Enterpreneur di Era Technopreneur

dokumen-dokumen yang mirip
KARYA ILMIAH LINGKUNGAN BISNIS PELUANG BISNIS ONLINE

KARYA ILMIAH BISNIS DAN BUDIDAYA KEPITING SOKA. Di susun oleh : NAMA :FANNY PRASTIKA A. NIM : KELAS : S1-SI-09

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang

Peluang Bisnis Batik

MAKALAH MEMULAI BISNIS BAJU DAN AKSESORIS DISTRO

PELUANG USAHA MELALUI BISNIS BERBASIS INTERNET

KARYA ILMIAH BAGAIMANA MEMULAI DAN MENJALANKAN BISNIS JUAL PULSA

Menumbuhkan dan Mengembangkan Jiwa Wirausaha Mahasiswa

BAB I PENDAHULUAN. Aditya Anwar Himawan, 2014 Sikap Kewirausahaan Mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia repository.upi.edu perpustakaan.upi.

Penggunaan Teknologi Informasi dalam Menyiasati Peluang Bisnis Batik

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Penelitian

KARYA ILMIAH LINGKUNGAN BISNIS PELUANG BISNIS JASA PEMBUATAN WEBSITE UNTUK INSTANSI PEMERINTAH DAN SEKOLAH DI DAERAH

BAB I PENDAHULUAN. Banyaknya para pencari kerja di Indonesia tidak di imbangi dengan

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah. Masalah Pengangguran di Indonesia masih belum bisa diatasi oleh

KARYA ILMIAH CARA SUKSES MENJALANKAN BISNIS/TOKO ONLINE

BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG PENELITIAN

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. Banyak masyarakat yang kesulitan dalam mendapatkan penghasilan untuk

KARYA ILMIAH PELUANG BISNIS ONLINE

PELUANG BISNIS KULINER

PERKEMBANGAN EKSPOR, IMPOR, DAN NERACA PERDAGANGAN

PERKEMBANGAN KUNJUNGAN WISMAN KE PROVINSI KEPULAUAN RIAU DESEMBER 2009

KARYA ILMIAH USAHA BISNIS TOKO ONLINE

TUGAS KULIAH LINGKUNGAN BISNIS PELUANG BISNIS KOLAM PEMANCINGAN BESERTA RUMAH MAKAN STMIK AMIKOM YOGYAKARTA

PAPER KOMPUTER DAN MASYARAKAT DALAM DUNIA BISNIS DAN PERKANTORAN

BAB 1. Pendahuluan. Pendidikan merupakan hal penting dalam mendukung kemajuan suatu negara

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER

: Rijkard Yuliandrea NIM : JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA JENJANG STRATA SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER

BAB I PENDAHULUAN. bidang apapun. Salah satunya dalam bidang perekonomian. Pembangunan

TUGAS PELUANG BISNIS BUDIDAYA IKAN GURAMEH. Nama : Kotot wijayanto Nim : Kelas : D3 Manajemen Informatika 2A

Cara Memanfaatkan Peluang Bisnis Di Bulan Ramadhan

Pendampingan School Development Plant

PERKEMBANGAN EKSPOR DAN IMPOR INDONESIA BULAN SEPTEMBER 2005

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Gambaran Umum Objek Penelitian Profil Tangan Di Atas Visi dan Misi Tangan Di Atas

KARYA ILMIAH TENTANG BISNIS BISNIS LAUNDRY

Alasan Saya Memilih Program Studi Bimbingan dan Konseling. di Universitas Ahmad Dahlan. Disusun dan diajukan untuk memenuhi sebagian tugas

BAB I PENDAHULUAN. kerja kalah cepat dengan kenaikan jumlah lulusan. Sangat ironis bila kita

PEMBELAJARAN KEWIRAUSAHAAN POLITAMA. Pusat Kewirausahaan POLITAMA

TUGAS KARYA ILMIAH LINGKUNGAN BISNIS BISNIS ONLINE

KARYA ILMIAH BAGAIMANA MEMULAI DAN MENJALANKAN BISNIS DISTRO

BAB I PENDAHULUAN. Riskha Mardiana, 2015

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah

PERKEMBANGAN EKSPOR IMPOR PROVINSI JAMBI JULI 2017

BAB 1 PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah Era globalisasi yang terjadi saat ini menimbulkan persaingan

I. PENDAHULUAN. Industri TPT merupakan penyumbang terbesar dalam perolehan devisa


PERKEMBANGAN EKSPOR IMPOR PROVINSI JAMBI 2016

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

melalui Tridharma, dan; 3) mengembangkan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi dengan memperhatikan nilai Humaniora.

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang. Asal mula kewirausahaan dapat dijabarkan sebagai berikut: wirausaha

BAB I PENDAHULUAN. macam suku bangsa, kebudayaan dan sumber daya alam serta didukung oleh

PERKEMBANGAN EKSPOR DAN IMPOR TRIWULAN III 2010

PERKEMBANGAN EKSPOR IMPOR D.I. YOGYAKARTA BULAN SEPTEMBER 2016

Pengarahan Tugas Akhir Prodi D3 Manajemen Informatika. 28 Januari 2014

PERKEMBANGAN EKSPOR IMPOR PROVINSI JAMBI 2016

BAB I PENDAHULUAN. Minat terhadap profesi wirausaha (entrepreneur) pada masyarakat Indonesia

BAB I PENDAHULUAN. Tabel 1.1. Tingkat pengangguran terbuka penduduk usia 15 tahun ke atas menurut

EKSPOR DAN IMPOR DKI JAKARTA

PERKEMBANGAN EKSPOR IMPOR PROVINSI JAWA BARAT JANUARI 2015

HUBUNGAN KAUSALITAS ANTARA EKSPOR NON MIGAS TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI INDONESIA TAHUN SKRIPSI

PERKEMBANGAN PARIWISATA DAN TRANSPORTASI SULAWESI SELATAN

I. PENDAHULUAN. Bagian pertama ini membahas beberapa hal mengenai latar belakang masalah,

PERKEMBANGAN EKSPOR IMPOR PROVINSI JAMBI JANUARI 2017

BAB I PENDAHULUAN. terkait kasus-kasus korupsi yang dilakukan pejabat dan wakil rakyat.

PERKEMBANGAN PARIWISATA DAN TRANSPORTASI SULAWESI SELATAN

BAB I PENDAHULUAN. urutan ke-2, Malaysia urutan ke-21, dan Thailand urutan ke-39. Salah satu cara untuk

PERKEMBANGAN PARIWISATA DAN TRANSPORTASI SULAWESI SELATAN

PERKEMBANGAN EKSPOR DAN IMPOR INDONESIA MARET 2008

STMIK AMIKOM YOGYAKARTA

BAB I PENDAHULUAN. lulusan atau tenaga kerja baru.perkembangan perekonomian Indonesia di prediksi

POTENSI BERBISNIS KOST-KOSTAN DI KOTA YOGYAKARTA

PERKEMBANGAN EKSPOR IMPOR PROVINSI JAMBI 2016

IV. GAMBARAN UMUM. 4.1 Gambaran Umum Perekonomian di Negara-negara ASEAN+3

EKSPOR DAN IMPOR DKI JAKARTA

PERKEMBANGAN EKSPOR DAN IMPOR SULAWESI SELATAN DESEMBER 2013

TUGAS AKHIR SEMESTER GANJIL

EKSPOR DAN IMPOR DKI JAKARTA

PERKEMBANGAN EKSPOR IMPOR PROVINSI JAMBI DESEMBER 2015

Daftar Pustaka. Rajagukguk,Z Modul Pelatihan Tenaga Kerja Pemuda Mandiri Profesional. CV Aksara Buana, Jakarta

Alasan Saya Memilih Program Studi Bimbingan dan Konseling Di Universitas Ahmad Dahlan

BPS PROVINSI JAWA BARAT

Transkripsi:

Kuliah Lingkungan Bisnis Enterpreneur di Era Technopreneur Di susun oleh : NIM : 10.11.4323 Nama : Nuri Cahyono Kelas : S1 TI-K SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER STMIK AMIKOM YOGYAKARTA 2011

Abstrak Orang yang berkecimpung dalam hal bisnis memang lumayan banyak tapi yang mempunyai pemikiran mendirikan suatu bisnis masih sedikit, hal ini berbanding terbalik dengan pencari kerja yang semakin memenuhi dunia ekonomi indonesia. Lalu seperti apa solusinya? Dunia ekonomi erat kaitanya dengan dunia bisnis dan dunia bisnis identik dengan dunia usaha (enterpreneur), jika sebagai mahasiswa IT mungkin lebih tepatnya Technopreneur. Melakukan suatu bisnis yang berbasis IT yang dapat memberikan keuntungan finansial untuk kita dan tidak merugikan orang lain, bolehkah kalau saya gunakan istilah Technopreneur Syariah? Berbagai permasalahan yang ada tersebut dapat di pecahkan mulai dari hal yang terkecil dahulu, pertama adalah midset untuk menjadi technopreneur bukan pegawai, baru menganalisis peluang bisnis / usaha yang ada di sekitar kita, dan yang penting sesuai dengan diri kita. Sebagai mahasiswa khususnya mahasiswa di STMIK AMIKOM Yogyakarta sebenarnya banyak peluang yang dapat saya tangkap. Dalam makalah ini saya akan membahas peluang bisnis yang ada di sekitar saya dan menurut saya mempunyai prospek yang bagus. Saya akan membahas sebuah bisnis kategori non IT dan yang berhubungan dengan IT. Saya adalah mahasiswa IT tentunya bisnis dalam bidang IT merupakan prioritas utama dan pertama karena ini merupakan bidang saya, sedangkan bisnis non IT merupakan utama tapi bukan utama. Kenapa bisnis non It pelu di kembangkan karena saya kuliah di STMIK AMIKOM sebagai percontohan unesco perguruan tinggi berbasis enterpreneur. STMIK AMIKOM sendiri juga mentarget 20% dari lulusan menjadi pengusaha, dan daya juga harus ambil bagian menjadi salah satu dari 20% tersebut.

Menangkap Peluang Bisnis di Sekitar Kita Pemerintah menargetkan jumlah pengusaha di tanah air mencapai 2 persen dari jumlah penduduk. Hal ini sebenarnya masih minim dibandingkan persentase di negara-negara lain. Sebagai contoh, jumlah pengusaha di Singapura mencapai 7,2 persen dari jumlah penduduk, Malaysia 2,1 persen, Thailand 4,1 persen, Korea Selatan 4 persen, China dan Jepang 10 persen, sementara Amerika Serikat 11,5 persen. Namun, berdasarkan data Ketua Asosiasi Wirausaha Indonesia (AWI), Ilhamy, saat ini jumlah pengusaha Indonesia hanya 0,24 persen dari penduduk. Jika mengacu pada angka 240 juta sebagai jumlah total penduduk Indonesia, maka negeri ini membutuhkan setidaknya 4.2 juta pengusaha lagi. Sementara itu STMIK AMIKOM sendiri menargetkan 20% lulusanya menjadi pengusaha. Peluang bisnis non IT Pasti kita semua sudah mengetahui salah satu slogan dari AMIKOM adalah STMIK AMIKOM Yogyakarta Tempat Kuliah Orang Berdasi. Tempat kuliah orang berdasi tapi kenapa di Amikom atau sekitarnya tidak ada yang menjual dasi? Inilah jawabanya. Dari slogan Tempat Kuliah Orang Berdasi itu saya menangkap sebuah peluang bisnis yang menurut saya sangat profit untuk di jalankan. Yaitu usaha menjual DASI. Jika kita mau menganalisa lebih jauh tentang prospek usaha dasi di Amikom, kita lihat jumlah mahasiswa 8.000 lebih jika di kurangi dengan mahasiswinya kita kira-kira saja misalnya ada 6500 mahasiswa. Memang pada saat masuk kita telah mendapatkan dasi dari amikom tetapi itu hanya satu buah. Jadi kebanyakan masiswa masih membeli dasi lagi dengan berbagai alasan misalnya: 1. Untuk di pakai biar bisa gonta-ganti. 2. Untuk di sesuaikan dengan pakaian. 3. Dasi yang lama sudah rusak. 4. Dan masihbanyak lainya. Dari 6500 mahasiswa yang ada, seandainya 25% saja yang membeli dasi sudah mencapai angka 1625, dengan kata lain 1625 dasi kita akan terjual. Jika kita hitung secara rinci setiap tahun ada penerimaan mahasiswa, sebagai

contoh pada tahun 2010 ada 2500 lebih jika di kurangi dengan mahasiswinya tinggal sekitar 2000-an mahasiwa. Dan ini adalah peluang. Dari sini sebenarnya ada dua peluang, yang pertama adalah saat calon mahasiswa melakukan PSU (Pelatihan Super Unggul) biasanya di wajibkan untuk menggunakan dasi berwarna hitam dan biasanya kebanyakan belum punya dasi, jadi kemungkinan untuk membeli cukup tinggi. 45% saja yng membeli sudah sekitar 900 dasi terjual. Peluang kedua, setelah mereka diterima kemungkinan akan membeli dasi lagi dengan alasan seperti di atas. Mustahil jika dalam waktu satu tahi kurang dari 25% yang membeli dasi. Peluang bisnis IT Peluang bisnis yang berhubungan dengan IT sangat banyak tetapi saya menangkap satu bisnis yang prospek, yaitu resseler Hosting-Domain. Kenap ini menjadi prospek? Karena menurut pengamatan saya minat mahasiwa terhadap web itu sangat tinggi, dan dari tugas kampus juga mendukung bisnis ini mulai tugas lingkungan bisnis diawal sampai tugas di semester atas. Meskipun di amikom sendiri sudah ada yang berbisnis resseler hosting ini, tetapi peluang masih terbuka lebar. Karena banyak yang terkenal di luar tetapi di amikom sendiri masih di kenal dalam satu angkatan tersebut. Sebagai contoh salah satu usaha resseler hosting oleh mahasiswa Amikom, yang saya ketahui salah satunya beralamat www.patnerit.us milik mas Adi Nugroho ketua muslim hacker. Hasil dari bisnis resseler terebut lumayan prospek baik dari mahasiswa Amikom sendiri maupun dari pihak luar. Dari dua usaha diatas, jika kita lihat kendalanya sebagai mahasiswa semester bawah antara lain management waktu dan yang terpenting adalah modal awal yang lumayan. Tetapi hal terpenting yang harus ditumbuhkan dari hal tersebut adalah kemauan dan keberanian untuk memauki dunia bisnis.

Referensi http ://wikipedia.org