BAB IV IMPLEMENTASI SOLUSI BISNIS

dokumen-dokumen yang mirip
BAB IV RENCANA IMPLEMENTASI DAN KEBUTUHAN SUMBER DAYA

PROMOTION MIX Mengelola Iklan, Personal Selling, Promosi Penjualan, Hubungan Masyarakat dan Pemasaran Langsung.

BAB 6 KESIMPULAN DAN SARAN

BAB 5 SIMPULAN DAN SARAN. akurat yang diperlukan, melakukan wawancara mendalam dengan key informan

BAB 4 Konsep Desain. Gambaran Umum

BAB II LANDASAN TEORI

LAMPIRAN 1 WAWANCARA. 1. Bagaimana sejarah singkat dari PT. Karya Niaga Makmur?

Public Relation terpecah kedalam marketing public relations dan corporate public relations.

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar belakang masalah

BAB III SOLUSI BISNIS

BAB 1 PENDAHULUAN. Universitas Kristen Maranatha

BAB IV HASIL PENELITIAN

BAB I PENDAHULUAN. kehidupan manusia sehari-hari. Segala interaksi yang terjadi merupakan hasil dari

BAB IV PEMBAHASAN. 4.1 Proses Promosi Jasa Penginapan pada Hotel The Majesty Bandung

IPTV BUSINESS PLAN Case PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk. Penulis: CHANDRA TAMRIN NPM : B MM BIZTEL ANGKATAN 4

BAB I PENDAHULUAN. dengan mampu mengelola dan menyampaikan informasi kepada konsumennya

LAMPIRAN. 1. Meliputi daerah mana saja jangkauan penjualan produk PT. Best Denki

BAB II GAMBARAN UMUM OBJEK PENELITIAN

BAB IV PENUTUP. 1.1 Kesimpulan

BAB V PENUTUP. Kesimpulan mengenai empat variable tersebut adalah sebagai berikut :

BAB 4 HASIL PENELITIAN. Sebelum penulis masuk kedalam metode kualitatif, penulis melakukan survey

BAB I PENDAHULUAN. mencapai lebih dari 240 juta pelanggan pada akhir tahun 2011 lalu. naik 60 juta

BAB I PENDAHULUAN. Baliho, Spanduk, wall of fame, atau back drop dan x-banner sangat dibutuhkan

Lampiran 1 Hasil wawancara dengan pihak PT. Tanamas Megah Jayasakti yang diwakili oleh Bapak Indra Purnomo dan Bapak Adrian Luis

BAB V KESIMPULAN DAN REKOMENDASI

BAB III. Profil perusahaan. bidang lain yang ada. Layanan multimedia merupakan layanan yang mampu

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN. Melalui hasil observasi yang di lakukan oleh penulis pada hotel mahkota graha kota

BAB I PENDAHULUAN. untuk bersaingan di era globalisasi ini. Perusahaan diharapkan mengikuti

BAB 1 PENDAHULUAN. Populer, 2004). Hal WIB) Universitas Indonesia

BAB IV RENCANA IMPLEMENTASI DAN KEBUTUHAN SUMBER DAYA

BAB III PENYAJIAN DATA. mengenai strategi komunikasi pemasaran yang digunakan PT.Bank BRISyariah

PENDAHULUAN. Sebagaimana kita ketahui, dewasa ini persaingan antara perusahaan semakin

BAB I PENDAHULUAN. periklanan yang berdiri. Hal tersebut dikarenakan sekarang ini iklan telah

BAB I PENDAHULUAN. berhadapan dengan masyarakat yang menggunakanya, selain itu rumah sakit dalam

BAB VII PENUTUP. Yogyakarta untuk mencapai tujuan perusahaan salah satunya kepuasan dan

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

BAB II GAMBARAN UMUM TENTANG LOKASI PENELITIAN

PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB I PENDAHULUAN. untuk bersaingan di era globalisasi ini. Perusahaan diharapkan mengikuti

BAB IV RENCANA IMPLEMENTASI

BAB IV ANALISIS DATA. 1. Strategi Komunikasi Pemasaran Player s Pool n Lounge

Selain itu, dari segi perencanaan anggaran periklanan, media primer biasanya mendapatkan dana yang jauh lebih besar daripada media sekunder.

BAB I PENDAHULUAN. tersebut dimulai dari yang paling sederhana (komunikasi antar pribadi) hingga yang

BAB IV ANALISIS DATA. penelitian kualitatif ini berupa data data yang bersifat deskriptif. Hal ini

MATARAMNEWS PENAWARAN IKLAN BANNER IKLAN BANNER ANIMASI ADVERTORIAL BERITA.

disimpulkan bahwa saat ini masyarakat pengguna Listrik pasca bayar masih promosi yang dilakukan oleh PLN Disjaya.

BAB I PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG Anggraela Catering Service

Minggu-4. Product Knowledge and Price Concepts. Pengembangan Produk Baru (new product development) By : Ai Lili Yuliati, Dra, MM

BAB I PENDAHULUAN. Keberadaan tempat wisata di Lampung merupakan daya tarik tersendiri bagi

BAB I PENDAHULUAN 1.1 GAMBARAN UMUM OBJEK PENELITIAN SEJARAH SINGKAT PT INDONUSA TELEMEDIA

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian

BAB IV PENUTUP. Bobung dikunjungi oleh wisatawan laki-laki maupun perempuan, sebagian besar

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN. Berdasarkan kajian pustaka yang berupa uraian-uraian teori, hasil

BAB I PENDAHULUAN. Internet adalah jaringan informasi komputer mancanegara yang

BAB 6 KESIMPULAN DAN SARAN

Riset Data Analisis Program TV

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

BAB I PENDAHULUAN. Semua perusahaan yang menghasilkan barang atau jasa akan. dihadapkan pada masalah bagaimana cara memasarkan barang atau jasa

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Iklan adalah salah satu komponen marketing mix yang umum dilakukan

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. penelitian yang dilakukan tentang Strategi Promosi Dinas Pariwisata Dan

BAB IV PENUTUP A. Kesimpulan

BAB III SOLUSI BISNIS

STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN BAHJAH TOUR AND TRAVEL

BAB V KESIMPULAN DAN REKOMENDASI. Berdasarkan berbagai uraian dan temuan yang dihasilkan oleh penelitian

BAB IV PENUTUP. A. Kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian dan evaluasi yang dilakukan oleh peneliti

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

Pertanyaan Wawancara Untuk Public Relations Manager. pendapat anda menanggapi hal tersebut?

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB III PELAKSANAAN MAGANG

BAB II PROFILE PERUSAHAAN

BAB IV HASIL PENELITIAN. lima orang sebagai responden dalam kegiatan wawancara mendalam (in-depht. responden yang penulis dapatkan secara random :

BAB I PENDAHULUAN. pembangunan perekonomian bangsa dan peningkatan kesejahteraan masyarakat

UKDW BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang. Tingkat persaingan dunia usaha di Indonesia sangatlah ketat, karena setiap

BAB IV KESIMPULAN DAN SARAN

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. luas. Iklan juga sudah menjadi bagian dari kehidupan manusia, kita mengenal

BAB I PENDAHULUAN. suatu produk khususnya melalui media cetak. Menurut Rhenald Khasali (1995:99)

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah. Media cetak dan elektronik dewasa ini sangat berkembang di dunia

BAB 4 RENCANA IMPLEMENTASI

BAB IV PENUTUP. yang dilakukan Dapur Hijau Homemade n Healthy Food dalam upaya. meningkatkan jumlah konsumen adalah sebagai berikut:

BAB I PENDAHULUAN. Perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan yang cepat serta tantangan

BAB 5 KESIMPULAN DAN SARAN

BAB I PENDAHULUAN. penting daripada daya tariknya. Endorser yang kredibel adalah orang yang. bisa dipercaya dan mempunyai keahlian tertentu.

BAB 6 KESIMPULAN DAN SARAN

BAB 5 KESIMPULAN DAN SARAN

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB V PENUTUP. konsumen sasaran, menentukan peranan periklanan dan bauran promosi, menunjukkan tujuan dan besarnya anggaran promosi, memilih strategi

BAB 4 HASIL PENELITIAN

BAB II LANDASAN TEORI

ANALISIS PENGARUH PESAN IKLAN NATURADE GOLD TERHADAP RESPON KONSUMEN (MODEL HIRARKI EFEK) DI SOLO GRAND MALL SKRIPSI

BAB V KESIMPULAN DAN REKOMENDASI

Rencana Bisnis Pendirian Perusahaan Baru (Corporate Business Plan)

BAB 6 KESIMPULAN DAN SARAN

Transkripsi:

BAB IV IMPLEMENTASI SOLUSI BISNIS 4.1 Model Konseptual Gambar 4.1 Model Konseptual Implementasi Solusi Bisnis Dalam pengimplementasian solusi bisnis untuk produk TV Satelit Prabayar Telkomvision ini, solusi bisnis yang telah berhasil dikembangkan sebelumnya, yang terdiri dari dua jenis solusi untuk dua bidang yang berbeda, yakni Product Develoopment dan Marketing Communication, akan dibuat rencana implementasinya berupa timeline pelaksanaan masing-masing solusi baik untuk strategi Pengembangan Produk maupun Strategi komunikasi Pemasaran. Selain menetapkan jadwal pelaksanaan masing-masing strategi, dilakukan juga penentuan kebutuhan sumber daya untuk melaksanakan masing-masing strategi tersebut. Walaupun solusi bisnis ini terdiri atas dua jenis solusi yang berbeda bidang, namun kebutuhan sumber daya perusahaan yang akan mengimplementasikan kedua jenis solusi bisnis ini masih tetap berada di bawah Departemen Pemasaran dan Konten PT Indonusa Telemedia. 93

4.2 Rencana Implementasi Dari hasil analisa mengenai masalah yang dihadapi oleh Produk TV Satelit Prabayar Telkomvision, yakni Harga Perangkat, telah berhasil dikembangkan solusi bisnis yang diharapkan bisa mengatasi masalah tersebut berupa product development untuk produk TV Satelit Prabayar Telkomvision. Selain itu program marketing communication untuk mendukung keberhasilan program ini juga turut dikembangkan. Hal yang selanjutnya dilakukan adalah menetapkan perencanaan implementasi solusi bisnis tersebut. Rencana implementasi solusi bisnis ini hanya difokuskan di wilayah Kotamadya Bandung dan sekitarnya saja, dengan awal pelaksanaan program di Bulan Juli 2008. Rencana pengimplementasian secara mendetail berdasarkan slot waktunya dapat dilihat pada bagan berikut ini. Gambar 4.2 Timeline Rencana Implementasi 94

4.2.1 Product Development 1. Peluncuran Paket A Paket A ini direncanakan untuk diluncurkan di bulan Agustus 2008. Bulan Agustus 2008 dipilih karena berdasarkan data historis dari pengalaman kenaikan harga Bahan Bakar Minyak di bulan Maret 2005, efek negatif dari kenaikan harga Bahan Bakar Minyak di bulan ini sudah mulai mereda. Selain itu, peluncuran paket ini juga dibarengi dengan perayaan 63 tahun Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 2008, sehingga paket A ini bisa juga diluncurkan dengan nama Paket Merdeka Telkomvision, yang berarti selain merayakan kemerdekaan Republik Indonesia yang Ke-63, masyarakat yang berminat berlangganan layanan TV Satelit Prabayar Telkomvision juga merdeka dari keharusan membeli perangkat parabola dan decoder dengan harga tinggi. Program ini dilangsungkan hingga tahun 2008 berakhir, dan bila diperlukan program ini bisa diteruskan di tahun 2009. 2. Peluncuran Paket B Paket B direncanakan untuk diluncurkan pada bulan November 2008, dikarenakan berbarengan dengan perayaan Hari Pahlawan 10 November 2008. Sehingga Paket ini juga bisa disebut Paket Pahlawan, karena memungkinkan masyarakat menikmati layanan TV Satelit Prabayar Telkomvision dengan harga yang lebih terjangkau. 3. Program Buy n Free Program Buy n Free ini bisa diluncurkan segera di bulan Juli 2008, karena produk ini akan terlihat menarik bagi para pelanggan Telkomvision di tengah kenaikan harga barang-barang yang terjadi dikarenakan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak. Sedangkan bagi perusahaan, program ini akan menjadi suatu program untuk meretensi pelanggan Telkomvision. Program ini berlangsung hingga tahun 2008 berakhir, dan bila diperlukan bisa diteruskan di tahun 2009. 95

4.2.2 Marketing Communication 1. Surat Kabar Promosi di surat kabar Pikiran Rakyat dilakukan setiap dua minggu sekali, yang dimulai semenjak Paket A diluncurkan, yang bertujuan selain untuk menimbulkan awareness masyarakat kotamadya Bandung akan produk TV Satelit Telkomvision, periklanan ini akan membantu promosi Paket A agar masyarakat yang pada mulanya hanya aware akan layanan TV Satelit Prabayar Telkomvision, menjadi tertarik karena adanya promosi keberadaan Paket A tersebut. Hal serupa dilakukan ketika program Paket B diluncurkan, iklan yang diluncurkan di Surat Kabar Pikiran Rakyat juga bertujuan untuk meningkatkan awareness masyarakat akan keberadaan Paket B yang menawarkan paket saluran TV Satelit Prabayar Telkomvision dengan harga yang lebih terjangkau lagi. 2. Televisi Lokal Program periklanan Telkomvision di TV Lokal seperti Bandung TV hanya bertujuan sebagai awareness builder dan juga reminder masyarakat kotamadya Bandung terhadap produk Telkomvision. Periklanan yang diluncurkan mengedepankan lokal content dengan membawa ciri khas budaya Sunda di dalam periklanannya, selain untuk membantu masyarakat kota Bandung mengingat kembali akar budayanya. Tahap pembuatan iklan di televisi lokal dimulai dengan Perancangan Iklan, yaitu tahap-tahap konsep, storyboard, script, pemilihan produser, bintang iklan, dan selanjutnya. Setelah tahap perancangan selesai, kemudian masuk ke tahapan pembuatan dan penayangan iklan di stasiun televisi lokal. Penayangan iklan ini juga membantu peluncuran paket-paket Telkomvision seperti Paket A dan Paket B. Karena itu, iklan ini ditayangkan terutama pada Bulan Agustus dan November 2008, ketika kedua paket tersebut diluncukan oleh Telkomvision. Komunikasi pemasaran kedua paket tersebut diharapkan dapat lebih efektif dengan didukung periklanan di surat kabar dan televisi. 96

3. Papan Reklame Program promosi dengan menggunakan papan reklame yang akan ditempatkan di tempat-tempat strategis seperti tepi jalan-jalan protokol, juga terdiri atas tahapantahapan seperti desain iklan, penentuan lokasi dan perizinan, dan juga pemasangan billboard. Kedua tahap awal yaitu desain dan penentuan lokasi dan perizinan masing-masing direncanakan akan memakan waktu dua minggu. Papan reklame ini juga berfungsi sebagai awareness builder dan reminder masyarakat akan produk Telkomvision, selain sebagai pendukung peluncuran paket A dan Paket B serta program Buy n Free dari Telkomvision. Oleh karena itu, pemasangan reklame ini dilakukan di sepanjang bulan Agustus dan November, ketika kedua paket tersebut baru diluncurkan. 4. Brosur Penyebaran brosur dilakukan sepanjang tahun, karena brosur tersebut diletakkan di counter-counter pelayanan Telkom baik di Pusyantel maupun Plasa Telkom, ataupun agent distributor Telkomvision. Penyebaran brosur juga dilakukan setiap Telkomvision menyelenggarakan exhibition, promo ataupun sponsorship. Dengan penggunaan brosur, masyarakat dapat mengetahui dengan lebih jelas informasi mengenai produk TV Satelit Prabayar Telkomvision. 5. Exhibition Sebaiknya Telkomvision mengadakan exhibition di di pusat-pusat perbelanjaan di kota Bandung seperti Parisj Van Java, Bandung Supermal dan lainnya dan juga di pameran-pameran elektronik. Dengan mengadakan exhibition ini, masyarakat berkesempatan mendapatkan experience dengan melihat sendiri bentuk fisik dari perangkat parabola dan decoder dan juga mendapatkan informasi lebih mendalam tentang produk dari sales promotion Telkomvision. 6. Service Recovery Service Recovery ini akan menjadi penting dikarenakan persepsi pelanggan mengenai kualitas pelayanan Telkomvision akan terlihar dari hal ini. Kemampuan 97

perusahaan untuk meng-handle dari pelanggan dengan baik dan memuaskan akan meningkatkan image Telkomvision di mata pelanggan. Dan pelanggan yang terpuaskan bisa menjadi ambassador yang baik bagi Telkomvision dengan merekomendasikan produk Telkomvision kepada orang lain. 7. Mailing List Dengan menggunakan media mailing list sebagai media komunikasi baik antara perusahaan dengan pelanggan maupun antar pelanggan, Telkomvision mendapatkan keuntungan dengan mengetahui hal-hal apa yang menjadi concern pelanggan mengenai produk TV Satelit Prabayar Telkomvision ini, seperti misalnya complain pelanggan, hidden needs pelanggan, dan sebagainya. Selain itu, keberadaan mailing list juga berfungsi sebagai awal pengembangan community bagi Telkomvision. Pengaktifan mailing list ini bisa dimulai di awal Juli 2008, sebagai antisipasi meningkatnya pelanggan Telkomvision secara signifikan akibat dari peluncuran paket A dan paket B. 8. Website Penggunaan website Telkomvision, yaitu www.telkomvision.com sebagai media promosi dilakukan sepanjang tahun berjalan dan harus di-maintain dengan baik untuk menjaga keakuratan dan keaktualan informasi yang terkandung di dalamnya. Karena biasanya mereka yang mengunjungi website adalah orang yang telah tertarik dengan produk Telkomvision, maka semaksimal mungkin website harus dibuat atraktif, menarik, dan informatif, sehingga setelah mereka mengetahui informasi mengenai produk-produk Telkomvision, semakin menguatkan keinginan mereka untuk berlangganan dan segera mengambil tindakan atau action menjadi pelanggan Telkomvision. 4.3 Kebutuhan Sumber Daya Sumber daya yang dibutuhkan dalam pengimplentasian solusi bisnis yang terdiri atas Pengembangan Produk dan Komunikasi Pemasaran TV Satelit Prabayar Telkomvision adalah sebagai berikut: 98

a. Staf Channel Promo Staf Channel Promo bertugas menetapkan strategi harga yang tepat untuk kedua paket yang akan diluncurkan tersebut, disamping itu juga menentukan dimana saja tempat-tempat lokasi papan reklame yang strategis untuk iklan Telkomvision. Selain itu, keputusan untuk menyelenggarakan exhibition dan juga menentukan lokasi diselenggarakannya exhibition juga menjadi tugas dari divisi marketing. b. Staf Public Relation (PR) Tugas public relation pada komunikasi pemasaran Telkomvision ini adalah bertindak sebagai pihak penghubung antara perusahaan dengan pelanggan, termasuk sebagai moderator mailing list. Oleh karena itu, PR yang dibutuhkan harus mampu menghubungkan perusahaan dengan pelanggan yang masingmasing memiliki berbagai keinginan dan kebutuhan yang berbeda-beda dengan baik. c. Staf Customer Service Tenaga customer Service diperlukan untuk menanggapi berbagai macam pertanyaan dari pelanggan mengenai layanan Telkomvision, serta memberikan solusi atas berbagai keluhan yang diajukan pelanggan. Oleh karena itu, diperlukan SDM dengan knowledge, attitude, dan interpersonal skill yang baik. d. Staf Networking & IT Staf Networking & IT dibutuhkan unuk mengatasi gangguan-gangguan yang muncul pada sisi jaringan ataupun perangkat, dalam rangka memenuhi after sales service dari produk Telkomvision yang berhubungan dengan sisi teknis dari produk TV Satelit Prabayar Telkomvision ini. Selain sumber daya manusia, pelaksanaan strategi komunikasi pemasaran untuk produk TV Satelit Prabayar Telkomvision ini juga membutuhkan dukungan dari beberapa pihak-piihak lain (eksternal) yang terkait, yaitu: 99

a. Pihak Produsen Koran Pihak produsen koran yang berperan dalam kegiatan komunikasi pemasaran ini adalah pihak koran Pikiran Rakyat. Hal ini dikarenakan koran tersebut digunakan sebagai media untuk pemasangan iklan Telkomvision. b. Pihak Stasiun Televisi Pihak stasiun televisi ikut berperan dalam kegiatan komunikasi pemasaran karena Telkomvision akan menempatkan iklannya di salah satu slot iklan yang disediakan oleh pihak stasiun televisi. Stasiun televisi lokal yang berperan dalam program komunikasi pemasaran ini adalah pihak Bandung TV. c. Pihak Production House (PH) untuk iklan Pihak Production House (PH) untuk iklan berperan dalam kegiatan ini karena melalui PH inilah, komunikasi perusahaan tentang produk Telkomvision ini akan diterjemahkan ke dalam bahasa periklanan yang nantinya akan menarik perhatian dan menciptakan awareness masyarakat mengenai produk Telkomvision. d. Pihak Percetakan Pihak percetakan ikut berperan dalam kegiatan komunikasi pemasaran sebagai pihak yang memproduksi brosur maupun spanduk untuk papan reklame yang nantinya akan digunakan sebagai media penyampaian informasi mengenai layanan TV Satelit Prabayar Telkomvision. e. Pihak Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Pihak Dispenda ikut berperan dalam program komunikasi pemasaran ini karena perusahaan akan membayar pajak kepada Dispenda Kota Bandung saat memasang papan reklame yang mengiklankan produk Telkomvision. f. Pihak Dinas Tata Kota Pihak Dinas Tata Kota juga terkait di dalam program komunikasi pemasaran ini karena untuk memasang papan reklame tentang iklan Telkomvision, perusahaan perlu untuk meminta izin dinas Tata Kota. 100

g. Perusahaan Webhosting Pihak webhosting juga terkait dalam usaha komunikasi pemasaran dikarenakan untuk memesan suatu domain di internet, perusahaan harus menghubungi perusahaan webhosting untuk mendapatkan alamat untuk menempatkan konten website di internet. h. Pihak Event Organizer Pihak event organizer ikut berperan dalam komunikasi pemasaran ini karena Telkomvision akan mengadakan exhibition di acara-acara seperti pameran elektronik dan event-event lainnya. i. Manajemen Pusat-pusat Perbelanjaan Pihak manajemen pusat perbelanjaan juga terkait dengan pelaksanaan program komunikasi pemasaran, dikarenakan Telkomvision juga akan melakukan product exhibition di pusat-pusat perbelanjaan seperti Bandung Super Mal, Parisj van Java, dan lainnya. 4.4 Pengukuran Efektivitas Pelaksanaan Pengukuran efektivitas pelaksanaan untuk implementasi solusi bisnis ini dilakukan melalui dua tahap. Tahap pertama adalah sebelum program pengembangan produk dan komunikasi pemasaran dilakukan, dengan melakukan wawancara dan kepada masyarakat mengenai produk TV Satelit Prabayar Telkomvision, terutama persepsi dan awareness mereka terhadap produk ini. Tahap kedua dengan melakukan wawancara setelah kedua program tersebut dilaksanakan untuk mengetahui apakah telah terjadi perubahan persepsi dan awareness mayarakat mengenai produk ini. Selain dengan cara tersebut, cara yang lebih mudah dilakukan adalah dengan melihat pertumbuhan pelanggan yang terjadi setelah program pengembangan produk dan komunikasi pemasaran tersebut dilakukan. Apabila terjadi pertumbuhan jumlah pelanggan secara signifikan, maka dapat disimpulkan bahwa kedua program tersebut telah berjalan dengan baik. 101

102