BAB III METODE PENELITIAN

dokumen-dokumen yang mirip
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Subjek dalam penelitian ini adalah guru dan siswa kelas IV SDN 018

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Langkapura ini menggunakan model cooperative learning Tipe TSTS dengan

BAB III METODE PENELITIAN. pelajaran 2013/2014 selama 3 (tiga) bulan mulai dari bulan Juli sampai

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. yang dilakukan oleh guru di kelasnya sendiri secara kolaboratif dan

BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian tindakan kelas (PTK) atau classroom

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN

III. METODE PENELITIAN. dan pembelajaran secara aktif profesional dan merupakan penelitian yang

BAB III METODE PENELITIAN. Lampung, selama 3 bulan mulai bulan Juli 2013 sampai dengan bulan

BAB III METODE PENELITIAN. Sebagai subjek dalam penelitian ini adalah guru dan siswa kelas IV

BAB III METODE PENELITIAN. classroom action research Wardhani, dkk.( 2007: 1.3). Dalam setiap siklus

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN. adalah siswa kelas IV A Sekolah Dasar Negeri 181 Pekanbaru tahun ajaran. 2013/2014 yang terdiri dari 46 orang siswa.

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Classroom Action Research. Wardhani, dkk. (2008: 1.4) mengungkapkan

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN. kelas (Classroom Action Research). Penelitian tindakan kelas adalah

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN. Kampar Tahun dengan jumlah siswa sebanyak 16 orang. Sedangkan

BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian mengenai pembelajaran melalui model cooperative learning tipe

III. METODE PENELITIAN. Metode penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK)

BAB III METODE PENELITIAN. dengan Classroom Action Research. PTK merupakan penelitian yang dilakukan

BAB III METODE PENELITIAN. perbaikan dalam berbagai aspek. Pada penelitian ini, peneliti menggunakan

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK)

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN. Subjek dalam penelitian ini adalah guru dan siswa kelas V tahun pelajaran 2012-

III. METODOLOGI PENELITIAN. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Sedangakan model yang digunakan

BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian yang dilakukan oleh peneliti berlokasi di SMK Negeri 1

BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas atau

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN. diungkapkan pada latar belakang, yaitu peneliti melakukan penelitian dengan

BAB III METODE PENELITIAN. difokuskan pada situasi kelas yang lazim dikenal Classroom Action Research,

BAB III PROSEDUR PENELITIAN TINDAKAN KELAS. research). Menurut Kemmis dan Mc.Taggart, PTK adalah studi yang

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN. No Uraian Kegiatan Bulan

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Kelas(classroom Action Research) yaitu suatu bentuk penelitian yang dilakukan

BAB III METODE PENELITIAN. Adapun subjek dari penelitian ini adalah guru dan siswa kelas VD Sekolah

BAB III METODE PENELITIAN. dilakukan untuk meningkatkan dan menyempurnakan proses pembelajaran.

BAB III METODE PENELITIAN. 10 siswa perempuan dan 19 siswa laki-laki. Penelitian ini dilakukan di SDN 1 Kaliawi Bandar Lampung.

BAB III PROSEDUR PENELITIAN TINDAKAN KELAS. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) atau Classroom Action Research memiliki

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III PROSEDUR PENELITIAN. Gedongtataan Kabupaten Pesawaran pada semester genap dengan jumlah siswa

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN. yang lazim dikenal dengan classroom action research. Kunandar (2010: 46)

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Classroom Action Research (CAR). Menurut Tarigan (2011: 103), penelitian

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN. dengan jumlah siswa 20 anak yang terdiri dari 9 siswa laki-laki dan 11. Lugusari Kecamatan Pagelaran Kabupaten Pringsewu.

BAB III METODE PENELITIAN. yang difokuskan pada situasi kelas yang lazim dikenal dengan Classroom

BAB III METODE PENELITIAN. (Classroom Action Research). Penelitian tindakan kelas adalah penelitian

BAB III METODELOGI PENELITIAN. memperbaiki kinerjanya sebagai guru, sehingga hasil belajar siswa menjadi

BAB III METODE DAN PROSEDUR PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN. Pulau Permai Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar. Siswa berjumlah 8

BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini dilaksanakan di SDN 1 Madajaya kelas IV

BAB III METODE PENELITIAN. kelas atau yang lazim dikenal dengan classroom action research. Wardani (2007: 1.4)

BAB II KAJIAN TEORI. 1. Strategi Pembelajaran Menguji Hipotesis. bagian dari pembelajaran kooperatif.

BAB III METODE PENELITIAN. Lokasi penelitian adalah di Kelas V SDN Randegan Wetan II yang

Bab III Metode Penelitian

Prosedur penelitian dilaksanakan dengan menggunakan siklus-siklus

BAB III METODE PENELITIAN. Subjek penelitian ini adalah siswa dan guru kelas IV Madrasah Ibtidaiyah

BAB III METODE PENELITIAN. Sebagai subjek dalam penelitian ini adalah guru dan siswa kelas IV

BAB III METODE PENELITIAN. penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research) yang bersifat reflektif

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN BILANGAN PECAHAN. Akhmad Bisri Arifin

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Siklus I. I. Standar Kompetensi 5. Melakukan operasi hitung pecahan dalam pemecahan masalah.

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. 3.1 Setting dan Karakteristik Subjek Penelitian

BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian Tindakan kelas ini dilaksanakan di SD Negeri 2 Jagabaya I Kecamatan

BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian Tindakan kelas ini dilaksanakan di SD Negeri 1 Bandar Sakti, Kecamatan Terusan Nunyai, Kabupaten Lampung Tengah.

BAB III METODE PENELITIAN. Subjek dalam penelitian ini adalah guru dan siswa kelas IV SDN 004 Pulau

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian mengenai pembelajaran melalui model cooperative learning tipe

BAB III METODE DAN PROSEDUR PENELITIAN

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. dikenal dengan Classroom Action Research. Menurut Arikunto (2007: 58)

BAB III PROSEDUR PENELITIAN TINDAKAN KELAS. Kelas (PTK). Istilah bahasa Inggrisnya adalah Classroom Action Research.

BAB III METODE PENELITIAN. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang difokuskan

Transkripsi:

BAB III METODE PENELITIAN A. Lokasi Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di Sekolah Dasar Negeri 025 Tanjung Rambutan yang terletak di Dusun IV Tanjung Rambutan Kecamatan Kampar Kabupaten Kampar. B. Subjek dan Objek Penelitian Subjek penelitian adalah murid kelas IV Sekolah Dasar Negeri 025 Tanjung Rambutan tahun pelajaran 2013/2014. Jumlah murid sebanyak 18 orang yang terdiri dari 10 orang perempuan dan 8 orang laki-laki dengan latar belakang ekonomi yang heterogen. Objek penelitian ini adalah strategi menguji hipotesis dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika di kelas IV Sekolah Dasar Negeri 025 Tanjung Rambutan. Variabel dalam penelitian ini adalah: 1. Penerapan strategi menguji hipotesis 2. Hasil Belajar siswa C. Rencana Penelitian Adapun waktu penelitian dilaksanakan pada semester genap 2012/2013. Untuk mendapatkan hasil yang sesuai dengan apa yang diharapkan, maka penulis membuat beberapa tahapan yang akan dilaksanakan dalam PTK. Prosedur PTK yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah mencakup empat tahap yaitu: 20

21 1. Menyusun rencana tindakan ( Planning ) 2. Melaksanakan tindakan ( Acting ) 3. Pengamatan ( Observing ) 4. Merefleksikan ( Reflecting ). 1 GAMBAR 3.1 RENCANGAN PENELITIAN Refleksi awal Perencanaan Refleksi SIKLUS I pelaksanaan Pengamatan Perencanaan Refleksi SIKLUS II Pelaksanaan Pengamatan 1. Perencanaan a. Peneliti melakukan analisis kurikulum untuk mengetahui kompetensi dasar yang akan disampaikan kepada siswa dengan menggunakan strategi menguji hipotesis b. Membuat rencana pembelajaran yang sesuai dengan strategi menguji hipotesis 16 1 Suharsimi Arikunto, Penelitian Tindakan Kelas, Jakarta, Sinar Grafika Offset, 2009, h

22 c. Membuat tes hasil belajar siswa 2. Pelaksanaan a. Kegiatan Pendahuluan 1) Menarik perhatian Siswa 2) Appersepsi dan motivasi kepada siswa 3) Menyampaikan tujuan pembelajaran 4) Menjelaskan langkah-langkah pembelajaran b. Kegiatan Inti 1) Menerangkan bahwa tujuan pembelajaran adalah dengan cara membuat dan menguji hipotesis. 2) Meminta siswa membaca bahasan yang akan dipelajari dan tugaskan mereka untuk mencatat ide-ide dan konsep kunci pada buku catatan masing-masing 3) Menyuruh seluruh siswa buat daftar berisi enam sampai delapan pertanyaan penting berdasarkan apa yang telah dibaca pada sub bahasan. 4) Membagi kelas menjadi kelompok- kelompok beranggotakan tiga siswa dengan kemampuan yang berbeda dan beri peran masingmasing pembaca,pencatat, dan pelapor. 5) Memberikan spidol dan kertas pada setiap kelompok yang akan digunakan untuk menulis hasl-hasil 6) Memerintahkan setiap kelompok untuk menemukan dari dua pertanyaan yang diberikan. Gabungkan soal secara acak dan minta tanggapan metode lingkaran.

23 7) Membantu siswa dalam menjawab pertanyaan. 8) Meminta siswa menulis kesimpulan dan siapkan bukti-bukti yang telah mereka kembangkan dari setiap pertanyaan. 9) Memerintahkan pelapor dari tiap kelompok untuk mengajukan tanggapan-tanggapan. Minta kelompok lain untuk mendiskusikan apakah bukti bukti yang ada dapat menguji hipotesis atau tidak. 10) Meminta setiap kelompok untuk membuat rubric, kemudian lakukan penilaian menggunakan proses berfikir dalam menentukan hipotesis. c. Kegiatan Penutup 1) Membuat Kesimpulan bersama siswa 2) Evaluasi berupa tes tertulis 3. Pengamatan (Observation) Pengamatan dilakukan oleh observer untuk mengamati proses pembelajaran yang berlangsung di dalam kelas. Dalam penelitian ini yang membantu peneliti dalam dalam melakukan observasi adalah guru bidang studi Matematika SDN 025 Tg.Rambutan, observasi ini dilakukan berdasarkan lembar pengamatan yang telah diberikan. 4. Refleksi Refleksi dilakukan untuk mengetahui kekurangan-kekurangan yang terjadi dalam proses pembelajaran pada siklus I. Observer dan guru menganalisa kembali pelaksanaan atau implementasi rencana pelaksanaan tindakan yang telah dilaksanakan pada siklus I. Berdasarkan hasil analisis

24 tersebut, guru merefleksi, apakah pada pelaksanaan pembelajaran terdapat kekurangan yang menyebabkan hasil belajar siswa belum meningkat, maka akan dilakukan perbaikan pada siklus berikutnya: a. Siklus I Pada siklus I dilaksanakan satu kali pertemuan selama dua jam pelajaran (70 menit) pada materi pecahan yang menggunakan strategi pembelajaran menguji hipotesis. 1) Perencanaan (Planning) Adalah tahapan dalam menyiapkan sesuatu yang diperlukan dalam penelitian diantaranya: a) Menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) materi tentang pecahan b) Menyiapkan instrumen, sumber belajar, dan media yang akan digunakan untuk mendukung efektivitas pelaksanaan tindakan. c) Lembaran observasi untuk mengetahui kemampuan guru dalam menggunakan strategi pembelajaran menguji hipotesis 2) Pelaksanaan a) Siklus 1 Pertemuan 1 Pada tahap pelaksanaan tindakan, peneliti melaksanakan tindakan sesuai rencana yang tersusun dalam RPP. Tindakan yang dilaksanakan pada siklus pertama sesuai dengan yang tersusun dalam RPP, sebagai berikut: Kegiatan Awal

25 Apersepsi Guru mengucapkan salam dengan ramah ketika memasuki ruangan kelas Berdoa sebelum membuka pelajaran Mengecek kehadiran siswa Mendoakan siswa yang tidak hadir karena sakit agar dapat belajar lagi seperti biasanya Menyampaikan tujuan pembelajaran Melakukan salam kompak agar siswa bersemangat Kegiatan Inti Eksplorasi Menerangkan bahwa tujuan pembelajaran adalah dengan cara membuat dan menguji hipotesis. Siswa mendengarkan penjelasan singkat dari guru tentang pengertian pecahan Guru menuliskan letak pecahan pada garis bilangan Guru membandingkan dan mengurutkan pecahan Meminta siswa membaca bahasan yang akan dipelajari dan tugaskan mereka untuk mencatat ide-ide dan konsep kunci pada buku catatan masing-masing Menyuruh seluruh siswa buat daftar berisi enam sampai delapan pertanyaan penting berdasarkan apa yang telah dibaca pada sub bahasan.

26 Membagi kelas menjadi kelompok- kelompok beranggotakan tiga siswa dengan kemampuan yang berbeda dan beri peran masing-masing pembaca, pencatat, dan pelapor. Memberikan spidol dan kertas pada setiap kelompok yang akan digunakan untuk menulis hasl-hasil Memerintahkan setiap kelompok untuk menemukan dari dua pertanyaan yang diberikan. Gabungkan soal secara acak dan minta tanggapan metode lingkaran. Elaborasi Membantu siswa dalam menjawab pertanyaan. Meminta siswa menulis kesimpulan dan siapkan buktibukti yang telah mereka kembangkan dari setiap pertanyaan. Memerintahkan pelapor dari tiap kelompok untuk mengajukan tanggapan-tanggapan. Minta kelompok lain untuk mendiskusikan apakah bukti bukti yang ada dapat menguji hipotesis atau tidak. Konfirmasi Meminta setiap kelompok untuk membuat rubric, kemudian lakukan penilaian menggunakan proses berfikir dalam menentukan hipotesa. Kegiatan Akhir Bersama-sama dengan peserta didik dan/atau sendiri membuat simpulan pelajaran

27 Guru memberikan tugas b) Siklus 1 Pertemuan II Pada tahap pelaksanaan tindakan, peneliti melaksanakan tindakan sesuai rencana yang tersusun dalam RPP. Tindakan yang dilaksanakan pada siklus pertama sesuai dengan yang tersusun dalam RPP, sebagai berikut: Kegiatan Awal Apersepsi Guru mengucapkan salam dengan ramah ketika memasuki ruangan kelas Berdoa sebelum membuka pelajaran Mengecek kehadiran siswa Mendoakan siswa yang tidak hadir karena sakit agar dapat belajar lagi seperti biasanya Menyampaikan tujuan pembelajaran Melakukan salam kompak agar siswa bersemangat Kegiatan Inti Eksplorasi Menerangkan bahwa tujuan pembelajaran adalah dengan cara membuat dan menguji hipotesis. Siswa mendengarkan penjelasan singkat dari guru tentang pecahan yang senilai Guru menerangkan tentang menyederhanakan pecahan

28 Meminta siswa membaca bahasan yang akan dipelajari dan tugaskan mereka untuk mencatat ide-ide dan konsep kunci pada buku catatan masing-masing Menyuruh seluruh siswa buat daftar berisi enam sampai delapan pertanyaan penting berdasarkan apa yang telah dibaca pada sub bahasan. Membagi kelas menjadi kelompok- kelompok beranggotakan tiga siswa dengan kemampuan yang berbeda dan beri peran masing-masing pembaca,pencatat, dan pelapor. Memberikan spidol dan kertas pada setiap kelompok yang akan digunakan untuk menulis hasl-hasil Memerintahkan setiap kelompok untuk menemukan dari dua pertanyaan yang diberikan. Gabungkan soal secara acak dan minta tanggapan metode lingkaran. Elaborasi Membantu siswa dalam menjawab pertanyaan. Meminta siswa menulis kesimpulan dan siapkan buktibukti yang telah mereka kembangkan dari setiap pertanyaan. Memerintahkan pelapor dari tiap kelompok untuk mengajukan tanggapan-tanggapan. Minta kelompok lain

29 untuk mendiskusikan apakah bukti bukti yang ada dapat menguji hipotesis atau tidak. Konfirmasi Meminta setiap kelompok untuk membuat rubric, kemudian lakukan penilaian menggunakan proses berfikir dalam menentukan hipotesa. Kegiatan Akhir Bersama-sama dengan peserta didik dan/atau sendiri membuat simpulan pelajaran Guru memberikan tugas 3) Observasi Pengamatan dilakukan oleh observer untuk mengamati proses pembelajaran yang berlangsung di dalam kelas. Dalam penelitian ini yang membantu peneliti dalam dalam melakukan observasi adalah guru bidang studi Matematika SDN 025 Tanjung Rambutan, observasi ini dilakukan berdasarkan lembar pengamatan yang telah diberikan. 4) Refleksi Refleksi dilakukan untuk mengetahui kekurangankekurangan yang terjadi dalam proses pembelajaran pada siklus I. Observer dan guru menganalisa kembali pelaksanaan atau implementasi rencana pelaksanaan tindakan yang telah dilaksanakan pada siklus I. Berdasarkan hasil analisis tersebut,

30 guru merefleksi, apakah pada pelaksanaan pembelajaran terdapat kekurangan yang menyebabkan hasil belajar siswa belum meningkat, maka akan dilakukan perbaikan pada siklus berikutnya. b. Siklus II 1) Perencanaan Pada tahap persiapan tindakan, peneliti yang sekaligus sebagai guru menyiapkan: a) Menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) materi tentang pecahan b) Menyiapkan instrumen, sumber belajar, dan media yang akan digunakan untuk mendukung efektivitas pelaksanaan tindakan. c) Lembaran observasi untuk mengetahui kemampuan guru dalam menerapkan strategi menguji hipotesis 2) Pelaksanaan Pada tahap pelaksanaan tindakan, peneliti melaksanakan tindakan sesuai rencana yang tersusun dalam RPP. Tindakan yang dilaksanakan pada siklus pertama sesuai dengan yang tersusun dalam RPP, sebagai berikut: a) Siklus II Pertemuan I Pada tahap pelaksanaan tindakan, peneliti melaksanakan tindakan sesuai rencana yang tersusun dalam RPP. Tindakan yang dilaksanakan pada siklus pertama sesuai dengan yang tersusun dalam RPP, sebagai berikut:

31 Kegiatan Awal Apersepsi Guru mengucapkan salam dengan ramah ketika memasuki ruangan kelas Berdoa sebelum membuka pelajaran Mengecek kehadiran siswa Mendoakan siswa yang tidak hadir karena sakit agar dapat belajar lagi seperti biasanya Menyampaikan tujuan pembelajaran Melakukan salam kompak agar siswa bersemangat Kegiatan Inti Eksplorasi Menerangkan bahwa tujuan pembelajaran adalah dengan cara membuat dan menguji hipotesis. Siswa mendengarkan penjelasan singkat dari guru tentang operasi penjunlahan dan pengurangan pecahan desimal Meminta siswa membaca bahasan yang akan dipelajari dan tugaskan mereka untuk mencatat ide-ide dan konsep kunci pada buku catatan masing-masing Menyuruh seluruh siswa buat daftar berisi enam sampai delapan pertanyaan penting berdasarkan apa yang telah dibaca pada sub bahasan.

32 Membagi kelas menjadi kelompok- kelompok beranggotakan tiga siswa dengan kemampuan yang berbeda dan beri peran masing-masing pembaca,pencatat, dan pelapor. Memberikan spidol dan kertas pada setiap kelompok yang akan digunakan untuk menulis hasl-hasil Memerintahkan setiap kelompok untuk menemukan dari dua pertanyaan yang diberikan. Gabungkan soal secara acak dan minta tanggapan metode lingkaran. Elaborasi Membantu siswa dalam menjawab pertanyaan. Meminta siswa menulis kesimpulan dan siapkan buktibukti yang telah mereka kembangkan dari setiap pertanyaan. Memerintahkan pelapor dari tiap kelompok untuk mengajukan tanggapan-tanggapan. Minta kelompok lain untuk mendiskusikan apakah bukti bukti yang ada dapat menguji hipotesis atau tidak. Konfirmasi Meminta setiap kelompok untuk membuat rubric, kemudian lakukan penilaian menggunakan proses berfikir dalam menentukan hipotesa. Kegiatan Akhir Bersama-sama dengan peserta didik dan/atau sendiri membuat simpulan pelajaran

33 Guru memberikan tugas b) Siklus II Pertemuan II Pada tahap pelaksanaan tindakan, peneliti melaksanakan tindakan sesuai rencana yang tersusun dalam RPP. Tindakan yang dilaksanakan pada siklus pertama sesuai dengan yang tersusun dalam RPP, sebagai berikut: Kegiatan Awal Apersepsi Guru mengucapkan salam dengan ramah ketika memasuki ruangan kelas Berdoa sebelum membuka pelajaran Mengecek kehadiran siswa Mendoakan siswa yang tidak hadir karena sakit agar dapat belajar lagi seperti biasanya Menyampaikan tujuan pembelajaran Melakukan salam kompak agar siswa bersemangat Kegiatan Inti Eksplorasi Menerangkan bahwa tujuan pembelajaran adalah dengan cara membuat dan menguji hipotesis. Siswa mendengarkan penjelasan singkat dari guru tentang operasi penjunlahan dan pengurangan pecahan desimal

34 Meminta siswa membaca bahasan yang akan dipelajari dan tugaskan mereka untuk mencatat ide-ide dan konsep kunci pada buku catatan masing-masing Menyuruh seluruh siswa buat daftar berisi enam sampai delapan pertanyaan penting berdasarkan apa yang telah dibaca pada sub bahasan. Membagi kelas menjadi kelompok- kelompok beranggotakan tiga siswa dengan kemampuan yang berbeda dan beri peran masing-masing pembaca,pencatat, dan pelapor. Memberikan spidol dan kertas pada setiap kelompok yang akan digunakan untuk menulis hasl-hasil Memerintahkan setiap kelompok untuk menemukan dari dua pertanyaan yang diberikan. Gabungkan soal secara acak dan minta tanggapan metode lingkaran. Elaborasi Membantu siswa dalam menjawab pertanyaan. Meminta siswa menulis kesimpulan dan siapkan buktibukti yang telah mereka kembangkan dari setiap pertanyaan. Memerintahkan pelapor dari tiap kelompok untuk mengajukan tanggapan-tanggapan. Minta kelompok lain

35 untuk mendiskusikan apakah bukti bukti yang ada dapat menguji hipotesis atau tidak Konfirmasi Meminta setiap kelompok untuk membuat rubric, kemudian lakukan penilaian menggunakan proses berfikir dalam menentukan hipotesa. Kegiatan Akhir Bersama-sama dengan peserta didik dan/atau sendiri membuat simpulan pelajaran Guru memberikan tugas 3) Pengamatan Pengamatan dilakukan oleh observer untuk mengamati proses pembelajaran. Observer mengumpulkan data aktivitas guru dan siswa dengan menggunakan lembar observasi yang telah disediakan. 4) Refleksi Refleksi dilakukan untuk mengetahui kekurangankekurangan yang terjadi dalam proses pembelajaran pada siklus II. Observer dan guru menganalisa kembali pelaksanaan atau implementasi rencana pelaksanaan tindakan yang telah dilaksanakan pada siklus II. Berdasarkan hasil analisis tersebut, guru merefleksi, apakah terdapat kekurangan yang menyebabkan

36 hasil belajar matematika siswa belum meningkat, maka akan dilakukan perbaikan pada siklus berikutnya. D. Jenis dan Teknik pengumpulan Data 1. Jenis Pengumpulan data Jenis data Yang diperoleh dari penelitian ini adalah kualitatif dan kuantitatif yang terdiri dari: a. Penerapan Pembelajaran Data yang diperoleh dari aktifitas guru dan siswa berdasarkan strategi menguji hipotesa. b. Hasil Belajar Siswa Data yang diperoleh dari hasil belajar siswa pada siklus 1 dan 2. 2. Teknik Pengumpulan Data a. Observasi Observasi adalah teknik pengumpulan data melalui pengamatan untuk memahami, mencari jawaban dan bukti terhadap fenomena yang diteliti. 2 observasi ini penulis lakukan dengan cara observasi sistematis yaitu: observasi yang dilakukan oleh pengamat dengan menggunakan pedoman sebagai instrument pengamatan. b. Wawancara Wawancara adalah teknik pengumpulan data dengan mengajukan pertanyaan langsung secara lisan oleh pewawancara 2 Hidayat Syah, Metodologi Penelitian, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan 2007, h.163

37 kepada yang diwawancarai. 3 Wawancara yang penulis lakukan untuk mempekuat data-data melalui observasi dan untuk mengetahui hal-hal yang tidak dapat penulis amati langsung atau diobservasi. c. Tes Hasil Belajar Tes hasil belajar yaitu berupa evaluasi yang dilakukan di akhir pembelajaran. Disini untuk mengetahui apakah hasil belajar siswa meningkat apa tidak. Kalau nilai siswa masih rendah maka akan di adakan evaluasi pada siklus berikutnya. E. Teknik Analisis Data Data yang didapat dari hasil pengamatan berdasarkan lembaran observasi selanjutnya dianalisis. Untuk data keaktivan guru masing-masing indicator diberi bobot nol apabila tidak dilaksanakan, bobot 1 jika belum sempurna, bobot 2 kurang sempurna, untuk keaktifan siswa masing masing indikator diberi bobot 1 bila dilakukan dan bobot nol jika tidak dilakukan. F Data observasi dianalisis dengan rumus : P X 100% N Keterangan: P F = Angka Presentase = Frekuensi yang dicari presentasenya N = Jumlah frekuensi keseluruhan 3 Ibid, h.163

38 F. Observasi dan Refleksi 1. Observasi Dalam penelitian ini peneliti dibantu oleh observer yang bertujuan untuk mengamati proses pembelajaran yang berlangsung di dalam kelas. Observer akan mengamati pembelajaran yang akan di ikuti oleh siswa. Observer melakukan pengamatan berdasarkan indikator observasi belajar siswa 2. Refleksi Refleksi dilakukan untuk mengetahui kekurangan- kekurangan Yang terjadi di dalam proses pembelajaran pada siklus pertama. Bila dalam siklus tersebut terdapat kekurangan yang menyebabkan hasil belajar siswa belum meningkat maka akan dilakukan perbaikan pada proses pembelajaran pada siklus kedua.