Perancangan Tas Ergonomis

dokumen-dokumen yang mirip
KAJIAN ERGONOMI TANGGA PENYEBRANGAN JALAN DI DEPAN KAMPUS I UNTAR JAKARTA

PERANCANGAN KONSEP KURSI KANTOR BERDASARKAN KEBUTUHAN KONSUMEN DAN STUDI PERBANDINGAN PRODUK PESAING

GAMBARAN DAN USULAN PERBAIKAN LINGKUNGAN KERJA STASIUN PENGISIAN BAHAN BAKAR UMUM (SPBU) oleh: I Wayan Sukania * Abstrak.

BAB 7 KESIMPULAN DAN SARAN

ANALISA ERGONOMI KEGIATAN MENGANGKAT BEBAN STUDI KASUS MENGANGKAT GALON AIR KE ATAS DISPENSER oleh: I Wayan Sukania *

BAB IV KONSEP PERANCANGAN


BAB II METODE PERANCANGAN

BAB 1. PENDAHULUAN. 1 Universitas Kristen Maranatha. Gambar 1.1

BAB III SURVEY LAPANGAN

II. METODOLOGI. Metodologi. Fenomena. A. Kerangka Berfikir Studi

BAB III STRATEGI DAN KONSEP VISUAL

C. Materi Pembelajaran I. Pendahuluan I.1. Ergonomi I.2. Teknik Tata Cara Keija I.3. Faktor Manusia Dalam Sistem Produksi

BAB III STRATEGI DAN KONSEP VISUAL

BAB III DATA ANALISA PERANCANGAN

BAB 7 KESIMPULAN DAN SARAN

ANALISA ERGONOMI KANOPI SEPEDA MOTOR

BAB IV KONSEP PERANCANGAN

PENERAPAN REKAYASA NILAI UNTUK MENDAPATKAN NILAI TAMBAH PADA PERUSAHAAN SANDAL WANITA ( Studi Kasus : UD. CLARISSA )

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

FM-UDINUS-PBM-08-04/R0

A. Bagan Pemecahan Masalah. Cetak Saring. Desain Motif Fauna

BAB 2 LANDASAN TEORI

BAB 7 KESIMPULAN DAN SARAN

ASPEK ERGONOMI DALAM PERBAIKAN RANCANGAN FASILITAS PEMBUAT CETAKAN PASIR DI PT X.

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN. sebagai denah khusus dengan tujuan pendalaman lebih pada kedua bidang

BAB 3 METODE PENELITIAN

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang

APLIKASI KONSEP ERGONOMI DALAM PENGEMBANGAN DESIGN PRODUK AKAN MEMBERIKAN NILAI JUAL PRODUK YANG TINGGI & KEUNGGULAN BERSAING

BAB II METODE PERANCANGAN

BAB V KONSEP PERENCANAAN INTERIOR DAN PENERAPAN DESAIN

RENCANA PROGRAM KEGIATAN PERKULIAHAN SEMESTER (RPKPS)

V. ULASAN PERANCANGAN

BAB 7 KESIMPULAN DAN SARAN

BAB 1 PENDAHULUAN UKDW

RENCANA PROGRAM KEGIATAN PERKULIAHAN SEMESTER (RPKPS)

BAB IV KONSEP PERANCANGAN

BAB III DATA DAN ANALISIS PERANCANGAN

DESAIN BENTUK FISIK KERETA DORONG SESUAI ANTROPOMETRI ANAK-ANAK UNTUK PENJUAL COBEK ANAK

PERANCANGAN RUANG DALAM

Architecture. Modern Aesthetic. Neoclassic Style Teks: Widya Prawira Foto: Bambang Purwanto. Home Diary #009 / 2015


Keindahan Desain Kalung Padu Padan Busana. Yulia Ardiani (Staff Teknologi Komunikasi dan Informasi Institut Seni Indonesia Denpasar) Abstrak

Usulan Perbaikan Meja Kerja Yang Ergonomis Untuk Proses Pemasangan Karet Kaca Pada Kendaraan Niaga Jenis TD di PT XYZ

IMPLEMENTASI KONSEP ERGONOMI PADA PEMBUATAN ALAT TENUN TRADISIONAL MENGGUNAKAN PRINSIP PERANCANGAN YANG DAPAT DISESUAIKAN

PENERAPAN 12 PRINSIP ERGONOMI PADA RUANG SERVER (STUDI KASUS RUANG SERVER UNIVERSITAS GADJAH MADA)

Natural Friendly Neoclassical Style. Architecture

BAB V PEMBAHASAN 5.1 Analisa Kebutuhan Konsumen Desain Sepatu Casual Pria Lama

BAB V KONSEP PERANCANGAN

Rias pengantin yang terkesan sederhana dan segar dengan penampilan yang natural namun tetap anggun dan elegan. Rias pengantin yang terkesan lembut

PENGANTAR BRIFING DESAIN BOOTH ISLAND

DESAIN KERETA SAMPING sebagai SOLUSI PENINGKATAN KAPASITAS ANGKUT pada SEPEDA MOTOR

DESAIN TAS KANTOR WANITA BERBAHAN LEMBARAN SABUT KELAPA (LESKAP)

TABEL PERBANDINGAN WARNA DARI RANAH SEMIOTIKA DENGAN HASIL WAWANCARA

BAB III DATA DAN ANALISA PERANCANGAN

II. METODE/PROSES PERANCANGAN

IV. KONSEP PERANCANGAN

BAB IV KONSEP PERANCANGAN

BAB 3 ANALISIS DATA. Berikut ini penulis akan memaparkan mengenai analisisis unsur westernisasi

BAB II METODE PERANCANGAN

BAB 5. Hasil dan Pembahasan Desain

Oleh: Dr. Kasiyan, M.Hum. Jurusan Pendidikan Seni Rupa Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Yogyakarta 2013


BAB 6 PERANCANGAN DAN ANALISIS

ABSTRAK. Universitas Kristen Maranatha

BAB I PENDAHULUAN. I.1 Latar Belakang


BAB IV KONSEP PERANCANGAN. Bagan 4.1 Kerangka Berpikir Konsep

USULAN RANCANGAN RAMBU-RAMBU LALU LINTAS JALAN RAYA YANG ERGONOMIS DITINJAU DARI ASPEK DISPLAY SEHINGGA MEMBERI KENYAMANAN BAGI PENGGUNA JALAN

Desain Portable Workstation Untuk Perias Berkonsep Khas Indonesia Edisi Sariayu Trend Warna 2012 Etnika Nusa Tenggara

A. Bagan Pemecahan Masalah

BAB III DATA DAN ANALISA PERANCANGAN

KOMPAS.com - Ungu itu bukan warna jomblo. Malah sebaliknya. Ungu itu membuat tubuh menjadi lebih rileks?

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah Latar Belakang


PERANCANGAN TAS PUNGGUNG LAPTOP MENGGUNAKAN METODE QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT PADA HOME INDUSTRI LANGON KOTA TEGAL

BAB IV VISUALISASI. Visualisasi pada proyek perancangan ini adalah terciptanya desain batik tulis

BAB IV SINTESA PEMBAHASAN. yang diusung dalam sebuah konsep desain Hotel Mulia adalah luxurious

Makalah Kusen SMK NEGERI 2 SALATIGA TUGAS KONSTRUKSI BANGUNAN XI TGB-B. Kelompok 2:

Packaging: I. PENDAHULUAN Latar Belakang Judul perancangan Penjelasan judul PACKAGING MULTIFUNGSI PERJALANAN CIUNG DAN KAWAN-KAWAN

APLIKASI MOTIF BATIK BARU KHAS KALIMANTAN TIMUR PADA ELEMEN DEKORASI INTERIOR

BAB III PROSES PERANCANGAN. A. Bagan Pemecahan Masalah. Perancangan Motif Batik Geometri

III DATA DAN ANALISIS PERANCANGAN

Pembahasan dan Analisis

BAB III STRATEGI DAN KONSEP VISUAL

BAB V APLIKASI HASIL EKSPERIMEN PADA PRODUK AKSESORIS

Putih Abu Hitam Coklat

ESTETIKA BENTUK SEBAGAI PENDEKATAN SEMIOTIKA PADA PENELITIAN ARSITEKTUR

BAB III DATA DAN ANALISA PERANCANGAN

PERENCANAAN RETAIL SERVICE LAYOUT PADA SEBUAH SUPERMARKET DI SURABAYA

Seminar Nasional IENACO 2016 ISSN: DESAIN TAS RANSEL PRIA BERBAHAN LIMBAH KANTONG PLASTIK DENGAN METODE QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT

BAB IV KONSEP PERANCANGAN

Evaluasi dan Perancangan Visual Display Penunjang Wayfinding yang Ergonomis di Kampung Gajah Wonderland

Melakukan Praktik Perwajahan Kartu Nama / Stefanus Y. A. D / 2013

Gambar Cover buku

BAB III KONSEP PERANCANGAN. tindak lanjut dari proses analisis, dimana proses perancangan merupakan

PERANCANGAN ULANG ALAT PENUANG AIR GALON GUNA MEMINIMALISASI BEBAN PENGANGKATAN DENGAN METODE QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT

IMPLEMENTASI METODE QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT (QFD) GUNA MENINGKATKAN KUALITAS KAIN BATIK TULIS

Transkripsi:

Prosiding Seminar Nasional Ergonomi IX TI-UNDIP 2009 Semarang, 17-18 November 2009 ISBN : 978-979-704-802-0 Perancangan Tas Ergonomis I Wayan Sukania 1 1. Staf Pengajar Teknik Industri FT Universitas Tarumanagara Jl. Letjen S. Parman No. 1 Jakarta Telp: 021 5672548, Fax: 021 5663277, email: iwayansukania@tarumanagara.ac.id Abstrak Tas travel merupakan sarana penyimpanan barang yang sangat penting bagi seseorang dalam melakukan suatu perjalanan apalagi professional (model, pramugari, pilot, dll) yang dalam pekerjaannya sering berpindah berbagai perlengkapan yang harus disiapkan. Biasanya pandangan kita pada sebuah tas travel adalah bentuknya yang kotak, kaku dan kurang cocok untuk digunakan selain hanya untuk bepergian. Yang diperlukan adalah tas travel multi fungsi disain modis dan ergonomis untuk berbagai aktivitas. Penelitian ini dimulai mengumpulkan data lapangan berupa kuesioner calon pengguna serta merk, disain produk sejenis. Mengolah suara konsumen menjadi data teknik dan spesifikasi.kemudian keterkaitan antara kebutuhan dan satuan digambarkan dalam matrik metric-kebutuhan. Beberapa konsep dikembangkan agar memenuhi keinginan konsumen setelah melewati tahap seleksi konsep sehingga diperoleh disain tas travel yang fungsional, modis dan ergonomis. Kata kunci: suara konsumen, penyaringan konsep, tas travel ergonomis 1 PENDAHULUAN Tas merupakan suatu sarana tempat menyimpan barang-barang baik untuk waktu sementara maupun dalam waktu yang cukup lama. Tas telah dikenal dan digunakan sejak lama. Desain dan mode silih berganti, hargapun bervariasi. Untuk kalangan sekolah taman kanak-kanak tas tidak saja berfungsi tempat menyimpan perlengkapan pelajaran tapi lebih dari itu. Perhatikan biasanya tas dihiasi tokoh-tokoh kartun yang lagi musim. Tas dapat memberikan semangat dan percaya diri bagi pemakainya. Demikian juga sebuah tas travel merupakan sarana penyimpanan barang yang sangat penting bagi seseorang dalam melakukan suatu perjalanan apalagi professional (model, pramugari, pilot, dll) yang dalam pekerjaannya sering berpindah berbagai perlengkapan yang harus disiapkan. Biasanya pandangan kita pada sebuah tas travel adalah bentuknya yang kotak, kaku dan kurang cocok untuk digunakan selain hanya untuk bepergian. Sesungguhnya yang diperlukan adalah tas travel multi fungsi disain modis dan ergonomis untuk berbagai aktivitas. Perancangan tas ini lebih dititikberatkan pada keperluan seorang model atau peragawati. Tas didesain mewakili dua sisi keribadian seorang model. Sebagai seorang model yang memperagakan busana pada saat fashion show, ia harus menyesuaikan karakternya sesuai busana yang diperagakannya. Pada tas ini bagian luarnya mewakili karakter seorang model dalam pekerjaannya. Tas berkesan elegan, tidak kaku, dan luxurious sebagaimana seorang model yang sedang memperagakan busana saat fashion show. Pada bagian interior tas, tas didesain mewakili sifat pribadi seorang model yang fun, dinamis, pretty, dan chic. Oleh karena itu pada bagian interiornya tas didesain gambar-gambar dan warnawarna yang sesuai sifat pribadi model tersebut. Selain itu tas didesain untuk memberikan kemudahan dalam penggunaannya yaitu tas bisa menjadi travel bag tetapi tetap memiliki nilai fashion. Tas didesain sangat fungsional, tas bisa memyimpan semua perlengkapan-perlengkapan seorang model seperti baju, sepatu, make-up, dompet, B04-1

Perancangan Tas Ergonomis handphone, dan lain-lain menjadi satu di dalam tas tersebut, sehingga tas ini sangat praktis dan bisa dibawa kemana saja dan kapan saja. 1. Studi Pemakai 2 STUDI LAPANGAN Studi pasar dilakukan menyebarkan kuesioner. Dengan demikian akan diperoleh keterangan baik mengenai harga maupun karakter tas yang diinginkan. Kuesioner berisikan pernyataan yang berikan ke calon kunsumen sebanyak 30 orang sbb: 1. Saat berpergian jauh, apakah Anda sering membawa koper? Ya (23) Tidak (7) Jika jawabannya adalah ya, silakan menjawab pertanyaan yang berikutnya. Jika jawabannya adalah tidak, kami mengucapkan terima kasih dan survei berakhir sampai di sini. 2. Ukuran koper apa yang sering Anda gunakan? Kecil (3) Sedang (19) Besar (1) 3. Bahan apa yang lebih Anda sukai? Kain (10) Plastik/polyster (8) Kulit (3) 4. Menurut Anda apakah sistem keamanan yang terdapat pada koper sudah cukup atau perlu ditingkatkan? Sudah cukup (8) Perlu ditingkatkan (15) Jika jawabannya adalah sudah cukup, silakan melanjutkan ke pertanyaan nomor 6 5. Sistem keamanan apa yang Anda inginkan? Kunci/gembok (2) Kode (4) Sensor yang ditempel pada koper dan pada pemilik (14) 6. Apakah kenyamanan handle yang dimiliki koper Anda sudah cukup? Ya (19) Tidak (3) 7. Apa saja kekurangan yang Anda rasakan dari sebuah tas koper? Hasil: Penguncian tidak akurat Desain monoton Tidak adanya lampu dalam koper 8. Inovasi apa yang Anda harapkan dari koper yang ada? Hasil: Fingerprint system Waterproof/Fireproof Sensor GPS/pelacak 9. Menurut Anda, berapa kisaran harga yang sesuai untuk sebuah tas koper? < Rp 500.000 (8) Rp 500.000 Rp 750.000 (9) > Rp 750.000 (6) B04-2

I Wayan Sukania 1 Berikut contoh hasil wawancara pengguna Pelanggan : Vina Kusuma Dewi Pewawancara: Rangga Alamat : BCC R3/6 Bogor Barat Tanggal : 20/10/2007 Telepon : 0251-7543970 Sekarang enggunakan: Louis Vuitton Pertanyaan Pernyataan Pelanggan Interpretasi Kebutuhan Pengguna tertentu - Koper memiliki banyak bagian untuk menyimpan barang. - Ruang-ruang yang berbeda untuk barangbarang yang berbeda pula. Hal yang disukai dari - Saya suka koper bentuk unik dan - Koper tersedia dalam berbagai bentuk. produk menarik. Hal yang tidak disukai dari produk Usulan perbaikan - Ukuran kurang besar. - Koper tidak seimbang saat ditarik. - Koper mirip satu sama lain sehingga sering tertukar. - Koper lebih ringan. - Koper yang tidak mudah tertukar. - Koper yang keamanannya lebih terjamin. - Koper tidak mudah tergelincir. - Daya tampung koper yang memadai. - Koper harus seimbang. - Koper memiliki cirri khas dari tiap pengguna. - Berat koper sesuai. - Koper memiliki cirri khas dari penggunanya. - Koper memiliki nilai keamanan yang tinggi. - Mekanisme roda pada koper lebih baik. 2. Analisa Desain Tabel 3. Analisa Desain untuk Beberapa Jenis Tas GAMBAR CARA PENGGUNAAN Tas dapat digunakan cara ditenteng atau ditarik menggunakan handle-nya PENYIMPANAN Jika tidak digunakan, tas dapat disimpan membungkusnya plastik dan disimpan di ruangan yang teduh dan tidak lembab PERAWAT AN Tas dibersihkan cara di lap kain basah atau di laundry UMUR PEMAKAIA N Tas ini bertahan kurang lebih sampai 4-5 tahun JENIS BARANG- BARANG Barang-barang yang dapat disimpan di dalam tas ini adalah pakaian, sepatu/sandal, dll. ANALISA PRODUK Tas ini berguna jika digunakan untuk bepergian karena dapat memuat banyak barang dan perawatannya tidak sulit. GAMBAR DIMENSI WARNA P : 16.5 " L : 7.5 " T : 13.5 " muda keabuabuan BENTUK DASAR Bentuk dasar tas adalah persegi dan memiliki kantong pada bagian depannya. BAHAN ORNAMEN KESAN - Kain nylon - Kulit - Alumunium (handle) -Tas memiliki handle pada bagian belakang tas yang berfungsi untuk menarik tas. - Memiliki roda pada bagian bawah tas. Tas klasik karena dibalut bahan kain nylon. Tas tersebut juga mewah karena memiliki paduan warna yang menarik. Bentuk tas tersebut minimalis yang modern. GAMBAR DIMENSI WARNA P : 11 " L : 7 " D : 5.75 " muda Tua - Putih BENTUK DASAR Bentuk dasar tas adalah Silinder BAHAN ORNAMEN KESAN - Kanvas - Kulit - Vinyl - Bahannya bermotif kotak kotak corak paduan warna coklat hitam dan putih -tas memiliki profil bentuk melengkung warna coklat tua dan berbahan kulit dan paku berwarna keemasan Tas tersebut juga mewah dikarenakan paduan warna yang menarik. Bentuk tas tersebut minimalis yang modern. GAMBAR CARA PENGGUNAAN PENYIMPANAN Tas dapat digunakan cara ditenteng Jika tidak digunakan tas dapat disimpan membungkusnya plastik dan disimpan di ruangan yang teduh dan tidak lembab PERAWAT AN Tas dibersihkan cara di lap kain basah/ di laundry UMUR PEMAKAIA N Tas ini bertahan kurang lebih sampai 4-5 tahun JENIS BARANG- BARANG Barang-barang yang dapat disimpan di dalam tas ini adalah pakaian, sepatu/sandal, dll ANALISA PRODUK Tas ini berguna jika digunakan untuk bepergian karena bisa memuat banyak barang dan perawatannya tidak sulit B04-3

Perancangan Tas Ergonomis Tabel 3. Analisa Desain untuk Beberapa Jenis Tas (lanjutan) GAMBAR DIMENSI WARNA BENTUK DASAR P : 23 " - Hitam Bentuk dasar L : 10.25 " tas adalah T : 21 " persegi dan memiliki kantong pada bagian depannya. BAHAN ORNAMEN KESAN - Kain nylon - Polyblend - Alumunium (handle) -Tas memiliki handle pada bagian belakang tas yang berfungsi untuk menarik tas. - Memiliki 4 roda multi directional pada bagian bawah tas. Tas klasik karena dibalut bahan kain nylon. Tas juga dapat memudahkan dalam mobilitas karena dapat berputar 360. GAMBAR CARA PENGGUNAAN Tas dapat digunakan cara ditenteng atau ditarik menggunakan handle-nya PENYIMPANAN Jika tidak digunakan, tas dapat disimpan membungkusnya plastik dan disimpan di ruangan yang teduh dan tidak lembab PERAWAT AN Tas dibersihkan cara di lap kain basah atau di laundry UMUR PEMAKAIA N Tas ini bertahan kurang lebih sampai 4-5 tahun JENIS BARANG- BARANG Barang-barang yang dapat disimpan di dalam tas ini adalah pakaian, sepatu/sandal, dll. ANALISA PRODUK Tas ini berguna jika digunakan untuk bepergian karena dapat memuat banyak barang dan perawatannya tidak sulit. 3. Kriteria Desain Berdasarkan data lapangan maka criteria desain yang di ambil adalah sebagai berikut: a. Bentuk. Tas didesain bentuk yang simpel namun tetap memiliki nilai estetis yang sesuai karakter model. Menggunakan ornamen-ornamen sehingga tas lebih terlihat menarik. b. Warna. Pemilihan warna yang digunakan adalah warna-warna yang memberikan kesan elegan dan luxurious seperti hitam, merah atau coklat. Dan untuk interiornya menggunakan warna-warna yang colourfull sesuai sifat pribadi model tersebut c. Operasional.Sistem operasional yang didesain untuk tas memiliki handel yang bisa berubah fungsi, handel bisa ditarik dan keluar roda pada bagian bawah tasnya sehingga tas bisa ditarik seperti trolley. d. Material.Penggunaan material untuk tas didesain material yang bisa mewakili kesan tas menjadi elegan. Material yang digunakan adalah bahan kulit untuk bagian luar tas dan besi plat yang digunakan pada bagian handel. e. Ergonomi. Disamping mengutamakan bentuk dan karakteristiknya, tas ini juga dituntut untuk kenyamanannya. Sehingga tas ini pun akan terasa nyaman saat digunakan cara ditenteng atau cara ditarik (trolley). Tabel 4. Kesan Warna Warna Karakter Keterangan Hitam Warna yang kuat dan penuh percaya diri, penuh perlindungan, maskulin, elegan, Berani (Vibrant) megah, dramatis, dan misterus. Tapi hitam juga merupakan warna lambang duka dan dapat menimbulkan perasaan tertekan. Merah Coklat Emas Hangat (Warm) Hangat (Warm) Hangat (Warm) Merah dapat membangkitkan energi, hangat, komunikatif, aktif, optimis, antusias, dan bersemangat, memberi kesan sensual, dan mewah, meningkatkan aliran darah di dalam tubuh, dan berkaitan ambisi. Warna yang netral dan natural, hangat, membumi dan stabil, menghadirkan kenyamanan, memberi kesan anggun dan elegan. Dapat memberi keyakinan dan rasa aman, merupakan warna yang akrab dan menenangkan. Warna yang dapat menimbulkan kesan glamour dan mewah. B04-4

I Wayan Sukania 1 Tabel 5. Material Tas Material Jenis Keterangan Kulit Kuat,Tahan lama,kaku,mewah Nylon Kuat, Elastis, Mengkilat, Soft case Kanvas Kuat, Ringan, Mudah dibentuk Spundbond Ringan,Tidak tahan lama,mudah dibentuk Satin Ringan,Tipis,Tidak tahan lama Logam Alumunium Ringan,Mudah dibentuk,tidak tahan lama Besi plat Berat, Tahan Lama 4. Pengembangan Konsep 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 Panjang Koper Lebar Koper Tinggi Koper Bahan Harga Jual Koper Desain Bentuk Pegangan Desain Bentuk Roda Desain Bentuk Koper Tinggi Pegangan Desain warna Koper Ukuran Roda 1 Memiliki fungsi estetika 2 Mudah dalam perawatan 3 Memiliki tombol pembuka digital 4 Bahan berkualitas 5 Memiliki daya tahan yang baik 6 Memiliki mekanisme pertahanan 7 Memiliki lampu dalam 8 Pegangan nyaman 9 Roda dinamis 10 Berat relatif ringan 11 Ruang yang banyak di bagian dalam 12 Bentuk bervariasi 13 Warna bervariasi dan menarik 14 Memiliki unsur hiburan 15 Harga terjangkau Gambar 1. Matrik-Metri Kebutuhan Tabel 6. Pengembangan Konsep Sistem Keamanan (1) Bahan (2) Disain Koper (3) Sensor (A) Plastik/Polyster (A) Balok vertical (A) Tanpa sensor (B) Kulit/Kain (B) Persegi (B) Konsep I ( AAA) IV ( ABB) VII ( BAB) II ( AAB) V ( ABA) VIII ( ABA) III ( ABA) VI ( BBB) B04-5

Perancangan Tas Ergonomis Tabel 7. Matrik Penyaringan Konsep Alternatif Konsep Produk Kriteria Seleksi I II III IV V VI VII VIII Kemudahan dalam penggunaan 0 + 0 + 0 + 0 + Daya tahan + + - - - - + + Kenyamanan 0 + + + + + 0 - Keamanan + + + + 0 0 0 0 Nilai fungsional + 0 + 0 + 0 0 0 Ringan - 0 0 + 0 + - 0 Fleksibel 0 + + 0 + 0 0 + Nilai ekonomis - - 0 + 0 + - 0 Jumlah (+) 3 5 4 5 3 4 1 3 Jumlah (0) 3 2 3 2 4 3 5 1 Jumlah (-) 2 1 1 1 1 1 2 1 Nilai Bersih 1 4 3 4 2 3-1 2 Peringkat 4 1 2 1 3 2 5 3 Lanjutkan? TIDAK YA YA YA PERBAIKI YA TIDAK PERBAIKI Tabel 8. Penilaian Konsep Alternatif Konsep Produk Konsep II Konsep III Konsep IV Konsep VI Kriteria Seleksi Bobot (%) Rating Weighted Rating Weighted Rating Weighted Rating Weighted Kemudahan dalam penggunaan 12.69 4 53.76 3 38.07 5 63.45 4 53.76 Daya tahan 15.87 4 63.48 2 31.74 3 47.61 2 31.74 Kenyamanan 12.69 4 53.76 4 53.76 5 63.45 4 53.76 Keamanan 12.69 5 63.45 4 53.76 5 63.45 3 38.07 Ringan 9.52 3 28.56 3 28.56 4 38.08 3 28.56 Fleksibel 11.11 4 44.44 3 33.33 3 33.33 3 33.33 Nilai fungsional 12.69 3 38.07 4 50.76 4 50.76 2 25.38 Nilai ekonomis 12.69 2 25.38 2 25.38 5 63.45 4 50.76 Total Nilai 370.9 315.36 423.58 315.36 Peringkat 2 3 1 3 Lanjutkan? TIDAK TIDAK YA TIDAK 5. Desain Awal Dari konsep sampai studi lapangan baik kuisioner mapun desain tas yang sudah ada, maka didesain spesifikasi tas yang dirancang ukuran sebagai berikut: Tinggi tas 54 cm, Lebar bagian atas 14 cm, bagian bawah 20 cm, panjang 40 cm. Bentuk dasar dari tas ini adalah persegi, tambahan handel yang salah satu sisinya bisa ditarik dan kemudian keluar roda di bagian bawahnya secara bersamaan Hal ini untuk memudahkan pemakaian. Desain handel memperhatikan ergonomic tangan pemakai mengambil ukuran persentil ke-5. Untuk Interiornya terdapat kantong-kantong yang masing-masing memiliki fungsi yang berbeda-beda. Selain untuk menyimpan baju sebagai fungsi utamanya, kantong tersebut juga untuk menyimpan sepatu, make-up, dompet, handphone, dan lain-lainnya. Pemilihan material yang digunakan pada tas ini adalah bahan kulit untuk badan tas bagian luar. Pada handelnya terbuat dari plat besi yang kemudian dilapisi kulit. Dan untuk interiornya digunakan bahan satin Pemilihan warna untuk tas adalah sebagai berikut: Merah, Warna merah digunakan untuk badan tas bagian luar Hitam, Warna hitam digunakan untuk handel tas Warna-warni (colourfull). Untuk Interiornya diunakan beracam-macam warna sesuai gambar yang dilampirkan pada bahan untuk bagian dalam tas. B04-6

I Wayan Sukania 1 Gambar 2. Desain Awal 3 KESIMPULAN Desain tas berdasarkan suara konsumen yang di survey langsung ke pemakai mempertimbangkan beberapa desain tas yang sudah ada. Spesifikasi tas yang dirancang ukuran sebagai berikut tinggi tas 54 cm, lebar bagian atas 14 cm, bagian bawah 20 cm, panjang 40 cm. Bentuk dasar dari tas ini adalah persegi, tambahan handel yang salah satu sisinya bisa ditarik dan kemudian keluar roda di bagian bawahnya secara bersamaan. Selain untuk menyimpan baju sebagai fungsi utamanya, kantong tersebut juga untuk menyimpan sepatu, make-up, dompet, handphone, dan lain-lainnya. Material yang digunakan kulit untuk badan tas bagian luar. Handelnya terbuat dari plat besi yang kemudian dilapisi kulit, interiornya berbahan satin. Warna untuk tas sebagai berikut Merah, Warna merah digunakan untuk badan tas bagian luar, Hitam, Warna hitam digunakan untuk handel tas, interiornya diunakan beracam-macam warna. PUSTAKA [1] Bridger, R.S., Introduction to Ergonomics, McGraw-Hill Inc, USA, 1995. [2] McCormick and Sanders, Human Factors in Engineering and Design, Seventh Edition, McGraw-Hill Inc, USA, 1992. [3] Niebel B. And Andris Freivalds, Methods Srtandards and Work Design, Eleventh Edition, McGraw-Hill Inc., USA, 2003. [4] Pulat, B.M., Fundamentals of Industrial Ergonomics, Prentice Hall, Englewood Cliffs, New Jersey, 1992. [5] Pulat, B.M., and David C. Alexander, Industrial Ergonomics; Case Studies, McGraw-Hill Inc. USA, 1991. B04-7