. PT. Amerta Indah Otsuka merupakan anak perusahaan Otsuka

BAB I PENDAHULUAN. yang lainnya. Merek merupakan intangible asset yang nilainya lebih mahal dan lebih

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah. Situasi pasar saat ini semakin kompetitif dengan persaingan yaang

BAB 1 PENDAHULUAN. ahli farmasi dan ahli minuman dari Atlanta, Georgia, Amerika serikat pada bulan. jumlah dengan kemasan botol yang lebih praktis.

BAB I PENDAHULUAN. dan merebut pangsa pasar (market share). Agar mampu bersaing dalam merebut

BAB I PENDAHULUAN. 1-1 Universitas Kristen Maranatha

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Gambaran Umum Objek Observasi Sejarah Perusahaan

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah. Air minum merupakan salah satu kebutuhan manusia yang paling pokok.

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB I PENDAHULUAN 1.1. GAMBARAN UMUM OBJEK OBSERVASI

BAB I PENDAHULUAN. menempatkan mereknya menjadi merek yang selalu dipilih konsumen. Merek

BAB 1. Pendahuluan. 1.1 Bentuk, Bidang, dan Perkembangan Usaha

MEMPELAJARI TEKNIK KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA DI PT. COCA-COLA BOTLING INDONESIA. Disusun Oleh :

BAB I PENDAHULUAN. memerlukan perhatian yang lebih, terutama dalam menghadapi kemajuan ilmu

BAB I PENDAHULUAN. Persaingan dalam dunia bisnis dengan memanfaatkan globalisasi serta

BAB II DESKRIPSI OBJEK PENELITIAN. PT ADES Alfindo Putrasetia Tbk.PT ADES Alfindo Putrasetia Tbk.,

BAB I PENDAHULUAN. PT. Coca-Cola Bottling Indonesia Medan merupakan salah satu anak. perusahaan dari The Coca-Cola Company yang bergerak dalam bidang

BAB IV PEMBAHASAN DAN HASIL PENELITIAN

repository.unimus.ac.id

BAB I PENDAHULUAN. harus mampu membangun dan meningkatkan kinerja di dalam lingkungannya.

Siaran Pers Satu Tahun BCA Life Hadir di Tengah Indonesia Perkuat Struktur Permodalan, Operasi dan Infrastruktur

BAB I PENDAHULUAN. Priestley, seorang ilmuwan dari Amerika Serikat menemukan bahwa CO2 yang

IR. SUGIONO, MP. Lahir : JAKARTA, 13 Oktober 1961

BAB 1 PENDAHULUAN. PT. Federal Karyatama adalah suatu perusahaan yang bergerak di bidang

BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN

BAB I PENDAHULUAN. perusahaan bersifat jangka panjang. Untuk itu dibutuhkan proses komunikasi yang

PERAN PUBLIC RELATIONS DALAM KEGIATAN EKSTERNAL PT. COCA COLA BOTTLING INDONESIA CENTRAL JAVA KJJJJ. Oleh : LINARIA FARANTIKA D

BAB I PENDAHULUAN. perencanaan produksi. Perencanaan produksi berhubungan dengan penentuan

BAB I PENDAHULUAN. Menurut International Labour Organization (ILO), bahwa di seluruh

BAB I PENDAHULUAN. trend business berubah dengan cepat. Para marketer harus memiliki

BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN. : Hitech Mall Lt. 1C-68, Jl.Kusuma Bangsa Surabaya.

BAB I PENDAHULUAN. kesejahteraan dan perekonomian mereka masing-masing, sedangkan untuk

PROSEDUR PENYIMPANAN BARANG SPARE PART UNTUK MESIN PRODUKSI DI PT. COCA COLA AMATIL INDONESIA CENTRAL JAVA

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah

GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

I. PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang

II. TINJAUAN UMUM PERUSAHAAN

GAMBARAN UMUM Sejarah PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. merupakan salah satu perusahaan mie instant dan makanan

BAB I PENDAHULUAN. Bahasa Jawa merupakan salah satu dari empat ratus bahasa daerah dan dialek yang

BAB I PENDAHULUAN. Era globalisasi yang tidak mengenal batas membuat dunia bisnis harus dapat

BAB I PENDAHULUAN. didalam organisasi terdapat interaksi sosial yang dilandasi adanya pertukaran

RANCANGAN DISTRIBUSI DAN TRANSPORTASI CARBONATED SOFTDRINK DENGAN KAPASITAS ml/hari

BAB I PENDAHULUAN. kebutuhan konsumen. Untuk mewujudkan hal tersebut diperlukan koordinasi dan

BAB I TINJAUAN UMUM PERUSAHAAN

Truk Mitsubishi Memecah Rekor Tertinggi di Tahun 2013

BAB II PROFIL PERUSAHAAN. A. Sejarah Berdirinya Perusahaan Mini Market Indomaret. kebutuhan pokok sehari-hari karyawan, maka pada tahun 1988

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. sebagai Coca-Cola. Frank M. Robinson, sahabat sekaligus akuntan John,

dimilikinya. Dalam hal ini sangat dibutuhkan tenaga kerja yang memiliki kemampuan skill yang handal serta produktif untuk membantu menunjang bisnis

KARYA ILMIAH MAHASISWA MANAJEMEN INFORMATIKA 1

BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah

BAB 2 DATA & ANALISA

BAB I PENDAHULUAN. wadah apa perusahaan akan didirikan. Ini berhubungan dengan produksi. perusahaan dagang (c) perusahaan manufaktur.

Company Profile.

BAB II TINJAUAN UMUM PERUSAHAAN

PT Asuransi Dayin Mitra Tbk Public Expose 2015

BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN. didistribusikan ke toko toko bangunan atau galangan. CV VARIA berdiri tahun

BAB I PENDAHULUAN. data Gabungan Asosiasi Pengusaha Makanan Dan Minuman Indonesia

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah

BAB IV ANALISA HASIL DAN PEMBAHASAN. oleh PT. Coca Cola Indonesia terdiri dari gula murni, air bersih, dan gas CO2.

Transkripsi:

BAB IV PROFIL PERUSAHAAN 4.1 Sejarah PT.Coca-Cola Kesegaran Coca-Cola pertama kali diperkenalkan oleh John Styth Pemberton seorang ahli farmasi pada tanggal 8 Mei 1886 di Atlanta, Georgia. Pemberton membuat sirup karamel berwarna dalam sebuah ketel kuningan di kebun belakang rumahnya yang kemudian didistribusikan kepada Jacob Pharmasy (Rumah Obat jacob). Sirup karamel tersebut kemudian ditempatkan dalam sebuah toko yang dijual dengan harga 5 sen per gelas. Rekan kerja dan pengurus keuangan Pemberton, yaitu Frank M. Robinson, kemudian menyarankan untuk memakai nama Coca-Cola dengan huruf miring mengalir. Pada tahun pertama, Pemberton menjual 25 galon sirup yang diangkut dalam tong yang berwarna merah menyala. Kemudian warna merah menjadi warna khusus merek minuman nomor satu ini. Pada tahun 1891, seorang pengusaha Atlanta bernama Asa G. Chandler mengambil alih kepemikikan penuh atas bisnis Coca-Cola di setiap negara bagian di wilayah Amerika. Pada tahun 1919, Asa G. Chandler menjual The Coca-Cola Company pada kelompok investor dengan harga 25 juta dollar. Kemudian pada tahun 1923 Robert W. Woodruff di angkat menjadi President The Coca-Cola Company dan berhasil memimpin selama enam dekade hingga dapat membuat produk minuman berkarbonasi ini menjadi terkenal di seluruh penjuru dunia. 4.2 Coca-Cola di Indonesia Coca-Cola System di Indonesia yang terdiri dari PT.Coca-Cola Indonesia (CCI) sebagai anak perusahaan dari The Coca-Cola Company dan seluruh 53

pabrik pembotolanya, salah satunya adalah PT.Coca-Cola Bottling Indonesia (CCBI). CCBI memiliki 10 pabrik pembotolan di seluruh Indonesia : yaitu Medan, Padang, Lampung, Bekasi, Bandung, Semarang, Surabaya, Balikpapan, Makassar, Denpasar. CCBI memproduksi dan mendistribusikan produk-produk Coca-Cola keseluruh Indonesia, Kecuali di Sulawesi Utara dan Gorontalo. Coca-Cola pertama kali di perkenalkan di Indonesia tahun 1927 dan mulai di produksi secara lokal pada tahun 1932 di satu pabrik yang berlokasi di Jakarta. Selain memproduksi Coca-Cola PT.CCAI juga memproduksi Sprite, Fanta, Frestea, Frestea Green, Frestea Frutcy, Powerade Sports, Powerade Isotonik, Extrajoss Strike, A&W, dan Schweppes. CCBI adalah anak perusahaan dari Coca-Cola Amatil Limited (CCA) yang berkantor pusat di Sydney Australia. 4.3 PT.Coca-Cola Amatil Central Java PT.Coca-Cola Amatil Indonesia Central Java adalah asalah satu dari 11 pabrik pembotolan Coca-Cola yang berlokasi di JL. Raya Soekarno-Hatta Km.30, Harjosari, Bawen, Kab.Semarang. Sekaligus merupakan kantor pusat Coca-Cola Amatil Operation Central Java. PT.CCAI Central Java beroperasi untuk wilayah Jawa Tengah, Daerah istimewa Yogyakarta, dan beberapa daerah eks karesidenan Madiun. PT.CCAI Central Java didirikan oleh Bapak Partogius Hutabarat (Alm) dan Bapak Mugijanto pada tanggal 1 November 1974 dengan nama PT. Pan Java Bottling Company. Seiring perkembanganya yang pesat, PT. Pan Java Bottling Company bergabung dengan Coca-Cola Amatil Limited Australia dan kemudian berganti nama menjadi PT. Coca-Cola Bottling Indonesia (CCBI) Central Java Indonesia. Untuk distributor menjadi PT. Coca-Cola Distribution Indonesia (CCDI) pada tanggal 1 juli 2002. Pada 54

tanggal 23 Maret 2010, Presiden Direktur Coca-Cola Amatil Limited Australia mengganti logo perrusahaan pembotolaan Coca-Cola Se-Asia Tenggara dari CCBI menjafi Coca-Cola Amatil Indonesia. Saat ini PT.Coca-Cola Amatil Indonesia operation Central Java membagi wilayah cakupanya ke dalam tiga region, yaitu Region Nort, Region South, dan Region East. Masing-masing region diketuai oleh seorang Area Sales Manager dan dibantu oleh seorang staf Market Development Officer untuk membantu mensupport kegiatan pemasaran produk. Tiap Region memiliki daerah cakupan yang lebih sempit, yang mana perusahaan diwakili oleh sebuah sales center di tiap kota. Region Nort meliputi Sales Center (SC) Tegal, Pekalongan, Semarang Barat, dan Semarang Timur. Region South bertanggung jawab atas kota Yogyakarta, Purwokerto, Bawen/Salatiga, Magelang dan Kebumen. Sedangkan Region East bertugas menangani wilayah kota Solo,Kudus,Madiun,Ponorogo, dan Rembang. a) Proses Produksi Coca-Cola merupakan minuman yang terbuat dari bahan baku pilihan berupa air, gula, konsentrat, dan karbondioksida. Dengan menggunakan bahan baku pilihan dan di proses dengan teknologi modern, masyarakat tidak perlu khawatir akan kandungan dari minuman coca-cola. b) Pemasaran Daerah pemasaran produk-produk Coca-Cola Jawa Tengah meliputi Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Madiun. Di dukung oleh 14 (empat belas) lokasi kantor perwakilan yang memiliki lebih dari 75000 pelanggan, mengisyaratkan besarnya dukungan ekonomi yang diberikan kepada keluarga-keluarga yang mempunyai usaha di sektor industri ini. 55

c) Sumber Daya Manusia Dipimpin oleh managemen yang handal, saat ini PT.CAII Jawa Tengah mempekerjakan 1000 tenaga kerja yang telah memiliki Koperasi Kendali Harta sebagai penunjang hubungan industrial Pancasila yang harmonis. Pengembangan tenaga-tenaga muda Indonesia merupakan prioritas utama. Melalui program peningkatan katrampilan seluruh karyawan berkesempatan untuk mengikuti program-program pelatihan baik yang diselenggarakan oleh trainer-trainer dari dalam maupun luar negeri. 4.4 Visi dan Misi Perusahaan Visi Menjadi perusahaan produsen minuman terbaik di Asia Tenggara. Vision : To be the best beverage company in South East Asia. Misi Memberikan kesegaran kepada pelanggan dan konsumen kita dengan rasa bangga dan semangat sepanjang hari, setiap hari. Mission : to serve, refresh and energize our customers and consumers with pride and passion all day, everyday. 4.5 Nilai-Nilai Perusahaan / Values : 1. People / Sumber Daya Manusia : Mengembangkan sumber daya manusia, menghargai prestasi serta menikmati apa yang kita lakukan. 2. Customers / pelanggan : Menang untuk pelanggan dan untuk jadi diri sendiri. 3. Passion / semangat : Semangat untuk bertindak, bertanggung jawab dan sukses. 4. Innovation / inovasi : 56

Selalu mencari cara yang lebih baik. 5. Excellence / keunggulan : Senantiasa melakukan pekerjaan yang baik. 6. Citizenship / Warga negara yang baik : Melakukan hal yang benar baik di perusahaan, masyarakat, dan sesama. 4.6 Aspek Sosial Sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan terhadap lingkungan diwujudkan melalui berbagai kegiatan sosial yang dilakukan bagi masyarakat sekitar. Setiap tahun Coca-Cola melaksanakan program bantuan kemasyarakatan setempat terutama dalam bidang pendidikan, kesehatan, pembangunan prasarana, serta menyalurkan bantuan dalam berbagai bentuk kepada kelompok-kelompok masyarakat yang membutuhkan sesuai kemampuan Coca-Cola. Bantuan tersebut antara lain berbentuk pembagian produk-produk Coca-Cola kepada berbagai organisasi,pemberian beasiswa bagi anak-anak kurang mampu, bantuan air bersih, donor darah, bantuan untuk yayasan sosial, program pendidikan untuk praktek kerja, dan akses kepada mayarakat sekitar untuk menggunakan poliklinik dan sarana ibadah di Coca-Cola. 4.7 Penghargaan Sebagai sebuah perusahaan yang telah berusia lebih dari 35 tahun, CCBI Jawa Tengah telah menunjukan eksistensinya yaitu dengan berbagai penghargaan yang telah diterima, baik penghargaan di tingkat lokal, nasional maupun internasional. Penghargaan Lokal dalam bidang : Penghijauan dan pertamanan pabrik Propinsi Jawa Tengah 57

Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) Kabupaten semarang dan Propinsi Jawa Tengah. Pengelolaan satpam teladan dari POLDA Jateng. Partisipasi Pengentasan Desa Tertinggal Jateng. Partisipasi dalam pembinaan kegiatan sepak bola Propinsi Jateng. Penghargaan dari Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Semarang atas kontribusi dan dedikasi dalam pelestarian air pada maret 2012 Penghargaan Nasional dalam bidang : Bidang Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) Piala Presiden untuk kecelakaan nihil Piagam Menteri Lingkungan Hidup Sertifikasi ISO 14001 Penghargaan Gold Award untuk program penanaman pohon di atas lahan yang tidak produktif yang diselenggarakan oleh CFCD ( Corporate Forum For Community Development ) bekerjasama dengan menko kesra Republik Indonesia. Silver award untuk kategori best CSR program du bulan juni 2011 The Best Contack Center Indonesia Award 2011 58