dr.ika Setyawati, M.Sc. Blok 6 1

dokumen-dokumen yang mirip
berusia 21 tahun mengalami ikterus dan untuk dirawat. Ikterus ini ia alami sudah 1 menunjukkan banyak kelainan kecuali

Metabolisme Bilirubin di Hati 1. Pembentukan bilirubin Langkah oksidase pertama adalah biliverdin yang dibentuk dari heme dengan bantuan enzim heme

Katabolisme Heme Katablisme Heme Menghasilkan Bilirubin Metabolisme Bilirubin di Hati Pengambilan Bilirubin oleh Hati Konjugasi Bilirubin

BAB 2. TINJAUAN PUSTAKA. dimana 75% berasal dari penghancuran eritrosit dan 25% berasal dari

METABOLISME HEME T. HELVI MARDIANI. Bagian Biokimia Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara

BAB 2. TINJAUAN PUSTAKA. Metabolisme bilirubin meliputi sintesis, transportasi, intake dan konjugasi serta

Hati menerima ± 25% dari cardiac output, aliran darah hati yang normal ± 1500 cc/ menit atau 1000

[ BIOKIMIA ] Urobilirubin

C. Pengaruh Sinar Fototerapi Terhadap Bilirubin Pengaruh sinar terhadap ikterus pertama sekali diperhatikan dan dilaporkan oleh seorang perawat di

ASUHAN HIPERBILIRUBIN

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. kanan bawah diafragma. Hati terbagi atas dua lapisan utama :

BAB 2. TINJAUAN PUSTAKA

METABOLISME BILIRUBIN

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. terbentuk akibat terbukannya cincin karbon- dari heme yang berasal dari

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. pencernaan, perkembangan otak dan pertumbuhan bayi. 9

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. retikuloendotelial. Neonatus akan memproduksi bilirubin dua kali lipat dari

BAB II TINJAUAN PUSTAKA, KERANGKA TEORI, KERANGKA KONSEP, DAN HIPOTESIS

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA. 2-5% dari berat badan pada orang dewasa normal yang terletak pada kwadran

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Istilah alkohol berasal dari bahasa Arab Al Kuhl, yang artinya

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Hati merupakan organ sentral dalam metabolisme di tubuh. Berat rata

SMP kelas 8 - BIOLOGI BAB 11. SISTEM EKSKRESI MANUSIAlatihan soal 11.3

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Berat badan pada neonatus cenderung menurun secara fisiologis karena

TATALAKSANA FOTOTERAPI PADA BAYI KURANG BULAN. Roro Kurnia Kusuma W

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. Tabel 4.1 Rata-rata peningkatan jumlah eritrosit. Jumlah eritrosit darah (juta/ mm 3 ) ulangan ke

BAB I PENDAHULUAN. Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB II LANDASAN TEORI

OBAT DAN NASIB OBAT DALAM TUBUH

1 Universitas Kristen Maranatha

Metabolisme Besi dan Pembentukan Hemoglobin

Pencernaan, penyerapan dan transpot lemak -oksidasi asam lemak

VIII. Metabolisme Heme ( metabolisme porfirin = porphyrin ).

II. KERJA BAHAN TOKSIK DALAM TUBUH ORGANISMS

Toksikokinetik racun

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA

ANFIS SISTEM HEMATOLOGI ERA DORIHI KALE

BAB I PENDAHULUAN. mengandung badan inklusi di darah tepi menyebabkan anemia pada

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA. Bilirubin merupakan produk dari sejumlah destruksi normal dari sirkulasi eritrosit dimana

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Menurut W.J.S Poerwodarminto, pemahaman berasal dari kata "Paham

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar belakang

1 Universitas Kristen Maranatha

MENGATASI KERACUNAN PARASETAMOL

Metabolisme karbohidrat

Metabolisme Karbohidrat. Oleh : Muhammad Fakhri, S.Pi, MP, M.Sc Tim Pengajar Biokimia

Metabolisme Protein. Tenaga. Wiryatun Lestariana Departemen Biokimia Fakultas Kedokteran UII YOGYAKARTA

HIPERBILIRUBINEMIA PADA NEONATUS

BIOKIMIA NUTRISI. : PENDAHULUAN (Haryati)

BAB II PEMBAHASAN. Kernicterus Suatu sindroma neurologik yang timbul sebagai akibat penimbunan bilirubin tak terkonyugasi dalam sel sel otak.

BAB II LANDASAN TEORI

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

Rangkuman P-I. dr. Parwati Abadi Departemen biokimia dan biologi molekuler 2009

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

THE TOUR CYTOL CYT OGY OGY T : he Study of Cells V sualisasi sualisasi sel sel : :mikroskop meningkatkan n resolusi (jarak (jarak an tar obyek

Fenasetin (anti piretik jaman dulu) banyak anak2 mati, Prodrug Hasil metabolismenya yg aktif

THALASEMIA A. DEFINISI. NUCLEUS PRECISE NEWS LETTER # Oktober 2010

BAB I PENDAHULUAN. gangguan absorpsi. Zat gizi tersebut adalah besi, protein, vitamin B 6 yang

STUD! KADAR TP, SGOT DAN SGPT DALAM KAITANNYA DENGAN

Praktikum II UJI OKSIHEMOGLOBIN & DEOKSIHEMOGLOBIN

PENGARUH Agen KIMIA Dan MEKANISME perubahan sel Serta penyakit Yang ditimbulkannya

BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA

1 Universitas Kristen Maranatha

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

Marianne, S.Si., M.Si., Apt.

Pengantar Farmakologi

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Tawas merupakan kristal putih yang berbentuk gelatin dan mempunyai

2.1.3 Terjadi dimana Terjadi salam mitokondria

Sistem Ekskresi Manusia

Fisiologi Janin. Dr. Hernadi Hermanus

Thalassemia. Abdul Muslimin Dwi Lestari Dyah Rasminingsih Eka Widya Yuswadita Fitriani Hurfatul Gina Indah Warini Lailatul Amin N

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. unggas air yang cocok untuk dikembangbiakkan di Indonesia. Sistem

Pengertian Mitokondria

BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Bilirubin Bilirubin adalah pigmen kuning yang berasal dari perombakan heme dari hemoglobin dalam proses pemecahan

BAB I PENDAHULUAN. Hepatitis adalah inflamasi pada sel-sel hati yang menghasilkan. kumpulan perubahan klinis, biokimia, serta seluler yang khas

Protein (asal kata protos dari bahasa Yunani yang berarti "yang paling utama") adalah senyawa organik kompleks berbobot molekul tinggi yang merupakan

PENGANTAR FARMAKOLOGI

MATA KULIAH PROFESI INTERAKSI OBAT PROGRAM PENDIDIKAN PROFESI APOTEKER FAKULTAS FARMASI UNIVERSITAS SUMATERA UTARA

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. rusak dan terkontaminasi oleh zat-zat yang tidak berbahaya maupun yang

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Iriyanto dan Dyah Titisari (2011). Merancang phototherapy dengan

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. oksigen. Darah terdiri dari bagian cair dan padat, bagian cair yaitu berupa plasma

Protein adalah sumber asam-asam amino yang mengandung unsur-unsur C, H, O, dan N yang tidak dimiliki oleh lemak atau karbohidrat.

BAB I PENDAHULUAN. Bilirubin merupakan produk samping pemecahan protein hemoglobin di

Asam Amino dan Protein. Tri Rini Nuringtyas

BIOTRANSFORMASI TOKSIKAN

VITAMIN E (α - TOKOFEROL) Dr. Inge Permadhi MS

PEMERIKSAAN URINE ATAS INDIKASI BILIRUBIN

Metabolisme Karbohidrat

Biokimia dr. Husnil Kadri Kamis, 23/02/12. Bukan lemak, tp selalu berikatan dg lemak. Zat dasar u/ hormone steroid, ex : Kortikosteroid

Aliran elektron pembawa elektron berupa satu seri protein pembawa elektron dan lipid (quinone)

UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN FISIOLOGI HEWAN I. April 2008 DARAH DAN SIRKULASI

Secara sederhana, oksidasi berarti reaksi dari material dengan oksigen OKSIDASI BIOLOGI

METABOLISME dan KATABOLISME KARBOHIDRAT

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. dari banteng (Bibos banteng) (Hardjosubroto, 1994). Ditinjau dari sistematika ternak,

SMA XII (DUA BELAS) BIOLOGI METABOLISME

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. yang berasal dari lemak tumbuhan maupun dari lemak hewan. Minyak goreng tersusun

BAB I PENDAHULUAN. Umumnya anti nyamuk digunakan sebagai salah satu upaya untuk mengatasi

Transkripsi:

dr.ika Setyawati, M.Sc. Blok 6 1

Mahasiswa Mampu Memahami: Pembentukan Heme: Struktur porfirin, sifat dan contoh zat yang mengandung profirin, Biosintesis porfirin, pembentukan heme dan Hb Katabolisme Heme: Katabolisme Hb Ikterus: bilirubin Penyakit gangguan metabolisme porfirin dan pigmen empedu Blok 6 2

Pendahuluan Porfirin: Suatu senyawa siklik dibentuk oleh 4 cincin pirol (pyrole) yang dihubungkan melalui jembatan matenil (-HC=) Memiliki ion logam yang terikat pada atom nitrogen pada cincin pirol Porfirin yang mengandung besi heme (pada hemoglobin) Blok 6 3

Struktur Porfirin Blok 6 4

Kepentingan Metaloporfirin Di alam metaloporfirin terkonjugsi dgn protein utk membentuk senyawa penting dlm proses biologi : * Hemoglobin: porfirin besi + protein globin utk transpor oksigen dlm darah * Mioglobin: menyimpan cadangan oksigen di otot * Sitokrom: pemindah elektron pd proses oksidasireduksi * Katalase, triptofan pirolase, Eritrokruorin Blok 6 5

Biosintesis heme 1. Sintesis porfirin 2. Sintesis heme Blok 6 6

Blok 6 7

Blok 6 8

Blok 6 9

PORFIRIA Suatu kelainan dikarenakan keabnormalan pada jalur biosintesis heme Genetik atau didapat Kelainan pada enzim biosintesis heme (kec. ALA sintase dan ALA dehidratase) Gejala : Nyeri perut, Gejala neurologis, Fotosensitif, Lab : ALA, PBG di urin meningkat Terapi : simtomatis Edukasi : Menghindari obat2an yang menginduksi sitokrom P450 (mis. Barbiturat, griseofulvin) Menghindari berbagai xenobiotics lainnya Pemberian anti oksidan, mis. Beta karoten Pamakaian tabir surya Blok 6 10

SINTESIS HEME Penggabugan besi (Fe ++ ) ke dalam protoporfirin heme, dikatalisis oleh enzim heme sintetase/ferokelatase Terjadi di mitokondria Blok 6 11

Biosintesis heme terjadi di sebagian besar jaringan, kec. Eritrosit dewasa Enzim pengendali : enzim amlev sintetase Senyawa yg mempengaruhi enzim amlev sintetase : insektisida, bahan karsinogen, obat-obatan Dimetabolisme di hati dgn enzim Sitokrom P450 mengakibatkan heme >> sel aktivitas enzim konsentrasi heme dlm Blok 6 12

Katabolisme Heme Feses Blok 6 13

Bilirubin Kuning Biliverdin Hijau Blok 6 14

Umur eritrosit ± 120 hari Terjadi di retikulosndotelial sistem/ RES (limpa, hati, sumsum tulang) pada mikrosom dr sel retikuloendotelial Protein globin dipakai kembali sbg protein/ asam amino Besi masuk dlm pool besi Hasil akhirnya diekskresi sbg biliverdin (hijau) pd burung & amfibi, sbg bilirubin (kuning) pd mamalia Blok 6 15

Pertama : dilakukan oleh kompleks enzim heme oksigenase, dimana Fe ++ Fe +++, membentuk hemin + albumin Methalbumin Oleh aktivitas enzim tsb, maka cincin tetrapirol pecah biliverdin (hijau) oleh enzim biliverdin reduktase bilirubin (kuning) Blok 6 16

METABOLISME BILIRUBIN Pengambilan bilirubin oleh sel parenkim hepar Konjugasi bilirubin tjd dlm RE halus Sekresi bilirubin terkonjugasi dalam empedu 1. PENGAMBILAN BILIRUBIN OLEH SEL PARENKIM HEPAR Bilirubin sedikit larut dalam plasma dan air (hidrofobik) Untuk meningkatkan kelarutannya, bilirubin diikat oleh albumin Blok 6 17

Setiap molekul albumin mempunyai 1 tempat dg afinitas tinggi & 1 tempat dg afinitas rendah Dalam 100 ml plasma, ± 25 mg bilirubin dapat diikat erat pd albumin dg afinitas tinggi. Dalam sel hepar : bilirubin dilepaskan dari albumin dan diambil pd permukaan sinusoid hepatosit. Catatan : Antibiotik dan obat lain spt sulfonamid dan salisilat dpt bersaing ikatan dg bilirubin pd albumin di tempat pengikatan berafinitas tinggi Blok 6 18

2. KONJUGASI BILIRUBIN DALAM RETIKULUM ENDOPLASMA HALUS mengubah bilirubin yg bersifat nonpolar mjd bentuk polar. Blok 6 19

Blok 6 20

Cat:Aktivitas UDP Glukoronil transferase dapat diinduksi oleh berbagai obat, misalnya preparat Fenobarbital ( Luminal ) 3. SEKRESI BILIRUBIN TERKONJUGASI KE DALAM EMPEDU mekanisme transport aktif (melawan gradien konsentrasi). Setelah bilirubin terkonjugasi mencapai ileum terminalis dan usus besar, glukoronida akan dilepaskan oleh enzim bakteri khusus (enzim β- glukoronidase) Setelah itu akan direduksi oleh flora usus menjadi urobilinogen. Blok 6 21

Blok 6 22

Bilirubin Production & Metabolism Blok 6 23

SIKLUS UROBILINOGEN ENTEROHEPATIK Proses penyerapan kembali sebag kecil urobilinogen yang terdapat di ileum terminal dan usus besar utk di bawa kembali ke dlm hati Dlm keadaan normal, urobilinogen ini akan diekskresikan ke dlm feses. Namun dlm keadaan abnormal : - terbentuk pigmen empedu yg berlebihan - terganggunya siklus intrahepatik Maka urobilinogen bisa pula diekskresikan dalam URIN. Blok 6 24

GANGGUAN METABOLISME BILIRUBIN Hiperbilirubinemia : kadar bilirubin dalam darah >1mg% Penyebab : *Bilirubin yg dihasilkan >> dr pd kemampuan ekskresi *Bilirubin gagal diekskresi karena : kerusakan hati dan obstruksi saluran ekskresi Bilirubin dlm darah Masuk ke jaringan shg menjadi kuning ( icterus = jaundice ) Blok 6 25

Pemeriksaan : kadar bilirubin serum Van den Berg dgn tes Erlich: 1. Tanpa metanol direct reacting conjugated bilirubin 2. Dengan metanol indirect reacting unconjugated bilirubin Hiperbilirubinemia terbagi menjadi : 1. Hiperbilirubinemia retensi :krn over produksi 2. Hiperbilirubinemia regurgitasi : disebabkan oleh refluks bilirubin ke dalam darah sebagai akibat dari obstruksi bilier Blok 6 26

1. Anemia hemolitik, dg kerusakan hati didapat/bawaan 2. Ikterus Fisiologik Neonatorium, krn hemolisis lebih cepat & sistem hepatik yg imatur, bila berat akan menyebabkan kernikterus yg berakibat tjd retardasi mental. Bisa diatasi dg fenobarbital, agar bilirubin mjd terkonjugasi / fototerapi 3. Sindrom Crigler Najjar, langka krn kelainan autosomal resesif tidak tdpnya enzim UDP glukoroniltransferase Blok 6 27

4. Penyakit Gilbert, kelompok kelainan heterogen akibat hemolisis terkompensasi & defek proses uptake sel parenkim hati 5. Hiperbilirubinemia toksik, karena disfungsi hati akibat toksin misalnya kloroform, CCl 4, asetaminofen, virus hepatitis, arsfenamin, sirosis, jamur Amanita, yg merusak sel parenkim hati Blok 6 28

Obstruksi saluran empedu Sindrom Dubin-Johnson, kelainan autosomal resesif menyebabkan defek sekresi hepatik bilirubin terkonjugasi Blok 6 29

TERIMA KASIH SELAMAT BELAJAR Blok 6 30

Robert KM, Daryl KG, Victor WR. Biokimia Harper. Jakarta : Penerbit Buku Kedokteran EGC. 2012 Blok 6 31