ANALISIS DAN MITIGASI RISIKO RANTAI SUPPLY

dokumen-dokumen yang mirip
ANALISIS DAN MITIGASI RISIKO RANTAI SUPPLY

Prosiding Seminar Nasional Manajemen Teknologi XIX Program Studi MMT-ITS, Surabaya 2 November 2013

Manajemen Risiko dan Aksi Mitigasi untuk Menciptakan Rantai Pasok yang Robust

BAB I PENDAHULUAN. mulai dari kegiatan pemasokan bahan baku sampai dengan melakukan

ANALISA DAN MITIGASI RISIKO RANTAI PASOK PADA PT. CRAYFISH SOFTSHELL INDONESIA

PERANCANGAN STRATEGI MITIGASI RESIKO SUPPLY CHAIN DI PT ATLAS COPCO NUSANTARA DENGAN METODA HOUSE OF RISK

PENGUKURAN KINERJA SUPPLY CHAIN DI PT XYZ DENGAN MENGGUNAKAN METODE SCOR

: Yan Ardiansyah NIM : STMIK AMIKOM YOGYAKARTA

PENGELOLAAN RISIKO PADA SUPPLY CHAIN DENGAN MENGGUNAKAN METODE HOUSE OF RISK (HOR) (Studi Kasus di PT. XYZ)

BAB I PENDAHULUAN. atas beberapa perusahaan (meliputi supplier, manufacturer, distributor dan

BAB I PENDAHULUAN. turut meningkatkan angka permintaan produk peternakan. Daging merupakan

SUPPLY CHAIN MANAGEMENT ( SCM ) Prof. Made Pujawan

BAB I PENDAHULUAN. terus menciptakan berbagai inovasi-inovasi baru untuk tetap dapat unggul dan

APLIKASI MODEL HOUSE OF RISK (HOR) UNTUK MITIGASI RISIKO PADA SUPPLY CHAIN BAHAN BAKU KULIT

ANALISIS RISIKO RANTAI PASOK MATERIAL BETON READY MIX (Studi Kasus: Hotel GAIA, Bandung) ABSTRAK

ANALISIS STRATEGI MITIGASI RISIKO PADA SUPPLY CHAIN PT. PAL INDONESIA (PERSERO)

(3) BAHAN KAJIAN (materi ajar) Understanding the supply chain dan e-tom preview. pemahaman 2 Memahami Ruang lingkup Supply Chain Management in Telco

ANALISIS DAN PERBAIKAN MANAJEMEN RISIKO RANTAI PASOK BATIK KRAKATOA DENGAN PENDEKATAN HOUSE OF RISK

BAB 3 METODE PENELITIAN PENDAHULUAN LANDASAN TEORI PENGUMPULAN, PENGOLAHAN ANALISA DATA PEMETAAN PROSES ALIRAN IMPOR CKD

ANALISIS PENYEBAB RISIKO DAN MITIGASI RISIKO DENGAN MENGGUNAKAN METODE HOUSE OF RISK PADA DIVISI PENGADAAN PT XYZ

Keywords ; supply chain management system, distribution system, manajemen mata rantai suplai, tracking items, mata rantai distribusi.

DAFTAR ISI. 1.1 Latar Belakang Rumusan Masalah Tujuan Penelitian Batasan Masalah Sistematika Penulisan...

Pengelolaan Risiko Supply Chain dengan Metode House of Risk

JURNAL REKAYASA DAN MANAJEMEN SISTEM INDUSTRI VOL. 3 NO. 3 TEKNIK INDUSTRI UNIVERSITAS BRAWIJAYA

PENILAIAN PERSEPSI RISIKO MANAJEMEN RANTAI PASOK PADA PROYEK KONSTRUKSI GEDUNG DI SURABAYA. Disampaikan Oleh: Hendro Sutowijoyo (

BAB II TELAAH KEPUSTAKAAN

Pengelolaan Risiko Supply Chain dengan Metode House Of Risk di PT. XYZ

ABSTRAK. Universitas Kristen Maranatha

Supply Chain Management (SCM)

ANALISIS PERBANDINGAN PAIRWISE REVENUE SHARING CONTRACT DENGAN SPANNING REVENUE SHARING CONTRACT PADA MULTI ECHELON SUPPLY CHAIN

A. Pengertian Supply Chain Management

PERANCANGAN ALGORITMA HEURISTIK UNTUK PENYELESAIAN PERMASALAHAN SWAP-BODY VEHICLE ROUTING PROBLEM

PENGEMBANGAN MODEL RANTAI PASOK (SUPPLY CHAIN) MATERIAL UNTUK KAPAL. Budiawan Program Magister Bidang Keahlian Teknik Produksi

Oleh : Edi Sugiarto, S.Kom, M.Kom. Edi Sugiarto, M.Kom - Supply Chain Management dan Keunggulan Kompetitif

DESIGN FRAMEWORK QUALITY RISK MANAGEMENT FOR SUPPLY CHAIN AT PT COCA-COLA AMATIL INDONESIA, SURABAYA PLANT

BAB III TINJAUAN PUSTAKA

BAB I PENDAHULUAN. Penelitian ini dilakukan di supply chain division tvone. TvOne

PENGENDALIAN PERSEDIAAN PRODUK DENGAN SIKLUS HIDUP PENDEK (Studi Kasus Produk Portable Computer)

TUGAS UJIAN TENGAH SEMESTER E-BUSINESS. Dosen : M.SUYANTO,Prof,Dr,M.M. Disusun oleh : Rangga Eri Kurniawan S1 TI-6E

Analisis Risiko Dengan Mengunakan Standart Australia/New Zealand dan Standart COSO Enterprise Risk Management

Supply Chain Management Systems

KONSEP SI LANJUT. WAHYU PRATAMA, S.Kom., MMSI.

Analisis Risiko Rantai Pasok pada Proyek Pembangunan Apartemen di Surabaya

KONSEP SI LANJUT. WAHYU PRATAMA, S.Kom., MMSI.

RENCANA PROGRAM KEGIATAN PERKULIAHAN SEMESTER (RPKPS)

Studi Implementasi Model House of Risk (HOR) untuk Mitigasi Risiko Keterlambatan Material dan Komponen Impor pada Pembangunan Kapal Baru

SUPPLY CHAIN MANAGEMENT

ANALISA RESIKO OPERASIONAL PENGELOLAAN GEDUNG PUSAT PERBELANJAAN DI SURABAYA

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah

Supply Chain Management. Tita Talitha,MT

PERFORMANCE MEASUREMENT (Pengukuran Kinerja) Supply Chain Management. Ir. Dicky Gumilang, MSc. Universitas Esa Unggul July 2017

SATUAN ACARA PERKULIAHAN

Oleh : Edi Sugiarto, S.Kom, M.Kom

BAB 1 PENDAHULUAN. kejadian yang saling bergantung dan mempengaruhi suatu sama lain itulah akan

SHELLY ATMA DEVINTA

ANALISIS RISIKO OPERASIONAL PADA PROSES KONVERSI WORKBOAT MENJADI SUPPLY VESSEL MV. SAM PROSPER I DI PT. DOK DAN PERKAPALAN SURABAYA

MANAJEMEN LOGISTIK & SUPPLY CHAIN MANAGEMENT KULIAH 9: MANAJEMEN PENGADAAN (PURCHASING MANAGEMENT)

Oleh : Edi Sugiarto, S.Kom, M.Kom

BAB III METODOLOGI. 3.1 Landasan Pemikiran

PERENCANAAN STRATEGI SISTEM DAN TEKNOLOGI INFORMASI PADA BENGKEL TISKY S MOTOR

Bab I : Peramalan (Forecasting) Bab III : Manajemen Persediaan. Bab IV : Supply-Chain Management. Bab V : Penetapan Harga (Pricing)

PEMILIHAN KONTRAKTOR PERBAIKAN ROTOR DI PEMBANGKIT LISTRIK PT XYZ DENGAN MENGGUNAKAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS DAN GOAL PROGRAMMING

II. TINJAUAN PUSTAKA 1.1. Definisi Supply Chain dan Supply Chain Management

Key Performance Indicators Perusahaan

III. METODOLOGI PENELITIAN

ADLN PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA!

Perancangan Arsitektur Informasi dengan Menggunakan Bussiness System Planning (Studi Kasus:Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten P )

ANALISIS RISIKO DAN AKSI MITIGASI RISIKO PADA AKTIVITAS SUPPLY CHAIN PT COCA COLA AMATIL INDONESIA

Perancangan Arsitektur Informasi Dengan Menggunakan Bussiness System Planning (Studi Kasus:Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten P )

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

KAJIAN MANAJEMEN RISIKO OPERASI DIVISI INFRATEL, PT. TELEKOMUNIKASI INDONESIA TBK

KATA PENGANTAR. rahmat dan kasih sayang -Nya. Sehingga penyusun dapat menyelesaikan laporan

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

Perancangan Strategi Mitigasi Resiko Supply Chain di PT Atlas Copco Nusantara dengan Metoda House of Risk

PENGUKURAN TINGKAT MATURITY TATA KELOLA SISTEM INFORMASI RUMAH SAKIT DENGAN MENGGUNAKAN FRAMEWORK COBIT VERSI 4.1 (Studi Kasus : Rumah Sakit A )

UNIVERSITAS BINA NUSANTARA

Analisis Risiko Rantai Pasok Beton Ready Mix pada Proyek Pembangunan Apartemen di Surabaya

MANAJEMEN RESIKO PROYEK PENGEMBANGAN PERANGKAT LUNAK MYBIZ 2 DI SOFTWARE HOUSE ABC

SKRIPSI. Disusun Oleh : DONNY BINCAR PARULIAN ARUAN NPM :

TINJAUAN MENYELURUH SISTEM INFORMASI AKUNTANSI

PERANCANGAN PENGELOLAAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU PIPA PVC DI PT. DJABES SEJATI MENGGUNAKAN METODE JUST IN TIME (JIT) ABSTRAK

PENGUKURAN KINERJA SUPPLY CHAIN DENGAN METODE SUPPLY CHAIN OPERATIONS REFERENCE (SCOR) MANAJEMEN DI PT.GUNAWAN DIANJAYA STEEL SURABAYA SKRIPSI

IDENTIFIKASI DAN ANALISIS MANAJEMEN RISIKO PADA PROYEK PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR BANGUNAN GEDUNG BERTINGKAT. Nurlela 1 Heri Suprapto 2

ABSTRAK. Keywords: Balanced Scorecard, Low Cost Strategy, financial, sales volumes, customer, internal business processes, learning and growth.

BAB III METODA PENELITIAN

Sabrina Hudani Dosen Pembimbing: Prof. Dr. Ir. Suparno, MSIE. Your Ihr Logo

PENGUKURAN KINERJA SCOR PADA PERENCANAAN BAHAN BAKU DI IKM TPT ABC DAN XYZ DENGAN PENDEKATAN OBJECTIVE MATRIX

Evaluasi Strategi untuk Mengurangi Instabilitas Jadwal dan Dampaknya pada Rantai Pasok dengan Simulasi

MODEL ALAT BANTU PENGAMBILAN KEPUTUSAN BERBASIS SPREADSHEET UNTUK ANALISIS RESIKO RANTAI PASOK BAHAN BAKU (Studi kasus PTEI)

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang

Pembahasan Materi #2

ANALISA PROSES BISNIS

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian The International Journal of Bussiness and Management

PERANCANGAN ARSITEKTUR SISTEM INFORMASI MANAJEMEN RANTAI PASOKAN (Studi Kasus: Bengkel Car Body Repair The Station)

PENGEMBANGAN MODEL PENGUKURAN KINERJA SUPPLY CHAIN DI PT. INDOMAPAN INTISARI

Risiko Kode Frequency Severity Penggunaan kapasitas tidak optimal A Often A (pengkodean digunakan untuk memudahkan pemetaan risiko)

BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN

Oleh : Edi Sugiarto, S.Kom, M.Kom

Transkripsi:

ANALISIS DAN MITIGASI RISIKO RANTAI SUPPLY PADA PERUSAHAAN JASA PENYEDIA LAYANAN DATA DAN INTERNET (STUDI KASUS : PRODUK SPEEDY PADA PT TELKOM DCS TIMUR) Penyusun Nur Aflakha 2507 100 070 Pembimbing Prof Dr Ir Suparno, MSIE 19480710 197603 1 002 LOGO

Contents Pendahuluan Kesimpulan dan Saran Tinjauan Daftar Pustaka Pustaka Metodologi Penelitian Pengumpulan dan Pengolahan Data Analisa dan Interpretasi Data

Latar Belakang wwwthemegallerycom Wireline Wireless Competition Supply Chain Management Risk Management

Perumusan Masalah wwwthemegallerycom Identifikasi Risiko Analisis Risiko Mitigasi Risiko Perancangan Strategi Proaktif

wwwthemegallerycom Tujuan Penelitian Identifikasi risiko yang terdapat pada produk speedy Analisis risiko dengan menggunakan pengembangan metode FMEA Assesment risiko finansial pada pendapatan dengan menggunakan VaR Delta-Normal Tujuan Penelitian Memetakan srategi proaktif untuk me-mitigasi risiko dengan pengembangan metode QFD Analisis mitigasi risiko

wwwthemegallerycom Batasan dan Asumsi Batasan 1 Risiko yang terkait dengan produk speedy 2 Risiko telah dikonfirmasikan dengan manajemen dan staff yang terkait 3 Penelitian ini hanya dilakukan pada PT TELKOM DCS Timur tepatnya di Surabaya Asumsi 1 Tidak ada perubahan kebijakan di perusahaan TELKOM 2 Data terkait biaya dan proses tidak mengalami perubahan Text

Tinjauan Pustaka wwwthemegallerycom The council of logistics management memberikan definisi sebagai berikut Supply chain management is the systematic, strategic coordination of the traditional business function within a particular company and across business within the supply chain for the purpose of improving the long-term performance of the indifidual company and the supply chain as a whole The Australian/New Zealand Standard for Risk Management mendefinisikan risiko sebagai The chance of something happening that will have an impact upon objectives Supply Chain Risk Management berarti kolaborasi dengan partners dalam supply chain untuk mengaplikasikan proses risk management dan ketidakpastian yang diakibatkan aktivitas logistik atau sumber dalam supply chain (Briendly, 2004)

Metodologi Penelitian wwwthemegallerycom Identifikasi awal dan perumusan masalah Penetapan tujuan penelitian Studi Pustaka Pengumpulan data Pemetaan aktivitas supply chain Identifikasi risiko Analisa risiko Evaluasi risiko Perancangan strategi Penarikan kesimpulan

wwwthemegallerycom Fase Risk Identification (Identifikasi Risiko) Step 5 Risk Agents A1 A2 A3 An Step 1 Where are the risks (SCOR) Plan Source Make Deliver Return Step 2 What are the risks (Risk Events) E1 E2 E3 En Step 3 Determine Severity (S) S1 S2 S3 Sn Step 6 Relationship between risk agent And the identified risk event E1 E2 E3 A1 A2 A3 Am R11 R12 R13 R1m R21 R22 R23 R2m R31 R32 R33 R3m En Rn1 Rn2 Rn3 Rnm Step 4 Potential source of risk C1 C2 C3 Cn Step 7 Determine Occurrence (o) (O) O1 O2 O3 Om Step 8 Determine Risk Priority Index (Pj) (P) P1 P2 P3 Pm

Keterangan wwwthemegallerycom

Fase Risk Treatment Fase Risk Treatment wwwthemegallerycom Step 3 Mitigation actions in strategic level MS1 MS2 MS3 MSm Step 4 Mitigation actions in tactical level MT1 MT2 MT3 MTm Step 1 To be treated risk agents A1 A2 A3 An Step 6 Relationship between risk agent And the identified risk event MS1 MS2 MS3 MSm T1 R11 R12 R13 R1m T2 R21 R22 R23 R2m T3 R31 R32 R33 R3m Tn Rn1 Rn2 Rn3 Rnm Step 2 Risk events occurred E1 E2 E3 En

Sistem Pengadaan Pengadaan modem speedy Pengadaan Penyewaan Mobil Pengadaan Perbaikan Gedung No wwwthemegallerycom Kriteria Supplier 1 Memiliki spesifikasi teknis yang sesuai Bekerja dengan memperhatikan tata lingkungan setempat 2 dan pengelolaan lingkungan hidup sesuai peraturan yang berlaku Bertanggung jawab terhadap semua risiko yang timbul 3 dalam pelaksanaan pekerjaan 4 Bertanggung jawab pada rancang kegiatan 5 Bertanggung jawab secara operasional 6 Memperoleh ijin sesuai dengan yang diperlukan 7 Mempunyai tenaga-tenaga profesional 8 Bertanggung jawab pada proses pemasangan Bertanggung jawab pada alat, metode, teknik, urutan dan 9 prosedur pemasangan dan koordinasi 10 Menyediakan alat dalam keadaan cukup 11 Bertanggung jawab atas barang-barang miliknya 12 Menghadiri rapat-rapat koordinasi barang-barang miliknya 13 Bertanggung jawab menaati peraturan yang berlaku 14 Mengawasi pekerjaan karyawannya 15 Memberikan perlindungan pada pegawainya 16 Ada bukti administratif dari karyawan 17 Adanya polis asuransi 18 Defect diharapkan tidak ada karena barangnya masih baru 20 Barang rusak dibiayai sendiri oleh mitra 21 22 Keterlambatan diberikan denda 1% permil maksimum 5 % dari biaya yang tercanum keterlambatan karena major force / kejadian alam harus diberitahukan sebelumnya

Distribusi wwwthemegallerycom Jaringan kabel yang menghubungkan sentral telepon ke pelanggan menggunakan kabel tembaga dengan jumlah 1 pasang (pair) untuk 1 pelanggan Kabel ditarik dari MDF (di sentral) melalui konstruksi kabel primer (terdiri dari manhole dan duct) dan diterminasi ke titik distribusi skunder (RK), yang kemudian didistribusikan ke rumah penduduk melalui tiang dan Distribution Point (DP) Dari DP ditarik ke rumah menggunakan drop wire dan diterminasi dilokasi tertentu di rumah Selanjutnya dengan menggunakan IKR/G jaringan dihubungkan dengan pesawat telepon

wwwthemegallerycom Berikut ini adalah gambar xdsl global infrastruktur & customer infrastruktur

wwwthemegallerycom Aktivitas supply Aktivitas Supply Customer User DeptProcurement Supplier Distributor Demand Release PR Anggaran tersedia Tidak Pengajuan RRA Ya Justifikasi kebutuhan SAP Justifikasi pengadaan Disetujui Selesai Tidak Ya Pembuatan RFP/RKS Pengumuman lelang / undangan OE / HPS Penunjukan langsung Ya Tidak Pembuatan BA hasil negosiasi harga Lelang/pemilihan langsung Tidak Pembuatan SPH Ya pembukaan sampul Dengan e-auction Ya Pelaksanaan e-action Tidak Manual action Penetapan pemenang lelang Klaim Tidak Draft kontrak/ KHS Ya Pembatalan lelang Evaluasi klaim Penerimaan pelayanan Pengajuan RRA Tidak Budged ada? SAP Ya Ya Perubahan PR Tidak KHS DRM Ya >PO dan PR sebelumnya Tidak Purchase Order (PO) Ya Tidak Penandatanganan kontrak / KHS Purchase Order (PO) Pengiriman barang Tes uji fungsi Tes uji terima Pendistribusian barang ke tempat pelanggan

KPI (Key performance Indicators) Revenue List (Sales Cabutan) wwwthemegallerycom No 1 Proses Inti Unit/ Bidang KPI KPI Unit Plan Sales Revenue 2 Sales List Pertumbuhan jumlah sales dan market share sesuai komposisi produk Produktifitas channel management 3 4 Source General support General support Revenue Revenue 5 Make Customer Care List Efektifitas perencanaan dan pengelolaan Logistik & Procurement Tingkat akurasi pengelolaan asset Efektifitas dan efisiensi penyelenggaraan pelayanan pelanggan 6 Return Customer Care list Peningkatan level kepuasan dan loyalitas pelanggan

Urutan Agen Risiko wwwthemegallerycom Kode Agen Risiko Pj A2 Banyaknya produk tandingan yaitu modem wireless 1584 A3 Adanya perang tarif dengan produk kompetitor 999 A8 User belum menyediakan anggaran yang dibutuhkan pada proses pengadaan 840 A26 Kesalahan entry 720 A27 kesalahan charging 720

wwwthemegallerycom Risk Map Kode Kejadian Risiko Probabilitas likelihood Probabilitas dampak E1 Target penjualan tidak tercapai very likely very high E2 Sales loss opprtunity very likely very high E3 Perubahan rencana penjualan yang mendadak unlikely high E4 Perencanan promosi tidak akurat unlikely medium Ket

wwwthemegallerycom Kode Agen Risiko Pj A2 Banyaknya produk tandingan yaitu modem wireless 1584 A3 Adanya perang tarif dengan produk kompetitor 999 A8 User belum menyediakan anggaran yang dibutuhkan pada proses pengadaan 840 A26 Kesalahan entry 720 A27 kesalahan charging 720 Kode E1 E2 E7 E32 Kejadian Risiko Target penjualan tidak tercapai Sales loss opprtunity Belum tersedianya anggaran pengadaan dari user Keluhan billing

wwwthemegallerycom Perhitungan Risiko Value At Risk Delta-Normal Pada Risiko Tidak Terpenuhinya Target Penjualan Tahun Revenue Delta Revenue 2002 Rp 1552000000,00 2003 Rp 3109000000,00 1003221649 2004 Rp 4809000000,00 0546799614 2005 Rp 6934000000,00 0441879809 2006 Rp 9065000000,00 0307326219 2007 Rp14684000000,00 0619856591 2008 Rp14713000000,00 0001974939 2009 Rp18506000000,00 0257799225

Percent Frequency Hasil minitab wwwthemegallerycom Histogram Risiko pada Revenue 20 Mean 04541 StDev 03168 N 7 15 Probability Risiko Revenue Normal 10 99 Goodness of Fit Test 05 95 90 80 AD = 0183 P-Value = 0859 70 00-02 00 02 04 C1 06 08 10 12 60 50 40 30 20 10 5 1-050 -025 000 025 050 C1 075 100 125

wwwthemegallerycom Perhitungan VaR Diketahui : Nilai target revenue = Rp 21980000000,00 confidence level = 95% VaR = Z α x σ x Target revenue VaR = 1645 x 03168 x Rp 21980000000,00 VaR = Rp 11454569280,00

wwwthemegallerycom Mitigasi Risiko Agen Risiko Strategi Level Taktik Penjelasan Rencana Banyaknya produk tandingan yaitu modem wireless Inovasi produk Silent product roll over Mengeluarkan produk baru, sesuai dengan kriteria market share yang dibidik Produk baru yang akan dikeluarkan harus memiliki kualitas yang lebih baik supaya dapat memenangkan persaingan yang ada Produk baru langsung diterjunkan ke pasar Dilakukan promosi langsung ke pasar dengan menjalin kerjasama yang baik antara perusahaan dengan pihak penjual modem dan paket internet serta memberikan informasi mengenai produk baru yang memiliki kualitas baik namun harga terjangkau User belum menyediakan anggaran yang dibutuhkan pada proses pengadaan Kesalahan entry Perencanaan anggaran jangka panjang Pelatihan pada operator Penggunaan teknologi terotomasi Melakukan perencanaan anggaran jangka panjang dengan beberapa kemungkinan ketersediaan anggaran yang ada yaitu pada level optimis dan pesimistik pada RKAP Dilakukan pelatihan pada operator sehingga tidak terjadi kesalahan teknis pada entry data Menyediakan alat untuk input data secara terotomasi supaya dapat meminimalisir kesalahan

Mitigasi Lanjutan wwwthemegallerycom Agen Risiko Strategi Level Taktik Penjelasan Rencana Memberikan informasi kepada konsumen mengenai paket-paket kesalahan Informasi konsumen yang ditawarkan oleh charging speedy melalui brosur, internet dan media lainnya Adanya perang tarif dengan produk kompetitor Perubahan kebijakan perusahaan Perbaikan kualitas Perubahan tarif merupakan salah satu kebijakan yang hanya bisa dilakukan oleh pihak manajemen Perubahan tarif ini disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan konsumen yang dibidik pada market share Kompetisi dengan pihak kompetitor akan bisa dimenangkan dengan perbaikan kualitas pelayanan namun diimbangi dengan harga yang kompetitif pula

Kesimpulan wwwthemegallerycom Dari hasil identifikasi risiko dengan menggunakan bantuan tool matriks house of risk (HOR) untuk fase identifikasi risiko (risk identification ) terdapat 46 agen risiko yang teridentifikasi pada keseluruhan tahapan proses aktivitas intern supply chain perusahaan dengan menggunakan model SCOR (terbagi ke dalam tahapan plan, source, make, deliver, dan return Dari hasil pengembangan FMEA didapatkan peringkat risiko berdasarkan nilai indeks prioritas risiko masing-masing agen risiko yang terbesar adalah agen risiko A2(banyaknya produk tandingan yaitu modem wireless), A3(adanya perang tarif dengan produk kompetitor), A8(user belum menyediakan anggaran yang dibutuhkan pada proses pengadaan), A26(kesalahan entry), dan A27(kesalahan charging) Strategi proaktif yang digunakan untuk memitigasi agen risiko didalam penelitian ini adalah proaktif supply dan proaktif produk Berdasarkan perhitungan risiko value at risk delta-normal didapatkan nilai VaR pendapatanadalah sebesar Rp11454569280,00

wwwthemegallerycom Daftar pustaka Adiperdana, A 2010, Analisis Value at Risk Menggunakan Metode Extreme Value Theory Generalized Pareto Distribution dengan Kombinasi Algoritma Meboot dan Teori Samad Khan (Studi kasus : PTX), Laporan Thesis, Jurusan Teknik Industri ITS Anggraini, M 2006, Analisis Evaluasi Risiko Supply Chain di Lamp Component Factory PT Philips Lighting Surabaya, Laporan Tugas Akhir, Jurusan Teknik Industri ITS Brindley, Claire 2004 Supply Chain Risk HampshireAshgate Cameron, IT dan Raman, R 2005 Process Systems Risk Management Elsevier, Inc Netherlands Chopra, S dan Meindl, P 2004 Supply Chain Management : Strategy, planning, and operation Prentice Hall, Inc USA Council of Standards Australia and Council of Standards New Zaeland 2006, Risk Management Standard AS/NZS4360: 2004 Giannakis, M dan Louis, M 2009 A multi-agent based framework for supply chain risk management International Journal of Purchasing & Supply Management, University of Warwick Henriette, G L 2007, Manajemen Risiko dan Aksi Mitigasi untuk Menciptakan Rantai Pasok yang Robust, Laporan Thesis, Jurusan Teknik Industri ITS Norrman, A dan Jansson, Ulf 2004, Ericsson s Proactive Supply Chain Risk Management Approach after a Serious Sub-supplier Accident International Journal of Physical Distribution and Logistic Management, vol 31, no 5, pp 431-456 Pujawan, I Nyoman 2005 Supply Chain Management Surabaya : Guna Widya

wwwthemegallerycom Saaty, RW 2003, Decision Making in Complex Environments Creative Decisions Foundation, Pittsburgh Selladurai, S 2004 Mass customization in operations management: oxymoron or reality? International Journal of Economics, Indiana University Northwest Shortreed, J, Hicks, J, & Craig, L 2003, Basic Framework for Risk Management Network for Environmental Risk Assessment and Management, Ontario Standards Australia International Ltd 2006, Risk Management Guidelines Companion to AS/NZS4360: 2004 Standard COSO-ERM 2010 Enterprise Risk Management Tang, C 2006 Perspectives in Supply Chain Risk Management UCLA Andersn School Tang, C dan Tomlin, B 2008 The Power of Flexibility for mitigating Supply Chain Risk UCLA Andersn School Taqwa, Insan Muhammad 2009 Manajemen Resiko untuk Mengatasi Gangguan supply Chain Surabaya : Tugas Akhir Teknik Industri ITS, Institut Teknologi Sepuluh Nopember Telkom Indonesia 2010, Laporan Tahunan Annual Report PT Telkom Indonesia 2010 Tersine, Richard J, 1994 Principles of inventory and materials management, Fourth Edition New Jersey : Prentice-Hall, Inc Walpole, RE dan Myers, RH 1995, Ilmu Peluang dan Statistika untuk Insinyur dan Ilmuwan, Penerbit ITB, Bandung Waters, D 2007 Supply Chain Risk Management : Vulnerability and resilience in logistics Kogan Page Publishers Widyarini, R 2008 Managing Supply Chain Risk in The Engineering to Order Manufacturer Surabaya : Tugas Akhir Teknik Industri ITS, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Sekian Presentasi Saya LOGO