PELVIS DAN DINDING PELVIS

dokumen-dokumen yang mirip
BENTUK & UKURAN PANGGUL. dr. Al-Muqsith, M.Si

REN MORFOLOGI, STRUKTUR DAN LOKALISASI

TERDIRI DARI REN VESICA URINARIA URETHRA

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERSALINAN BY ADE. R. SST

DINDING THORAX GLANDULA MAMMAE DAN MEDIASTINUM

Yusuf Hakan Çavusoglu. Acute scrotum : Etiology and Management. Ind J Pediatrics 2005;72(3):201-4

M.Biomed. Kelompok keilmuan DKKD

TOPOGRAFI EXTREMITAS INFERIOR. Tujuan Instruksional Umum Mampu menyebutkan dan menjelaskan mengenai Topografi extremitas inferior

TERMINOLOGI ANATOMI. Oleh. Dr. Katrin Roosita, MSi.

OSTEOLOGI EXTREMITAS INFERIOR

SYSTEMA CARDIOVASCULARE (Sistem Peredaran)

TULANG DAN PERSENDIAN EXTREMITAS INFERIOR

OSTEOLOGI THORAX, TRUNCUS DAN PELVIS DEPARTEMEN ANATOMI FK USU

ALAT GENITALIA. Departemen Anatomi FK USU

Anatomi Dasar Panggul : Dibuat Mudah dan Sederhana. Dr. Budi Iman Santoso, SpOG(K)

BAYU TIRTA SUKMANA ANATOMI OLAHRAGA. Anatomi Olahraga PENGANTAR UMUM TENTANG TUBUH

OSTEOLOGI VERTEBRALIS II (LUMBALIS, SACRUM, COCCYGEA, STERNUM & COSTAE)

Praktikum Biologi Vertebrata. Rizka Apriani Putri, M.Sc /

RUMUSAN PRAKTER PROSES PERSALINAN NORMAL. turunnya kepala janin, agar seorang bidan dapat mendeteksi secara dini kelainan atau

Kata Kunci : durasi waktu ketahanan, kesigapan, gitar, penyangga gitar, penyangga kaki. Universitas Kristen Maranatha

Vaskularisasi Ekstremitas Inferior Pada regio glutea terdapat a.glutea superior dan a.glutea inferior.

OSTEOLOGI VERTEBRAE I

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. a. Anatomi Perineum Wanita

PENDAHULUAN OIeh : drg. Emut Lukito, SU, Sp.KGA

BAB 2 SENDI TEMPOROMANDIBULA. Temporomandibula merupakan sendi yang paling kompleks yang dapat

VASKULARISASI EXTREMITAS

ANATOMI KLINIS KELENJAR THYROID MEGA SARI SITORUS. Bagian Anatomi Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara

Gambar 2.1 Os radius 2. Os. Ulna

BAB I PENDAHULUAN. 2. Tujuan a. Tujuan umum Mahasiswa mampu mengetahui dan memahami konsep Sistem Saraf Spinal

OSTEOLOGI AXIALE II COLLUMNA VERTEBRALIS (VERTEBRAE CERVICALIS)

ANATOMI JANTUNG MANUSIA

OSTEOLOGI AXIALE I D R H. H E R L INA P R AT IWI

Serambi kanan Bilik Kanan Serambi Kiri

11/28/2011 SISTEM URINARIA. By. Paryono

PENDAHULUAN dan OSTEOLOGI UMUM. by : Hasty Widyastari

JANTUNG dan PEREDARAN DARAH. Dr. Hamidie Ronald, M.Pd, AIFO

SPINAL CORD & PERIPHERAL NERVE

BAB 2 ANATOMI SENDI TEMPOROMANDIBULA. 2. Ligamen Sendi Temporomandibula. 3. Suplai Darah pada Sendi Temporomandibula

HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Karakteristik Skelet Tungkai 3 4

ASISTENSI II PRAKTIKUM BIOLOGI VERTEBRATA. Rizka Apriani Putri, M.Sc FMIPA UNY

BAB II TINJAUAN PUSTAKA, KERANGKA TEORI, KERANGKA KONSEP, DAN HIPOTESIS. Kinesiologi adalah ilmu yang mempelajari tubuh manusia pada waktu

GINJAL KEDUDUKAN GINJAL DI BELAKANG DARI KAVUM ABDOMINALIS DI BELAKANG PERITONEUM PADA KEDUA SISI VERTEBRA LUMBALIS III MELEKAT LANGSUNG PADA DINDING

a) memegang peranan penting dalam pengeluaran zat-zat toksis atau racun, c) mempertahankan keseimbangan kadar asam dan basa dari cairan tubuh, dan

Movement Of The Thorax : Pendekatan Kinesiologi

ORGAN-ORGAN SYSTEMA RESPIRATORIUM : 1. NASUS 2. PHARYNX 3. LARYNX 4. TRACHEA 5. 2 BRONCHI PRIMARII 6. BRONCHIOLUS & SALURAN-SALURAN UDARA YANG LEBIH

PENDARAHAN Pendarahan otak cabang arteri carotis interna dan arteri vertebralis

MYOLOGI UMUM. Istilah Myologi berasal dari kata latin Mus yang berarti seekor tikus kecil, yang mempunyai caput, venter dan cauda.

ANATOMI DAN ASPEK KLINIS DIAPHRAGMA THORAX

PENELITIAN PENDAHULUAN TENTANG PEMBULUH DARAH DAN SARAF PADA KAKI BELAKANG KAMBING (Capra sp.)

31 Pasang saraf spinalis dan fungsinya

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA

VASKULARISASI OTAK PENDARAHAN. Departemen Anatomi Fakultas Kedokteran USU. Pendarahan otak cabang dari : arteri carotis interna dan arteri vertebralis

BAB PENGANTAR TENTANG TUBUH MANUSIA

HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Pada hasil pengamatan didapatkan otot-otot panggul dan paha badak Sumatera memiliki struktur yang kompak dan teba l.

Gambar 1 urutan tingkat perkembangan divertikulum pernapasan dan esophagus melalui penyekatan usus sederhana depan

31 Pasang Saraf Spinal dan Fungsinya

BAB II TINJAUAN PUSTAKA, KERANGKA TEORI, KERANGKA KONSEP, DAN HIPOTESIS. 4 kg, sedangkan untuk kelas junior putra 5 kg dan putri 3 kg.

ANATOMI PANGGUL DAN MEKANISME PERSALINAN NORMAL PENDAHULUAN

Anatomi Vertebra. Gambar 1. Anatomi vertebra servikalis. 2

ANATOMI HUMERUS DAN FEMUR

Morfologi Ikan BENTUK TUBUH

Judul : Myologi ext superior dan inferior (dr Hj.Ny.Harfiah

Anatomy of Vertebrae

: Faktor-faktor yang mempengaruhi persalinan FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERSALINAN

Buku 2: RKPM. Modul Fungsi Kardiovaskuler

BAB 5 LARYNX DAN PHARYNX

PEMERIKSAAN KEADAAN LUAR

PEMBULUH NADI ANGGOTA BELAKANG

MATERI PERKULIAHAN. Pengantar Anatomi - Overview. Pengantar Anatomi - Istilah Anatomi Syndesmology - Skeleton & Joint. Skeleton Axiale - Ossa Cranii

AMNIOTOMI. Diadjeng Setya W

Pengamatan umum. Apakah postur hewan normal atau menunjukkan sakit pada kaki Kaki dilipat karena ada sakit di abdomen

CORONARY ARTERY BYPASS GRAFTING (CABG) DENGAN MENGGUNAKAN VENA SAPHENOUS, ARTERI MAMMARIA INTERNA DAN ARTERI RADIALIS

DEPARTEMEN ANATOMI FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SUMATERA UTARA

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERSALINAN. Nor Tri Astuti Wahyuningsih, SST, M.Kes

BAB I PENDAHULUAN. dimana pada pria membentuk sebuah kantong tertutup sedangkan pada wanita berhubungan

UNIVERSITAS GADJAH MADA

Yang perlu dikenal kembali baik bentuk, letak dan bangunan-bangunannya adalah :

FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS HASANUDDIN

Manual Keterampilan Pemeriksaan Apendisitis dan Hernia

JANTUNG DAN PEMBULUH DARAH JANTUNG

BAB 8 SISTEMA RESPIRATORIA

PENGANTAR ANATOMI & FISIOLOGI TUBUH MANUSIA

Portal Hypertension. Penyebab

STRUKTUR, MORFOLOGI, LOKALISASI, VASKULARISASI DAN INNERVASI SISTEM RESPIRASI dr. Faqi nurdiansyah Hendra

D aftar Isi. Memperoleh wawasan baru bersama PROMETHEUS...v Mengapa PROMETHEUS?...vii Terima kasih... ix

Insidens Dislokasi sendi panggul umumnya ditemukan pada umur di bawah usia 5 tahun. Lebih banyak pada anak laki-laki daripada anak perempuan.

ANESTESI LOKAL PADA PERINEUM

HASIL DAN PEMBAHASAN

EMBRYOLOGI CARDIOVASKULER DEPARTEMEN ANATOMI

OTOT DAN SKELET Tujuan 1. Mengidentifikasi struktur otot 2. Mempelajari mekanisme otot pada saat berkontraksi 3. Mengetahui macam-macam otot

FAKULTAS KEDOKTERAN HEWAN UGM 1996 DIPAKAI UNTUK KALANGAN SENDIRI

SISTEM UROGENITALIA PENUNTUN PEMBELAJARAN TEHNIK PEMERIKSAAN PROSTAT DENGAN COLOK DUBUR

GANGGUAN MIKSI DAN DEFEKASI PADA USIA LANJUT. Dr. Hj. Durrotul Djannah, Sp.S

SISTEM ALAT REPRODUKSI HEWAN BETINA. Oleh: Kustono Diah Tri Widayati

SYSTEMA NERVOSUM (Sistem saraf)

Anatomi-Fisiologi SISTEM PERNAFASAN (Respiratory System) by : Hasty Widyastari

11/27/2011 SISTEM URINARIA. By. Paryono

Lampiran 4 Jenis otot pada kelompok otot 1 (otot proksimal paha) No. Kelompok Otot Jenis Otot 1. Kelompok Otot 1 (Otot Proksimal Paha)

Fungsi. Sistem saraf sebagai sistem koordinasi mempunyai 3 (tiga) fungsi utama yaitu: Pusat pengendali tanggapan, Alat komunikasi dengan dunia luar.

SISTEM PENCERNAAN MAKANAN. SUSUNAN SALURAN PENCERNAAN Terdiri dari : 1. Oris 2. Faring (tekak) 3. Esofagus 4. Ventrikulus

Transkripsi:

Nama dosen : Dr.dr.Sitti Rafiah, M.Si Judul mata kuliah : Biomedik 1 Standar kompetensi : Area kompetensi 5 : Landasan ilmiah Ilmu Kedokteran Kompetensi Dasar : Memahami ilmu kedokteran dasar pada sistem Biomedik Indikator : menyebutkan dan menjelaskan struktur pelvis dan dinding pelvis Level Kompetensi : 4A PELVIS DAN DINDING PELVIS Alokasi waktu : 1 x 50 menit Tujuan Instruksional Umum Mampu menjelaskan struktur pelvis, bentuk, bangunan, hubungan dengan organ sekitarnya Tujuan Instruksional Khusus : 1.Mengetahui skeleton dan hubungan tulang yang menyusun pelvis 2.Mengidentifikasi titik-titik anatomis dan bangunan lain pada anatomi permukaan daerah pelvis, serta mendefinisikan apertura pelvis superior et inferior dan penyusunnya 3.Menyebutkan macam-macam bentuk pelvis, serta membedakan antara pelvis pria dan wanita 4.Mengidentifikasi dan menyebutkan letak dan peran diaphragma pelvis dengan bagian-bagian ototnya. PELVIS Pelvis berfungsi dalam transmisi gaya berat badan pada waktu berdiri, duduk dan berpindah tempat. Pada wanita pelvis mempunyai fungsi tambahan, yaitu merupakan jalan lahir bagi bayi pada waktu partus. SKELETON PELVIS Tulang-tulang yang membentuk pelvis terdiri atas dua buah os coxae, yang berada di bagian ventral dan lateral, os sacrum dan os coccygeus di bagian dorsal. Dalam posisi Anatomi, spina iliaca anterior superior dan tuberculum pubicum terletak pada bidang frontal yang sama; ujung coccygeus dan margo superior symphysis osseum pubis berada pada bidang horizontal yang sama. Pelvis minor (= true pelvis ) membentuk apertura pelvis superior, cavitas pelvis dan apertura pelvis

inferior. Apertura pelvis superior (= pelvic inlet ) dibentuk oleh tepi cranialis symphysis osseum pubis, linea arcuata sinistra dan linea arcuata dextra, serta promontorium. Pada apertura pelvis superior dapat diukur diameter conjugata (= diameter anterior posterior), diameter obliqua dan diameter transversal (= diameter sinister). Diameter conjugata adalah jarak antara promontorium dan tepi cranialis symphysis osseum pubis. Diameter conjugata diagonalis adalah jarak antara promontorium dan tepi caudalis symphysis osseum pubis, yang diukur dengan cara melakukan vaginal toucher. Diameter transversal adalah jarak antara articulatio sacroiliaca dengan eminentia iliopectinae yang kontra lateral. Cavitas pelvis letaknya mengarah ke dorsal dan caudal, mulai dari apertura pelvis superior sampai pada apertura pelvis inferior; bentuk dinding dorsal lebih panjang daripada dinding ventralnya. Apertura pelvis inferior (= pelvic outlet) berbentuk belah ketupat, dibatasi oleh ligamentum arcuatum pubis, ramus inferior ossis pubis, tuber ischiadicum, ligamentum sacrotubersum dan ujung os coccygeus. Klasifikasi pelvis pada wanita ditentukan atas dasar bentuk pelvic inlet dan ukuran-ukurannya. Menurut bentuknya apertura pelvis superior dibagi menjadi 4 tipe, sebagai berikut : 1. gynecoid, berbentuk bulat ; 2. android, berbentuk jantung kartu ; 3. anthropoid, berbentuk oval ; 4. platypelloid, berbentuk oval melintang. DINDING PELVIS Dinding pelvis terdiri atas tiga lapisan, yakni lapisan internal, intermedia dan external. Lapisan intermedia terdiri dari os sacrum, os coccygeus dan os coxae, serta membrana obturatoria, ligamentum sacrotubersum dan ligamentum sacrospinosum. Lapisan externa dibentuk oleh otot-oto dan fascia yang berada di sebelah superficialis dari lapisan intermedia, termasuk m.gluteus maximus. Lapisan interna dibentuk oleh otot-otot dan fascia yang melekat pada lapisan interrmedia; selain itu dibentuk pula oleh peritoneum, pembuluh darah dan serabutserabut saraf.

Dinding pelvis dibagi menjadi dua buah dinding lateral, sebuah dinding posterior dan sebuah dinding dasar (= lantai ). Dinding lateral dibentuk oleh bagian dari os coxae yang berada di sebelah caudal dari linea terminalis, ditutupi oleh m.obturator internus dan fascia obturatoria. Dinding posterior berbentuk melengkung; bagian cranialnya menghadap ke arah caudo-ventral. Dibentuk oleh os sacrum dan os coccygeus. Pada bagian lateral terdapat m.piriformis dan m.coccygeus. Dinding dasar (lantai) dibentuk oleh peritoneum, diaphragma pelvis, diaphragma urogenitale dan perineum. Diaphragma pelvis dibentuk oleh m.levator ani dan m.coccygeus serta fascia pelvis lamina parietalis, yang membungkus kedua otot tersebut. M.levator ani merupakan otot yang kuat dan tebal, terletak hampir horizontal. Di rectum pada pria dan wanita. Ketiga organ tersebut tadi mendapat dukungan dari serabut-serabut m.levator ani. M.levator ani dibagi menjadi tiga bagian, yakni m.pubococcygeus, m.puborectalis dan m.ileococcygeus. Diaphragma pelvis berfungsi membantu fiksasi viscera pelvis dan menahan tekanan intra abdominal yang semakin meningkat. Bersama-sama dengan kontraksi otot-otot dinding ventral abdomen meningkatkan tekanan intra abdominal, misalnya pada defecasi. M.levator prostetae dan m.apubovaginalis berperan dalam mengontrol proses miksi (otot-otot ini terletak di caudalis vesica urinaria). Pada waktu defecasi m.puborectalis mengalami relaksasi sehingga anorectal junction menjadi kendor. Diaphragma urogenitale dibentuk oleh m.transversus perinei profundus dan m.sphincter urethrae. Di dalam diaphragma urogenitale terdapat glandula bulbourethralis. Diaphragma urogenitale terdapat di dalam spatium perinei profundum. Letaknya hampir horizontal pada posisi orang berdiri tegak. Dilalui oleh urethra kira-kira 2,5 cm di sebelah dorsalis symphysis osseum pubis. Fascia yang menutupi diaphragma urogenitale merupakan lanjutan dari pars anterior fascia diaphragmatis pelvis inferior. PERINEUM Perineum adalah suatu daerah yang sesuai dengan apertura pelvis inferior, berbentuk belah ketupat, dibatasi oleh arcus pubicum, tuber ischiadicum (bersama tepi m.gluteus maximus) dan ujung os coccygeus, berada di sebelah caudalis dari diaphragma pelvis.

Perineum dibagi menjadi trigonum urogenitale dan trigonum analepada trigonum urogenitale pria terdapat muara urethra, dan pada wanita terdapat muara urethra dan muara vagina. Di klinik obstetry perineum adalah daerah yang terletak diantara anus dan commissura labiorum posterior. Perineum dibentuk dari superficial ke profunda oleh : 1. Kulit 2. Fascia perinei superficialis 3. Fascia perinei profundus 4. Spatium perinei superficialis 5. Fascia diaphragmatis urogenitalis inferior 6. Spatiun perinei profundus 7. Fascia diaphragmatis urogenitalis superior VASCULARISASI A.ILIACA INTERNA Arteria iliaca interna memberi percabangan parietal dan visceral. Cabang parietal adalah sebagai berikut : 1. a.sacralis lateralis 2. a.obturatoria 3. a.glutea superior 4. a.glutea inferior 5. a.pudenda interna 6. a.pudenda interna 7. a.iliolumbalis percabangan visceral adalah sebagai berikut : 1. a.umbalis 2. a.vesicalis superior 3. a.ductus deferens 4. a.vesicalis inferior 5. a.uterina 6. a.vaginalis 7. a.rectalis media.

VENA ILIACA INTERNA Vena iliaca interna (= vena hypogastrica) bergabung dengan vena iliaca externa membentuk vena iliaca communis. Terletak di sebelah dorsal arteria iliaca interna, disilangi di sebelah lateral oleh nervus obturatorius. Menerima aliran darah venous yang dibawa oleh vena-vena yang mengikuti percabangan a.iliaca interna, kecuali a.umbilicalis dan a.iliolumbalis. vena-vena yang dimaksud adalah : 1. vena glutea superior 2. vena glutea inferior 3. vena pudenda interna 4. vena dorsalis penis (clitoridis) juga menerima aliran darah venous dari plexus venosus, yakni : 1. plexus venosus rectalis 2. plexus venosus vesicalis 3. plexus venosus prostaticus 4. plexus venosus uterinus 5. plexus venosus vaginalis Plexus sacralis tidak menerima aliran darah venosus dari viscera, tetapi mempunyai hubungan dengan vena azygos dan sisterna vena vertebralis. INNERVASI Terutama berasal dari nervus spinalis segmental sacralis dan coccygeus, serta dari pars pelvis systema autonomica. Plexus sacralis dibentuk oleh ramus ventralis n.sacralis 1 4 dan truncus lumbosacralis. Terletak di sbelah ventral m.piriformis, dipisahkan dari vena iliaca interna dan ureter oleh fascia pelvis parietalis. Buku Text 1. Gray H, Anatomy of the Human Body 12th ed. www.bartleby.com. 2015. 2. Luhulima JW, et al,pelvis dan sitem urinaria, Bagian Anatomi Fakultas Kedokteran Unhas. 2015. 3. Moore KL, Clinically Oriented Anatomy 5 th ed, Lippicott W W, Baltimore, 2006. 4. Netter, FH, Atlas of Human Anatomy 5 th ed, Saunders Elsevier, Philadelphia, 2011. 5. Spalteholz, Atlas Anatomi, 2005.