BAB 1 SIKAP (ATTITUDE)



dokumen-dokumen yang mirip
STRUKTUR SIKAP Komponen Kognitif Komponen Afektif Komponen Konatif

Pengertian Sikap dan Perilaku

Modul ke: PSIKOLOGI SOSIAL 1. Sikap. Fakultas PSIKOLOGI. Filino Firmansyah M. Psi. Program Studi Psikologi

BAB II LANDASAN TEORI. suatu objek (Azwar, 2010). Sikap (attitude) ialah pernyataan evaluatif, baik yang

KERANGKA PENDEKATAN TEORI. usaha agribisnis di pedesaan, program pengembangan usaha agribisnis pedesaan

BAB II TINJAUAN TEORITIS. Pengetahuan adalah keseluruhan pemikiran, gagasan, ide, konsep, dan

5. Gerungan Sikap terhadap objek tertentu, yang dapat merupakan sikap, pandangan, atau sikap perasaan, tetapi sikap mana disertai oleh kecenderungan

KIP dan Perubahan Sikap

Sikap. Oleh : Dra. Rahayu. G, M. Si

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Intensi Merokok

2.1 Analisis Sikap II. LANDASAN TEORI Pengertian Sikap. Pemasaran adalah proses sosial dan manajerial dimana individu dan kelompok

BAB I PENDAHULUAN. sebagai contoh kasus tawuran (metro.sindonews.com, 25/11/2016) yang terjadi. dengan pedang panjang dan juga melempar batu.

Proses dan efek Media

BAB II KAJIAN TEORETIS. mencocokan antara Informasi dengan fenomena atau realitas. Sikap merupakan

BAB II TINJAUAN PUSTAKA, LANDASAN TEORI, KERANGKA PEMIKIRAN DAN HIPOTESIS PENELITIAN

TEORI PERILAKU. Disusun: IY

B A B I PENDAHULUAN. di sepanjang rentang hidup. Salah satu tahap perkembangan manusia

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. 2.1 Konsep Subjective well-being. juga peneliti yang menggunakan istilah emotion well-being untuk pengertian yang

Pertemuan PEMBENTUKAN SIKAP. Mei 2013-YDI

II. LANDASAN TEORI. serta menukarkan produk yang bernilai satu sama lain (Kotler dan AB. Susanto,

BAB II KAJIAN PUSTAKA DAN HIPOTESIS PENELITIAN. sebagai dasar untuk memberi jawaban sementara terhadap rumusan masalah yang

Sikap adalah sekelompok keyakinan dan perasaan yang melekat tentang. objek tertentu dan kecenderungan untuk bertindak terhadap objek tersebut

SIKAP SISWA PADA PEMBELAJARAN PRAKTEK SISTEM BAHAN BAKAR BENSIN DENGAN HASIL BELAJAR

Teori Keadilan (Equity Theory)

SIKAP REMAJA PUTRI USIA TAHUN TENTANG MENARCHE DI SMP N BANDARKEDUNGMULYO KABUPATEN JOMBANG ABSTRAK

BAB III PENYAJIAN DAN ANALISIS DATA. jawaban kuesioner yang diisi oleh responden. Untuk melakukan analisis ini

MERANCANG DAN MENGELOLA KOMUNIKASI PEMASARAN TERPADU MANAJEMEN PEMASARAN LANJUTAN

LANDASAN TEORI. teknologi, dan perubahan gaya hidup manusia modern, maka jenis dan tingkat

PSIKOLOGI SOSIAL. Dosen : Meistra Budiasa, S.Ikom, MA

Pengantar PR OPINI PUBLIK. DOSEN : Meistra Budiasa, S.Ikom, MA

SEBUAH PENGANTAR DALAM BELAJAR TEORI-TEORI SIKAP 1. Neila Ramdhani 2

Karakteristik manusia komunikan. Rahmawati Z

TEORI-TEORI KOMUNIKASI PERSUASIF

Kata Kunci: komunikasi interpersonal, implikasi, sikap individu

BAB 1 PENDAHULUAN. remaja-remaja di Indonesia yaitu dengan berkembang pesatnya teknologi internet

AGAR MENDAPAT LEBIH DARI YANG ENGKAU INGINKAN

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Yudi Fika Ismanto, 2013

Modul ke: Psikologi Sosial I SIKAP. Fakultas Psikologi. Intan Savitri,S.P., M.Si. Program Studi Psikologi

BAB II LANDASAN TEORI. memperkirakan perilaku dari pengukuran sikap. Teori ini dinamakan reason action karena

BAB I PENDAHULUAN. Menolong merupakan salah satu tindakan yang diharapkan muncul dalam

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. Seks selalu menarik untuk dibicarakan, tapi selalu menimbulkan kontradiksi

MODUL MATERIUJIAN PERPINDAHAN JABATAN FUNGSIONAL PENGAWAS FARMASI DAN MAKANAN TERAMPIL KE AHLI PEGAWAI NEGERI SIPIL (PNS) BADAN POM RI

BAB V HASIL DAN PEMBAHASAN

Efek Sosial Komunikasi Massa

Sikap dan Perilaku. Rahmawati Z

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. laki-laki dan perempuan. Responden siswa laki-laki sebanyak 37 siswa atau 60 %.

BAB I PENDAHULUAN. Dalam menghadapi era persaingan baik secara nasional maupun

KOMUNIKASI EFEKTIF EFEK KOGNISI EFEK KONASI UMPAN BALIK

PERUBAHAN SIKAP. PERTEMUAN 7 (OCT, 15 TH, Yeni Widyastuti)

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Penelitian

tempat. Teori Atribusi

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. pengamatan penelitian, dapat pula dikatakan sebagai faktor-faktor yang berperan

berikut akan dipaparkan dimensi dimensi dalam Epic model.

Proses Pengambilan Keputusan Konsumen

2015 INTERAKSI SOSIAL KELUARGA YANG SELURUH ANGGOTANYA TUNARUNGU

BAB 5 INTERPRETASI DAN KESIMPULAN

II. LANDASAN TEORI. Menurut Kotler, Philip dan Gary Armstrong (2008:6) Definisi tersebut memunculkan pengertian bahwa tujuan pemasaran adalah untuk

BAB II PENDEKATAN TEORITIS

BAB I PENDAHULUAN. lulus sebagai Sarjana Strata 1 (S1) salah satu syarat yang harus dipenuhi

BAB II LANDASAN TEORI

BAB 1 PENDAHULUAN. pendidikan menengah. Tujuan pendidikan perguruan tinggi ialah untuk

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. deskriptif dengan menggunakan survey. Tujuan penggunaan survey yaitu: 1. Untuk memperoleh fakta dari gejala yang ada.

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang. para pekerja seks mendapatkan cap buruk (stigma) sebagai orang yang kotor,

Psikologi Sosial 2. Teori-teori Psikologi Sosial. Setiawati Intan Savitri, S.P. M.Si. Modul ke: Fakultas PSIKOLOGI. Program Studi Psikologi

Bab 2. Landasan Teori

BAB III METODE PENELITIAN. hubungan locus of control dengan stres kerja karyawan CV. Duta Malang. Metode

III KERANGKA PEMIKIRAN

Tari Sandjojo Head of Academic Division Rumah Main Cikal & Sekolah Cikal

BAB III METODE PENELITIAN. terhadap data serta penampilan dari hasilnya.

PROFESSIONAL IMAGE. Modul ke: Fakultas FIKOM. Program Studi Public Relations.

PERKEMBANGAN AFEKTIF

Hubungan Terpaan Gambar Bahaya Merokok pada Bungkus Rokok dan Motivasi dari Pasangan Terhadap Upaya untuk Berhenti Merokok

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. A. Stres pada Wanita Karir (Guru) yang dialami individu atau organisme agar dapat beradaptasi atau menyesuaikan

Pengertian psikologi dan psikologi komunikasi_01. Rahmawati Z, M.I.Kom

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB III METODE PENELITIAN. menekankan analisisnya dalam bentuk data numerikal (Sumarsono, Kedua variabel tersebut seabagai berikut :

BAB III METODE PENELITIAN. Identifikasi variabel penelitian yang terdapat dalam suatu

PERSEPSI, SIKAP DAN PERILAKU PENYEBAB KECELAKAAN KERJA PADA TAMBANG

TINJAUAN PUSTAKA. mendorong keinginan individu untuk melakukan kegiatan-kegiatan tertentu

BAB II KAJIAN TEORIRIS DAN PENGAJUAN HIPOTESIS. kecenderungan sikap yang dimilikinya. Sebagaimana yang kita ketahui,

BAB IV ANALISIS DATA. A. Analisis Proses Komunikasi Koseling Islam dengan Analisis Ego State. Remaja pada Teks di Beranda Media Sosial Facebook

III.METODE PENELITIAN. atau menjelaskan hubungan, perbedaan, atau pengaruh satu variabel dengan

BAB I PENDAHULUAN. Merokok merupakan sebuah perilaku yang tidak asing ditemukan di kehidupan seharihari,

2. TINJAUAN PUSTAKA. Universitas Indonesia

Transkripsi:

Psikologi Umum 2 Bab 1: Sikap (Attitude) 1 BAB 1 SIKAP (ATTITUDE) Bagaimana kita suka / tidak suka terhadap sesuatu dan pada akhirnya menentukan perilaku kita. Sikap: - suka mendekat, mencari tahu, bergabung - tidak suka menghindar, menjauhi Definisi: 1. berorientasi kepada respon : sikap adalah suatu bentuk dari perasaan, yaitu perasaan mendukung atau memihak (favourable) maupun perasaan tidak mendukung (Unfavourable) pada suatu objek 2. berorientasi kepada kesiapan respon : sikap merupakan kesiapan untuk bereaksi terhadap suatu objek dengan cara-cara tertentu, apabila dihadapkan pada suatu stimulus yang menghendaki adanya respon. : suatu pola perilaku, tendenasi atau kesiapan antisipatif untuk menyesuaikan diri dari situasi sosial yang telah terkondisikan. 3. berorientasi kepada skema triadik : sikap merupakan konstelasi komponen-komponen kognitif, afektif, dan konatif yang saling berinteraksi dalam memahami, merasakan, dan berperilaku terhadap suatu objek di lingkungan sekitarnya. Secara sederhana sikap didefinisikan : Ekspresi sederhana dari bagaimana kita suka atau tidak suka terhadap beberapa hal. Cth: sikap dalam kehidupan sehari-hari pada iklan parpol opini

Psikologi Umum 2 Bab 1: Sikap (Attitude) 2 Komponen atau Struktur Sikap Menurut Mar at (1984): 1. Komponen kognisi yang berhubungan dengan belief (kepercayaan atau keyakinan), ide, konsep persepsi, stereotipe, opini yang dimiliki individu mengenai sesuatu 2. Komponen Afeksi yang berhubungan dengan kehidupan emosional seseorang menyangkut perasaan individu terhadap objek sikap dan menyangkut masalah emosi 3. Komponen Kognisi yang merupakan kecenderungan bertingkah laku kecenderungan : belum berperilaku - Interaksi antara komponen sikap: seharusnya membentuk pola sikap yang seragam ketika dihadapkan pada obejk sikap. Apabila salah satu komponen sikap tidak konsisten satu sama lain, maka akan terjadi ketidakselarasan akibat: terjadi perubahan sikap Pembentukan Sikap Faktor-faktor yang mempengaruhi pembentukan sikap: 1. Pengalaman pribadi Dasar pembentukan sikap: pengalaman pribadi harus meninggalkan kesan yang kuat Sikap mudah terbentuk jika melibatkan faktor emosional 2. Kebudayaan Pembentukan sikap tergantung pada kebudayaan tempat individu tersebut dibesarkan Contoh pada sikap orang kota dan orang desa terhadap kebebasan dalam pergaulan 3. Orang lain yang dianggap penting (Significant Otjhers) yaitu: orang-orang yang kita harapkan persetujuannya bagi setiap gerak tingkah laku dan opini kita, orang yang tidak ingin dikecewakan, dan yang berarti khusus Misalnya: orangtua, pacar, suami/isteri, teman dekat, guru, pemimpin Umumnya individu tersebut akan memiliki sikap yang searah (konformis) dengan orang yang dianggap penting. 4. Media massa Media massa berupa media cetak dan elektronik

Psikologi Umum 2 Bab 1: Sikap (Attitude) 3 Dalam penyampaian pesan, media massa membawa pesan-pesan sugestif yang dapat mempengaruhi opini kita Jika pesan sugestif yang disampaikan cukup kuat, maka akan memberi dasar afektif dalam menilai sesuatu hal hingga membentuk sikap tertentu 5. Institusi / Lembaga Pendidikan dan Agama Institusi yang berfungsi meletakkan dasar pengertian dan konsep moral dalam diri individu Pemahaman baik dan buruk, salah atau benar, yang menentukan sistem kepercayaan seseorang hingga ikut berperan dalam menentukan sikap seseorang 6. Faktor Emosional Suatu sikap yang dilandasi oleh emosi yang fungsinya sebagai semacam penyaluran frustrasi atau pengalihan bentuk mekanisime pertahanan ego. Dapat bersifat sementara ataupun menetap (persisten/tahan lama) Contoh: Prasangka (sikap tidak toleran, tidak fair) Teori Tentang Sikap 1. Teori Keseimbangan - Fokus: upaya individu untuk tetap konsisten dalam beersikap dalam hidup - Teori keseimbangan dalam bentuk sederhana: - Melibatkan hubungan-hubungan antara seseorang dengan dua objek sikap. Ketiga elemen tersebut dihubungkan dengan: # Sikap favorable (baik, suka, positif) # Sikap unfavorable (buruk, tidak suka, negatif) - Pembentukan sikap tersebut dapat dapat seimbang atau tidak seimbang - Contoh: - Situasi seimbang Situasi tidak seimbang - Suatu sistem seimbang terjadi apabila seseorang sependapat dengan orang lain yang disukainya atau tidak sependapat dengan orang yang tidak disukainya - Ketidakseimbangan terjadi bila seseorang tidak sependapat dengan orang yang disukainya atau sependapat dengan orang yang tidak disukainya. - - Hubungan afeksi dapat menghasilkan sistem yang tidak seimbang menjadi seimbang.

Psikologi Umum 2 Bab 1: Sikap (Attitude) 4 2. Teori Konsistensi Kognitif-Afektif - Fokus: bagaimana seseorang berusaha membuat kognisi mereka konsisten dengan afeksinya - Penilaian seseorang terhadap suatu kejadian akan mempengaruhi keyakinannya. - Contoh: tidak jadi makan di restoran X karena temannya bilang bahwa restoran tersebut tidak halal padahal dia belum pernah makan disana 3. Teori Ketidaksesuaian (Dissonance Theory) - Fokus: individu; menyelaraskan elemen-elemen kognisi, pemikiran atau struktur (Konsonansi : selaras). - Disonansi : ketidakseimbangan, yaitu pikiran yang amat menekan dan memotivasi seseorang untuk memperbaikinya. - Terdapat dua elemen kognitif; dimana disonansi terjadi jika kedua elemen tidak cocok sehingga menggangu logika dan pengharapan - Misalnya: Merokok membahayakan kesehatan konsonansi dengan saya tidak merokok ; tetapi disonansi dengan perokok. - Cara mengurangi Disonansi: a. Merubah salah satu elemen kognitif, yaitu dengan mengubah sikap agar sesuai dengan perilakunya. Misalnya : stop merokok b. Menambahkan satu elemen kognitif baru. Misalnya: tidak percaya rokok merusak kesehatan 4. Teori Atribusi - Fokus: individu mengetahui akan sikapnya dengan mengambil kesimpulan dari perilakunya sendiri dan persepsinya tentang situasi. - Implikasinya adalah perubahan perilaku yang dilakukan seseorang menimbulkan kesimpulan pada orang tersebut bahwa sikapnya telah berubah. - Contoh: memasak setiap ada kesempatan baru sadar kalau dirinya suka menyukai / hobi memasak Pengukuran Sikap - Secara ilmiah sikap dapat diukur, dimana sikap terhadap objek diterjemahkan dalam sistem angka - Dua metode pengukuran sikap: 1. Metode Self Report 2. Pengukuran Involuntary Behavior

Psikologi Umum 2 Bab 1: Sikap (Attitude) 5 Self Report Misalnya ketika menyatakan kesukaan terhadap objek saat ditanya dalam interview atau menuliskan evalusi-evalusi dari suatu kuesioner dalam metode ini, jawaban yang diberikan dapat dijadikan idikator sikap seseorang Kelemahan: jika individu tidak menjawab pertanyaan yang diajukan maka tidak dapat diketahui pendapat atau sikapnya. Self Report terdiri dari: a. Public Opinion Polling o Digunakan untuk mengumpulkan data dari masyarakat yang berkaitan dengan opini. o Digunakan untuk meramalkan sesuatu atau menyediakan informasi, misalnya: - Pro dan kontra aborsi - Pembelian suatu produk (representatif) o Empat langkah polling: 1. Seleksi terhadap sampel dari responden 2. Menyusun item-item sikap 3. Mengambil data terhadap sampel 4. Tabulasi data o Dalam pengukuran Public Opini Polling, item skala terdiri dari: - Pertanyaan-pertanyaan tentang objek - Format jawaban: tertutup (setuju tidak setuju), terbuka Misalnya: Aborsi tidak dilarang agama (pertanyaan tertutup): (...) sangat setuju (...) setuju ( v) tidak tahu (...) tidak setuju (...) sangat tidak setuju Saya lebih suka membeli tabloid (pertanyaan terbuka): a. Olahraga b. Wanita c. Gosip d. Film e. Lain-lain, sebutkan...

Psikologi Umum 2 Bab 1: Sikap (Attitude) 6 b. Skala Sikap o Yaitu: kumpulan pertanyaan mengenai objek sikap o Mencoba memperoleh pengukuran yang tepat tentang sikap seseorang o Akurasi pengukuran dilakukan dengan penggunaan beberapa item yang berkaitan dengan isyu yang sama o Skala sikap melibatkan: belief dan opini terhadap suatu objek o Pertanyaan-pertanyaan atau item yang membentuk skala sikap dikenal dengan statement (pernyataan yang menyangkut objek psikologis). Pengukuran Involuntary Behavior (Pengukuran terselubung) Pengukuran dapat dilakukan jika memang diinginkan atau dapat dilakukan oleh responden Dalam banyak situasi, akurasi pengukuran sikap dipengaruhi oleh kerelaan responden Pendekatan ini merupakan pendekatan observasi terhadap reaksi-reaksi fisiologis yang terjadi tanpa disadari dilakukan oleh individu yang bersangkutan. Observer dapat menginterpretasikan sikap individu mulai dari fasial reaction, voice tones, body gesture, keringat, dilatasi pupil mata, detak jantung, dan beberapa aspek fisiologis lainnya. Faktor-faktor Perubah Sikap Perubahan Sikap dipengaruhi oleh tiga faktor, yaitu: 1. Sumber dari pesan o Sumber pesan dapat berasal dari: seseorang, kelompok, institusi o Dua ciri penting dari sumber pesan: a. Kredibilitas semakin percaya dengan orang yang mengirimkan pesan, maka kita akan semakin menyukai untuk dipengaruhi oleh pemberi pesan. Dua aspek penting dalam kredibilitas, yaitu: - Keahlian keahlian dan kepercayaan saling berkaitan - Kepercayaan Tingkat kredibilitas berpengaruh terhadap daya persuasif Kredibilitas tinggi daya persuasif tinggi Kredibilitas rendah daya persuatif rendah b. Daya Tarik Kredibilitas masih perlu ditambah daya tarik agar lebih persuatif

Psikologi Umum 2 Bab 1: Sikap (Attitude) 7 Efektivitas daya tarik dipengaruhi oleh: - daya tarik fisik - menyenangkan - kemiripan 2. Pesan (Isi pesan) o Umumnya berupa kata-kata dan simbol-simbol lain yang menyampaikan informasi o Tiga hal yang berkaitan dengan isi pesan: a. Usulan suatu pernyataan yang kita terima secara tidak kritis pesan dirancang dengan harapan orang akan percaya, membentuk sikap, dan terhasut dengan apa yang dikatakan tanpa melihat faktanya Cth: iklan di TV b. Menakuti cara lain untuk membujuk adalah dengan menakut-nakuti Jika terlalu berlebihan maka orang menjadi takut, sehingga informasi justru dijauhi c. Pesan Satu sisi dan dua sisi Pesan satu sisi paling efektif jika orang dalam keadaan netral atau sudah menyukai suatu pesan Pesan dua sisi lebih disukai untuk mengubah pandangan yang bertentangan 3. Penerima Pesan o Beberapa ciri penerima pesan: a. Influenceability sifat kepribadian seseorang tidak berhubungan dengan mudahnya seseorang untuk dibujuk, meski demikian: - anak-anak lebih mudah dipengaruhi daripada orang dewasa - orang berpendidikan rendah lebih mudah dipengaruhi daripada yang berpendidikan tinggi b. Arah Perhatian dan Penafsiran Pesan akan berpengaruh pada penerima, tergantung dari persepsi dan penafsirannya yang terpenting : pesan yang dikirim ke tangan orang pertama, mungkin dapat berbeda jika info sampai ke penerima kedua.

Psikologi Umum 2 Bab 1: Sikap (Attitude) 8 c. Kekebalan (saat menerima info yang berlawanan) konsekuensi menerima pesan 1 sisi dan 2 sisi: - Orang yang menerima, beberapa minggu kemudian kelihatan berbeda pendapat sesuai posisinya - Pesan yang berlawanan akan lebih efektif pada penerima pesan satu sisi - Penerima pesan 2 sisi lebih memiliki daya tahan terhadap pesan yang berlawanan