STANDAR KOMPETENSI LULUSAN MERANGKAI BUNGA

dokumen-dokumen yang mirip
KURIKULUM BERBASIS KOMPETENSI MERANGKAI BUNGA

Seminar Nasional BOSARIS III Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Fakultas Teknik Universitas Negeri Surabaya

STANDAR KOMPETENSI LULUSAN (SKL) KURSUS DAN PELATIHAN SENI MERANGKAI BUNGA DAN DESAIN FLORAL LEVEL III Berbasis

STANDAR KOMPETENSI LULUSAN (SKL) KURSUS DAN PELATIHAN SENI MERANGKAI BUNGA DAN DESAIN FLORAL LEVEL II Berbasis

STANDAR KOMPETENSI LULUSAN (SKL) KURSUS DAN PELATIHAN SENI MERANGKAI BUNGA DAN DESAIN FLORAL LEVEL I Berbasis

BAB I PENDAHULUAN. mengikuti perkembangan di dunia Internasional dan meningkatkan pengembanga

STANDAR KOMPETENSI LULUSAN TATA RIAS PENGANTIN

STANDAR KOMPETENSI LULUSAN BROADCASTING

STANDAR KOMPETENSI LULUSAN HANTARAN

Semua yang dilombakan sesuai tema yang diberikan.rangkaian hanya menggunakan materi yang diberikan.durasi lomba berbeda untuk setiapmodul.

Standar Kompetensi Lulusan. Mengemudi

BAB I PENDAHULUAN. Universitas Kristen Maranatha 1

BAB I PENDAHULUAN. tangan atau kegiatan yang berkaitan dengan barang yang dihasilkan melalui

KURIKULUM KURSUS DAN PELATIHAN SULAM JENJANG 2 BERBASIS

KURIKULUM KURSUS DAN PELATIHAN ANIMASI JENJANG II, III dan IV berbasis

STANDAR KOMPETENSI LULUSAN MUSIK

STANDAR KOMPETENSI LULUSAN (SKL) KURSUS DAN PELATIHAN BUNGA KERING DAN BUNGA BUATAN LEVEL I, II, III, dan IV berbasis

PENGANTAR ARSITEKTUR PERTAMANAN

KURIKULUM KURSUS DAN PELATIHAN BORDIR JENJANG 2 BERBASIS

Standar Kompetensi Lulusan. Master of Ceremony

KURIKULUM KURSUS DAN PELATIHAN SULAM JENJANG 3 BERBASIS

BAB I PENDAHULUAN. 1

BAB 1. PENDAHULUAN. 1 Universitas Kristen Maranatha. Gambar 1.1

KURIKULUM BERBASIS KOMPETENSI HANTARAN

7.4 Avant Garde Avant Garde buka suatu aliran dalam seni lukis, melainkan gaya yang berkembang dalam dunia fashion serta bergerak ke desain grafis

BAB I PENDAHULUAN. Rahmat Hidayat, 2015 Origami Maya Hirai Universitas Pendidikan Indonesia repository.upi.edu perpustakaan.upi.

KURIKULUM KURSUS DAN PELATIHAN BORDIR JENJANG 3 BERBASIS

BAB II Kaidah Estetika Dan Etika Seni Grafis

PENERAPAN HASIL BELAJAR DESAIN HIASAN BUSANA PADA PEMBUATAN HIASAN LEKAPAN ADIBUSANA

ESTETIKA BENTUK SEBAGAI PENDEKATAN SEMIOTIKA PADA PENELITIAN ARSITEKTUR

Untuk menghasilkan desain yang berkualitas diperlukan pertimbangan yang

BAB IV TEKNIS PERANCANGAN

BAB I PENDAHULUAN. Pendidikan seni di sekolah umum SMA pada dasarnya diarahkan untuk

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Kerja praktik

pendidikan seni tersebut adalah pendidikan seni rupa yang mempelajari seni mengolah kepekaan rasa, estetik, kreativitas, dan unsur-unsur rupa menjadi

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang

I. PENDAHULUAN A. Latar Belakang

STANDAR KOMPETENSI LULUSAN KOMPUTER

Apa yang dimaksud Design Grafis

BAB I PENDAHULUAN. Pendidikan memegang peranan penting dalam menciptakan sumber daya

BAB I PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG. Kurikulum di Indonesia sudah mengalami perkembangan sejak periode

KURIKULUM KURSUS DAN PELATIHAN TATA BUSANA JENJANG 2 DAN 3 BERBASIS

BAB I PENDAHULUAN. dari sudut struktual maupun jenisnya dalam kebudayaan. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (1990:602) Musik adalah ilmu atau

PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB III TINJAUAN PUSTAKA. penjelasan-penjelasan mendetail beserta sumber-sumber teoritis yang berkaitan

Apa itu Rupa dasar?desain dasar?

BAB I PENDAHULUAN. UNESCO sejak tahun 1983 M. Taj Mahal terletak disalah satu kota di India yang

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. Seni adalah karya cipta manusia yang memiliki nilai estetika dan artistik.

interior yang berperan sebagai perantara untuk menawarkan dan menunjukkan aktivitas pengguna. Desain mebel mengekspresikan pencitraan ruang dengan ber

BAB I PENDAHULUAN LatarBelakang Eko Juliana Susanto, 2015

KISI-KISI MATERI PLPG MATA PELAJARAN DESAIN PRODUKSI KRIA KULIT. Standart Kompetensi Guru (SKG) Kompetensi

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. Seni atau art berasal dari kata dalam bahasa latin yaitu ars, yang memiliki arti

Tipografi Aplikatif ANATOMI HURUF. Ir. Kamil Rusdi Abdullah, M.Si. Modul ke: 04Fakultas FAKULTAS DESAIN DAN SENI KREATIF. Program Studi DESAIN PRODUK

BAB I PENDAHULUAN. melalui berbagai upaya yang berlangsung dalam lingkungan keluarga, sekolah dan

Desain Grafis Untuk Media Promosi Pada Nusantara English Centre

BAB III TINJAUAN PUSTAKA. penjelasan-penjelasan mendetail beserta sumber-sumber teoritis yang berkaitan

BAB IV GAMBARAN UMUM OBJEK YANG DIRENCANAKAN DAN KONSEP PERENCANAAN

BAB III TINJAUAN KHUSUS

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN. sebagai denah khusus dengan tujuan pendalaman lebih pada kedua bidang

FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA

KURIKULUM KURSUS DAN PELATIHAN KAMERAWAN TV BERBASIS

TEORI DAN KONSEP PERANCANGAN RUANG DALAM

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah Latar Belakang

DINA FATIMAH, RYANTY DERWENTYANA, FEBRY MAHARLIKA Program Studi Desain Interior, Fakultas Desain Universitas Komputer Indonesia

BAB VI KESIMPULAN. Pada dasarnya Keraton Yogyakarta dibangun berdasarkan. kosmologi Jawa, yang meletakkan keseimbangan dan keselarasan

KURIKULUM KURSUS DAN PELATIHAN TATA RIAS PENGANTIN BERBASIS

BAB II KAJIAN PUSTAKA

Evaluasi Kurikulum Prodi Teknik Informatika Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia FTI UII Yogyakarta

Standar Kompetensi Lulusan. Sekretaris

BAB III KONSEP PERANCANGAN A.

ESTETIKA BENTUK Pengertian. Estetika adalah suatu kondisi yang berkaitan dengan sensasi keindahan yang dirasakan seseorang

IV. KONSEP PERANCANGAN

DESKRIPSI KARYA KRIYA PRODUK BASKOM KAYU

BAB I PENDAHULUAN. Secara alamiah anak-anak sangat suka menggambar atau membuat coretancoretan

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Kerja Praktek

BAB I PENDAHULUAN. Pendidikan merupakan salah satu usaha untuk mengembangkan dan. membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermatabat dalam rangka

BAB II LANDASAN TEORI. Dalam buku Aplikasi Desain Grafis untuk Periklanan (Suyanto, 2004:5-8), tersebut. Ada empat macam tujuan dari iklan, yaitu:

KEPEKAAN MERUANG SEBAGAI STRATEGI PEMBELAJARAN DALAM PENDIDIKAN DISAIN INTERIOR. Syaifuddin Zuhri UPN Veteran Jawa Timur

2. Sejarah Desain Interior

Oleh: Kasiyan, M.Hum. Jurusan Pendidikan Seni Rupa Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Yogyakarta

STANDAR KOMPETENSI LULUSAN TATA KECANTIKAN KULIT

RAGAM HIAS FLORA Ragam hias flora

BAB I PENDAHULUAN. masih jauh dari harapan nilai keadilan. Ditambah pula

STANDAR KOMPETENSI LULUSAN (SKL) berbasis

melodi dan keharmonisan dari nada dan suara yang disusun '). Seni

I. PENDAHULUAN A. Penjelasan Tema / Ide /Judul Perancangan B. Latar Belakang Perancangan

BAB II TINJAUAN OBJEK RANCANGAN


menjadi tren di pasaran. Mulai dari ujung rambut sampai ujung kaki. Tak hanya pakaian dan alat-alat kecantikan. Beberapa aksesoris pendukung pun mulai

Penerapan Ragam Hias pada Bahan Tekstil

Standar Kompetensi Lulusan. Pastry & Bakery

STANDAR KOMPETENSI LULUSAN (SKL) KURSUS DAN PELATIHAN SENAM LEVEL II berbasis

BAB III PROSES PERANCANGAN. A. Bagan Pemecahan Masalah. Batik Kudus. Perancangan Motif Batik. Konsep desain

Kriya Hiasan Dinding Gorga Desa Naualu. Netty Juliana

I. PENDAHULUAN. Dalam Undang-Undang Sistim Pendidikan Nasional, pada BAB II tentang Dasar,

Lomba Inovasi Penataan Ruang

Unsur-unsur dan Prinsip-prinsip dasar Seni Rupa

Transkripsi:

STANDAR KOMPETENSI LULUSAN MERANGKAI BUNGA DIREKTORAT PEMBINAAN KURSUS DAN PELATIHAN DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI, NONFORMAL DAN INFORMAL KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL 2011

A. Latar belakang Seni Merangkai Bunga dan merupakan salah satu cabang kesenian yang mendasari perkembangan untuk maju dan mencapai satu konsep hidup harmonis dengan alam. Perkembangan pesat di bidang kesenian ini dipicu oleh peningkatan dan perkembangan materi - materi pembudidayaan tanaman Hortikultura yang mencakup 5 (Lima) bidang spesialisasi tanaman yang hasil produksinya berkaitan langsung dengan Seni Merangkai Bunga dan. Sebagaimana diketahui ketrampilan Seni Merangkai Bunga dan Desain Floral dapat dijadikan mata pencaharian. Berdasarkan hal tersebut Lembaga ketrampilan dan pelatihan Seni Merangkai Bunga dan bukan hanya menguasai pengumpulan teori atau prinsip - prinsip selain Merangkai Bunga dan saja, tetapi merupakan suatu proses untuk meciptakan karya seni yang kreatif berdasarkan modifikasi, Inovasi, Imajinasi, disamping Ilmu Pengetahuan (Knowledge), juga diperlukan kepekaan (Feeling), dan Ketrampilan (Skill) yang sesuai dengan kurikulum berbasis kompetensi (KBK) dan Standar Kompetensi Lulusan (SKL). Proses pendidikan Seni Merangkai Bungan dan dapat dikembangkan oleh masing - masing Lembaga ketrampilan dan pelatihan sesuai dengan kebutuhan, karena ketrampilan ini dapat berkembang dipicu oleh perkembangan teknologi, juga kebutuhan masyarakat yang beragam. Hasil lulusan dari Lembaga ketrampilan dan pelatihan dapat berkarya/bekerja secara optimal dan bersikap luwes, dapat berkomunikasi sebagai salah satu aspek yang penting dalam kehidupan. B. Tujuan 1. Sebagai acuan bagi Lembaga ketrampilan dan pelatihan atau satuan pendidik sejenis dalam menyusun kurikulum program pembelajaran pada peserta didik agar kemampuan lulusan dalam sikap (Attitude), pengetahuan (Knowledge), dan ketrampilan (Skill), dapat dipertanggung jawabkan. 2. Agar hasil lulusan dan Lembaga ketrampilan dan pelatihan atau satuan pendidikan sejenis betul - betul optimal, berkualitas, mengerti atas penguasaan prinsip - prinsip dasar ilmu pengetahuan, dapat melaksanakan pekerjaan secara tepat, trampil, dan memberikan pelayanan yang profesional kepada masyarakat serta dapat menjadikan ilmu yang telah dikuasainya sebagai mata pencaharian yang menjanjikan masa depan atau meningkatkan taraf hidup yang lebih baik. 2

C. Ruang Lingkup Ketrampilan Seni Merangkai Bunga dan ini mengembangkan kemampuan dalam lingkup pekerjaan sebagai berikut : 1. Pemahaman tentang pengetahuan mengenai hal - hal yang bekaitan dengan prinsip - prinsip standar kompetensi dan kompetensi dasar yang dibutuhkan untuk menjadi seorang Perangkai Bunga (Flower Arranger) dan Perancang /Desainer Floral (Floral Designer). 2. Kemampuan dan ketrampilan dalam lingkup pekerjaan yang berkaitan dengan Seni Merangkai Bunga dan. 3. Nilai sikap dan etika kerja serta kemampuan berkomunikasi sebagai Perangkai Bunga (Flower Arranger), dan Perancang/Desainer Floral (Floral Designer) terhadap para pelanggan/masyarakat yang membutuhkan jasanya. 3

D. STANDAR KOMPETENSI LULUSAN SENI MERANGKAI BUNGA DAN DESAIN FLORAL Level : I Standar kompetensi 1. Mengidentifikasi latar belakang pengetahuan Ilmu Hortikultura secara umum 2. Mengidentifikasi latar belakang pengetahuan Ilmu Hortikultura secara khusus yang berkaitan dengan Seni Merangkai Bunga 3. Menerapkan sarana penunjang yang digunakan pada seni merangkai bunga 4. Menerapkan wadah yang berkaitan dengan 5. Menerapkan penggunaan bantalan bunga (floral foam) dan cara pengisiannya 6. Menerapkan penggolongan warna yang terdapat pada lingkaran warna 7. Menerapkan Lambang warna (Symbol) dan karakter warna yang berkaitan dengan Seni Merangkai Bunga Kompetensi Dasar 1.1 Menjelaskan latar belakang pengetahuan Ilmu Hortikultura secara umum 1.2 Menjelaskan Hortikultura secara makro 2.1 Menjelaskan latar belakang pengetahuan Ilmu Hortikultura secara khusus yang berkaitan dengan Seni Merangkai Bunga 2.2 Menjelaskan pemahaman mengenai pemilihan, pemotongan/pemetikan,perawatan dan pemeliharaan jenis-jenis bunga dan daundaunan yang dipergunakan untuk rangkaian bunga 2.3 Menjelaskan jenis-jenis tanaman Hortikultura (bunga,daun) sesuai dengan habitatnya 3.1 Menjelaskan alat - alat dan mekanik yang digunakan untuk Seni Merangkai Bunga 3.2 Menjelaskan membersihkan alat-alat sebelum digunakan 4.1 Menjelaskan jenis wadah yang sesuai dengan 5.1 Menjelaskan cara penggunaan bantalan bunga(floral foam) pada wadah yang ditentukan 5.2 Menjelaskan penggunaan bantalan bunga (floral foam) dan cara pengisiannya 6.1 Menjelaskan penggolongan warna yang terdapat pada lingkaran warna 6.2 Menjelaskan harmoni kombinasi warna yang berkaitan dengan Seni Merangkai Bunga 7.1 Menjelaskan arti dari lambing warna (Symbol) yang berkaitan dengan Seni Merangkai 7.2 Menjelaskan karakter warna yang berkaitan dengan Seni Merangkai Bunga 4

8. Merancang 15 (Lima Belas) bentuk rangkaian konvensional (pola dasar / basic form) 9. Menerapkan jenis-jenis bunga tanaman hias / daun-daun yang sesuai untuk rangkaian yang ditentukan 10. Menerapkan pedoman /prinsip-prinsip dasar merangkai bunga 11. Menerapkan unsur-unsur / elemen dasar merangkai bunga 8.1 Menjelaskan 15 (Lima Belas) bentuk rangkaian konvensional pola dasar / basic form ( Vertikal, Segitiga Simetris, Segitiga Sama Kaki, Segitiga A Simetris, Segitiga Siku, Bentuk L, Horisontal, Diagonal, T terbalik, Bulat, Segi Empat, Crescent,Hogarth, Lengkung Terbalik Simetris, Kipas 8.2 Menentukan bentuk rangkaian konvensional (pola dasar / basic form) sesuai dengan ketentuan (disiplin bentuk) 9.1 Menganalisa jenis - jenis bunga tanaman hias / daun-daun yang diperlukan 9.2 Menjelaskan bunga, tanaman hias / daun-daun dan disesuaikan berdasarkan Nomenkelatur 10.1 Menjelaskan pedoman /prinsip-prinsip dasar merangkai bunga untuk menciptakan suatu kesatuan secara keseluruhan 11.1 Menjelaskan unsur-unsur / elemen dasar untuk menciptakan suatu komposisi yang baik dan menarik. 5

Level : II Standar kompetensi 1. Mengidentifikasi latar belakang pengetahuan Ilmu Hortikultura secara umum 2. Mengidentifikasi latar belakang pengetahuan Ilmu Hortikultura secara khusus yang berkaitan dengan Seni Merangkai Bunga dan 3. Menerapkan sarana penunjang yang digunakan pada Seni Merangkai Bunga dan 4. Menerapkan wadah yang berkaitan dengan 5. Menerapkan penggunaan bantalan bunga (floral foam) dan cara pengisiannya Kompetensi Dasar 1.1 Menjelaskan latar belakang pengetahuan Ilmu Hortikultura secara umum 1.2 Menjelaskan ilmu Hortikultura secara makro 2.1 Menjelaskan latar belakang pengetahuan Ilmu Hortikultura secara khusus yang berkaitan dengan Seni Merangkai Bunga dan Desain Floral 2.2 Menjelaskan pemahaman mengenai pemilihan, pemotongan/pemetikan,perawatan dan pemeliharaan jenis-jenis bunga dan daundaunan yang dipergunakan untuk Rangkaian Bunga dan 2.3 Menjelaskan pemanfaatan jenis tanaman Hortikultura (bunga dan daun) berdasarkan factor Artistik (visual elemen) 2.4 Menjelaskan jenis-jenis tanaman Hortikultura (bunga,daun) sesuai dengan habitatnya dan berdasarkan Nomenklatur 3.1 Menjelaskan alat - alat dan mekanik yang digunakan untuk Seni Merangkai Bunga dan 3.2 Menjelaskan membersihkan alat-alat sebelum digunakan 4.1 Menjelaskan jenis wadah yang sesuai dengan 5.1 Menjelaskan cara penggunaan bantalan bunga (floral foam) pada wadah yang ditentukan 5.2 Menjelaskan penggunaan bantalan bunga (floral foam) dan cara pengisiannya 6. Menerapkan penggolongan warna yang terdapat pada lingkaran warna 7. Menerapkan efek warna, karakter warna, lambang 6.1 Menjelaskan penggolongan warna yang terdapat pada lingkaran warna 6.2 Menjelaskan harmoni kombinasi warna yang berkaitan dengan Seni Merangkai Bunga dan. 7.1 Menjelaskan efek warna, berkaitan dengan Seni Merangkai Bunga dan 6

warna (symbol) berkaitan dengan Seni Merangkai Bunga dan 8. Memahami desain secara umum dan menerapkan desain secara khusus yang berkaitan dengan Desain Floral 9. Menerapkan modifikasi dan kreatifitas yang berkaitan dengan 10. Menerapkan artistik dan estetika yang berkaitan dengan Seni 11. Menerapkan Ragam Karya 12. Menerapkan prinsip-prinsip desain dan elemen-elemen desain pada suatu desain floral 13. Merancang Free Form /Free Style/ Modern style/mass Line desain berdasarkan modifikasi, kreatifitas dari bentuk rangkaian Konvensional ( pola dasar /basic) 14. Menerapkan materi materi Hortikultura dan wadah sesuai desain rancangan berdasarkan konsep perencanaan 7.2 Menjelaskan karakter warna yang berkaitan dengan seni merangkai bunga dan Desain Floral 7.3 Menjelaskan lambang (symbol) warna yang berkaitan dengan Seni Merangkai Bunga dan 8.1 Menjelaskan pengertian desain secara umum yang berkaitan dengan 8.2 Menjelaskan pengertian desain secara khusus yang berkaitan dengan 9.1 Menjelaskan modifikasi yang berkaitan dengan 9.2 Menjelaskan kreatifitas yang berkaitan dengan 10.1 Menjelaskan artistik yang berkaitan dengan seni 10.2 Menjelaskan estetika yang berkaitan dengan seni 11.1 Menjelaskan Ragam Karya 11.2 Menganalisa Ragam Karya 12.1 Menjelaskan prinsip-prinsip desain pada suatu 12.2 Menjelaskan elemen-elemen desain pada suatu 13.1 Menjelaskan pengertian Free Form /Free Style/ Modern style sesuai dengan desain floral 13.2 Menjelaskan pengertian Mass Line desain floral 13.3 Menentukan rancangan Free Form/Free Style/Modern Style / Mass Line berdasarkan kreatifitas dari bentuk rangkaian konvensional untuk menciptakan bentuk Free Form/ Free Style sesuai dengan konsep perencanaan dan berdasarkan prinsip dasar desain. 14.1 Menentukan wadah sesuai dengan perencanaan desain 14.2 Menentukan materi-materi Hortikultura sesuai dengan perencanaan desain 7

Level : III Standar kompetensi 1. Menerapkan tanaman Hortikultura secara khusus yang berkaitan dengan Seni 2. Menerapkan jenis-jenis bunga, tanaman hias /daun-daunan, buah dan sayur yang berkaitan dengan 3. Menerapkan sarana penunjang yang digunakan pada Seni Merangkai Bunga dan 4. Menerapkan wadah yang berkaitan dengan 5. Menerapkan penggunaan bantalan bunga (floral foam) dan cara pengisiannya Kompetensi Dasar 1.1 Memahami tanaman Hortikultura secara khusus yang berkaitan dengan 1.2 Memahami pemanfaatan Hortikultura secara khusus : aspek Hortikultura dari segi penggolongan tanaman, aspek artistik jenis tanaman Hortikultura (bunga, tanaman hias/daun-daunan, buah dan sayur) 2.1 Menentukan jenis-jenis bunga, tanaman hias/daun-daunan, buah dan sayur yang berkaitan dengan berdasarkan Nomenklatur 3.1 Menjelaskan alat alat dan mekanik yang digunakan untuk Seni Merangkai Bunga dan 3.2 Menjelaskan membersihkan alat-alat sebelum digunakan 4.1 Menjelaskan jenis wadah yang sesuai dengan 5.1 Menjelaskan cara penggunaan bantalan bunga (floral foam) pada wadah yang ditentukan 5.2 Menjelaskan penggunaan bantalan bunga (floral foam) dan cara pengisiannya 6. Menerapkan jenis-jenis ornamen yang sesuai dengan maksud dan tujuan yang direncanakan 7. Menerapkan penggolongan warna yang terdapat pada lingkaran warna 6.1 Menjelaskan jenis-jenis ornamen yang sesuai dengan maksud dan tujuan yang direncanakan 6.2 Menentukan jenis ornament yang sesuai dengan maksud dan tujuan yang direncanakan 7.1 Menjelaskan penggolongan warna yang terdapat pada lingkaran warna 7.2 Menjelaskan harmoni kombinasi warna yang berkaitan dengan Seni Merangkai Bunga dan. 8

8. Menerapkan efek warna, karakter warna, lambang warna (symbol) berkaitan dengan Seni Merangkai Bunga dan 9. Menerapkan istilah dimensi warna yang berkaitan dengan Seni Merangkai Bunga dan 10.Memahami desain secara umum dan menerapkan desain secara khusus yang berkaitan dengan Seni 11.Menerapkan modifikasi dan kreatifitas yang berkaitan dengan Seni 12.Menerapkan Artistik dan Estetika yang berkaitan dengan Seni 13.Menerapkan ragam karya 14.Menerapkan prinsip-prinsip desain dan elemen-elemen desain pada suatu Desain Floral 15.Merancang Kombinasi antara Unsur-Unsur desain Tehnik (new techniques design) dalam menciptakan suatu bentuk 16.Menerapkan jenis-jenis Holtikultura dan unsur floral lainnya 8.1 Menjelaskan efek warna, karakter warna, lambang warna (symbol) berkaitan dengan Seni Merangkai Bunga dan 8.2 Menjelaskan istilah dimensi warna yang berkaitan dengan Seni Merangkai Bunga dan 8.3 Menjelaskan lambang (symbol) warna yang berkaitan dengan Seni Merangkai Bunga 9.1 Menjelaskan istilah dimensi warna yang berkaitan dengan Rangkaian Bunga dan Desain Floral 10.1 Menjelaskan pengertian desain secara umum yang berkaitan dengan Seni 10.2 Menjelaskan pengertian desain secara khusus yang berkaitan dengan Seni 11.1 Menjelaskan modifikasi yang berkaitan dengan Seni 11.2 Menjelaskan kreatifitas yang berkaitan dengan Seni 12.1 Menjelaskan Artistik yang berkaitan dengan Seni 12.2 Menjelaskan estetika yang berkaitan dengan Seni 13.1 Menjelaskan ragam karya 13.2 Menganalisa ragam karya 14.1 Menjelaskan prinsip-prinsip desain pada suatu 14.2 Menjelaskan elemen-elemen desain pada suatu 15.1 Menjelaskan jenis-jenis unsur desain teknik 15.2 Menjelaskan unsur-unsur teknik (new techniques design) 16.1 Menjelaskan jenis-jenis Hortikultura dan unsur floral lainnya yang akan digunakan dan berdasarkan Nomenkelatur 9

17.Merancang bentuk desain Komersial (free style) berdasarkan Acara Perayaan Khusus (komersial) 17.1 Menjelaskan jenis-jenis berdasarkan acara khusus 17.2 Menentukan penyusunan gaya bebas (free style berdasarkan Acara Khusus 18.Menerapkan jenis-jenis Hortikultura dan unsur floral lainnya yang akan digunakan 19.Menerapkan sarana penunjang untuk bentuk desain komersial (free style) berdasarkan Acara Perayaan Khusus 20.Menerapkan komposisi dalam merancang bentuk-bentuk gaya bebas (free style ) berdasarkan Acara Perayaan Khusus 21.Merancang desain duka (sympathy) 22. Menerapkan materimateri bunga tanaman hias/daun-daun dan unsur unsur floral lainnya yang dibutuhkan 23. Menerapkan sarana pernunjang yang digunakan untuk desain duka (sympathy) 24. Menerapkan rancangan jenis rangkaian duka berdasarkan free style 18.1 Menentukan jenis-jenis materi Hortikultura dan unsur floral lainnya untuk rancangan yang sesuai dengan maksud dan tujuan dan berdasarkan Nomenkelatur 19.1 Menjelaskan sarana penunjang yang sesuai untuk bentuk desain komersial (free style) berdasarkan Acara Perayaan Khusus 19.2 Menentukan sarana penunjang yang digunakan sesuai dengan bentuk desain komersial (free style) 20.1 Menjelaskan pengertian bentuk gaya bebas (free style) yang dimaksud berdasarkan maksud dan tujuan Acara Perayaan Khusus 20.2 Menentukan rancangan gaya bebas (free style) komersial sesuai dengan perencaanaan maksud dan tujuan Acara Perayaan Khusus 21.1 Menjelaskan jenis-jenis desain duka (Krans makam, Salib makam, Desain rangkaian bebas/free style) 21.2 Menentukan susunan suatu desain duka (sympathy) yang sesuai dengan konsep perencanaan 22.1 Menentukan holtikultura dan unsur floral lainnya yang digunakan berdasarkan Nomenkelatur 22.2 Menerapkan ornamen yang sesuai dengan kebutuhan untuk rancangan desain duka (sympathy) 23.1 Menentukan sarana penunjang yang digunakan sesuai dengan bentuk desain duka (sympathy) yang direncanakan 24.1 Menjelaskan rancangan jenis desain duka berdasarkan free style/kreatifitas 24.2 Mengembangkan rancangan jenis desain duka 10

kreatifitas 25. Merancang Buket Tangan Presentasi 26. Menerapkan jenis Hortikultura dan unsur floral lainnya 27. Menerapkan buket tangan presentasi berdasarkan kreatifitas imajinasi (free form/ free style) berdasarkan free style/kreatifitas sesuai dengan konsep perencanaan 25.1 Menjelaskan jenis-jenis buket tangan presentasi (Arm bouquet, Hand Tight bouquet, Desain bebas (free style) 25.2 Menjelaskan tehnik penyusunan buket tangan presentasi 25.3 Menentukan sarana penunjang/ornament yang disesuaikan dengan konsep perencanaan 26.1 Menentukan jenis Hortikultura dan unsur floral lainnya yang sesuai untuk buket tangan presentasi 27.1 Menjelaskan pengembangan buket tangan presentasi berdasarkan kreatifitas, imajinasi (free form/free style) 27.2 Mengembangkan buket tangan presentasi berdasarkan kreatifitas, imajinasi (free form/free style) sesuai dengan maksud dan tujuan berdasakan konsep perencanaan desain. E. Arah Pengenbangan Standar kompetensi dasar menjadi arahan dan landasan untuk mengembangkan materi pokok, kegiatan pembelajaran dan indikator pencapaian kompetensi untuk penilaian. Dalam Seni Merangkai Bunga dan, kegiatan pembelajaran dan penilaian perlu memperhatikan Standar Proses dan Standar penilaian. ----------------------------- Ω --------------------------------- 11