Optimasi Proses Multi-Pass Equal Channel Angular Pressing dengan Simulasi Komputer

dokumen-dokumen yang mirip
EQUAL CHANNEL ANGULAR EXTRUSION (ECAE) AN ALTERNATIVE METHOD TO IMPROVE MECHANICAL PROPERTIES OF METALS ABSTRACT

Optimasi Dimensi Tebal Awal Pelat Pada Proses Pembengkokan Bentuk Jogged Flange Dengan Simulasi Tiga Dimensi

BAB I PENDAHULUAN. Ekstrusi merupakan salah satu proses yang banyak digunakan dalam

TUGAS AKHIR MODELING PROSES DEEP DRAWING DENGAN PERANGKAT LUNAK BERBASIS METODE ELEMEN HINGGA

KEMAMPUAN PENYERAPAN ENERGI CRASH BOX MULTI SEGMEN MENGGUNAKAN SIMULASI KOMPUTER

TUGAS SARJANA ANALISA PENGARUH GESEKAN PADA KONTAK SLIDING ANTAR SILINDER MENGGUNAKAN METODE ELEMEN HINGGA

PENGARUH PROSES EQUAL CHANNEL ANGULAR PRESSING (ECAP) TERHADAP FORMABILITY ALUMINIUM

PENGARUH KOEFISIEN GESEKAN PADA PROSES MANUFAKTUR

Optimasi Desain Metal Gasket Tipis Bentuk New Corrugated Untuk Kebutuhan Tekanan Kerja Rendah Dengan Simulasi Komputer

Jurnal Rekayasa Mesin Vol.5, No.1 Tahun 2014: ISSN X

Studi Cacat Permukaan plat Aluminium pada Proses Pembengkokkan Sudut Mesin Bending

SIMULASI PENGARUH FRICTION, SPEED, MATERIAL, DAN TEMPERATURE TERHADAP DAMAGE PADA BLOCK PRE FORMING DENGAN METODE TAGUCHI

STUDI EKSPERIMENTAL ELEMEN INTERFACE MODEL NON LINIER UNTUK ANALISIS INTERAKSI TANAH-STRUKTUR TESIS. Oleh : AHMAD RIFA ' I

ANALISA KARAKTERISTIK KONTAK CAPSULE ENDOSCOPY DI DALAM USUS KECIL MENGGUNAKAN METODE ELEMEN HINGGA

BAB I PENDAHULUAN. terciptanya suatu sistem pemipaan yang memiliki kualitas yang baik. dan efisien. Pada industri yang menggunakan pipa sebagai bagian

LAPORAN TUGAS AKHIR PERHITUNGAN KEAUSAN CYLINDER DAN PLATE PADA SISTEM SLIDING CONTACT MENGGUNAKAN UPDATED GEOMETRY

PERUBAHAN NILAI KEKERASAN DAN KONDUKTIVITAS LISTRIK ALUMINIUM AKIBAT PROSES EQUAL CHANNEL ANGULAR PRESSING (ECAP)

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. tipis dan mengalami tegangan tekan akan mengalami masalah. instabiltas tekuk atau buckling. Buckling merupakan suatu proses

TUGAS AKHIR. Tugas Akhir ini Disusun Guna Memperoleh Gelar Sarjana Strata Satu Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Surakarta

TUGAS SARJANA PEMODELAN KONTAK ELASTIS-PLASTIS ANTARA SEBUAH BOLA DENGAN SEBUAH PERMUKAAN KASAR (ROUGH SURFACE) MENGGUNAKAN METODE ELEMEN HINGGA

PENGARUH PROSES ROLLING TERHADAP STRUKTUR MIKRO DAN SIFAT MEKANIS PADA KUNINGAN SETELAH DI PROSES ECAP

PENGARUH JUMLAH LALUAN ARAH BOLAK-BALIK PADA ALUMUNIUM KOMERSIL DENGAN PROSES ECAP TERHADAP SIFAT MEKANIK. Qomarul Hadi 1

BAB IV HASIL DAN ANALISIS 4.1 HASIL PERHITUNGAN DENGAN SUDUT KEMIRINGAN KEARAH DEPAN

TUGAS SARJANA. Disusun oleh: TOMY PRASOJO L2E

IV. ANALISA DAN PEMBAHASAN. Tabel 6. Data input simulasi. Shear friction factor 0.2. Coeficient Convection Coulomb 0.2

III. METODE PENELITIAN

KARAKTERISTIK BAJA ST 41 HASIL PROSES HOT EQUAL CHANNEL ANGULAR PRESSING (HECAP) Jl. Jend. Sudirman Km 3 Cilegon, *

Studi Pengaruh Post Heat Treatment Pada ECAP (Equal Channel Angular Pressing) Cu-30%Zn Terhadap Sifat Mekanis dan Ukuran Butir

TUGAS SARJANA ANALISA PARAMETER KONTAK PADA SLIDING CONTACT ANTAR ELLIPSOID DENGAN VARIASI ARAH SLIDING MENGGUNAKAN METODE ELEMEN HINGGA

DEPARTEMEN TEKNIK MESIN FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS SUMATERA UTARA 2013

BAB I PENDAHULUAN. dan efisien.pada industri yang menggunakan pipa sebagai bagian. dari sistem kerja dari alat yang akan digunakan seperti yang ada

LAPORAN TUGAS AKHIR ANALISA ELASTIS-PLASTIS KONTAK ROLLING MENGGUNAKAN METODE ELEMEN HINGGA

C.2. Studi analisis pengaruh variasi beban dan kecepatan

PREDIKSI SPRINGBACK PADA PROSES DEEP DRAWING DENGAN PELAT JENIS TAILORED BLANK MENGGUNAKAN PERANGKAT LUNAK BERBASIS METODE ELEMEN HINGGA

LAPORAN TUGAS AKHIR PREDIKSI KEAUSAN PIN PADA PIN-ON-DISC SLIDING CONTACT SYSTEM MENGGUNAKAN METODE ELEMEN HINGGA

PENGARUH DIAMETER SHOULDER DAN BENTUK PIN TERHADAP DISTRIBUSI TEMPERATUR PADA FRICTION STIR WELDING DENGAN MENGGUNAKAN PEMODELAN CFD TIGA DIMENSI

LAPORAN PENELITIAN PENGARUH SIFAT PLASTISITAS MATERIAL TERHADAP KUALITAS PRODUK HASIL PROSES DEEP DRAWING

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang.

BAB I PENDAHULUAN. dalam peningkatan hasil produksi yang berkualitas dalam dunia industri,

R. Hengki Rahmanto 1)

SIMULASI PROSES DEEP DRAWING STAINLESS STEEL DENGAN SOFTWARE ABAQUS

Pemodelan 3D Pada Stabilitas Lereng Dengan Perkuatan Tiang Menggunakan Metode Elemen Hingga

ANALISIS PENGARUH CUTTING SPEED, FEED RATE, DAN DEPTH OF CUT TERHADAP GAYA POTONG PADA PROSES BUBUT DENGAN SIMULASI METODE ELEMEN HINGGA

TUGAS AKHIR DESAIN PROGRESSIVE DIES PROSES PIERCING DAN BLANKING ENGSEL UNTUK KOMPONEN KURSI LIPAT RULY SETYAWAN NIM

LAPORAN TUGAS AKHIR PERHITUNGAN KEAUSAN PIN PADA SISTEM KONTAK SLIDING PIN-ON-DISC MENGGUNAKAN METODE ANALITIK DAN METODE ELEMEN HINGGA

LAPORAN TUGAS AKHIR PREDIKSI KEAUSAN KONTAK ANTARA STATIONARY PIVOT DAN PIN JOINT MENGGUNAKAN METODE ELEMEN HINGGA

SIMULASI KONTAK PADA SAMBUNGAN TULANG PINGGUL BUATAN MENGGUNAKAN METODE ELEMEN HINGGA

BAB 3 METODELOGI PENELITIAN

MODIFIKASI DESAIN MODEL DIE CUSHION PADA MESIN PRESS CERLEI MENGGUNAKAN METODE VDI 2221 DI PT.XXX

BAB I PENDAHULUAN. terbuat dari beton, baja atau keduanya tidak lepas dari elemenelemen. pelat, kolom maupun balok kolom. Masing-masing elemen

Penentuan Kondisi Kelonggaran Cetakan Optimum Pada Pemotongan Logam Plat Menggunakan Deform2D dan Pendekatan Analisis Ragam (ANOVA)

Desain dan Penentuan Lokasi Pembebanan Pendulum Alat Uji Impak Untuk Pengujian Produk Hasil Las Gesek Rotary Bar-Plate

BAB III OPTIMASI KETEBALAN TABUNG COPV

Laporan Praktikum MODUL C UJI PUNTIR

Mesh Generation untuk Permukaan Die dan Punch dengan Program Fortran

ANALISIS ANGKA KEAMANAN (SF) LERENG SUNGAI CIGEMBOL KARAWANG DENGAN PERKUATAN PILE DAN SHEET PILE SKRIPSI

KARAKTERISTIK MEKANIK LOGAM

BAB I PENDAHULUAN. tinggi,menyebabkan pengembangan sifat dan karakteristik aluminium terus

Analisis Kekuatan dan Deformasi Piston Mesin Bensin-Bio Etanol dan Gas dengan Injeksi Langsung untuk Kendaraan Nasional dengan Simulasi Numerik

PEMODELAN NUMERIK METODE ELEMEN HINGGA NONLINIER STRUKTUR BALOK TINGGI BETON BERTULANG ABSTRAK

DAFTAR ISI KATA PENGANTAR

ABSTRAK. Optimisasi Proses Freis dengan Nicholas Baskoro. Program Studi Teknik Mesin Fakultas Teknologi Industri Institut Teknologi Bandung

V. HASIL DAN PEMBAHASAN

STUDI SPRINGBACK PADA KASUS PLAT TEKUK DENGAN MENGGUNAKAN SOFTWARE BERBASIS METODE ELEMEN HINGGA

Jurnal Flywheel, Volume 1, Nomor 2, Desember 2008 ISSN :

TUGAS SARJANA CHRYSSE WIJAYA L2E604271

Pengaruh ketebalan terhadap akurasi persamaan Rosenthal untuk model analitik distribusi suhu proses pengelasan Djarot B. Darmadi

METODOLOGI PENELITIAN

Abstrak. Kata kunci: Hydrotest, Faktor Keamanan, Pipa, FEM ( Finite Element Method )

Laporan Tugas Akhir Analisis Pondasi Jembatan dengan Permodelan Metoda Elemen Hingga dan Beda Hingga BAB III METODOLOGI

TUGAS SARJANA STUDI PENGARUH KOEFISIEN GESEK PADA KONTAK SLIDING ANTARA SILINDER DENGAN FLAT MENGGUNAKAN METODE ELEMEN HINGGA.

Simulasi Proses Active Hydro-Mechanical Drawing dengan Menggunakan Metode Elemen Hingga pada Material Aluminium AlMg 3

REKAYASA GEOTEKNIK DALAM DISAIN DAM TIMBUNAN TANAH

BAB 1 PENDAHULUAN. 1. Perencanaan Interior 2. Perencanaan Gedung 3. Perencanaan Kapal

OPTIMASI MULTI RESPON DENGAN MENGGUNAKAN METODE TAGUCHI-GREY PADA PROSES FOAMING PRODUK SPONGE SHEET SLAA UNTUK MENURUNKAN BIAYA KERUGIAN

KUAT TARIK BAJA 2/4/2015. Assalamualaikum Wr. Wb.

tugas akhir Teknik Mesin Institut Teknologi Sepuluh Nopember 2012

SIMULASI PROSES BACKWARD EKSTRUSION PADA PEMBUATAN KOMPONEN PISTON

ANALISIS PENGARUH RAKE ANGLE TERHADAP DISTRIBUSI TEGANGAN PADA EXCAVATOR BUCKET TEETH MENGGUNAKAN METODE ELEMEN HINGGA

BAB 3 METODELOGI PENELITIAN

SIMULASI NUMERIK BENTURAN DUA STRUKTUR TIGA DIMENSI DIBAWAH BEBAN DINAMIK TESIS MAGISTER. oleh : SUDARMONO

LAMPIRAN A. Tabel A-1 Angka Praktis Plat Datar

Laporan Praktikum Laboratorium Teknik Material 1 Modul A Uji Tarik

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Kelapa sawit sebenarnya sudah ada sejak zaman panjajahan Belanda ke

Optimasi Proses Sand Blasting Terhadap Laju Korosi Hasil Pengecatan Baja Aisi 430

PERANCANGAN MEKANISME ALAT ANGKUT KAPASITAS 10 TON TESIS

PENGARUH PROFIL PIN DAN TEMPERATUR PREHEATING TERHADAP SIFAT MEKANIK DAN STRUKTUR MIKRO SAMBUNGAN MATERIAL AA5052-H32 FRICTION STIR WELDING

NASKAH PUBLIKASI TUGAS AKHIR ANALISIS BUCKLING TERHADAP TABUNG PLAT TIPIS MENGGUNAKAN METODE ELEMEN HINGGA

I. PENDAHULUAN. Perkembangan teknologi telah merubah industri manufaktur menjadi sebuah

BAB I PENDAHULUAN. 1 Universitas Indonesia. Pengaruh titanium..., Caing, FMIPA UI., 2009.

Optimasi Desain Tata Letak Fixture dengan Menggunakan Algoritma Genetika

DECIDING THE OPTIMUM SPOKE ANGLE OF MOTORCYCLE CAST WHEEL USING FINITE ELEMENT APLICATION AND PUGH S CONCEPT SELECTION METHOD

BAB 2 TINJAUAN KEPUSTAKAAN

ANALISA P Collapse PADA GABLE FRAME DENGAN INERSIA YANG BERBEDA MENGGUNAKAN PLASTISITAS PENGEMBANGAN DARI FINITE ELEMENT METHOD

UNIVERSITAS INDONESIA PENGARUH DERAJAT DEFORMASI TERHADAP STRUKTUR MIKRO, SIFAT MEKANIK DAN KETAHANAN KOROSI BAJA KARBON AISI 1010 TESIS

ANALISA KEGAGALAN POROS DENGAN PENDEKATAN METODE ELEMEN HINGGA

MULTIRESPON PCR-TOPSIS

Transkripsi:

Jurnal Rekayasa Mesin Vol.5, No. Tahun : 79-8 ISSN 6-68X Optimasi Proses Multi-Pass Equal Channel Angular Pressing dengan Komputer Moch. Agus Choiron, Khairul Anam, Totok Tri Prasetyo Jurusan Teknik Mesin, Universitas Brawijaya Jl. MT. Haryono 67, Malang 655 Indonesia E-mail: agus_choiron@ub.ac.id Abstract UFG (Ultra-fine grained) material is a material with a grain size between nm to nm were developed to improve the quality of the material microstructure byreducing the grain size. Equal Channel Angular Pressing (ECAP) is a method to produce the UFG material by utilizing the shear stress on the material. Shear stress distribution in the material as it passes through the channel intersection is important to investigate so that it can be known the die design that can produce a uniform shear stress distribution in the material. In this study, computer simulation of multi-pass ECAP is carried out as the initial prediction for reducing the trial- error ECAP process. Multi-pass ECAP process is modeled with software based on Finite Element Method (FEM). Optimization is done with L9 Taguchi which parameters arenumber of pass, angle of intersection, outer fillet, and friction coefficient. By measuring the distribution of shear stress and plastic strain on the model will be generated optimization of multi-pass ECAP process.in the present study, the optimum setting for equal channel angular pressing prosses are pass of 6,intersection angle of 9 o, outer fillet radii of mm and coefficient friction of,. Keywords: ECAP, multi-pass, Taguchi method, shear stress, plasticstrain. PENDAHULUAN Penyempurnaan butiran (grain refinement) adalah salah satu teknik yang digunakan untuk menghasilkan butiran yang halus pada logam sehingga kekuatan dan keuletan pada logam tersebut akan meningkat. Salah satu metode yang paling efektif dalam grain refinement adalah deformasi plastis yang menyeluruh (severe plastic deformation, SPD) pada logam []. Severe plastic deformation merupakan sebuah prosedur pembentukan logam dimana grain refinement terbentuk karena adanya regangan yang tinggi pada logam []. Dari beberapa proses dalam severe plastic deformation, equal channel angular pressing (ECAP) adalah proses yang paling sering digunakan untuk menghasilkan struktur butir yang sangat halus pada logam dan paduan tanpa mengubah bentuk atau dimensinya. Halusnya struktur butir ini akan berpengaruh pada kekuatandan keuletan pada billet (logam atau paduan yang digunakan dalam proses ECAP) []. Proses ECAP ini sangat cocok digunakan pada paduan aluminium karena mampu menghasilkan butiran yang sangat halus mencapai - 5 nm. Konfigurasi dari proses ECAP ditunjukkan oleh Gambar. Gambar. Konfigurasi dari proses ECAP. Software yang berbasis elemen hingga 79

Jurnal Rekayasa Mesin Vol.5, No. Tahun : 79-8 ISSN 6-68X merupakan sebuah alat yang cocok untuk menganalisa dan memahami perilaku dan deformasi logam yang terjadi pada proses ECAP. Selain itu distribusi tegangan dan regangan pada logam setelah dilakukan proses ECAP bisa ketahui. Banyak penelitian tentang proses ECAP yang memanfaatkan software yang berbasis elemen hingga. Seperti penelitian tentang pengaruh koefisien gesek antara billet dan die pada proses ECAP [], penelitian tentang pengaruh jari-jari luar die pada proses ECAP dengan menggunakan software berbasis elemen hingga [], dan penelitian pengaruh jari-jari luar dan temperatur pada billet dan die pada proses ECAP [5]. Dari penelitian sebelumnya, proses ECAP dilakukan dengan proses multi-pass, sedangkan simulasi komputer yang dikembangkan selama ini masih memanfaatkan satu-pass. Agar optimasi proses ECAP dapat memberikan prediksi awal yang mendekati hasil eksperimen, maka penting dilakukan simulasi komputer multipass ECAP sehingga mampu mengurangi proses trial-error. Optimasi proses dilakukan dengan metode Taguchi, dengan cara mengukur distribusi tegangan geser dan regangan plastis yang dihasilkan dari simulasi komputer pada model. terangkum dalam Tabel. Jari-jari fillet dalam yang digunakan adalah. mm sedangkan rute yang digunakan adalah rute C yaitu billet diputar sebesar 8 o di setiap pass. permodelan ECAPdengan variasi jumlah step, sudut belokan, fillet luar dan koefisien gesek ini dilakukan dengan menggunakan perbandingan tegangan geser dan regangan plastis pada masing-masing variasi. Dalam penelitian ini, nilai tegangan geser dan regangan plastis diamati di bagian tengah billet dengan titikpengamatan seperti terlihat pada Gambar. METODE PENELITIAN Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimental semu yaitu metode simulasi dengan menggunakan software yang berbasis elemen hingga. Pemodelan yang digunakan adalah pemodelan -dimensi (D). Hal ini dikarenakan geometri billet, die dan punch memiliki kesamaan ukuran pada salah satu sumbu yaitu sumbu z. Billet yang digunakan pada penelitian ini memiliki ukuran 5x5x5 mm yang terbuat dari bahan Aluminium AA5 (Al AA5). Tabel. Material properties Al AA5 Material Modulus Elastisitas, E(GPa) Poisson's Ratio, v Al AA5 7. Material properties Al AA5 Gambar. Titik pengambilan data pada billet. Metode yang digunakan dalam optimasi proses adalah metode Taguchi. Metode Taguchi adalah metode yang sistematis dan efisien dalam mendesain sebuah produk maupun optimasi sebuah proses. Hal ini dikarenakan, metode Taguchi mencakup penyederhanaan rancangan penelitian dan studi kelayakan dari berbagai parameter sehingga waktu dan biaya bisa diminimalisasi. Metode Taguchi menyajikan rancangan penelitian berupa matriks ortogonal yang memberikan kombinasi yang berbeda dari parameter-parameter yang digunakan untuk setiap percobaan. Setelah itu, dari beberapa parameter dan level yang digunakan, 8

Jurnal Rekayasa Mesin Vol.5, No. Tahun : 79-8 ISSN 6-68X dilakukan simulasi dengan menggunakan software berbasis elemen hingga untuk memverifikasi pengaruh dari parameterparameter yang digunakan dalam mendesain sebuah produk maupun optimalisasi sebuah proses. Desain eksperimen pada metode Taguchi dilakukan dalam tahapan yaitu menentukan jumlah level setiap faktor dan memilih matriks orthogonal. Faktor-faktor yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari jumlah pass, sudut belokan (intersection angle), jari-jari fillet luar dan koefisien gesek material. Jumlah level dari masing-masing faktor terangkum dalam table. Tabel. Faktor dan level yang dipilih dalam proses ECAP Faktor Jumlah Step 6 Sudut Belokan 9 Fillet Luar.5 Koefisien Gesek.5.75. Tabel. Matriks Orthogonal L9( ) Parameter/ A B C D 9.5.5.75. 9.5. 5.5 6.75 7 6 9.75 8 6. 9 6.5.5 Matriks standar untuk eksperimen dengan jumlah level adalah: L9( ), L7( ) dan L8( ). Matriks orthogonal yang dipilih adalah matriks yang memiliki nilai derajat kebebasan sama atau lebih besar dari nilai derajat kebebasan eksperimen. Dipilih matriks orthogonal L9( ) dengan derajat kebebasan: Le(k f ) = L9( ) =(banyak faktor) x (banyak level = -) = x (-) = 8 Dimana: L : rancangan bujur sangkar latin e : banyaknya baris atau eksperimen k : banyaknya level f : banyaknya kolom atau faktor Matriks orthogonal yang digunakan dalam penelitian ini terangkum dalam tabel. HASIL DAN PEMBAHASAN Nilai tegangan geser dan regangan plastis di masing-masing titik pengambilan data terangkum pada Tabel dan Tabel 5. Tabel. Nilai tegangan geser di masingmasing titik pengambilan data Ke- Tegangan Geser.95.7.77 -.77.69 -.69 -.75 -.777 -.56.75.56 -. 5 -.99 -.556-6.88 6-5.6 -.89 -.757 7.76.986.87 8.559 -.87. 9.56.9 -.68 Dari Tabel dan 5 dilakukan perhitungan kontribusi faktor utama yang terdiri dari jumlah step, sudut belokan, jari-jari fillet luar dan koefisien gesek di masingmasing titik pengambilan data untuk mendapatkan setting optimum dari proses multi-pass ECAP. Untuk mendapatkan setting optimum dari proses multi-pass ECAP, pemilihan setting tergantung dari karakteristik kualitas dari tegangan geser dan regangan plastis yaitu larger is better. Hal ini dikarenakan, semakin tinggi nilai tegangan geser dan regangan plastis akan meningkatkan tegangan yield pada billet, sehingga kekuatan dan keuletan juga akan meningkat. 8

Jurnal Rekayasa Mesin Vol.5, No. Tahun : 79-8 ISSN 6-68X Tabel 5. Nilai regangan plastis di masingmasing titik pengambilan data Ke- Regangan Geser.6.589.8.899.789.7.967.5.979.895.7.55 5.7.85. 6.5.9.7 7.8 5.98.767 8. 5.957.589 9.57.597.76 Kontribusi faktor utama terhadap tegangan geser dan regangan plastis pada masing-masing titik pengambilan data ditunjukkan pada Gambar, dan 5. - - Gambar. Kontribusi faktor utama terhadap pada titik Dari Gambar dapat dilihat bahwa pada titik pengambilan adalah ABCD. Gambar menunjukkan bahwa setting optimum dari proses ECAP untuk A B C D mendapatkan regangan plastis yang tinggi sehingga ukuran butiran yang dihasilkan semakin halus adalah ABCD. Dari pengaruh kontribusi faktor koefisien gesek terlihat perbedaan terhadap tegangan geser dan regangan plastis. Namun, dari Gambar menunjukkan bahwa pengaruh koefisien gesek terhadap regangan plastis tidak berpengaruh secara signifikan. - 6 6 Gambar. Kontribusi factor utama terhadap pada titik Dari Gambar dapat dilihat bahwa pada titik pengambilan adalah ABCD. Sedangkan dari Gambar dapat dilihat bahwa setting optimum dari proses ECAP agar mendapatkan regangan plastis yang tinggi agar ukuran butiran yang dihasilkan semakin halus adalah ABCD. Dari Gambar 5 dapat dilihat bahwa pada titik pengambilan adalah ABCD. Gambar 5 menunjukkan bahwa setting optimum dari proses ECAP agar mendapatkan regangan plastis yang tinggi agar ukuran butiran yang dihasilkan semakin halus adalah ABCD. 8

Jurnal Rekayasa Mesin Vol.5, No. Tahun : 79-8 ISSN 6-68X - - -5 Gambar 5. Kontribusi factor utama terhadap pada titik Dari gambar, dan 5 terlihat bahwa bagian billet paling luar sangat dipengaruhi oleh jumlah pass dan koefisien gesek antara billet dan dies.padabillet bagian dalam terlihat bahwa distribusi tegangan geser dan regangan plastis sangat dipengaruhi oleh beban yang diberikan kepada billet. Besarnya beban yang diberikan kepada billet sangat dipengaruhi jari-jari fillet luar dan sudut belokan. Secara keseluruhan setting optimum dari proses multipass ECAP adalah ABCD, dimana setting optimum A memberikan arti bahwa jumlah step yang digunakan adalah 6 step, setting optimum B memberikan arti bahwa sudut belokan atau sudut intersection yang digunakan adalah 9 o, setting optimum C memberikan arti jari-jari fillet luar akan optimal pada jari-jari mm dan setting optimum D memberikan arti bahwa koefisien gesek yang digunakan sebesar,. KESIMPULAN Dari hasil investigasi proses multi-pass ECAP pada penelitian ini, maka dapat disimpulkan bahwa setting optimum dari proses multipass ECAP adalah ABCD yaitu jumlah step sebanyak 6, sudut intersection sebesar 9 o, jari-jari fillet luar sebesar mm dan koefisien gesek,. Meningkatnya distribusi tegangan geser dan regangan plastis pada billet akan meningkatkan tegangan yieldnya, sehingga kekuatan dan keuletan material juga akan meningkat. DAFTAR PUSTAKA [] Saravanan, M., Pillai, R. M., Pai, B. C., Brahmakumar, M. dan Ravi, K. R., Equal channel angular pressing of pure aluminium analysis, Bull.Material Sci., Vol.9, No.7, 679 68. [] Jin, Y. G., Son, I. H., Kang, S. H. dan Im, Y. T., 9, Three-dimensional finite element analysis of multi-pass equal channel angular extrusion of aluminium AA5 with split dies, Material Science and Engineering A., Vol.5, 5 55. [] Basavaraj, P. V., Chakkingal, U. dan Kumar, T. S. P., 8, Influence of friction in equal channel angular pressing-a study with simulation, Metal, Vol.5 [] Basavaraj, P. V., Chakkingal, U. dan Kumar, T. S. P.,, Influence of outer corner radius in equal channel angular pressing, World Academy of Science, Engineering and Technology., Vol. 8, 7 7. [5] Hesam, G., Ali, S., Mohammad Sadegh, H. N., Fatemeh, A. dan Mehrdad, A.,, Modifying equal channel angular pressing (ECAP) for Cu-Al-Ni shape memory alloys processing, IPCBEE., Vol., 7 75. 8