PERATURAN PELENGKAP PERLOMBAAN

dokumen-dokumen yang mirip
IKATAN MOTOR INDONESIA EDISI : 2013 PERLOMBAAN SPEED OFF ROAD

PERATURAN PELENGKAP PERLOMBAAN (draft update 4414)

PERATURAN SPEED OFF ROAD

PERATURAN SPEED OFF ROAD

RANGKAIAN KEJUARAAN NASIONAL SPEED OFF ROAD b. Kejuaraan ini memperebutkan gelar :

SUNDAY RACE SPRINT RALLY 2014

PERATURAN PELENGKAP PERLOMBAAN

PERATURAN UMUM SERI Indonesia Extreem Slalom Challenge 2014

PERATURAN UMUM SERI Indonesia Night City Slalom 2014

PERATURAN PELENGKAP PERLOMBAAN

PERATURAN UMUM SERI. Permanent Office Address : Jl. Petogogan I/IV No. 5 Gandaria Utara - Kebayoran Baru Jakarta Selatan

PERATURAN PELENGKAP PERLOMBAAN

PERATURAN KEJUARAAN NASIONAL SPRINT RALLY

P U P SCO 4X4 INDONESIAN SUPER SPECIAL STAGE COMPETITION 2012

PERATURAN KOMPETISI RC ROCK CRAWLING

Sirkuit Offroad BSD, Pagedangan, Tangerang Juni 2015

"Indonesia extreme Offroad Racing (IXOR) 2015 KejurNas Speed Offroad

PERATURAN PELENGKAP PERLOMBAAN

PERATURAN ADVENTURE OFF ROAD

PERATURAN PELENGKAP PERLOMBAAN

PERATURAN PELENGKAP PERLOMBAAN

SUSUNAN PANITIA KEJURNAS SUPER ADVENTURE OFFROAD TEAM 2017 PUTARAN#3 TASIKMALAYA, 30 SEPTEMBER - 1 OKTOBER : Bp. Sadikin aksa (Ketua PP IMI)

SERI KEJUARAAN NASIONAL RC ADVENTURE 2014

J S T C JAPAN SUPER TOURING CHAMPIONSHIP

PERATURAN PELENGKAP PERLOMBAAN

INDEX PERATURAN KEJUARAAN NASIONAL SLALOM. IKATAN MOTOR INDONESIA Edisi : 2013

REGULASI OLD SKOOL RACING CHAMPIONSHIP 2016

PERATURAN PELENGKAP PERLOMBAAN (Draft 2 Oktober)

PERATURAN KEJUARAAN NASIONAL RALLY

RACE BOOK. MTB ENDURO SERI Desember 2016 Cikole, Lembang, Jawa Barat

SURAT KEPUTUSAN No : 005/IMI - JABAR/SK-JUKLAK ADV. MOTOR/WIS/A/I/2014 Tentang

Regulasi balap Vespa Balap Indonesia tahun Dibukukan pada tanggal 30, bulan Januari 2016 REV KE 8, Januari 2016 REGULASI BALAP 2016

PERATURAN ADVENTURE OFFROAD

IRC² INDONESIAN RC CRAWLERS

PERATURAN PELENGKAP PERLOMBAAN

PERATURAN PERLOMBAAN BALAP INDONESIA CBR RACE DAY

PERATURAN KEJUARAAN NASIONAL SLALOM

LOGO KEJUARAAN NASIONAL OFF ROAD

PERATURAN PERLOMBAAN ADVENTURE OFFROAD

PERATURAN LOMBA 2 3 SEPTEMBER 2016

DAFTAR ISI KETENTUAN UMUM 1 KONDISI UMUM KEJUARAAN NASIONAL 1.1 PENERAPAN PERATURAN 1.2 BAHASA 1.3 INTERPRETASI 1.4 MASA BERLAKU

KEJUARAAN BULUTANGKIS DJARUM SIRKUIT NASIONAL JAMBI OPEN 2012 TANGGAL MARET 2012 ( RANKING POINT )

KETENTUAN KEJUARAAN BULUTANGKIS DJARUM SIRKUIT NASIONAL JAKARTA OPEN 2013 TANGGAL MEI 2013 ( RANKING POINT )

KETENTUAN KEJUARAAN BULUTANGKIS DJARUM SIRKUIT NASIONAL BULUTANGKIS SIGER LAMPUNG TANGGAL 8 s/d 13 APRIL 2013 ( RANKING POINT )

KEJUARAAN BULUTANGKIS DJARUM SIRKUIT NASIONAL SGS PLN JAWA BARAT OPEN MEI 2012

PANDUAN ROBO LINE CONTEST 2011

REGULASI INDONESIA GRAVITY SERIES KLANGON RELOAD ) Jenis lomba : Individual Downhill - DHI. 2) Kategori peserta : No Kategori Tahun lahir Umur

KETENTUAN KEJUARAAN BULUTANGKIS DJARUM SIRKUIT NASIONAL KALIMANTAN OPEN TANGGAL MARET 2013 ( RANKING POINT )

KEJUARAAN BULUTANGKIS DJARUM SIRKUIT NASIONAL BALI OPEN 5 10 NOPEMBER 2012

PERATURAN RALLY SPRINT RALLY

WWBP INDURO 2017 INFORMASI TEMPAT ACARA DAN PETA TRACK

Regulasi Lomba Customs Cycling (LCC) Series Tahun 2015

KETENTUAN KEJUARAAN BULUTANGKIS DJARUM SIRKUIT NASIONAL DKI JAKARTA OPEN 2012 TANGGAL MEI 2012 ( RANKING POINT )

INFORMASI DAN PERATURAN UMUM

IKATAN MOTOR INDONESIA

6 TH INDONESIA ELITE AMATEUR CHAMPIONSHIP INFORMASI PERTANDINGAN

PERATURAN PELENGKAP PERLOMBAAN

GANDA CAMPURAN 1 PEMULA Rp ,- Rp ,- Rp ,- Rp ,- - TUNGGAL PUTRI

IKATANMOTOR INDONESIA

REGULASI BALAP DISUSUN BERSAMA

PERATURAN PELENGKAP PERLOMBAAN

Ketentuan Kejuaraan Bulutangkis DJARUM SIRKUIT NASIONAL LI NING JAWA TIMUR OPEN 2013 Surabaya, November 2013 (RANKING POINT)

KEJUARAAN SEPATU RODA ANTAR KLUB TINGKAT NASIONAL PIALA WALIKOTA MALANG KE 2 TANGGAL 9-10 APRIL 2011 BUKU PANDUAN LOMBA

PERATURAN OLAHRAGA KENDARAAN BERMOTOR

N G T A KEJUARAAN BULUTANGKIS TANGKAS SPECS JUNIOR CHALLENGE OPEN BADMINTON CHAMPIONSHIPS 2012 DATA KEJUARAAN 9-14 JULI 2012

Rp Rp ,- Rp ,- Rp ,- Rp ,- Rp Rp ,- Rp ,-- Rp ,-- Rp. 250.

IKATAN MOTOR INDONESIA EDISI:

2012, No MEMUTUSKAN: Menetapkan : PERATURAN PEMERINTAH TENTANG TATA CARA PEMERIKSAAN KENDARAAN BERMOTOR DI JALAN DAN PENINDAKAN PELANGGARAN LALU

Volume F3U-INA Radio Control Drone Racing Edisi 2017

BAB III PENGUKURAN DAN GAMBAR KOMPONEN UTAMA PADA MESIN MITSUBISHI L CC

Team project 2017 Dony Pratidana S. Hum Bima Agus Setyawan S. IIP

PERATURAN LOMBA INLINE SKATE OPEN VENI VIDI VICI APRIL 2011 A. PERSYARATAN PESERTA

PERATURAN TIME RALLY

CONTOH SOAL TES TORI SIM C (PART 1)

PERATURAN DRAG RACE. IKATAN MOTOR INDONESIA Edisi : 2017

DJARUM SIRKUIT NASIONAL JAWA TIMUR OPEN 2012 Surabaya, November 2012 (RANKING POINT)

KETENTUAN KEJUARAAN BULUTANGKIS DJARUM SIRKUIT NASIONAL LI NING PIALA GUBERNUR SUMATERA UTARA OPEN 2013 TANGGAL 9 14 September 2013 ( RANKING POINT )

PERATURAN LOMBA FUN GOKART RACE PIALA PRESIDEN MBCI Grand City Mall Gokart Circuit 29 AGUSTUS 2015

1 st INDONESIA ELITE AMATEUR CHAMPIONSHIP INFORMASI PERTANDINGAN

INFORMASI PERTANDINGAN

PERUBAHAN PERATURAN BALAP MOTOR TAHUN 2017

PERATURAN PELENGKAP PERLOMBAAN (Draft 28912)

Rider & General Regulation

1. NAMA KEJUARAAN : YONEX SUNRISE MENS DOUBLE CHAMPIONSHIP 2013 Presented By Candra Wijaya

PENGURUS PROVINSI SUMATERA SELATAN

BAB III METODE PENELITIAN. Mulai. Observasi & Studi Literatur. Identifikasi Sistem. Mekanisme Katup. Pengujian Dynotest awal

BAB III METODE PENGUJIAN

PERATURAN PELENGKAP PERLOMBAAN

PERATURAN PELENGKAP PERLOMBAAN

PERATURAN LOMBA. 7-8 November Diselenggarakan oleh : DISORDA DKI JAKARTA PORSEROSI PENGPROV DKI JAKARTA. Bekerjasama dengan :

Status Kejuaraan : KEJUARAAN TINGKAT NASIONAL / NATIONAL SERIES 2013

INFORMASI PERTANDINGAN

IKATAN MOTOR INDONESIA Edisi : 2013

2 ND INDONESIA ELITE AMATEUR CHAMPIONSHIP INFORMASI PERTANDINGAN

FORMULIR PENDAFTARAN PESERTA FUTSAL FIK CUP Nama Institusi. Nama PenanggungJawab Team

KEJUARAAN BULUTANGKIS SWASTA NASIONAL USM FLYPOWER OPEN 2016 GELORA PROF. SUDARTO, SH UNIVERSITAS SEMARANG JL. SOEKARNO-HATTA SEMARANG

INFORMASI UMUM. B. Fasilitas. - Snack. - Makan siang. - Pin. - Stiker. - Sertifikat. - Free Wifi

Transkripsi:

PERATURAN PELENGKAP PERLOMBAAN GT RADIAL SAVERO KOMODO MT SPEED OFFROAD CHAMPIONSHIP 2013 (DRAFT 13 MARET 2013) ROUND 1 Sirkuit Springhill Bukit Kemiling Permai, Bandar Lampung SEKRETARIAT: 04 MARET s/d 04 APRIL 2013 Kantor Lightning Production Jl. Pramuka Raya Kav 69 Jakarta Pusat Telp : +62 21 428 75125 / 27 Fax : +62 21 428 74935 Email : lightningproduction@yahoo.com 05 APRIL s/d 07 APRIL 2013 Sekretariat Off Road HQ Sirkuit dari Jam 08:00 s/d 18:00 0

DAFTAR ISI PENGANTAR 2 PROGRAM ACARA 3 PERATURAN PELENGKAP PERLOMBAAN 5 1 Penjelasan 5 2 Organisasi 6 3 Pendaftaran & Peserta 6 4 Kendaraan 9 5 Asuransi 20 6 Iklan & Stiker 20 7 Ban 21 8 Lintasan Special Stage 21 9 Survey / Reconnaissance 21 10 Melengkapi Administrasi 22 11 Scrutineering 22 12 Shakedown / Testing 23 13 Briefing Peserta 23 14 Kartu Kontrol / Time Card 23 15 Start Speed Offroad 24 16 Jalannya Speed Offroad 25 17 Handicap 27 18 Batas Waktu Tempuh Maksimum (BWTM) dan Ketentuan Waktu SS 28 19 Rambu-Rambu 28 20 Daerah Kontrol / Kontrol Area 28 21 Hukuman-Hukuman & Sanksi-Sanksi Pemecatan 29 22 Parc Ferme & Pemeriksaan Akhir 30 23 Team Speed Offroad 30 24 Point system 30 25 Hasil 31 26 Kejuaraan Khusus The Best Overall 32 27 Hadiah, Penghargaan dan Pembagian Hadiah 33 28 Protes & Banding 36 Lampiran 1 JADWAL ACARA 37 Lampiran 2 - SERI KEJURNAS SPEED OFFROAD 38 Lampiran 3 - DAFTAR NAMA SEEDED DRIVER SPEED OFFROAD 39 FORMULIR PEMBERITAHUAN PENGUNDURAN DIRI DARI PERLOMBAAN 40 FORMULIR PROTES 41 1

PENGANTAR Peraturan Offroad IMI 2013 ps.31: YURIDIKSI Perlombaan Kejuaraan Nasional Speed Offroad 2013 mengacu kepada buku Peraturan Perlombaan Nasional Speed Offroad 2013 dan mengacu kepada buku Peraturan Pelengkap Perlombaan berikut semua lampiran yang terkait, yang dikeluarkan oleh IMI termasuk Buletin Lomba. INTERPRESTASI Apabila ada salah satu interprestasi atau penafsiran terhadap pasal-pasal dari Peraturan Perlombaan, maka hak interprestasi ada pada pimpinan perlombaan (COC) dibawah pengawasan dari steward of the meeting. 2

PROGRAM ACARA Jadwal sebelum Minggu Speed Offroad Senin, 4 Maret 09:00 wib Pembukaan Pendaftaran Sekretariat Panita, Jadwal pada Minggu Speed Offroad Kamis, 4 April 18:00 wib Penutupan Pendaftaran Sekretariat Panitia, Jum at, 5 April 09:00 wib Headquarters dan HQ Sirkuit Springhill Official Notice Board dibuka Buku Route dan Supplementary Regulations tersedia HQ Sirkuit Springhill 08:30 15:00 wib Scrutineering HQ Sirkuit Springhill 09:00 11:30 wib Pengenalan Lintasan / Survey Sirkuit Springhill 13:00-14:00 wib Pengenalan Lintasan / Survey Sirkuit Springhill 15:00 wib Penutupan Pendaftaran Peserta bagi HQ Sirkuit Springhill yang terlambat mendaftar 14:00-17:00 wib Shakedown / Practise Sirkuit Springhill 16:00 wib Rapat Pertama Pengawas Perlombaan HQ Sirkuit Springhill 17:00 wib Pengumuman Start List SS1 & SS2 HQ Sirkuit Springhill Official Notice Board 18:30 wib Briefing Peserta HQ Sirkuit Springhill Sabtu, 6 April 06:30-07:30 wib MTC 1 Sirkuit Springhill 08:00 wib Start SS 1 Sirkuit Springhill 12:00 wib Pengumuman Start List SS2 HQ Sirkuit Springhill Official Notice Board 12:30 wib Start SS 2 3

Minggu, 7 April 06:30-07:30 wib MTC 2 HQ Sirkuit Springhill Pengumuman Start List SS 3 Official Notice Board 08:00 wib Start SS 3 Sirkuit Springhill 12:00 wib Pengumuman Start List SS4 HQ Sirkuit Springhill Official Notice Board 12:30 wib Start SS 4 Sirkuit Springhill 16:00 wib Pengumuman Hasil Sementara HQ Sirkuit Springhill Official Notice Board 16:00 wib Start SS 5 & SS 6 The best Overall Sirkuit Springhill 16:45 wib Pengumuman Hasil Sementara HQ Sirkuit Springhill The best Overall Official Notice Board 17:15 Pengumuman Hasil Akhir HQ Sirkuit Springhill Official Notice Board 18:00 wib Pembagian Hadiah SEKRETARIAT SPEED OFFROAD Lokasi 04 MARET s/d 04 APRIL 2013 Kantor Lightning Production Jl. Pramuka Raya Kav 69 Jakarta Pusat Telp : +62 21 428 75125 / 27 Fax : +62 21 428 74935 Email : lightningproduction@yahoo.com Waktu Senin, 4 Maret sampai dengan Kamis, 4 April 2013 Lokasi SPEED OFFROAD HEADQUARTERS Sirkuit Springhill Bukit Kemiling Permai Bandar Lampung Waktu Jum at, 5 April sampai dengan Minggu, 7 April 2013, Jam 08:00 s/d 18:00 Lokasi OFFICIAL NOTICE BOARD Sirkuit Springhill Bukit Kemiling Permai Bandar Lampung Waktu Jum at, 5 April sampai dengan Minggu, 7 April 2013, 4

PERATURAN PELENGKAP PERLOMBAAN 1 Penjelasan 1.1. Nama dan Status Nama Perlombaan : GT RADIAL SAVERO KOMODO MT SPEED OFFROAD CHAMPIONSHIP 2013 Status : Kejuaraan Nasional Speed Offroad, putaran 1 1.2. Gelar Yang Diperebutkan: Juara Nasional Speed Off Road Driver 4 Cylinder, 6 Cylinder, Free For All dan UTV Juara Nasional Speed Off Road Navigator 4 Cylinder, 6 Cylinder, Free for All dan UTV Juara Nasional Speed Off Road Team 1.3. No. Ijin SK. PP IMI SR. Pengprov IMI Lampung No 019/IMI-LPG/ REK/ III/ 2013 1.4. Tempat dan Waktu Tempat : Sirkuit Springhill Bukit Kemiling Permai, Bandar Lampung Waktu : 6 7 April 2013 1.5. Lokasi Parc Ferme Sirkuit Springhill, Bukit Kemiling Permai, Bandar Lampung 1.6. Lokasi Service Park Sabtu - Minggu, 6 7 April 2013 Sirkuit Springhill, Bukit Kemiling Permai, Bandar Lampung 1.7. Lokasi Media Room Sirkuit Springhill, Bukit Kemiling Permai, Bandar Lampung 1.8. Jenis Lintasan Semua Lintasan Special Stage jalan tanah (Gravel) 1.9. Detail lomba Jumlah Special Stage : 4 Jumlah Special Stage Kejuaraan Khusus : 2 Total Jarak Special Stage dalam km : 18 km Jumlah Leg : 2 2 Organisasi 2.1 Nama Penyelenggara Nama Penyelenggara Nama Badan Nasional Otomotif : Lightning Production : Ikatan Motor Indonesia & IMI Pengprov Lampung 2.2 Kontak Panitia dan Alamat Kantor Lightning Production Jl. Pramuka Raya Kav 69 Jakarta Pusat Telp : +62 21 428 75125 / 27 Fax : +62 21 428 74935 Email : lightningproduction@yahoo.com 5

Waktu : sampai dengan Kamis, 4 April 2013 2.3 Panitia Penyelenggara & Pelaksana 2.3.1. Pelindung :- Gubernur Lampung - Kapolda Lampung Penasehat :- Ketua Umum PP Ikatan Motor Indonesia - Ketua Pengprov IMI Lampung 2.3.2. Panitia Penyelenggara ( OC ) Ketua Umum Wakil Ketua Bendahara Bidang Umum Bidangr Logistik Bidang Pendaftaran 2.3.3. Pengawas Perlombaan PP IMI Pengprov IMI Lampung Sekretaris Pengawas Perlombaan : 2.3.4. Panitia Pelaksana (RC) Pimpinan Perlombaan Wakil Pimpinan Perlombaan Sekretaris Perlombaan Kamar Hitung Competitor Relations Officer Koordinator Pemeriksa Kendaraan Koordinator Pos Koordinator Timing System Koordinator Petugas Koordinator Lintasaan Koordinator SS Koordinator Kesehatan Koordinator Keamanan Koordinator Safety Koordinator Rescue Kendaraan Pembuka 0 : Bp.Dira Sulanjana : Bp Noval Adhi : Ibu Eva : Ibu Zaidah Hayati : Ibu Imas Sophia : Ibu Rini Aprianti : Bp. : : Bp. Yuhendry Dodi : Bp. Poedio Oetojo : Bp Memen Harianto : Bp. Bambang Sunardi : Bp. Bambang Sunardi : Bp. Soehardi Kancil : Bp. Sapta Mahendra Bp. Soehardi Kancil. : Bp. Noviantomo : Bp. Ari Banda : Bp. Sonny Ahmad : Bp. Mugi : Bp Jeffrey K : Dr. : Polres : Bp. : Bp. : Bp. 3 Pendaftaran dan Peserta 3.1 Pembukaan dan Penutupan Pendaftaran - Pembukaan Pendaftaran : 09:00 wib, Senin,4 Maret 2013 - Penutupan Pendaftaran : 19:00 wib, Kamis,4 April 2013 3.2 Prosedur Pendaftaran 3.2.1 Setiap pendaftar yang ingin mengikuti : GT Radial Savero Komodo MT 6

Speed Offroad Championship 2013 putaran 1, wajib mengisi secara lengkap Formulir Pendaftaran dan dikirim langsung ke Sekretariat, atau dikirim melalui email, paling lambat Kamis, 4 April 2013, serta telah melakukan pembayaran. 3.3 Ketentuan Peserta dan Maksimum Peserta 3.3.1 GT Radial Savero Komodo MT Speed Offroad Championship 2013 putaran 1, merupakan Kejuaraan Terbuka, Peserta dari seluruh Indonesia. Semua Kategori Peserta berhak memperebutkan Kejuaraan. 3.3.2 Ketentuan Kategori sesuai dengan yang tercantum pada Peraturan Perlombaan Speed Offroad IMI 2013 3.3.3 Setiap Peserta/Driver atau Navigator hanya dapat mendaftar 1 (satu) kali. Pada waktu menjalani SS hanya Driver yng diperkenankan mengemudi, sanksi pemecatan. 3.3.4 Pada formulir pendaftaran harus mencantumkan dengan jelas Group dan Kelas yang akan diikuti. Peserta yang mendaftar mengikuti Kelas yang lebih tinggi tidak diperbolehkan turun Kelas pada Group yang sama sampai dengan rangkaian putaran dalam setahun berakhir. Formulir diserahkan lengkap dengan 3 (3x4) buah pas foto masing-masing Driver dan Navigator serta fotocopy KIS dan SIM yang masih berlaku 3.3.5 Penggantian Awak, Kendaraan dan Personil Team dapat dilaksanakan sebelum waktu MTC 1 3.3.6 Dengan menandatangani formulir pendaftaran, berarti peserta dan anggota lainnya dianggap sudah memahami dan menerima untuk melaksanakan peraturan-peraturan yang berlaku. Termasuk kelas yang diikuti sesuai dengan spesifikasi kendaraan masing-masing. Sanksi Diskualifikasi/Pemecatan. 3.3.7 Panitia Penyelenggara (OC) berhak untuk menolak setiap pendaftaran peserta tanpa alasan apapun, tetapi akan mengirimkan alasan penolakannya kepada PP. IMI (sebagai induk organisasi) 3.3.8 Dilarang membuat perubahan sendiri pada formulir pendaftaran untuk penggantian awak atau kendaraan, sanksi tidak disertakan/dihitung dalam kategori perlombaan. 3.3.9 Satu kendaraan hanya dapat didaftarkan 1 (satu) kali 3.3.10 Kendaraan service dapat didaftarkan pada Panitia 3.3.11 Meskipun kendaraan service dan crewnya bukan merupakan peserta Speed Off Road, tetapi adalah menjadi tanggung jawab peserta (Driver) 3.3.12 Peserta luar negeri harus mendapat ijin tertulis dari Organisasi Mobil negaranya (ASN). 3.3.13 Suatu penyelenggaraan Speed Off Road untuk Kejuaraan Nasional Perorangan dinilai sah apabila peserta yang start minimal 10 (sepuluh) kendaraan di masing-masing Group 3.3.14 Maksimum jumlah peserta adalah 140 (seratus empat puluh), dan pihak penyelenggara berhak untuk menolak suatu pendaftaran. 7

3.4 Biaya Pendaftaran BIAYA PENDAFTARAN Biaya Pendaftaran Normal GT Radial Savero Komodo MT Speed Offroad Championship 2013, putaran 1 Biaya Pendaftaran Terlambat GT Radial Savero Komodo MT Speed Offroad Championship 2013, putaran 1 Rp. 800.000,- + Rp. 300.000,- Rp. 900.000,- + Rp. 300.000,- TERMASUK 1 (satu) Peraturan Pelengkap Perlombaan 1 (satu) Tenda Service Biasa BIAYA WAJIB TAMBAHAN Biaya PKBP Rp. 100.000,-/ Kendaraan Asuransi Kecelakaan Rp. 25.000,-/ orang TEAM CLUB (3 atau 4 kendaraan) Biaya Pendaftaran Normal, sampai Jum at, 5 April, 17:00 wib Rp. 1.000.000,- Biaya Pendaftaran Terlambat, sebelum MTC1 Rp. 1.500.000,- BIAYA TAMBAHAN LAINNYA TENDA SERVICE Tanpa memasang sticker iklan Panitia Sponsor Utama & Co Sponsor ditambah biaya Rp. 300.000 /unit Rp 5.000.000 8

Tanpa memasang sticker iklan Panitia Co Sponsor ditambah biaya Pemasangan sticker tambahan sejenis dengan Sponsor Utama per sticker ditambah biaya Pemasangan sticker tambahan sejenis dengan sticker wajib Co Sponsor per sticker ditambah biaya Pemasangan sticker tambahan tidak sejenis dengan Sticker Wajib ditambah biaya per sticker, dengan maksimum ukuran 5X15 cm SCRUTINEERING DILUAR JADWAL / TERLAMBAT sampai Briefing / MTC1 PENGGANTIAN DRIVER ATAU CO DRIVER (Penggantian Awak setelah Briefing - sebelum MTC1) Rp 2.500.000 Tidak diijinkan Rp.750.000 Rp.250.000 Rp.100.000 / Rp.150.000 Rp. 100.000 3.5 Pengembalian Uang Pendaftaran: Uang pendaftaran akan dikembalikan sebagian apabila : - Peserta ditolak karena tidak memenuhi syarat kendaraan untuk mengikuti Speed Off Road sebelum MTC 1, maka uang pendaftaran dikembalikan sebesar 50%. - Speed Off Road tidak jadi dilaksanakan karena Force Majeure yang dinyatakan oleh induk organisasinya lewat Steward of The Meeting dan uang pendaftaran dikembalikan sebesar 80%. 4 Kendaraan A. Kendaraan yang dipertandingkan dikelompokkan dalam Group dan kelas dengan berat maksimum 2750 kg. B. Berbasis atau kategori Jeep, Pick-Up dengan penggerak 4 (empat) roda. C. Daya mesin dan modifikasi kendaraan dibatasi dengan pembagian Group dan Class. D. Persyaratan perlengkapan kendaraan : a. Wajib memasang roll-bar atau roll-cage minimal 6 (enam) titik dengan ketentuan diameter Pilar "B" sebagai berikut : Diameter minimum 38.1mm x 2.6mm untuk - Group 1 - Group 4 Diameter minimum 44.0mm x 2.9mm untuk - Group 2 - Group 3 Diwajibkan membuat 1 (satu) buah lubang (di bor) pada bagian kiri rollbar Pilar "B" berdiameter 5mm, dengan ketentuan posisi lubang berjarak antara 20 sampai 50 cm dari dasar rollbar dan diberikan tanda merah berbentuk panah mengarah pada lubang tersebut. b. Kendaraan open cockpit/soft top wajib memasang plat base/top cover alumunium (minimum 2mm) dipasang tepat diatas kepala driver dan navigator. c. Wajib menggunakan safety belt minimal 4 titik dengan lebar 3 inch. Sudut pemasangan maksimum 45 derajat pada dua titik bagian belakang, titik pemasangan (baut/pengunci terpisah). 9

Tidak diperbolehkan menggunakan safety belt bagian belakang dengan type Y. d. Driver dan navigator diwajibkan menggunakan racing suit(baju balap). e. Driver diwajibkan memakai sarung tangan (glove) f. Wajib menggunakan Safety-Helmet dengan system pengunci D-ring, disarankan Helmet memenuhi standarisasi FIA, tidak boleh memakai dengan system penguncian klik. g. Wajib memasang safety Bonnet Pin pada Kap mesin (engine hood) h. Wajib membawa pemadam kebakaran minimal 2 Kg dan terisi penuh, yang terpasang dengan baik dan terjangkau oleh awak kendaraan. i. Wajib memasang battery Kill-Off switch yang berfungsi dengan baik. j. Wajibkan memasang safety net dan terpasang dengan sempurna. k. Wajib menggunakan Bucket Seat, reclining seat tidak diperbolehkan. l. Apabila kaca depan terpasang disarankan menggunakan bahan policarbonate. Penggunaan bahan acrilic dan bahan tempered wajib dilapisi kaca film. m. Wajib menggunakan Helm Full-Face atau Goggle apabila tidak menggunakan kaca depan atau bagian kaca depan dilubangi. n. Pintu depan wajib terpasang, bahan dari logam. Apabila pada roll bar antara pilar A dan B terdapat pipa melintang berupa X (door beam) maka bahan dari fiber glass diperbolehkan. Pintu berbahan kanvas/terpal tidak diperbolehkan. o. Rem harus berfungsi dengan baik dan bisa mengunci di ke empat roda. p. Wajib memasang Mud-Flap pada ke empat roda. q. Electric fuel pump tidak diperbolehkan terpasang diruang mesin dan juga tidak diperbolehkan berdekatan dengan accu. (jarak minimum 50cm) r. Sudut ujung gas buang (exhaust tip) tidak diperbolehkan menghadap ke bawah s. Jika Special Stage dilaksanakan pada malam hari peserta diwajibkan mempergunakan lampu t. Wajib mengadakan towing hook, serta memberi tanda khusus / atau dicat warna khusus. Pembagian Group dan Kelas G 1 G 2 G 3 GROUP 4 CYLINDER 6 CYLINDER FREE FOR ALL KELAS 1 1000 cc Semi Modifikasi 2 1000 Cc Full Modifikasi 3 1001-2500 cc Semi Modifikasi 4 1001-2500 cc Full Modifikasi 1 Semi Modifikasi Carburator 2 Semi Modifikasi Injection 3 Full Modifikasi Carburator / Injection 1 FFA 4 Cylinder 2 FFA 6 Cylinder 10

3 FFA 8 Cylinder 1 Production Stock 750-800 G 4 UTV 2 Production Stock 801-1000 3 Modified Production 4 Unlimited Modification 4.1 DEFINISI KELAS G1.1 1-1000cc Semi Modifikasi Karburator a.body dan Sasis - Body utama (body tub) harus tetap digunakan, boleh di modifikasi - Penggantian bahan pada dasar body tub tidak diperbolehkan, kecuali kap mesin, gril dan front fender (spakboard). Bentuk kap mesin, gril dan spakboard bebas. - Frame kaca wajib terpasang, sudut bebas, boleh dimodifikasi. - Pintu belakang boleh di lepas - Diperbolehkan memotong atau melubangi bagian body yang berkaitan dengan suspensi. Lantai body yang tidak berkaitan dengan suspensi harus tetap terpasang. - Sasis OEM. Diperbolehkan melakukan perubahan pada ruang gerak gardan terhadap kebutuhan travel suspensi maksimum 2 inch pada chasis. Bagian atas chasis tampak standard pabrik akan tetapi diperbolehkan melakukan reinforced. b.mesin - Bentuk luar mesin standard pabrik/sesuai dengan jenis kendaraanya. - Kapasitas mesin maksimum 1000 cc. (perubahan cc karena over size piston sesuai bawaan pabrik diperbolehkan dan matrial forged piston dilarang. Panjang langkah/stroke standard pabrik) Melebihi kapasitas tersebut diatas sanksi pemecatan. (dibuktikan oleh petugas scrutineering) - Intake manifold standard pabrik, diperbolehkan memasang adaptor untuk karburator. - Karburator maksimum 2 barrel, merk, jenis dan ukuran/cfm bebas - Pengapian, revlimiter dan kabel busi bebas - Cam shaft bebas - Sistem saluran gas buang (Exhaust) bebas - Air Filter bebas - Posisi dudukan mesin standard pabrik. (toleransi 5cm dari dudukan asli) - Posisi radiator terpasang sesuai standard pabrik,(toleransi 10cm dari dudukan asli). System pendinginan bebas. c. Suspensi - Sistem suspensi standard pabrik. (kendaraan basic over axle tidak diperbolehkan merubah posisi per menjadi under axle. Dan sebaliknya) - Shock Absorber, dudukan dan sudut bebas d.transmisi - Bebas - Close ratio tidak diperbolehkan e. Gardan - Gardan tampak luar standard pabrik 11

- Reinforcement diperbolehkan G1.2 1-1000cc Full Modifikasi Karburator / Injection a.body dan Sasis - Body utama (body tub) harus tetap digunakan, boleh di modifikasi - Penggantian bahan pada dasar body tub tidak diperbolehkan, kecuali kap mesin, gril dan front fender (spakboard). Bentuk kap mesin, gril dan spakboard bebas. - Tetap menggunakan Chasis standard pabrik minimal 50%, modifikasi terhadap bentuk chasis diperbolehkan - Frame kaca boleh dilepas b.mesin - Kapasitas mesin maksimum 1000 cc. (perubahan cc karena over size piston sesuai bawaan pabrik diperbolehkan dan material piston dan con rod bebas, Panjang langkah/stroke standard pabrik) Melebihi kapasitas tersebut diatas sanksi pemecatan. (dibuktikan oleh petugas scrutineering) - Dudukan mesin bebas - Pengapian, revlimeter dan kabel busi bebas - Fuel Injection, engine management dan Karburator bebas - Air filter bebas - Intake manifold dan exhaust bebas - Posisi radiator dan system pendingin bebas c.suspensi - Suspensi bebas termasuk systemnya - Shock Absorber bebas d.transmisi - Transmisi bebas - Close ratio diperbolehkan, tetap menggunakan synchromesh dengan system perpindahan H-pattern e.gardan - Bebas. Basic gardan berasal dari mobil. G1.3 1001-2000cc Semi Modifikasi Karburator / Injection a.body dan Sasis - Body utama (body tub) harus tetap digunakan, boleh di modifikasi. - Penggantian bahan pada dasar body tub tidak diperbolehkan, kecuali kap mesin, gril dan front fender (spakboard). Bentuk kap mesin, gril dan spakboard bebas. - Frame kaca wajib terpasang, sudut bebas, boleh dimodifikasi. - Pintu belakang boleh di lepas - Diperbolehkan memotong atau melubangi bagian body yang berkaitan dengan suspensi. Lantai body yang tidak berkaitan dengan suspensi harus tetap terpasang. - Sasis OEM. Diperbolehkan melakukan perubahan pada ruang gerak gardan terhadap kebutuhan travel suspensi maksimum 2 inch pada chasis. Bagian atas chasis tampak standard pabrik akan tetapi diperbolehkan melakukan reinforced. b.mesin - Mesin bebas (diperbolehkan melakukan penggantian mesin, merk bebas) - Kapasitas mesin maksimum 2000 cc. (perubahan cc karena over size piston sesuai bawaan pabrik diperbolehkan dan matrial forged piston dilarang) over size diatas 12

kapasitas tersebut dilarang. sanksi pemecatan. (dibuktikan oleh petugas scrutineering) - Intake manifold bebas - Karburator maksimum 2 barrel, merk dan jenis dan ukuran/cfm bebas - Pengapian, revlimiter dan kabel busi bebas - Injector bebas - Camshaft bebas - Sistem saluran gas buang (Exhaust) bebas - Air Filter bebas - Posisi mesin diperbolehkan mundur 15 cm dari posisi mesin bawaan pabrik/mesin asli. - System Injection tampak luar standard pabrik (Throttle body OEM) - ECU standard pabrik, Remapping dan Piggybag diperbolehkan (E-manage, Dastek Unichip, Haltech Interceptor) - Posisi Radiator terpasang sesuai standard pabrik,(toleransi 10cm dari dudukan asli). Sistem pendingin bebas. c. Suspensi - Sistem Suspensi standard pabrik. - Shock Absorber bebas d. Transmisi - Bebas - Close ratio tidak diperbolehkan e. Gardan - Gardan tampak luar standard pabrik - Reinforcement diperbolehkan G1.4 1001-3000cc Full Modifikasi Karburator / Injection a. Body dan Sasis - Body utama (body tub) harus tetap digunakan, boleh di modifikasi - Penggantian bahan pada dasar body tub tidak diperbolehkan, kecuali kap mesin, gril dan front fender (spakboard). Bentuk kap mesin, gril dan spakboard bebas. - Tetap menggunakan Chasis standard pabrik minimal 50%, modifikasi diperbolehkan - Frame kaca boleh dilepas - b. Mesin - Kapasitas mesin maksimum 3000 cc. (perubahan cc karena over size piston sesuai bawaan pabrik diperbolehkan dan material piston bebas) melebihi kapasitas tersebut diatas sanksi pemecatan. (dibuktikan oleh petugas scrutineering) - Pengapian, revlimeter dan kabel busi bebas - Fuel Injection, engine management dan Karburator bebas - Air filter bebas - Posisi dudukan mesin bebas. - Intake manifold dan exhaust bebas c. Suspension - Suspensi bebas termasuk sistemnya - Shock Absorber, dudukan dan sudut bebas d. Transmisi - Transmisi bebas 13

- Close ratio diperbolehkan, tetap menggunakan synchromesh dengan system perpindahan H-pattern e. Gardan - Bebas. Basic gardan berasal dari mobil. G2.1 Semi Modifikasi Karburator a.body dan Sasis - Body utama (body tub) harus tetap digunakan, boleh di modifikasi. - Penggantian bahan pada dasar body tub tidak diperbolehkan, kecuali kap mesin, gril dan front fender (spakboard). Bentuk kap mesin, gril dan spakboard bebas. - Frame kaca wajib terpasang, sudut bebas, boleh dimodifikasi. - Pintu belakang boleh di lepas - Diperbolehkan memotong atau melubangi bagian body yang berkaitan dengan suspensi. Lantai body yang tidak berkaitan dengan suspensi harus tetap terpasang. - Sasis OEM. Diperbolehkan melakukan perubahan pada ruang gerak gardan terhadap kebutuhan travel suspensi maksimum 2 inch pada chasis. Bagian atas chasis tampak standard pabrik akan tetapi diperbolehkan melakukan reinforced. b.mesin - Diperbolehkan melakukan penggantian mesin 1 merk (contoh: Jeep CJ 5,6,7 atau 8 diganti dengan mesin Jeep cherokee atau Jeep wrangler. Toyota FJ40 diganti dengan mesin Toyota FJ60 atau Toyota FJ65, Nissan Patrol keluaran lama diganti dengan mesin Nissan Patrol keluaran tahun yang lebih baru atau safari selama tetap mempergunakan karburator - Kapasitas mesin bebas. - Cam shaft bebas - Valve spring/per klep, rocker arm ratio bebas - Intake manifold bebas, - Karburator maksimum 2 barrel, merk, jenis dan ukuran/cfm bebas - Pengapian, revlimiter dan kabel busi bebas - Sistem saluran gas buang (Exhaust) bebas - Air Filter bebas - Posisi dudukan mesin standart pabrik. (toleransi 5cm dari dudukan asli) - Posisi Radiator terpasang sesuai standard pabrik (toleransi 10cm dari dudukan asli), sistem pendinginan bebas. c. Suspensi - Sistem Suspensi standard pabrik. (kendaraan basic over axle tidak diperbolehkan merubah posisi per menjadi under axle. Dan sebaliknya) - Shock Absorber dan dudukan dan sudut bebas d.transmisi - Bebas - Close ratio tidak diperbolehkan e. Gardan - Gardan standard pabrik, - As roda bebas - Reinforcement diperbolehkan G2.2 Semi Modifikasi Injection a.body dan Sasis - Body utama (body tub) harus tetap digunakan, boleh di modifikasi 14

- Penggantian bahan pada dasar body tub tidak diperbolehkan, kecuali kap mesin, gril dan front fender (spakboard). Bentuk kap mesin, gril dan spakboard bebas. - Frame kaca wajib terpasang, sudut bebas, boleh dimodifikasi. - Pintu belakang boleh di lepas - Diperbolehkan memotong atau melubangi bagian body yang berkaitan dengan suspensi. Lantai body yang tidak berkaitan dengan suspensi harus tetap terpasang. - Sasis OEM. Diperbolehkan melakukan perubahan pada ruang gerak gardan terhadap kebutuhan travel suspensi maksimum 2 inch pada chasis. Bagian atas chasis tampak standard pabrik akan tetapi diperbolehkan melakukan reinforcement. b.mesin - Bentuk luar mesin standard pabrik/sesuai dengan jenis kendaraannya. Dilarang melakukan penggantian mesin dari jenis kendaraan lain. - Kapasitas mesin bebas - Valve spring/per klep, rocker arm ratio bebas - Cam shaft bebas - Pengapian, revlimiter dan kabel busi bebas - Sistem saluran gas buang (Exhaust) bebas - Air Filter bebas - Posisi dudukan mesin standart pabrik. (toleransi 5cm dari dudukan asli) - System Injection tampak luar standard pabrik (Throttle body OEM) - Injector bebas - Intake manifold bebas dari mesin satu merk. - ECU standard pabrik, Remapping dan Piggybag diperbolehkan (E-manage, Dastek Unichip, Haltech Interceptor) - Posisi Radiator terpasang sesuai standard pabrik,(toleransi 10cm dari dudukan asli) system pedingin bebas. c. Suspensi - Sistem Suspensi standard pabrik. (kendaraan basic over axle tidak diperbolehkan merubah posisi per menjadi under axle. Dan sebaliknya) - Shock Absorber dan dudukan serta sudut bebas d.transmisi - Bebas - Close ratio tidak diperbolehkan e. Gardan - Gardan tampak luar standard pabrik - Reinforcement diperbolehkan G2.3 Full Modifikasi Karburator / Injection a.body dan Sasis - Body utama (body tub) harus tetap digunakan, boleh di modifikasi. - Penggantian bahan pada dasar body tub tidak diperbolehkan, kecuali kap mesin, gril dan front fender (spakboard). Bentuk kap mesin, gril dan spakboard bebas. - Tetap menggunakan Chasis standard pabrik minimal 50%, modifikasi diperbolehkan. - Frame kaca boleh dilepas. b Mesin - Mesin bebas, kapasitas mesin bebas. - Pengapian, revllimeter dan kabel busi bebas - Fuel Injection, engine management dan Karburator bebas 15

- Valve spring/per klep, rocker arm ratio bebas - Cam shaft bebas - Cylinder head bebas - Air filter bebas - Posisi dudukan mesin bebas. - Intake manifold dan exhaust bebas c. Suspensi - Suspensi bebas termasuk sistemnya - Shock Absorber bebas d.transmisi - Transmisi bebas - Close ratio diperbolehkan, tetap menggunakan synchromesh dengan system perpindahan H-pattern e.gardan - Bebas. Basic gardan berasal dari mobil. G3.1 FFA 4 Cylinder a.body dan Sasis - Body dan bahan dasar body bebas - Sasis bebas b.mesin - Mesin dan jenisnya bebas. Basic mesin 4 cylinder - Kapasitas mesin bebas. - Cam shaft bebas - Valve spring/per klep, rocker arm ratio bebas - Intake manifold bebas, - Karburator dan engine management bebas - Pengapian, revlimiter dan kabel busi bebas - Sistem saluran gas buang (Exhaust) bebas - Air Filter bebas - Posisi dudukan mesin bebas - Posisi Radiator bebas. - NOS, Turbocharge dan Supercharge bebas c. Suspensi - Sistem Suspensi bebas - Shock Absorber dan dudukan dan sudut bebas d.transmisi - Bebas - Close ratio dan dog-box diperbolehkan e.gardan - Gardan dan sistemnya bebas. Basic gardan berasal dari mobil G3.2 FFA 6 cylinder a.body dan Sasis - Body dan bahan dasar body bebas - Sasis bebas b.mesin - Mesin dan jenisnya bebas. Basic mesin 6 cylinder - Kapasitas mesin bebas. 16

- Cam shaft bebas - Valve spring/per klep, rocker arm ratio bebas - Intake manifold bebas, - Karburator dan engine management bebas - Pengapian, revlimiter dan kabel busi bebas - Sistem saluran gas buang (Exhaust) bebas - Air Filter bebas - Posisi dudukan mesin bebas - Posisi Radiator bebas. - NOS, Turbocharge dan Supercharge bebas c Suspensi - Sistem Suspensi bebas - Shock Absorber dan dudukan dan sudut bebas d.transmisi - Bebas - Close ratio dan dog-box diperbolehkan e.gardan - Gardan dan sistemnya bebas. Basic gardan berasal dari mobil G3.3 FFA 8 Cylinder a.body dan Sasis - Body dan bahan dasar body bebas - Sasis bebas b.mesin - Mesin dan jenisnya bebas. Basic mesin 8 cylinder - Kapasitas mesin bebas. - Cam shaft bebas - Valve spring/per klep, rocker arm ratio bebas - Intake manifold bebas, - Karburator dan engine management bebas - Pengapian, revlimiter dan kabel busi bebas - Sistem saluran gas buang (Exhaust) bebas - Air Filter bebas - Posisi dudukan mesin bebas - Posisi Radiator bebas. - NOS, Turbo dan super charge bebas c. Suspensi - System Suspension bebas - Shock Absorber dan dudukan dan sudut bebas d.transmisi - Bebas - Close ratio dan dog-box diperbolehkan e.gardan - Gardan dan sistemnya bebas. Basic gardan berasal dari mobil G4.1 Production Stock 750-800cc a.body dan Sasis - Body bebas - Sasis OEM, modifikasi tidak diperbolehkan 17

b.mesin - Twin cylinder dengan kapasitas mesin 750-800cc. - Cam shaft standart pabrik - Valve spring/per klep, rocker arm ratio standart pabrik - Intake manifold bebas, - Engine management bebas - Pengapian, revllimiter dan kabel busi bebas - Sistem saluran gas buang (Exhaust) bebas - Air Filter bebas - Posisi Radiator terpasang sesuai standard pabrik, system pendinginan bebas. c.suspensi dan Wheel base - System Suspension standard pabrik. Jumlah shock absorber tidak boleh ditambah. - Shock Absorber, dudukan dan sudut bebas. - Coil over bypass shock tidak diperbolehkan - Travel suspensi standart pabrik - Wheel base sesuai spesifikasi pabrik d.transmisi - Standard pabrik e. Gardan - Gardan standard pabrik, - As roda bebas G4.2 Production Stock 801-1000 cc a.body dan Sasis - Body bebas - Sasis OEM, modifikasi tidak diperbolehkan b.mesin - Twin cylinder dengan kapasitas mesin 801-1000cc. - Cam shaft standart pabrik - Valve spring/per klep, rocker arm ratio standart pabrik - Intake manifold bebas, - Engine management bebas - Pengapian, revllimiter dan kabel busi bebas - Sistem saluran gas buang (Exhaust) bebas - Air Filter bebas - Posisi Radiator terpasang sesuai standard pabrik, system pendinginan bebas. c.suspensi dan Wheel base - System Suspension standard pabrik. Jumlah shock absorber tidak boleh ditambah. - Shock Absorber, dudukan dan sudut bebas. - Coil over bypass shock tidak diperbolehkan - Travel suspensi standart pabrik - Wheel base sesuai spesifikasi pabrik d.transmisi - Standart pabrik e.gardan - Gardan standard pabrik, - As roda bebas G4.3 Modified Production a.body dan Sasis - Body bebas 18

- Sasis bebas b.mesin - Twin cylinder dengan kapasitas mesin bebas - Cam shaft bebas - Valve spring/per klep, rocker arm ratio bebas - Intake manifold bebas, - Engine management bebas - Pengapian, revllimiter dan kabel busi bebas - Sistem saluran gas buang (Exhaust) bebas - Air Filter bebas - Posisi Radiator terpasang sesuai standard pabrik, system pendinginan bebas. c.suspensi dan Wheel base - System Suspension standard pabrik. Jumlah shock absorber tidak boleh ditambah. - Shock Absorber, dudukan dan sudut bebas. - Coil over bypass shock tidak diperbolehkan - Travel suspensi bebas - Wheel base bebas d.transmisi - System tetap menggunakan system CVT e.gardan - Gardan standard pabrik, - As roda bebas G4.4 Unlimited Modification a.body dan Sasis - Body bebas - Sasis bebas b.mesin - Engine swap diperbolehkan selama tetap twin cylinder - Kapasitas mesin bebas - Forced Induction bebas - Cam shaft bebas - Valve spring/per klep, rocker arm ratio bebas - Intake manifold bebas, - Engine management bebas - Pengapian, revllimiter dan kabel busi bebas - Sistem saluran gas buang (Exhaust) bebas - Air Filter bebas - Posisi Radiator terpasang sesuai standard pabrik, system pendinginan bebas. c. Suspensi dan Wheel base - System Suspension bebas. - Shock Absorber, dudukan dan sudut bebas. - Coil over bypass shock diperbolehkan - Travel suspensi bebas - Wheel base bebas d.transmisi - System Transmisi bebas e.gardan - Gardan bebas, - As roda bebas 19

CATATAN : Untuk Group FFA tidak diperbolehkan untuk naik kelas yang tidak sesuai dengan jumlah silindernya. Penggunaan engine diesel kapasitas enginenya sesuai dengan jumlah cc nya. Untuk mesin diesel turbo, dan mesin rotary masuk ke group FFA sesuai jumlah cylindernya. Kendaraan UTV long wheel base/four seater bawaan pabrik masuk ke G4.3 5 Asuransi Biaya Wajib Asuransi untuk menutup Premi Asuransi yang menjamin kepentingan Peserta dan Crew untuk diri masing-masing maupun terhadap Pihak ke 3 (tiga). Asuransi meliputi : Meninggal dunia Rp. 10.000.000,- Cacat tetap maksimum Rp. 10.000.000,- Rumah Sakit & pengobatan maksimum Rp. 5.000.000,- (termasuk ambulance) Kerusakan milik pihak ke 3, maksimum Rp. 1.000.000,- Jaminan Asuransi mulai berlaku sejak start hingga akhir perlombaan atau hingga saat pengunduran diri, didiskualifikasi atau dipecat. 6 Iklan & Sticker. 6.1 Sticker Start dan semua sticker yang dibagikan oleh panitia wajib dipasang / ditempel pada kendaraan peserta, dilarang merubah dan atau memasang sticker wajib tersebut yang tidak dengan petunjuk panitia 6.2 Setiap sticker promosi peserta yang mempunyai jenis produk yang sama dengan salah satu sponsor panitia penyelenggara, dikenakan biaya minimal 2 (dua) kali biaya pendaftaran normal. Dengan catatan tinggi dan tebal tulisan serta ukuran sticker tersebut tidak boleh lebih besar dari Sticker Wajib. 6.3 Peserta yang tidak memasang Sticker Wajib panitia, dikenakan biaya maksimal 10 (sepuluh) kali biaya pendaftaran normal. 6.4. Peserta tidak diperkenankan memasang sticker pada tempat yang disediakan untuk pemasangan sticker wajib panitia. 6.5 Peserta boleh memasang sticker tambahan asal tidak sejenis dengan sticker wajib dengan mengikuti ketentuan pada butir a, b dan c diatas dan tidak melanggar kesopanan hukum yang berlaku serta tidak mengundang perselisihan dan tidak memasang pada tempat yang dapat menghalangi pandangan peserta. 6.6 Pemasangan iklan dari pihak penyelenggara, No Start, dan iklan-iklan lainnya harus sudah terpasang pada saat sebelum melakukan Srutineering. 6.7 Nama Driver, Navigator dan golongan darahnya harus ditulis di kiri dan kanan front fender (spakboard depan) dengan ukuran huruf tinggi minimum 7 cm. 6.8 Periklanan dari kegiatan dan hasil perlombaan oleh pendaftar, peserta dan atau pihak lain (interested parties) wajib mendapatkan ijin tertulis dari Panitia Penyelenggara. 6.9 Semua periklanan tentang kegiatan dan hasil perlombaan wajib mencantumkan nama dari perlombaan dan organizer dari perlombaan ini sebelah atas dari iklan itu dan ukuran dari nama tersebut tidak boleh lebih dari 1/10 luas iklan. Semua iklan wajib mengumumkan hasil kejuaraan Umum Perorangan maupun Kejuaraan Team. 20

7 Ban 7.1 Wajib mempergunakan Ban: Produk dari Gajah Tunggal 7.2 Penggunaan Ban Rally dan Ban berpaku / rantai dilarang dengan sanksi pemecatan. 7.3 Berukuran minimal 27 inch untuk group 1 dan group 4. Berukuran minimal 29 inch untuk group 2 dan group 3 Ukuran maksimal 35 inch untuk semua group 7.4 Jumlah ban maksimal 4 (empat) buah. 8 Lintasan Special Stage 8.1 Semua Lintasan Special Stage jalan tanah (Gravel), dengan panjang setiap SS : ± 3.00 km 8.2 Khusus untuk Peserta G4, lintasan SS dibeberapa bagian akan melalui route berbeda (selanjutnya disebut Lintasan G4). 8.3 Lintasan G4 juga akan dipergunakan untuk SS Kejuaraan Khusus The Best Overall. 9 Survey / Reconnaissance 9.1 Prosedur Pendaftaran Survey 9.1.1 Sebelum melakukan Survey, peserta di WAJIB kan melakukan pendaftaran serta memberikan data lengkap kendaraan yang akan digunakan survey Kendaraan Survey tidak diperkenankan mempergunakan kendaraan yang dipakai Perlombaan. Pendaftaran dilakukan di Pos Start SS pertama yang hendak di survey 9.1.2 Setiap peserta akan mendapatkan 1 (satu) lembar kartu survey (kartu Identitas dan Kartu Kontrol) yang selama survey WAJIB ada didalam kendaraan. 9.2 Jadwal Survey Jum at, 5 April 2013 NO. SURVEY NO. SS SPECIAL STAGE JARAK KM. WAKTU MASUK KETERANGAN Semua Peserta 1/3 SS Springhill 3.00 Semua Peserta 2/4 SS Springhill 3.00 09:00-11:00 13.00-15.00 SS diulang 3X SS diulang 3X 9.3 Batasan Khusus Survey 9.3.1 Setiap peserta akan mendapat Kartu Survey yang berlaku untuk 3 (tiga) kali menjalani setiap Special Stage sesuai dengan jadwal waktu survey, atau 3 kali Start kanan dan 3 kali Start Kiri termasuk Survey Lintasan untuk The Best Overall Kartu ini wajib diperlihatkan dan diisi petugas diawal dan akhir setiap lintasan special stage selama waktu survey. 9.3.2 Peserta G1, G2, G3 dianjurkan melakukan Survey pada Lintasan G4, yang akan dipergunakan Kejuaraan Khusus The Best Overall pada Jadwal tersebut diatas, untuk mempersiapkan bila mengikuti Kejuaraan Khusus The 21

Best Overall. Catatan: pada Minggu, 7 April tidak di jadwalkan waktu Survey. 9.3.3 Setiap peserta hanya diijinkan memasuki lintasan special stage dari lokasi Start yang ditentukan atau buku route dan tidak mengemudi dengan arah yang berlawanan dengan arah ss, kecuali di instruksikan Panitia. 9.3.4 Selama jadwal survey jalan / lintasan tidak ditutup untuk lalulintas umum, karena itu kecepatan kendaraan harus dijaga, maksimum kecepatan 60 km/jam. 9.3.5 Seluruh Kendaraan harus selalu menghidupkan lampu besar pada saat berjalan di lintasan Special Stage. 9.3.6 Selama Survey, Peserta wajib mentaati Peraturan Lalu- lintas dan Jalan Raya Republik Indonesia dan juga ketentuan dari Panitia sebagaimana yang tercantum pada buku Peraturan atau pada Bulletin. Keselamatan dan hak dari pemakai jalan umum lainnya harus dihormati setiap saat. 9.3.7 Pelanggaran terhadap jadwal dan peraturan dari peninjauan/pengenalan route seperti yang tercantum dapat mengakibatkan tidak diperbolehkan untuk Start Sanksi : Seluruh jenis pelanggaran atas peraturan dari peninjau / pengenalan Route (survey) akan dilaporkan kepada Pengawas Perlombaan dimana akan dipertimbangkan Sansi selanjutnya. Pihak penyelenggara harus menyampaikan kepada IMI nama dari setiap peserta yang telah melakukan pelanggaran guna sebagai pertimbangan untuk kesalahan berikutnya. 10 Melengkapi Administrasi Peserta dapat melengkapi Adminstrasi Pendaftaran yang di lakukan di Sekretariat untuk menandatangani Formulir Pendaftaran. Driver and Co-Driver maupun Team Manager WAJIB mendatangani Formulir Pendaftaran di Sekretariat atau di Speed Offroad Headquarters dan disaksikan Petugas Panitia yang ditunjuk. 10.1 Tempat Speed Offroad Headquarters Sirkuit Springhill, Bukit Kemiling Permai, Bandar Lampung 10.2 Waktu Jum at, 5 April 2013, 09:00 17:00 wib, 10.3 Dokumen yang dipersiapkan Pada Pemeriksaan Administrasi akan diperiksa dokumen - dokumen sebagai berikut : Entrant License, untuk peserta Non privateer Kartu Ijin Start Driver dan Co-driver SIM Driver dan Co-driver STNK Mengisi lengkap Formulir Pendaftaran Pas foto Driver and Co- Driver masing-masing 3 (tiga) lembar 22

Sebelum menjalani Scrutineering peserta wajib mendapat tanda Lulus Administrasi pada Form Scrutineering. 11 Scrutineering 11.1 Tempat Sirkuit Springhill, Bukit Kemiling Permai, Bandar Lampung 11.2 Waktu / Jadwal Jum at, 5 April 2013, 08:30 15:00 wib. Jadwal Scrutineering untuk masing-masing Group dapat dilihat pada Lampiran 1. 11.3 Scrurineering Setiap kendaraan wajib melapor pada saat Scrutineering sesuai dengan jadwalnya masing-masing. Melampaui batas akhir scrutineering sebelum waktu briefing dikenakan denda Rp. 100.000. Scrutineering sebelum MTC 1 dikenakan denda Rp. 150.000 Pemeriksaan dilakukan dalam 2 (dua) bagian, yaitu : Pemeriksaan surat-surat, lisensi, administrasi, identifikasi dan sebagainya Pemeriksaan kendaraan dan persyaratan kendaraan lainnya sesuai peraturan yang berlaku Peserta yang tidak lulus scrutineering atau terlambat sampai batas waktu yang ditentukan, akan diadakan re-scrutineering dengan dikenakan denda sampai dengan batas waktu yang ditentukan yang akan diatur dalam Peraturan Pelengkap Perlombaan. Tanpa sticker Passed Scrutineering, kendaraan tidak diperkenankan start pada Shakedown dan start SS Kendaraan yang mengalami kecelakaan/terbalik pada salah satu SS dan ingin melanjutkan SS berikutnya wajib terlebih dahulu diperiksa oleh petugas scrutineering. Petugas scrutineering berhak melarang peserta tersebut dengan alasan tidak memenuhi standard safety. 12 Shakedown / Testing Kesempatan untuk melakukan Testing akan diberikan sebelum event, dilintasan Testing, pada hari Jum at, 5 April 2013, 15:00 17:00 wib. Mempergunakan kendaraan Offroad yang telah lulus Scrutineering, dengan perlengkapan Safety lengkap. Setiap Peserta diberi kesempatan melakukan Shakedown maksimum 2 (dua) kali. 13 Briefing Peserta 13.1.1 Briefing peserta diadakan di HQ Sirkuit, waktu: Jum at, 5 April 2013, 17:00 wib 13.1.2 Setiap peserta (Driver atau Navigator atau Manager yang memiliki Entrant) wajib mengikuti briefing dan wajib mengisi daftar hadir. Peserta yang tidak mengikuti briefing tidak mempunyai Hak Protes 13.1.3 Panitia akan mengumumkan notulen briefing paling lambat sebelum perlombaan dimulai,hasil Briefing Peserta mengikat. 14 Kartu Kontrol / Time Card 14.1.1 Kartu Kontrol atau Time Card akan dibagikan di MTC atau di HQ Sirkuit Springhill, 23

bersamaan dengan Starting List, untuk masing-masing SS yang akan berlangsung. 14.1.2 Peserta bertanggung jawab atas pemeliharaan kartu kontrolnya yang diberikan pada saat briefing atau sebelum Start 14.1.3 Kartu kontrol harus dapat diperlihatkan setiap saat jika diminta oleh petugas lomba, apabila tidak dapat memperlihatkan kartu kontrolnya pada saat pemeriksaan dikenakan sanksi Pemecatan. 14.1.4 Setiap koreksi atau perubahan pada Kartu Kontrol tanpa persetujuan Petugas yang bersangkutan, dikenakan sanksi Pemecatan. 14.1.5 Peserta bertanggung jawab dan memeriksa atas laporan waktunya masing-masing pada setiap petugas pos waktu / pos route 14.1.6 Hanya petugas yang berhak mengisi data-data waktu pada Kartu Kontrol peserta 14.1.7 Hilangnya Kartu Kontrol dikenakan sanksi pemecatan dari SS sesuai kartu Kontrol tersebut. 15 Start Speed Offroad 15.1 Pengumuman Daftar Start / Starting List Starting List TC 1 (SS 1) Tempat : Official Notice Board, Speed Offroad HQ / MTC 1 Waktu : Jum at, 5 April 2013, 17:00 wib atau Sabtu 6 April, 06:30 wib Starting List TC 2 (SS 2): Tempat : Official Notice Board, Speed Offroad HQ Waktu : Sabtu, 6 April 2013, 12:00 wib Starting List TC 3 (SS 3) Tempat : MTC 2. Waktu : Minggu, 7 April 2013, 06:30 wib Starting List TC 4 (SS 4) : Tempat : Official Notice Board, Speed Offroad HQ Waktu : Minggu, 7 April 2013, 12:00 wib WAKTU RESMI : Waktu Resmi yang dipergunakan selama Speed Offroad ini adalah Waktu Indonesia Barat (wib) / Waktu Lokal. Displai Waktu Resmi akan ditampilkan pada Official Notice Board yang terletak di Speed Offroad Headquarters. 15.2 MTC 1 Setiap peserta bertanggung jawab untuk dengan kendaraannya melapor pada MTC 1 pada Sabtu, 6 April 2013, antara 06:30 07:30 wib. Lokasi MTC 1 di Sirkuit Springhill, Bukit Kemiling Permai, Bandar Lampung 15.3 Start SS 1 Tempat : Sirkuit Springhill, Bukit Kemiling Permai, Bandar Lampung Waktu : Sabtu, 6 April 2013, jadwal kendaraan pertama 08:00 wib. 15.4 Start SS 2 Tempat : Sirkuit Springhill, Bukit Kemiling Permai, Bandar Lampung Waktu : Sabtu, 6 April 2013, jadwal kendaraan pertama 13:00 wib. 24

15.5 MTC 2 Setiap peserta bertanggung jawab untuk dengan kendaraannya melapor pada MTC 2 pada Minggu, 7 April 2013, antara 06:30 07:30 wib. Lokasi MTC 2 di Sirkuit Springhill, Bukit Kemiling Permai, Bandar Lampung 15.6 Start SS 3 Tempat : Sirkuit Springhill, Bukit Kemiling Permai, Bandar Lampung Waktu : Minggu, 7 April 2013, jadwal kendaraan pertama 08:00 wib. 15.7 Start SS 4 Tempat : Sirkuit Springhill, Bukit Kemiling Permai, Bandar Lampung Waktu : Minggu, 7 April 2013, jadwal kendaraan pertama 13:00 wib. 16 Jalannya Speed Offroad 16.1 Special Stage adalah jalur atau lintasan tertutup khusus untuk perlombaan ini dimana dilombakan kecepatan dengan penilaian waktu tempuh. 16.2 Selama menjalani Special Stage peserta wajib menggunakan safety helmet, racing suit, gloves/sarung tangan dan safety belt, sanksi penambahan waktu 1 menit dari waktu tempuh pada SS tersebut. 16.3 Urutan Start a. Ditentukan berdasarkan masing-masing Group dan Kelas Kendaraan sebagai berikut: Peserta dengan group terendah Peserta dengan kelas yang terendah Urutan Start Setiap Kelas Berdasarkan urutan Peringkat Putaran sebelumnya, tetapi Khusus untuk Putaran 1, urutan Start setiap Kelasnya akan ditentukan berdasarkan : - Peserta Seeded - Hasil Kejurnas 2012 - Selebihnya ditentukan Pimpinan Perlombaan b. Jarak waktu (interval) Start antar Peserta diberikan pada saat Briefing atau pada Starting List c. Dalam keadaan memaksa maka interval Start Peserta dapat dirubah dengan seijin Steward of the Meeting melalui Bulletin atau Starting List. d. Urutan start dapat berubah setelah adanya Re-Seeding/Re-Grouping setelah akhir Leg/Ettape berdasarkan waktu yang dihasilkan. e.2 (dua) Peserta dari Kelas yang sama akan di Start sesuai Starting List, pasangan ini tidak berubah. Bila salah satu Peserta tidak Start maka Peserta yang menjadi Pasangannya akan di Start sendiri. 16.4 Kewajiban dengan Crew lengkap Menjalani route memulai DAERAH POS / TC (Rambu Jam Warna Kuning) Start SS, sampai akhir DAERAH POS (rambu Garis Tiga Beige) setelah Finish Stop Kendaraan WAJIB dikemudikan serta diikuti Crew lengkap (Driver & Co Driver). Hanya Driver yang diperkenankan mengemudikan kendaraan di jalur Special Stage (SS) 25

Pada waktu melapor MTC dan memasuk iatau mengeluarkan dari Parc Ferme diwajibkan dikemudikan dan melapor salah satu Crew, Driver atau Navigator. Diluar Route tersebut boleh dikemudikan orang lain yang diberi kuasa. 16.5 Special Stage Semua peserta wajib lapor pada TC setiap special stage sesuai jadwal waktunya masing-masing. Pada saat lapor di Pos Start Special Stage, peserta harus memberikan kartu kontrolnya pada petugas pos untuk cek waktu berangkatnya ataupun diberikan waktu start baru apabila terjadi kemacetan di dalam lintasan Special Stage. Daerah antara TC dan Start SS merupakan daerah Control Area. Jika terjadi delay waktu start pada suatu special stage (SS), waktu TC tetap mengikat, peserta harus tetap membawa kendaraannya ke Parc Ferme TC yang telah disediakan sampai diberikan jadwal start yang baru. Apabila terjadi suatu kondisi yang mengharuskan untuk merubah jadwal TC, maka RC (Racing Comitte) akan memberitahukan kepada seluruh peserta dengan mengeluarkan Bulletin. 30 (tiga puluh) detik sebelum waktu start peserta, petugas mengembalikan Kartu Kontrol dan memberi aba-aba 30 (tiga puluh) detik untuk start. Bila alat countdown elektronik atau system sensor tidak berfungsi atau tidak dipergunakan, Start Special Stage akan dilakukan oleh petugas dengan aba-aba perhitungan mundur 5,4,3,2,1, Waktu Special Stages akan diambil sampai hitungan 1/10 detik (1 angka dibelakang koma). Peserta yang melakukan kesalahan Start (False start) sebelum petugas atau Jam menunjukan tanda Start, dikenakan Hukuman 1 (satu) menit. Dilarang menutupi / menghalangi jalan bagi kendaraan lain yang berada di belakang untuk menyusul (berlaku tidak sportif), sanksi Diskualifikasi / Pemecatan. Dilarang mengemudikan kendaraan berlawanan arah di jalur special stage, sanksi Pemecatan Dilarang memotong jalur atau mempersingkat jarak dan menghindari rintangan (handycap), sanksi Diskualifikasi / Pemecatan Jam tutup Pos Finish di setiap spesial Stage (SS) adalah 30 menit setelah waktu Start Peserta terakhir Finish special stage dilakukan dengan Flying Finish (FF) dan peserta wajib berhenti di Finish Stop (FS) yang berjarak minimal 50 (lima puluh) meter dari Flying Finish (FF) untuk mencatatkan waktu tempuh pada kartu control. Jam tutup Pos Finish di setiap spesial Stage (SS) adalah 30 menit setelah waktu start peserta terakhir. Pembatalan sebagian peserta dalam special stage pada keadaan tertentu SS dapat dilakukan. Hanya Steward of the Meeting yang berhak menghentikan suatu SS melalui Clerk of the Course. Jika lebih dari 50% + 1 peserta ditiap group sudah menjalani SS, maka sisa peserta yang belum menjalankan SS tersebut akan diberi waktu tempuh sama dengan waktu tempuh peserta ke 5 (lima) tercepat dalam group tersebut, peserta yang sudah start namun tidak Finish (DNF) tidak mendapatkan waktu tempuh tersebut. Jika kurang dari 50% peserta ditiap group belum menjalani SS, maka SS tersebut dibatalkan. 26

16.6 Bantuan Pada SS Pada Special Stage setiap peserta tidak boleh mendapatkan bantuan dari pihak lain. Baik berupa alat atau benda maupun bantuan tenaga. sanksi Diskualifikasi/Pemecatan Peserta diperbolehkan membawa toolkits dengan posisi tersimpan / terikat aman pada kendaraan. Bantuan spontanitas penonton (tanpa alat) dapat dilakukan dalam kondisi ketika terjadi suatu kecelakaan dengan memberikan pertolongan kepada awak kendaraan dan atau mengembalikan kendaraan ke posisi yang aman, hal demikian tidak mendapatkan sangsi. Kendaraan peserta yang mengalami gangguan teknis ataupun stuck dalam lintasan sehingga menghalangi jalur peserta lain didalam suatu Spesial Stage maka akan dilakukan evakuasi paksa oleh petugas lintasan ataupun oleh kendaraan Sweeper ataupun oleh petugas lintasan dibantu penonton hanya ke tepi lintasan dengan tujuan agar tidak menghambat jalannya perlombaan, untuk hal demikian tidak mendapatkan sangsi. Evakuasi pada point diatas hanya dilakukan dengan cara menarik ataupun mendorong kendaraan ke tepi lintasan. Dan peserta tidak diperbolehkan memaksa petugas untuk segera melakukan evakuasi, sanksi DNF (Did Not Finish) Didalam Special Stage perbaikan teknik diperkenankan hanya oleh crew kendaraan yang bersangkutan (Driver & Navigator) selama tidak mengganggu jalannya perlombaan dan masih dalam batas hak waktunya. Bantuan dari pihak lain dengan cara verbal/lisan diperbolehkan, maksimum 2 (dua) crew team. Jika mencapai Pos Finish (Finish Stop) melebihi waktu BWTM yang ditetapkan sebelum jam tutup pos maka akan diberikan sangsi sebesar waktu BWTM. Jika melebihi waktu jam tutup pos maka dinyatakan DNF dan diberikan waktu BWTM ditambah penalty 1 (satu) Pos. (Penalti 1 pos adalah 5 (lima) menit) 16.7 Halangan Pada Route SS Jika peserta mengalami halangan (hambatan) yang terjadi akibat peserta lain yang mengalami kecelakaan atau mogok, dapat mengajukan permohonan kepada Pimpinan Lomba untuk mengulang menempuh SS tersebut dengan ketentuan : Wajib langsung mengajukan kepada Stage Commander atau Petugas Pos di Finish SS tersebut dan wajib mendapat catatan dari Petugas Pos Finish Stop. Dapat menunjuk saksi yang mengetahui kejadian tersebut, juga harus diperkuat dengan laporan petugas. Meminta persetujuan Pimpinan Perlombaan. Bila diijinkan mengulang, pada kesempatan pertama wajib langsung menuju Start SS, Waktu tempuh SS yang diperoleh pertama di hapus / tidak diperhitungkan lagi 17 Handicap Waktu tempuh Special Stage Peserta ditambah waktunya dengan Handicap sebagai berikut: G1 4 Cylinder Kelas 1 : 0 detik / Km Kelas 2 : 2 detik / Km Kelas 3 : 2.5 detik / Km 27

Kelas 4 : 4 detik / Km G2 6 Cylinder Kelas 1 : 0 detik / Km Kelas 2 : 5 detik / Km Kelas 3 : 6 detik / Km G3 Free For All Kelas 1 : 0 detik / Km Kelas 2 : 3.5 detik / Km Kelas 3 : 5 detik / Km G4 UTV Kelas 1 : 0 detik / Km Kelas 2 : 1 detik / Km Kelas 3 : 3 detik / Km Kelas 4 : 5 detik / Km CATATAN : -Jarak Tempuh Kilometer dibulatkan (jika 0,5 atau lebih dibulatkan keatas) -Untuk handicap Group 4 hanya memungkinkan untuk direvisi pada putaran 1 (satu). Hasil revisi akan dituangkan pada buku pelengkap peraturan perlombaan pada putaran berikutnya. 18 Batas Waktu Tempuh Maksimum (BWTM) dan Ketentuan Waktu SS 18.1 BWTM Special Stage ditentukan untuk setiap Kelas adalah waktu tempuh tercepat dikelasnya ditambah 3 (tiga) menit. 18.2 BWTM Special Stage pada saat terjadi hujan ditentukan untuk setiap Kelas adalah waktu tempuh tercepat dikelasnya ditambah 5 (lima) menit. 18.3 BWTM akan ditentukan pada waktu penerbitan Starting List dan hanya dapat dirubah atas Persetujuan Pengawas Perlombaan karena Pertimbangan kondisi Lintasan akibat cuaca. 18.4 Peserta yang memperoleh waktu tempuh SS melebihi BWTM akan diberikan waktu BWTM. 18.5 Peserta yang menjalani SS tetapi tidak mencapai Finish Stop akan diberikan waktu BWTM ditambah penalti 1 (satu) pos 18.6 Peserta yang tidak menjalani SS (yang bukan SS terakhir) atau tidak start akan diberikan waktu BWTM ditambah penalti 2 (dua) pos 18.7 Penalti satu pos adalah 5 menit (10 detik/menit x 30 menit waktu maksimum tutup Pos) 18.8 Setiap peserta yang mengundurkan diri dari perlombaan Wajib melapor kepada Panitia melalui Penghubung Peserta secara tertulis pada Formulir Pengunduran Diri Dari Perlombaan. Jika peserta tidak melaporkan pengunduran diri hingga tutup pos pada SS terakhir, maka peserta akan dikenakan sanksi denda Rp. 300.000 Selama peserta tidak mengajukan Pengunduran Diri maka diberikan waktu BWTM ditambah penalti 2 (dua) pos. Kecuali pada SS terakhir. 18.9 Apabila peserta tidak melakukan Start pada SS terakhir maka peserta tersebut tidak diberikan Waktu Tempuh SS. Dianggap non finisher dari Event. 19 Rambu-Rambu Rambu-rambu yang digunakan adalah sebagai berikut : a. Rambu bergambar jam : MTC dan TC b. Rambu bergambar Bendera Kuncup : Start SS c. Rambu bergambar Bendera kotak-kotak : FF (Flying Finish) d. Rambu bergambar STOP : FS (Finish Stop) e. Rambu bergambar Kilat : PC (Pos Control) 28

f. Rambu bergambar lingkaran dengan garis tiga: Akhir Daerah Kontrol g. Rambu dengan garis 1, garis 2, garis 3: menunjukan bagian Jarak ke Finsh Stop 20 Daerah Kontrol / Control Area a. Daerah Kontrol / Control area adalah daerah diantara pos TC sampai dengan Rambu Lingkaran dengan Garis Tigasetelah garis Start SS b. Pada Daerah Kontrol tidak diperkenankan turun dari kendaraan tetapi diperkenankan membuka Safety Helmet c. Perbaikan kendaraan dilarang kecuali ban kempis, mengurangi tekanan angin ban, dan memasang Accu tambahan untuk menghidupkan kendaraan yang dilakukan oleh awak kendaraan dengan seijin Pimpinan Lomba dan diberikan waktu perbaikan maksimal selama 15 (lima belas) menit termasuk waktu interval tersebut. Sanksi 10 detik/menit, maksimum 30 menit. Diperbolehkan pihak lain memberikan bantuan berupa alat/benda dari luar control area. d. Didaerah tidak diperbolehkan dipayungi (kecuali seijin pimpinan lomba dan diketahui oleh Steward off the meeting). 21 Hukuman-Hukuman dan Sanksi Pemecatan 21.1 Hukuman- Hukuman Terlambat lapor di MTC 1 :Rp. 5.000,-/menit Maksimal Rp. 150.000,- (30 menit setelah batas waktu MTC 1) Setelah batas waktu TC 1 dikenakan 10detik/menit max 30 menit setelah batas max sangsi pemecatan..melapor di MTC 1 & MTC 2 :Harus membawa kendaraan balap dan dilakukan oleh salah satu awak, sangsi pemecatan. Terlambat lapor di MTC 2 :10 detik/menit Tidak melapor di MTC 2 :Diskualifikasi Telalu cepat melapor di TC :10 detik/menit, Maks. 30 mnt Terlambat lapor di TC :10 detik/menit, Maks. 30 mnt Tidak melapor di TC Start :BWTM ditambah penalti 2 (dua) Pos Pergantian Ban / Jumper Accu melebihi 15 menit didaerah Kontrol : 10 detik/menit, Maks. 30 mnt Kesalahan Start (False Start) :1 menit Menolak start pada waktunya :10 detik/menit, Maks 30 mnt Tidak menjalani SS / DNS-SS :BWTM ditambah penalty 2 (dua) Pos Kecuali SS terakhir DNF- Speed Offroad DNF- SS : BWTM ditambah penalti 1(satu) Pos Setelah Start SS, menjalani tanpa Helmet/ Racing Suit/Glove/Safety Belt : 1 menit BWTM adalah waktu peserta tercepat di masing-masing kelas ditambah 3 menit. (apabila SS terjadi hujan penambahannya adalah 5 menit) Penalti 1(satu) Pos adalah 5 menit. (300 detik) 29

21.2 Sanksi-Sanksi Pemecatan dari Event Sanksi pemecatan dari Event akan dijatuhkan kepada peserta bila melakukan hal-hal sebagai berikut : a. Bertindak tidak sportif selama perlombaan b. Berjalan berlawanan arah di jalur special stage c. Menggunakan kendaraan yang tidak lulus scrutineering d. Dengan sengaja merubah speck kendaraan setelah lulus scrutineering pada kelas yang diikuti. e. Melakukan keributan/perkelahian fisik antar peserta atau panitia dan pihak ketiga lainnya sehingga mengganggu jalannya lomba. f. Menggunakan Narkoba. g. Pada waktu menjalani SS bukan Driver yang mengemudi. h. Pada formulir pendaftaran mengisi Kelas yang diikuti tidak sesuai dengan spesifikasi kendaraan. i. Memasuki / keluar Parc Ferme dan Melapor pada MTC tidak dilakukan oleh salah satu awaknya (driver dan atau navigator). j. Setelah Special Stage berakhir, tidak memasuki Parc Ferme (untuk kendaraan yang ditentukan) untuk menjalani Scrutineering Akhir. 21.3 Sanksi-Sanksi Pemecatan dari Special Stage Sanksi pemecatan dari 1 (satu) Special Stage akan dijatuhkan kepada peserta bila melakukan hal-hal sebagai berikut : a.memotong / memperpendek jarak / menghindari rintangan (Handycap). b. Peserta tidak diperbolehkan memaksa petugas untuk segera melakukan Evakuasi.sanksi DNF (Did Not Finish) c. Hilangnya Kartu Kontrol dikenakan sanksi pemecatan dari SS sesuai kartu Kontrol tersebut. d.pada Special Stage peserta mendapatkan bantuan dari pihak lain. Baik berupa alat atau benda maupun bantuan tenaga. 22 Parc Ferme & Pemeriksaan Akhir Setelah Finish SS 4, semua Peserta, Kecuali Peserta-peserta dari Kelas G1.4, G2.3, G3.1, G3.2, G3.3, G4.4 diwajibkan langsung memasukan Kendaraan ke Parc Ferme yang langsung akan dilakukan Pemeriksaan Akhir. Setelah menjalani Pemeriksaan Akhir Kendaraan dapat langsung keluar dari Parc Ferme tanpa menunggu Hasil Akhir diumumkan. Bila ada Protes atas Kendaraan tertentu, Panitia akan meminta Kendaraan yang di Protes tersebut untuk memasuki Parc Ferme untuk dilakukan Pemeriksaan. Peserta wajib menghadirkan Kendaraannya, sanksi Pemecatan Lokasi: Sirkuit Springhill, Bukit Kemiling Permai, Bandar Lampung. 23 Team Speed Offroad. Ketentuan Team Speed Off Road : Satu Team dinilai sah apabila jumlah kendaraannya minimal 3 (tiga) kendaraan dan maksimal 4 (empat) kendaraan yang melakukan start. Satu Team dalam rangkaian kejuaraan Nasional jika 2 (dua) Driver sama / tetap selama putaran-putaran pada Seri tahun berjalan. 30

Penghitungan point kejuaraan Team adalah penjumlahan point Kelas dari 3 (tiga) finisher terbaik, yang mendapatkan waktu tempuh seluruh SS termasuk BWTM, 24 Point system 1. Point System Group setiap Putaran pada Seri Kejuaraan Nasional, Driver dan Navigator adalah sebagai berikut :Juara 1 25 Juara 6 10 Juara 11 5 Juara 2 20 Juara 7 9 Juara 12 4 Juara 3 16 Juara 8 8 Juara 13 3 Juara 4 13 Juara 9 7 Juara 14 2 Juara 5 11 Juara 10 6 Juara 15 dan seterusnya yang menyelesaikan keseluruhan SS akan mendapatkan point 1. 2. Point System Kelas untuk penentuan Kejuaraan Team adalah sebagai berikut : Juara 1 15 Juara 6 5 Juara 2 12 Juara 7 4 Juara 3 10 Juara 8.3 Juara 4 8 Juara 9.2 Juara 5 6 Juara 10 1 Jika terjadi jumlah point Team sama, maka Team yang salah satu anggotanya berada dikelas dengan jumlah peserta terbanyak, berhak mendapatkan juara team di putaran tersebut. Jumlah peserta di masing-masing kelas diambil dari starting list peserta yang terdaftar pada TC 1. 25 Hasil 14.1 Hasil Kejuaraan Hasil akhir dinyatakan dalam Jam, Menit dan Detik sampai hitungan 1/10 detik (1 angka dibelakang koma). Peserta yang memiliki jumlah hukuman dan waktu tempuh terendah akan keluar sebagai pemenang pertama dan selanjutnya sesuai dengan urutan jumlah waktu terendah berikutnya. Setiap peserta yang mencapai finish akan memperoleh Point Kejuaraan Group dan Point Kejuaraan Kelas. Kejuaraan Team diambil total point yang diperoleh 3 (tiga) anggota Team (minimal 2 anggota team) yang memperoleh point tinggi dari Point Kejuaraan Kelas atau Kejuaraan Team. Pada kasus Ex-Equo, pemenangnya ditentukan sebagai berikut : - Pemenangnya adalah yang lebih cepat di SS pertama - Bila masih sama, pemenangnya yang lebih cepat di SS ke dua dst. - Bila seluruh SS sama waktu tempuhnya, maka ditetapkan juara bersama dengan menghilangkan urutan dibawahnya. Penentuan piala dan hadiah pemenangnya ditentukan dengan undian tetapi point tetap diperhitungkan 14.2. Pengumuman Hasil Sementara & Hasil Akhir Tempat : Speed Offroad Headquarters, Sirkuit Springhill Waktu : Minggu, 7 April 2013 Pengumuman Hasil Sementara : 16:00 wib Pengumuman Hasil Akhir : 17:15 wib 31

26 Kejuaraan Khusus The Best Overall a. 5 (Lima) terbaik untuk masing-masing Group (total 20 Peserta) berhak dan akan memperebutkan Juara The Best Overall yang dipersembahkan oleh Indonesian UTV Club. b. Peserta yang karena Kesehatan atau Kerusakan kendaraan tidak dapat mengikuti Kejuaraan Khusus The Best Overall, tidak dapat digantikan oleh Peserta lain atau urutan berikutnya dari Group. c. Masing masing peserta akan menjalani 2 (dua) SS yaitu SS 5 The Best Overall dan SS 6 The Best Overall dengan Lintasan yang dipergunakan adalah Lintasan G4. d. Start berpasangan, 2 (dua) Peserta, dengan urutan berdasarkan Hasil Akhir Terbaik Kejurnas. e. Masing masing peserta akan diberikan Start Money sebesar Rp.1.000.000.- (satu juta rupiah) dan akan diberikan setelah masing masing peserta menjalani SS The Best Overall. f. Kejuaraan Khusus The Best Overall ditentukan dari penjumlahan WaKtu SS, tanpa Handycap, ditambah penalti yang didapat. g. Akan diberikan hadiah berupa Piala dan Uang atau barang untuk juara 1 sampai dengan 10 pada Kejuaraan Khusus The Best Overall ini. h. Bila terdapat Waktu/ Nilai Sama, pemenangnya akan ditentukan berdasarkan: Yang lebih cepat pada SS pertama Kejuaraan Khusus The Best Overall Bila masih sama, Peserta dengan Kendaraan dari Group yang lebih kecil Bila masih sama, Peserta dengan Kendaraan dari Kelas yang lebih kecil Bila masih sama, Pemenang di Kelas i. Akan diberikan hadiah berupa Piala Bergilir untuk juara 1 total point dan Uang atau barang untuk juara 1 sampai 5 total point pada kejuaraan khusus The Best Overall ini. j. Point setiap Putaran Kejuaraan Khusus The Best Overall, diberikan hanya untuk Driver, sebagai berikut : Juara 1 25 Juara 6 10 Juara 11 5 Juara 2 20 Juara 7 9 Juara 12 4 Juara 3 16 Juara 8 8 Juara 13 3 Juara 4 13 Juara 9 7 Juara 14 2 Juara 5 11 Juara 10 6 Juara 15 dan seterusnya yang menyelesaikan keseluruhan SS akan mendapatkan point 1 k. Bila terdapat Nilai sama pada Total Point / Point Seri, pemenangnya adalah: Yang mempunyai Point tertinggi pada satu Putaran Bila masih sama, yang mempunyai lebih banyak Point tertinggi Bila masih sama, yang mendapat Point tertinggi lebih dahulu 32

27 Hadiah, Penghargaan dan Pembagian Hadiah 27.1 Hadiah dan Penghargaan a. Kejuaraan G 1. 1 Juara I : Piala + Rp. 2.500.000.- Juara II : Piala + Rp. 1.500.000.- Juara III : Piala + Rp. 1.000.000.- Juara IV : Piala Juara V : Piala b. Kejuaraan G 1. 2 Juara I : Piala + Rp. 2.500.000.- Juara II : Piala + Rp. 1.500.000.- Juara III : Piala + Rp. 1.000.000.- Juara IV : Piala Juara V : Piala c. Kejuaraan G 1.3 Juara I : Piala + Rp. 2.500.000.- Juara II : Piala + Rp. 1.500.000.- Juara III : Piala + Rp. 1.000.000.- Juara IV : Piala Juara V : Piala d. Kejuaraan G 1. 4 Juara I : Piala + Rp. 2.500.000.- Juara II : Piala + Rp. 1.500.000.- Juara III : Piala + Rp. 1.000.000.- Juara IV : Piala Juara V : Piala e. Kejuaraan G 2. 1 Juara I : Piala + Rp. 2.500.000.- Juara II : Piala + Rp. 1.500.000.- Juara III : Piala + Rp. 1.000.000.- Juara IV : Piala Juara V : Piala f. Kejuaraan G 2. 2 Juara I : Piala + Rp. 2.500.000.- Juara II : Piala + Rp. 1.500.000.- Juara III : Piala + Rp. 1.000.000.- Juara IV : Piala Juara V : Piala 33

g. Kejuaraan G 2. 3 Juara I : Piala + Rp. 2.500.000.- Juara II : Piala + Rp. 1.500.000.- Juara III : Piala + Rp. 1.000.000.- Juara IV : Piala Juara V : Piala h. Kejuaraan G 3.1 Juara I : Piala + Rp. 2.500.000.- Juara II : Piala + Rp. 1.500.000.- Juara III : Piala + Rp. 1.000.000.- Juara IV : Piala Juara V : Piala i. Kejuaraan G 3.2 Juara I : Piala + Rp. 2.500.000.- Juara II : Piala + Rp. 1.500.000.- Juara III : Piala + Rp. 1.000.000.- Juara IV : Piala Juara V : Piala j. Kejuaraan G 3. 3 Juara I : Piala + Rp. 2.500.000.- Juara II : Piala + Rp. 1.500.000.- Juara III : Piala + Rp. 1.000.000.- Juara IV : Piala Juara V : Piala k. Kejuaraan G 4. 1 Juara I : Piala + Rp. 2.500.000.- Juara II : Piala + Rp. 1.500.000.- Juara III : Piala + Rp. 1.000.000.- Juara IV : Piala Juara V : Piala l. Kejuaraa G 4. 2 Juara I : Piala + Rp. 2.500.000.- Juara II : Piala + Rp. 1.500.000.- Juara III : Piala + Rp. 1.000.000.- Juara IV : Piala Juara V : Piala m. Kejuaraa G 4. 3 Juara I : Piala + Rp. 2.500.000.- Juara II : Piala + Rp. 1.500.000.- Juara III : Piala + Rp. 1.000.000.- Juara IV : Piala Juara V : Piala 34

n. Kejuaraa G 4. 4 Juara I : Piala + Rp. 2.500.000.- Juara II : Piala + Rp. 1.500.000.- Juara III : Piala + Rp. 1.000.000.- Juara IV : Piala Juara V : Piala o. Kejuaraan Team Juara I : Piala + Rp.5.000.000.- Juara II : Piala + Rp.3.000.000.- Juara III : Piala + Rp.2.000.000.- p. Kejuaraan Tambahan Juara Group 4 Cyl : Piala + 1 Set Ban GT Radial Savero Juara Group 6 Cyl : Piala + 1 Set Ban GT Radial Savero Juara Group FFA : Piala + 1 Set Ban GT Radial Savero Juara Group UTV : Piala + 1 Set Ban GT Radial Savero Juara Team : Piala + 1 Set Ban GT Radial Savero Best Non Seeded 4 Cyl : Piala + Produck dari Profender Best Non Seeded 6 Cyl : Piala + Produck dari Profender Best Non Seeded 8 Cyl : Piala + Produck dari Profender Best Non Seeded UTV : Piala + Produck dari Profender Best Excecutive 4 Cyl : Piala + Produck dari Profender Best Excecutive 6 Cyl : Piala + Produck dari Profender Best Excecutive 8 Cyl : Piala + Produck dari Profender Best Excecutive UTV : Piala + Produck dari Profender q. Kejuaraan Khusus The Best Overall Juara I : Piala + Rp.15.000.000.- Juara II : Piala + Rp.12.000.000.- Juara III : Piala + Rp.10.000.000.- Juara IV : Piala + Rp. 8.000.000.- Juara V : Piala + Rp. 7.000.000.- Juara VI : Piala + Rp. 6.000.000.- Juara VII : Piala + Rp. 5.000.000.- Juara VIII : Piala + Rp. 4.000.000.- Juara IX : Piala + Rp. 3.000.000.- Juara X : Piala + Rp. 2.000.000.- r. Total Point Seri Kejuaraan Khusus The Best Overall Juara I : Piala Bergilir + Uang atau Barang Senilai Rp.200.000.000.- Juara II : Piala + Uang atau Barang Senilai Rp.120.000.000.- Juara III : Piala + Uang atau Barang Senilai Rp. 80.000.000.- Juara IV : Piala + Uang atau Barang Senilai Rp. 60.000.000.- Juara V : Piala + Uang atau Barang Senilai Rp. 40.000.000.- 35

27.2 Keterangan - Satu Peserta hanya berhak menerima satu kali hadiah uang kecuali untuk hadiah team dan hadiah kejuaraan Khusus The Best Overall. - Hadiah uang dan Piala untuk kejuaraan Kelas Perorangan seperti yang disebutkan di atas hanya berlaku bila jumlah Starter minimal 6 (enam) dan jika jumlah starter hanya 5 (lima) hadiah uang hanya untuk juara I dan II, jika jumlah starter hanya 4 (empat) maka hadiah uang hanya untuk juara I saja. - Hadiah uang dan piala untuk kejuaraan team seperti yang disebut di atas hanya berlaku bila jumlah starter team minimal 8 (delapan) dan jika jumlah starter hanya 6 (enam) maka hadiah uang hanya untuk juara I dan II, jika jumlah starter hanya 3 (tiga) maka hadiah uang hanya untuk Juara I saja. - Jika pemenang tidak tampil pada saat pembagian hadiah, maka pemenang hanya berhak atas pialanya saja adapun hadiah uang menjadi milik panitia. - Jika pada pembagian hadiah peserta berhalangan hadir maka harus melapor kepada Steward of The Meeting secara tertulis agar tidak kehilangan hak atas hadiah yang yang diraihnya. 27.3 Pembagian Hadiah Acara pembagian hadiah akan dilaksanakan pada : Hari / Tanggal : Minggu, 7 April 2013 Waktu : 18 :00 Wib Tempat : Sirkuit Offroad Springhill 28 Protes & Banding 28.1 Biaya Protes 28.1.1 Setiap protes diajukan secara tertulis kepada Steward of The Meeting melalui Pimpinan Perlombaan dengan uang protes sebesar Rp. 2.000.000,- dan tidak dikembalikan bila protes ditolak. 28.1.2 Protes mengenai jalannya lomba, diajukan paling lambat 30 (tiga puluh) menit setelah peserta terakhir finish pada masing-masing Leg/Ettape. 28.1.3 Protes mengenai perhitungan waktu diajukan paling lambat 30 (tiga puluh) menit setelah pengumuman hasil sementara dikeluarkan 28.1.4 Alasan protes harus jelas dan ditujukan kepada siapa serta yang mengajukan harus dapat membuktikan bahwa ia adalah pendaftar atau peserta yang sah dan menghadiri briefing. 28.1.5 Protes secara kolektif atau proses lebih dari satu masalah, tidak diterima. 28.1.6 Dalam surat protes harus dicantumkan waktu pengajuan protes saat diterima panitia. 28.1.7 Semua biaya yang timbul untuk pemeriksaan/pembongkaran kendaraan akan dibebankan kepada pembuat protes apabila protesnya ditolak dan menjadi beban yang diprotes apabila di terima. 28.1.8 Bagaimanapun juga suatu protes tidak bisa mengakibatkan pengulangan perlombaan 28.2 Banding 28.2.1 Peserta berhak untuk mengajukan Banding (Appeal) atas keputusan yang diambil Steward of The Meeting kepada badan yang lebih tinggi yaitu PP.IMI, dengan membayar Rp. 5.000.000,- dan harus disetor tunai ke kas PP.IMI paling lambat 2 x24 jam setelah keputusan Steward of The Meeting diumumkan. 36

LAMPIRAN 1 JUM'AT, 5 April 2013 JADWAL ACARA WAKTU ACARA KETERANGAN 09.00 REGISTRASI PESERTA 09.00-11.30 PENGENALAN LINTASAN / SURVEY 13.00 14.00 PENGENALAN LINTASAN / SURVEY 08:30-9:45 SCRUTINEERING GROUP 4 CYL 09:45-11:15 SCRUTINEERING GROUP 6 CYL 13:00-14:00 SCRUTINEERING GROUP FFA 14:00-15:00 SCRUTINEERING GROUP UTV 14:00-17:00 SHAKE DOWN / PRACTISE maksimum 2 kali. 16:00 RAPAT 1 PENGAWAS PERLOMBAAN 17:00 BRIEFING PESERTA LEG 1, SABTU, 6 April 2013 WAKTU ACARA KETERANGAN 06.30-07.30 MTC 1 Leg 1 08.00 SS 1 12.30 SS 2 LEG 2, MINGGU, 7 April 2013 WAKTU ACARA KETERANGAN 06.30-07.30 MTC 2 Leg 2 08.00 SS 3 12.30 SS 4 16.00 PENGUMUMAN HASIL SEMENTARA 16.00 SS 5 & SS 6 THE BEST OVERALL 16.45 17.15 PENGUMUMAN HASIL SEMENTARA THE BEST OVERALL PENGUMUMAN HASIL AKHIR 18:00 PEMBAGIAN HADIAH 37

LAMPIRAN 2 SERI KEJURNAS SPEED OFFROAD JADWAL KEJUARAAN NASIONAL SPEED OFF ROAD 2013 Putaran I : Putaran II : Putaran III : Putaran IV : Putaran V : 7 April 2013 Lampung 12 Mei 2013 Serang - Banten 16 Juni 2013 Harvest City -Cileungsi 1 September 2013 Serang - Banten 27 Oktober 2013 Semarang-Jawa Tengah Point Sysytem 1. Point System Group setiap Putaran pada Seri Kejuaraan Nasional, Driver dan Navigator adalah sebagai berikut : Juara 1 25 Juara 6 10 Juara 11 5 Juara 2 20 Juara 7 9 Juara 12 4 Juara 3 16 Juara 8 8 Juara 13 3 Juara 4 13 Juara 9 7 Juara 14 2 Juara 5 11 Juara 10 6 Juara 15 dan seterusnya yang menyelesaikan keseluruhan SS akan mendapatkan point 1. 2. Point System Team setiap Putaran untuk Kejuaraan Nasional adalah sebagai berikut : Juara 1 15 Juara 6 5 Juara 2 12 Juara 7 4 Juara 3 10 Juara 8.3 Juara 4 8 Juara 9.2 Juara 5 6 Juara 10 1 Point Putaran untuk Seri Kejurnas ditentukan jika jumlah peserta team kurang dari 10 (sepuluh), maka point team diambil dari point terendah sesuai dengan jumlah team (menghilangkan point tertinggi). Bila terjadi Ex-Equo (Nilai sama) pada akhir putaran Kejuaraan Nasional, maka penentuan pemenangnya berdasarkan peraih point tertinggi pada putaran Pertama Ketentuan Untuk menjadi Juara Nasional baik Perorangan maupun Team : a. Maksimal tidak mengikuti 1 (satu) putaran b. Wajib mengikuti putaran terakhir 38

LAMPIRAN 3 DAFTAR NAMA SEEDED DRIVER SPEED OFF ROAD Nama Pengda Katagori Nama Pengda Katagori Seeded Seeded A. Goma Jabar B Ismail Johan DKI B Ade Heryanto Jabar B James Sanger Sumsel B Aga Kartiwa DKI A Nur Fadjri Jabar B Agus Budiman DKI B Jhonny Liunata DKI B Agus Johansyah DKI B Kamarudin Kaltim B Akbar Hardianto DKI B Kelly Markus Jabar B Alex Pribangun DKI B Loekito Raharjo Jatim B Andi Barata DKI B Lukman H Jabar B Anton Nawar Jabar B M. Aprilianto (Bobo) DKI B Arnold Kuhu DKI B M. Bintang DKI B Asdi Narang Kalteng B Moko Karsono DKI B David Saputra DKI B Nur Alamsyah DKI B Dian Gondokusumo DKI B Paul Banuara Jabar B Didi Hardianto Jatim B Prasetianto Jabar B Dira Sulanjana Jabar B Rifat Sungkar DKI B Djoko Sutrisno (Boy) DKI B Rio Andreti Sumsel B Dodock. CH Jatim B Rio Teguh Jabar A Donny SQ DKI B Rizal Sungkar DKI B Dzulfikar Wahab DKI B Ronny Eman Sulut B Edwin Eman Sulut B Roy Nirwan Kaltim B Eggy GS DKI B Rudi Adi S DKI B Ferry. SA DKI B Said Faisal DKI B Firman Faisal DKI B Sandy Wijaya Kaltim B H. Dadang Tobul Jabar A Sani Imanudin Jabar B H. Ido Sudrajat Jabar B Santosa Hartono Jabar B H. Ishadi Kaltim B Satya Sunarso DIY A Hadiyono Jabar B Sinyo Haryanto Jateng B Hans Gunawan Jatim A Sony Zulkarnaen Sulsel B Harun AR Jabar B Taufik A Jabar B Hendri Kurniawan Kaltim B TB. Moerinsyahdi (TB Adhi)DKI A Hendrik Badu DKI B Teddy Darmawan Jabar A Ibrahim Kaltim B Tommy Ernawan DKI B Ijeck Sumut A Totok Setiahadi Jabar B Ikhsan Nawar DKI B Tyan Hacky Jabar B Irwan Rachim DKI B Unggul Prakoso DKI A Yanu Warsito DKI B Yuma Wiranata Kusuma DKI B Deni Arief Jabar A IGN Deny Narendra Kepri A Daddo TS Jabar A Gunawan Juliarto DKI A M Arif DKI A Herry Suren Jabar A Keterangan : 39

1.Nama-nama ditentukan PP.IMI berdasarkan prestasi Off Road tahun-tahun sebelumnya. 2.Nama-nama yang belum tertulis, akan ditentukan komisi off road selanjutnya. 40

41