LEMBARAN DATA KESELAMATAN

dokumen-dokumen yang mirip
LEMBARAN DATA KESELAMATAN

LEMBARAN DATA KESELAMATAN

LEMBAR DATA KESELAMATAN BAHAN

LEMBARAN DATA KESELAMATAN

LEMBARAN DATA KESELAMATAN

LEMBAR DATA KESELAMATAN BAHAN

LEMBARAN DATA KESELAMATAN

LEMBARAN DATA KESELAMATAN

LEMBARAN DATA KESELAMATAN

LEMBARAN DATA KESELAMATAN

LEMBAR DATA KESELAMATAN BAHAN

LEMBAR DATA KESELAMATAN BAHAN

LEMBAR DATA KESELAMATAN BAHAN

LEMBAR DATA KESELAMATAN BAHAN

LEMBARAN DATA KESELAMATAN

LEMBARAN DATA KESELAMATAN

LEMBARAN DATA KESELAMATAN

LEMBAR DATA KESELAMATAN BAHAN

LEMBARAN DATA KESELAMATAN

LEMBARAN DATA KESELAMATAN

LEMBARAN DATA KESELAMATAN

LEMBARAN DATA KESELAMATAN

LEMBAR DATA KESELAMATAN BAHAN

LEMBARAN DATA KESELAMATAN

LEMBARAN DATA KESELAMATAN

LEMBARAN DATA KESELAMATAN

LEMBARAN DATA KESELAMATAN

LEMBARAN DATA KESELAMATAN

LEMBARAN DATA KESELAMATAN

LEMBARAN DATA KESELAMATAN

LEMBARAN DATA KESELAMATAN

LEMBAR DATA KESELAMATAN

LEMBARAN DATA KESELAMATAN

LEMBARAN DATA KESELAMATAN

LEMBAR DATA KESELAMATAN

LEMBARAN DATA KESELAMATAN

LEMBARAN DATA KESELAMATAN

LEMBAR DATA KESELAMATAN

LEMBAR DATA KESELAMATAN

LEMBAR DATA KESELAMATAN

LEMBARAN DATA KESELAMATAN

LEMBARAN DATA KESELAMATAN

LEMBARAN DATA KESELAMATAN

FORMULIR LEMBAR DATA KESELAMATAN

LEMBARAN DATA KESELAMATAN

LEMBARAN DATA KESELAMATAN

LEMBAR DATA KESELAMATAN

LEMBARAN DATA KESELAMATAN

LEMBARAN DATA KESELAMATAN

LEMBARAN DATA KESELAMATAN

LEMBARAN DATA KESELAMATAN

LEMBARAN DATA KESELAMATAN

LEMBARAN DATA KESELAMATAN

LEMBARAN DATA KESELAMATAN

FORMULIR LEMBAR DATA KESELAMATAN

LEMBARAN DATA KESELAMATAN

LEMBARAN DATA KESELAMATAN

LEMBARAN DATA KESELAMATAN

LEMBAR DATA KESELAMATAN

LEMBARAN DATA KESELAMATAN

LEMBAR DATA KESELAMATAN BAHAN

LEMBARAN DATA KESELAMATAN

LEMBARAN DATA KESELAMATAN

LEMBARAN DATA KESELAMATAN

LEMBARAN DATA KESELAMATAN

LEMBARAN DATA KESELAMATAN

LEMBAR DATA KESELAMATAN

LEMBARAN DATA KESELAMATAN

LEMBARAN DATA KESELAMATAN

LEMBAR DATA KESELAMATAN

LEMBARAN DATA KESELAMATAN

LEMBARAN DATA KESELAMATAN

LEMBARAN DATA KESELAMATAN

LEMBARAN DATA KESELAMATAN

LEMBAR DATA KESELAMATAN

Lembaran Data Keselamatan Bahan

LEMBARAN DATA KESELAMATAN

Lembar data keselamatan

LEMBARAN DATA KESELAMATAN

Material Safety Data Sheet. : Resin Pinus Oleo

LEMBARAN DATA KESELAMATAN

LEMBARAN DATA KESELAMATAN

Transkripsi:

LEMBARAN DATA KESELAMATAN 1. Produk kimia dan identifikasi perusahaan Nama produk Identifikasi lain Sinomin FLUID 0.1% CHLORHEXAMED FLUID 0.1% * CORSODYL 0.1% * IB2058 * CHLORHEXIDINE DIGLUCONATE, produk rumusan PT. Glaxo Wellcome Indonesia Jl. Pulo Buaran Raya Kav III. DD. No. 2,3,4 Kawasan Industri Pulogadung Jakarta, Indonesia 13930 General Phone No: +62 21 4603330 EMERGENCY PHONE NUMBERS - TRANSPORT EMERGENCIES Local in-country toll free 001-803-017-9114 US / International toll call +1 703 527 3887 Tersedia 24 hrs/7 days; multi-language response Alamat Email: msds@gsk.com Situs web: www.gsk.com Penggunaan yang dianjurkan dan Batas penggunaan Penggunaan yang Medicinal Product dianjurkan Lembar data keselamatan ini disiapkan untuk memberikan informasi kesehatan, keselamatan dan lingkungan bagi orang-orang yang menangani produk ini yang diformulasikan di tempat kerja. Hal ini tidak dimaksudkan untuk memberikan informasi yang relevan dengan penggunaan medis dari produk ini. Dalam hal ini pasien harus berkonsultasi dengan informasi resep / penyisipan kemasan / label produk atau berkonsultasi dengan apoteker atau dokter mereka. Untuk informasi kesehatan dan keselamatan untuk komponen masing-masing yang digunakan dalam proses manufaktur, mengacu ke lembar data keselamatan yang sesuai untuk masing-masing komponen. Batas penggunaan 2. Identifikasi bahaya Penggunaan lain tidak disarankan. Klasifikasi GHS Dikecualikan dari persyaratan - produk diatur sebagai produk obat-obatan, produk kosmetik atau peralatan medis. Elemen-elemen label Dikecualikan dari persyaratan - produk diatur sebagai produk obat-obatan, produk kosmetik atau peralatan medis. Bahaya lain Cairan dan uap yang mudah menyala. Lihat bagian 11 dari SDS untuk tambahan informasi mengenai bahaya kesehatan. 3. Komposisi / informasi tentang bahan Zat atau campuran Properti kimia Nama kimia Campuran ALCOHOL ANHYDROUS * ANHYDROUS ETHANOL * ANHYDROUS ETHYL ALCOHOL * 200 PROOF * ETIL ALKOHOL * ETHYL ALCOHOL USP 200 PROOF (USI) * ETIL ALKOHOL, 100% * ETHYL HYDROXIDE * GRAIN ALCOHOL * Nomor CAS 64-17-5 Konsentrasi (%) 5 - < 10 Gliserin GLYCEROL * GLYCERIN ANHYDROUS * GLYCERINE * GLYCERITOL * GLYCYL ALCOHOL * 1,2,3-PROPANETRIOL * PROPANETRIOL * GLYROL * GLYSANIN * TRIHYDROXYPROPANE * 1,2,3-TRIHYDROXYPROPANE * OSMOGLYN 56-81-5 1 - < 3 1 / 10

D-GLUCONIC ACID, COMPOUND WITH N,N''-BIS(4-CHLOROPHENYL)-3,12-DIIMINO- 2,4,11,13-TETRAAZATETRADECANEDIIMIDAMIDE (2:1) * GLUCONIC ACID, COMPOUND WITH 1,1'-HEXAMETHYLENEBIS(5-(P-CHLOROPHENYL)- BIGUANIDE) (2:1), D- * D-GLUCONIC ACID, COMPOUND WITH 1,1'-HEXAMETHYLENEBIS(5-(P-CHLORO- PHENYL)BIGUANIDE) (2:1) * CHLORHEXIDINE BIGLUCONATE * CHLORHEXIDINE DI-D-GLUCONATE * 4- Nomor CAS 18472-51-0 Konsentrasi (%) 0.06-0.2 Komponen-komponen yang lain dibawah level yang harus dilaporkan <89 4. Tindakan pertolongan pertama Tindakan pertolongan pertama untuk paparan melalui rute-rute yang beda Penghirupan Pindah ke udara segar. Jika pernafasan sulit, personil terlatih harus memberikan oksigen. Panggil dokter bila gejala muncul atau berlanjut. Dibawah kondisi normal untuk penggunaan yang dimaksud, bahan ini diharapkan tidak berbahaya bagi penghirupan. Kontak kulit Kontak mata Penelanan Gejala dan efek yang paling penting Perlindungan pribadi untuk penolong pertolongan pertama Catatan untuk doctor 5. Tindakan memadam kebakaran Media pemadam Media pemadam untuk dihindari Bahaya spesifik Prosedur memadam kebakaran khusus Perlindungan petugas pemadam kebakaran Metode spesifik Bahaya kebakaran umum Segera bilas kulit dengan banyak air. Tanggalkan pakaian yang terkontaminasi dan cuci sebelum dipakai kembali. Dapatkan pertolongan medis jika timbulnya gejala-gejala. Segera bilas mata dengan banyak air selama sedikitnya 15 menit. Tangani secara medis jika terjadi iritasi dan iritasi tidak kunjung hilang. Jika tertelan, bersihkan/bilas mulut dengan air (hanya jika si penderita masih sadar). Bila bahan tertelan dalam jumlah besar, segera hubungi pusat pengendali racun. Jangan membujuk muntah tanpa petunjuk pusat pengendali racun. Kontak langsung dengan mata dapat menyebabkan iritasi sementara. Gejala pendedahan berlebihan dapat berupa sakit kepala, pening, keletihan, mual, dan muntah. Jika terjadi kecelakaan atau jika merasa tidak sehat, segera dapatkan nasihat medis (tunjukkan label jika mungkin). Pastikan bahwa petugas medis mengetahui benar bahan-bahan yang terlibat, dan melakukan tindakan pencegahan untuk melindungi diri mereka sendiri. Pra-penempatan dan pengawasan kesehatan berkala biasanya tidak diindikasikan. Penentuan terakhir untuk kebutuhan pemantauan kesehatan harus ditentukan oleh penilaian risiko lokal. Tidak ada penawar spesifik yang dianjurkan. Perlakukan sesuai dengan protokol lokal. Untuk panduan tambahan, mengacu pada informasi resep pada saat ini atau pada sentra informasi kontrol racun lokal. Busa. Bubuk kimia kering Karbon dioksida (CO2) Air. Uap bisa membentuk campuran yang mudah-meledak dengan udara. Uap dapat jalan/merambat pada jarak yang cukup jauh ke sumber penyulut dan kilat balik. Waktu kebakaran berlanjut gas-gas yang membahayakan kesehatan mungkin terbentuk. Gunakan prosedur-prosedur baku pemadaman kebakaran dan pertimbangkan bahaya dari bahan-bahan yang dilibatkan. Peralatan pernapasan yang mengisi sendiri dan pakaian pencegah kebakaran yang menutupi seluruh badan harus dikenakan bila dalam keadaan kebakaran. Gunakan prosedur-prosedur baku pemadaman kebakaran dan pertimbangkan bahaya dari bahan-bahan yang dilibatkan. Jika anda dapat melakukannya tanpa menimbulkan resiko, pindahkan wadah-wadah dari area kebakaran. Jika terjadi kebakaran dan/atau ledakan, jangan menghirup asap. Cairan dan uap yang mudah menyala. 6. Tindakan untuk pelepasan tidak dengan sengaja Tindakan pencegahan pribadi Tindakan pencegahan lingkungan Jauhkan petugas yang tidak diperlukan. Jauhkan orang dari tumpahan/bocoran ke arah yang berlawanan dengan arah angin. Matikan semua sumber api (jangan merokok, hindari nyala api atau percikan di sekitar area). Pakai alat dan pakaian pelindung diri pada saat melakukan pembersihan. Hindari menghirup kabut atau uap. Jangan menyentuh wadah-wadah yang rusak atau bahan yang tumpah kecuali menggunakan baju pelindung yang tepat. Beri ventilasi pada area yang tertutup sebelum memasukinya. Pihak berwenang lokal harus diberitahu jika tumpahan yang signifikan tidak bisa dilokalisasi. Untuk perlindungan pribadi, lihat bagian 8 pada SDS. Hindari pelepasan kelingkungan. Memberitahukan personil tingkat manajer atau pengawasan tentang semua pelepasan ke lingkungan. Cegah terjadinya tumpahan atau bocoran lebih lanjut jika aman untuk melakukannya. Hindari pembuangan ke dalam saluran pembuangan, perairan atau ke tanah. 2 / 10

Metode membersihkan tumpahan Matikan semua sumber api (jangan merokok, hindari nyala api atau percikan di sekitar area). Jauhkan bahan yang mudah terbakar (kayu, kertas, minyak dan sebagainya) dari bahan yang tertumpah. Ambil langkah-langkah penjagaan terhadap pelepasan statis. Gunakan hanya peralatan anti percikan. Cegah produk agar tidak masuk ke saluran pembuangan. 7. Penanganan dan penyimpanan Penanganan Tindakan-tindakan teknis Ventilasi lokal dan umum Tindakan pencegahan Nasihat penanganan yang aman Penyimpanan Tindakan-tindakan teknis Kondisi penyimpanan yang memadai Bahan yang tidak cocok Bahan kemasan yang aman Tumpahan Besar: Hentikan aliran bahan, bila dapat dilakukan tanpa risiko. Bendung tumpahan bahan, bila mungkin. Tutup dengan lebaran plastic untuk mencegah penyebaran. Gunakan bahan yang tidak mudah terbakar seperti vermikulit, pasir atau tanah untuk menyerap produk ini dan tempatkan dalam kontainer untuk selanjutnya dibuang. Sesudah produk diambil kembali, guyur/siram area dengan air. Tumpahan Kecil: Serap dengan tanah, pasir, atau bahan yang tidak mudah terbakar lainnya, lalu pindahkan ke dalam wadah untuk dibuang kemudian. Seka dengan bahan penyerap (mis. kain, flanel). Bersihkan permukaan keseluruhan untuk menghilangkan sisa kontaminasi. Jangan sekali-kali mengembalikan tumpahan ke dalam wadah asli untuk digunakan lagi. Untuk pembuangan sampah, lihat bagian 13 pada SDS. Tidak ada rekomendasi khusus. Sediakan ventilasi yang cukup. Jauhkan dari panas, percikan api dan api terpapar. Hindari menghirup kabut atau uap. Hindari pemaparan yang berkepanjangan. Jauhkan dari panas, percikan api dan api terpapar. Tidak ada rekomendasi khusus. Jauhkan dari panas, percikan api dan api terpapar. Simpan di tempat yang berventilasi baik. Simpan jauh dari bahan yang inkompatibel (lihat Bagian 10 dari LDKB). Agen pengoksidasi yang keras. Untuk informasi lebih lanjut, silahkan melihat ke bagian 10 di SDS/LDKB. Simpan di dalam wadah orisinil tertutup rapat. 8. Kontrol pemaparan/perlindungan pribadi Batas pemaparan GSK Komponen-komponen Tipe Nilai CHLORHEXIDINE DIGLUCONATE (CAS 18472-51-0) 8 HR TWA 100 mcg/m3 OHC 3 Indonesia. NAB/KTDS (Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi No.Per.13/MEN/X/2011 tentang Nilai Ambang Batas, Lampiran II) Komponen-komponen Tipe Nilai Bentuk (CAS 64-17-5) Gliserin (CAS 56-81-5) Batas paparan pekerjaan Nilai Batas Ambang ACGIH US Komponen-komponen BRSW 1000 ppm BRSW 10 mg/l Kabut. Tipe Nilai (CAS 64-17-5) Tindakan teknis Peralatan perlindungan pribadi Perlindungan sistem pernafasan Perlindungan tangan Perlindungan mata BPJK 1000 ppm Metode Kontrol Paparan (MKP / ECA) untuk kegiatan yang melibatkan bahan ini berdasarkan pada OEL /Kategori Bahaya Pekerjaan dan hasil dari satu situs - atau penilaian risiko operasi-spesifik. Tidak ada persyaratan khusus ventilasi. Biasanya tidak diperlukan alat bantu pelindung pernapasan pribadi. Jika karyawan menghadapi konsentrasi yang melebihi ambang batas pajanan, mereka harus memakai alat bantu pernapasan yang memenuhi standar. Biasanya tidak diperlukan. Pakai sarung tangan tahan-bahan-kimia yang sesuai. Biasanya tidak diperlukan. Gunakan kaca mata keamanan lengkap dengan pelindung samping (atau goggles) Air-mancur pencuci mata disarankan. 3 / 10

Perlindungan badan dan kulit Tindakan kebersihan Biasanya tidak diperlukan. Gunakan baju pelindung yang sesuai. Pakaian kerja yang terkontaminasi tidak diizinkan keluar dari tempat kerja. Untuk saran mengenai metode pemantauan yang sesuai, mencari bimbingan dari profesional keselamatan dan kesehatan, dan yang berkwalifikasi lingkungan. 9. Sifat fisik dan kimia Penampilan Bau Kondisi fisik Bentuk Warna Ambang bau ph Titik cair/titik beku Titik didih, titik didih awal, jarak didih Titik nyala Suhu derajat penyalaan-auto Tingkat mudah terbakar (padatan, gas) Cairan. Cairan. Tidak berwarna. 5.1-5.3 (100 % larutan, 22 C (71.6 F)) 54 C (129.2 F) Cawan Tertutup. (Does not support sustained combustion) Batas atas/bawah mudah terbakar atau mudah meledak Batas mudah terbakar - di bawah (%) Batas tingkat mudah terbakar - atas (%) Batas mudah meledak - bawah (%) Batas mudah meledak - atas (%) Tekanan uap Densitas uap Kecepatan menguap Kepadatan relatif Kepadatan Daya larut Kelarutan (air) Kelarutan (lainnya) Koefisien partisi (n-oktanol/air) Suhu derajat pembusukan Viskositas 10. Stabilitas dan reaktivitas Reaktivitas Stabilitas Kondisi untuk dihindari Bahan yang tidak cocok Produk di mana pembusukannya berbahaya Kemungkinan reaksi berbahaya Produk ini stabil dan non-reaktif dalam kondisi penggunaan, penyimpanan dan pengangkutan normal. Bahan baku yang stabil dibawah kondisi-kondisi normal. Jauhkan dari panas, percikan api dan api terpapar. Hindari suhu yang melebihi titik nyala. Kontak dengan bahan yang tidak kompatibel. Agen pengoksidasi yang keras. Asap dan gas yang mengiritasi dan/atau toksik dapat dibebaskan selama penguraian produk. Tidak ada reaksi berbahaya yang diketahui dalam kondisi penggunaan normal. 11. Informasi toksikologis Toksisitas akut Bisa berbahaya jika tertelan. 4 / 10

Komponen-komponen Jenis (CAS 18472-51-0) Akut Hasil-hasil pengujian LD50 Tikus besar 2000 mg/kg Penghirupan LC50 Tikus besar 0.3-0.43 mg/l chlorhexidine diacetate Subkronis Dermal LOEL Kelinci 250 mg/kg/sehari minimal irritationchlorhexidine diacetate NOAEL (No observed adverse effect level/tidak ada efek merugikan yang teramati) Kelinci 500 mg/kg/sehari liver- chlorhexidine diacetate (CAS 64-17-5) Akut LD50 Tikus besar > 2000 mg/kg Kronis LOAEL (Lowest observed adverse effect level/efek merugikan terkecil yang teramati)) Monyet 40 %, 48 bulan % ingested calories Subakut LOEL Tikus besar 16.9 gr/kg, 4 minggu Dietary - Dose given as g/kg/day 6 %, 4 minggu percent in diet - continuous Subkronis LOAEL (Lowest observed adverse effect level/efek merugikan terkecil yang teramati)) Tikus besar 5000 mg/kg/sehari, 10 minggu Toksisitas hati 80 ml/kg, 85 hari Daily dose - Liver toxicity 10.2 gr/kg, 12 minggu Dosed in drinking water - Continuous 7.7 gr/kg, 12 minggu Dosed in drinking water - continuous Penghirupan LOEL Tikus besar 2 ml, 36 minggu haematological parameters NOAEL (No observed adverse effect level/tidak ada efek merugikan yang teramati) Kelinci percobaan Tikus besar 3000 ppm No adverse effects 86 mg/l, 90 hari Daily dosing Gliserin (CAS 56-81-5) Akut LD50 Tikus besar > 2000 mg/kg * Perkiraan produk dapat didasarkan pada data komponen tambahan yang tidak ditunjukkan. Rute-rute paparan Gejala Korosi kulit/iritasi Penghirupan. Kontak dengan kulit/kena kulit. Kontak dengan mata. Kontak langsung dengan mata dapat menyebabkan iritasi sementara. Gejala pendedahan berlebihan dapat berupa sakit kepala, pening, keletihan, mual, dan muntah. Gangguan kesehatan tidak diketahui atau tidak diperkirakan dalam penggunaan normal. 5 / 10

Korosifitas OECD 404 ; not considered a significant irritant Jenis: Kelinci OECD 404, chlorhexidine diacetate Jenis: Kelinci Kerusakan mata yang serius/iritasi mata Kontak langsung dengan mata dapat menyebabkan iritasi sementara. Mata OECD 405 Hasil: parah Jenis: Kelinci OECD 405, chlorhexidine diaceate Hasil: parah Jenis: Kelinci Sensitisasi sistem pernafasan atau kulit Kepekaan pernafasan Belum ada studi dilakukan. Kepekaan kulit Mengandung bahan yang berpotensi menyebabkan kepekaan. Sensitisasi OECD 406 Jenis: Kelinci percobaan Occupational exposure, Sensitive individuals Jenis: Manusia Mutagenisitas sel kuman Mutagenisitas Gangguan kesehatan tidak diketahui atau tidak diperkirakan dalam penggunaan normal. Ames Ames, chlorhexidine digluconate Chromosomal Aberration Assay In Vitro, CHO cells Chromosomal Aberration Assay In Vitro, chlorhexidine digluconate Gene mutation and repair Jenis: Bakteri Gene mutation and repair Jenis: Bakteri In vitro cytogenetics assay In vitro cytogenetics assay Jenis: Aspergillus niger L5178Y mouse lymphoma thymidine kinase locus assay Hasil: Weakly positive Micronucleus Test, chlorhexidine digluconate Yeast mutation Yeast mutation in vitro micronucleus assay in vivo cytogenetics assay Jenis: Hamster in vivo cytogenetics assay besar in vivo cytogenetics assay 6 / 10

Mutagenisitas Karsinogenisitas Toksik terhadap reproduksi Toksisitas terhadap organ sasaran spesifik, sekali paparan Toksisitas terhadap organ sasaran spesifik, paparan berulang-ulang Bahaya penghirupan Efek-efek kronis Efek-efek interaktif Informasi lain in vivo cytogenetics assay, chlorhexidine digluconate Jenis: Hamster penetapan kematian dominan penetapan kematian dominan besar penetapan kematian dominan, chlorhexidine digluconate sister chromatid exchange Paparan kerja tidak diharapkan akan menimbulkan efek karsinogenik. Contains a material (etanol) classified as a carcinogen by external agencies. Carcinogenicity has been reported in humans or animals at doses equal to, or greater than recommended for therapeutic use. Hasil: Increase in liver sarcomas Jenis: Hamster Masa Tes: 807 hari Masa Tes: 1020 hari besar besar Masa Tes: 78 minggu Hasil: Time to tumour reduced Masa Tes: 80 minggu Epidemiologi, causation linked to excessive consumption. Jenis: Manusia Organ: oral cavity, larynx, pharynx, oesophagus, hati Neonatal, inadequate study besar Komponen dalam produk ini terbukti penyebab cacat kelahiran dan gangguan reproduksi pada hewan percobaan. These effects are linked only to high doses of this substance; low doses did not produce this adverse effect. Efek-efek narkotik. Bisa menyebabkan kerusakan organ melalui pemaparan yang berkepanjangan atau berulang jika tertelan. Tidak ditetapkan. Penghirupan berkepanjangan dapat berbahaya. Pemaparan pekerjaan terhadap bahan atau campuran dapat menyebabkan efek yang merugikan. 12. Informasi ekologis Data ekotoksikologi Komponen-komponen Jenis (CAS 18472-51-0) Akuatik/air Akut Ikan EC50 Brown trout (Adult Salmo trutta) Hasil-hasil pengujian 3.2 mg/l, 96 jam Static test 7 / 10

Komponen-komponen (CAS 64-17-5) Akuatik/air Akut Ganggang EC50 Jenis Blue-green algae (Microcystis aeruginosa) Hasil-hasil pengujian 1450 mg/l, 72 jam Ikan EC50 Fathead minnow (Adult Pimephales promelas) 14200 mg/l, 96 jam Flow-through test Rainbow trout (Adult Salmo gairdneri) 13000 mg/l, 96 jam Static test Semacam binatang-binatang air berkulit keras EC50 Kutu air (Daphnia magna) 9190 mg/l, 48 jam Static test * Perkiraan produk dapat didasarkan pada data komponen tambahan yang tidak ditunjukkan. Ekotoksisitas Kegigihan dan daya degradasi Mengandung bahan yang menyebabkan resiko efek bahaya pada lingkungan. Fotolisis Separo-Kehidupan (Fotolisis-Encer) Separo-Kehidupan (Fotolisis-berhubungan dengan Atmosfir) 1-36.6 Tahun Terukur 4-5.9 Hari Perkiraan Daya hancur secara biologis Persentase Degradasi (Biodegradasi Aerobik-Inheren) 37-86 %, 5 Hari BOD5, lumpur aktif Akumulasi bio Oktanol/koefisien partisi air log Kow -0.31 Gliserin -1.76 Mobilitas dalam tanah Adsorpsi Peresapan Tanah/Endapan - Log Koc Tingkat penguapan Hukum Henry Efek-efek bahaya lain 13. Pertimbangan pembuangan Metode pembuangan/informasi Limbah sisa Kemasan yang tercontaminasi Peraturan lokal mengenai pembuangan 14. Informasi pengangkutan Tidak ada data yang tersedia 1.2 Sudah dihitung 0.000005 atm m3/mol Terukur Buanglah sesuai dengan semua peraturan yang berlaku. Buang sesuai dengan peraturan lokal. Wadah kosong atau bungkus dalam dapat menyimpan sedikit residu produk. Bahan tersebut dan wadah harus dibuang dengan cara yang aman (lihat: Instruksi pembuangan). Karena wadah kosong mungkin berisi residu produk, patuhi peringatan pada label meskipun wadah sudah kosong. Wadah kosong harus dibawa ke tempat penanganan limbah yang telah disetujui untuk didaur-ulang atau dibuang. Kumpulkan untuk dipakai kembali atau buang dalam wadah tersegel pada tempat pembuangan sampah resmi. Bahan ini and wadahnya harus dibuang sebagai limbah berbahaya. Jangan membiarkan bahan ini masuk ke dalam saluran pembuangan/pasokan air. Jangan mencemari kolam, saluran air, atau parit dengan bahan kimia atau wadah bekas. Buang isinya/kontainernya sesuai dengan peraturan lokal/regional/nasional/internasional. ADR Nomor UN UN1170 Nama Perkapalan UN yang ETHANOL SOLUTION (ETHYL ALCOHOL SOLUTION) sesuai Kelas (-kelas) bahaya pengangkutan Kelas 3 8 / 10

Risiko tambahan - Label 3 Bahaya No. (ADR) 30 Kode batas terowongan D/E Grup kemasan III Bahaya terhadap Tidak lingkungan Tindakan pencegahan khusus untuk pengguna IATA UN number UN1170 UN proper shipping name Ethanol solution Transport hazard class(es) Class 3 Subsidiary risk - Label(s) 3 Packing group III Environmental hazards No. ERG Code 3L Special precautions for user Not available. Other information Passenger and cargo Allowed with restrictions. aircraft Cargo aircraft only Allowed with restrictions. IMDG UN number UN1170 UN proper shipping name ETHANOL (ETHYL ALCOHOL) or ETHANOL SOLUTION (ETHYL ALCOHOL SOLUTION) Transport hazard class(es) Class 3 Subsidiary risk - Label(s) 3 Packing group III Environmental hazards Marine pollutant No. EmS F-E, S-D Special precautions for user Not available. Mengangkut dalam jumlah Tidak ditetapkan. besar menurut Lampiran II dari MARPOL 73/78 dan Kode IBC ADR; IATA; IMDG 15. Informasi pengatur Peraturan yang berlaku CWC (Undang-undang RI No. 9 tahun 2008 tentang Larangan Penggunaan Bahan Kimia sebagai Senjata Kimia, 10 Maret 2008) Bahan Kimia Berbahaya yang Harus Didaftarkan (Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia, No. 472/Menkes/Per/V/1996) Keputusan Menteri Perindustrian dan Perdagangan Nomor 254/MPP/Kep/7/2000, Lampiran 1: Daftar Bahan Berbahaya yang Diatur Tata Niaga Impornya 9 / 10

Bahan Kimia Prekursor (Keputusan Menteri Industri dan Perdagangan No. 647/MPP/Kep/10/2004 mengenai Ketentuan Impor Prekursor, Lampiran 1, 18 Oktober 2004) Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2001 tentang Pengelolaan Bahan Berbahaya dan Beracun, Lampiran II, Tabel 1: Daftar Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) yang dilarang dipergunakan Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2001 tentang Pengelolaan Bahan Berbahaya dan Beracun, Lampiran II, Tabel 2: Daftar Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) yang terbatas dipergunakan Keputusan Menteri Perindustrian No. 148 Tahun 1985 tentang Pengamanan Bahan Beracun dan Berbahaya di Perusahaan Industri, Lampiran: Daftar Bahan Beracun dan Berbahaya (CAS 64-17-5) Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2001 tentang Pengelolaan Bahan Berbahaya dan Beracun, Lampiran I: Daftar Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) yang dipergunakan Zat-zat yang terdaftar (CAS 64-17-5) Gliserin (CAS 56-81-5) Zat-zat terdaftar / Berlaku sampai tahun 2040 16. Informasi lain Diterbitkan oleh Sangkalan Tanggal terbit Tanggal revisi Keterangan singkatan dan akronim yang digunakan dalam LDK Referensi dan sumber data yang digunakan untuk menyusun LDK Informasi revisi The information and recommendations in this safety data sheet are, to the best of our knowledge, accurate as of the date of issue. Nothing herein shall be deemed to create any warranty, express or implied. It is the responsibility of the user to determine the applicability of this information and the suitability of the material or product for any particular purpose. 18-Mei-2016 18-Mei-2016 GSK Hazard Determination Identitas Bahan dan Perusahaan: Unit Usaha Komposisi / Informasi tentang bahan: Sifat-sifat Fisika dan Kimia: Informasi Kawalan: Amerika Serikat 10 / 10