BAB IV: KONSEP Konsep Dasar

dokumen-dokumen yang mirip
BAB III: DATA DAN ANALISA

BAB V PROGRAM PERENCANAAN DAN PERANCANGAN MUSEUM BATIK INDONESIA

BAB III: DATA DAN ANALISA

BAB II PEMROGRAMAN. Perkotaan di Indonesia mengalami perkembangan yang cukup pesat,

KEBUTUHAN BESARAN RUANG GEDUNG MUSEUM WAYANG

BAB V ANALISA KONSEP PERENCANAAN DAN PERANCANGAN SOLO MOVIES AREA

BAB V LANDASAN PROGRAM DASAR PERENCANAAN DAN PERANCANGAN ARSITEKTUR

BAB V PROGRAM DASAR PERANCANGAN DAN PERENCANAAN ARSITEKTUR

Pengembangan Terminal Bandar Udara Tunggul Wulung

MUSEUM ZOOLOGI DI KOTA SEMARANG

BAB VI PROGRAM PERENCANAAN DAN PERANCANGAN GELANGGANG RENANG

Jumlah Luasan (m²) Ruang Nama Ruang Kapasitas Standart Kapasitas Sirkulasi. (260m²) 3 Bus. 30 m²/bus. (650 m²)

BAB III ELABORASI TEMA

BAB V PROGRAM PERENCANAAN DAN PERANCANGAN HOTEL BISNIS BINTANG 4

BAB VI PROGRAM PERENCANAAN DAN PERANCANGAN HOTEL

BAB 4 PENDEKATAN PROGRAM PERENCANAAN DAN PERANCANGAN

Museum dan Pusat Mitigasi Bencana Banjir di Jakarta BAB IV ANALISA

LEISURE AND CULTURE PARK DI TASIKMALAYA BAB V LANDASAN PROGRAM PERENCANAAN DAN PERANCANGAN TAMAN REKREASI DAN BUDAYA (LEISURE AND CULTURE PARK)

BAB V PROGRAM PERENCANAAN DAN PERANCANGAN ARSITEKTUR

BAB V HASIL. Tabel 5.1 Program Ruang Unit Pengelola No Nama Ruang Jumlah Luas Kegiatan Utama (Administrasi) A. Pengelola Yayasan 1.

BAB 4. Analisa. Berdasarkan studi banding dan studi literatur, dapat disimpulkan beberapa bagian fungsional seperti berikut:

PERABOT ANAK. Sumber : _ html

INPUT PROSES OUTPUT PERENCANAAN ARSITEKTUR FENOMENA. Originalitas: Kawasan Perkampungan Budaya Betawi, terletak di srengseng

BAB V HASIL. Tabel 5.1 Program Ruang

Unit Rental Kantor Bank

RUANG SUMBER PERHITUNGAN UNIT LUAS. Sirkulasi 60% : 60% X 3622 RUANG SUMBER PERHITUNGAN UNIT LUAS 40 X 2 = 80 M M X 20 = 40 M M 2

BAB V PENDEKATAN PROGRAM PERENCANAAN DAN PERANCANGAN ARSITEKTUR

BAB VI KONSEP DASAR DAN PROGRAM DASAR PERENCANAAN DAN PERANCANGAN ARSITEKTUR

BAB II Manusia, Aktifitas dan Ruang

BAB V: ANALISA DAN PEMROGRAMAN

Jumlah total besaran luas fasilitas umum Pengunjung = Pengelola = 176 Total =

BAB V KONSEP DASAR PROGRAM PERENCANAAN DAN PERANCANGAN ARSITEKTUR

BAB IV KESIMPULAN, BATASAN DAN TANGGAPAN

BAB III: DATA DAN ANALISA

BAB II DESKRIPSI PROYEK

BAB VI PROGRAM PERENCANAAN DAN PERANCANGAN REDESAIN TERMINAL TERBOYO

BAB IV ANALISA PERENCANAAN. Dalam analisa perencana dan perancangan Arsitektur, terdapat bebrapa hal yang menjadi bahan pertimbangan antara lain:

Bab III. Analisis. Aktivitas yang Dilakukan Ruang 1. Pengunjung. duduk & membaca. mengambil kembali tas & jaket. membeli. makan

TUGAS AKHIR 131/ BAB V PROGRAM PERENCANAAN DAN PERANCANGAN

BAB V PROGRAM PERENCANAAN dan PERANCANGAN MUSEUM PALEONTOLOGI PATIAYAM

/ N/1 \ BAB 3. TEKNIS FUNGSIONAL

6.1 Program Dasar Perencanaan

BAB VI KONSEP DASAR PROGRAM PERENCANAAN DAN PERANCANGAN ARSITEKTUR

MUSEUM BATIK YOGYAKARTA Oleh : Pinasthi Anindita, Bharoto, Sri Hartuti Wahyuningrum

BAB II TINJAUAN OBJEK RANCANGAN. Judul Perancangan yang terpilih adalah Gorontalo Art Gallery Centre, dengan

BAB I PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG

BAB 3 SRIWIJAYA ARCHAEOLOGY MUSEUM

BAB VI PROGRAM PERENCANAAN DAN PERANCANGAN ARSITEKTUR

BAB VI KONSEP PERENCANAAN DAN PERANCANGAN

PROGRAM RUANG BANGUNAN APARTEMEN. Double bed Side table Lemari pakaian Meja rias. Penghuni apartemen (suami-istri)

BAB V KONSEP DASAR PROGRAM PERENCANAAN DAN PERANCANGAN ARSITEKTUR

BAB V PROGRAM PERENCANAAN DAN PERANCANGAN GEDUNG KONVENSI DAN PAMERAN

BAB IV ANALISIS 4.1 Analisis Kegiatan Kegiatan Utama

Terminal Antarmoda Monorel Busway di Jakarta PROGRAM PERENCANAAN DAN PERANCANGAN TERMINAL ANTARMODA

BAB III ANALISA SITE

BAB V PROGRAM PERENCANAAN DAN PERANCANGAN

BAB VI KONSEP DASAR PROGRAM PERENCANAAN DAN PERANCANGAN ARSITEKTUR. Aktivitas Utama Ruang Jumlah Kapasitas Luas (m 2 ) Entrance hall dan ruang tiket

SEKOLAH TINGGI ARSITEKTUR DI YOGYAKARTA DENGAN PENEKANAN DESAIN ARSITEKTUR MODERN

BAB VI PROGRAM PERENCANAAN DAN PERANCANGAN

BAB IV ANALISIS PERENCANAAN DAN PERANCANGAN

BAB VI PROGRAM PERENCANAAN DAN PERANCANGAN

BAB V PROGRAM PERENCANAAN DAN PERANCANGAN

BAB V PROGRAMMING. Luas (m 2 ) (orang) (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) KELOMPOK KEGIATAN MASJID

BAB VI PROGRAM PERENCANAAN DAN PERANCANGAN

BAB V LANDASAN PROGRAM PERENCANAAN DAN PERANCANGAN

BAB V PENDEKATAN PROGRAM PERENCANAAN DAN PERANCANGAN

KERANGKA ACUAN KERJA

BAB V PROGRAM PERENCANAAN DAN PERANCANGAN KAMPUS II PONDOK PESANTREN MODERN FUTUHIYYAH DI MRANGGEN

TERMINAL ANTARMODA MONOREL BUSWAY DI JAKARATA

BAB IV PROGRAMING. 4.1 Analisa Existing Asumsi Lokasi

STUDI AKTIVITAS. STUDI AKTIVITAS UMUM PENGUNJUNG / TAMU AKTIFITAS TEMPAT WAKTU KETERANGAN Datang memarkir kendaraan. Parkir Tamu

BAB IV KONSEP PERANCANGAN

FASILITAS PERNIKAHAN ADAT BATAK TOBA DI BEKASI DENGAN PENEKANAN DESAIN VERNAKULAR

BAB IV PENDEKATAN PROGRAM PERENCANAAN DAN PERANCANGAN TERMINAL PENUMPANG BANDARA INTERNASIONAL SAM RATULANGI

TERMINAL BUS TYPE A DI KABUPATEN DEMAK. Oleh : Diah Galuh Chandrasasi, Satrio Nugroho, Agung Budi

ENTERTAIMENT PLAZA BEKASI

PUSAT SINEMA SIDOARJO

BAB V ANALISIS RUMUSAN KONSEP PERANCANGAN

BAB VI PROGRAM PERENCANAAN DAN PERANCANGAN

TA Sekolah Alam Gunungpati

BAB IV ANALISIS PERANCANGAN

BAB III ANALISA PENDEKATAN ARSITEKTUR PANTI ASUHAN TERPADU DI KOTA SEMARANG

BAB V PROGRAM PERENCANAAN DAN PERANCANGAN HOTEL RESORT

GALERI FOTOGRAFI TERPADU DI SEMARANG

BAB V PROGRAM PERENCANAAN DAN PERANCANGAN

BAB VI PROGRAM PERENCANAAN DAN PERANCANGAN HOTEL

BAB V KONSEP PERENCANAAN DAN PERANCANGAN. V.1 Konsep Dasar Perencanaan dan Perancangan

Tabel Analisa Kebutuhan Ruang Berdasarkan Kegiatan dari Pengguna: Pengguna Kegiatan Ruang Sifat Ruang

BAB III GAMBARAN UMUM LOKASI PROYEK

BAB VI KONSEP PERENCANAAN DAN PERANCANGAN

BAB V KONSEP PERENCANAAN DAN PERANCANGAN

BAB V PENDEKATAN PROGRAM PERENCANAAN DAN PERANCANGAN

Bab III. Judul Proyek : Perpustakaan Learning Society. Bandung. Jenis Proyek : Proyek Perancangan Fasilitas Rekreasi. Lokasi : Jl. Dr.

BAB V ANALISIS PERENCANAAN DAN PERANCANGAN TAMAN REKREASI PANTAI PASARBANGGI

BAB 5 KONSEP DASAR PROGRAM PERENCANAAN DAN PERANCANGAN ARSITEKTUR

BAB V PROGRAM PERENCANAAN DAN PERANCANGAN PROYEK. Tabel V.1 Program Ruang

UNIVERSITAS DIPONEGORO

BAB III ANALISA PENDEKATAN PROGRAM ARSITEKTUR

Transkripsi:

BAB IV: KONSEP 4.1. Konsep Dasar Mengacu pada TOR sayembara, performance arsitektur diharapkan dapat tampil sebagai sebuah karya arsitektur yang mengandung kriteria: Mengangkat kearifan lokal / local genius namun tetap tampil modern Mengandung keunikan tertentu sehingga laras dengan Kawasan TMII. Konsep bentuk dasar arsitektural sebagai pembentuk shape/ form untuk disarankan untuk merujuk/mengangkat pola dasar batik Indonesia yang memiliki pola dasar geometris dan non-geometris seperti: a) Geometris, antara lain b) Non-Geometris antara lain: Grudo, Buketan, Nitik, Ceplok, dan Tanahan Gambar 6 : Kosep Pemikiran Sumber : Kajian Ulang Pembangunan di TMII Program Studi Arsitektur - Universitas Mercu Buana 23

4.2. Pendekatan Aktifitas dan Pelaku kegiatan A. Pengunjung Pengunjung adalah orang yang menggunakan fasilitas utama serta penunjang dalam bangunan ini. Pengunjung dibedakan menjadi beberapa kategori berdasarkan fasilitas yang disediakan yaitu : Pengunjung pelaku studi : Merupakan pengunjung yang bertujuan untuk melakukan penelitian, studi banding, atau pun mendapatkan informasi mengenai batik dan segala perkembangannya. Pengunjung pelaku rekreasi : Merupakan pengunjung yang ingin menikmati benda-benda pameran mengenai batik sembari belajar cara membuat batik dengan mengikuti workshop batik, membeli cenderamata berupa kain batik, melihat fashion show atau pun event yang ada di museum batik indonesia. B. Pengelola Pengelola dalam merupakan orang yang bertanggung jawab terhadap aktivitas yang terjadi pada fasilitas didalamnya. Aktivitas pengelola terbagi menjadi beberapa kategori diantaranya : 1. Dewan Pimpinan Merupakan dewan-dewan yang bertanggung jawab di dalam museum. Kepala Museum : Bertugas memegang tanggung jawab utama atas seluruh administrasi dan kegiatan yang terjadi di dalam museum. General Manager : Mengatur dan memegang kendali administrasi secara garis besar. 2. Pengelola/ Staff ahli Merupakan staff-staff yang berperan dalam membantu pekerjaan dari dewan- dewan pimpinan dalam mengelola museum. Terdiri atas : Sekretaris : Menjalankan kegiatan administratif yang berhubungan dengan kepenulisan atau arsip dan dokumentasi. Staff administrasi & umum : o Kepala staff administrasi & umum : Program Studi Arsitektur - Universitas Mercu Buana 24

Bertugas menjalankan kegiatan administratif yang berhubungan dengan keuangan, SDM museum, dll o Staff administrasi & umum : Bertugas membantu kepala staff dalam menjalankan kegiatan administrasi & umum o Staff personalia : Bertugas mengawasi dan melaksanakan tugas yang berhubungan dengan absensi karyawan dan pengolahan data. Staff penyimpanan & konservasi koleksi : o Kepala staff penyimpanan & konservasi koleksi : Bertugas melakukan pengecekan, pemilahan, penelitian, registrasi, serta penyimpanan dokumentasi terhadap barangbarang koleksi. o Staff penyimpanan koleksi : Bertugas mengatur penyimpanan yang layak bagi koleksi museum serta mendokumentasikannya dengan rinci o Staff konservasi : Bertugas memperbaiki dan membersihkan koleksi serta melakukan tindakan preventif untuk meminimalkan kerusakan koleksi. Staff publik & marketing : o Kepala staff publik & marketing : Bertugas untuk merancang kegiatan/ event yang ada didalam museum, memberikan pendidikan dan penyuluhan tentang informasi koleksi museum. o Staff publik : Bertugas untuk mengurus hal publikasi tentang museum batik Indonesia dengan cara memublikasikannya di web resmi museum batik Indonesia. o Staff marketing : Bertugas menyiapkan dan menyediakan segala keperluan administratif marketing sesuai dengan standart operasional museum. Staff tata usaha : o Staff perpustakaan : Program Studi Arsitektur - Universitas Mercu Buana 25

Bertugas untuk menjaga kelengkapan buku dan benda yang ada di perpustakaan o Staff MEE : Bertugas untuk mengurus bagian mekanikal dan elektrikal apabila ada kerusakan dan maintenance. o Staff keamanan : o Bertugas untuk menjaga dan memantau keadaan di dalam museum. 3. Karyawan Merupakan staff-staff yang berperan dalam melayani pengunjung secara langsung di dalam museum. Staff-staff ini juga berperan dalam melakukan perawatan, pemeliharaan, serta perniagaan bangunan museum dan lingkungannya. Ticketing : Bertugas melayani tiket bagi pengunjung yang datang. Informasi & Customer service : Bertugas menerima tamu, memberikan segala informasi dan kemudahan-kemudahan kepada tamunya, juga sebagai tempat menampung keluhan, keberatan atau tempat konsultasi. Tour guide: Bertugas memberi penjelasan mengenai benda-benda koleksi bagi pengunjung Penjaga museum shop : Bertugas menjaga museum shop dan melayani pengunjung yang ingin memberi cenderamata. Pengelola kafe : Bertugas melayani pengunjung yang datang ke kafe untuk makan, minum, dan beristirahat sejenak. MEE service : Bertugas mengurus bagian mekanikal dan elektrikal. Cleaning service: Bertugas membersihkan setiap ruang yang ada di museum Office boy : Bertugas mengantar makanan dan minuman bagi para karyawan. Security: Program Studi Arsitektur - Universitas Mercu Buana 26

Bertugas menjaga keamanan di dalam museum. C. Pedagang Pedagang didalam bertugas untuk menjalankan segala aktivitas transaksi jual beli dengan pengunjung. Pedagang terdiri atas : Penjaga museum shop : Bertugas menjaga museum shop dan melayani pengunjung yang ingin memberi cenderamata. Pengelola kafe : Bertugas melayani pengunjung yang datang ke kafe untuk makan, minum, dan beristirahat sejenak. Untuk lebih jelasnya, pendekatan aktivitas dan pelaku kegiatan di Museum Batik Indonesia dapat di lihat pada tabel dibawah ini. Pelaku Pengunjung Kepala museum General manager Kegiatan Beli tiket Melihat pameran Melihat workshop Menonton fashion show/ event Istirahat Melihat film dokumenter tentang sejarah batik dan perkembangannya Memantau koleksi Rapat Melakukan pendataan koleksi Menerima tamu Diskusi / seminar Istirahat Mengatur dan melakukan administrasi Rapat Menerima tamu Istirahat Program Studi Arsitektur - Universitas Mercu Buana 27

Staff Ahli Pekerjaan administrasi Pekerjaan Publikasi & marketing Dokumentasi Checking koleksi Perawatan/ restorasi Rapat Istirahat Ticketing Petugas informasi Tour guide Penjaga museum shop engelola kafe Mekanik Cleaning sevice Office boy Loker karyawan Melayani pembelian Istirahat Loker karyawan Memberikan informasi istirahat Memberikan tour Istirahat Berkerja istirahat Bekerja istirahat Memeriksa, merawat, memperbaiki istirahat Membersihkan ruangan istirahat Menyiapkan minuman/ snack istirahat Program Studi Arsitektur - Universitas Mercu Buana 28

Satpam Mengawasi keadaa istirahat Tabel 1 : Tabel analisa aktifitas dan kegiatan pelaku 4.3. Pendekatan Kebutuhan Ruang Gambar 7 : Struktur Organisasi Dalam Museum Batik Sumber : Luthfan Alfarizi Jurnal Januari 2015 Dari analisi pelaku dan kegiatan dapat ditentukan jenis-jenis ruang yang baik dan sesuai dengan kebutuhan adalah sebagai berikut : Program Studi Arsitektur - Universitas Mercu Buana 29

Lobby Tempat parkir pengunjung Tempat parkir pengelola R. Informasi R. pamer batik Jawa Barat R. pamer batik Jawa Tengah R. pamer batik Jawa Timur KELOMPOK PENERIMA Pos keamanan Loket Penitipan barang Lavatory KELOMPOK PAMERAN UTAMA R. pamer batik luar Jawa Hall of fame batik Indonesia R. auditorium R. kepala museum R. general manager R. kepala staff administrasi & umum R. kepala staff pengelola koleksi KELOMPOK PENGELOLA R. kepala staff publik & marketing R. rapat R. tamu Lavatory Perpustakaan R. audio visual Museum shop Kafe/ Restaurant R. penyimpanan koleksi R. CCTV KELOMPOK EDUKASI R. workshp Lavatory KELOMPOK PENUNJANG Musholla Lavatory KELOMPOK KEAMANAN R. peralatan keamanan Lavatory Laboratorium konservasi Loading dock KELOMPOK PEMELIHARAAN KOLEKSI KELOMPOK SERVICE R. penerimaan koleksi Lavatory R. mekanikal & elektrikal R. AHU R. cleaning service & OB Gudang Lavatory Dapur/ pantry Tabel 2 : Program Kebutuhan Ruang Sumber : Luthfan Alfarizi Jurnal Januari 2015 Program Studi Arsitektur - Universitas Mercu Buana 30

4.3.1. Pendekatan Persyaratan Ruang Besaran ruang yang direncanakan dihitung berdasarkan studi ruang dan standart literatur yaitu : A : Analisa DA : Data Arsitek Ernest Neufert, 1980 TS : Time Savers Standards for Building Types Standard sirkulasi / flow area yang digunakan, adalah : 5% - 10% : Standard minimum sirkulasi 20% : Standard kebutuhan keleluasaan sirkulasi 30% : Tuntutan kenyamanan fisik 40% : Tuntutan kenyamanan psikologis 50% : Tuntutan spesifik kegiatan 70% - 100% : Keterkaitan dengan banyak kegiatan ( sumber : Time Saver Standard for Building Types, 2 nd Edition) Tabel 3 : Tabel Analisis Kebutuhan Ruang Program Studi Arsitektur - Universitas Mercu Buana 31

PROGRAM RUANG DALAM MUSEUM BATIK INDONESIA Program Ruang Sudah Mencakup Studi Ruang Gerak dan Menghasilkan Luasan Ruangan Luas Lahan : 6451 m2 KDB : 30% (1935 m2) Lokasi : Taman Mini Indonesia Indah Jakarta Timur KLB : 1.2 ( 2 lantai ) No. Jenis Ruang Kapasitas Standar Jumlah Satuan Luas A. KELOMPOK PENERIMA 1 Pengelola 200 orang 75 motor 1x2 2 150 A 20 mobil 2.5x5 12.5 250 DA sirkulasi 20 % 0.2 400 80 480 2 Lobby 200 orang 0.8 0.8 160 DA sirkulasi 20 % 0.2 160 32 192 3 Loket 1000 orang 1 loket melayani 50 orang 4 loket 3 12 DA sirkulasi 20 % 0.2 12 2.4 14.4 4 Ruang Informasi 2 orang 3.2 6.4 DA sirkulasi 20 % 0.2 6.4 1.28 7.68 5 Pos Keamanan 4 orang 3.2 12.8 DA sirkulasi 20 % 0.2 12.8 2.56 15.36 6 Loker Penitipan Barang 1000 orang 0.12 120 DA sirkulasi 20 % 0.2 120 24 144 Luas m2 SubTotal Luas m2 Total m2 Sumber Keterangan Area outdoor yang sedikitnya 70% dari luas tanah yang dirancang Jumlah Luasan 853.44 B. KELOMPOK PAMERAN UTAMA 1 Ruang Sejarah dan Khasanah Budaya Batik Nusantara 100 orang 0.8 80 DA - Vitrine dinding 100 unit 1x0.5 0.5 50 A - Vitrine tengah 50 unit 0.6x0.6 0.36 18 - Panel Display (info grafis) 6 unit 0.5x2 1 6 sirkulasi 20 % 0.2 154 30.8

2 Ruang Pamer Batik Jawa Barat 100 orang 0.8 80 DA - Gantungan Kain besar 25 unit 1.5x0.5 0.75 18.75 - Vitrine Dinding 100 unit 1x0.5 0.5 50 - Vitrine Tengah 50 unit 0.6x0.6 0.36 18 - Panel Tengah 1 unit 7.5x0.5 3.75 3.75 sirkulasi 20 % 0.2 170.5 34.1 204.6 2 Ruang Pamer Batik Jawa Tengah 100 orang 0.8 80 DA - Gantungan Kain besar 25 unit 1.5x0.5 0.75 18.75 A - Vitrine Dinding 100 unit 1x0.5 0.5 50 - Vitrine Tengah 50 unit 0.6x0.6 0.36 18 - Panel Tengah 1 unit 7.5x0.5 3.75 3.75 sirkulasi 20 % 0.2 170.5 34.1 204.6 3 Ruang Pamer Batik Jawa Timur 100 orang 0.8 80 DA - Gantungan Kain besar 25 unit 1.5x0.5 0.75 18.75 A - Vitrine Dinding 100 unit 1x0.5 0.5 50 - Vitrine Tengah 50 unit 0.6x0.6 0.36 18 - Panel Tengah 1 unit 7.5x0.5 3.75 3.75 sirkulasi 20 % 0.2 170.5 34.1 204.6 4 Ruang Pamer Batik Luar Jawa 100 orang 0.8 80 DA - Gantungan Kain besar 25 unit 1.5x0.5 0.75 18.75 A - Vitrine Dinding 100 unit 1x0.5 0.5 50 - Vitrine Tengah 50 unit 0.6x0.6 0.36 18 - Panel Tengah 1 unit 7.5x0.5 3.75 3.75 sirkulasi 20 % 0.2 170.5 34.1 204.6 5 Hall of Fame Batik Indonesia 100 orang 0.64 64 A - Vitrine Dinding 50 unit 1x0.5 0.5 25 DA - Panel Lukisan 20 unit 7.5x0.5 3.75 75 sirkulasi 20 % 0.2 164 32.8 196.8 184.8 Jumlah Luasan 1200

C. KELOMPOK PENGELOLA 1 Ruang Kepala Museum - 1 set meja 1 set 1x2 2 2 A - 4 kursi 4 set 0.6x0.8 0.48 1.92 DA - 1 set lemari 1 set 0.5x8 4 4-1 set meja kursi tamu 1 set 3.4x2 3.8 3.8-1 sofa tamu 1 set 2x0.5 1 1 sirkulasi 40 % 0.4 12.72 5.088 17.81 2 Ruang General Manager - 1 set meja 1 set 1x2 2 2 A - 4 kursi 4 set 0.6x0.8 0.48 1.92 DA - 1 set lemari 1 set 0.5x8 4 4-1 set meja kursi tamu 1 set 3.4x2 3.8 3.8 sirkulasi 40 % 0.4 7.8 3.12 14.84 3 Ruang Staff administrasi dan umum 5 orang 4.8 24 A sirkulasi 20 % 0.2 24 4.8 DA 28.8 4 Ruang Staff Penyimpanan dan Koleksi 5 orang 4.8 24 A sirkulasi 20 % 0.2 24 4.8 DA 28.8 5 Ruang Staff Publik dan marketing 5 orang 4.8 24 A sirkulasi 20 % 0.2 24 4.8 DA 28.8 6 Ruang Staff Tata Usaha 10 orang 4.8 48 A sirkulasi 20 % 0.2 48 9.6 DA 57.6 7 Ruang Rapat 25 orang 1x1.5 1.5 37.5 A sirkulasi 20 % 0.2 37.5 7.5 DA 45 8 Lavatory 20 orang A 5 toilet 1.5x1.9 2.85 14.25 DA 4 urinal 0.5x0.4 0.2 0.8 4 wastafel 0.4x0.6 0.24 0.96 sirkulasi 10 % 0.1 16.01 1.601 17.61

Jumlah Luasan 239.26 D. KELOMPOK EDUKASI 1 Perpustakaan - 2 Unit meja komputer 2 unit 0.6x0.8 0.48 0.96 TS - 2 unit kursi 2 unit 0.8x0.8 0.64 1.28-2 unit meja buku 2 unit 0.6x0.8 0.48 0.96 * Area baca - 20 rak buku 20 unit 2x0.6 1.2 24-20 meja baca 20 unit 1.2x0.8 0.96 19.2-40 kursi baca 40 unit 0.5x0.5 0.25 10-2 Unit meja komputer 2 unit 0.6x0.8 0.48 0.96-2 unit kursi 2 unit 0.8x0.8 0.64 1.28 sirkulasi 40 % 0.4 58.64 23.456 82.10 2 Ruang Audio Visual 100 1.6 160 TS sirkulasi 10 % 0.1 160 16 176 4 Lavatory 20 orang DA 5 toilet 1.5x1.9 2.85 14.25 4 urinal 0.5x0.4 0.2 0.8 4 wastafel 0.4x0.6 0.24 0.96 sirkulasi 10 % 0.1 16.01 1.601 17.61 5 Ruang Workshop /Ruang Demo 50 orang 1.5x1.2 1.8 90 sirkulasi 20 % 0.2 91.601 18.3202 A 108.32 Jumlah Luasan 384.03 E. KELOMPOK PENUNJANG 1 Ruang Auditorium 200 orang 1x2 2 400 DA - Tempat duduk non furniture 200 t.duduk 0.8x0.8 0.36 72 A - Area backstage 50 orang 0.8x0.8 0.36 18 DA - Ruang Teknisi 1 ruang 5x5 25 25 - Lavatory 4 toilet 1.5x1.9 2.85 11.4 A

3 urinal 0.5x0.4 0.2 0.6 DA 4 wastafel 0.4x0.6 0.24 0.96 Ruang Pantry Konsumsi 1 unit 4x4 16 16 sirkulasi 30 % 0.3 143.96 43.188 587.15 2 Café dan Restaurant 150 orang 1.6 240 TS Lavatory 4 toilet 1.5x1.9 2.85 11.4 3 urinal 0.5x0.4 0.2 0.6 4 wastafel 0.4x0.6 0.24 0.96 sirkulasi 20 % 0.2 240 48 300.96 3 Museum Shop 100 1.6 160 TS - Ruang administrasi 1 ruang 3x3 9 9 sirkulasi 10 % 0.1 169 16.9 4 Mushola 40 orang 0.6x1.5 0.9 36 A sirkulasi 10 % 0.1 36 3.6 5 Lavatory 20 orang DA 5 toilet 1.5x1.9 2.85 14.25 4 urinal 0.5x0.4 0.2 0.8 4 wastafel 0.4x0.6 0.24 0.96 sirkulasi 10 % 0.1 16.01 1.601 17.61 185.9 39.6 Jumlah Luasan 1131.22 F. KELOMPOK KEAMANAN 1 Ruang Penyimpanan koleksi 60 A * Ruang Komputer Pengawas (CCTV) 3 orang 0.8x0.6 0.48 1.44 TS - 20 unit monitor pengawas 20 set 0.2x0.4 0.08 1.6 AD - 2 meja 2 set 0.8x1.4 0.48 0.96 A - 3 kursi 3 set 0.8x0.6 1.04 3.12 sirkulasi 20 % 0.2 67.12 13.424 80.54 2 Ruang Peralatan Keamanan 1 ruang 10 10 A - 3 Rak, 1 Lemari 3 unit 3x1 3 9

sirkulasi 20 % 0.2 10 2 3 Lavatory 20 orang DA 5 toilet 1.5x1.9 2.85 14.25 4 urinal 0.5x0.4 0.2 0.8 4 wastafel 0.4x0.6 0.24 0.96 sirkulasi 10 % 0.1 16.01 1.601 17.61 21 Jumlah Luasan 119.16 G. KELOMPOK PEMELIHARAAN KOLEKSI 1 Ruang Penerimaan koleksi A - Ruang Registrasi 1 ruang 4x5 20 20 - Ruang sortir dan pemeriksaan 1 ruang 4x5 20 20 sirkulasi 20 % 0.2 40 8 48.00 2 Ruang Laboratorium Konservasi - Ruang Penyimpanan Sementara 1 ruang 5x10 50 50 A - Ruang Lab. Penelitian 1 ruang 5x10 50 50 DA - Ruang Konservasi 1 ruang 5x10 50 50 - Ruang Karantina 1 ruang 5x6 30 30 Sirkulasi 20 % 0.2 180 36 216 3 Loading Dock 10 orang 1.6 16 A - Muatan 1 ruang 24 Sirkulasi 40 % 0.4 40 16 56 3 Lavatory 20 orang 5 toilet 1.5x1.9 2.85 14.25 DA 4 urinal 0.5x0.4 0.2 0.8 4 wastafel 0.4x0.6 0.24 0.96 sirkulasi 10 % 0.1 16.01 1.601 17.61 Jumlah Luasan 337.61 H. KELOMPOK SERVICE

1 Ruang Mekanikal Elektrikal - Ruang Pompa 1 ruang 3x3 9 9 TS - Ruang Travo dan Genset 1 ruang 4x3.5 14 14 - Ruang Kontrol 1 ruang 3x3 9 9 sirkulasi 20 % 0.2 32 6.4 38.40 2 Ruang AHU - 20 Unit AHU 20 unit 0.6x2 1.2 24 TS Sirkulasi 20 % 0.2 24 4.8 28.8 3 Ruang Cleaning Service dan OB 20 orang A - Gudang Peralatan 1 ruang 9 9 - Loker 20 kotak 0.4x0.4 0.016 0.32 - Kursi Panjang 1 ruang 24 24 Sirkulasi 20 % 0.2 33.32 6.664 39.984 4 Lavatory 20 orang A 5 toilet 1.5x1.9 2.85 14.25 DA 4 urinal 0.5x0.4 0.2 0.8 4 wastafel 0.4x0.6 0.24 0.96 sirkulasi 10 % 0.1 16.01 1.601 17.61 5 Dapur/ Pantry 1 ruang 7 7 sirkulasi 20 % 0.2 8.601 1.7202 8.72 Jumlah Luasan 133.52 Total Luas Bangunan 4398.23 Total Luas yang dibangun 4398.23-480 3918.23 Luas Lahan 6451 M2 Koefisien Dasar Bangunan 30% 1935.3 M2 Koefisien Lantai Bangunan 1.2 7741 M2 Luas Lantai Bangunan Sesuai TOR 3918.23 M2 Koefisien Tinggi Bangunan 4 Lantai Koefisien Tinggi Bangunan Sesuai TOR 2 Lantai

Sehingga total besaran kebutuhan ruang pada adalah sebagai berikut : KELOMPOK RUANG LUAS (m 2 ) KELOMPOK PENERIMA 858 KELOMPOK PENGELOLA 239.26 KELOMPOK PAMERAN UTAMA 1361 KELOMPOK EDUKASI 384.03 KELOMPOK PENUNJANG 607.92 KELOMPOK KEAMANAN 119.16 KELOMPOK PEMELIHARAAN KOLEKSI 337.61 KELOMPOK SERVICE 133.52 JUMLAH TOTAL 4040.48 dibulatkan 4041 Tabel 4 : Total Luas Keseluruhan Jadi, total luas bangunan adala 3343m 2. Luas lahan yang dibangun adalah 4041 480 = 3561 m 2 Total luas lahan : 6451 m 2 KDB : 30% x 6451 = 1935 m 2 KLB : 1,2 Ketinggian bangunan : 2 Lantai KDH : 45% Program Studi Arsitektur - Universitas Mercu Buana 32

4.3.2. Pendekatan Hubungan Ruang PARKIR PENGELOLA PENUNJANG KEAMANAN SERVIS PENERIMA PAMERAN UTAMA PEMELIHARAAN EDUKASI Gambar 8 : Hubungan Antar Ruang 4.3.3. Pendekatan Sirkulasi A. Sirkulasi Pengunjung DATANG LOBBY LOKET PULANG EDUKASI RUANG PAMER Gambar 9 : Sirkulasi Pengunjung PENUNJANG Program Studi Arsitektur - Universitas Mercu Buana 33

B. Sirkuklasi Pengelola DATANG PARKIR SERVIS PENGELOLA PENUNJANG PULANG KEAMANAN Gambar 10 : Sirkulasi Pengelola 4.3.4. Akses Tapak Akses atau jalur masuk menuju Museum Batik diharapkan lebih mudah dikenali pengunjung pada umumnya seperti pada penunjukan gambar dibawah ini : Gambar 11 : Lokasi tapak Sumber : TOR Sayembara Program Studi Arsitektur - Universitas Mercu Buana 34

Gambar 12 : Akses masuk ke Museum Batik Indonesia Sumber : TOR Sayembara Gambar 14 : Pintu masuk ke Museum Batik Indonesia Sumber : TOR Sayembara Gambar 13 : Bundaran intu masuk ke Museum Batik Indonesia Sumber : TOR Sayembara Program Studi Arsitektur - Universitas Mercu Buana 35