Forecasting dalam analisis kebijakan

dokumen-dokumen yang mirip
Kuliah 8. Pendekatan Melakukan Prakiraan

BAB I PENDAHULUAN. dalam pengelolaan persediaan di Unit Donor Darah Palang Merah Indonesia (UDD

PERSPEKTIF PERAMALAN 2 Titien S. Sukamto

Prakiraan Hasil Kebijakan yang Diharapkan

HUMAN RESOURCES FORECASTING. OLEH : LILIS SOLEHATI, SE.M.Si

POKOK BAHASAN. : Peramalan (Forecasting) Bab II : Manajemen Proyek. Bab III : Manajemen Persediaan. Bab IV : Supply-Chain Management

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

SI403 Riset Operasi Suryo Widiantoro, MMSI, M.Com(IS)

SALESMANSHIP PELUANG PASAR DAN PERAMALAN PENJUALAN. Ariadne Sekar Sari, S.E., M.M. Modul ke: Fakultas EKONOMI DAN BISNIS

Effective Writing Skills DR. RIZALDI PUTRA TRAINING & CONSULTING

Team project 2017 Dony Pratidana S. Hum Bima Agus Setyawan S. IIP

BAB 3 METODE PENELITIAN. Dalam skripsi yang penulis lakukan ini menggunakan analisa forecasting dari

III. LANDASAN TEORI A. TEKNIK HEURISTIK

Analisis Hubungan Deret Waktu untuk Peramalan

BAB 3 LANGKAH PEMECAHAN MASALAH. Seiring dengan meningkatknya pangsa pasar, permintaan konsumen juga menjadi

UNIVERSITAS WINAYA MUKTI TEKNIK PROYEKSI BISNIS DODI TISNA AMIJAYA SE.,MM METODA METODA -- METODA PERAMALAN METODA PERAMALAN

PERAMALAN (FORECASTING)

VII. MODEL PRAKIRAAN PERMINTAAN

MENENTUKAN UKURAN OBSERVASI UNTUK KAJIAN PERAMALANTIME SERIES

BAB 3 METODE PENELITIAN

ANALISIS TIME SERIES OLEH : ACH. KHOZAIMI : NIKMATUS SYAFA AH

2016 OPTIMAL ANOMALOUS SHORT TERM LOAD FORECASTING BERBASIS ALGORITMA FEED FORWARD BACKPROPAGATION

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB 2 TINJAUAN TEORITIS

Manajemen Operasional. PERAMALAN (Forecasting)

PENERAPAN LEAST SQUARE METHOD UNTUK PERAMALAN PENJUALAN DI HIJABSTORY BANDUNG

ANALISIS TINGKAT PENJUALAN UNTUK MENENTUKAN PERENCANAAN PERSEDIAAN DENGAN MENGGUNAKAN FORECASTING. (Studi pada Toko Tekstil Gemilang Jaya Bandung)

Peramalan Memprediksi peristiwa masa depan Biasanya memerlukan kebiasaan selama jangka waktu tertentu metode kualitatif

BAB 3 Metode Penelitian

FORECASTING PROCESS I. DEMAND ANALYSIS II. SUPPLY ANALYSIS INTERNAL. Analisis Persediaan

BAB 2 LANDASAN TEORI

FORECASTING PROCESS I. DEMAND ANALYSIS II. SUPPLY ANALYSIS EKSTERNAL INTERNAL. Rekonsiliasi

Aplikasi Sistem Informasi Forecasting pada PD. Maha Jaya. Teknik Informatika 1 Teknik Industri 2 Universitas Kristen Petra Surabaya

PERAMALAN (FORECASTING)

PERAMALAN (Forecasting)

BAB 2 LANDASAN TEORI

Mata Kuliah - Advertising Project Management-

3. Peramalan Penjualan ( Proyeksi Penjualan)

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang

PERAMALAN JUMLAH SISWA/I SEKOLAH MENENGAH ATAS SWASTA MENGGUNAKAN ENAM METODE FORECASTING

BAB 2 LANDASAN TEORITIS

BAB 2 LANDASAN TEORI

BAB 2 TINJAUAN TEORITIS. Adanya waktu tenggang (lead time) merupakan alasan utama bagi perencanaan dan

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

JURNAL MATEMATIKA MANTIK Edisi: Oktober Vol. 02 No. 01 ISSN: E-ISSN:

BAB 3 METODE PENELITIAN

BAB III LANGKAH PEMECAHAN MASALAH. CV. JOGI CITRA MANDIRI adalah perusahaan yang bergerak di bidang industri

BAB 2 LANDASAN TEORI

BAB 3 LANGKAH PEMECAHAN MASALAH

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang. Indonesia merupakan negara agraris karena memiliki tanah yang subur. Karena

Bab III PERANCANGAN PROGRAM APLIKASI

SIDANG TUGAS AKHIR CATATAN ATAS PENGAMBILAN KEPUTUSAN PADA KASUS ASYMMETRIC LOSS FUNCTION

PENERAPAN METODE KUANTITATIF TERHADAP JUMLAH PERMINTAAN TENAGA KERJA PERHOTELAN DI DENPASAR

SALES FORECASTING UNTUK PENGENDALIAN PERSEDIAAN

MULTIKOLINEARITAS. Tjipto Juwono, Ph.D. June 24, TJ (SU) Multicol. June / 22

BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN

ABSTRACT. Universitas Kristen Maranatha

Matakuliah : Ekonomi Produksi Peternakan Tahun : Oleh. Suhardi, S.Pt.,MP

TUGAS AKHIR. Analisis Forecasting System Dan Pengendalian Persediaan Alat Berat Dalam Memenuhi Permintaan Pasar Pada PT. KTG

JURNAL TEKNIK ITS Vol. 1, (Sept, 2012) ISSN: A-403

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang

JUDUL Judul penelitian merupakan suatu pernyataan yang spesifik menjelaskan isi penelitian yang dilakukan.

PENERAPAN METODE EXPONENTIALLY WEIGHTED QUANTILE REGRESSION UNTUK PERAMALAN PENJUALAN MOBIL

BAB 3 METODE PENELITIAN

BAB I PENDAHULUAN. Sejak kondisi ekonomi dan bisnis selalu berubah setiap waktu, maka para

Permasalahan Mendasar. Studi Kelayakan (Feasibility Study) Data & Informasi. Evaluasi Data Sekunder. Alam Santosa

BAB 2 LANDASAN TEORI

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB III LANGKAH PEMECAHAN MASALAH

BAB I PENDAHULUAN. untuk item yang diproduksi. Peramalan ini berguna sebagai dasar untuk

BAB III LANGKAH PEMECAHAN MASALAH

PERENCANAAN PRODUKSI

Pembahasan Materi #7

BAB III TINJAUAN PUSTAKA

BAB II LANDASAN TEORI

PERBANDINGAN MODEL CHEN DAN MODEL CHENG PADA ALGORITMA FUZZY TIME SERIES UNTUK PREDIKSI HARGA BAHAN POKOK

BAB 2 LANDASAN TEORI

PERAMALAN (FORECASTING) #2

Penerapan Metode Average-Based Fuzzy Time Series Untuk Prediksi Konsumsi Energi Listrik Indonesia

Sejarah analisis kebijakan dan Kerangka analisis kebijakan

APLIKASI TRIPLE EXPONENTIAL SMOOTHING UNTUK FORECASTING JUMLAH PENDUDUK MISKIN

EMA302 Manajemen Operasional

Teknik Forecasting. Pendekatan Basis Teknik Hasil Peramalan ekstrapolatif

BAB 2 LANDASAN TEORI

BAB III LANGKAH PEMECAHAN MASALAH. Kriteria optimasi yang digunakan dalam menganalisis kebutuhan produksi

proyeksi penduduk Kependudukan semester

ABSTRAK. iii. Universitas Kristen Maranatha

BAB 3 METODE PENELITIAN

BAB III LANDASAN TEORI

(FORECASTING ANALYSIS):

PERAMALAN (FORECASTING) : ADALAH SENI DAN ILMU MEMPREDIKSI PERISTIWA- PERISTIWA YANG AKAN TERJADI DENGAN MENGGUNAKAN DATA HISTORIS DAN

Transkripsi:

Forecasting dalam analisis kebijakan

Soal essay: Jawablah 2 pertanyaan dari 3 pertanyaan di bawah ini: 1. Pilih salah satu isu kebijakan kesehatan, (misalnya: bidan desa siaga diperbolehkan memberikan tindakan medis dasar, yang menimbulkan pro dan kontra di kalangan stakeholders). Lakukan analisis adanya konflik diantara stakeholders terhadap isu tersebut. 2. Buatlah sebuah argumen kebijakan berdasarkan masalah kebijakan kesehatan 3. Buatlah 3 indikator untuk menilai keberhasilan suatu kebijakan kesehatan. Berikan penjelasan ttg indikator tsb

Forecasting Forcasting atau peramalan adalah prosedur/metoda/tahapan analisis kebijakan yang menghasilkan informasi faktual tentang keadaan masa depan (future state) dari masyarakat berdasar informasi awal tentang masalah kebijakan. 3 bentuk dasar dari peramalan: Projection (proyeksi): peramalan berdasarkan ekstrapolasi kecenderungan sekarang dan masa lalu terhadap masa depan Prediction (prediksi): peramalan secara eksplisit berdasar asumsi teori Conjecture (prospect-ion) (prospeksi): peramalan berdasar penilaian pakar tentang masa depan

Diskusi Apa masalah-masalah kebijakan kesehatan yang ada sekarang Bagaimana peramalan ke depan?

Mengapa perlu melakukan forcasting?

Tujuan forecasting Menyediakan informasi tentang perubahan kebijakan di masa mendatang dengan konsekuensinya. Merencanakan dan menyusun kebijakan sehingga kebijakan yang terbaik dapat dipilih diantara berbagai kemungkinan yang ditawarkan di masa depan. Memungkinkan untuk melakukan pengendalian yang lebih besar melalui pemahaman kebijakan masa lalu dan konsekuensinya,, sebagai implikasi bahwa masa depan ditentukan oleh masa lalu.

Keterbatasan forecasting Akurasi peramalan Perbedaan hasil dari berbagai metoda Keterbatasan kontekstual: pengaruh kelembagaan, waktu, dan histori (sejarah) terhadap akurasi peramalan

Types of future Past Present Future Potential pasts Potential Futures Plausible pasts Plausible futures (kenyataan masa depan) Normative Pasts Normative Futures

Tujuan dan sasaran Goals/tujuan Objectives/sasaran Kekhususan Umum Konkret Definisi terminologi Formal Operational Periode waktu Tidak dijelaskan Dijelaskan secara spesifik Prosedur pengukuran Non kuantitatif Umumnya kuantitatif Perlakuan terhadap kelompok sasaran Dijelaskan secara umum Dijelaskan secara spesifik

Sumber tujuan, sasaran dan alternatif Otoritas: meminta pada pakar Insight (pemahaman) Method (metoda) Scientific theories (teori keilmuan) Motivation/interest (motif/kepentingan) Parallel case (kasus paralel) Analogy (analogi) Ethical systems (sistem etik)

Pendekatan dalam melakukan Sasaran peramalan: forecasting Akibat (konsekuensi) dari kebijakan yang ada sekarang Akibat (konsekuensi) dari kebijakan baru Substansi dari kebijakan baru Perilaku aktor Dasar yang digunakan untuk peramalan: Ekstrapolasi kecenderungan (trend extrapolation) Asumsi teoritis (theoretical assumptions) Penilaian berbasis informasi yang diketahui (informed judgment)

Pendekatan, dasar, tehnik, dan hasil forecasting Pendekatan Dasar Tehnik Hasil Extrapolatif Trend extrapolation (ekstrapolasi kecenderungan) Classical time series analysis Linear trend estimation Exponential weighting Data transformation Catastrophe methodology Projections (proyeksi) Teoritik Theory Theory mapping Causal modeling Regression analysis Point and interval estimation Correlational analysis Predictions (prediksi) Judgmental (penilaian) Informed judgment Conventional Delphi Policy Delphi Cross impact analysis Feasibility assessment Conjectures (konjektur)

Kecenderungan dana askeskin Jumlah dana dan coverage Jumlah masy Miskin Yang tercover Dana untuk askeskin Juml masy miskin yang tercover Tahun

Alokasi dana untuk program Alokasi dana Untuk Keselamatan pasien 250 jt keselamatan pasien dan terjadinya medical error 175 jt 100 jt 50 jt 10 20 35 45 Kejadian medical error/ktd