Ringkasan untuk Pembuat Kebijakan

dokumen-dokumen yang mirip
Iklim Perubahan iklim

STUDI PREFERENSI MIGRASI MASYARAKAT KOTA SEMARANG SEBAGAI AKIBAT PERUBAHAN IKLIM GLOBAL JANGKA MENENGAH TUGAS AKHIR

Kebijakan Ristek Dalam Adaptasi Perubahan Iklim. Gusti Mohammad Hatta Menteri Negara Riset dan Teknologi

PEMANASAN GLOBAL. 1. Pengertian Pemanasan Global

Perubahan Iklim? Aktivitas terkait pemanfaatan sumber daya energi dari bahan bakar fosil. Pelepasan emisi gas rumah kaca ke udara

PENDEKATAN TEORITIS. Tinjauan Pustaka

seribu tahun walaupun tingkat emisi gas rumah kaca telah stabil. Ini mencerminkan besarnya kapasitas panas dari lautan.

Perubahan iklim dunia: apa dan bagaimana?

TIN206 - Pengetahuan Lingkungan Materi #10 Genap 2016/2017. TIN206 - Pengetahuan Lingkungan

FIsika PEMANASAN GLOBAL. K e l a s. Kurikulum A. Penipisan Lapisan Ozon 1. Lapisan Ozon

BAB I PENDAHULUAN. banyak sekali dampak yang ditimbulkan oleh pemanasan global ini.

UPAYA PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN DAMPAK PEMANASAN GLOBAL

MAKALAH PEMANASAN GLOBAL

I. PENDAHULUAN. rumah kaca yang memicu terjadinya pemanasan global. Pemanasan global yang

PERUBAHAN IKLIM GLOBAL DAN PROSES TERJADINYA EROSI E-learning Konservasi Tanah dan Air Kelas Sore tatap muka ke 5 24 Oktober 2013

Perubahan iklim dan dampaknya terhadap Indonesia

PEMANASAN GLOBAL: Dampak dan Upaya Meminimalisasinya

TINJAUAN PUSTAKA. udara pada saat tertentu dan di wilayah tertentu yang relatif sempit pada jangka

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah

Wiwi Widia Astuti (E1A012060) :Pengetahuan Lingkungan ABSTRAK

BAB I PENDAHULUAN. didefinisikan sebagai peristiwa meningkatnya suhu rata-rata pada lapisan

BAB I PENDAHULUAN. 1 P. Nasoetion, Pemanasan Global dan Upaya-Upaya Sedehana Dalam Mengantisipasinya.

PEMANASAN GLOBAL PENYEBAB PEMANASAN GLOBAL

Makalah Pemanasan Global Dan Perubahan Iklim

PEMANASAN GLOBAL Dampak terhadap Kehidupan Manusia dan Usaha Penanggulangannya

Dampak Pemanasan Global Terhadap Perubahan Iklim di Indonesia Oleh : Ahkam Zubair

LAMPIRAN 1 DAFTAR PERTANYAAN WAWANCARA TERSTRUKTUR MODEL LIMA KEKUATAN PORTER

1. PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN I.1

SAMBUTAN KETUA DPR-RI. Pada Jamuan Makan Siang dengan Peserta International Youth Forum on Climate Change (IYFCC) Jakarta, 28 Februari 2011

BUKU INDIKASI KAWASAN HUTAN & LAHAN YANG PERLU DILAKUKAN REHABILITASI TAHUN 2003

TAMBAHAN LEMBARAN NEGARA R.I

lingkungan untuk kepentingan generasi sekarang dan mendatang.

Krisis Pangan, Energi, dan Pemanasan Global

Metodologi Pemeringkatan untuk Perusahaan Baja

Geografi. Kelas X ATMOSFER VII KTSP & K Iklim Junghuhn

PERTUMBUHAN LEBIH BAIK, IKLIM LEBIH BAIK

ANCAMAN GLOBALISASI. Ali Hanapiah Muhi Juli, komunikasi. Revolusi informasi mengarahkan kita ke dalam milenium ketiga

APA & BAGAIMANA PEMANASAN GLOBAL?

DAFTAR ISI 1. PENDAHULUAN.5 2. MENGENAL LEBIH DEKAT MENGENAI BENCANA.8 5W 1H BENCANA.10 MENGENAL POTENSI BENCANA INDONESIA.39 KLASIFIKASI BENCANA.

Global Warming. Kelompok 10

PENDAHULUAN Latar Belakang

4. Apakah pemanasan Global akan menyebabkan peningkatan terjadinya banjir, kekeringan, pertumbuhan hama secara cepat dan peristiwa alam atau cuaca yan

PEMANASAN BUMI BAB. Suhu dan Perpindahan Panas. Skala Suhu

PENDAHULUAN GLOBAL WARMING - BIODIVERSITAS MAF - BIOLOGI UNAIR 1 DAMPAK PEMANASAN GLOBAL TERHADAP BIODIVERSITAS DAN EKOSISTEM

TANYA-JAWAB LAPORAN AR-5 WORKING GROUP I PRESS RELEASE CHANGE (IPCC)

1) Sumber Daya Air, 2) Pertanian dan Ketahanan Pangan, 3) Kesehatan Manusia, 4) Ekosistem daratan,

APA ITU GLOBAL WARMING???

PEMANFAATAN DATA SIDIK DALAM PENETAPAN LOKASI DAN AKSI PRIORITAS ADAPTASI PERUBAHAN IKLIM

Pemanasan Bumi. Suhu dan Perpindahan Panas

BAB I PENDAHULUAN. 1

SMA/MA IPS kelas 10 - GEOGRAFI IPS BAB 5. DINAMIKA ATMOSFERLATIHAN SOAL 5.5. La Nina. El Nino. Pancaroba. Badai tropis.

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

PEMANASAN GLOBAL. Efek Rumah Kaca (Green House Effect)

BAB 1 PENDAHULUAN. di bumi. Salah satu penyebab kerusakan lingkungan adalah penggunaan emisi di

BAB I PENDAHULUAN. di negara ini berada hampir di seluruh daerah. Penduduk di Indonesia

FENOMENA GAS RUMAH KACA

Rencana Aksi Daerah Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca Provinsi Jambi Tahun I. PENDAHULUAN

15B08063_Kelas C SYAMSUL WAHID S. GEJALA PEMANASAN GLOBAL (Kelas XI SMA) PROGRAM PASCA SARJANA UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR STRUKTUR MATERI

BAB I PENDAHULUAN. perbincangan hangat di masyarakat. Pemanasan global menurut Putro Agus dalam

DAMPAK PERUBAHAN IKLIM DI INDONESIA

TANYA-JAWAB Pemanasan Global dan Perubahan Iklim

Percepatan Peningkatan Aksi-aksi Perubahan Iklim di Tingkat Global : Pandangan Kelompok Masyarakat Sipil

Iklim Telah Berubah, Selanjutnya Bagaimana?

NILAI-NILAI BERSAMA KEMITRAAN PLATFORM PANTAU GAMBUT

BAB I PENDAHULUAN. memberikan dampak positif seperti mudahnya berkomunikasi maupun berpindah

S T O P G L O B A L W A R M I N G

Kementerian PPN/Bappenas

TINJAUAN PUSTAKA. Terdapat beberapa penelitian dan kajian mengenai banjir pasang. Beberapa

BAB I PENDAHULUAN. utama yang dihadapi dunia saat ini. Pemanasan global berhubungan dengan proses. infra merah diserap oleh udara dan permukaan bumi.

TIN206 - Pengetahuan Lingkungan. Materi # T a u f i q u r R a c h m a n

TIN206 - Pengetahuan Lingkungan Materi #4 Genap 2016/2017. TIN206 - Pengetahuan Lingkungan

I. PENDAHULUAN Latar Belakang

I. PENDAHULUAN. global. Peningkatan suhu ini oleh IPCC (Intergovernmental Panel on Climate

SKRIPSI. Oleh : TITO HIKMAWAN NPM :

SILABUS PEMBELAJARAN

Karakteristik Air. Siti Yuliawati Dosen Fakultas Perikanan Universitas Dharmawangsa Medan 25 September 2017

Kajian dan Sosialisasi Perubahan Iklim serta Antisipasi Dampaknya. Ringkasan Eksekutif

PENGARUSUTAMAAN ADAPTASI PERUBAHAN IKLIM DALAM PEMBANGUNAN NASIONAL

Lampiran 3. Rubrik Penilaian Jawaban Esai Ekologi

No pemeliharaan dan pemanfaatan keanekaragaman hayati sebagai modal dasar pembangunan. Penerapan prinsip Keuangan Berkelanjutan sebagai per

I. PENDAHULUAN. Peran sektor pertanian sangat penting terhadap perekonomian di Indonesia

BAB I PENDAHULUAN. 1 Universitas Kristen Maranatha

ProKlim sbg Penguatan Inisiatip Pengelolaan SDH Berbasis Masyarakat

DAMPAK PEMANASAN GLOBAL

PERUBAHAN IKLIM DAN STRATEGI ADAPTASI NELAYAN

PERUBAHAN IKLIM DAN BENCANA LINGKUNGAN DR. SUNARTO, MS FAKULTAS PASCASARJANA UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA

MENGURANGI EMISI GAS RUMAH KACA

Transkripsi:

Ringkasan untuk Pembuat Kebijakan Lapran Kajian ke-5 Ar5 ( Assessment Reprt 5) IPCC Pkja Basis Ilmiah Salah satu kegiatan utama Intergvermental Panel n Climate Change (IPCC) adalah menyusun Lapran Kajian (Assessment Reprts) yang kmprehensif tentang dasar ilmiah, teknis dan ssial-eknmi perubahan iklim, penyebabnya, ptensi dampak dan strategi menghadapinya. IPCC juga menghasilkan Lapran Khusus, yang merupakan penilaian terhadap isu tertentu dan Lapran Metdlgi, yang memberikan panduan praktis untuk persiapan penghitungan gas rumah kaca. Lapran Kajian Kelima (Assessment Reprts 5) dirilis dalam empat bagian, diawali pada bulan September 2013 dan berakhir pada bulan Nvember 2014. Terdiri dari lapran lengkap yang disiapkan leh Kelmpk Kerja (I, II dan III) dan Rangkuman untuk Pembuat Kebijakan serta Lapran Sintesis. Pkja-I Sain Basis, mengeluarkan laprannya pada tanggal 27 September 2013 di Jenewa, Swiss. Lapran Pkja-1 terdiri dari 14 bab, dihasilkan secara klabrasi leh lebih dari 209 ilmuwan sebagai penulis utama dan 50 editr pengkaji dari 35 negara. Lebih dari 9200 publikasi ilmiah dikutip dan 54.677 kmentar dalam lapran ini. Sejumlah catatan dari Lapran AR5 IPCC Pkja-1: Apakah perubahan iklim sedang terjadi sekarang? Ya, perubahan iklim sedang terjadi sekarang, bukti yang menjelaskan bahwa perubahan iklim sudah terjadi sangat banyak, yaitu : Suhu telah meningkat sekitar 0,8 C selama abad terakhir ; Tiga dekade terakhir ini secara berturut-turut kndisinya lebih hangat dari pada dekade sebelumnya, dan telah tercatat bahwa 30 tahun terkahir ini cenderung peride terpanas dalam 1.400 tahun di wilayah belahan bumi utara ; Terjadinya peningkatan frekuensi gelmbang panas dan peningkatan intensitas curah hujan di berbagai daerah ; Lautan menyerap banyak karbn diksida sehingga kndisinya menjadi lebih asam ; Tinggi permukaan air laut glbal telah meningkat sebesar 20 cm dimulai sejak awal abad yang lalu dan kenaikan ini mengalami percepatan ; Wilayah gletser di seluruh dunia mengalami penyusutan dan kndisi permafrst yang mencair (permafrst merupakan lapisan tanah, sedimen atau batuan dan termasuk didalamnya es atau materi rganik yang secara permanen membeku dengan suhu dibawah 0 C) ; Tutupan salju musiman di wilayah belahan bumi utara mengalami penurunan ; Lapisan es Laut Arctic di musim panas telah berkurang rata-rata sekitar 40% sejak tahun 1979 dan ini terjadi jauh lebih cepat daripada yang telah diantisipasi sebelumnya. Apakah manusia bertanggung jawab atas peristiwa ini? Ya, menurut lapran IPCC terbaru, dengan tingkat keyakinan sebesar 95% menegaskan bahwa aktivitas manusia merupakan penyebabnya. Sangat dimungkinkan bahwa aktivitas manusia mempunyai pengaruh yang dminan terhadap perubahan iklim selama 50 tahun terkahir ini dan menyebabkan terjadinya kenaikan suhu glbal ; Kndisi gas rumah kaca berada pada tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya sejak 800.000 tahun yang lalu. Knsentrasi gas karbn diksida (CO2) sekarang lebih tinggi 40% jika dibandingkan dengan era pra-industri dan peningkatan ini terutama disebabkan karena pembakaran bahan bakar fsil serta penggundulan hutan ; Bukti yang lebih lanjut tentang pengaruh aktivitas manusia terhadap perubahan iklim ini juga dapat dideteksi pada kndisi atmsfer dan

pemanasan samudera, perubahan curah hujan, pencairan gletser dan tutupan es di Kutub Utara, serta terjadinya beberapa iklim ekstrem di bumi. Apa yang akan terjadi? Apabila emisi gas rumah kaca terus berlangsung dan pemanasan dunia akan terus berlanjut. Tanpa adanya upaya yang serius untuk mengurangi emisi gas rumah kaca, suhu glbal akan cenderung meningkat lebih dari 2 C pada abad berikutnya, bahkan bisa meningkat sampai 5 C ; Risik terjadinya beberapa kejadian ekstrem, terutama gelmbang panas dan hujan deras, diperkirakan akan meningkat lebih lanjut dalam beberapa dekade mendatang ; Tinggi permukaan laut glbal diperkirakan akan meningkat mencapai 0,26-0,81 m pada akhir abad ini dan akan terus mengalami peningkatan pada abad-abad yang akan datang. Apakah penurunan pemanasan baru-baru ini dapat mengubah keyakinan dari kesimpulan yang telah didapatkan sebelumnya? Tidak, lapran IPCC telah menyatakan bagaimana percaya dirinya para ilmuwan terhadap masing-masing hasil temuannya; terdapat beberapa hasil penelitian yang cukup menarik perhatian, dimana tren kenaikan suhu sejauh ini lebih lambat di abad ke-21. Namun peride 10-15 tahun pengamatan dianggap terlalu pendek untuk dapat menarik suatu kesimpulan tentang perubahan iklim secara jangka panjang ; Sistem iklim yang kmpleks dan peride perlambatan serta percepatan dalam tren suhu glbal telah terjadi sebelumnya ; Prses pemanasan glbal didminasi dengan masuknya energi panas ke lautan, mencakup kurang lebih 90% dari ttal pemanasan dan terdapat bukti bahwa laut terus menghangat selama peride ini ; Selanjutnya, selama peride ini juga didapatkan banyak bukti fenmena perubahan iklim lainnya, seperti masih berlanjutnya peristiwa kenaikan tinggi permukaan air laut, mencairnya tutupan es di Laut Arctic pada musim panas yang telah memecahkan rekr terbaru pada tutupan es tingkat terendah dan terjadinya panas ekstrim di berbagai penjuru dunia, serta intensitas curah hujan yang selalu meningkat. Haruskah manusia khawatir? Ya, dampak iklim akan meningkat sejalan dengan berlanjutnya peristiwa perubahan iklim. Sebagian besar aspek perubahan iklim akan bertahan selama berabad-abad bahkan jika emisi gas rumah kaca dihentikan segera ; Sebagian besar dari peristiwa perubahan iklim tidak dapat diubah ; Risik kerusakan akan senantiasa meningkat selama berabad-abad, terutama terjadinya prses kenaikan permukaan air laut ; Sebelum zaman es terakhir (120.000 tahun yang lalu) ketika suhu dunia sudah mencapai 2 C lebih hangat, permukaan air laut meningkat 5-10 meter lebih tinggi karena melelehnya lapisan es. Apa yang harus dilakukan? Berdasarkan bukti-bukti terbaru yang telah didapatkan, menekankan perlunya bagi pemerintah, pelaku bisnis, dan individu untuk mengatasi perubahan iklim secara bersama-sama dengan cara mengurangi jumlah emisi. Mdel iklim menunjukkan bahwa: Membatasi dampak perubahan iklim akan membutuhkan usaha yang besar dan berkelanjutan untuk mengurangi emisi gas rumah kaca secara glbal; Dalam usaha ini, dunia internasinal berpeluang untuk dapat mengurangi dan membatasi kenaikan suhu glbal sampai 2 C atau kurang, sebagaimana yang telah di sepakati bersama. Emisi gas glbal kumulatif perlu dibatasi sampai 1.000 miliar tn karbn sejak peride praindustri. Aktivitas manusia telah mengemisikan setengah dari jumlah ttal emisi tersebut dan emisi pun meningkat ; Kejadian-kejadian ini dapat memperkuat alasan bagi para pemimpin dunia internasinal untuk bertindak sekarang juga dalam upaya mengurangi emisi karbn dmestik dan juga mengamankan kesepakatan glbal yang mengikat secara hukum pada tahun 2015. Sumber : http://www.climatechange2013.rg/images/reprt/wg1ar5_spm_final.pdf Dipersiapkan leh: AGUS SUPANGAT Divisi Peningkatan Kapasitas, Penelitian dan Pengembangan-DNPI E-mail: agus.supangat@dnpi.g.id ; Telp: (021) 3511400

Ringkasan untuk Pembuat Kebijakan Lapran Kajian ke-5 Ar5 ( Assessment Reprt 5) IPCC Pkja Adaptasi Salah satu kegiatan utama Intergvermental Panel n Climate Change (IPCC) adalah menyusun Lapran Kajian (Assessment Reprts) yang kmprehensif tentang dasar ilmiah, teknis dan ssial-eknmi perubahan iklim, penyebabnya, ptensi dampak dan strategi menghadapinya. IPCC juga menghasilkan Lapran Khusus, yang merupakan penilaian terhadap isu tertentu dan Lapran Metdlgi, yang memberikan panduan praktis untuk persiapan penghitungan gas rumah kaca. Lapran Kajian Kelima (Assessment Reprts 5) dirilis dalam empat bagian, diawali pada bulan September 2013 dan berakhir pada bulan Nvember 2014. Terdiri dari lapran lengkap yang disiapkan leh Kelmpk Kerja (I, II dan III) dan Rangkuman untuk Pembuat Kebijakan serta Lapran Sintesis. Pkja-2 Adaptasi, mengeluarkan laprannya pada akhir bulan Maret 2014 di Ykhama, Jepang. Lapran Pkja-2 mengkaji dampak, kerentanan dan adaptasi dihasilkan secara klabrasi leh lebih dari 309 ilmuwan dari 70 negara, 50.444 kmentar dalam lapran ini. Sejumlah catatan dari Lapran AR5 IPCC Pkja-2: Apa temuan utama dari lapran AR5 IPCC Pkja-2 tersebut? Perubahan iklim telah berdampak pada eksistem dan manusia di seluruh bagian benua dan samudera di dunia ; Terjadinya peningkatan permukaan air laut akan berdampak pada masyarakat pesisir di seluruh dunia dengan timbulnya fenmena banjir, ersi pantai dan perendaman ; Beberapa spesies akan menghadapi kepunahan dan kndisi laut akan mengalami pemanasan serta pengasaman ; Perubahan iklim dapat menimbulkan risik besar bagi kesehatan manusia, keamanan pangan glbal, dan pembangunan eknmi ; Tindakan untuk mengurangi emisi sangat penting dan mendesak untuk dilakukan guna menghindari bahaya perubahan iklim. Tingkatan adaptasi yang diperlukan tergantung pada skala mitigasi ; Adaptasi sangat penting untuk dilakukan guna menghadapi risik perubahan iklim tetapi masih terdapat batasan bentuk adaptasi apakah yang dapat diterima. Apa sajakah macam-macam dampak yang sudah kita lihat? Lapran ini (IPCC) telah mengidenti kasi dampak-dampak yang telah terlihat, meliputi: Spesies daratan dan spesies laut bergeser rentang gegra snya serta pla migrasinya ; Pla hujan berubah, salju dan es mencair, gletser menyusut, dan permafrst mencair ; Phn dan hutan terlihat mulai mati kembali, luasan karang menurun, dan beberapa spesies punah ; Berdampak negatif terhadap menurunnya prduksi gandum dan jagung secara glbal. Apakah risik utama dari perubahan iklim? Risik dari perubahan iklim di masa depan cukup signi kan dan berptensial menimbulkan dampak yang parah di seluruh wilayah dan berbagai sektr. Resik utama meliputi: Banyaknya jumlah lahan dan meningkatnya resik kepunahan spesies air tawar ; Wilayah pesisir dan daerah dataran rendah akan semakin mengalami dampak buruk seperti perendaman, banjir pantai, dan ersi pantai karena permukaan laut naik ; Pengasaman laut menimbulkan risik besar terhadap eksistem laut, terutama eksistem di wilayah kutub dan eksistem terumbu karang, jika kita tidak mengurangi emisi sampai pada level yang rendah ; Di bawah rendahnya tingkat pemanasan, tanpa adanya prses adaptasi, maka prduksi tanaman utama (seperti gandum, beras, dan jagung) dipryeksikan turun ; Perubahan iklim dipryeksikan meningkatkan kejadian perpindahan manusia (bermigrasi) dan memicu kn ik, seperti kemiskinan dan guncangan eknmi ; Perubahan iklim akan memperburuk masalah kesehatan manusia dan

menyebabkan peningkatan gangguan kesehatan di berbagai wilayah, misalnya melalui peningkatan gelmbang panas dan kebakaran; Dampak perubahan iklim dipryeksikan memperlambat pertumbuhan eknmi dan menjadikan usaha pengurangan angka kemiskinan akan lebih sulit. Apakah lapran IPCC memberitahu kita tentang bagaimana menanggapi fenmena perubahan iklim? Perubahan iklim menimbulkan risik yang signi kan namun melalui manajemen risik yang baik dapat dihindari dampak terburuk. Kmbinasi antara adaptasi dan mitigasi akan mengurangi skala risik. Namun, beberapa risik yang tidak dapat dihindari ; Badai ekstrim, banjir, gelmbang panas dan kekeringan menunjukkan bahwa kita sudah rentan terhadap kejadian iklim dan cuaca ; Tindakan dan pilihan yang diambil di awal abad ini akan menentukan risik apa yang akan kita hadapi di akhir abad nanti ; Tindakan dini akan memungkinkan lebih banyak waktu untuk beradaptasi dengan dampak yang kemungkinan terjadi, tetapi ada batasan bagi kita untuk dapat beradaptasi. Beberapa risik akan tetap terjadi sehingga kita tidak bisa mengandalkan hanya adaptasi saja ; Negara miskin dan kaya, penduduk pedesaan dan perktaan semua akan terkena dampak, diperlukan perencanaan dan adaptasi untuk membatasi risik yang terjadi di masa mendatang. Apakah implikasi perubahan iklim untuk Indnesia? IPCC tidak fkus pada tiap negara. Terdapat beberapa aspek yang perlu dikaji lebih dalam tentang identi kasi perubahan iklim, risik utama dari perubahan iklim untuk Indnesia, kndisi iklim di Indnesia, dan lain sebagainya. Berapa biaya yang harus dikeluarkan untuk mencegah dampak dan untuk beradaptasi? Dampak eknmi glbal yang akan timbul akibat fenmena perubahan iklim sulit untuk diperkirakan karena cukup kmpleks dan banyaknya variabel yang harus diperhatikan dan difahami ; Hal ini diakui bahwa perkiraan dampak eknmi yang akan timbul tidak sepenuhnya mempertimbangkan semua faktr dan cenderung mengabaikan biaya yang sebenarnya. Namun para ilmuwan setuju bahwa kerugian eknmi akibat dampak iklim akan semakin besar jika prses pemanasan semakin meningkat ; Selain itu juga terdapat tantangan yang cukup signi kan dalam usaha untuk meperkirakan biaya adaptasi glbal sehingga perlu dilakukan penelitian lebih lanjut. Bukti menunjukkan bahwa terjadi kesenjangan antara kebutuhan adaptasi glbal dengan dana yang tersedia untuk melakukan adaptasi. Apa yang telah berubah jika dibandingkan dengan lapran terakhir? Dibanding enam tahun yang lalu, lapran kali ini diperkuat dengan bukti tentang dampak yang telah diamati dan risik masa depan perubahan iklim; penilaian substansinya lebih berdasarkan literatur ilmiah, teknis, dan ssial-eknmi; jumlah publikasi ilmiah meningkat dua kali lipat antara tahun 2005-2010 ; mempertimbangkan bagaimana tindakan mitigasi dan adaptasi dapat membantu untuk mengurangi dan mengella risik yang akan terjadi, memanfaatkan setiap perubahan yang ptensial dan memaksimalkan manfaat yang diperleh dari penerapan langkah mengatasi perubahan iklim, seperti peningkatan kualitas udara. Lapran ini lebih fkus pada risik yang baru dan sangat berharga bagi pemerintah dan pembuat kebijakan. Sumber : http://ipcc-wg2.gv/ar5/images/uplads/ipcc_wg2ar5_spm_apprved.pdf Dipersiapkan leh: AGUS SUPANGAT Divisi Peningkatan Kapasitas, Penelitian dan Pengembangan-DNPI E-mail: agus.supangat@dnpi.g.id ; Telp: (021) 3511400

Ringkasan untuk Pembuat Kebijakan Lapran Kajian ke-5 Ar5 ( Assessment Reprt 5) IPCC Pkja Mitigasi Salah satu kegiatan utama Intergvermental Panel n Climate Change (IPCC) adalah menyusun Lapran Kajian (Assessment Reprts) yang kmprehensif tentang dasar ilmiah, teknis dan ssial-eknmi perubahan iklim, penyebabnya, ptensi dampak dan strategi menghadapinya. IPCC juga menghasilkan Lapran Khusus, yang merupakan penilaian terhadap isu tertentu dan Lapran Metdlgi, yang memberikan panduan praktis untuk persiapan penghitungan gas rumah kaca. Lapran Kajian Kelima (Assessment Reprts 5) dirilis dalam empat bagian, diawali pada bulan September 2013 dan berakhir pada bulan Nvember 2014. Terdiri dari lapran lengkap yang disiapkan leh Kelmpk Kerja (I, II dan III) dan Rangkuman untuk Pembuat Kebijakan serta Lapran Sintesis. Pkja-3 Mitigasi, mengeluarkan laprannya pada pertengahan bulan April 2014 di Berlin, Jerman. Lapran Pkja-3 mengkaji semua pilihan yang relevan untuk mitigasi perubahan iklim melalui pembatasan atau pencegahan dan peningkatan kegiatan untuk memindahkan emisi gas rumah kaca dari atmsfer. Dihasilkan secara klabrasi leh lebih dari 235 ilmuwan dari 57 negara, 38 315 kmentar dalam lapran ini. Sejumlah catatan dari Lapran AR5 IPCC Pkja-3: Apa temuan utama dari Lapran Penilaian ke 5 Kelmpk Kerja Mitigasi (AR 5 WG-III)? Emisi gas rumah kaca masih meningkat, dan sebagian besar dipicu leh peningkatan kesejahteraan glbal; Suhu rata-rata akan meningkat sebesar 3-5 pada akhir abad ini jika dibandingkan dengan pada era pra- industri ; Menahan kenaikan suhu di bawah batas 2 memungkinkan tetapi semakin sulit dilakukan dan akan memerlukan berbagai perubahan, termasuk penggunaan teknlgi, institusi dan perilaku ; Upaya mengurangi emisi perlu dilakukan di semua sektr dan seluruh wilayah. Pengurangan permintaan energi bisa dilakukan melalui beberapa cara, seperti langkah-langkah e siensi energi (berperan besar terhadap penurunan emisi); Banyak negara memiliki kebijakan untuk mengurangi emisi, tetapi jauh lebih perlu penerapannya. Investasi dalam teknlgi bersih perlu skala kebijakan yang besar-besaran dan mitigasi perlu diintegrasikan ke dalam pertimbangan plitik yang lebih luas, seperti pertumbuhan, pekerjaan dan lingkungan ; Menangani perubahan iklim membutuhkan tindakan internasinal, ini adalah masalah besar dan membutuhkan kerjasama internasinal untuk mengatasinya. Berapa besar emisi gas rumah kaca saat ini dan apa sumbernya? Ditunjukkan dengan jelas berapa emisi gas rumah kaca hari ini, dan dilaprkan bahwa: emisi tahunan, sekitar 50 miliar tn karbn diksida ekuivalen, tidak pernah lebih tinggi; pembakaran bahan bakar fsil adalah sumber terbesar emisi (2/3 dari ttal keseluruhan emisi), dan sebagian besar karena untuk pertumbuhan, dengan kntribusi signi kan dari industri dan pertanian; Pertumbuhan penduduk juga berdampak pada emisi, tetapi peningkatan emisi terutama disebabkan meningkatnya kesejahteraan glbal khususnya di Asia, telah keluar dari kemiskinan, maka akan diikuti dengan meningkatnya knsumsi energi dan meningkatnya penggunaan bahan bakar fsil; Di masa depan, jika kita tidak bergerak cepat untuk beralih ke teknlgi rendah karbn, emisi glbal dipryeksikan akan terus meningkat. Peningkatan ini akan didrng terutama leh kenaikan lebih lanjut dalam kemakmuran (bukan penduduk) di negara berkembang. Seberapa cepat kita harus mengurangi emisi gas rumah kaca? Lapran ini mempertimbangkan berbagai kemungkinan di masa depan yang berbeda ( skenari emisi ) mulai dari emisi tumbuh secara pesat sepanjang abad, sampai ke kndisi di mana decarbnisatin menyebabkan penurunan cepat nilai emisi gas

rumah kaca. Ada sejumlah skenari emisi yang berbeda untuk menghindari melebihi target 2 - semua skenari ini mencapai emisi puncaknya secara glbal paling lambat tahun 2030 dan kemudian menurun dengan cepat: Pada tahun 2050 emisi glbal harus menjadi sekitar setengah kndisi emisi hari ini ; emisi negatif - menghapus CO2 dari atmsfer melalui berbagai teknik - mungkin diperlukan dalam 250 tahun dengan tetap di bawah target 2 ; upaya glbal saat ini untuk mengurangi emisi secara knsisten dengan menghindari peningkatan suhu melebihi 3, tetapi masih banyak yang harus dilakukan jika ingin tetap di bawah target yaitu 2. Apakah mungkin untuk mengurangi emisi ke tingkat yang dibutuhkan? Pengurangan emisi gas rumah kaca untuk membatasi pemanasan sampai 2 dengan tingkat sebelum era industri bisa terjadi, namun memerlukan perubahan ; Teknlgi energi terbarukan sudah bisa didapatkan dengan biaya yang terjangkau dan berkinerja tinggi dan memungkinkan untuk diimplementasi ; Permintaan untuk mengurangi jumlah emisi dapat dicapai melalui e siensi energi dan perubahan perilaku manusia sangat penting dalam pengurangan emisi sampai pada tingkat yang diperlukan. Pengurangan permintaan emisi tentunya akan mengurangi kebutuhan pembangkit listrik baru dan infrastruktur lain yang terkait; Decarbnisatin listrik, melalui energi terbarukan, penangkapan dan penyimpanan (CCS) nuklir dan karbn, perlu segera dilakukan dengan cepat, mayritas pembangkitan listrik harus disediakan leh sumber karbn rendah pada pertengahan abad ini; Tenaga nuklir dapat memainkan peran besar dalam mengurangi jumlah emisi. Insulasi bangunan dan penerapan teknlgi baru dalam knstruksi, dapat memainkan peran besar dalam mengurangi emisi dari bangunan. IPCC semakin ptimis tentang kemampuan sektr transprtasi untuk berperan dalam mitigasi; tindakan ambisius untuk mengurangi jumlah emisi akan menimbulkan manfaat tambahan. Hal ini dapat membantu meningkatkan kualitas udara dan ketahanan energi serta pmeningkatkan kesehatan manusia, eksistem, ketersediaan sumber daya dan ketahanan sistem energi. Ongks dan manfaat mitigasi? Ambisi dalam melakukan mitigasi akan sedikit memperlambat laju pertumbuhan eknmi glbal. Dipaparkan perkiraan para ahli tentang kndisi pereknmian glbal yang akan tumbuh sebesar antara 300% dan 900% pada tahun 2100. Kndisi yang akan terjadi terhadap tingkat pertumbuhan ini diperkirakan tingkat knsumsi glbal akan berkurang sekitar 5%, berarti pelaksanaan mitigasi tidak perlu dilakukan ; Perkiraan ini tidak termasuk biaya gagal untuk mengatasi perubahan iklim - lapran hanya mempertimbangkan biaya tindakan, bukan biaya kegagalan untuk bertindak. Perbandingan antara biaya tindakan dan kegagalan disajikan dalam lapran sintesis pada bulan Oktber ; Hal ini juga penting untuk dicatat bahwa biaya ini tidak termasuk manfaat dari tindakan iklim seperti udara bersih, gaya hidup sehat dan paskan energi beragam yang menawarkan manfaat eknmi. Bukti menunjukkan bahwa manfaat dari peningkatan kualitas udara sama dengan biaya mengambil tindakan. Selain itu mitigasi akan menghindarkan jutaan kematian prematur dari kualitas udara yang buruk selama abad ini. Apakah yang telah berubah sejak lapran terakhir? Langkah-langkah yang memadai untuk mengatasi emisi gas rumah kaca glbal masih belum diputuskan dan dilaksanakan sehingga sebagai hasilnya emisipun semakin meningkat ; Dari tinjauan utama yang terakhir (dibandingkan dengan enam tahun yang lalu), lapran ini lebih diperkuat dengan bukti tentang bagaimana emisi dapat dikurangi (disebut jalur emisi ) untuk menghindari kenaikan suhu melebihi batas 2. Sumber: http://reprt.mitigatin2014.rg/spm/ipcc_wg3_ar5_summary-fr-plicymakers_apprved.pdf Dipersiapkan leh: AGUS SUPANGAT Divisi Peningkatan Kapasitas, Penelitian dan Pengembangan-DNPI E-mail: agus.supangat@dnpi.g.id ; Telp: (021) 3511400

Ringkasan untuk Pembuat Kebijakan Lapran Kajian ke-5 Ar5 ( Assessment Reprt 5) IPCC Lapran Sintesis Lapran Sintesis adalah puncak dari enam tahun bekerja. Lapran ini menggabungkan dan menyarikan pesan utama dari tiga publikasi sebelumnya yang dibuat kelmpk kerja IPCC (basis ilmiah, dampak iklim, dan mitigasi perubahan iklim). Banyak ahli secara seksama telah menyajikan temuan dalam Lapran Sintesis. Dibandingkan dengan lapran sebelumnya, Lapran Sintesis menilai basis ilmiah yang jauh lebih besar dari literatur ilmiah, teknis, dan ssial eknmi; jumlah publikasi ilmiah lebih dari dua kali lipat antara tahun 2005 dan 2010. Selama seluruh prses, termasuk Kelmpk Kerja Basis Ilmiah, Adpatasi dan Mitigasi, 830 ahli dari 80 negara mengulas lebih dari 30.000 makalah penelitian yang diterbitkan untuk menghasilkan lapran IPCC yang berbeda. Lapran Sintesis telah disetujui dalam pertemuan di Kpenhagen dari 26 Oktber-1 Nvember 2014. Lebih dari 100 pemerintah menghadiri pertemuan ini untuk membahas dan menyetujui lapran akhir Sejumlah catatan dari Lapran Sintesis AR5 IPCC: Pengaruh Manusia pada sistem iklim jelas, dan emisi gas rumah kaca (karbn diksida, metana, nitrgen ksida dan sejumlah gas industri) dari akti tas manusia baru-baru ini adalah yang tertinggi dalam sejarah. Atmsfer dan lautan telah menghangat, jumlah salju dan es telah berkurang, permukaan laut telah naik, lautan menjadi lebih asam dan beberapa peristiwa cuaca ekstrim semakin sering ternjadi dan semakin kuat. Dan tanpa upaya besar untuk mengurangi emisi gas rumah kaca, suhu glbal pada akhir abad ke-21 bisa lebih dari 4 C di atas suhu sebelum revlusi industri. Masyarakat dapat beradaptasi dengan mempersiapkan menghadapi beberapa risik perubahan iklim dan ini sangat penting, tapi ini saja tidak cukup. Oleh karena itu kita perlu untuk secara signi kan mengurangi emisi gas rumah kaca untuk membatasi skala perubahan iklim. Pilihan untuk mengurangi emisi, termasuk penggunaan sumber energi rendah karbn seperti angin, matahari dan nuklir, penghapusan dan penyimpanan karbn diksida di mana bahan bakar fsil masih digunakan dan lebih e sien penggunaan energi. Namun demikian skala perubahan yang diperlukan akan menimbulkan tantangan yang signi kan pada teknlgi. Bagaimana iklim berubah dan bagaimana yang mempengaruhi kita? Suhu glbal telah meningkat sekitar 0,8 C selama abad terakhir dan laut telah meningkat sekitar 20 cm diperparah dengan di banyak daerah, salju dan pla curah hujan telah berubah, mempengaruhi paskan air dari beberapa kmunitas. Hal ini disebabkan karena salju, es, lapisan es dan gletser yang mencair di kutub dan di sekitar seluruh dunia. Lautan menjadi semakin asam karena menyerap lebih dan lebih banyak karbn diksida. Peristiwa cuaca ekstrim berubah, gelmbang panas yang berlangsung lebih lama dan menjadi lebih intens, dan peristiwa hujan deras menjadi lebih dasyat.

Apakah lapran ini memberitahu kita tentang penyebab perubahan iklim? Ya, jejak manusia telah ditemukan di hampir semua aspek perubahan iklim; pengaruh manusia, diamati terutama dari emisi gas rumah kaca, sangat mungkin telah menjadi penyebab utama peningkatan pada suhu glbal sejak pertengahan abad ke-20. Pengaruh Manusia juga telah ditemukan pemanasan di lautan, perubahan curah pla hujan dan mencairnya es di Kutub Utara. Selain itu emisi gas rumah kaca karena akti tas manusia telah meningkat sangat besar sejak revlusi industri; Kadar CO2 yang sekarang tertinggi setidaknya dalam 800.000 tahun terakhir. Sebagian besar kenaikan emisi ini telah terjadi dalam 40 tahun terakhir, dengan emisi saat ini yang tertinggi dalam sejarah manusia. Bagaimana dengan masa depan? Tanpa tindakan untuk mengurangi emisi gas rumah kaca, kita bisa melihat dampak yang parah, luas, dan pada masyarakat dan lingkungan glbal yang tidak dapat diubah; Suhu glbal bisa lebih dari 4 C di atas suhu sebelum revlusi industry dan berakibat gelmbang panas akan terjadi lebih sering dan berlangsung lebih lama, meningkatkan risik masalah kesehatan terutama pada ppulasi yang rentan. Curah hujan lebat akan menjadi lebih lebat dan lebih sering di banyak tempat, membuat banjir lebih parah. Samudra akan terus menghangat dan bertambah asam, berpengaruh negatif terhadap satwa liar laut dan perikanan. Permukaan laut rata-rata glbal akan terus meningkat, mengganggu masyarakat di daerah dataran rendah dan meningkatkan risik banjir pantai atau rb dan gelmbang badai, hal ini berakibat pada ketahanan pangan akan rusak akibat perubahan di lautan yang berpengaruh terhadap perikanan dan kekeringan dan peningkatan suhu mengurangi hasil panen glbal. Bagaimana kita dapat menanggapi perubahan iklim? Ada banyak pilihan yang tersedia untuk mengurangi risik dampak berbahaya dari perubahan iklim di masa depan dan untuk mempersiapkan perubahan yang tidak dapat dihindari. Antara lain adalah; melakukan pengurangan substansial emisi gas rumah kaca dalam beberapa dekade mendatang, emisi rumah kaca glbal pada tahun 2050 perlu menjadi 40 sampai 70% lebih rendah dari tahun 2010, dan tingkat emisi mendekati nl atau di bawahnya pada tahun 2100. Ini berarti perlu emisi ttal CO2 untuk tetap kurang dari 2.900 GtCO2. Kita telah memancarkan emisi 1900 GtCO2, yaitu sekitar dua pertiga dari batas ini. Selain itu untuk mengurangi emisi termasuk menggunakan energi lebih e sien dan beralih ke sumber energi rendah karbn seperti energi terbarukan, energi nuklir, dan energi fsil dengan penangkapan dan penyimpanan karbn diksida pilihan untuk mengurangi emisi termasuk mengurangi karbnisasi cara kita menghasilkan listrik, menggunakan energi yang lebih e sien dan mencba untuk mengurangi jumlah energi yang digunakan semua. Sumber: http://www.ipcc.ch/pdf/assessment-reprt/ar5/syr/syr_ar5_spm.pdf Dipersiapkan leh: AGUS SUPANGAT Divisi Peningkatan Kapasitas, Penelitian dan Pengembangan-DNPI E-mail: agus.supangat@dnpi.g.id; Telp: (021) 3511400