Pengenalan Plat Mobil Indonesia menggunakan Learning Vector Quantization

dokumen-dokumen yang mirip
DETEKSI PLAT KENDARAAN MENGGUNAKAN HOG DAN LVQ. Muhammad Imron Rosadi 1

Segmentasi Plat Nomor Kendaraan Dengan Menggunakan Metode Run-Length Smearing Algorithm (RLSA)

Pengenalan Plat Nomor Mobil Menggunakan Metode Learning Vector Quantization

Program Aplikasi Komputer Pengenalan Angka Dengan Pose Jari Tangan Sebagai Media Pembelajaran Interaktif Anak Usia Dini

2 BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. yang revelan dengan penelitian yang akan. antara metode Kohonen Neural Network dengan metode Learning ng Vector

Oleh: Riza Prasetya Wicaksana

PENGENALAN PLAT NOMOR KENDARAAN MENGGUNAKAN METODE PRINCIPAL COMPONENT ANALYSIS DAN SUPPORT VECTOR MACHINE BERBASIS PENGOLAHAN CITRA DIGITAL

BAB 2 LANDASAN TEORI

DETEKSI GERAK BANYAK OBJEK MENGGUNAKAN BACKGROUND SUBSTRACTION DAN DETEKSI TEPI SOBEL

Deteksi Plat Nomor Kendaraan Bermotor Berdasarkan Area pada Image Segmentation (Licence Vehicles Detection With Area Based on Image Segmentation)

APLIKASI PENGENALAN PLAT NOMOR KENDARAAN BERMOTOR MENGGUNAKAN METODE LEARNING VECTOR QUANTIZATION

BAB 2 LANDASAN TEORI. metode yang digunakan sebagai pengawasan kendaraan yang menggunakan pengenalan

BAB 2 LANDASAN TEORI

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM. Dalam pengerjaan tugas akhir ini memiliki tujuan untuk mengektraksi

PENGENALAN PLAT NOMOR KENDARAAN DENGAN METODE KOHONEN SOM

IMPLEMENTASI PENTERJEMAH KODE ISYARAT TANGAN MENGGUNAKAN ANALISIS DETEKSI TEPI PADA ARM 11 OK6410B

IMPLEMENTASI SEGMENTASI CITRA DAN ALGORITMA LEARNING VECTOR QUANTIZATION (LVQ) DALAM PENGENALAN BENTUK BOTOL

Pengenalan Karakter Plat Nomor Mobil Secara Real Time

STMIK GI MDP. Program Studi Teknik Informatika Skripsi Sarjana Komputer Semester Ganjil Tahun 2010/2011

SEGMENTASI DAN PENGENALAN PLAT NOMER MOBIL INDONESIA MENGGUNAKAN NEURAL NETWORK LAPORAN PENELITIAN

BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN. a. Spesifikasi komputer yang digunakan dalam penelitian ini adalah

SISTEM REKOGNISI KARAKTER NUMERIK MENGGUNAKAN ALGORITMA PERCEPTRON

IDENTIFIKASI NOMOR POLISI KENDARAAN BERMOTOR MENGGUNAKAN JARINGAN SYARAF TIRUAN SELF ORGANIZING MAPS (SOMS)

PENGENALAN PLAT NOMOR SEPEDA MOTOR DENGAN MENGGUNAKAN METODE JARAK EUCLIDEAN

Pengenalan Plat Nomor Kendaraan Secara Otomatis Untuk Pelanggaran Lalu Lintas

Rancang Bangun Sistem Pengujian Distorsi Menggunakan Concentric Circle Method Pada Kaca Spion Kendaraan Bermotor Kategori L3 Berbasis Edge Detection

Oleh: Ulir Rohwana ( ) Dosen Pembimbing: Prof. Dr. H. M. Isa Irawan, M.T.

JURNAL SAINS DAN SENI POMITS Vol. 2, No.1, (2013) 1-6 1

PENGKONVERSIAN IMAGE MENJADI TEKS UNTUK IDENTIFIKASI PLAT NOMOR KENDARAAN. Sudimanto

ANALISIS PERBANDINGAN METODE PREWITT DAN CANNY UNTUK IDENTIFIKASI IKAN AIR TAWAR

Model Sistem Akses Tempat Parkir Berdasarkan Pengenalan Plat Nomor Kendaraan. Andry Jonathan ( )

PENGENALAN PLAT NOMOR SEPEDA MOTOR DENGAN MENGGUNAKAN METODE JARAK EUCLIDEAN

DETEKSI DAN SEGMENTASI OTOMATIS DERET PADA CITRA METERAN AIR

Kombinatorial pada Tanda Nomor Kendaraan Bermotor Kota Surabaya

UNIVERSITAS BINA NUSANTARA ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM PENGENAL KARAKTER PADA PLAT NOMOR KENDARAAN BERMOTOR DENGAN PENDEKATAN LOGIKA FUZZY

BAB II LANDASAN TEORI

BAB 3 ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM

ALGORITMA LEARNING VECTOR QUANTIZATION UNTUK PENGENALAN BARCODE BUKU DI PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS GALUH CIAMIS

PENDETEKSI TEMPAT PARKIR MOBIL KOSONG MENGGUNAKAN METODE CANNY

SISTEM PENGENALAN TULISAN TANGAN REAL TIME MENGGUNAKAN METODE DOMINANT POINT DAN JARINGAN SYARAF TIRUAN LEARNING VECTOR QUANTIZATION

APLIKASI IDENTIFIKASI ISYARAT TANGAN SEBAGAI PENGOPERASIAN E-KIOSK

PENGENALAN PLAT KENDARAAN BERMOTOR DENGAN TEKNIK HE GUANGLIN DAN GUO YALI

APLIKASI PENGENALAN DAUN UBI JALAR UNTUK JENIS UBI JALAR UNGU, MERAH, PUTIH DAN KUNING MENGGUNAKAN METODE PRINCIPAL COMPONENT ANALYSIS

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

UKDW BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

Oleh: Angger Gusti Zamzany( ) Dosen Pembimbing: Dr. Dwi Ratna Sulistyaningrum, S.Si, M.T.

Unsur-unsur pengaman TNKB yaitu berupa logo lantas dan pengaman lain yang berfungsi sebagai penjamin legalitas TNKB.

Pengendalian Posisi Mobile Robot Menggunakan Metode Neural Network Dengan Umpan Balik Kamera Pemosisian Global

ANALISIS SISTEM PENDETEKSI POSISI PLAT KENDARAAN DARI CITRA KENDARAAN

PENGENALAN KARAKTER PLAT KENDARAAN BERMOTOR MENGGUNAKAN PROYEKSI PROFILE

SISTEM PENGENALAN PLAT NOMOR MOBIL UNTUK APLIKASI INFORMASI KARCIS PARKIR

PENGENALAN PLAT KENDARAAN BERMOTOR DENGAN TEKNIK HE GUANGLIN DAN GUO YALI

BAB 3 IMPLEMENTASI SISTEM

Identifikasi Plat Nomor Kendaraan Secara Off-Line Berbasis Pengolahan Citra Dan Jaringan Syaraf Tiruan

APLIKASI PENGENALAN KARAKTER PADA PLAT NOMOR KENDARAAN BERMOTOR DENGAN LEARNING VECTOR QUANTIZATION

BAB II LANDASAN TEORI

KLASIFIKASI TELUR AYAM DAN TELUR BURUNG PUYUH MENGGUNAKAN METODE CONNECTED COMPONENT ANALYSIS

SYSTEM IDENTIFIKASI GANGGUAN STROKE ISKEMIK MENGGUNAKAN METODE OTSU DAN FUZZY C-MEAN (FCM)

PERBANDINGAN ANTARA METODE KOHONEN NEURAL NETWORK DAN LEARNING VECTOR QUANTIZATION PADA SISTEM PENGENALAN TULISAN TANGAN SECARA REAL TIME

Rekognisi karakter optik merupakan salah satu aplikasi pengenalan pola yang

Sistem Deteksi Bola Berdasarkan Warna Bola Dan Background Warna Lapangan Pada Robot Barelang FC

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Dasar Teori Citra Digital

1. BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang

III. METODE PENELITIAN. Penelitian ini mulai dilaksanakan pada bulan September 2011 s/d bulan Februari

KOMBINASI METODE MORPHOLOGICAL GRADIENT DAN TRANSFORMASI WATERSHED PADA PROSES SEGMENTASI CITRA DIGITAL

Sistem Pengenalan Karakter pada Plat Kendaraan Bermotor Menggunakan Profile Projection dan Algoritma Korelasi

Gambar 15 Contoh pembagian citra di dalam sistem segmentasi.

BAB III METODE PENELITIAN. tracking obyek. Pada penelitian tugas akhir ini, terdapat obyek berupa bola. Gambar 3.1. Blok Diagram Penelitian

1. Pendahuluan. 2. Tinjauan Pustaka

Pengenalan Plat Nomor Berdasarkan Klasikasi K-Nearest Neighbor (KNN)

BAB 2 LANDASAN TEORI

BAB 2 LANDASAN TEORI. Teknologi pengenalan teks merupakan teknologi yang mampu mengenali teks

Pengembangan Algoritma Pengubahan Ukuran Citra Berbasiskan Analisis Gradien dengan Pendekatan Polinomial

Penggunaan Jaringan Syaraf Tiruanuntuk Membaca Karakter pada Formulir Nilai Mata Kuliah

EKSTRAKSI DAN PENGENALAN PLAT NOMOR KENDARAAN BERMOTOR DI INDONESIA

BAB 3 ANALISA DAN PERANCANGAN

Pengenalan Karakter Sintaktik menggunakan Algoritma Otsu dan Zhang-Suen

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

Pengenalan Aksara Lampung Menggunakan Jaringan Syaraf Tiruan

PENGENALAN RAMBU LALU LINTAS MENGGUNAKAN METODE TEMPLATE MATCHING INTEGRAL PROYEKSI

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

SISTEM PENGENALAN BARCODE MENGGUNAKAN JARINGAN SYARAF TIRUAN LEARNING VECTOR QUANTIZATION

Desain dan Implmentasi Color Code untuk Verifikasi Nomor Kendaraan Bermotor pada Sistem Parkir

2015 PENGGUNAAN ALGORITMA FAST CONNECTIVE HOUGH TRANSFORM DAN ANALISIS HISTOGRAM UNTUK MENENTUKAN LOKASI PLAT NOMOR

IDENTIFIKASI SEL DARAH BERBENTUK SABIT PADA CITRA SEL DARAH PENDERITA ANEMIA

Modifikasi Algoritma Pengelompokan K-Means untuk Segmentasi Citra Ikan Berdasarkan Puncak Histogram

BAB III PERANCANGAN SISTEM. Pada dewasa sekarang ini sangat banyak terdapat sistem dimana sistem tersebut

Template Matching Integral Proyeksi untuk Pengenalan Rambu Lalu Lintas Integral Projection Template Matching for Traffic Sign Recognition

Pengenalan Tulisan Tangan Dengan Menggunakan Metode Diagonal Feature Extraction dan K-Nearest Neighbour. Yustar Pramudana

APLIKASI DETEKSI MIKROKALSIFIKASI DAN KLASIFIKASI CITRA MAMMOGRAM BERBASIS TEKSTUR SEBAGAI PENDUKUNG DIAGNOSIS KANKER PAYUDARA

PENGENDALIAN POSISI MOBILE ROBOT MENGGUNAKAN METODE NEURAL NETWORK DENGAN UMPAN BALIK KAMERA PEMOSISIAN GLOBAL

BAB 3 ANALISIS DAN PERANCANGAN PROGRAM APLIKASI

PENGENALAN POLA PLAT NOMOR KENDARAAN BERBASIS CHAIN CODE

ARTIKEL APLIKASI KLASIFIKASI JENIS JENIS BUAH JERUK MENGGUNAKAN METODE K-NEAREST NEIGHBOR

Rancang Bangun Sistem Penghitung Laju dan Klasifikasi Kendaraan Berbasis Pengolahan Citra

PERBANDINGAN SEGMENTASI CITRA BERWARNA DENGAN FUZZY CMEANS CLUSTERING PADA BEBERAPA REPRESENTASI RUANG WARNA

IDENTIFIKASI AWAL PLAT NOMOR MOBIL MENGGUNAKAN PROGRAM KONVENSIONAL SEBAGAI LANGKAH AWAL PENGGUNAAN JARINGAN SARAF TIRUAN

Transkripsi:

JURNAL FISIKA DAN APLIKASINYA VOLUME 5, NOMOR 1 JANUARI 2009 Pengenalan Plat Mobil Indonesia menggunakan Learning Vector Quantization Lilik Anifah Jurusan Fisika, Universitas Negeri Surabaya Jl. Ketintang, Surabaya 60231 Haryanto dan Mauridhi Heri Purnomo Jurusan Teknik Elektro, Institut Teknologi Sepuluh Nopember Kampus ITS Sukolilo, Surabaya 61111 Intisari Pembacaan plat nomer Indonesia secara otomatis mempunyai peranan yang sangat besar dalam kehidupan sehari-hari. Contoh aplikasinya antara lain manajemen tempat parkir, monitoring lalu lintas, pembacaan plat nomer pada pembayaran di jalan tol. Tujuan paper ini adalah untuk mengenali karakter pada plat nomer Indonesia menggunakan Learning Vector Quantization (LVQ). Citra ditangkap oleh kamera dan mengalami preprosessing sebagai berikut: image diresize 0,6 kali dari citra asli, deteksi tepi menggunakan sobel, pixel pada image yang berjarak kurang dari 10 pixel, noise dihilangkan, mengindex semua objek yang merupakan kandidat plat nomer. Segmentasi dari plat menggunakan Metode Moment. Plat yang telah disegmentasi dinormalisasi sehingga mempunyai ukuran yang standart 600 x 1000 pixel. Seluruh objek diindeks dan dicari kandidat yang merupakan karakter plat nomer, kemudian disegmentasi menggunakan metode moment dan dinormalisasi menjadi 10 x 20 pixel. Karakter yang telah standart dikenali menggunakan LVQ. KATA KUNCI: segmentasi, plat nomor Indonesia, metode Moment, LVQ I. PENDAHULUAN Telah dilakukan penelitian tentang Licence Plate Recognition di beberapa belahan dunia, tetapi yang melakukan penelitian tentang plat nomor Indonesia tidak banyak. Plat mobil di seluruh dunia mempunyai karakteristik yang sama, yaitu antara background dan tulisan mempunyai warna yang kontras, misalnya hitam dan putih, merah dan putih. Pembacaan plat nomor secara otomatis sangat berguna bagi kehidupan sehari-hari, misalnya manajemen tempat parkir, monitoring lalu lintas, pengaturan tiket, dan pembayaran jalan tol. Konstribusi dari penelitian ini adalah memperbaiki metode sebelumya dalam mensegmentasi plat nomor dari image, segmentasi karakter plat nomor dan pengenalan karakter pada plat nomor. Penelitian sebelumnya tentang pengenalan dan identifikasi plat nomor dilakukan antara lain oleh: Bar-hen Ron, Johanan Erez [1] Citra asli difilter dengan filter warna kuning (karena kebetulan plat yang akan diidentifikasi berwarna kuning). Setelah difilter akan didapatkan bagian plat yang berwarna kuning kemudian diekstrak dari gambar plat. Diadakan adjusting gambar dengan Coulomb Sum Graph, kemudian diadjust kembali dengan metode E-MAIL: lilikanifah@yahoo.com E-MAIL: hary nasya@yahoo.com Lines Sum Graph, dicroping, greyscale, kemudian dibinerkan dan diequalisasi dengan adapive threshold, dibinerkan kembali, dinormalisasi dengan sum of the lines sehingga didapatkan kontour plat nomor horisontal, diadakan normalisasi dengan metode peaks-to-valleys. Kemudian digid angka diadjust, dan digid nomor dikenali menggunakan Metode Neural Network. Penelitian yang dilakukan berdasarkan urutan input, preprocessing dengan konversi RGB dan smoothing, edge detection, mencari lokasi karakter plat, kemudian mencari lokasi plat nomor dengan menggunakan Genetic Algoritma. Serkan Ozbay [2] Ekstraksi adalah algoritma pertama pada proses ini. Citra diambil dari kamera kemudian dijadikan gambar biner. Citra kemudian diproses dengan menggunakan beberapa metode. Untuk mencari bagian plat digunakan algoritma smearing. Proses smearing adalah melakukan scan garis horisontal dan vertikal. Sebelum disegmentasi noise dihilangkan terlebih dahulu. Operasi dilasi digunakan untuk memisahkan karakter satu dengan yang lain. Parker and Feder [3] Penelitian yang dilakukan berdasarkan urutan input, preprocessing dengan konversi RGB dan smoothing, edge detection, mencari lokasi karakter plat, kemudian mencari lokasi plat nomor dengan menggunakan Genetic Algoritma. c Jurusan Fisika FMIPA ITS 090103-1

J. FIS. DAN APL., VOL. 5, NO. 1, JANUARI 2009 LILIK ANIFAH, dkk. Beatriz Diaz Acosta [4] Segmentasi citra dibagi menjadi dua tahap. Pertama, mendeteksi letak plat nomor yang akan diekstrak dari background. Tiga metode digunakan untuk mencari lokasi plat nomor, (1) mencari jarak eigenspace, (2) mencari lokasi plat dengan edge detection dan hough transform, (3) mendeteksi teks menggunakan spectral analysis. Multivariate hierarchical agglomerative clustering dan minimum-variance color quantization digunakan untuk mensegmentasi plat nomor United State. Resmana Lim, dkk. [5] II. Citra ditangkap menggunakan Principal Components Analysis, sistem yang ditawarkan mempunyai akurasi ±82%. Sistem ini baik diterapkan pada manajemen dan sistem keamanan tempat parkir. KARAKTERISTIK PLAT NOMOR INDONESIA Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) berbentuk plat aluminium dengan cetakan tulisan dua baris. Baris pertama menunjukkan: kode wilayah (huruf), nomor polisi (angka), dan kode/seri akhir wilayah (huruf) dan baris kedua menunjukkan bulan dan tahun masa berlaku. Bahan baku TNKB adalah aluminium dengan ketebalan 1 mm, dengan ukuran untuk kendaraan bermotor roda 2 dan roda 3 adalah 250 x 105 mm, sedangkan untuk roda 4 atau lebih adalah 395 x 135 mm. Terdapat cetakan garis lurus pembatas lebar 5 mm di antara ruang nomor polisi dengan ruang angka masa berlaku. Pada sudut kanan atas dan kiri bawah terdapat tanda khusus (security mark) cetakan lambang Polisi Lalu Lintas ; sedangkan pada sisi sebelah kanan dan kiri ada tanda khusus cetakan DITLANTAS POLRI yang merupakan hak paten pembuatan TNKB oleh Polri. Warna TNKB ditetapkan adalah hitam, kuning, merah, dan putih. Kendaraan bermotor bukan umum dan kendaraan bermotor sewa warna dasar hitam dengan tulisan putih, kendaraan umum warna dasar kuning dengan tulisan hitam, kendaraan milik Pemerintah warna dasar merah dengan tulisan putih, kendaraan Corps Diplomatik Negara Asing warna dasar putih dengan tulisan hitam. III. METODOLOGI Tahapan dari penelitian ini adalah (1). preprosesing berfungsi untuk mengkondisikan gambar sehingga dapat ditemukan posisi plat mobil dan memisahkan plat dari latar belakangnya sehingga dapat diproses, (2). Feature exraction adalah mengambil informasi gambar, dalam kasus ini plat dari gambar keseluruhan dan mengubahnya menjadi vektor, (3). Normalisasi plat adalah proses mengubah ukuran plat dijadikan ukuran standart. Meskipun ukuran plat yang ada beragam, untuk mempermudah proses semua ukuran dinormalisasi menjadi satu ukuran, (4). Segmentasi karakter adalah proses memisahkan karakter per karakter, tujuannya untuk mempermudah pengenalan tiap karakter, (5). Normalisasi Gambar 1: Blok diagram skema kerja sistem karakter, semua karakter yang mempunyai ukuran berbedabeda distandarisasi sehingga didapatkan karakter dengan ukuran yang sama, (6). Karakter yang sudah dinormalisasi dikenali karakter per karakter dengan metode Learning Vector Quantization. Blok Diagram Skema Kerja Sistem secara keseluruhan digambarkan pada Gambar 1. IV. ANALISIS DATA A. preprosessing Tahapan preposessing yang telah dilakukan adalah: Image dikecilkan 0,6 kali besar citra semula. Image dikecilkan menjadi 0,6 ukuran semula untuk mempercepat proses. Poses resize dilakukan dengan interpolasi yang digunakan untuk mengestimasi nilai intensitas diantara dua pixel. Bila citra dikecilkan maka terdapat lebih dari seharusnya, maka digunakan teknik interpolasi untuk didapatkan nilai yang baru. Metode interpolasi yang digunakan nearest-neighbor interpolation, bilinear interpolation, dan bicubic interpolation. Teknik interpolasi ini pada dasarnya sama yaitu dihitung bobot rata-rata beberapa pixel terhadap satu titik, pembobotan didasarkan jarak tiap pixel terhadap titik yang baru. Perbedaanya, pada nearestneighbor interpolation, pixel baru yang dihasilkan pada berapa nilai itensitas pada titik yang baru dan tidak ada pixel lain yang mempengaruhi. Bilinear interpolation, pixel baru adalah hasil pembobotan rata-rata antara tiap 2 tetangga yang terdekat. bicubic interpolation, pixel baru adalah hasil pembobotan rata-rata antara tiap 4 tetangga yang terdekat. Waktu yang dibutuhkan untuk menginterpolasi sebanding dengan tingkat kompleksitas proses komputasi yang dilakukan. Metode bilinear memerlukan waktu lebih lama daripada nearest-neighbor interpolation, dan metode bicubic memerlukan waktu lebih lama daripada bilinear. Tetapi metode bicubic lebih akurat daripada metode yang lain, dan pada penelitian ini digu- 090103-2

J. FIS. DAN APL., VOL. VOL. 5, NO. 1, JANUARI 2009 LILIK ANIFAH, dkk. (a) Contoh gambar plat nomer yang akan dikenali (b) Gambar Greyscale (c) Hasil dari proses edge detection sobel Gambar 2: Bagian proses preposessing Gambar 3: Proses preposessing (a) Gambar asli, (b) setelah dikecilkan 0,6 kali, (c) Proses Edge Detection Sobel, (d) diluaskan hingga 10 pixel, (e) dihilangkan noisenya, (f) dihilangkan holenya. nakan Nearest-neighbor interpolation. Gambar 2 (a) merupakan contoh plat nomor yang akan dikenali. Proses Greyscale Untuk mengubah warna RGB menjadi greylevel harus diketahui warna merah, biru, dan hijau. Pengubahannya adalah dengan menjumlahkan nilai 30% dari warna merah, 59% nilai hijau, dan 11% dari nilai warna biru. Level yang digunakan dapat menggunakan 0,0 sampai 1,0; 0-255, atau 0% - 100%. Hasil proses greyscale dari gambar plat nomor ditunjukkan Gambar 2(b). Edge Detection Sobel Rumusan pengaturan pixel di sekitar pixel (x,y) pada proses Edge Detection Sobel adalah: a o a 1 a 2 a 7 (x, y) a 3 (1) a 6 a 5 a 4 Operator Sobel adalah magnitudo dari gradien matriks Pers. 1 yang dihitung dengan M = Turunan parsial dihitung dengan s 2 x + s 2 y (2) s x = (a 2 + ca 3 + a 4 ) (a o + ca 7 + a 6 ) (3) s y = (a o + ca 1 + a 2 ) (a 6 + ca 5 + a 4 ) dengan konstanta c = 2. Bentuk mask, s x dan s y dari Pers.3 ditulis sebagai: s x = 1 0 1 2 0 2 1 0 1 s y = 1 2 1 0 0 0 1 2 1 Arah tepi dihitung dengan (x,y) = arctan (s y /s x ). (4) Gambar 4: Gambar yang telah di-indeks dan dicari luas area Pixel yang mempunyai jarak 10 pixel disambung. Citra diluaskan area sebesar 10 pixel, sehingga pixel yang mempunyai jarak <10 pixel menjadi satu objek, tujuannya untuk menjadikan area plat menjadi 1 objek. Menghilangkan noise Luasan < 10 pixel dihilangkan, sehingga luasan yang tidak digunakan akan dibersihkan. Algoritma yang digunakan adalah dengan mengukur luasan masingmasing objek yang terdapat pada citra, bila luas < 10 pixel maka objek akan dihilangkan. Keseluruhan proses preposessing ditunjukkan Gambar 3. B. Segmentasi Plat Semua objek yang terdapat pada citra diindeks, dicari luas masing-masing objek, dan dicari objek yang mempunyai luas sebagai plat nomer. Masing-masing kandidat dicari luasannya, kandidat yang terpilih dicari koordinatnya, dan informasi koordinat digunakan untuk menghilangkan citra yang hanya terdapat informasi plat nomer. Gambar 4 menunjukkan gambar yang telah di-indels dan dicari luas area, sedangkan Gambar 5 merupakan gambar plat nomor yang telah diketahui dimana platnya untuk citra hitam putih, RGB, dan greyscale. Tujuan dari proses ini adalah untuk mengekstrak plat nomer dari gambar yang diambil. Output dari proses ini adalah gambar plat nomer yang tepat pada plat nomernya. 090103-3

J. FIS. DAN APL., VOL. 5, NO. 1, JANUARI 2009 LILIK ANIFAH, dkk. (a) Plat nomor hitam putih (b) Plat nomor RGB (c) Plat nomor greyscale Gambar 5: Segmentasi plat nomor Feature extraction dilakukan dengan metode moment: M pq = Rx p y q f(x, y)dxdy (5) dengan N = p + q. Range integrasi x (-1,1) dan y (-1,1) untuk menghindari divergensi maka dicari pusat koordinat, dimana luasan mempunyai panjang 2a untuk sumbu x dan 2b untuk sumbu y. Momen pusat didefinisikan dengan: M pq = R(x x) i (y y) j f(x, y)dxdy (6) dengan (x,y) adalah pusat dari area f(x,y). C. Normalisasi Plat Gambar 6: Algoritma Normalisasi warna Gambar 7: Algoritma Normalisasi warna Gambar 8: Segmentasi Karakter Tahapan normalisasi adalah (1) normalisasi ukuran plat nomer yang telah disegmentasi menjadi ukuran standart, dalam penelitian ini 600 x 1000 pixel, (2) normalisasi warna sehingga plat yang telah berukuran standart mempunyai background hitam dan karakter putih, (3) proses Adaptivethreshold sehingga seluruh plat yang telah standart mempunyai karakter yang jelas untuk dibaca. Seluruh plat nomer di dunia mempunyai karakteristik warna background dan karakter yang kontras, misalnya hitamputih, kuning-hitam, merah-putih. Algoritma normalisasi warna adalah seperti Gambar 6. Adaptivethreshold digunakan untuk citra yang mempunyai tingkat intensitas berbeda dalam satu image sehingga global thresholding tidak dapat diterapkan. Adaptive threshold yang digunakan pada penelitian ini menggunakan nilai mean dari luas tiap 30 x 30 pixel, sehingga dalam satu citra mempunyai nilai threshold yang berbeda-beda. Tujuannya untuk menormalkan kondisi plat ke dalam bentuk standart. Hasil normalisasi plat ditunjukkan Gambar 7. D. Segmentasi Karakter Tahapan segmentasi karakter adalah diindeks seluruh objek pada plat, dicari luas masing-masing objek, median selu- (a) Tahap Learning (b) Uji set point Gambar 9: Algoritma pengenalan karakter menggunakan LVQ 090103-4

J. FIS. DAN APL., VOL. VOL. 5, NO. 1, JANUARI 2009 LILIK ANIFAH, dkk. F. Pengenalan Karakter dengan LVQ Gambar 10: Normalisasi Karakter Algoritma pengenalan karakter menggunakan LVQ ditunjukkan pada Gambar 9. ruh objek yang mempunyai tinggi lebih dari 130 pixel, dicari standart deviasi dari tinggi seluruh objek yang diatas 130 pixel dan karakter yang disegmentasi yaitu objek yang mempunyai tinggi median (tinggi ± standart deviasi). Proses segmentasi karakter akan menghasilkan karakter per karakter, seperti ditunjukkan Gambar 8. E. Normalisasi Karakter Seluruh karakter dinormalisasi sehingga mempunyai ukuran 20 x 10 pixel untuk masing-masing karakter. Metode yang digunakan pada proses normalisasi adalah metode perbandingan, dengan hasil normalisasi ditunjukkan Gambar 10. V. SIMPULAN Penelitian yang telah dilakukan diambil beberapa kesimpulan yaitu sistem secara keseluruhan mulai dari instrumentasi yang coba dikembangkan melalui kamera, metode image processing serta algoritma kecerdasan buatan Learning Vector Quantization mampu bekerja rata-rata tingkat akurasi segmentasi plat 98,75 %, segmentasi karakter 95,789 %, dan tingkat keberhasilan pembacaan karakter menggunakan Learning VectoQuantization menggunakan optimum learning rate 0,4/t rata-rata 84,43 %. Teknik pengambilan image dan kondisi plat nomer sangat mempengaruhi tingkat keakurasian dalam pembacaan karakter pada plat. [1] Ron, Erez. A Real-Time Vechicle Licence Plate Recognition (LPR) System (Ollendorf Research Center, 2002) [2] Ozbay, Ercelebi.Automatic Vechicle Identification by Plat Recognition (Transactions on Engineering, Computing and Technology V9 November ISSN 1305-5313, 2005) [3] Parker, Feder, An Approach to Licence Plate Recognition (University of Calgary, 1996) [4] Acosta.Experiments in Image Segmentation for Automatic US Licence Plate Recognition (Virginia Polytechnic Institute and State University, 2004) [5] Resmana Lim, Lukman Vendy W., Kartika Gunadi, Sistem Pengenalan Plat Nomor Mobil Dengan Metode Principal Components Analysis, Jurnal Teknik Elektro Universitas Kristen Petra, Vol. 3, Mar (2003) [6] Munir, Rinaldi.Pengolahan Citra Digital dengan Pendekatan Algoritmik (Penerbit Informatika, 2004) [7] Mori, Nishihida, Yamada. Optical Character Recognition (John Willey and Son, 1999) [8] Wibawa, Pengolahan Citra Iris dengan Menggunakan SOM untuk Mendeteksi secara Dini Gangguan pada Organ Pankreas sebagai Penyebab Timbulnya Penyakit Diabetes Melitus, ITS Surabaya. 2005 [9] Berlangga, Besada, dkk. Optimizing Statistical Character Recognition Using Evolutionary Strategies to Recognize Aircraft Tail Number EURASIP Journal on Applied Signal Processing. 2004. [10] Anifah, Purnomo Heri, Character Segmentation for License Plate of Indonesian Car Using Indexing Method and Morfology Filter, The 4th International Conference TSSA 2007 Bandung, 2007. [11] Kohonen, Self Organizing Maps (Springer Verlag Berlin, 2001) [12] www. Wikipedia.org 090103-5