Rancang Bangun Gedung Kampus



dokumen-dokumen yang mirip
Tugas Akhir 127/49 Redesain Pengadilan Negeri Semarang Kelas IA Khusus BAB IV STUDI BANDING LOKASI

I. PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB IV KESIMPULAN, BATASAN DAN TANGGAPAN

BAB III METODE PERANCANGAN. kualitatif, karena penelitian ini bertujuan membuat deskripsi, gambaran atau

Sudirman Green Office

BAB V PROGRAM PERENCANAAN DAN PERANCANGAN HOTEL BISNIS BINTANG 4

BAB I PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG

KATA PENGANTAR. Penulis

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB III GAMBARAN UMUM LOKASI PROYEK

BAB I PENDAHULUAN. Universitas Sumatera Utara

BAB I PENDAHULUAN. Service), serta media alam sebagai media pembelajaran dan tempat. school melalui penyediaan fasilitas yang mengacu pada aktivitas

BAB V PROGRAMMING. Luas (m 2 ) (orang) (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) KELOMPOK KEGIATAN MASJID

KATA PENGANTAR. Penyusun. iii

BAB III METODE PERANCANGAN SISTEM PENERANGAN

BAB VI HASIL RANCANGAN. ini merupakan hasil pengambilan keputusan dari hasil analisa dan konsep pada bab

5. HASIL RANCANGAN. Gambar 47 Perspektif Mata Burung

BAB I PENDAHULUAN 1.1. LATAR BELAKANG

BAB IV ANALISIS Analisis Fungsi. Gedung Bisnis Multimedia Malang merupakan sebuah gedung bisnis yang

BAB I PENDAHULUAN. Pendidikan merupakan suatu hal yang mempunyai prioritas penting saat ini.

PERANCANGAN GEREJA GPdI JEMAAT HOSANA JL. CIBANGKONG NO.6, BANDUNG

SMK PARIWISATA DI KOTA PEMALANG

BAB 4 PENDEKATAN PROGRAM PERENCANAAN DAN PERANCANGAN

Redesain Gedung Jurusan Teknik Arsitektur Universitas Diponegoro 1

WISATA ALAM DI KAWASAN DANAU BUYAN, BULELENG, BALI

BAB III METODE PERANCANGAN

BAB III METODE PERANCANGAN. dengan objek perancangan. Kerangka rancangan yang digunakan dalam proses

STANDAR UKURAN KEBUTUHAN RUANG. No. Sub Bagian Letak Kebutuhan Ruang Luasan Sumber. Parkir Mobil (70 unit) 875 m 2 Neufret.

PUSAT PERBELANJAAN, KANTOR SEWA DAN APARTEMENT DI MEGA KUNINGAN JAKARTA

KAMPUS FAKULTAS PSIKOLOGI UNIVERSITAS DIPONEGORO

ADVENTURE CENTRE. ROMA SUHERMAN Jurusan Teknik Arsitektur, FTSP, Universitas Gunadarma

5.1 Konsep macam dan besaran ruang

BAB 3 HASIL RANCANGAN DAN PEMBUKTIANNYA

TUGAS AKHIR 137 LANDASAN PROGRAM PERENCANAAN DAN PERANCANGAN ARSITEKTUR PERPUSTAKAAN PUSAT UNIVERSITAS DIPONEGORO

mempunyai sirkulasi penghuninya yang berputar-putar dan penghuni bangunan mempunyai arahan secara visual dalam perjalanannya dalam mencapai unit-unit

BAB II TINJAUAN PUSTAKA...

IDENTIFIKASI DAN EVALUASI AKSESIBILITAS PENYANDANG DIFABEL DIPUSAT PERBELANJAAN GANDARIA CITY

MENTERIKEUANGAN REPUBLIK INDONESlA SALIN AN

FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS ESA UNGGUL DI KOTA HARAPAN INDAH, BEKASI dengan Penekanan Desain Arsitektur Tropis

Women and Child Center di Semarang

Action!!! SEKOLAH TINGGI PERFILMAN SURABAYA TUGAS AKHIR- RA

BAB V ANALISIS PERENCANAAN DAN PERANCANGAN

BAB III METODE PERANCANGAN Ruang Lingkup Penelitian Untuk Rancangan

BAB III METODE PERANCANGAN

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB II STUDI PUSTAKA DAN STUDI BANDING. Dalam desain Gedung Kantor LKPP terdapat 13 point target

BAB V KONSEP PERANCANGAN CENGKARENG OFFICE PARK KONSEP DASAR PERANCANGAN

BAB III PERENCANAAN PROYEK

BAB IV ANALISIS. Berikut adalah tabel program kebutuhan ruang pada proyek Sekolah Menengah Terpadu:

2016 BANDUNG SPORTS CLUB

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG

DAFTAR ISI BAB I PENDAHULUAN... 1

BAB V KONSEP. V.1 Konsep Dasar Perencanaan dan Perancangan

KERANGKA ACUAN KERJA I. LATAR BELAKANG

BAB 1 PENDAHULUAN. Auditorium Universitas Diponegoro 2016

UNIVERSITAS NGUDI WALUYO BADAN PENJAMINAN MUTU

STANDAR BARANG DAN STANDAR KEBUTUHAN BARANG MILIK NEGARA BERUPA TANAH DAN/ATAU BANGUNAN DI LINGKUNGAN BADAN PUSAT STATISTIK

BAB I PENDAHULUAN. dalam ataupun luar negeri datang untuk menikmati objek-objek wisata tersebut.

LANDASAN PROGRAM PERENCANAAN DAN PERANCANGAN ARSITEKTUR. TAMAN BUDAYA DI TEGAL (Penekanan Desain Arsitektur Neo Vernakular)

BAB III METODE PENELITIAN

BAB I PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG

BAB V KONSEP PERENCANAAN DAN PERANCANGAN. V.1 Konsep Dasar Perencanaan dan Perancangan

BAB III METODE PERANCANGAN

BAB III ANALISA. Lokasi masjid

INDUSTRI CDI MOTOR DI DEPOK. SILVIE SAGITA ANGGRAINI Jurusan Teknik Arsitektur, FTSP, Universitas Gunadarma

BAB I PENDAHULUAN PENGEMBANGAN FISIK BANGUNAN TPI JUWANA 1.1. LATAR BELAKANG

BAB I PENDAHULUAN. Seni atau art berasal dari kata dalam bahasa latin yaitu ars, yang memiliki arti

BAB 5 PROGRAM PERENCANAAN DAN PERANCANGAN ASRAMA MAHASISWA UNIVERSITAS DIPONEGORO

BAB I PENDAHULUAN. Gelanggang olahraga merupakan suatu bangunan yang dapat menampung kegiatan

BAB III METODE PERANCANGAN. kualitatif, analisis kualitatif adalah analisis dengan cara mengembangkan,

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG

BAB III: TINJAUAN KHUSUS PROYEK

BAB 5 KESIMPULAN DAN SARAN

BAB VI PROGRAM PERENCANAAN DAN PERANCANGAN GELANGGANG RENANG

BAB III METODE PERANCANGAN

BAB VI PROGRAM PERENCANAAN DAN PERANCANGAN HOTEL

BAB 3 METODE PERANCANGAN. khas, serta banyaknya kelelawar yang menghuni gua, menjadi ciri khas dari obyek

BAB I PENDAHULUAN. Latar Belakang. Jakarta, seperti yang telah kita ketahui, merupakan kota dengan populasi

BAB V KONSEP V.1 Konsep dasar Perencanaan dan Perancangan

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang. Jumlah penduduk di Indonesia dari tahun ke tahun selalu mengalami

Visi Visi Universitas Dhyana Pura adalah Perguruan Tinggi Teladan dan Unggulan.

BAB I. PENDAHULUAN. umat manusia tanpa termakan oleh waktu. Bentuk tertulis ini membutuhkan sebuah media,

PENGEMBANGAN FISIK BANGUNAN TPI JUWANA

BAB I PENDAHULUAN. pemukiman kumuh di kota yang padat penduduk atau dikenal dengan istilah urban

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. Kampus Jurusan Teknik Arsitektur Universitas Bina Nusantara. yang Berhubungan dengan Arsitektur.

BAB I PENDAHULUAN. I.1. Latar Belakang. Pada saat ini keterbatasan lahan menjadi salah satu permasalahan di Jakarta

LANDASAN TEORI DAN PROGRAM

RENTAL OFFICE DI DEPOK

SEKOLAH TINGGI SENI TEATER JAKARTA

TUGAS AKHIR GALERI & SANGGAR KREATIFITAS SENI ANAK RUANG EKSPLORATIF MEMPEROLEH GELAR SARJANA TEKNIK ARSITEKTUR

2.2.3 Penggunaan Tata Lahan Topografi Data Lokasi dan Peraturan Bangunan Terkait Data Lokasi

BAB VI PROGRAM PERENCANAAN DAN PERANCANGAN

Pengkaj ian Teori 8

PENGENALAN OBYEK DESAIN

BAB V KONSEP PERENCANAAN DAN PERANCANGAN

Transkripsi:

DR WILHELMUS HARY SUSILO WINARDI S, MT Rancang Bangun Gedung Kampus Di Perkotaan Penerbit: @ Susilo & Ivy

Rancang Bangun Gedung Kampus Di Perkotaan Oleh: DR Wilhelmus Hary Susilo Winardi, S, MT Copyright 2010 by Dr Wilhelmus Hary Susilo Penerbit @ Susilo & Ivy harry_susilo@hotmail.com Desain Sampul: DR Wilhelmus Hary Susilo Winardi, S, MT Diterbitkan melalui: www.nulisbuku.com 2

KATA PENGANTAR Bangunan Kampus di tengah Perkotaan dapat dijumpai hampir diseluruh Kota Besar di Indonesia, terlebih di Kota Metropolitan Jakarta. Lahan didaerah Perkotaan khususnya di Kota Jakarta sudah semakin terbatas dan sangat mahal. Keterbatasan lahan bagi pemilik dan pengelola Kampus akan mempengaruhi investasi pembangunan gedung, maka untuk itu perlu disikapi dengan pemanfaatan lahan secara optimal. Buku ini ditulis untuk dapat memberikan alternatif pemikiran rancang Bangun Gedung Kampus di Perkotaan. Selain itu juga disajikan (Foto-foto) penampilan facade dan detail-detail Arsitektur yang berupaya menyelaraskan dengan kondisi di sekitar lokasi. Akhirnya, penulis mengharapkan adanya saran atau kritik yang dapat meningkatkan dan mengembangkan buku ini, serta mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang mendukung terselesainya penyusunan buku ini. Jakarta, Desember 2010 Penyusun Wilhelmus Hary Susilo & Winardi S 3

ABSTRAKSI Rancang Bangun Gedung Kampus di Perkotaan memerlukan penanganan yang cukup spesifik. Beberapa hal utama yang perlu diperhatikan adalah : 1. Fungsi bangunan kampus sebagai wadah kegiatan belajar-mengajar dimana pola kegiatan mahasiswa memiliki karakter yang khusus dan karakter urban kota Metropolitan. 2. Penataan lahan pada tapak berukuran kecil tentunya akan disikapi dengan optimalisasi batasan-batasan yang ada sesuai regulasi setempat, sehingga terbentuk ruang-ruang fungsional yang dapat dimanfaatkan untuk kegiatan yang diwadahinya. 3. Pola Hubungan Ruang yang terjadi, karena fungsifungsi ruang dan aktifitas Belajar-Mengajar dapat berlangsung dengan baik. 4. Penampilan Facade Bangunan pada lahan yang sempit dapat diolah sedemikian rupa, sehingga pandangan secara 3 Dimensi dapat dinikmati keindahan estetikanya. 5. Penampilan Detail-detail Arsitektur akan mendukung karakter bangunan yang dapat memberi makna dan nilai tambah terhadap kualitas rupa kota. 4

Isi KataPengantar Abstraksi Dafrat Isi BAGIAN KE SATU : Konsep Rancang Bangun A. Fungsi Bangunan Kampus B. Penataan Tapak Pada Lahan Berukuran Relatif Kecil C. Pola Hubungan Ruang D. Penampilan Facade Bangunan 5

BAGIAN KE DUA : Contoh Penampilan Bangunan Kampus Di Perkotaan A. Gubahan pada Tapak B. Penampilan Facade dan Ruang (Interior) C.Penampilan Detail Arsitektur Kepustakaan 6

BAGIAN KE SATU Konsep Rancang Bangun 7

A. Fungsi Bangunan Kampus Bangunan gedung kampus berfungsi sebagai wadah kegiatan/aktivitas Tri Dharma Perguruan Tinggi yang meliputi Pengajaran,Penelitian dan aktivitas pengabdian pada masyarakat. FUNGSI UTAMA Fungsi yang utama adalah sebagai wadah aktivitas belajar-mengajar yang memerlukan ruang yang dapat mewadahi kegiatan dengan baik. KEBUTUHAN RUANG Untuk memahami kebutuhan ruang yang harus disediakan akan sangat tergantung pada struktur organisasi kegiatan dan jenis-jenis aktivitas yang secara rutin dilaksanakan pada suatu perguruan tinggi. 8

Adapun kebutuhan ruang yang harus diwadahi terdiri dari : 1. Ruang Teras depan 2. Ruang Lobby utama 3. Ruang Tunggu 4. Ruang Operator dan Informasi 5. Ruang Front Office 6. Ruang Pelayanan Umum dan Internet 7. Mushollah 8. Ruang Administrasi dan Pelayanan Mahasiswa 9. Ruang Kelas 10. Ruang Pimpinan dan Staf 11. Ruang Aula / R. Seminar 12. Ruang M/E 13. R. Toilet dan Janitor 14. R. Pantry dan Gudang 9

Diagram Hubungan Kelompok Ruang Ruang Teras Depan, Lobby Penerima dan Lobby Lift Ruang Front Office, Ruang Informasi & Operator Ruang Administrasi & Pelayanan Mhs. Kelompok Ruang Dosen dan Ruang Pimpinan Kelompok Ruang- ruang Kelas RuangAula/ Seminar Ruang M/E Pantry/ Gudang Ruang Toilet, Janitor 10

Interaksi Sederhana yang menunjukan hubungan antar ruang- ruang : No Nama Ruang 1 Ruang Teras depan 2 Ruang Lobby utama 3 Ruang Tunggu 4 Ruang Operator dan Informasi 5 Ruang Front Office 6 Ruang Pelayanan Umum dan Internet 7 Mushollah 8 Ruang Administrasi dan Pelayanan Mahasiswa 9 Ruang Kelas I 10 Ruang Pimpinan dan Staf II 11 Ruang Aula / R. Seminar III 12 Ruang M/E 13 Ruang Toilet/janitor 14 Ruang Pantry/Gudang IV 11