Business Process Reengineering 1 Anief Fauzan Rozi, S. Kom., M. Eng. Program Studi Sistem Informasi Fakultas Teknologi Informasi S 1
Tujuan Mata Kuliah S Mahasiswa memahami konsep Business Process Reengineering (BPR). 2
Pokok Bahasan S Pendahuluan S Tantangan Pemerintah di Masa Depan S Konsep BPR S Teknik Memulai Perubahan S Pemetaan dan Pengkajian Proses 3
Pendahuluan S Konsep BPR dikenalkan oleh Michael Hammer dan James Champy pada tahun 1990-an. S Beribu-ribu perusahaan berlomba untuk menerapkan paradigma baru ini. S Hasilnya fantastis à cukup banyak perusahaan yang berhasil meningkatkan kinerjanya dan menjadi korporasi kelas dunia. 4
Tantangan Pemerintah di Masa Depan Fenomena globalisasi seperti dua sisi mata uang: S Menjanjikan sebuah lingkungan dan suasana kehidupan bermasyarakat yang jauh lebih baik; S Potensi terjadinya chaos (bencana) jika perubahan tidak dikelola dan dijalani dengan baik. 5
Konsep BPR Dua hal utama yang kerap mengawali berbagai usaha perubahan (Champy, 1995): 1. Pertama à derajat perubahan yang diinginkan, 2. Kedua à dari sisi mana inisiatif perubahan harus dimulai. 6
Konsep BPR Derajat Perubahan yang Diinginkan Klasifikasi spektrum jenis perubahan berdasar parameter frekuensi aplikasi perubahan dan dampak yang diharapkan dari inisiatif perubahan (Tenner, 1996): S Continuous Improvement, cocok untuk negara maju. S Leapfrogging, cocok untuk negara berkembang tanpa ada krisis. S Reengineering, cocok untuk negara berkembang dengan berbagai krisis yang berkepanjangan à Indonesia. 7
Konsep BPR Empat Karakteristik Utama (Hammer, 1993) 1. Hasil perubahan yang diharapkan bersifat dramatis (sangat signifikan), 2. Paradigma perubahan dihasilkan dari pemikiran yang bersifat fundamental (sangat mendasar), 3. Perancangan lingkungan yang baru dihasilkan melalui ideide radikal, 4. Fokus perubahan yang diarahkan pada perbaikan proses. 8
Konsep BPR Keterkaitan Empat Karakteristik Utama S Sebuah hasil perubahan yang dramatis hanya akan lahir dari adanya pemikiran-pemikiran yang bersifat sangat mendasar, dimana didalamnya akan mengandung sejumlah ide-ide perubahan yang bersifat radikal. S Karena sebuah organisasi pada dasarnya merupakan kumpulan orang-prang yang mempunyai satu visi, misi, dan tujuan yang sama, maka subjek utama perubahan yang tepat adalah memperbaiki kinerja proses yang ada. 9
Teknik Memulai Perubahan 1. Menentukan siapa sebenarnya customer dari pemerintah (Dorine, 1994) 2. Melakukan pemetaan (mapping) terhadap seluruh proses yang dilakukan oleh institusi pemerintah terkait. 10
Teknik Memulai Perubahan Kategori customer secara umum: S S S S Masyarakat à pelayanan sebagai warga negara (akte lahir, KK, KTP, paspor, STNK, akte nikah, kepemilikan harta benda) Organisasi à pendirian organisasi, eksekusi kegiatan komunitas, penggunaan sumber daya. Pelaku bisnis (industri) à transaksi jual-beli, pembayaran pajak, administrasi ekspor-impor Institusi pemerintah lain à keperluan lintas sektoral. Misal PU dengan intansi yang mengurusi ijin. 11
Pemetaan dan Pengkajian Proses Tujuan dilakukan pemetaan (Hunt, 1996): S Mendapatkan gambaran secara utuh à blueprint, S Memudahkan penemuan dan pengkajian terhadap suatu proses maupun sub-proses, S Membantu mencari jalan keluar dalam proses perubahan desain proses bisnis à kinerja perubahan yang signifikan. 12
Pertanyaan??? 13
Tugas e-learning S Buatlah perancangan web e-government yang akan Anda kembangkan. S Perancangan terdiri dari: S Perancangan sistem (DFD atau UML) S Perancangan database (relasi tabel) S Perancangan antarmuka 14 E-commerce
Tugas e-learning S Tugas dikumpulkan via email paling lambat hari minggu, 20 oktober 2013 jam 23.59 waktu bagian email. S To: anief.umby@gmail.com S Subject: elearning_egov_141013_nim_nama S Filename: elearning_egov_141013_nim_nama.pdf 15 E-commerce