FIKA DARA NURINA FIRDAUS,

dokumen-dokumen yang mirip
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Noviandhini Puji Gumati, 2013

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Wulansari Mudayanti, 2013

BAB I PENDAHULUAN. Opsi merupakan suatu kontrak/perjanjian antara writer dan holder yang

BAB I PENDAHULUAN. seperti; saham, obligasi, mata uang dan lain-lain. Seiring dengan

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. Investasi tanah, investasi emas, dan investasi saham merupakan investasi yang

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Opsi adalah suatu hak (bukan kewajiban) untuk pembeli opsi untuk membeli

BAB I PENDAHULUAN. hanya ditunjukkan oleh meningkatnya jumlah modal yang diinvestasikan ataupun

BAB 1 PENDAHULUAN. Secara umum investasi adalah meliputi pertambahan barang-barang dan

BAB I PENDAHULUAN. Dalam dunia keuangan, dikenal adanya pasar keuangan (financial market)

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah

LEMBAR PENGESAHAN LEMBAR PERNYATAAN ABSTRAK KATA PENGANTAR UCAPAN TERIMA KASIH DAFTAR ISI DAFTAR TABEL DAFTAR GAMBAR DAFTAR LAMPIRAN

ABSTRAK PENENTUAN HARGA OPSI EROPA DENGAN MODEL BINOMIAL

LEMBAR PENGESAHAN LEMBAR PERNYATAAN ABSTRAK KATA PENGANTAR UCAPAN TERIMA KASIH DAFTAR ISI DAFTAR TABEL DAFTAR GAMBAR DAFTAR LAMPIRAN

ABSTRAK SIMULASI MONTE CARLO DALAM PENENTUAN HARGA OPSI BARRIER

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

PENENTUAN HARGA OPSI CALL WINDOW RESET MENGGUNAKAN METODE BINOMIAL TREE DAN TRINOMIAL TREE

BAB I PENDAHULUAN. Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. Derivatif keuangan merupakan salah satu instrumen yang diperdagangkan di

2.5.1 Penentuan Nilai Return Saham Penentuan Volatilitas Saham Dasar- dasar Simulasi Monte Carlo Bilangan Acak...


BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang

BAB V HASIL SIMULASI

BAB III METODE MONTE CARLO

1. Pengertian Option

PENENTUAN HARGA OPSI PUT AMERIKA MENGGUNAKAN ALGORITMA MONTE CARLO. Rina Ayuhana

HASIL EMPIRIS. Tabel 4.1 Hasil Penilaian Numerik

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah

BAB III PENILAIAN OPSI PUT AMERIKA

Opsi (Option) Arum Handini Primandari

LEMBAR PENGESAHAN LEMBAR PERNYATAAN ABSTRAK KATA PENGANTAR UCAPAN TERIMA KASIH DAFTAR ISI DAFTAR TABEL DAFTAR GAMBAR DAFTAR LAMPIRAN

PENENTUAN HARGA KONTRAK OPSI KOMODITAS EMAS MENGGUNAKAN METODE POHON BINOMIAL

Praktikum Manajemen Investasi Menghitung keuntungan memegang opsi jual atau beli Penilaian opsi dengan pendekatan blackscholes

PENENTUAN HARGA OPSI DENGAN MODEL BLACK-SCHOLES MENGGUNAKAN METODE BEDA HINGGA CENTER TIME CENTER SPACE (CTCS)

BAB II LANDASAN TEORI

VALUASI COMPOUND OPTION PUT ON PUT TIPE EROPA SKRIPSI. Disusun oleh YULIA AGNIS SUTARNO JURUSAN STATISTIKA FAKULTAS SAINS DAN MATEMATIKA

Perbandingan Metode Binomial dan Metode Black-Scholes Dalam Penentuan Harga Opsi

PENENTUAN HARGA OPSI TIPE EROPA DENGAN METODE BINOMIAL

METODE BEDA HINGGA UNTUK MENENTUKAN HARGA OPSI SAHAM TIPE EROPA DENGAN PEMBAGIAN DIVIDEN. Lidya Krisna Andani ABSTRACT

BAB III METODE MONTE CARLO

PENENTUAN HARGA KONTRAK OPSI TIPE EROPA MENGGUNAKAN METODE QUASI MONTE CARLO DENGAN BARISAN KUASI-ACAK HALTON

Prosiding Seminar Nasional Matematika, Universitas Jember, 19 November

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah

PENENTUAN HARGA OPSI BELI TIPE ASIA DENGAN METODE MONTE CARLO-CONTROL VARIATE

BAB II LANDASAN TEORI

PERTEMUAN 14 KONSEP, TRANSAKSI DAN LAPORAN KEUANGAN MATA UANG ASING

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah

III. PEMBAHASAN. Payoff Opsi Put ( p) Payoff Opsi Call ( c)

APLIKASI SIMULASI MONTE CARLO UNTUK MENENTUKAN NILAI OPSI ASIA DENGAN MENGGUNAKAN METODE CONTROL VARIATE PADA KOMODITAS PERTANIAN

PENENTUAN HARGA OPSI SAHAM DENGAN MENGGUNAKAN METODE BEDA HINGGA CRANK-NICHOLSON (C-N)

PENURUNAN MODEL BLACK-SCHOLES DENGAN METODE BINOMIAL UNTUK SAHAM TIPE EROPA

: Mengestimasi Value at Risk (VaR) pada Opsi Beli Tipe Asia yang Dihitung Menggunakan Metode Importance Sampling

PENGGUNAAN MODEL BLACK SCHOLES UNTUK PENENTUAN HARGA OPSI JUAL TIPE EROPA

: Penentuan Harga Kontrak Opsi Komoditas Emas Menggunakan. Nama : I Gede Rendiawan Adi Bratha (NIM: )

PENENTUAN NILAI OPSI INDONESIA

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang dan Permasalahan

PEMANFAATAN SIMULASI MONTE CARLO PADA OPSI KEUANGAN

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. pembeli opsi untuk menjual atau membeli suatu sekuritas tertentu pada waktu dan

BAB V PENUTUP ( ( ) )

PENGGUNAAN TEKNIK HEDGING KONTRAK OPSI SAHAM UNTUK MEMINIMALKAN RISIKO KERUGIAN AKIBAT FLUKTUASI

PENERAPAN METODE BINOMIAL TREE DALAM MENGESTIMASI HARGA KONTRAK OPSI TIPE AMERIKA

II. LANDASAN TEORI. Pada bagian ini akan diuraikan beberapa definisi dan teori penunjang yang akan digunakan di dalam pembahasan.

PENENTUAN HARGA OPSI CALL WINDOW RESET MENGGUNAKAN METODE BINOMIAL TREE DAN TRINOMIAL TREE REVI MELIYANI

Matakuliah : F 0344 / PASAR UANG DAN PASAR MODAL Tahun : Semester Genap 2004 / 2005 Versi : 0 / 0. Pertemuan 15 CORPORATE ACTION

VALUASI COMPOUND OPTION PUT ON CALL TIPE EROPA PADA DATA SAHAM FACEBOOK

BAB II LANDASAN TEORI

PENENTUAN HARGA OPSI AMERIKA MELALUI MODIFIKASI MODEL BLACK- SCHOLES PRICING AMERICAN OPTION USING BLACK-SCHOLES MODIFICATION MODEL

M.Andryzal fajar OPSI

VALUASI COMPOUND OPTION PUT ON CALL TIPE EROPA PADA DATA SAHAM FACEBOOK MUHAMMAD SUNU WIDIANUGRAHA

BAB II LANDASAN TEORI

METODE BINOMIAL UNTUK MENENTUKAN HARGA OPSI CALL INDONESIA DAN STRATEGI LINDUNG NILAINYA JAENUDIN

BAB I PENDAHULUAN. investasi dinilai baik apabila memiliki tingkat pengembalian yang baik pada tingkat

BAB III MODEL TRINOMIAL. Model binomial merupakan pemodelan dinamika pergerakan harga saham

Jurnal Silogisme: Kajian Ilmu Matematika dan Pembelajarannya Oktober 2016, Vol. 1, No.1. ISSN:

VALUASI KUPON OBLIGASI PT. BPD LAMPUNG TBK. MENGGUNAKAN OPSI MAJEMUK CALL ON CALL TIPE EROPA

MATERI 12 SEKURITAS DERIVATIF: OPSI. Prof. DR. DEDEN MULYANA, SE., M.Si.

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang dan Permasalahan

PENENTUAN HARGA OPSI JUAL MULTIASET TIPE AMERIKA DENGAN METODE LEAST-SQUARE MONTE CARLO

MATERI 12 SEKURITAS DERIVATIF: OPSI

PERHITUNGAN HARGA OPSI TIPE ARITMATIK CALL ASIA DENGAN SIMULASI MONTE CARLO

Tieka Trikartika Gustyana & Andrieta Shintia Dewi ABSTRAK

PENENTUAN HARGA OPSI BELI EROPA DENGAN DUA PROSES VOLATILITAS STOKASTIK

BAB V IMPLEMENTASI SIMULASI MONTE CARLO UNTUK PENILAIAN OPSI PUT AMERIKA

PENENTUAN HARGA OPSI BELI EROPA DENGAN DUA PROSES VOLATILITAS STOKASTIK

PERBANDINGAN KEEFISIENAN METODE NEWTON-RAPHSON, METODE SECANT, DAN METODE BISECTION DALAM MENGESTIMASI IMPLIED VOLATILITIES SAHAM

BAB III METODE UNTUK MENAKSIR VOLATILITAS. harga saham, waktu jatuh tempo, waktu sekarang, suku bunga,

OVERVIEW PENGERTIAN OPSI PENGERTIAN OPSI TERMINOLOGI OPSI TERMINOLOGI OPSI 10/16/2015

PENGERTIAN DAN INSTRUMEN PASAR MODAL ANALISIS PORTOFOLIO DAN INVESTASI ANDRI HELMI M, SE., MM.

METODE BINOMIAL UNTUK MENENTUKAN HARGA OPSI CALL INDONESIA DAN STRATEGI LINDUNG NILAINYA JAENUDIN

Transkripsi:

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Dalam pasar modal, terdapat berbagai aset pokok yang dapat diperjualbelikan, diantaranya adalah mata uang, sepaket saham, dan komoditas. Seiring dengan berkembangnya transaksi jual-beli aset, investor menginginkan suatu instrumen finansial yang dapat meminimalisasi adanya risiko kerugian. Karena itu, muncul produk derivatif yaitu instrumen finansial yang nilainya bergantung pada nilai aset pokok yang mendasarinya (underlying aset). Selain untuk meminimalisasi adanya risiko kerugian, produk derivatif juga sebenarnya berguna untuk meningkatkan keuntungan. Produk derivatif yang telah dikenal luas adalah future contract, forward contract, dan opsi. Dibandingkan future contract dan forward contract, opsi merupakan instrumen finansial yang mengizinkan pertaruhan mengenai adanya peningkatan atau penurunan harga aset yang mendasarinya (underlying aset). Opsi merupakan kontrak antara writer (pembuat opsi) dengan holder (pembeli opsi) mengenai perdagangan suatu aset pada waktu tertentu di masa yang akan datang. Opsi memberikan hak kepada holder untuk membeli atau menjual aset kepada writer dan writer berkewajiban menyediakan aset atau membeli aset ketika holder akan menggunakan haknya. Pada penentuan kontrak opsi dilakukan kesepakatan mengenai batas waktu berlakunya opsi dan harga aset yang diperjualbelikan. Batas waktu berlakunya opsi dinamakan dengan waktu jatuh tempo (expiration date/maturity time) yang dinotasikan dengan T. Saat waktu jatuh tempo (t = T), hak holder telah kadaluarsa dan setelah hari tersebut (t > T) opsi tidak lagi berharga. Harga aset yang disepakati writer dan holder dinamakan dengan strike price dan dinotasikan dengan K. Dalam opsi terdapat istilah exercise yaitu pembelian atau penjualan saham berdasarkan kontrak yang telah disepakati. 1

2 Berdasarkan jenisnya, opsi dibedakan menjadi dua yaitu opsi call (opsi beli) dan opsi put (opsi jual). Opsi call memberikan hak kepada holder untuk membeli aset pokok dengan harga yang telah disepakati K pada waktu jatuh tempo T. Opsi put memberikan hak kepada holder untuk menjual aset pokok dengan harga yang telah disepakati K pada waktu jatuh tempo T. Berdasarkan waktu exercise-nya, opsi dibedakan menjadi dua yaitu opsi Eropa dan opsi Amerika. Opsi Eropa merupakan opsi yang hanya mengizinkan holder untuk melakukan exercise pada saat waktu jatuh tempo (t = T), sedangkan opsi Amerika merupakan opsi yang mengizinkan holder untuk melakukan exercise kapanpun, sebelum atau pada saat waktu jatuh tempo (0 < t T). Dalam penentuan kontrak opsi, writer memiliki suatu risiko kerugian berupa penjualan saham dengan harga yang lebih rendah atau pembelian saham dengan harga yang lebih tinggi kepada holder. Karena itu, diperlukan kompensasi atas kerugian yang akan diderita oleh writer berupa harga opsi. Namun, holder juga memiliki risiko kerugian berupa pembelian opsi, yang memiliki kemungkinan untuk tidak dilakukan exercise hingga waktu jatuh tempo berakhir. Karena itu, harga opsi perlu ditentukan secara tepat untuk meminimalkan kerugian yang mungkin diderita oleh writer dan holder. Harga opsi bergantung pada jangka waktu berlakunya opsi serta harga aset yang mendasarinya. Saat ini banyak metode yang digunakan untuk menentukan harga opsi. Metode-metode tersebut akan terus berkembang untuk membantu investor dalam mengambil keputusan dalam transaksi jual-beli opsi. Metode penentuan harga opsi secara umum dapat dibedakan menjadi dua, yaitu metode analitik dan metode numerik. Metode analitik merupakan suatu metode yang menghasilkan nilai yang eksak, sedangkan metode numerik merupakan suatu metode yang menghasilkan nilai aproksimasi/pendekatan sehingga akan terdapat error/galat didalamnya. Metode analitik yang populer dalam penentuan harga opsi adalah penentuan harga opsi menggunakan model Black-Scholes-Merton. Persamaan Black-Scholes-Merton didapatkan dari penyelesaian tertutup suatu persamaan

3 differensial parsial berdasarkan tingkah laku lognormal dari aset. Ketika harga opsi yang eksak tidak dapat dicari, maka dapat digunakan metode numerik untuk mencari pendekatan dari harga opsi tersebut. Metode numerik yang telah dikenal secara luas adalah metode Lattice, metode beda hingga (finite difference method), dan metode Monte Carlo. Metode Lattice terdiri atas metode binomial, metode trinomial, dan metode multinomial, sedangkan metode beda hingga dibedakan menjadi metode beda hingga implisit, metode beda hingga eksplisit, dan metode beda hingga Crank-Nicolson. Metode Monte Carlo merupakan metode numerik yang menggunakan rata-rata pay-off opsi dalam suatu keadaan risiko netral untuk menaksir harga opsi. Perhitungan taksiran harga opsi dalam keadaan risiko netral dilakukan melalui suatu pengambilan sampel acak yang kemudian akan didiskontokan pada suku bunga bebas risiko. (Hull, 2003:419). Metode Monte Carlo merupakan metode yang mudah diterapkan dalam menentukan harga opsi Eropa. Namun, dengan kemudahan penggunaannya, metode Monte Carlo dapat memberikan suatu interval kepercayaan yang dapat digunakan untuk mengetahui kualitas nilai pendekatan harga opsi Eropa yang telah dihitung. Oleh karena itu, dalam skripsi ini penulis tertarik untuk mengkaji mengenai penentuan harga opsi menggunakan metode Monte Carlo khususnya untuk opsi Eropa. 1.2 Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang di atas, penulis merumuskan masalah yang akan dibahas dalam skripsi ini adalah sebagai berikut: 1. Bagaimana menentukan harga opsi Eropa dengan menggunakan metode Monte Carlo? 2. Bagaimana pengaruh parameter-parameter pada metode Monte Carlo terhadap harga opsi Eropa? 3. Bagaimana kecepatan dan keakuratan pengunaan metode Monte Carlo dalam menentukan harga opsi Eropa?

4 1.3 Tujuan Penulisan Berdasarkan rumusan masalah di atas, maka tujuan penulisan skripsi ini adalah sebagai berikut: 1. Mengetahui cara menentukan harga opsi Eropa dengan menggunakan metode Monte Carlo. 2. Mengetahui pengaruh parameter-parameter pada metode Monte Carlo terhadap harga opsi Eropa. 3. Menganalisis kecepatan dan keakuratan pengunaan metode Monte Carlo dalam menentukan harga opsi Eropa. 1.4 Batasan Masalah Batasan-batasan dalam skripsi ini, antara lain: 1. Opsi yang diperhatikan adalah opsi Eropa. 2. Aset pokok yang diperhatikan adalah saham. 3. Saham yang digunakan diasumsikan tanpa pembayaran dividen. 1.5 Manfaat Penulisan 1.5.1 Manfaat Teoritis Manfaat penulisan skripsi ini secara teoritis adalah menambah wawasan keilmuan matematika keuangan mengenai model pergerakan harga saham serta memahami mengenai penentuan harga opsi khususnya opsi Eropa dengan menggunakan metode Monte Carlo. 1.5.2 Manfaat Praktis Dengan adanya pembahasan penentuan harga opsi Eropa menggunakan metode Monte Carlo, diharapkan para praktisi atau investor yang akan melakukan transaksi jual-beli opsi dapat menentukan metode yang lebih sesuai untuk menentukan harga opsi Eropa sehingga dapat memprediksi keuntungan yang didapat secara lebih akurat.

5 1.6 Sistematika Penulisan BAB I BAB II BAB III Adapun sistematika penulisan pada skripsi ini adalah sebagai berikut: Pendahuluan Mengemukakan latar belakang masalah, rumusan masalah, tujuan penulisan, batasan masalah, manfaat penulisan, dan sistematika penulisan. Landasan Teori Mengemukakan mengenai model harga saham, penjelasan mengenai opsi, opsi Eropa, dan teori-teori lain yang mendukung penjelasan pada BAB III. Metode Monte Carlo Menjelaskan mengenai langkah-langkah penentuan harga opsi dengan menggunakan metode Monte Carlo beserta algoritmanya. BAB IV Hasil Numerik Penentuan Harga Opsi Eropa Menggunakan Metode Monte Carlo BAB V Berisi penentuan harga opsi Eropa dengan metode Monte Carlo, pengaruh parameter-parameter metode Monte Carlo terhadap harga opsi Eropa, serta analisis kecepatan dan keakuratan metode Monte Carlo dalam menentukan harga opsi Eropa. Penutup Berisi rangkuman keseluruhan hasil pembahasan dalam bentuk kesimpulan dan saran.