D. Kurikulum 1. Kesesuaian Kurikulum dengan Visi, Misi, Sasaran, dan Tujuan Kurikulum yang dipergunakan di Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra

dokumen-dokumen yang mirip
REVIU KURIKULUM BAHASA ARAB PERGURUAN TINGGI. Oleh Syihabuddin [PS Pend. Bahasa Arab, FPBS, Universitas Pendidikan Indonesia]

PENINGKATAN MUTU PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN BAHASA INDONESIA BAGI PENUTUR ASING (BIPA) YANG PROFESIONAL

G.Tata Pamong (Governance) 1. Struktur dan Suasana Organisasi Secara umum, posisi Jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia terlihat pada diagram Struktur

KURIKULUM PROGRAM S1 PENDIDIKAN MATEMATIKA FPMIPA UPI

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA INGGRIS PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

JURUSAN PENDIDIKAN BAHASA DAERAH FPBS UPI BERBASIS KOMPETENSI SASTRA DAN BUDAYA SUNDA1) Yayat Sudaryat2) ABSTRAK

J. Suasana Akademik 1. Sarana yang Tersedia untuk Memelihara Interaksi Dosen-Mahasiswa

VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN, SERTA STRATEGI PENCAPAIAN

DAFTAR ISI. KATA PENGANTAR. i DAFTAR ISI. ii RANGKUMAN EKSEKUTIF viii TIM PENYUSUN EVALUASI DIRI.. xi

H. Pengelolaan Program

KUESIONER PEMANTAUAN DAN EVALUASI PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN GURU (PEPPG)

II. Rangkuman Eksekutif

BAGIAN I PENDAHULUAN

KANTOR PENJAMINAN MUTU INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER

PROGRAM STUDI S2 PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA SEKOLAH DASAR (PS S2 PBISD)

PROGRAM KERJA (PROGKER) PERIODE PROGRAM DOKTOR TEKNIK SIPIL

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah. Menghasilkan individu-individu yang mampu menumbuhkembangkan

L. Sistem Jaminan Mutu 1. Pengelolaan Mutu Secara Internal pada Tingkat Program Studi 2. Hubungan dengan Penjaminan Mutu pada Tingkat Lembaga

I. PENDAHULUAN. pemerintah melalui lingkungan keluarga, lingkungan sekolah dan lingkungan

M. Penelitian, Publikasi, Skripsi, dan Pengabdian kepada Masyarakat 1. Kualitas, Produktivitas, Relevansi Sasaran, dan Efisiensi Pemanfaatan Dana

PROGRAM KERJA PERIODE

KETETAPAN SENAT AKADEMIK INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG Nomor : 023/SK/K01-SA/2002 TENTANG HARKAT PENDIDIKAN DI INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA

LAPORAN PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN 2 DI SMK NEGERI 5 SEMARANG

BAB I PENDAHULUAN. Pendidikan merupakan faktor penting dalam membentuk dan meningkatkan

KETERAMPILAN BIDANG BOGA PADA PELAKSANAAN KKN POSDAYA MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TATA BOGA

V. DESKRIPSI SWOT SETIAP KOMPONEN EVALUASI DIRI

KURIKULUM BERBASIS KOMPETENSI PROGRAM STUDI SASTRA ARAB FAKULTAS SASTRA UNIVERSITAS HASANUDDIN

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah

Tabel N.1 Alasan Perekrutan Lulusan

BAB 1 PENYELENGGARAAN PROGRAM DOKTOR

Manfaat Evaluasi diri

Dengan Rahmat Tuhan Yang Maha Esa MAJELIS WALI AMANAT UNIVERSITAS INDONESIA

Manual Mutu FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS TRUNOJOYO

2 2. Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 1994 tentang Jabatan Fungsional Pegawai Negeri Sipil (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1994 Nomor 22,

SISTEM MANAJEMEN MUTU ISO 9001:2008 DEPARTEMEN STATISTIKA FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM INSTITUT PERTANIAN BOGOR

UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG

BAB I DESKRIPSI SWOT TIAP KOMPONEN

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah

Program Kerja. PS Magister Teknologi Industri Pertanian Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya

LAPORAN PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN 2 DI SMP NEGERI 2 SUBAH

KOMPONEN D SUMBER DAYA MANUSIA

LAPORAN PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN 2 DI SMA NEGERI 6 SEMARANG

Visi Visi Universitas Dhyana Pura adalah Perguruan Tinggi Teladan dan Unggulan.

I. PROGRAM STUDI : PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA

KESIAPAN PRODI IKORA MENGHADAPI IMPLEMENTASI UNDANG UNDANG KEOLAHRAGAAN 2005

LEMBARAN DAERAH KABUPATEN BANJARNEGARA TAHUN 2015 NOMOR 10

BAB I PENDAHULUAN. Kemampuan guru mencakup tiga kategori yang dikenal dengan Tiga. Kompetensi yaitu kemampuan profesional, personal, sosial (Arikunto,

KEPUTUSAN REKTOR UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO Nomor : 61/KEP/UDN-01/VI/2007. tentang KODE ETIK DOSEN UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO

Manual Mutu Akademik FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS TRUNOJOYO MADURA

LAPORAN PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN 2 DI SMA NEGERI 5 SEMARANG

STANDAR ISI PEMBELAJARAN

LAPORAN PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN 2 di SMK N 9 SEMARANG

BAB V SIMPULAN DAN REKOMENDASI. telah dipaparkan pada bab IV dapat ditarik beberapa kesimpulan sebagai berikut:

BAB I PENDAHULUAN. pengawasan, dan penilaian. Suasana pembelajaran akan mampu. menciptakan lingkungan akademis yang harmonis dan produktif, jika

MANFAAT HASIL PROGRAM PENGALAMAN LAPANGAN (PPL) SEBAGAI KESIAPAN GURU PRODUKTIF

LAPORAN PRAKTIKK PENGALAMAN LAPANGAN 2 DI SMK N 3 SEMARANG

KEPUTUSAN REKTOR UNIVERSITAS INDONESIA NOMOR: 263/SK/R/UI/2004. Tentang PENYELENGGARAAN PROGRAM DOKTOR DI UNIVERSITAS INDONESIA

BAB I PENDAHULUAN. Seiring perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, fungsi pendidikan

LAPORAN PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN 2 DI SMP NEGERI 4 BATANG KABUPATEN BATANG

UNIVERSITAS SUMATERA UTARA PERATURAN PEMBUKAAN DAN PENUTUPAN PROGRAM STUDI (Draft)

Dokumen Kurikulum Program Studi : Ilmu dan Teknik Material

Dokumen Kurikulum Program Studi : Teknik Mesin

MEMUTUSKAN: BAB I KETENTUAN UMUM. Pasal 1

Dokumen Kurikulum Program Studi : Aeronotika dan Astronotika

GUBERNUR GORONTALO PERATURAN DAERAH PROVINSI GORONTALO NOMOR 7 TAHUN 2015 TENTANG KURIKULUM MUATAN LOKAL DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

BAB I PENDAHULUAN. sumber daya manusia yang ditekankan pada upaya pengembangan aspek-aspek

KATA PENGANTAR. Medan, Agustus 2016 Tim Penyusun PANDUAN MICROTEACHING FE UNIMED

UPAYA PENGEMBANGAN BAHASA CIREBON MELALUI PENYIAPAN GURU PROFESIONAL

Sasaran dan. Pengembangan Sikap Profesional. Kompetensi Dasar

PROGRAM STUDI S2 PENDIDIKAN BAHASA INDONESIA (PS S2 PBI)

RENCANA STRATEGIS PROGRAM STUDI PENDIDIKAN MATEMATIKA FKIP UNIVERSITAS SRIWIJAYA

KEBIJAKAN MUTU AKADEMIK

BAB II KAJIAN PUSTAKA

LAPORAN PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN 2 DI SMK NEGERI 3 KENDAL KAB. KENDAL

PEDOMAN KERJA PRAKTEK MAHASISWA

BAB V SIMPULAN DAN REKOMENDASI

KURIKUKUM PROGRAM STUDI

RENCANA OPERASIONAL PROGRAM STUDI S1 MANAJEMEN STIE KBP TAHUN

PEDOMAN KERJA PRAKTEK MAHASISWA

PERATURAN DAERAH KOTA TASIKMALAYA NOMOR 2 TAHUN 2011 TENTANG PENDIDIKAN DINIYAH DI KOTA TASIKMALAYA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

BUKU KEBIJAKAN MUTU SPMI UMN AW BUKU KEBIJAKAN MUTU SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL

STANDAR 1. VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN, SERTA STRATEGI PENCAPAIAN

Visi, Misi dan Tujuan

KEPUTUSAN REKTOR UNIVERSITAS GADJAH MADA NOMOR 22/P/SK/HT/2006

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah. Pendidikan merupakan sarana penting untuk mendapatkan Sumber Daya

PANDUAN PEMBENTUKAN ORGANISASI MUTU ITS

LAPORAN PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN 2 DI SMK NEGERI 3 MAGELANG

KODE ETIK DOSEN STIKOM DINAMIKA BANGSA

I. DESKRIPSI SWOT SETIAP KOMPONEN KOMPONEN A VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN SERTA STRATEGI PENCAPAIANNYA

REKTOR UNIVERSITAS GADJAH MADA,

2016, No Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4421); 3. Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi (Lembaran Negara Repub

LAPORAN PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN 2 DI SMA NEGERI 1 BOJA. Disusun oleh: Nama : Ratna Rakhmawati NIM : Program Studi : Pendidikan Fisika

Kurikulum Jurusan Teknik Informatika Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia FTI UII Yogyakarta

BAB I PENDAHULUAN. bangsa. Suatu bangsa bisa dikatakan telah maju apabila seluruh warga negaranya

Standar Kompetensi Lulusan STIKES HARAPAN IBU

C. Tujuan. D. Profil Lulusan

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Penelitian

PERATURAN REKTOR UNIVERSITAS GADJAH MADA NOMOR 581/P/SK/HT/2010

BAB I STANDAR PENDIDIKAN STANDAR 1 : STANDAR KOMPETENSI LULUSAN NO. KATEGORI ISI 1. Visi, Misi dan Tujuan Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran

Transkripsi:

50 D. Kurikulum 1. Kesesuaian Kurikulum dengan Visi, Misi, Sasaran, dan Tujuan Kurikulum yang dipergunakan di Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FPBS UPI hingga tahun 2006 ini adalah Kurikulum IKIP Bandung tahun 1993 yang dikenal dengan nama Kurikulum Fleksibel. Pada tahun 1999 dengan SK Presiden nomor 124 tahun 1999 tentang pendirian Universitas Pendidikan Indonesia, IKIP berubah menjadi UPI. Dengan mempertimbangkan perubahan tersebut, terbit SK Rektor UPI nomor 4116/K.04/PP.03.01/2000 tentang Pemberlakuan Kurikulum Fleksibel sebagai Kurikulum UPI. Pada Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, pemberlakuan Kurikulum Fleksibel menjadi Kurikulum UPI tersebut tidak disertai dengan perubahan pada Struktur Program Kurikulum Program Studi. Untuk lebih menyesuaikan kurikulum dengan visi, misi, sasaran, dan tujuan UPI, pada tahun 2002, melalui Rapat Pleno Dewan Dosen, Program Studi mengubah isi Mata Kuliah Pendalaman dan Perluasan (MKPP) tanpa disertai dengan perubahan nama mata kuliah. Di samping itu, pada tahun 2005, Program Studi mengusulkan perubahan Struktur Program Kurikulum Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, tetapi sampai saat ini belum ditindaklanjuti karena masih banyaknya pertimbangan yang harus diperhatikan oleh pihak universitas. Visi Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia adalah menumbuhkembangkan lulusan menjadi manusia berbudaya dan beradab, memiliki kemampuan dan wawasan untuk menjawab tantangan dan permasalahan kehidupan melalui pencetakan calon tenaga pengajar bahasa dan sastra Indonesia dan ahli bahasa/sastra yang berkelayakan. Misi Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia adalah (a) menyelenggarakan pendidikan bagi calon tenaga kependidikan dan nonkependidikan dan meningkatkan kualifikasinya dalam bidang bahasa dan sastra Indonesia; (b) melaksanakan penelitian dan pengkajian dalam rangka mengembangkan dan menerapkan disiplin ilmu bahasa dan sastra Indonesia; (c) melaksanakan pengabdian kepada masyarakat untuk meningkatkan mutu dan tujuan-tujuan lain; dan (d) menggalang kerja sama dengan berbagai pihak, baik secara vertikal maupun horisontal. Tujuan Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia

51 adalah (a) mendidik calon tenaga kependidikan dan nonkependidikan yang profesional dan berkelayakan dalam bidang studi bahasa dan sastra Indonesia; (b) menghasilkan berbagai penelitian yang berkenaan dengan kebahasaan, kesastraan, kependidikan, dan pengajarannya; (c) menghasilkan berbagai program inovatif dalam bidang bahasa dan sastra Indonesia; dan (4) menyelenggarakan berbagai program kerja sama dengan berbagai pihak baik di dalam maupun di luar negeri. Sasaran Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia adalah pembinaan dan pendidikan mahasiswa dalam bidang bahasa dan sastra Indonesia, sehingga dihasilkan lulusan yang kompeten dalam pengajaran bidang tersebut. Visi, misi, sasaran, dan tujuan yang telah dirumuskan di atas direalisasikan dalam kurikulum Prodi dalam bentuk: a) 14 SKS Mata Kuliah Dasar Umum, yang berfokus pada aspek kepribadian dan etika calon tenaga pendidik b) 12 SKS Mata Kuliah.Dasar Kependidikan (MKDK), yang berfokus pada aspek penguasaan pedagogik c) 18 SKS Mata Kuliah Proses Belajar mengajar (MKPBM), yang berfokus pada unsur pengelolaan pendidikan d) 97 SKS Mata Kuliah Bidang Studi (MKBS), yang berfokus pada penguasaan profisiensi bahasa Indonesia, bidang kebahasaan dan bidang kesastraaan. e) 20 SKS Mata Kuliah Pendalaman dan Perluasan (MKPP), yang berfokus pada bidang Bahasa Indonesia Penutrur Asing (BIPA), Penulisan Buku Ajar, dan Penyuntingan. 2. Relevansi Kurikulum dengan Tuntutan dan Kebutuhan Stakeholders Kurikulum fleksibel yang digunakan pada Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memilih program minor yang memberikan wewenang dan kemampuan tambahan di luar kewenangan utamanya. Di samping itu, program pendalaman-perluasan memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memperdalam dan/atau memperluas bidang studi utamanya. Dengan demikian, kurikulum fleksibel ini

52 diasumsikan dapat melahirkan lulusan yang senantiasa sesuai dengan kebutuhan stakeholders. Berdasarkan analisis kebutuhan lapangan, terungkaplah bahwa pengajaran bahasa Indonesia bagi penutur asing (BIPA) memiliki pasar kerja yang berdaya serap cukup tinggi. Oleh karena itu, Prodi Bahasa dan sastra Indonesia memasukkan materi perkuliahan BIPA pada struktur program kurikulum yang ada dengan cara mengubah materi perkuliahan pada sejumlah mata kuliah MKPP. Di samping BIPA, dunia kepenulisan yang meliputi penulisan fiksi, buku ajar, dan penulisan ilmiah populer dianggap sebagai lapangan kerja lulusan Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Oleh karena itu, Program Studi mengubah materi beberapa mata kuliah MKPP dengan materi perkuliahan kepenulisan yang meliputi kepenulisan fiksi, kepenulisan buku ajar, kepenulisan ilmiah populer, dan penyuntingan (editing). 3. Struktur dan Isi Kurikulum (Keluasan, Kedalaman, Koherensi, Penataan/Organisasi) Struktur Kurikulum yang berlaku pada Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia adalah Kurikulum Fleksibel dengan beban 161 SKS. Adapun rincian Kurikulum yang dipergunakan itu adalah sebagai berikut. a. 14 SKS Kelompok Mata Kuliah Dasar Umum (MKDU) yang berfungsi terutama memberikan dasar-dasar bagi pengembangan kepribadian guru dan tenaga kependidikan lainnya. (8,7%) b. 12 SKS Kelompok Mata Kuliah Dasar Kependidikan (MKDK) yang berfungsi terutama untuk mengembangkan sikap dan wawasan profesional kependidikan (7,5%). c. 18 SKS Kelompok Mata Kuliah Proses Belajar Mengajar (MKPBM) berfungsi mengembangkan kemampuan /keterampilan mengajar. (11,2) d. 97 SKS Kelompok Mata Kuliah Bidang Studi (MKBS) Mayor, yang berfungsi terutama untuk mengembangkan penguasaan ilmu dan materi dalam bidang studi yang akan menjadi wewenang utama. (60,2%)

53 e. 20 SKS Kelompok Mata Kuliah Pendalaman dan Perluasan, yang berfungsi terutama dalam memberikan kemampuan tambahan dan perluasan bidang ilmu yang ditekuninya (12,4%). Tabel D.1 Struktur Kurikulum Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia No Ketompok mata kuliah SKS % 1 Mata Kuliah Dasar Umum (MKDU) 14 8,7 2 Mata Kuliah Dasar Kependidikan (MKDK) 12 7,5 3 Mata Kuliah Proses Belajar mengajar (MKPBM) 18 11,2 4 Mata Kuliah Bidang Studi (MKBS) 97 60,2 5 Mata Kulian Pendalaman dan Perluasan (MKPP) 20 12,4 Jumlah 161 MKDU dikeiola oleh Tim MKDU universitas, dan MKDK dikelola oleh Tim MKDK dari Fakultas Ilmu Pendidikan UPI. MKPBM, MKBS, dan MKPP dikelola oleh Prodi, dan dikelompokkan lebih lanjut menjadi rumpun-rumpun mata kuliah berdasarkan kebutuhan untuk menghasilkan guru bahasa Indonesia yang profesional, yaitu kelompok mata kuliah kemahiran berbahasa, mata kuliah kebahasaan/linguistik, mata kuliah kesusastraan, mata kuliah Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA), mata kuliah penyuntingan (editing), dan mata kuliah proses belajar-rnengajar bahasa Indonesia. Isi kurikulum ini selanjutnya dijabarkan ke dalam silabus mata kuliah yang dilakukan oleh kelompok dosen berdasarkan bidang keahliannya dengan mempertimbangkan perkembangan yang terjadi dalam bidang keahlian yang berkaitan dan kebutuhan mahasiswa serta pengguna lulusan. Dari sisi koherensi dan organisasi sebagaimana diatur dalam kurikulum UPI, penataan kurikulum Prodi lebih menekankan pada pendekatan concurent: kelompokkelompok mata kuliah di atas diorganisasikan dan disajikan secara serempak agar sejak awal mahasiswa sebagai calon guru dapat dibekali dengan kompetensi yang dibutuhkan sebagai seorang guru bahasa Indonesia yang profesional. Karena itu, Struktur program menunjukkan perpaduan pengetahuan teori seperti ilmu pendidikan kebahasaan, manajemen, keterampilan berbahasa Indonesia, keterampilan merencanakan, menyajikan dan mengelola pembelajaran, aplikasi

54 pengetahuan Bahasa Indonesia, dan pembentukan sikap sebagai seorang guru bahasa Indonesia profesional. 4. Kompetensi dan Etika Lulusan yang Diharapkan Lulusan Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia diharapkan memiliki empat jenis kompetensi, yaitu sebagai berikut. a) kompetensi kepribadian, yang berupa kepribadian yang mantap, stabil, arif, dewasa, kredibel, dan layak diteladani, serta berpegang teguh pada etika profesi. b) kompetensi sosial, yaitu kemampuan lulusan untuk berkomunikasi secara efektif dengan peserta didik, sesama pendidik, tenaga kependidikan, orang tua/wali murid, dan masyarakat sekitar. c) kompetensi pedagogik, yang mencakup (1) pemahaman terhadap kemampuan dan perkembangan peserta didik, (2) kemampuan dalam merencanakan pembelajaran, mengelola pembelajaran, dan melakukan evaluasi hasil belajar, dan (3) kemampuan melakukan penelitian tindakan kelas untuk membantu perbaikan pembelajaran. d) kompetensi profesional, yang mencakup kemampuan (1) memahami dan memproduksi ragam komunikasi lisan dan tulisan dalam berbagai jenis wacana dan topik, (2) memahami ilmu kebahasaan dan sastra berikut terapannya, (3) memahami hubungan antara bahasa dengan budaya masyarakat pemakainya, (4) memahami elemen-elemen dan aplikasi kurikulum bahasa Indonesia. 5. Derajat Integrasi Materi Pembelajaran Intra dan Antardisiplim Ilmu Sesuai dengan kurikulum UPI, kurikulum Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia dikembangkan dengan pendekatan concurrent. Dengan pendekatan ini, mata kuliah yang mengembangkan kemampuan dalam bidang studi (MKBS), mata kuliah yang mengembangkan kemampuan profesional guru/tenaga kependidikan (MKDK dan MKPBM), dan mata kuliah yang mengembangkan kepribadian calon guru/tenaga kependidikan (MKDU)

55 diorganisasikan secara bersamaan. Dengan organisasi seperti ini, mahasiswa diperkenalkan pada tugas-tugas profesionalnya secara utuh sejak awal pengalaman belajar mereka pada Program Studi dengan suasana yang kondusif. Melalui organisasi concurrent ini, diharapkan terjadi interaksi antara materi perkuliahan bidang profesi dan bidang studi sehingga pendalaman dan penghayatan terhadap profesi yang akan diemban menjadi semakin kental. 6. Kurikulum Lokal yang sesuai dengan Kebutuhan Masyarakat Terdekat dan Kepentingan Internal Lembaga Kurikulum muatan lokal yang ditawarkan dalam struktur Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia mempertimbangkan kebutuhan di masyarakat tapi juga tidak melupakan kepentingan internal lembaga. Isi kurikulum yang bernuansa muatan lokal tercermin dalam mata kuliah pendalaman dan perluasan (MKPP), yang bersifat elektif. Dalam konteks ini, mahasiswa diberi mata kuliah Bahasa Indonesia Penutur Aing, Pagelaran Sastra, dan Kepenulisan (20 SKS). Tabel D.2 Struktur Kurikulum Muatan Lokal Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia No. Kode Nama Mata Kuliah SKS Materi Baru yang Disesuaikan dengan Kebutuhan 1 IND 533 Membaca Pemahaman I 2 Kepenulisan Ilmiah Populer 2 IND 536 Prinsip-prinsip Terjemahan 2 Kepenulisan Fiksi dan Interpretasi 3 IND 537 Terjemahan I 3 Kepenulisan Buku Ajar 4 IND 539 Interpretasi I 2 SBM BIPA 5 IND 534 Membaca Pemahaman II 2 Pengembangan Media

56 BIPA 6 IND 535 Terjemahan dan Interpretasi 3 Pagelaran Sastra 7 IND 538 Terjemahan II 2 Penyuntingan 8 IND 540 Interpretasi II 2 Evaluasi Pengajaran BIPA 9 IND 541 Interpretasi III 2 Seminar Pengajaran BIPA Jumlah 20 Mata kuliah Kepenulisan Ilmiah Populer, Kepenulisan Buku Ajar, Kepenulisan Fiksi, dan Penyuntingan bermanfaat bagi media massa dan penerbit setempat. Mata kuliah BIPA berguna bagi Program Studi dan Balai Bahasa dalam penyelenggaraan pengajaran BIPA. Mata kuliah Sanggar Sastra beguna bagi Program Studi dalam menyiapkan mahasiswa dan lulusan yang menguasai ihwal pagelaran sastra. 7. Mata Kuliah Pilihan yang Merujuk pada Kebutuhan Mahasiswa Mata kuliah pilihan yang merujuk pada kemampuan tambahan mahasiswa Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia meliputi tiga kelompok, yaitu sebagai berikut. a) Kelompok Mata Kuliah Pendalaman dan Perluasan (MKPP) berfungsi mengembangkan penguasaan kemampuan yang lebih dalam dan/atau lebih luas dalam bidang bahasa atau sastra. (20 SKS) b) Kelompok Mata Kuliah Kemampuan Tambahan (MKKT) berfungsi mengembangkan penguasaan materi dalam bidang studi lain yang akan menjadi kemampuan tambahan(27 SKS) c) Kelompok Mata Kuliah Bidang Studi (MKBS) minor berfungsi mengembangkan penguasaan ilmu (materi) dalam bidang studi lain yang akan menjadi wewenang tambahan. (40 SKS) 8. Peluang bagi Mahasiswa untuk Mengembangkan Diri Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia memiliki kurikulum dengan sejumlah mata kuliah yang memberikan peluang bagi mahasiswa untuk

57 mengembangkan diri dalam dunia pengajaran bahasa dan sastra, menulis buku ajar, menulis karya ilmiah populer, menulis fiksi, dan dunia penyuntingan. Pasar kerja untuk keterampilan yang dikembangkan oleh mata kuliah tersebut dapat diisi oleh mahasiswa, bahkan ketika mereka belum lulus dari UPI. Kelompok mata kuliah BIPA pun menjanjikan pasar kerja yang jelas. Ketika telah menempuh kelompok mata kuliah tersebut, para mahasiswa telah ada yang membantu penyelenggaraan pengajaran BIPA, baik di lingkungan kampus maupun di luar kampus. Bahkan, ada di antara mahasiswa yang kreatif membuka situs pengajaran BIPA di internet dengan pelanggan peminat BIPA di mancanegara. Mahaiswa Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia pun memiliki peluang melanjutkan studi ke pascasarjana serta memperoleh pengetahuan dan pemahaman materi khusus sesuai dengan bidang studi yang ditumbuhkan dengan cara memperkuat kemampuan akademik-ilmiah mahasiswa sehingga mereka mampu melakukan kajian ilmiah melalui proses analisis, sintesis, dan penarikan kesimpulan. Peluang ini dipelihara melalui mata kuliah yang bersifat content (seperti kebahasaan, sastra, dan metodologi pengajaran) yang selanjutnya disintesiskan dalam mata kuliah riset. Tabel D.3 Deskripsi Analisis SWOT Komponen Kurikulum Kekuatan (Strengths) 1) Kurikulum Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia relevan dengan visi dan misinya karena berisikan mata kuliah yang mengarah pada pencapaian tujuan pendidikan di Prodi ini sebagaimana tampak pada struktur programnya. 2) Isi yang tercakup dalam struktur Kurikulum Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia, kususnya pada kurikulum inti, membekali mahasiswa dengan komptensi utama guru bahasa Indonesia, antara lain Kelompok Mata Kuliah Keterampilan Berbahasa, Kelompok Mata Kuliah Kebahasaan, kelompok Mata Kuliah Kesusastraan, Kelompok Mata Kuliah PBM yang mengmbil porsi 97 SKS (60%) dari jumlah keseluruhan 161 SKS. Kurikulum tersebut juga sudah mengacu pada standar nasional. Setiap mata

58 kuliah memiliki SAP dan handoutnya. 3) Kelompok Mata Kuliah Pendalaman dan Perluasan (MKPP) sangat efektif dirancang untuk membekali kemampuan tambahan pada mahasiswa. Dengan bekal kemampuan tersebut, mahasiswa dapat berkiprah dalam dunia kerja non-keguruan. Kelemahan (weaknesses) Komposisi penyebaran mata kuliah masih belum berimbang, baik dalam tingkat kesulitan mata kuliah maupun dalam jumlah SKS per semester. Peluang (opportunities) UPI sedang melaksanakan review dan revisi kurikulum, termasuk kurikulum Prodi. Hal ini merupakan kesempatan bagus untuk melakukan penyesuaian yang diperlukan dengan mempertimbangkan perkembangan yang terjadi dalam lingkungan eksternal dan kebutuhan masyarakat pengguna lulusan. Ancaman (threats) Untuk meningkatkan mutu dan daya jual Prodi di masyarakat, Prodi perlu memiliki kurikulum yang handal, fleksibel dan relevan dengan kebutuhan lapangan kerja. Saat ini jumlah SKS yang diterapkan dalam Kurikulum Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia terlalu banyak. Hal ini berdampak pada lama masa studi mahasiswa sehingga proses pendidikan di PT tidak efisien Dalam waktu ke depan, hal ini bisa mempengaruhi minat mahasiswa untuk memasuki perguruan tinggi.