BAB XV PEKERJAAN CAT Pasal 1 : Referensi 1. Seluruh Pekerjaan Cat harus sesuai dengan standard-standard sebagai berikut : a. Petunjuk-petunjuk yang diajukan oleh pabrik pembuat. b. NI-3 1970 c. NI-4 Pasal 2 : Persyaratan Material 1. Cat dasar dan cat akhir yang akan dipakai adalah buatan pabrik dari kualitas terbaik. 2. Cat harus dalam bungkus dan kemasan asli dimana tercantum merk dagang, spesifikasi, dan aturan pakai. 3. Cat yang dipakai untuk eksterior adalah cat setara Merk DULUX Standar ICI atau merk lain yang setara dengannya baik dari segi harga dan kualitas. 4. Kontraktor Pelaksana harus memperlihatkan contoh material cat minimal dari dua merk yang berbeda untuk disetujui oleh Konsultan Perencana. 5. Jenis cat, warna dan type yang akan dipakai pada semua posisi bangunan kecuali ditentukan lain oleh Konsultan Perencana dan Owner dalam masa pelaksanaan atau dalam Gambar Bestek adalah seperti dalam tabel berikut ini : 1
Tabel 2.1.a Penempatan Jenis Dan Warna Cat N o. Konstruksi Merek Type Warna 1. Plamur Tembok Wallfiler 2. Cat Dasar Tembok Alkali Resisting Prime Sealer 3. Dinding Dalam epoxy 4. Dinding Luar 5. Permukaan Beton Dalam Epoxy 6. Permukaan Beton Luar 7. Plafond Dalam Epoxy 8. Plafond Luar 9. List Plank Super Gloss 10. Permukaan Kusen Kayu Super Gloss 11 Dinding Partisi 2
Tabel 2.1.b Penempatan Jenis Dan Warna Cat N o. Konstruksi Merek Type Warna 1. Cat Minie Kayu Red Oxide Primer 2. Cat Dasar Kayu Undercoat 3. Thinner / Minyak Cat Thinner 6. Jenis, Warna dan Type Cat dapat diganti oleh Konsultan Perencana dengan persetujuan Owner dalam masa pelaksanaan. 7. Penentuan penempatan ruang dan jenis cat ditentukan oleh Konsultan Perencana dengan persetujuan Owner dalam masa pelaksanaan. 8. Jika terjadi perbedaan antara pemakaian warna dan spesifikasi cat yang ada dalam Spesifikasi Teknis (tabel point 5) dengan yang ada dalam Gambar Bestek maka acuan yang dipakai adalah menurut keputusan Konsultan Perencana. 9. Perubahan-perubahan warna cat dari seperti yang telah ditentukan dalam tabel point 5 yang dilakukan oleh Owner harus disertai keterangan tertulis dan diketahui oleh Konsultan PENGAWAS dan Konsultan Perencana. 10. Perubahan-perubahan warna cat yang tidak disertai keterangan tertulis adalah kesalahan Kontraktor Pelaksana dan dengan biaya sendiri Kontraktor Pelaksana harus mengantinya dengan warna cat seperti yang telah ditentukan dalam tabel point 5, termasuk biaya yang harus dikeluarkan untuk pengelupasan dan pembersihan apabila pekerjaan pengecatan telah terlanjur selesai dikerjakan. 3
Pasal 3 : Pelaksanaan 1. Kontraktor Pelaksana harus membersihkan permukaan dinding pasangan bata dan beton lama dari cat lama, kotoran dan lumut. Hasil pekerjaan pembersihan ini harus disetujui oleh Konsultan PENGAWAS sebelum pekerjaan pengecatan dimulai. 2. Kontraktor harus memastikan permukaan dinding bata dan permukaan beton benar-benar kering sebelum dilakukan pekerjaan pengecatan. 3. Semua pekerjaan pengecatan dilakukan dengan cara manual oleh tukang ahli. Pengecatan dengan alat seperti Kompresor harus dengan persetujuan Konsultan PENGAWAS tanpa adanya penambahan biaya pelaksanaan 4. Dinding dan permukaan beton serta GRC Board harus didempul atau diplamur terlebih dahulu sebelum dilakukan pekerjaan cat dasar. 5. Dinding yang telah diplamur harus digosok sampai rapi dan rata permukaanya dengan kertas amplas. 6. Untuk pengecetan kusen pintu dan jendela,kontraktor harus membersihkan cat lama dengan kertas amplas,sehingga permukaan kayu benar benar bersih dan licin. 6. Urutan pekerjaan cat adalah seperti berikut ini kecuali ditentukan lain dalam Bill of Quantity atau Konsultan PENGAWAS : a. Cat Tembok Exterior : 1 Kali Plamur Tembok, 1 Kali Cat Dasar, dan 2 Kali Cat Warna type Weather Shield b. Cat Tembok Interior : 1 Kali Plamur Tembok, 1 Kali Cat Dasar, dan 2 Kali Cat Warna. c. Cat Plafond : 1 Kali Dempul, 1 Kali Cat Dasar, dan 2 Kali Cat Warna. 4
g. Cat Permukaan Kayu : 1 Kali Dempul, 1 Kali Cat Menie Kayu, 1 Kali Cat Dasar dan 2 Kali Cat Warna. 5