6. ORGANISASI PROFESI

dokumen-dokumen yang mirip
Perhimpunan Profesional perekam Medis dan Informasi Kesehatan Indonesia

contextual instruction 2. Media : kelas, komputer, LCD, whiteboard, web 1. Media : contextual

RENCANA PROGRAM KEGIATAN PERKULIAHAN SEMESTER (RPKPS) MIK

SILABUS MATAKULIAH. Revisi : 1 Tanggal Berlaku : 5 Agustus Mahasiswa mampu menjelaskan pengertian Pengertian

UNDANGAN PELATIHAN REKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN Hotel The Newton Bandung, 8 11 April 2015

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER GANJIL 2016/2017 PROGRAM STUDI PEREKAM MEDIS

HUKUM DAN KODE ETIK. Lilywi 1. Tanggung jawab Profesional Perekam Medis dan IK KERAHASIAAN ISI REKAM MEDIS KERAHASIAAN ISI REKAM MEDIS

KOMPETENSI 6 Organisasi dan Managemen Pelayanan. Elise Garmelia

MODUL PRAKTIKUM 2 MANAJEMEN REKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN II (IRM 216)

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER GENAP

Rita Damayanti Ketua PPPKMI periode Disajikan acara Peningkatan Kapasitas Tenaga Promosi Kesehatan dalam Menghadapi Era Jaminan Kesehatan

BAB I PENDAHULUAN. sebagai pusat pembangunan kesejahteraan, pusat pembinaan peran serta

No.8/ 23/DPbS Jakarta, 20 Oktober SURAT EDARAN Kepada SEMUA BANK PERKREDITAN RAKYAT BERDASARKAN PRINSIP SYARIAH DI INDONESIA

BAB I PENDAHULUAN. pelayanan kesehatan perorangan secara paripurna yang menyediakan pelayanan. fasilitas kesehatan padat teknologi dan padat pakar.

Penyelenggaraan Program Percepatan Pendidikan Tenaga Kesehatan. Disampaikan 0leh : Kepala Pusat Pendidikan SDM Kesehatan

TUNJANGAN KINERJA JABATAN STRUKTURAL

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA BKPM. Jabatan. Kelas Jabatan. Tunjangan. Kinerja.

ANGGARAN DASAR INSTITUT AKUNTAN MANAJEMEN INDONESIA ANGGARAN DASAR INSTITUT AKUNTAN MANAJEMEN INDONESIA TAHUN 2016 MUKADIMAH

PENGENALAN PROGRAM STUDI REKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN POLITEKNIK TEDC BANDUNG RABU, 3 1 A G U S T U S

PERATURAN YANG TERKAIT DENGAN RM

ANGGARAN DASAR INSTITUT AKUNTAN MANAJEMEN INDONESIA TAHUN 2009 MUKADIMAH

DAFTAR ALAMAT MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TAHUN 2008/2009

DAFTAR PUSTAKA. Abdelhak, M., Grostik, S., Hanken, M. A. (2001). Health Information Management of a Strategic Resource. Sydney: W B Saunders Company.

2017, No serta Kinerja Pegawai di Lingkungan Badan Koordinasi Penanaman Modal; b. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam hu

ANGGARAN DASAR Gabungan Industri Pengerjaan Logam dan Mesin Indonesia

- 6 - TUNJANGAN KINERJA JABATAN STRUKTURAL

PELATIHAN AUDIT PENDOKUMENTASIAN REKAM MEDIS SECARA KUALITATIF

ANGGARAN RUMAH TANGGA ASOSIASI ANTROPOLOGI INDONESIA

LAPORAN AKHIR IPTEKS bagi MASYARAKAT (IbM)

BAB I PENDAHULUAN. Rumah sakit merupakan institusi yang memiliki fungsi utama memberikan

HUBUNGAN KUALIFIKASI PETUGAS FILING DENGAN KETEPATAN PENYIMPANAN REKAM MEDIS DI RS BHAYANGKARA POLDA DIY

ANGGARAN DASAR IKATAN AHLI KESEHATAN MASYARAKAT INDONESIA

S U R A T E D A R A N. Kepada SEMUA BANK PERKREDITAN RAKYAT DI INDONESIA. Perihal : Lembaga Sertifikasi bagi Bank Perkreditan Rakyat.

ANGGARAN DASAR/ ANGGARAN RUMAH TANGGA (AD/ART), PROGRAM KERJA DAN KODE ETIK AHLI GIZI

LAPORAN CAPAIAN INDIKATOR KINERJA UTAMA TAHUN 2015 Unit : Deputi Bidang Koordinasi Kerjasama Ekonomi Internasional

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL NOMOR 39 TAHUN 2006 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA SEKRETARIAT JENDERAL DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL

masyarakat, bangsa dan negara yang ditandai oleh penduduknya yang hidup dalam lingkungan sehat, berperilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), mempunyai

Lembar Pertanyaan. 1. Bagaimana struktur organisasi di Rumah Sakit Atma Jaya? Kasus Kebidanan Bayi Bru Lahir dengan Gangguan?

Penyelenggaraan Program Percepatan Pendidikan Tenaga Kesehatan

Nomor : 010/APTIRMIKI/SU/II/2017 Jakarta, 10 Februari 2017 Lampiran : 1 (satu) berkas Perihal : Undangan RTA IV

Sejarah dan Aliran Psikologi

Edisi Pertama Cetakan Pertama, 2009

Tabel Lampiran 1. Produksi, Luas Panen dan Produktivitas Padi Per Propinsi

PERATURAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 417/MENKES/PER/II/2011 TENTANG KOMISI AKREDITASI RUMAH SAKIT DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

BAB I PENDAHULUAN. pelayanan kesehatan perorangan secara paripurna yang menyediakan pelayanan. rawat inap, rawat jalan dan rawat darurat.

PROMOTE: Pekerjaan Layak bagi Pekerja Rumah Tangga dan Penghapusan Pekerja Rumah Tangga Anak di Indonesia. International Labour Organization

BAB 1 PENDAHULUAN. 1 Pengembangan sistem..., Fatimah Haniyah, FKM UI, 2009

BAB I PENDAHULUAN. Berdasarkan Kepmenkes RI Nomor 128/Menkes/Sk/II/2004 tentang. Kebijakan Dasar Pusat Kesehatan Masyarakat Menteri Kesehatan RI,

Fasilitas Kemakmuran Hijau KEMITRAAN KAKAO LESTARI

BAB I PENDAHULUAN. Menurut badan organisasi dunia World Health Organization (WHO)

Membangun sanitasi dan kebersihan yang berkelanjutan di perkotaan

TINJAUAN PELAKSANAAN PROSEDUR PEMINJAMAN DOKUMEN REKAM MEDIS DI UNIT PENYIMPANAN RSUP H. ADAM MALIK MEDAN TAHUN 2015 SUHERI PARULIAN GULTOM ABSTRAK

SUBSISTEM SUMBER DAYA MANUSIA KESEHATAN

ANALISIS KUANTITATIF DOKUMEN REKAM MEDIS PASIEN RAWAT INAP DENGAN KASUS PERSALINAN DI RUMAH SAKIT SLAMET RIYADI SURAKARTA TRIWULAN II TAHUN 2011

KODE ETIK IKATAN AKUNTAN INDONESIA

ANGGARAN RUMAH TANGGA IKATAN PUSTAKAWAN INDONESIA. BAB I KETENTUAN UMUM Pasal 1. Pengertian

Skripsi ini Disusun guna Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Ijazah S1 Kesehatan Masyarakat. Disusun Oleh : ASTRI SRI WARIYANTI J

PERAN ORGANISASI PROFESI DALAM PROFESIONALISASI PENGADAAN

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang. Dalam reformasi birokrasi saat ini dan persaingan global mendorong

ANGGARAN DASAR IKATAN APOTEKER INDONESIA

PERANAN ASOHI DALAM MEMBANGUN JEJARING KEMITRAAN INDUSTRI OBAT HEWAN

ANGGARAN DASAR IKATAN AHLI KESEHATAN MASYARAKAT INDONESIA

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 22 TAHUN 2005 TENTANG

BAB 2 DESKRPSI SEWELLS GROUP

E-HEALTH DI INDONESIA

BAB I PENDAHULUAN. maka pada tahun 1976 Join Commission on Acreditation of Health Care

BAB I PENDAHULUAN. digunakan untuk praktik kedokteran atau kedokteran gigi. Sarana pelayanan

BAB I PENDAHULUAN. isi, akurat, tepat waktu, dan pemenuhan persyaratan aspek hukum. berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No.

KEPALA BADAN KOORDlNASl PENANAMAN MODAL REPUBUK INDONESIA

STRUKTUR ORGANISASI KEMENTERIAN KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA

BAB I PENDAHULUAN. untuk mencapai sebuah pelayanan yang baik bagi pasien. sesuai dengan klasifikasi yang diberlakukan di Indonesia (ICD-10) tentang

Teknis Penyelenggaraan Program Percepatan Pendidikan Tenaga Kesehatan

IAP KETETAPAN KONGRES ISTIMEWA IKATAN AHLI PERENCANAAN INDONESIA (IAP) NO. 3 TAHUN 2009 TENTANG

Dwi Setyorini, Sri Sugiarsi, Bambang Widjokongko APIKES Mitra Husada Karanganyar

TANTANGAN PUSTAKAWAN INDONESIA MENGHADAPI MASYARAKAT EKONOMI ASEAN. Sri Suharmini Wahyuningsih 1 Abstrak

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang

PERAN PENTING PENULISAN DIAGNOSIS UTAMA DAN KETEPATAN KODE ICD-10 SEBAGAI DATA BASE SURVEILANS MORBIDITAS STUDI KASUS DI RS KOTA SEMARANG

TINJAUAN ANALISIS KUANTITATIF TERHADAP PENGISIAN BERKAS REKAM MEDIS DI RUANGAN BEDAH INSTALASI RAWAT INAP RSUD TOTO KABILA TRIWULAN I TAHUN 2017

BAB 1 PENDAHULUAN. pembangunan dibidang kesehatan (Depkes, 2007). masyarakat dunia untuk ikut merealisasikan tercapainya Sustainable Development

MODUL PENGEMBANGAN KARIR PNS (PENELITI) Pusbindiklat Peneliti. Diklat Jabatan Fungsional Peneliti Tingkat Pertama

BAB II TINJAUAN UMUM RUMAH SAKIT. rumah sakit. Rumah sakit adalah suatu organisasi yang kompleks, menggunakan

PERAN, FUNGSI & PERKEMBANGAN ORGANISASI ADVOKAT

BAB I PENDAHULUAN. terhadap tenaga kerja sebagai akuntan publik. perubahan mendasar sejak awal tahun 1990-an (Machfoedz, 1999).

V. GAMBARAN UMUM PASAR FISIK INDONESIA, PASAR BERJANGKA NEW YORK, DAN LONDON

BAB I PENDAHULUAN. satu faktor pendukung terpenting. Di dalam Permenkes RI Nomor

HIMPUNAN AHLI KESEHATAN LINGKUNGAN INDONESIA

BAB 1 PENDAHULUAN. masyarakat, bangsa dan negara Indonesia yang hidup dengan perilaku dan lingkungan sehat,

BAB I PENDAHULUAN. Republik Indonesia Nomor 269/MENKES/PER/III/2008 Pasal 1 ayat 3 adalah

[Internet]. Tersedia dalam [Diakses pada tanggal 24 Maret 2014].

Membangun pasar kopi inklusif

KETUA UMUM PENGURUS NASIONAL ASOSIASI PERENCANA PEMERINTAH INDONESIA

ANGGARAN DASAR DAN ANGGARAN RUMAH TANGGA

Transkripsi:

6. ORGANISASI PROFESI

ORGANISASI REKAM MEDIS DI INDONESIA 2 PERHIMPUNAN PROFESIONAL PEREKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN INDONESIA (PORMIKI)

18 Februari 1989 PORMIKI di Yayasan Amanah, jl. Taman Kebon Sirih, Jakarta dihadiri oleh 31 rekan-rekan dan berbagai profesi yang tidak saja berasal dari organisasi profesi tetapi juga dari instansi kesehatan pemerintah dan swasta. Ketua Umum yang terpilih ialah Ibu Gemala Hatta. PORMIKI Hasil dari Panitia Kerja Pembina dan Pengembangan Sistem Pencatatan Medis RS DKI Jaya (PPSPM) 3

TUJUAN ORGANISASI 1. Membantu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui peningkatan Sistem Kesehatan Nasioanl (SKN) dengan mengembangkan sistem rekam medis dan informasi kesehatan. 2.Mengembangkan ilmu rekam medis dan informasi kesehatan 3.Memperjuangkan kepentingan organisasi serta meningkatkan profesi anggota 4

Visi PORMIKI VISI-MISI Manajemen Informasi Kesehatan Yang Handal di Indonesia. Misi PORMIKI Pengembangan profesi. Peningkatan kualitas pelayanan Manajemen Informasi Kesehatan. Pengembangan IPTEK bidang Manajemen Informasi Kesehatan. Peningkatan kesejahteraan anggota. 5

Pengembangan Organisasi mengembangkan organisasinya sampai ke tingkat daerah di 14 provinsi yaitu Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Jambi, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Bali, NTB, Jawa Tengah, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur dan DI Yogyakarta. 6

Kerjasama dengan Depkes menghasilkan peraturan yang berkaitan dengan karir tenaga Perekam Medis dengan keluarnya SK MenPan no. 135/Kep/M.Pan/12/2002 tentang Jabatan Fungsional Perekam Medis dan Angka Kreditnya. 7

Kongres PORMIKI menyelenggarakan Kongres 5 (kali) sebagai forum tertinggi untuk menghasilkan kesepakatan-kesepakatan tentang kepengurusan, penyusunan program kerja, Kode Etik, AD/ART, Visi dan Misi yang disesuaikan dengan perkembangan. 8

Ketua Umum DPP PORMIKI Dr.Dra Gemala Hatta, MRA,Mkes (1989-1999), Siswati,SKM. MKM (1999-2006) Lily Wijaya, SKM, MM (2006-2009) Elise Garmelia, SKM. ( 2009-2012) 9

KODE ETIK PEREKAM MEDIS DAN INFORMASI 10 KESEHATAN Mukadimah BAB I KEWAJIBAN UMUM Pasal 1 BAB II Pasal 2 BAB III Pasal 3 BAB IV KEWAJIBAN PROFESI Pasal 4 BAB V KEWAJIBAN DALAM BERHUBUNGAN DG. ORGANISASI PROFESI DAN INSTANSI LAIN Pasal 5 BAB VI KEWAJIBAN TERHADAP DIRI SENDIRI Pasal 6 BAB VII PENUTUP Pasal 7

KOMPETENSI 1: KLASIFIKASI DAN KODIFIKASI PENYAKIT, MASALAH-MASALAH YANG 11 BERKAITAN DENGAN KESEHATAN DAN TINDAKAN MEDIS Deskripsi : Administrator Informasi Kesehatan/ Perekam Medis mampu menetapkan kode penyakit dan tindakan dengan tepat sesuai klasifikasi yang diberlakukan di Indonesia (ICD-10) tentang penyakit dan tindakan medis dalam pelayanan dan manajemen kesehatan

KOMPETENSI 2. : 12 ASPEK HUKUM DAN ETIKA PROFESI Deskripsi : Administrator Informasi Kesehatan/ Perekam Medis mampu melakukan tugas dalam memberikan pelayanan rekam medis dan informasi kesehatan yang bermutu tinggi dengan memperhatikan perundangan dan etika profesi yang berlaku.

Deskripsi : KOMPETENSI 3: MANAJEMEN REKAM MEDIS 13 DAN INFORMASI KESEHATAN Administrator Informasi Kesehatan/ Perekam Medis mampu mengelola rekam medis dan informasi kesehatan untuk memenuhi kebutuhan pelayanan medis, administrasi dan kebutuhan informasi kesehatan sebagai bahan pengambilan keputusan di bidang kesehatan

KOMPETENSI 4: MENJAGA MUTU REKAM MEDIS 14 Deskripsi : Administrator Informasi Kesehatan/ Perekam Medis mampu merencanakan, melaksanakan, mengevaluasi dan menilai mutu rekam medis.

Deskripsi : KOMPETENSI 5: STATISTIK 15 KESEHATAN Administrator Informasi Kesehatan/Perekam Medis mampu menggunakan statistik kesehatan untuk menghasilkan informasi dan perkiraan (forcasting) yang bermutu sebagai dasar perencanaan dan pengambilan keputusan di bidang pelayanan kesehatan

Deskripsi : KOMPETENSI 6: MANAJEMEN UNIT KERJA 16 MANAJEMEN INFORMASI KESEHATAN/ REKAM MEDIS Unit kompetensi ini berhubungan dengan perencanaan, pengorganisasian, penataan dan pengontrolan unit kerja manajemen informasi kesehatan (MIK)/ rekam medis (RM) di instalansi pelayanan kesehatan.

KOMPETENSI 7: KEMITRAAN PROFESI Deskripsi : 17 Administrator Informasi Kesehatan/ Perekam Medis mampu berkolaborasi inter dan intra profesi yang terkait dalam pelayanan kesehatan

International Federation of Health Information Management Organization (IFHIMA)= Federasi Internasional Manajemen Informasi 18 Kesehatan Sebelum 2010: IFHRO (International Federation of Health Record Organization) yang mendukung asosiasi nasional dan profesional Rekam Kesehatan untuk melaksanakan dan meningkatkan Rekam kesehatan dan sistem RK. IFHIMA didirikan pada tahun 1968 sebagai forum untuk mempertemukan organisasi- organisasi nasional yang berkomitmen untuk perbaikan dalam penggunaan Rekam kesehatan di negara mereka. sebagai forum untuk pertukaran informasi yang berkaitan dengan Rekam kesehatan, Manajemen Informasi Kesehatan dan Teknologi Informasi.

TUJUAN IFHIMA mempromosikan pengembangan dan penggunaan catatan kesehatan / informasi manajemen di semua negara memajukan pengembangan dan penggunaan Rekam kesehatan internasional / standar informasi manajemen menyediakan untuk pertukaran informasi tentang persyaratan / informasi kesehatan rekor manajemen program pendidikan dan pelatihan memberikan kesempatan untuk pendidikan dan komunikasi antara orang yang bekerja di bidang Rekam kesehatan /MIK di semua negara mempromosikan penggunaan teknologi dan Rekam kesehatan elektronik (RKE) 19

IFHIMA IFHIMA adalah organisasi nirlaba yang berafiliasi dengan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebagai sebuah organisasi nonpemerintah (LSM). Ada perwakilan di WHO bekerja sama dengan WHO pada proyekproyek tertentu dari perhatian atau kepentingan kepada WHO di bidang Rekam kesehatan dan sistem informasi. IFHIMA terdiri dari lima wilayah: Amerika, Eropa, MediteraniaTimur, Afrika, Asia Tenggara, dan Pasifik Barat. 20

Kegiatan IFHIMA meliputi: Kongres Internasional 3 tahun sekali ke-17 2013 di Montreal Situs Web:ifhima@org.id informasi tentang kegiatan di negara-negara anggota. Artikel menarik dan informatif Modul Pendidikan IFHIMA Program pendidikan dan konsultasi dapat diberikan kepada negara-negara atas permintaan. Komite Internasional, Tugas Kelompok dan Proyek: 21 Anggota memiliki kesempatan untuk aktif di komite internasional, kelompok tugas atau proyek, yang berfokus pada Manajemen Informasi Kesehatan, Rekam Kesehatan, dan Profesi.

KESIMPULAN Bab ini merupakan ringkasan dari perkembangan Organisasi RK dan MIK baik di Indonesia maupun internasioanl Perkembangan dipandang dari sudut organisasi dan standarisasi serta pendidikan. 22