ARSITEKTUR PERADABAN LEMBAH INDUS

dokumen-dokumen yang mirip
PERADABAN MESOPOTAMIA

II. ASIA SELATAN. Daftar Negara Asia Selatan: 1. India 2. Pakistan 3. Bangladesh 4. Sri Lanka 5. Maladewa 6. Nepal 7. Bhutan.

ARSITEKTUR PERSIA KUNO

BAB I PENDAHULUAN. Gambar 1.1 Menara Kudus. (Wikipedia, 2013)

Tamadun Indus. Ciri-ciri bandar terancang

ARSITEKTUR PERSIA KUNO

PERADABAN PALMYRA. Sejarah Perkembangan Arsitektur Barat dan Timur

Bab 2. Bab. Bab 3 Bab 8. Bab 1. Bab. 5 Bab Bab 9. Tingkatan 4. Bab. Bab

EFESUS KOTA YANG HILANG

AGAMA-AGAMA DI MALAYSIA NAMA : VISALNI A/P GUNASEELAN NO MATRIK : NAMA PENSYARAH: AHMAD TARMIZI ZAKARIA

ARSITEKTUR MESIR KUNO: STRUKTUR PIRAMIDA CHEOPS/KHUFU

Matakuliah : Sejarah Seni Rupa 1 Tahun : Era Neolitikum Pertemuan 2

Sejarah Seni Rupa Yunani Kuno 1. Sejarah Yunani Kuno

MESOPOTAMIA ARSITEKTUR BABILONIA SEJARAH PERKEMBANG ARSITEKTUR BARAT DAN TIMUR

Struktur Atas & Pasangan Batu Bata. Ferdinand Fassa

BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG. Berkembangnya Islam di Nusantara tidak lepas dari faktor kemunduran

A. GAMBAR ARSITEKTUR.

KONDISI GEOGRAFIS CHINA

SMA/MA IPS kelas 10 - SEJARAH IPS BAB 5. PERADABAN AWAL INDONESIA DAN DUNIALATIHAN SOAL BAB 5. 1, 2 dan 3. 1, 2 dan 4. 1, 2 dan 5.

1. DEFINISI BENDUNGAN

MASARIAH MISPARI SEKOLAH SULTAN ALAM SHAH PUTRAJAYA

BAB VI PROGRAM PERENCANAAN DAN PERANCANGAN

KONSTRUKSI PONDASI Pondasi Dangkal Pasangan Batu bata/batu kali

TUGAS 1 STRUKTUR BANGUNAN

BAB V KAJIAN TEORI. Pengembangan Batik adalah arsitektur neo vernakular. Ide dalam. penggunaan tema arsitektur neo vernakular diawali dari adanya

BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG. Pada masa lalu, wilayah nusantara merupakan jalur perdagangan asing

IV. GAMBARAN UMUM WILAYAH PENELITIAN

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

SMA/MA IPS kelas 10 - SEJARAH IPS BAB 6. AKULTURASI BUDAYA INDONESIA DENGAN HINDU BUDHA DAN ISLAMLATIHAN SOAL BAB 6. Ksatria. Waisya.

SOLUSI MENGATASI BANJIR DAN MENURUNNYA PERMUKAAN AIR TANAH PADA KAWASAN PERUMAHAN

BAB VI HASIL PERANCANGAN. Penerapan Tema dasar Arsitektur Islam yang berwawasan lingkungan pada

Gaya Arsitektur Masjid Kasunyatan, Masjid Tertua di Banten

ARSITEKTUR ABAD PERTENGAHAN (MEDIAFAL) ARSITEKTUR BIZANTIUM

BAB IV KESIMPULAN. Universitas Indonesia. Kesesuaian Feng Shui..., Stephany Efflina, FIB UI, 2009

Gara-Gara Hantu Lingkaran. Hendra Gunawan

L2B Ahmad Farid R Museum Armada TNI AngkatanLaut Surabaya 1 BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

LAMPIRAN 1 PERAN ENERGI DALAM ARSITEKTUR

Arsitektur Dayak Kenyah

BAB V KESIMPULAN. menjalar ke Suriah merupakan akar dari konflik berkepanjangan yang terjadi di Suriah.

BAB VI HASIL RANCANGAN. Perancangan Pusat Rekreasi Peragaan IPTEK ini terletak di Batu,karena

BUPATI SUKOHARJO PROVINSI JAWA TENGAH PERATURAN DAERAH KABUPATEN SUKOHARJO NOMOR 2 TAHUN 2016 TENTANG GARIS SEMPADAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

Benteng Fort Rotterdam

KISI-KISI SOAL SEJARAH KELAS X TAHUN 2011

BAB 2 PRODUK. Anugerah adalah penduduk asli dan pendatang baru yang ada di kota

Bangsa Arya di India. Sejarah Asia Selatan Pendidikan Sejarah Rhoma Dwi Aria Yuliantri, M. Pd

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Gambar 1.1 Gambar 1.2

PERKEMBANGAN ARSITEKTUR II Pengertian dan Sejarah (Materi pertemuan 1 )

JURNAL UNIVERSITAS GUNADARMA FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN HOTEL RESORT DI WISATA PANTAI ALAM INDAH. Disusun Oleh :

PN. MASARIAH BINTI MISPARI MAKTAB TENTERA DIRAJA

BAB I PENDAHULUAN. pembentukannya setiap budaya yang dimunculkan dari masing-masing daerah

BAB I PENDAHULUAN. di Katulistiwa. Sejak awal abad Masehi, Pulau Sumatera telah

Meliputi pertimbangan secara detail terhadap alternatif struktur yang

Lantai Jemuran Gabah KATA PENGANTAR

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN

BAB 5 KONSEP PERANCANGAN. Terakota di Trawas Mojokerto ini adalah lokalitas dan sinergi. Konsep tersebut

BAB I PENDAHULUAN. Bab I Pendahuluan

BAB I. SEJARAH PERKERASAN JALAN.

BAB 5 KESIMPULAN PENELITIAN

MUNCULNYA AGAMA HINDU

BAB VI KESIMPULAN DAN REKOMENDASI. A. Kesimpulan

BAB. 4 ANALISA TAPAK 4.1 ANALISA TAPAK ANALISA TAPAK TERHADAP SIRKULASI MATAHARI

Sistem konstruksi Masjid Paljagrahan menggunakan menggunakan lantai berbentuk

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. berakar pada faktor-faktor geografi dan sejarah nusantara yang selama berabad-abad

PERADABAN MESIR 1. Keadaan Goegrafis 2. Sistem Pemerintahan

PENGANTAR KONSTRUKSI BANGUNAN BENTANG LEBAR

Tata cara perencanaan sumur resapan air hujan untuk lahan pekarangan

BAB I PE DAHULUA 1.1 Umum

BAB VI HASIL PERANCANGAN. simbolisme dari kalimat Minazh zhulumati ilan nur pada surat Al Baqarah 257.

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang. sebagai lapisan atas struktur jalan selain aspal atau beton. Paving block dibuat dari

HIDROSFER Berdasarkan proses perjalanannya, siklus dapat dibedakan menjadi 3 jenis sebagai berikut :

BAB I PENDAHULUAN. kebudayaan yang mewakili daerahnya masing-masing. Setiap Kebudayaan

PERADABAN MACHUPICCHU

PENGEMBANGAN USAHA HOME INDUSTRY BATAKO KORBAN ERUPSI MERAPI DALAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT

DINDING DINDING BATU BUATAN

SEJARAH GEDUNG LAWANG SEWU

BAB IV PERBANDINGAN PERSAMAAN DAN PERBEDAAN GAYA KALIGRAFI

BAB IV LAPORAN PERANCANGAN

BAB VI KONSTRUKSI KOLOM

(b) Senaraikan kegiatan ekonomi yang dijalankan oleh masyarakat tersebut.

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

FIELD BOOK SANITATION LADDER (TANGGA SANITASI)

II. TINJAUAN PUSTAKA. lukisan atau tulisan (Nursid Sumaatmadja:30). Dikemukakan juga oleh Sumadi (2003:1) dalam

BAB I PENDAHULUAN. sangat penting dan berharga. Kebudayaan tersebut dapat menjadi pedoman atau

Pasal 6 Peraturan Menteri ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.

BAB I PENDAHULUAN. Gambar 1.2. Tipologi kota-kota perairan di Pulau Kalimantan Sumber: Prayitno (dalam Yudha, 2010)

I. PENDAHULUAN. Bangsa Barat datang ke Indonesia khususnya di Bengkulu sesungguhnya adalah

MENTERI NEGARA LINGKUNGAN HIDUP,

KATA PENGANTAR. Dengan modul ini peserta diklat dapat melaksanakan praktik tanpa harus banyak dibantu oleh instruktur.

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang

BAB 6 HASIL RANCANGAN. Perubahan Konsep Tapak pada Hasil Rancangan. bab sebelumnya didasarkan pada sebuah tema arsitektur organik yang menerapkan

BAB I PENDAHULUAN. Manusia memanfaatkan lahan untuk melakukan aktivitas mulai dari

meningkat. Banjir dapat terjadi karena peluapan air yang berlebihan di suatu tempat akibat hujan deras, peluapan air sungai, atau pecahnya bendungan

Perkembangan Arsitektur 1

INDOCEMENT AWARDS STR WRITING COMPETITION

DAFTAR ISI HALAMAN PENGESAHAN HALAMAN PERNYATAAN KATA PENGANTAR DAFTAR TABEL DAFTAR GAMBAR DAFTAR LAMPIRAN DAFTAR LAMBANG, NOTASI, DAN SINGKATAN

PN. MASARIAH BINTI MISPARI MAKTAB TENTERA DIRAJA

1.2. ELEMEN STRUKTUR UTAMA

Tata cara perencanaan bangunan MCK umum

Transkripsi:

ARSITEKTUR PERADABAN LEMBAH INDUS KELOMPOK: Andreas Dohardo 35288 Fransiska Mutiara Damarratri 36381 Fariz Badi Uzzaman 36508 Alifiano Rezka Adi 36569 Antya Rahmaningdyah S. 36778 Liana Dwi Ariyani 36916 Adinda Marsita Putri 37468

arsitektur peradaban lembah indus

Lembah Indus adalah salah satu peradaban urban awal di dunia, bersama dengan Mesopotamia dan Mesir Kuno.

Asal mula penduduk lembah Indus adalah orangorang nomaden dari daerah Sumeria (sekarang Iran) yang berjalan menuju daerah barat daya India. Di sana mereka menemukan daerah yang sangat kaya dan subur, dihidupi oleh jaringan sungai Indus, Ravi, Beas, Chenab, dan Sutlej. asal mula

lokasi geografis lembah indus Sisa-sisa kebudayaan Indus telah ditemukan di sepanjang sungai Indus yaitu memanjang dari selatan (dekat dengan Mumbay sekarang) hingga ke utara (Himalaya). Bagian barat berada di daerah pesisir pantai Arab di Baluchistan, Pakistan, dekat dengan perbatasan Iran.

Utara : China dibatasi Gunung Himalaya Selatan : Srilanka dibatasi oleh Samudera Indonesia Barat : Pakistan Timur : Myanmar dan Bangladesh batas-batas

kota-kota penting Harappa Mohenjo-Daro Dholavira Kalibangan Lothal

harappa Harappa merupakan kota pertama yang ditemukan setelah adanya penggalian besar-besaran. Dari reruntuhan kota Harappa tersebut, diperkirakan penduduk Harappa sekitar 40.000 jiwa. Harappa terletak sekitar 350 mil dari Mohenjo Daro.

dholavira Dholavira adalah pusat peradaban lain yang ditemukan di lembah Sungi Indus. Di Dholavira atau dikenal sebagai Kotada timba terdapat peninggalanpeninggalan kuno seperti yang terdapat di Harappa.

mohenjo-daro Mohenjo-daro terletak di Sindh, Pakistan di sebuat bukit pada zaman Pleistosen di tengah-tengah dataran banjir Sungai Sindhu. Bukit tersebut kini telah tertimbun, tetapi sangat penting pada zaman Peradaban Lembah Indus. Bukit tersebut memungkinkan kota Mohenjo-daro berdiri di atas dataran sekelilingnya.

Lothal adalah salah satu kota penting di masa Indus kuno. Kota ini adalah gerbang aktivitas perdagangan bagi penduduk lembah Indus. Terletak di Gujarat pada masa sekarang, Lothal memiliki galangan kapal kuno yang diduga adalah yang pertama di dunia. lothal

Kebudayaan lembah Indus adalah salah satu peradaban pada Masa Perunggu (3300-1300 SM; 2600-1900 SM). Masa Perunggu adalah periode di mana peradaban yang ada menggunakan tembaga dan campuran perunggu sebagai material dalam pembuatan alat-alat dan senjata. kebudayaan

Permainan pun terdapat di kebudayaan Indus. Salah satu penemuannya adalah dadu kuno.

sains Kebudayaan Lembah Indus telah cukup berkembang dalam ilmu pengukuran. Hal ini dapat dilihat dari tingkat akurasi yang tinggi dalam pengukuran panjang, massa, dan waktu. Kebudayaan ini juga telah mengembangkan sistem pengukuran yang seragam dengan menciptakan penggaris. Mereka juga memproduksi batu bata dengan proporsi 4:2:1. Massa pun dibuat dengan bentuk regular geometris segi enam, kerucut, dan silinder.

14 cm 7 cm 28 cm Batu bata yang ditemukan semua memiliki dimensi 7cm x14cm x 28cm. Batu bata yang dikeringkan dengan matahari digunakan untuk pengisi sedangkan Batu bata yang dibakar digunakan untuk saluran air..

seni Dalam bidang seni dan kerajinan, banyak ditemukan patung, segel, tembikar, perhiasan emas, dan arca dari terakota yang memiliki anatomi detail. Salah satu arca yang ditemukan disebut Dancing Girl karena gadis dalam arca tersebut menunjukkan sebuah pose tarian. Ketelitian dan kerapian ditunjukkan pada arca yang tingginya hanya 4 inci ini.

ARTEFAK

DANCING GIRL

SEGEL

mata pencaharian Penduduk Lembah Indus diperkirakan adalah petani, hal ini dibuktikan dengan penemuan bangunan lumbung pertanian. Namun hipotesa tersebut masih diperdebatkan. Selain itu, mereka juga melakukan perdagangan dengan kota-kota lain lewat pelabuhanpelabuhan. Salah satunya adalah kota Lothal, cikal bakal daerah Gujarat.

mata pencaharian Jaringan perdagangan Kebudayaan Lembah Indus diduga dilakukan melewati jalur perairan. Pelabuhan di muara-muara sungai menjadi sarana perdagangan cepat dengan kota-kota di Mesopotamia. Diitilik dari artifak yang beragam, ilmuwan menyimpulkan bahwa jangkauan perdagangan kaum Indus mencapai Afghanistan, pesisir Persia, Mesopotamia, dan bahkan Mesir.

JALUR PERDAGANGAN

kepercayaan Dalam bidang keagamaan, orang-orang Indus menyembah berbagai dewa. Dari peninggalan arca yang ditemukan, disimpulkan bahwa dewadewa wanita disembah. Dewa-dewa tersebut kemungkinan besar melambangkan kesuburan. Salah satu figur yang ditemukan adalah figur Pashupati, menyerupai figur duduk bersila seperti pose yoga. Sir John Marshall, sang penemu, mengidentifikasi kesamaan rupa tersebut dengan dewa Hindu, Siwa. Jika dugaan ini benar, maka aspek Hinduisme awal telah muncul di masa tersebut.

transportasi Menurut Rainer Hasenpflug, ada kemungkinan besar bahwa Kebudayaan Lembah Indus adalah pengguna transportasi beroda pertama di dunia. Mereka menggunakan gerobak dengan roda kayu selain unta, sapi jantan, dan gajah. Selain tansportasi beroda, kapal layar juga diduga menjadi alat transportasi Sarana transportasi tersebut membantu penduduk lembah sungai Indus untuk melakukan kegiatan perdagangan.

kebudayaan Kebudayaan Lembah Indus merupakan kebudayaan yang sudah cukup berkembang. Pengetahuan tentang metalurgi, pengukuran, pemanfaatan sumber daya alam di sekitarnya cukup maju. Ketelitian dan kerapian juga ditunjukkan dalam kebudayaannya. Keuletan pun adalah suatu budaya yang mereka miliki. Berawal sebagai bangsa nomaden dari Iran, mereka menemukan lembah yang kaya dan membangun sebuah peradaban yang teratur.

analisis arsitektural Awal mulanya kawasan ini hanya berupa lembah berkabut. Kondisi seperti ini kelihatannya tidak mungkin dibangun kompleks bangunan diatasnya

analisis arsitektural Perkembangan peradaban manusia mendorong manusia untuk memiliki tempat yang mewadahi kegiatan sehari-hari mereka. Lalu mereka mulai menyusun ruang-ruang dengan susunan bata bertumpuk. Bata tersebut terbuat dari lumpur dan tanah liat yang didapat dari lingkungan sekitar. Pola yang terbentuk dari susunansusunan yang dibentuk membentuk sebuah kota.

drainase

drainase Salah satu teknologi yang mencengangkan arkeologis adalah sistem drainase peradaban Lembah Indus. Kloset bilas, kamar mandi, saluran air di tepi jalan dan seluruh kota, sumur-sumur, dinding penghalang banjir, The Great Bath, dan galangan kapal di kota Lothal, adalah beberapa bukti majunya konsep drainase di peradaban Lembah Indus.

INDUS VALLEY GUTTERS

Orang-orang Indus membangun tempat pemandian yang besar di tengah desa. Beberapa tempat pemandian masih digunakan sampai saat ini. Mereka membangun sistem drainase yang besar untuk membuang air yang tidak terpakai. Gambar di atas adalah The Great Bath di Mohenjo-Daro, dengan panjang 12 meter dan kedalaman 2,5 meter, yang dibangun kedap air dengan dua lapisan bata, semen kapur, dan lapisan tar.

drainase Gambar itu menunjukkan bagaimana arsitek mendesain system drainase dari pemandian besar. Level yang menurun dan kantilever yang diletakkan untuk melindungi system drainase. Seluruh desa sudah memiliki sistem drainase untuk pembuangan mereka dan hal inilah yang membuat kota mereka lebih bersih dari kota-kota di Eropa selama ribuan tahun kemudian.

drainase Tangki air yang dibangun dengan tujuan sebagai tempat menampung air.

drainase Gambar di samping merupakan toilet beserta sistem drainasenya. Terlihat bahwa drainase di peradaban ini cukup baik, bahkan diduga kota-kota di Indus lebih bersih dari kota-kota di Roma Kuno.

drainase Batu-batu di samping merupakan penutup sistem drainase.

lothal dockyard Kota Lothal sebagai kota pelabuhan perdagangan, memiliki sebuah sistem kanal galangan kapal yang diduga sebagai yang pertama di dunia. Sistem kanal menjaga agar level air di dalam galangan dan di luar tetap sama.

IMPRESI SENIMAN TENTANG LOTHAL

LOTHAL DOCK SEKARANG

tata kota Salah satu fitur lain yang mengesankan ilmuwan adalah pola kota di Indus Valley. Mohenjo-Daro sendiri dibangun dengan pola grid, hampir 4500 tahun yang lalu, jelas-jelas direncanakan sebelum dibangun. Rumah-rumah dengan sistem ledeng indoor, lumbung, pemandian, gedung pertemuan, dibangun dengan bata yang memiliki proporsi.

tata kota Gambar tersebut menunjukkan pola kota yang terbentuk di Mohenjo- Daro. Terlihat The Great Bath yang dikelilingi pemukiman-pemukiman. Pola kota ribuan tahun sebelum masehi ini amat sangat maju. Jalan-jalan berpola grid, layaknya tata kota modern.

PERBANDINGAN DENGAN KOTA MODERN

UTARA LOWER CITY UPPER CITY

tata kota LOWER CITY UPPER CITY Kota Mohenjo-Daro dibagi dua menjadi Upper City dan Lower City. Upper City berada di dataran yang lebih tinggi dan dilindungi benteng. Upper City diketahui memiliki The Great Baths, struktur rumah tinggal untuk 5000 penduduk dan dua gedung pertemuan.

lumbung besar Salah satu bangunan paling terkenal di Harappa dan di kota-kota lain adalah "Lumbung Besar. Lumbung di lembah Indus memiliki volume yang besar, dengan panjang 45 meter, lebar 23 meter dan tinggi 4,5 meter.

IMPRESI SENIMAN TENTANG LUMBUNG BESAR

GAMBAR TEKNIS LUMBUNG BESAR

GAMBAR TEKNIS LUMBUNG BESAR

GAMBAR TEKNIS LUMBUNG BESAR

aspek teknis busur corbel Busur corbel (corbelled arch) adalah sebuah metode konstruksi mirip busur yang menggunakan teknik corbelling (menyusun batudatar) untuk mengatasi bentangan struktur. Busur corbel dibuat dengan cara menyusun batu berturut-turut dari batu di dinding pusat lengkungan pendukung dari masing-masing sisi, sampai bertemu di puncak atap lengkung (sering dibatasi dengan batu-batu datar).

aspek teknis busur corbel Walaupun terdapat peningkatan dalam efisiensi beban lebih dari konstruksi post-lintel, busur corbel tidak sepenuhnya menahan beban sendiri. Tidak seperti true arch, tidak semua tegangan tarik yang disebabkan oleh beban struktur diubah menjadi tegangan tekan. Busur corbel dan kubah memerlukan tebal signifikan lain untuk menahan beban. Busur corbel adalah serangkaian kantilever yang condong ke pusat bentangan dan dijepit oleh berat dari batu atau batu bata lain di atasnya. Ini telah digunakan sejak lama. Contoh lain hal ini adalah igloo (rumah es).

kesimpulan Kebudayaan Lembah Indus merupakan kebudayaan yang sudah cukup berkembang. Pengetahuan tentang metalurgi, pengukuran, pemanfaatan sumber daya alam di sekitarnya cukup maju. Ketelitian dan kerapian juga ditunjukkan dalam kebudayaannya. Keuletan pun adalah suatu budaya yang mereka miliki. Berawal sebagai bangsa nomaden dari Iran, mereka menemukan lembah yang kaya dan membangun sebuah peradaban, sistem kota, dan rumahrumah yang teratur.