Fakta http://ecocampus.its.ac.id/?p=46 http://file.upi.edu/direktori http://bisnis.vivanews.com
Latar Belakang SOLUSI?
Sistem Monitoring dan Kontrol Intensitas Cahaya Pada Ruang Kuliah PROGRAM STUDI D3 TEKNIK ELEKTRO FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER SURABAYA
Anggota MOH. RISCY MADINA 2200 030 070 DOSEN PEMBIMBING: Harris Pirngadi, Ir., MT OVI CANDRA W 2209 030 025 1
Batasan Masalah 1. Subyek yang dikontrol adalah nyala lampu 2. Alat pengontrol lampu berupa sistem minimum berbasis ATmega16. 3. Aplikasi alat dibuat untuk menyalakan lampu yang di atur berdasarkan hasil pendeteksian sensor LDR. 4. Sistem dilakukan dalam monitoring status lampu dan status pintu. 5. Sistem kontrol pada lampu menggunakan relay. 6. Penggunaan luxmeter untuk menentukan intensitas standar ruang kuliah. 7. Penempatan sensor difokuskan pada bagian depan ruang kuliah. 2
Menghemat penggunaan listrik secara berlebihan pada ruang perkuliahan. Memudahkan monitoring dan pengontrolan ruang perkuliahan Tujuan kenyamanan kepada mahasiswa dalam proses pembelajaran dengan intensitas lampu normal. 3 menjelaskan dampak pemakaian listrik/ beban lampu secara berlebihan
PERANCANGAN SISTEM 4
Perancangan dan Pembuatan Alat PERANGKAT HARDWARE Rangkaian Power Supply Rangkaian Sensor Rangkaian Relay Sistem Kontroller Rangkaian Serial RS 232 Rangkaian RS 232 to RS 485 5
Rangkaian Power Supply 6
Rangkaian Sensor 7
Rangkaian Relay 8
Rangkaian Kontroller 9
Rangkaian RS 232 10
Rangkaian RS 232 to RS 485 11
Perancangan dan Pembuatan Alat PERANGKAT SOFWARE ALGORITMA RANGKAIAN VISUAL BASIC 6 12
Algoritma Rangkaian 13
Visual Basic 6 14
Pengujian Alat Pengujian Rangkaian 1 2 Power supply Pengujian Rangkaian Sensor 3 Pengujian Rangkaian Relay 4 Pengujian Rangkaian Mikrokontroler Pengujian Rangkaian 5 6 RS 232 to RS485 Pengujian Rangkaian Magnetic Switch 15
Pengujian Rangkaian Power Supply Tegangan (V) Output Power Supply 7805 (5 v) Arus (ma) 7812 (12v) Arus (ma) 4,99 volt 3,2 11,95 volt 10,2 5 volt 3,1 11,94 volt 10,1 4,99 volt 3,2 11,95 volt 10,2 5volt 3,2 11,93 volt 10,1 4,99 volt 3,1 11,95 volt 10,1 Rata-rata = 4,99v Rata-rata =3,1ma Rata-rata = 11,9v Rata-rata = 10,1ma 16
Pengujian Rangkaian Sensor Resistansi LDR LUX 1 Kohm 210 Lux 2 Kohm 75 Lux 3 Kohm 44 Lux 4 Kohm 42 Lux 5 Kohm 42 Lux 6 Kohm 40 Lux 7 Kohm 34 Lux 8 Kohm 32 Lux 9 Kohm 19 Lux 10 Kohm 14 Lux 17
Pengujian Rangkaian Sensor NO Kolom Posisi Sensor V Out Intensita s Cahaya 1 2 3 1 2 3 V Out LUX 1 OFF ON OFF - v - 4,53 V 212 2 OFF ON OFF 3 OFF ON OFF 4 ON OFF ON 5 ON OFF ON 6 ON OFF ON V - - 4,19 V 81 - - V 4,02 V 68 - v - 4,47 V 166,6 V - - 4,36 V 124 - - v 4,44 V 172 Rata-Rata = 137 Lux 18
Pengujian Rangkaian Relay Relay Status 1 ON 2 ON 3 ON 4 ON 5 ON 6 ON 7 ON 8 ON 9 ON 10 ON 19
Pengujian Sistem Kontrol PortATmega 16 A B C D 0 4,90 0 4,86 0 4,86 0 4,89 1 4,90 1 4,86 1 4,86 1 4,89 2 4,90 2 4,88 2 4,88 2 4,88 3 4,90 3 4,88 3 4,88 3 4,88 4 4,90 4 4,88 4 4,88 4 4,88 5 4,90 5 4,74 5 4,74 5 4,89 6 4,90 6 4,75 6 4,75 6 4,88 7 4,90 7 4,75 7 4,75 7 4,89 20
Pengujian Rangkaian Serial 21
Pengujian Rangkaian Magnetic Switch 22
KESIMPULAN Pengujian power supply dilakukan untuk mengetahui output tegangan yang dikeluarkan pada tegangan 5 V DC dan 12 V DC. Pengujian data sensor LDR dilakukan untuk mengetahui output tegangan dari intensitas cahaya. Rangkaian relay digunakan sebagai saklar otomatis untuk menghidupkan atau mematikan lampu. Data pengujian mikrokontroller dimaksudkan untuk melakukan pembacaan data sensor LDR pada ADC mikrokontroller Konunikasi RS232 digunakan sebagai komunikasi serial antara mikrokontroller dengan PC. Sistem monitoring dilakukan dengan menggunakan Visual Basic 6 yang dapat digunakan sebagai monitoring mengenai ststus lampu, status pintu, dan penggunaan beban lampu. 23
SARAN Sebaiknya dalam melakukan pengujian power supply menggunakan AVO digital yang dimaksudkan untuk mendapatkan nilai akurasi yang tepat. Sebaiknya sensor LDR ditempatkan pada tempat yang strategis yang dimaksudkan untuk mendapatkan nilai intensitas cahaya yang tepat sesuai dengan intensitas normal ruangan. Pengambilan data sensor harusnya dilakukan lebih dari 1000 kali untuk mendapatkan nilai akurasi yang tepat. Pada penggunaan rangkain relay sebaiknya digunakan optocoupler Penggunaan komunikasi serial harus memperhatikan baud rate yang seimbang antara PC dengan mikrokontroler, Pembuatan perancangan monitoring pada Visual basic 6 sebaiknya menggunakan form modul. 24
Wassalamualaikum. Wr.Wb