STRATEGI DASAR PROMKES

dokumen-dokumen yang mirip
Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Komisi I DPR RI

ADVOKASI KESEHATAN Waktu : 45 Menit Jumlah soal : 30 buah

1. Lobi politik (political lobiying)

Pendidikan & Promosi Kesehatan

Kerangka Kerja Terpadu. Untuk ADVOKASI KEBIJAKAN

TIM PENGGERAK PKK PROV. JATENG PERAN PKK DALAM PROGRAM KB DAN KESEJAHTERAAN KELUARGA DI PROV. JATENG

STRATEGI DALAM PENDEKATAN PROMOSI KESEHATAN

Langkah-Langkah Advokasi

BAB VII PENUTUP. a. Terjadi pengurangan proporsi anggaran APBD untuk kegiatan program gizi

ADVOKASI KESEHATAN. Disusun untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Promosi dan Advokasi Gizi. Dosen Pengampu: Nuryanto S.Gz, M.Gizi.

PERATURAN MENTERI KEHUTANAN REPUBLIK INDONESIA Nomor : P.5/Menhut-II/2012 TENTANG

ANGGOTA DPRD. Pembekalan Anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Selayar MEP-UGM, 5 September Dr. Wahyudi Kumorotomo, MPP

KEBIJAKAN DASAR PUSKESMAS (Kepmenkes No 128 th 2004) KEBJK DSR PUSK

Latar Belakang Semua Keluarga Ikut KB

POKOK BAHASAN VII Advokasi Kebijakan Publik

PUSKESMAS 3 April 2009

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN. Berdasarkan deskripsi, analisis dan pembahasan hasil penelitian, pada

P E N D E K A T A N & S T R A T E G I A D V O K A S I

PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 42 TAHUN 2013 TENTANG GERAKAN NASIONAL PERCEPATAN PERBAIKAN GIZI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

MENTERI DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI NOMOR 13 TAHUN 2011 TENTANG

PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 42 TAHUN 2013 TENTANG GERAKAN NASIONAL PERCEPATAN PERBAIKAN GIZI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

BUKU PANDUAN SKILL LAB FK UNISSULA

MENTERI DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI NOMOR 13 TAHUN 2011 TENTANG

BAB IV RENCANA AKSI DAERAH PENGURANGAN RESIKO BENCANA KABUPATEN PIDIE JAYA TAHUN

PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 42 TAHUN 2013 TENTANG GERAKAN NASIONAL PERCEPATAN PERBAIKAN GIZI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

ANALISIS KEPUTUSAN & IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENGOBATAN GRATIS DI KAB. SUMBAWA BARAT PROPINSI NTB TAHUN 2008

RANCANGAN PEMANTAUAN DAN PENLAIAN

Australia Awards Indonesia

A d v o k a s i K e s e h a t a n F a k u l t a s K e s e h a t a n M a s y a r a k a t U n i v e r s i t a s I n d o n e s i a S E S I 2

1. Peran individu dalam organisasi olahraga. 2. Menjelaskan tentang perilaku organisasi.

TUJUAN PEMBELAJARAN A. TUJUAN PEMBELAJARAN UMUM

Kegiatan Hubungan Masyarakat

Proses Perencanaan Advokasi 1

PERENCANAAN DAN PENGGERAKAN PELAKSANAAN TINGKAT PUSKESMAS REIN MATONDANG OCTAVIANA PUSPARANI ESTHER JUNITA DJARI

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

INSTRUKSI PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 6 TAHUN 2009 TENTANG PENGEMBANGAN EKONOMI KREATIF PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

PELAYANAN KESEHATAN KERJA DI PUSKESMAS

REVIEW ILMU ADM NEGARA

GERAKAN MASYARAKAT HIDUP SEHAT (GERMAS)

PUSKESMAS. VISI Tercapainya Kecamatan sehat menuju terwujudnya Indonesia Sehat 2010

ANALISIS FORMULASI DAN IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PERATURAN DAERAH NOMOR 7 TAHUN 2008 TENTANG INISIASI MENYUSU DINI DAN ASI EKSKLUSIF KABUPATEN KLATEN

PERATURAN DAERAH PROVINSI SUMATERA SELATAN NOMOR 7 TAHUN 2011 TENTANG TATA CARA PENYUSUNAN DAN PENGELOLAAN PROGRAM LEGISLASI DAERAH

SISTEM PENGANGGARAN PEMERINTAH

STRATEGI PEMBENTUKAN DAN PENDAMPINGAN POSDAYA

BAB IV STRATEGI UNTUK KEBERLANJUTAN LAYANAN SANITASI KOTA

INSTRUKSI PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 6 TAHUN 2009 TENTANG PENGEMBANGAN EKONOMI KREATIF PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

IV. GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN. A. Gambaran umum Badan Koordinasi Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan (BKKB dan PP)

KERANGKA ACUAN PROMOSI KESEHATAN

SEJARAH PUSKESMAS Puskesmas

- 1 - PEMERINTAH PROVINSI JAWA TIMUR PERATURAN DAERAH PROVINSI JAWA TIMUR NOMOR 2 TAHUN 2011 TENTANG PEMBENTUKAN PERATURAN DAERAH PROVINSI JAWA TIMUR

PANDUAN OPERASIONAL PENGEMBANGAN JEJARING USAHA KELEMBAGAAN PETANI

Evaluasi pelatihan kepala dinas kesehatan kabupaten/kota

Rencana kerja Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Kabupaten Sumbawa Tahun 2017 disusun sebagai bahan acuan penyelenggaraan program dan

BAB 1 PENDAHULUAN. di Indonesia sangatlah beragam baik jenis maupun skalanya (magnitude). Disamping

BAB III STRATEGI PERCEPATAN PEMBANGUNAN SANITASI

KEBIJAKAN DAN STRATEGI PENANGGULANGAN GANGGUAN INDERA PENGLIHATAN DAN KEBUTAAN

Strategi perencanaan pembangunan nasional by Firdawsyi nuzula

BAB III STRATEGI PERCEPATAN PEMBANGUNAN SANITASI

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI NEGARA PEMBERDAYAAN PEREMPUAN REPUBLIK INDONESIA,

V. KESIMPULAN DAN REKOMENDASI

HEALTH CARE REGULATION (Nihal Hafez, 1997)

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/ Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (BAPPENAS)

SASARAN & INDIKATOR ADVOKASI

BAB II GAMBARAN PELAYANAN SEKRETARIAT DPRD

Alat-alat Advokasi. Teknik Penilaian/Penaksiran Analisis Stakeholder Pengemasan dan Penyampaian Informasi Teknik Persuasi.

KEBIJAKAN PEMBANGUNAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK: SERTA TANTANGAN TAHUN 2019

Berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Malang No. 1 Tahun 2008 tentang Organisasi Perangkat Daerah, sebagaimana telah diubah keempat kalinya dengan

PENGUATAN YANKES DI DTPK MELALUI PROGRAM INDONESIA SEHAT DENGAN PENDEKATAN KELUARGA

Smile Indonesia LOBI LO DAN NEGO DAN SIASI NEGO

KEMENTERIAN KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA REPUBLIK INDONESIA Menuju Masyarakat Informasi Indonesia

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAH (LAKIP) BAGIAN HUMAS SETDA KABUPATEN KUDUS TAHUN 2013

RENCANA KINERJA TAHUNAN KEGIATAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN PROMOSI KESEHATAN TAHUN 2015

PROSES KADERISASI DEWAN PIMPINAN CABANG (DPC) PARTAI AMANAT NASIONAL KOTA BANDAR LAMPUNG =====================================================

SURVEILANS EPIDEMIOLOGI

Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kab. Banyuwangi 1

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang

PERATURAN MENTERI NEGARA PEMBERDAYAAN PEREMPUAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 3 TAHUN 2008 TENTANG PEDOMAN PELAKSANAAN PERLINDUNGAN ANAK

MEKANISME PENGELOLAAN PIK REMAJA/MAHASISWA DRS. ABD. HARIS ISMAIL. KABID. KS / PK BKKBN Provinsi Gorontalo

ARAH KEBIJAKAN KEGIATAN FASILITASI KEWASPADAAN NASIONAL

MENGENALI DAN MEMAHAMI PENGARUSUTAMAAN GENDER (PUG) DALAM PEMBANGUNAN YURNI SATRIA

BAGIAN-BAGIAN LAIN BAGAN ARUS ADVOKASI TERPADU

KIE - KESEHATAN REPRODUKSI OLEH : DR. DIFFAH HANIM, DRA. M.SI

PELATIHAN VOCATIONAL BAGI KELOMPOK STRATEGIS

PENDIDIKAN GIZI DAN ILMU KESEJAHTERAAN KELUARGA

Advokasi Kebijakan Publik. Divisi Investigasi dan Publikasi Indonesia Corruption Watch

ADOVOKASI MEDIA (MEDIA ADVOCACY)

RENCANA AKSI KEGIATAN PROMOSI KESEHATAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT

LOGICAL FRAMEWORK ANALYSIS (LFA) KONSIL LSM INDONESIA HASIL PERENCANAAN STRATEGIS MARET 2011

BAB VI PENGORGANISASIAN MASYARAKAT

STATUTA FORUM PENGURANGAN RISIKO BENCANA JAWA BARAT PEMBUKAAN

Transkripsi:

STRATEGI DASAR PROMKES OLEH: AYU RAI 1

3 STRATEGI DASAR PROMKES 1 ADVOKASI (A) KEMI TRAAN 3 GERAKAN PEMBER DAYAAN (G) 2 BINA SUASANA (B) MASY. TAHU, MAU DAN MAMPU MELAKSA NAKAN PERILAKU SEHAT 2

3

PENGERTIAN ADVOKASI Suatu usaha sistematik & terorganisasir untuk mempegaruhi dan mendesak terjadinya perubahan dalam kebijakan publik secara bertahap maju & semakin baik Bukan revolusi, lebih merupakan suatu usaha perubahan sosial melalui semua saluran dan piranti demokrasi perwakilan, proses-proses politik & legislasi yang terdapat dalam sistem yang berlaku 4

PENGERTIAN ADVOKASI lanjutan.. Meletakkan korban kebijakan sebagai subyek utama Boleh menjadi alat siapa saja yang ingin memperjuang kan perubahan kebijakan untuk tegaknya keadilan sosial Bermain dalam arena politik tanpa harus menjadi politisi Membutuhkan daya cipta dan imajinasi yang tinggi, terutama dalam kegiatan loby, kampanye, pengerahan aksi massa 5

ADVOKASI ADALAH PROSES KOMUNIKASI YG TERENCANA UNTUK MENDAPAT DUKUNGAN DAN KEPUTUSAN UNTUK PEMECAHAN MASALAH MERUPAKAN SUATU ILMU & SENI, DARI SUDUT PANDANG KEILMUAN TIDAK ADA FORMULA BAKU KEBERHASILANNYA DIPEROLEH BILA DIRENCANAKAN SECARA SISTEMATIS 6

APAKAH ADVOKASI ITU? Upaya / proses yang bijak Untuk memperoleh dukungan Menggunakan informasi tepat dan akurat 7

ADVOKASI, SOSIALISASI, PEMBERDAYAAN DAN MOBILISASI ADVOKASI SOSIALISASI PEMBERDAYAAN MOBILISASI PEMBUAT KEBIJAKAN ORGANISASI/ TOKOH MASY ORGANISASI/ TOKOH MASY MASYARAKAT UMUM KEPEDULIAN, TINDAKAN PEMAHAMAN, TINDAKAN KEMAMPUAN, PERILAKU TINDAKAN,KE BERSAMAAN DUKUNGAN KETERLIBATAN KEMANDIRIAN GERAKAN MASY. 8

MENGAPA PERLU ADVOKASI KESEHATAN? Eksekutif Cara pangdang Terhadap Kesehatan Legislatif Kebijakan publik SK,Hukum/Regulasi,Pajak, Harga,Investasi, dsb Pemahaman Masalah Kesehatan masyarakat Proses Politik Komitmen thd Masalah Kesehatan masyarakat 9

TUJUAN ADVOKASI Adanya ketertarikan utk mengatasi masalah Adanya pemahaman/ kesadaran thd masalah Adanya kemauan/ kepedulian alternatif solusi Adanya Komitmen dan dukungan : Kebijakan, Sumber daya, Kemudahan, Keikutsertaan Dll Adanya tindakan nyata : solusi masalah Adanya Tindak lanjut kegiatan 10

PELAKU DAN SASARAN ADVOKASI PELAKU : Pakar, pejabat yang berwenang, Perg. Tinggi, Media massa Swasta, Org. profesi Org. masy/agama, LSM Tokoh publik, Dll SASARAN: Pengambil keputusan, Pembuat kebijakan, Pembuat opini, Penyusun draft, Dll SEPERTI : DENGAN SYARAT : Peduli kesehatan, Paham masalah Berkemampuan Dipercaya / Dihormati Tidak tercela, dll Unsur Pemerint., DPR/DPRD Pengusaha, Penyandang Dana Media massa Org.profesi, Org.masy/agama, LSM Tokoh publik, Klp. Potensial Penentang/lawan, Dll. 11

DIMANA DAN KAPAN ADVOKASI Tatanan formal : rapat, seminar, konferensi, semiloka, telekonferensi. Tatanan informal : pertemuan umum dan khusus, festifal, event olah raga, di rumah, reuni, arisan, pertemuan keluarga dll. Secara langsung: komunikasi langsung dalam rapat, surat, email, telepon, fax, dll Secara tdk langsung: komunikasi melalui kolega, teman, keluarga, sekutu/kelompok 12

PROSES ADVOKASI Kata kunci : Pendekatan yang bijak (pas/sesuai, cara yang baik dan benar, sesuai sikon), Langkah pokok : Strategi : Membangun kepercayaan (Menyamakan persepsi, menjalin jaringan/ kemitraan/kerjasama dan mengembangkannya lebih lanjut) Definisikan isu strategis Menentukan tujuan advokasi Mengembangkan pesan advokasi Penggalangan sumberdaya termasuk dana Mengembangkan rencana kerja 13

ISU STRATEGIS PENINGKATAN KAPASITAS KELEMBAGAAN DAN DESENTRALISASI ISU PEMERCAYA 1. Sikda Pst Data & Informasi, Pemda, Dinkes, BPS 2. Sistem Pembiayaan Biro Keu & Perlengkp Pemda, Dinkes, DPRD 3. Manajemen SDM Pusgunakes, Pemda, Dinkes 4. P2KT Biro Perenc & Anggaran, Pemda, Bapeda, Dinkes, DPRD 5. Manajemen srtategic PuskaBangKes, Pemda, Dinkes KEG. ADVOKASI 14

Kerangka isu pilihan Kriteria untuk memilih isu-isu Nilai T S R Isu tersebut mempengaruhi banyak orang Isu tsb mempunyai pengaruh yang besar terhadap program kesehatan Isu tersebut sesuai dengan misi/mandat organisasi anda Isu tersebut sesui dengan tujuan pembangunan berwawasan kesehatan Isu tersbut dapat dipertanggungjaawabkan dengan intervensi advokasi Isu tersbut dapat memobilasasi secara besar para mitra dan pihak berwenang lainnya Total nilai T: Tinggi, S : Sedang, R : Rendah 15

Menentukan Tujuan Advokasi Realistis, artinya bisa dicapai bukan angan-angan Jelas dan dapat diukur Tentukan isu yang akan disampaikan Siapa sasaran yang akan diadvokasi Seberapa banyak perubahan yang diharapkan Berapa lama dan dimana advokasi dilakukan 16

Mengembangkan pesan advokasi Perpaduan ilmu pengetahuan dan sosbud dan seni Berisi fakta dan data yang akurat Harus mampu membangkitkan emosi Harus mampu mempengaruhi para penentu kebijakan 17

7 Kriteria untuk pesan advokasi Kembangkan satu isu/ide Buatlah pesan yang mudah, sederhana & jelas serta relevan Pesan dapat dipercaya (data dan fakta akurat) Tindakan yang dilakukan harus memberi keuntungan bagi penentu kebijakan Pesan harus konsisten Pesan harus menyentuh akal dan rasa, membangkitkan kebutuhan nyata Pesan harus mendorong penentu kebijakan untuk bertindak 18

Membuat pesan advokasi yang efektif S = Statement/pernyataan E = Evidence/fakta E = Example/contoh yg menyentuh A = Advocacy action/tindakan advokasi 19

5 dari 10 anak kekurangan gizi vit A/garam beryodium, mengancam kederdasan anak bangsa 43 juta anak Indonesia usia 0 14 th tinggal dengan Perokok. Merokok menyebabkan kematian karena kanker paru SETIAP 2 jam, ibu bersalin meninggal Tiap 5 menit seorang bayi meninggal Biaya penanggulangan penyakit yg disebabkan rokok memakan biaya 54,1 trilyun rupiah, sedangkan biaya Depkes hanya 2,913 trilyun rupiah/tahun 20

Issu Strategis : 40% murid kelas VI SD di Kab A di daerah perbukitan tidak lulus ujian Tujuan umum : Angka kelulusan murid kelas VI SD di Kab A mencapai 85% di tahun 2009 Tujuan khusus: Meningkatnya cakupan konsumsi garam yodium di tatanan RT dan Sekolah Dasar di Kab A mencapai 90% di tahun 2006 21

MENYIAPKAN BAHAN ADVOKASI Sesuai kelompok sasaran Memuat masalah & alternatif mengatasinya Meliputi 5 W dan 1 H KATA KUNCI : Bahan akurat, tepat, lengkap, menarik Memuat peran yg diharapkan dalam solusi masalah Pertimbangan waktu dan tempat Ada data pendukung, gambar/ bagan Dikemas menarik, ringkas, jelas, mengesankan 22

Penggalangan Sumber Daya & Dana Kata kunci : Ilmu sapu lidi Kegiatannya : Ciptakan dan perluas jejaring Mobilisasi sumber daya 23

Mengembangakan Rencana Kerja Kegiatan Tugas pokok dan Fungsi para pelaksana Jangka waktu/jadwal Sumber daya yang dibutuhkan Menyusun POA 24

HASIL YANG DIHARAPKAN Adanya kedekatan Dukungan : Kebijakan, Sumber-daya, Fasilitas/kemudahan, Keterlibatan langsung Adanya kepercayaan Adanya kepedulian 25

Indikator keberhasilan Adanya SK, MOU, surat edaran, intruksi, himbauan, fatwa, kesepakatan/kebulatan tekad, naskah kerjasama bidang kesmas. Adanya peningkatan anggaran untuk kegiatan sikda, sistem pembiayaan, manajemen SDM, P2KT, manajemen strategik dari DPRD dan direalisasikan di APBD tahunan Adanya jadwal koordinasi (termasuk pertemuan reguler/teratur), pemantauan & penilaian antar DPRD dan Pemda Perubahan kebijakan, pelaksanaan dalam bidang kesehatan masyarakat Perbaikan status kesehatan masyarakat (jangka panjang) 26

Persyaratan untuk advokasi Dipercaya (credible) Layak (Feasible) Memenuhi Kebutuhan Masyarakat (Relevan) Penting (Urgen) Prioritas tinggi (Higher Priority) 27

Bagaimana melakukan Advokasi < Pemantauan/monitoring Persiapan & Pelaksanaan Kumpulan data/info/kebijakan Analisis kebijakan/data/info Bentuk Jejaring inti Kesehatan masyarakat Pilih isu strategis Kemas semenarik mungkin Identifikasi Pemercaya/mitra Perencanaan strategi > Evaluasi/penilaian Pengaruhi Pembuat opini & Media massa Pengaruhi pembuat & pelaksana kebijakan Perubahan Kebijakan publik > Lobi Negoisasi Mediasi Dialog Petisi-Resolosi Mobilisasi Seminar Kampanye Siaran/penggunaan Media Jajak pendapat Debat Selebaran Klp. peduli > 28

IDENTIFIKASI PEMERCAYA/STAKEHOLDER Setiap pemercaya potensial dijajagi siapa & seberapa besar peranannya dlm isu yg akan diadvokasi Pengambil keputusan Hal yang perlu diidentifikasi adalah : Siapa, jml, lokasi dan jenis kelaminnya Pengetahuan ttg masalah atau isu advokasi Saluran untuk mencapai pengambil keputusan Keahlian2 khusus mis : pembicara atau negosiator Seberapa jauh pengaruhnya thd isu advokasi Apakah mendukung atau menentang/isu advokasi 29

Sekutu/Teman/Mitra Hal yang perlu diidentifikasi adalah : Siapa, jml, lokasi dan jenis kelaminnya Pengetahuan ttg masalah atau isu advokasi Jejaring kerja dan besarnya kelompok Kekuatan spesial seperti hubungan dg media, kemampuan memobilisasi massa Pengalaman masa lalu di bidang advokasi Keinginan untuk membagi pengalaman keahlian dan sumberdaya Harapan bergabung sebagai anggota sekutu 30

Kelompok bertahan/menolak lawan Hal yang perlu diidentifikasi adalah : Siapa, jml, lokasi dan jenis kelaminnya Pengetahuan ttg masalah atau isu advokasi Alasan bertahan/menentang Bagaimana menjangkau kelompok oposisi Kepada siapa kelompok tsb berkonsultasi dan melihat kelemahan dan kekuatan 31

32

JEJARING ADVOKASI ADALAH KELOMPOK-KELOMPOK ORGANISASI DAN KEORGANISASIAN YANG BEKERJA SAMA UNTUK MENCAPAI PERUBAHAN DALAM KEBIJAKAN HUKUM DAN PROGRAM UNTUK SUATU ISU TERTENTU 33

UNSUR-UNSUR JEJARING ADVOKASI 34

KEMITRAAN Keuntungan Memperluas Kerugian dukungan Menjadikan keamanan dlm advokasi Meningkatkan sumberdaya yg ada Meningkatkan kredibilitas & pengaruh upaya advokasi Membantu peciptaan kepemimpinan baru Membantu dalam jaringan individu dan organisasi Mengabaikan pekerjaan orang lain Bisa membutuhkan kompromi dari posisi anda Pandangan organisasi dapat lebih besar dan mempengaruhi Angota-anggota individu tidak mendapat keuntungan dari hasil kerja mereka Jika kemitraan gagal dapat menyakitkan anggota 35

KAPASITAS YANG EFFEKTIF Kepemimpinan Jejaring yang luas dari para pelaksana advokasi Pengetahuan dan kemampuan yang tinggi Tanggap terhadap keadaan dan tantangan baru 36

PELAKSANA ADVOKASI Persyaratan : Latar belakang Pendidikan dan Ketrampilan Pengalaman dan latar belakang akademik Pengalaman kerja di bidang kesehatan Berpengalaman dalam organisasi atau memobilisasi kelompok Mampu menulis pidato atau artikel Berpengalaman bekerja dengan media Berorientasi pada penelitian 37

PELAKSANA ADVOKASI Persyaratan : Kualitas pribadi Fasih berbicara dan mampu menjadi pendengar/pembicara yang baik Senang bekerja dengan berbagai tingkatan masyarakat Bersedia untuk dilatih dan terbuka bagi peningkatan profesional. 38

39