PERATURAN PELENGKAP PERLOMBAAN

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "PERATURAN PELENGKAP PERLOMBAAN"

Transkripsi

1 PUTARAN 1 PERATURAN PELENGKAP PERLOMBAAN PENYELENGGARA PT. SARANA MEDIA NUSANTARA (SMN) FAIRGROUND BASEMENT SCBD Jakarta Selatan 12190, Indonesia [email protected] PELAKSANA GENTA AUTO & SPORT Jl Petogogan I.Gang IV.No 5 Gandaria utara Kebayoran Baru, Jakarta Selatan Tlp: , Fax: , Auto & Sport gentaautosport.com Pendaftaran online [email protected]

2 DAFTAR ISI PENGANTAR... 2 PROGRAM ACARA... 3 PERATURAN PELENGKAP PERLOMBAAN Penjelasan Organisasi Pendaftaran dan Peserta Kendaraan Ban Asuransi Iklan & Sticker Lintasan Special Stage Survey / Reconnaissance Melengkapi Administrasi Scrutineering Shakedown / Testing Briefing Peserta Kartu Kontrol / Time Card Start Speed Offroad Jalannya Speed Offroad Batas Waktu Tempuh Maksimum (BWTM) dan Ketentuan Waktu SS Rambu-Rambu Daerah Kontrol / Control Area Hukuman-Hukuman dan Sanksi Pemecatan Parc Ferme & Pemeriksaan Akhir Finisher Team Speed Offroad Point system Group, Kelas & Team Hasil Kejuaraan UMUM Hadiah, Penghargaan dan Pembagian Hadiah Protes & Banding LAMPIRAN 1 : JADWAL ACARA LAMPIRAN 2 : FORM PENGUNDURAN DIRI DARI PERLOMBAAN LAMPIRAN 3 : FORMULIR PROTES

3 PENGANTAR YURIDIKSI Kejuaraan INDONESIA X-OFFROAD RACING 2015, mengacu kepada buku Peraturan Perlombaan Nasional Speed Offroad 2015 untuk Jenis Lomba dan Safety dan mengacu kepada buku Peraturan Pelengkap Perlombaan berikut semua lampiran yang terkait, yang dikeluarkan oleh PENYELENGGARA termasuk Buletin Lomba. INTERPRETASI Apabila ada salah satu interpretasi atau penafsiran terhadap Pasal-Pasal dari Peraturan Perlombaan, maka hak interpretasi ada pada Pimpinan Perlombaan (COC) dibawah pengawasan dari Steward of the Meeting. 2

4 Jadwal sebelum Minggu Speed Offroad PROGRAM ACARA Senin, 23 Februari 09:00 WITA Pembukaan Pendaftaran Sekretariat Panita Jadwal pada Minggu Speed Offroad Kamis, 12 Maret 13:00-17:00 WITA Melengkapi Administrasi Sub HQ, Batu Licin - Kalsel Peta Route dan Peraturan Pelengkap Perlombaan tersedia 18:00 WITA Penutupan Pendaftaran Hari Kamis Jumat, 13 Maret 08:30 WITA Headquarters dan HQ Sirkuit Offroad Batu Licin - Kalsel Official Notice Board dibuka Melengkapi Administrasi 08:30 15:00 WITA Scrutineering HQ Sirkuit Offroad Batu Licin - Kalsel 09:00 11:30 WITA Pengenalan Lintasan / Survey Sirkuit Offroad Batu Licin - Kalsel 13:00-13:40 WITA Pengenalan Lintasan / Survey Sirkuit Offroad Batu Licin - Kalsel 15:00 WITA Penutupan Pendaftaran Peserta HQ Sirkuit Offroad Bagi yang terlambat mendaftar Batu Licin - Kalsel 14:00-16:30 WITA Shakedown / Practice Sirkuit Offroad Batu Licin - Kalsel 15:30 WITA Rapat Pertama HQ Sirkuit Offroad Pengawas Perlombaan Batu Licin - Kalsel 17:00 WITA Briefing Peserta HQ Sirkuit Offroad ( Batas Akhir Perubahan kendaraan, Batu Licin - Kalsel Dan kelas) Sabtu, 14 Maret 06:30-08:30 WITA MTC 1 HQ Sirkuit Offroad Batu Licin - Kalsel Pengumuman Start List SS1 Official Notice Board 3

5 08:00 WITA Start SS 1 Sirkuit Offroad Batu Licin - Kalsel Pengumuman Start List SS2 Start SS 2 Official Notice Board Sirkuit Offroad Batu Licin - Kalsel Minggu, 15 Maret 05:30-07:30 WITA MTC 2 HQ Sirkuit Offroad Batu Licin - Kalsel Pengumuman Start List SS3 Official Notice Board 07:00 WITA Start SS 3 Sirkuit Offroad Batu Licin - Kalsel Pengumuman Start List SS4 Start SS 4 Pengumuman Hasil Sementara Pengumuman Hasil Akhir Official Notice Board Sirkuit Offroad Batu Licin - Kalsel Official Notice Board Official Notice Board Start SS 5 & SS 6 Sirkuit Offroad Batu Licin - Kalsel Pengumuman Hasil Sementara Kejuaraan Umum Pengumuman Hasil Akhir Kejuaraan Umum Pembagian Hadiah Official Notice Board Official Notice Board Batu Licin - Kalsel Keterangan Jadwal Hari Minggu 15 Maret : Waktu dari Acara- acara pada Hari Minggu akan ditentukan sebagai berikut: Pengumuman Start List SS4 dilakukan setelah Peserta Terakhir Start pada SS3 Jadwal Peserta Pertama TC 4 akan ditentukan antara 30 menit sampai 1 jam setelah Peserta Terakhir Start SS3 Pengumuman Hasil Sementara Sampai SS4 dilakukan 15 menit setelah Peserta Terakhir Start pada SS4, Hasil Akhir sampai SS4 diumumkan 30 menit kemudian Pengumuman Start List SS5 dan SS6 dilakukan setelah Hasil Akhir sampai SS4 diumumkan 4

6 Jadwal Peserta Pertama TC 5 akan ditentukan antara 45 menit sampai 1 jam 15 menit setelah Peserta Terakhir Start SS4, Pengumuman Hasil Sementara Kejuaraan Umum dilakukan 10 menit setelah Peserta terakhir Start pada SS6, Hasil Akhir Kejuaraan umum diumumkan 30 menit kemudian Pembagian Hadiah dilakukan setelah Hasil Akhir Kejuaraan umum diumumkan SPEED OFFROAD HEADQUARTERS 1. Lokasi Sub HQ, Batu Licin - Kalsel Waktu Kamis, 12 Maret 2015, Jam 14:00 s/d 20;00 2. Lokasi Sirkuit Batu Licin, Kalimantan Selatan Waktu Jumat, 13 Maret sampai dengan Minggu, 15 Maret 2015, Jam 08:00 s/d 18:00, Lokasi Waktu OFFICIAL NOTICE BOARD Sirkuit Offroad Batu Licin, Kalimantan Selatan Sabtu, 14 Maret sampai dengan Minggu, 15 Maret 2015 Jam 08:00 s/d 18:00 5

7 PERATURAN PELENGKAP PERLOMBAAN 1 Penjelasan 1.1 Nama dan Status Nama Perlombaan : INDONESIA X-OFFROAD RACING NATIONAL CHAMPIONSHIP 2015, Putaran 1 Status Perlombaan : Kejuaraan Speed Offroad Terbuka Seri Nasional 1.2 Gelar Yang Diperebutkan: Juara Umum Nasional Speed Offroad Driver & Navigator Ranking 1 s/d 3 Juara Nasional Group Speed Offroad Driver & Navigator Juara Umum Nasional Non Seeded Speed Offroad Driver Ranking 1 s/d 3 Juara Nasional Speed Offroad Team 1.3 No. Ijin SK PP IMI No: SR. Pengprov IMI Kalsel No: 1.4 Tempat dan Waktu Tempat : Sirkuit Offroad Batu Licin - Kalimantan Selatan Waktu : Maret Lokasi Parc Ferme Sirkuit Offroad Batu Licin - Kalimantan Selatan 1.6 Lokasi Service Park Sabtu - Minggu, Maret 2015 Sirkuit Offroad Batu Licin - Kalimantan Selatan 1.7 Lokasi Media Room Sirkuit Offroad Batu Licin - Kalimantan Selatan 1.8 Jenis Lintasan Semua Lintasan Special Stage jalan tanah (Gravel) 1.9 Detail lomba Jumlah Special Stage : 4 Jumlah Special Stage Kejuaraan Umum : 2 Total Jarak Special Stage dalam km : ±18.00 Jumlah Leg : 2 2 Organisasi 2.1 Nama Penyelenggara Nama Penyelenggara Nama Badan Nasional Otomotif : PT. SARANA MEDIA NUSANTARA (SMN) : Ikatan Motor Indonesia & IMI Pengprov Kalsel 2.2 Kontak Panitia dan Alamat GENTA AUTO & SPORT Jl Petogogan I.Gang IV.No 5 Gandaria utara Kebayoran Baru, Jakarta Selatan Tlp: , Fax: , Auto & Sport gentaautosport.com 6

8 2.3 Panitia Penyelenggara, Pengawas Lomba & Panita Pelaksana Pelindung : Bp. Nanan Sukarna, Ketua Umum PP IMI Panitia Penyelenggara ( OC ) Ketua Sekretaris Bendahara : Bp. Richie Petroza : Bp. Ade Putra : Ibu Wahdina Competitor Support Manager : Koordinator Media : Ibu Windi Harum Koordinator Keamanan : Bp. Dedi Mawardianto Koordinator Perlengkapan : Bp. Ngurah Widyaztama Bp. Ade Putra Koordinator Venue Lintasan : Bp. Encep Supriatna Humas : Bp. Eri Rinjani Dokumentasi : Bp. Joko Bidang Pendaftaran : Ibu Amelia Mutiara Bidang Perijinan : Bp. Ade P MC : Bp Pujo Hastowo/Jamil VJ Pengawas Perlombaan PP IMI Pengprov IMI Kalsel : Bp. : Bp. : Bp Panitia Pelaksana (RC) Pimpinan Perlombaan : Bp. Jim Sudaryanto Wakil Pimpinan Perlombaan : Bp. Aep Sapaat Sekretaris Perlombaan : Bp. Agung setiowibowo Wakil sekretaris perlombaan : Bp. Alvian Iskandar Kamar Hitung : Bp. Defri Competitor Relations Officer : Bp. Soehardi Koordinator Pemeriksa Kendaraan : Bp. Surya Wakaz Adiyansyah Bp. Aditya Febrihardianto Bp. RAN Koeshardianto Ibu Ati Murniati Stage Comander : Bp. Sigit Prayitno Koordinator SS : Bp. Roger DS Koordinator Pos : Bp. Bagus P. Koordinator Komunikasi : Bp. Ivan Kurniawan Koordinator Timing System : Bp..Arie Banda Koordinator Petugas : Bp. Oka Tristiyoga Koordinator Rescue : Bp. M. Ilyas Koordinator Kesehatan : PMI Koordinator Service Park : Budi Koordinator Safety Penonton : JSS Mobil Safety 0 : Bp. H. Ilyas 7

9 3 Pendaftaran dan Peserta 3.1 Pembukaan dan Penutupan Pendaftaran - Pembukaan Pendaftaran : 09:00 WITA, Senin, 23 Februari Penutupan Pendaftaran : 18:00 WITA, Kamis, 12 Maret Prosedur Pendaftaran Setiap pendaftar yang ingin mengikuti INDONESIA X-OFFROAD RACING NATIONAL CHAMPIONSHIP 2015, Putaran 5, wajib mengisi secara lengkap Formulir Pendaftaran dan dikirim langsung ke Sekretariat, atau dikirim melalui , paling lambat Kamis, 12 Maret 2015, serta telah melakukan pembayaran. 3.3 Ketentuan Peserta dan Maksimum Peserta Kejuaraan INDONESIA X-OFFROAD RACING NATIONAL CHAMPIONSHIP 2015, merupakan Kejuaraan Terbuka, Peserta dari seluruh Indonesia dan luar negeri. Semua Kategori Peserta berhak memperebutkan Kejuaraan Setiap Peserta/Driver atau Navigator hanya dapat mendaftar 1 (satu) kali Setiap Peserta/Driver atau Navigator hanya dapat absen dari salah satu Putaran Kejuaraan INDONESIA X-OFFROAD RACING NATIONAL CHAMPIONSHIP 2015 sebanyak 1 (satu) kali, untuk mendapatkan gelar Juara INDONESIA X-OFFROAD RACING NATIONAL CHAMPIONSHIP Setiap Peserta/Driver atau Navigator harus mengikuti Putaran Terakhir Kejuaraan INDONESIA X-OFFROAD RACING NATIONAL CHAMPIONSHIP 2015, untuk mendapatkan gelar INDONESIA X- OFFROAD RACING NATIONAL CHAMPIONSHIP Pada waktu menjalani SS hanya Driver yang diperkenankan mengemudi, sanksi pemecatan Pada formulir pendaftaran harus mencantumkan dengan jelas Group dan Kelas yang akan diikuti. Peserta mendaftar mengikuti Kelas sesuai dengan keadaan teknis kendaraannya Formulir diserahkan lengkap dengan 3 (3x4) buah pas foto masingmasing Driver dan Navigator serta fotocopy KIS dan SIM yang masih berlaku Penggantian Awak Kendaraan dan Personil Team dapat dilaksanakan sebelum waktu MTC 1 ( Tidak Merubah Kelas ) Dengan menandatangani Formulir Pendaftaran, berarti peserta dan anggota lainnya dianggap sudah memahami dan menerima untuk melaksanakan peraturan-peraturan yang berlaku. Termasuk kelas yang diikuti sesuai dengan spesifikasi kendaraan masing-masing. Sanksi Diskualifikasi/Pemecatan Panitia Penyelenggara (OC) berhak untuk menolak setiap pendaftaran peserta tanpa alasan apapun, tetapi akan mengirimkan alasan penolakannya kepada PP. IMI (sebagai induk organisasi) Dilarang membuat perubahan sendiri pada formulir pendaftaran untuk penggantian awak atau kendaraan, sanksi tidak disertakan/dihitung dalam kategori perlombaan Satu Kendaraan hanya dapat didaftarkan 1 (satu) kali Kendaraan Service dapat didaftarkan pada Panitia Meskipun Kendaraan Service dan Crewnya bukan merupakan Peserta Speed Off Road, tetapi adalah menjadi tanggung jawab peserta (Driver) Peserta luar negeri harus mendapat ijin tertulis dari Organisasi Mobil 8

10 negaranya (ASN) Peserta Luar Negeri yang mengikuti kejuaraan INDONESIA X-OFFROAD RACING NATIONAL CHAMPIONSHIP 2015, berhak memperebutkan Kejuaraan Kelas, Kejuaraan Team, Kejuaraan Umum Putaran dan Kejuaraan Seri Suatu Kejuaraan INDONESIA X-OFFROAD RACING NATIONAL CHAMPIONSHIP 2015 dinilai sah apabila peserta yang start minimal 10 (sepuluh) kendaraan di masing-masing Group dan minimal 3 Group Maksimum jumlah peserta adalah 150 (seratus lima puluh), dan pihak penyelenggara berhak untuk menolak suatu pendaftaran 3.4 Biaya Pendaftaran Biaya Pendaftaran Total (Tidak Terlambat) Biaya pendaftaran Rp ,- Rp ,- Biaya Pendaftaran Terlambat Rp ,- TERMASUK 1 (satu) Peraturan Pelengkap Perlombaan 1 (satu) Tenda Service Sarnafil Asuransi Kecelakaan TEAM CLUB (3 atau 4 kendaraan) Biaya Pendaftaran Team Rp ,- BIAYA TAMBAHAN LAINNYA Tanpa memasang Sticker Penggagas (SMN, GT RADIAL, PERTAMINA, IUTVC, JRT, JG) TIDAK DIIJINKAN Pemasangan sticker tambahan sejenis dengan Sticker penggagas (SMN, GT RADIAL, PERTAMINA, IUTVC, JRT, JG) Rp / kendaraan SCRUTINEERING DILUAR JADWAL / TERLAMBAT sampai Briefing / MTC /KENDARAAN 9

11 PENGGANTIAN DRIVER ATAU CO DRIVER (Penggantian Awak setelah Briefing - sebelum MTC1) /PENDAFTARAN 3.5 Pendaftaran : Dapat di transfer : melalui BCA, No. Rek. : a.n. Tjahyadi Gunawan Panitia Berhak tidak menerima Pendaftaran jika Kuota telah terpenuhi. Konfirmasi Pendaftaran dan Pembayaran ke : BB Genta Auto& Sport, pin no C6 Fax : / atau ke : [email protected] ke : [email protected] atau hp: dan Amelia Setiap pendaftar yang hendak mengikuti Kejuaraan INDONESIA X-OFFROAD RACING NATIONAL CHAMPIONSHIP 2015, wajib mengisi secara lengkap Formulir Pendaftaran dan dikirim langsung ke Sekretariat, atau dikirim melalui , serta telah melakukan pembayaran. Pendaftaran On-Line dapat dilakukan di : Download Form Pendaftaran di: Pengembalian Uang Pendaftaran: Uang pendaftaran akan dikembalikan sebagian apabila : - Peserta ditolak karena tidak memenuhi syarat kendaraan untuk mengikuti INDONESIA X-OFFROAD RACING NATIONAL CHAMPIONSHIP 2015 sebelum MTC 1, maka uang pendaftaran dikembalikan sebesar 50%. - Bila INDONESIA X-OFFROAD RACING NATIONAL CHAMPIONSHIP 2015 tidak jadi dilaksanakan karena Force Majeure yang dinyatakan oleh induk organisasinya lewat Steward of The Meeting dan uang pendaftaran dikembalikan sebesar 80%. 4 Kendaraan 4.1 Kendaraan Berbasis atau kategori Jeep, Pick-Up dengan penggerak 4 (empat) roda Daya mesin dibatasi dengan pembagian Group dan Kelas Persyaratan perlengkapan kendaraan : i. Wajib memasang roll-bar atau roll-cage minimal 6 (enam) titik dengan ketentuan diameter Pilar "B" sebagai berikut : Diameter minimum 38.1mm x 2.6mm untuk Kendaraan setara G1, G2 dan G3 Diameter minimum 44.0mm x 2.9mm untuk Kendaraan setara G4, G5 dan G6 ii. Diwajibkan membuat 1 (satu) buah lubang (di bor) pada bagian kiri rollbar Pilar "B" berdiameter 5mm, dengan ketentuan posisi lubang berjarak antara 20 sampai 50 cm dari dasar rollbar dan diberikan tanda merah berbentuk panah mengarah pada lubang tersebut iii. Disarankan diameter Pilar A dengan ketentuan diameter sebagai 10

12 berikut : Diameter minimum 34.0mm x 3.5mm untuk kendaraan G1, G2 dan G3 Diameter Minimum 38.1mm x 2.9mm untuk kendaraan G4, G5 dan G6 iv. Diwajibkan membuat 1 (satu) buah lubang (di bor) pada bagian kiri rollbar pilar A berdiameter 5mm, dengan ketentuan posisi lubang berjarak antara 10 sampai 20 cm dari dasar rollbar dan diberikan tanda merah berbentuk panah mengarah pada lubang tersebut. G1, G2, G3, G4, G5 dan G6 dari Peraturan Kejurnas Speed Offroad Kendaraan open cockpit/soft top wajib memasang plat base/top cover alumunium (minimum 2mm) dipasang tepat diatas kepala driver dan navigator Wajib menggunakan safety belt minimal 4 titik dengan lebar 3 inch. Sudut pemasangan maksimum 45 derajat pada dua titik bagian belakang, titik pemasangan (baut/pengunci terpisah).tidak diperbolehkan menggunakan safety belt bagian belakang dengan type Y Driver dan navigator diwajibkan menggunakan racing suit(baju balap) Driver diwajibkan memakai sarung tangan (glove) Wajib menggunakan Safety-Helmet dengan system pengunci D-ring, disarankan Helmet memenuhi standarisasi FIA, tidak boleh memakai dengan system penguncian klik Disarankan menggunakan HANS ( Head and Neck Support ), Hans wajib digunakan pada tahun Wajib memasang safety Bonnet Pin pada Kap mesin (engine hood) Wajib membawa tabung pemadam kebakaran minimal 2 Kg dan terisi penuh dan tidak kadaluarsa (lihat lembar hijau hal pada peraturan Kejurnas Speed Offroad 2015), yang terpasang dengan baik dan terjangkau oleh awak kendaraan Wajib memasang battery Kill-Off switch yang berfungsi dengan baik, dan dapat di jangkau dari dalam dan luar kendaraan Wajib memasang safety net dan terpasang dengan sempurna, terkecuali kendaraan yang mempunyai jendela tertutup yang tidak dapat dioperasikan Wajib menggunakan Bucket Seat, reclining seat tidak diperbolehkan Kaca depan, dan kaca pintu kiri dan kanan (driver dan navigator) hanya boleh diganti dengan bahan polycarbonate. Untuk kaca depan berbahan tempered wajib dilapisi kaca film bening (transparan) Wajib menggunakan Helm Full-Face atau Goggle apabila tidak menggunakan kaca depan atau bagian kaca depan dilubangi Pintu depan wajib terpasang, bahan dari logam. Apabila pada roll bar antara pilar A dan B terdapat pipa melintang berupa X (door beam) maka bahan dari fiber glass diperbolehkan. Pintu berbahan kanvas/terpal tidak diperbolehkan Rem harus berfungsi dengan baik dan bisa mengunci di ke empat roda Wajib memasang tutup pengaman kepala aki ( bagian kutub positif dan negative ) berbahan non konduktor Wajib memasang Mud-Flap & Spat board pada ke empat roda, terlindung secara utuh Bagian atas dari ban / roda wajib tertutup oleh body mobil, atau bagian paling luar ban / roda maksimum segaris vertical (atau tidak melebihi) dengan body paling luar (dapat ditambah overfender) Electric fuel pump tidak diperbolehkan terpasang diruang mesin dan juga tidak diperbolehkan berdekatan dengan accu. (jarak minimum 50cm) Sudut ujung gas buang (exhaust tip) tidak diperbolehkan menghadap ke 11

13 bawah Jika Special Stage dilaksanakan pada malam hari peserta diwajibkan mempergunakan lampu Wajib memasang towing hook, serta memberi tanda khusus / atau dicat warna 4.2 Pembagian Group dan Kelas KAPASITAS GROUP KELAS CYLINDER MESIN G1 G2 G3 G4 G5 G6 12 KETERANGAN G1.1 2 Cylinder CC G CC G CC CARBURATOR 4 Cylinder G CC FULL MODIFICATION G CC CARBURATOR/ INJECTION 4 Cylinder G CC FULL MODIFICATION G4.1 CARBURATOR G4.2 6 Cylinder INJECTION G4.3 FULL MODIFICATION G5.1 Diesel CC MODIFICATION G5.2 4 Cylinder CC FULL MODIFICATION G6.1 2 Cylinder FULL MODIFICATION G6.2 4 Cylinder FULL MODIFICATION G6.3 6 Cylinder FULL MODIFICATION G6.4 8 Cylinder FULL MODIFICATION CATATAN : Semua kendaraan BEBAS menggunakan berbagai jenis Bahan Bakar atau Racing Fuel UTV 4 Cylinder mengikuti Perlombaan pada Kelas FFA 4 cilinder Kendaraan mengikuti Perlombaan pada Group dan Kelas sesuai dengan kondisi Spek Kendaraannya, kecuali Group G-1 s/d G-5 diperbolehkan mengikuti pada Group FFA di Kelas sesuai jumlah Cylindernya 5 Ban 5.1 Wajib mempergunakan Ban: Produk Ban Nasional 5.2 Penggunaan Ban Rally dan Ban berpaku / rantai dilarang dengan sanksi pemecatan. 5.3 Berukur an minimal 27 inch untuk kelas G1 dan G2 & minimal 29 inch untuk G3 G6, Ukuran maksimal 35 inch untuk semua group 5.4 Dilarang mempergunakan ban rally atau yang memakai rantai/paku 5.5 Jumlah Ban maksimal 4 (empat) buah. 6 Asuransi Biaya Wajib Asuransi untuk menutup Premi Asuransi yang menjamin kepentingan Peserta dan Crew untuk diri masing-masing maupun terhadap Pihak ke 3 (tiga). Asuransi meliputi : Meninggal dunia Rp ,- Cacat tetap maksimum Rp ,- Rumah Sakit & pengobatan maksimum Rp ,-

14 (termasuk ambulance) Kerusakan milik pihak ke 3, maksimum Rp ,- Jaminan Asuransi mulai berlaku sejak start hingga akhir perlombaan atau hingga saat pengunduran diri, didiskualifikasi atau dipecat. 7 Iklan & Sticker. 7.1 Sticker Start dan semua sticker yang dibagikan oleh Panitia wajib dipasang / ditempel pada kendaraan peserta, dilarang merubah dan atau memasang sticker wajib tersebut yang tidak dengan petunjuk panitia Blank sticker TIDAK diperbolehkan, tetap harus memasang STICKER WAJIB yang diberikan oleh panitia pada tempat yang telah ditentukan oleh panitia. Design full branding kendaraan dapat disesuaikan dengan posisi keharusan memasang sticker wajib panitia 7.3 Yang dimaksud JENIS PRODUK Sponsor Panita Penyelenggara adalah : 1. Segala jenis Oli dan produk turunan Oli 2. Segala jenis Bensin, termasuk RACING FUEL 3. Segala jenis Ban dan produk turunan Ban 4. Segala jenis kendaraan basis UTV dan produk turunan UTV 7.4 Setiap Sticker Promosi Peserta yang mempunyai JENIS PRODUK yang SAMA dengan salah satu Sponsor Panitia Penyelenggara, DIPERBOLEHKAN dengan ketentuan : 1.Tetap harus memasang STICKER WAJIB yang diberikan oleh panitia pada tempat yang telah ditentukan oleh panitia 2.Peserta / Team akan dikenakan DENDA Rp , / kendaraan 7.5 Peserta yang tidak memasang Sticker Wajib Panitia atau peserta yang belum menyelesaikan kewajibannya membayar denda sticker, dikenakan biaya maksimal 10 (sepuluh) kali biaya pendaftaran normal 7.6 Peserta TIDAK diperkenankan memasang sticker pada tempat yang disediakan khusus untuk pemasangan sticker wajib Panitia 7.7 Peserta boleh memasang sticker tambahan dengan mengikuti ketentuan pada butir diatas dan tidak melanggar kesopanan hukum yang berlaku serta tidak mengundang perselisihan dan tidak memasang pada tempat yang dapat menghalangi pandangan peserta 7.8 Pemasangan iklan dari pihak penyelenggara, No Start, dan iklan-iklan lainnya harus sudah terpasang pada saat sebelum melakukan Scrutineering. 7.9 Nama Driver, Navigator dan golongan darahnya harus ditulis di kiri dan kanan front fender (spakboard depan) dengan ukuran huruf tinggi minimum 7 cm 7.10 Periklanan dari kegiatan dan hasil Perlombaan oleh Pendaftar, Peserta dan atau pihak lain (interested parties) WAJIB mendapatkan Ijin Tertulis dari Panitia Penyelenggara, dalam hal ini PT. Sarana Media Nusantara (SM) 7.11 Panitia/Penyelenggara berhak mempublikasikan/menggunakan foto-foto beserta kendaraan peserta untuk kepentingan promosi dan publikasi tanpa pemberitahuan dan tanpa kompensasi dalam bentuk apapun kepada peserta. Hak yang dimaksud dalam pasal 7.11 tanpa batas waktu. 8 Lintasan Special Stage 8.1 Semua Lintasan Special Stage jalan tanah (Gravel), dengan panjang setiap SS : ± 4.50 km. 8.2 Kejuaraan Khusus Kejuaraan Umum dilaksanakan pada lintasan yang sama, disebut SS / Lintasan Kejuaraan UMUM Route SS disampaikan dalam bentuk Peta Route / Layout. 13

15 9 Survey / Reconnaissance Prosedur Pendaftaran Survey Sebelum melakukan Survey, Peserta di WAJIB kan melakukan Pendaftaran serta memberikan data lengkap Kendaraan yang akan digunakan Survey. Kendaraan Survey tidak diperkenankan mempergunakan Kendaraan yang dipakai Perlombaan. Pendaftaran dilakukan di Pos Start SS pertama yang hendak di Survey Setiap peserta akan mendapatkan 1 (satu) lembar Kartu Survey (Kartu Identitas dan Kartu Kontrol) yang selama survey WAJIB ada didalam Kendaraan. Jadwal Survey Jumat, 13 Maret 2015 NO. SURVEY NO. SS SPECIAL STAGE JARAK KM. WAKTU MASUK KETERANGAN Semua Peserta 1/2/3/4 SS Lap Batu Licin 4.50 Semua Peserta 1/2/3/4 SS Lap Batu Licin :00-11: SS diulang 3X SS diulang 3X Batasan Khusus Survey Setiap peserta akan mendapat Kartu Survey yang berlaku untuk 3 (tiga) kali menjalani setiap Special Stage sesuai dengan jadwal waktu survey, atau 3 kali Start kanan dan 3 kali Start Kiri Peserta melakukan Survey sekaligus juga untuk mempersiapkan apabila mengikuti Kejuaraan Umum, yang lintasannya sama. Catatan: pada Minggu, 9 November tidak di jadwalkan waktu Survey Setiap peserta hanya diijinkan memasuki lintasan Special Stage dari lokasi Start yang ditentukan pada Buku Route atau Peta SS dan tidak mengemudi dengan arah yang berlawanan dengan arah SS, kecuali di instruksikan Panitia Selama jadwal Survey jalan / lintasan tidak ditutup untuk lalulintas umum, karena itu kecepatan kendaraan harus dijaga, maksimum kecepatan 60 km/jam Seluruh Kendaraan harus selalu menghidupkan lampu besar pada saat berjalan di lintasan Special Stage Selama Survey, Peserta wajib mentaati Peraturan Lalu- lintas dan Jalan Raya Republik Indonesia dan juga ketentuan dari Panitia sebagaimana yang tercantum pada buku Peraturan atau pada Bulletin. Keselamatan dan hak dari pemakai jalan umum lainnya harus dihormati setiap saat Pelanggaran terhadap jadwal dan peraturan dari peninjauan/pengenalan route seperti yang tercantum dapat mengakibatkan tidak diperbolehkan untuk Start Sanksi : Seluruh jenis pelanggaran atas Peraturan dari Peninjauan / Pengenalan Route (Survey) akan dilaporkan kepada Pengawas Perlombaan dimana akan dipertimbangkan Sansi selanjutnya. Pihak penyelenggara harus menyampaikan kepada IMI nama dari setiap peserta yang telah melakukan pelanggaran guna sebagai 14

16 pertimbangan untuk kesalahan berikutnya. 10 Melengkapi Administrasi Peserta dapat melengkapi Adminstrasi Pendaftaran yang di lakukan di Sekretariat, Sub HQ atau HQ untuk menandatangani Formulir Pendaftaran. Driver and Co-Driver maupun Team Manager WAJIB mendatangani Formulir Pendaftaran di Sekretariat, Sub HQ atau di Headquarters dan disaksikan Petugas Panitia yang ditunjuk atau bila Pendaftaran Online telah memberi Tanda Persetujuan Tempat INDONESIA X-OFFROAD RACING NATIONAL CHAMPIONSHIP 2015: Headquarters, Sirkuit Offroad Lap. Batu Licin Waktu 1. Kamis, 12 maret 2015, 13:00 18:00 WITA 2. Jumat, 13 maret 2015, 08:30 14:00 WITA Dokumen yang dipersiapkan Pada Pemeriksaan Administrasi akan diperiksa dokumen - dokumen sebagai berikut : Entrant License, untuk peserta Non privateer Kartu Ijin Start Driver dan Co-driver SIM Driver dan Co-driver Mengisi lengkap Formulir Pendaftaran Pas foto Driver and Co- Driver masing-masing 3 (tiga) lembar Sebelum menjalani Scrutineering peserta wajib mendapat tanda Lulus Administrasi pada Form Scrutineering. 11 Scrutineering 11.1 Tempat Sirkuit Offroad Batu licin - Kalimantan Selatan 11.2 Waktu / Jadwal Jumat, 13 maret 2015, 08:30 15:00 WITA. Jadwal Scrutineering untuk masing-masing Group dapat dilihat pada Lampiran 1, Jadwal Acara Scrutineering Setiap kendaraan wajib melapor pada saat Scrutineering sesuai dengan Jadwalnya masing-masing. Melampaui batas akhir Scrutineering sebelum waktu Briefing dikenakan denda Rp Scrutineering sebelum MTC 1 dikenakan denda Rp Pemeriksaan dilakukan dalam 2 (dua) bagian, yaitu : Pemeriksaan Surat-surat, Lisensi, Administrasi, Identifikasi dan Pemeriksaan Kendaraan dan persyaratan Kendaraan lainnya sesuai peraturan yang berlaku Peserta yang tidak lulus Scrutineering atau terlambat sampai batas waktu yang ditentukan, akan diadakan re-scrutineering dengan dikenakan denda sampai dengan batas waktu yang ditentukan yang akan diatur dalam Peraturan Pelengkap Perlombaan Tanpa sticker Passed Scrutineering, kendaraan tidak diperkenankan Start pada Shakedown dan Start SS 15

17 Kendaraan yang mengalami kecelakaan/terbalik pada salah satu SS dan ingin melanjutkan SS berikutnya wajib terlebih dahulu diperiksa oleh petugas Scrutineering. Petugas Scrutineering berhak melarang Peserta tersebut melanjutkan apabila tidak memenuhi Standard Safety. 12 Shakedown Kesempatan untuk melakukan Shakedown akan diberikan sebelum Event, pada bagian dari lintasan SS, hari Jumat, 13 Maret 2015, 14:00 16:30 WITA. Mempergunakan kendaraan Offroad yang telah Lulus Scrutineering, dengan Perlengkapan Safety lengkap. Setiap Peserta diberi kesempatan melakukan Shakedown maksimum 2 (dua) kali, bila jumlah Peserta melebihi 100 (seratus) maka hanya diberikan kesempatan 1 (satu) kali 13 Briefing Peserta Briefing Peserta diadakan di HQ Sirkuit Offroad Batu Licin, waktu: Jumat, 13 Maret 2015, 17:00 WITA Setiap peserta (Driver atau Navigator atau Manager yang memiliki Entrant) wajib mengikuti Briefing dan wajib mengisi Daftar Hadir. Peserta yang tidak mengikuti Briefing tidak mempunyai Hak Protes Panitia akan mengumumkan Notulen Briefing paling lambat sebelum Perlombaan dimulai, yang disampaikan pada Briefing Peserta mengikat sebagai bagian dari Peraturan. 14 Kartu Kontrol / Time Card Kartu Kontrol atau Time Card akan dibagikan di MTC atau di HQ Sirkuit Offroad, bersamaan dengan Starting List, untuk masing-masing SS yang akan berlangsung atau setiap Leg Peserta bertanggung jawab atas pemeliharaan Kartu Kontrolnya tersebut Kartu Kontrol harus dapat diperlihatkan setiap saat jika diminta oleh Petugas Perlombaan, apabila tidak dapat memperlihatkan Kartu Kontrolnya pada saat pemeriksaan dikenakan sanksi Pemecatan Setiap koreksi atau perubahan pada Kartu Kontrol tanpa persetujuan Petugas yang bersangkutan, dikenakan sanksi Pemecatan Peserta bertanggung jawab dan memeriksa atas laporan waktunya masingmasing pada setiap Petugas Pos Waktu / Pos Route Hanya Petugas yang berhak mengisi data-data waktu pada Kartu Kontrol Peserta Hilangnya Kartu Kontrol dikenakan sanksi Pemecatan dari SS sesuai Kartu Kontrol tersebut. 15 Start Speed Offroad 15.1 Pengumuman Daftar Start / Starting List Starting List TC 1 (SS 1): Tempat : MTC 1, HQ Sirkuit Offroad Batu Licin Waktu : Sabtu 14 Maret 2015, 06:30 WITA Starting List TC 2 (SS 2): Tempat : Official Notice Board, HQ Sirkuit Offroad Batu Licin 16

18 Waktu : Sabtu 14 Maret 2015, 12:00 WITA Starting List TC 3 (SS 3): Tempat : MTC 2, HQ Sirkuit Offroad Batu Licin Waktu : Minggu, 15 Maret 2015, 05:30 WITA Starting List TC 4 (SS 4) : Tempat : Official Notice Board, HQ Sirkuit Offroad Batu Licin Waktu : Minggu, 15 Maret Starting List TC 5 (SS 5) dan TC 6 (SS 6): Tempat : Official Notice Board, HQ Sirkuit Offroad Batu Licin Waktu : Minggu 15 Maret WAKTU RESMI : Waktu Resmi yang dipergunakan selama Speed Offroad ini adalah Waktu Indonesia Tengah (WITA) / Waktu Lokal. Display Waktu Resmi akan ditampilkan pada Official Notice Board yang terletak di HQ Sirkuit Offroad Batu Licin 15.3 MTC dan Start SS / TC MTC 1 Setiap Peserta bertanggung jawab untuk melapor pada MTC 1 pada Sabtu, 14 Maret 2015, antara 06:30 08:30 WITA. Lokasi MTC 1 di HQ Sirkuit Offroad Batu Licin - Kalimantan Selatan Start SS 1 Tempat : Sirkuit Offroad Batu Licin - Kalimantan Selatan Waktu : Sabtu, 14 Maret 2015, jadwal kendaraan pertama 08:00 WITA Start SS 2 Tempat : Sirkuit Offroad Batu Licin - Kalimantan Selatan Waktu : Sabtu, 14 Maret 2015, jadwal kendaraan pertama 12:30 WITA MTC 2 Setiap Peserta bertanggung jawab untuk melapor pada MTC 2 pada Minggu, 15 Maret 2015, antara 05:30 07:30 WITA. Lokasi MTC 2 di HQ Sirkuit Offroad Batu Licin - Kalimantan Selatan Start SS 3 Tempat : Sirkuit Offroad Batu Licin - Kalimantan Selatan Waktu : Minggu, 15 Maret 2015, jadwal kendaraan pertama 07:00 WITA Start SS 4 Tempat Waktu Start SS 5 Tempat Waktu Start SS 6 Tempat Waktu : Sirkuit Offroad Batu Licin - Kalimantan Selatan : Minggu, 15 Maret 2015, jadwal kendaraan pertama ditentukan kemudian : Sirkuit Offroad Batu Licin - Kalimantan Selatan : Minggu, 15 Maret 2015, jadwal kendaraan pertama ditentukan kemudian : Sirkuit Offroad Batu Licin - Kalimantan Selatan : Minggu, 15 Maret 2015, jadwal kendaraan pertama ditentukan kemudian 17

19 16 Jalannya Speed Offroad Special Stage adalah jalur atau lintasan tertutup khusus untuk Perlombaan ini dimana dilombakan Kecepatan dengan penilaian Waktu Tempuh Selama menjalani Special Stage peserta wajib menggunakan safety helmet, racing suit, gloves/sarung tangan dan safety belt, sanksi penambahan waktu 1 menit dari waktu tempuh pada SS tersebut Urutan Start a.ditentukan berdasarkan masing-masing Group dan Kelas Kendaraan sebagai berikut: Peserta dengan Group terendah Peserta dengan Kelas yang terendah Urutan Start setiap Kelas berdasarkan hasil juara1 sampai dengan 10 pada putaran sebelumnya atau pada putaran terakhir tahun sebelumnya. Selebihnya ditentukan Pimpinan Perlombaan b. Jarak waktu (interval) Start antar Peserta diberikan pada saat Briefing atau pada Starting List c. Dalam keadaan memaksa maka interval Start Peserta dapat dirubah dengan seijin Steward of the Meeting melalui Bulletin atau Starting List. d. Urutan Start pada Leg 2 berdasarkan Re-Seeding di masing-masing Group e. Pada Leg 1, 2 (dua) Peserta dari Kelas yang sama akan Start sesuai Starting List, pasangan ini tidak berubah. Bila salah satu Peserta tidak Start maka Peserta yang menjadi Pasangannya akan di Start sendiri. Pada Leg 2 Pasangan berdasarkan Re-seeding dan Group yang sama Kewajiban dengan Crew lengkap Menjalani route memulai DAERAH POS / TC (Rambu Jam Warna Kuning) Start SS, sampai akhir DAERAH POS (rambu Garis Tiga Beige) setelah Finish Stop Kendaraan WAJIB dikemudikan serta diikuti Crew lengkap (Driver & Co Driver). Hanya Driver yang diperkenankan mengemudikan kendaraan di jalur Special Stage (SS) Memasuki atau mengeluarkan dari Parc Ferme untuk Scrutineering Akhir diwajibkan dikemudikan salah satu Crew, Driver atau Navigator. Diluar Route tersebut boleh dikemudikan orang lain yang diberi kuasa Special Stage Semua peserta wajib lapor pada TC setiap special stage sesuai jadwal waktunya masing-masing. Pada saat lapor di Pos Start Special Stage, peserta harus memberikan kartu kontrolnya pada petugas pos untuk cek waktu berangkatnya ataupun diberikan waktu start baru apabila terjadi kemacetan di dalam lintasan Special Stage. Daerah antara TC dan Start SS merupakan daerah Control Area. Jika terjadi delay waktu start pada suatu special stage (SS), waktu TC tetap mengikat, peserta harus tetap membawa kendaraannya ke Parc Ferme TC yang telah disediakan sampai diberikan jadwal start yang baru. Apabila terjadi suatu kondisi yang mengharuskan untuk merubah jadwal TC, maka RC (Racing Comitte) akan memberitahukan kepada seluruh peserta dengan mengeluarkan Bulletin. 30 (tiga puluh) detik sebelum waktu start peserta, petugas mengembalikan Kartu Kontrol dan memberi aba-aba 30 (tiga puluh) detik untuk start. 18

20 Bila alat Countdown Elektronik atau System Sensor tidak berfungsi atau tidak dipergunakan, Start Special Stage akan dilakukan oleh petugas dengan aba-aba perhitungan mundur 5,4,3,2,1, Waktu Special Stages akan diambil sampai hitungan 1/1000 detik (3 angka dibelakang koma). Peserta yang melakukan kesalahan Start (False start) sebelum petugas atau Jam menunjukan tanda Start, dikenakan Hukuman 1 (satu) menit. Dilarang menutupi / menghalangi jalan bagi kendaraan lain yang berada di belakang untuk menyusul (berlaku tidak sportif), sanksi Diskualifikasi / Pemecatan. Dilarang mengemudikan kendaraan berlawanan arah di jalur special stage, sanksi Pemecatan Dilarang memotong jalur atau mempersingkat jarak dan menghindari rintangan (Handicap), sanksi Diskualifikasi / Pemecatan Finish special stage dilakukan dengan Flying Finish (FF) dan peserta wajib berhenti di Finish Stop (FS) yang berjarak minimal 50 (lima puluh) meter dari Flying Finish (FF) untuk mencatatkan waktu tempuh pada kartu control. Bila kendaraan peserta setelah memasuki flying finish ternyata mengalami kerusakan atau tidak dapat melanjutkan sampai ke Finish Stop, maka peserta dapat meminta bantuan panitia untuk menarik kendaraan menuju Finish Stop dengan hukuman 10 Detik. Jam tutup Pos Finish di setiap spesial Stage (SS) adalah 30 menit setelah waktu Start Peserta terakhir. Pembatalan sebagian peserta dalam Special Stage pada keadaan tertentu SS dapat dilakukan. Hanya Steward of the Meeting yang berhak menghentikan suatu SS melalui Clerk of the Course. Jika lebih dari 50% + 1 peserta ditiap Kelas sudah menjalani SS, maka sisa peserta yang belum menjalankan SS tersebut akan diberi waktu tempuh sama dengan Waktu Tempuh Peserta ke 5 (lima) tercepat dalam Kelas tersebut, peserta yang sudah Start namun tidak Finish (DNF) tidak mendapatkan waktu tempuh tersebut. Jika kurang dari 50% peserta ditiap group belum menjalani SS, maka SS tersebut dibatalkan Bantuan Pada SS Pada Special Stage setiap peserta tidak boleh mendapatkan bantuan dari pihak lain. Baik berupa alat atau benda maupun bantuan tenaga. sanksi Diskualifikasi/Pemecatan Peserta diperbolehkan membawa toolkits dengan posisi tersimpan / terikat aman pada kendaraan. Bantuan spontanitas penonton (tanpa alat) dapat dilakukan dalam kondisi ketika terjadi suatu kecelakaan dengan memberikan pertolongan kepada awak kendaraan dan atau mengembalikan kendaraan ke posisi yang aman, hal demikian tidak mendapatkan sangsi. Kendaraan peserta yang mengalami gangguan teknis ataupun stuck dalam lintasan sehingga menghalangi jalur peserta lain didalam suatu Spesial Stage maka akan dilakukan evakuasi paksa oleh petugas lintasan ataupun oleh kendaraan Sweeper ataupun oleh petugas lintasan dibantu penonton hanya ke tepi lintasan dengan tujuan agar tidak menghambat jalannya perlombaan, untuk hal demikian tidak mendapatkan sangsi. Evakuasi pada point diatas hanya dilakukan dengan cara menarik ataupun mendorong kendaraan ke tepi lintasan. Dan peserta tidak diperbolehkan 19

21 memaksa petugas untuk segera melakukan evakuasi, sanksi DNF (Did Not Finish) Didalam Special Stage perbaikan teknik diperkenankan hanya oleh crew kendaraan yang bersangkutan (Driver & Navigator) selama tidak mengganggu jalannya perlombaan dan masih dalam batas hak waktunya. Bantuan dari pihak lain dengan cara verbal/lisan diperbolehkan, maksimum 2 (dua) crew team. Jika mencapai Pos Finish (Finish Stop) melebihi waktu BWTM yang ditetapkan sebelum jam tutup pos maka akan diberikan sangsi sebesar waktu BWTM. Jika melebihi waktu jam tutup pos maka dinyatakan DNF dan diberikan waktu BWTM ditambah penalty 1 (satu) Pos. Penalti 1 pos adalah 1 (satu) menit 16.4 Halangan Pada Route SS Jika peserta mengalami halangan (hambatan) yang terjadi akibat peserta lain yang mengalami kecelakaan, mogok atau berjalan lambat, dapat mengajukan permintaan kepada Pimpinan Lomba untuk mengulang menempuh SS tersebut dengan ketentuan : Wajib langsung mengajukan permintaan mengulang kepada Stage Commander atau Petugas Pos di Finish SS tersebut dan wajib mendapat catatan dari Petugas Pos Finish Stop. Dapat menunjuk saksi yang mengetahui kejadian tersebut, atau Peserta yang menghalangi dan juga harus diperkuat dengan Laporan Petugas. Kesempatan mengulang tidak dapat diberikan apabila sebelum atau sesudah terhalang oleh Peserta lain, Peserta mengalami kehilangan waktu yang diakibatkan oleh sebab lain (misalnya: mogok, keluar jalur, kempes ban, dsb.). Dari Finish Stop langsung memarkir Kendaraan di Parc Ferme atau di tempat yang ditentukan selama proses Pembuktian bahwa terhalang. Diperkenankan melakukan perbaikan kecil selama 10 menit dan boleh dibantu Mekanik. Mendapat persetujuan Pimpinan Perlombaan untuk mengulang. Bila diijinkan mengulang, pada kesempatan pertama wajib langsung menuju Start SS. Waktu tempuh SS yang diperoleh pertama/ sebelum mengulang di hapus / tidak diperhitungkan lagi Tanda Bendera Merah, Bendera Kuning, dan Bendera Hijau Bila ada kendaraan Peserta berhenti di Lintasan SS akan dikibarkan Bendera Merah atau Kuning yang ditujukan pada Peserta dibelakangnya yang posisinya mt sebelum kendaraan Peserta yang berhenti. Bendera Merah dikibarkan, berarti ada kendaraan Peserta lain yang menghalangi jalan/ tidak dapat dilalui, Peserta wajib untuk memperlambat kendaraannya dan berhenti, dapat diijinkan untuk mengulang SS Bendera Kuning dikibarkan, berarti ada Kendaraan Peserta lain yang berhenti dilintasan SS tetapi masih bisa dilalui, Peserta wajib untuk memperlambat kendaraannya dan terus menjalani SS. Bendera Hijau dikibarkan, Berarti lintasan clear dan aman. Dapat melanjutkan Start SS. 20

22 Posisi Petugas Bendera dikiri atau dikanan sama / sesuai posisi berhentinya Kendaraan Peserta lain 17 Batas Waktu Tempuh Maksimum (BWTM) dan Ketentuan Waktu SS 17.1 BWTM Special Stage ditentukan untuk setiap Kelas adalah waktu tempuh tercepat di Kelasnya ditambah 2 (dua) menit BWTM Special Stage pada saat terjadi hujan ditentukan untuk setiap Kelas adalah waktu tempuh tercepat dikelasnya ditambah 3 (tiga) menit BWTM akan ditentukan pada waktu penerbitan Starting List dan hanya dapat dirubah atas Persetujuan Pengawas Perlombaan karena Pertimbangan kondisi Lintasan akibat cuaca Peserta yang memperoleh waktu tempuh SS melebihi BWTM akan diberikan waktu BWTM Peserta yang menjalani SS tetapi tidak mencapai Finish Stop akan diberikan waktu BWTM ditambah penalti 1 (satu) pos 17.6 Peserta yang tidak menjalani SS (yang bukan SS terakhir) atau tidak start akan diberikan waktu BWTM ditambah penalti 2 (dua) pos 17.7 Penalti satu pos adalah 1 menit Setiap peserta yang mengundurkan diri dari perlombaan Wajib melapor kepada Panitia melalui Penghubung Peserta secara tertulis pada Formulir Pengunduran Diri Dari Perlombaan. Jika peserta tidak melaporkan pengunduran diri hingga tutup pos pada SS terakhir, maka peserta akan dikenakan sanksi denda Rp Selama peserta tidak mengajukan Pengunduran Diri maka diberikan waktu BWTM ditambah penalti 2 (dua) pos. Kecuali pada SS terakhir Apabila peserta tidak melakukan Start pada SS terakhir maka peserta tersebut tidak diberikan Waktu Tempuh SS. Dianggap non finisher dari Event. 18 Rambu-Rambu Rambu-rambu yang digunakan adalah sebagai berikut : a. Rambu bergambar jam : MTC dan TC b. Rambu bergambar Bendera Kuncup : Start SS c. Rambu bergambar Bendera kotak-kotak : FF (Flying Finish) d. Rambu bergambar STOP : FS (Finish Stop) e. Rambu bergambar Kilat : PC (Pos Control) f. Rambu bergambar lingkaran dengan garis tiga: Akhir Daerah Kontrol g. Rambu dengan garis 1, garis 2, garis 3: menunjukan bagian Jarak ke Finsh Stop 19 Daerah Kontrol / Control Area a. Daerah Kontrol / Control area adalah daerah diantara pos TC sampai dengan Rambu Lingkaran dengan Garis Tiga setelah garis Start SS b. Pada Daerah Kontrol tidak diperkenankan turun dari kendaraan kecuali mengganti ban, mengurangi tekanan ban dan jumper accu, tetapi diperkenankan membuka Safety Helmet c. Perbaikan kendaraan dilarang, kecuali mengganti ban kempis, mengurangi tekanan angin ban, dan memasang Accu tambahan untuk menghidupkan kendaraan yang dilakukan oleh awak kendaraan dengan seijin Pimpinan Lomba 21

23 dan diberikan waktu perbaikan maksimal selama 15 (lima belas) menit termasuk waktu interval tersebut. Sanksi 10 detik/menit, maksimum 30 menit. Diperbolehkan pihak lain memberikan bantuan berupa menyerahkan Accu dari luar control area. d. Didaerah tidak diperbolehkan dipayungi (kecuali seijin pimpinan lomba dan diketahui oleh Steward of the meeting). 20 Hukuman-Hukuman dan Sanksi Pemecatan 20.1 Hukuman- Hukuman Terlambat lapor di MTC 1 :Rp ,-/menit Maksimal Rp ,- (30 menit setelah batas waktu MTC 1) Setelah batas waktu TC 1 dikenakan 10 detik/menit max 30 menit. Terlambat lapor di MTC 2 :10 detik/menit Tidak melapor di MTC 1 atau MTC 2 : Penalti 1 Pos : 60 detik Telalu cepat melapor di TC :10 detik/menit, Maks. 30 mnt Terlambat lapor di TC :10 detik/menit, Maks. 30 mnt Tidak melapor di TC Start :BWTM ditambah penalti 2 (dua) Pos Pergantian Ban / Jumper Accu melebihi 15 menit didaerah Kontrol : 10 detik/menit, Maks. 30 mnt Kesalahan Start (False Start) :1 menit Menolak start pada waktunya :10 detik/menit, Maks 30 mnt Tidak menjalani SS / DNS-SS :BWTM ditambah penalty 2 (dua) Pos Kecuali SS terakhir DNF- Speed Offroad DNF- SS : BWTM ditambah penalti 1(satu) Pos Setelah Start SS, menjalani tanpa Helmet/ Racing Suit/Glove/Safety Belt : 1 menit BWTM adalah waktu peserta tercepat di masing-masing kelas ditambah 2 menit. (apabila SS terjadi hujan penambahannya adalah 3 menit) Penalti 1(satu) Pos adalah 1 menit. (60 detik) 20.2 Sanksi-Sanksi Pemecatan dari Event Sanksi pemecatan dari Event akan dijatuhkan kepada peserta bila melakukan hal-hal sebagai berikut : a. Bertindak tidak sportif selama perlombaan b. Berjalan berlawanan arah di jalur special stage c. Menggunakan kendaraan yang tidak lulus scrutineering d. Dengan sengaja merubah speck kendaraan setelah lulus scrutineering pada kelas yang diikuti. e Melakukan keributan/perkelahian fisik antar Peserta atau Panitia dan Pihak ketiga lainnya sehingga mengganggu jalannya Perlombaan. f. Menggunakan Narkoba. g. Pada waktu menjalani SS bukan Driver yang mengemudi. h. Pada Formulir Pendaftaran mengisi Kelas yang diikuti tidak sesuai dengan spesifikasi kendaraan. i. Setelah Special Stage berakhir, tidak memasuki Parc Ferme untuk menjalani Scrutineering Akhir Sanksi-Sanksi Pemecatan dari Special Stage Sanksi pemecatan dari 1 (satu) Special Stage akan dijatuhkan kepada peserta bila melakukan hal-hal sebagai berikut : 22

24 a. Memotong / memperpendek jarak / menghindari rintangan (Handicap). b. Peserta tidak diperbolehkan memaksa petugas untuk segera melakukan Evakuasi. Sanksi DNF (Did Not Finish). c. Hilangnya Kartu Kontrol dikenakan sanksi pemecatan dari SS sesuai kartu Kontrol tersebut. d. Pada Special Stage peserta mendapatkan bantuan dari pihak lain. Baik berupa alat atau benda maupun bantuan tenaga. 21 Parc Ferme & Pemeriksaan Akhir Setelah Finish SS 4, semua Peserta, diwajibkan langsung memasukan Kendaraan ke Parc Ferme yang langsung akan dilakukan Pemeriksaan Akhir. Setelah menjalani Pemeriksaan Akhir Kendaraan dapat langsung keluar dari Parc Ferme tanpa menunggu Hasil Akhir diumumkan. Bila ada Protes atas Kendaraan tertentu, Panitia akan meminta Kendaraan yang di Protes tersebut untuk memasuki Parc Ferme untuk dilakukan Pemeriksaan. Peserta wajib menghadirkan Kendaraannya, sanksi Pemecatan Lokasi: Sirkuit Offroad 22 Finisher Peserta dinyatakan Finisher bila memenuhi atau menjalakan ketentuan pada Pasal 16 dan Pasal 20 pada Peraturan Pelengkap Perlombaan ini. Yaitu Peserta telah melakukan Start pada SS 4 atau SS Terakhir dan melakukan Scrutineering Akhir di Parc Ferme setelah Finish Stop SS4. Untuk melakukan Scrutineering Akhir, Kendaraan Peserta dapat menuju lokasi Parc Ferme baik dengan tenaga mesin sendiri ataupun dibantu, wajib salah satu Crew hadir di Parc Ferme, Driver atau Navigator. Tidak diwajibkan dari arah Finish Stop bagi Peserta yang mengalami kerusakan/ berhenti pada SS. Demikian juga Peserta KEJUARAAN UMUM wajib menjalani pada SS6 dan sesudah SS6, untuk menjadi Finisher KEJUARAAN UMUM. Hanya Finisher yang berhak mendapat Point Kelas, Group ataupun juara umum serta berhak mendapat Hadiah Kejuaraan. 23 Team Speed Offroad. Ketentuan Team Speed Offroad : 3 (tiga) atau 4 (empat) Peserta dapat mendaftar sebagai Team Speed Offroad, dapat terdiri dari kendaraan Group / Kelas yang sama atau berbeda dan Peserta dari Entrant yang sama atau berbeda. Satu Team dinilai sah apabila jumlah Kendaraannya minimal 3 (tiga) kendaraan dan maksimal 4 (empat) Kendaraan yang melakukan Start dan diikuri oleh 2 (dua) driver yang sama selama putaran pada tahun berjalan mengacu pada entry list awal pada saat team tersebut mendaftar. Penghitungan Point Kejuaraan Team adalah penjumlahan Point Tertinggi yang didapat oleh 3 (tiga) Finisher terbaik. Point masing-masing Peserta diambil dari hasil akhir kejuaraan kelas. Pendaftaran Team Speed Offroad paling lambat Jumat, 13 Maret 2015, 20:00 WITA. 24 Point System Group, Kelas & Team 1.Point System untuk Driver dan Navigator Kejuaraan Umum Nasional dan Kejuaraan Nasional Group adalah sebagai berikut : 23

25 Juara 1 25 Juara 6 10 Juara 11 5 Juara 2 20 Juara 7 9 Juara 12 4 Juara 3 16 Juara 8 8 Juara 13 3 Juara 4 13 Juara 9 7 Juara 14 2 Juara 5 11 Juara 10 Juara 15 dan seterusnya yang menyelesaikan keseluruhan SS akan mendapatkan point 1 2. Point System untuk penentuan Kejuaraan Team dan kelas adalah sebagai berikut : Juara 1 15 Juara 6 5 Juara 2 12 Juara 7 4 Juara 3 10 Juara 8.3 Juara 4 8 Juara 9.2 Juara 5 6 Juara Jika terjadi jumlah point team sama, maka team yang salah satu anggotanya berada dikelas dengan jumlah peserta terbanyak, berhak mendapatkan juara team di putaran tersebut. Apabila terdapat dua kelas dengan jumlah peserta terbanyak maka akan dilihat kelas terbanyak berikutnya, dan seterusnya. Jumlah peserta di masing-masing kelas diambil dari Starting List Peserta yang terdaftar pada TC Hasil Hasil Kejuaraan Hasil akhir dinyatakan dalam Jam, Menit dan Detik sampai hitungan 1/1000 detik (3 angka dibelakang koma). Peserta yang memiliki Jumlah Hukuman dan Waktu Tempuh terendah akan keluar sebagai Pemenang Pertama dan selanjutnya sesuai dengan urutan jumlah waktu terendah berikutnya. Setiap Finisher akan memperoleh Point Kejuaraan Kelas, Point Kejuaraan Group dan Point Kejuaraan UMUM Pada kasus Ex-Equo Kejuaraan Kelas, pemenangnya ditentukan sebagai berikut: - Pemenangnya adalah yang lebih cepat di SS pertama - Bila masih sama, pemenangnya yang lebih cepat di SS ke dua dst. - Bila seluruh SS sama waktu tempuhnya, maka ditetapkan Juara bersama dengan menghilangkan urutan dibawahnya. Penentuan Piala dan Hadiah pemenangnya ditentukan dengan undian tetapi Point tetap diperhitungkan Selama jalannya Perlombaan secara bertahap akan diumumkan Hasil Sementara dari masing-masing Kelas, yang masih dapat dikoreksi sampai Pengumuman Hasil Akhir Kejuaraan. Pengumuman Hasil Sementara & Hasil Akhir Tempat: Sirkuit Offroad Batu Licin, Kalimantan Selatan Waktu : Minggu, 15 Maret 2015 Pengumuman Hasil Sementara Kejuaraan Kelas Pengumuman Hasil Akhir Kejuaraan Kelas Pengumuman Hasil Sementara Kejuaraan Umum. Pengumuman Hasil Akhir Kejuaraan Umum. Jadwal dari Pengumuman Hasi Sementara, 30 menit setelah Peserta Terakhir Start menjalani SS, dan setelah itu diberikan Waktu 30 menit untuk mengajukan Koreksi ataupun Protes 24

26 26 Kejuaraan Umum a. Yang berhak mengikuti kejuaraan UMUM (SS5 dan SS6) adalah 20 peserta tercepat dari hasil re-seeding umum sampai SS terakhir. b. Peserta yang karena Kesehatan atau Kerusakan kendaraan tidak dapat mengikuti Kejuaraan Umum, tidak dapat digantikan oleh Peserta lain atau urutan berikutnya. c. Masing masing peserta akan menjalani 2 (dua) SS yaitu SS 5 dan SS 6, pada Lintasan yang sama dengan SS sebelumnya (SS1, SS2, SS3 dan SS4) d. Bilamana SS 5 dan SS 6 tidak dapat dilaksanakan dikarenakan faktor cuaca dan waktu yang tidak memungkinkan, maka kejuaraan UMUM dianggap batal, dan poin dianggap 0 e. Start berpasangan, 2 (dua) Peserta, dimulai dari urutan peserta ke-20 dan ke-19 dan seterusnya f. Kejuaraan UMUM ditentukan dari penjumlahan Waktu SS 5 dan SS 6, ditambah Penalti yang didapat. g. Akan diberikan hadiah berupa Piala dan Uang atau Barang untuk Juara 1 sampai dengan 10 pada Kejuaraan Umum ini. h. Bila terdapat Waktu/ Nilai Sama, pemenangnya akan ditentukan berdasarkan: Yang lebih cepat pada SS pertama Kejuaraan Umum. Bila masih sama, Peserta dengan Kendaraan dari Group yang lebih kecil Bila masih sama, Peserta dengan Kendaraan dari Kelas yang lebih kecil Bila masih sama, Pemenang di Kelas i. Akan diberikan hadiah berupa Piala Bergilir untuk Juara ke 1 Total Point dan Uang atau Barang untuk Jjuara 1 sampai 5 Total Point pada kejuaraan umum ini. j. Point setiap Putaran Kejuaraan Umum, diberikan sebagai berikut : Juara 1 25 Juara 6 10 Juara 11 5 Juara 2 20 Juara 7 9 Juara 12 4 Juara 3 16 Juara 8 8 Juara 13 3 Juara 4 13 Juara 9 7 Juara 14 2 Juara 5 11 Juara 10 6 Juara 15 dan seterusnya yang menyelesaikan keseluruhan SS akan mendapatkan point 1 k. Bila terdapat Nilai sama pada Total Point / Point Seri, pemenangnya adalah: Yang mempunyai Point tertinggi pada satu Putaran Bila masih sama, yang mempunyai lebih banyak Point tertinggi Bila masih sama, yang mempunyai Point tertinggi kedua Bila masih sama, yang mempunyai lebih banyak Point tertinggi kedua, dst Bila masih sama, yang mendapat Point tertinggi lebih dahulu 25

27 27 Hadiah, Penghargaan dan Pembagian Hadiah 27.1 Hadiah dan Penghargaan Putaran Kejuaraan Kelas (untuk masing-masing Kelas) Juara I : Medali Driver & Medali Navigator + Rp Juara II : Medali Driver & Medali Navigator + Rp Juara III : Medali Driver & Medali Navigator + Rp Juara IV : Medali Driver & Medali Navigator + Rp ,- Juara V : Medali Driver & Medali Navigator + Rp , Kejuaraan Team Juara I : Piala + Rp Juara II : Piala + Rp Juara III : Piala + Rp Kejuaraan Group Juara I : Piala Driver & Piala Navigator Juara II : Piala Driver & Piala Navigator Juara III : Piala Driver & Piala Navigator Kejuaraan Khusus Kategori Wanita & Pembalap Termuda Juara I : Piala Driver Juara II : Piala Driver Juara III : Piala Driver Kejuaraan UMUM Juara I : Piala Driver & Piala Navigator + Rp Juara II : Piala Driver & Piala Navigator + Rp Juara III : Piala Driver & Piala Navigator + Rp Hadiah dan Penghargaan SERI INDONESIAN X- OFFROAD RACING Total Point Seri Kejuaraan UMUM Juara I : Piala Bergilir + 1 ( satu) unit Mobil Mitsubishi Pajero Hadiah Seri Team : Juara I TEAM : Piala + 1 (satu) unit Mobil Dengan ketentuan untuk Seri Team sebagai berikut : 1. 2 (dua) Peserta Team pada Putaran 3 sampai dengan Putaran 5 wajib 2 (dua) Driver dari Putaran Bila Team baru mengikuti pada Putaran 2, maka Putaran selanjutnya wajib 2 (dua) Driver dari Putaran 2 dan selanjutnya. 3. Point Putaran Team sesuai Ps.22 dan Ps.23 Peraturan Pelengkap Perlombaan ini 26

28 4. Point Seri Indonesia X-Offroad Racing 2015 adalah PENJUMLAHAN dari Point- Point yang di dapat Team pada setiap Putaran Keterangan Hadiah - Ketentuan untuk Hadiah Putaran dan Hadiah Seri INDONESIAN X- OFFROAD RACING 2015, 1 (satu) Peserta hanya berhak menerima 1 (satu) Kali Hadiah Uang atau Barang, kecuali untuk Hadiah Putaran dan seri Team dan Hadiah Putaran Kejuaraan Umum. - Hadiah Uang dan Piala untuk Kejuaraan Kelas Perorangan seperti yang disebutkan di atas hanya berlaku bila jumlah Starter minimal 6 (enam) dan jika jumlah Starter hanya 5 (lima) Hadiah Uang hanya untuk Juara I dan II, jika jumlah Starter hanya 4 (empat) maka Hadiah Uang hanya untuk Juara I saja. - Jika Pemenang tidak tampil pada saat Pembagian Hadiah, maka Pemenang hanya berhak atas pialanya saja adapun Hadiah Uang menjadi milik Panitia. - Jika pada Pembagian Hadiah Peserta berhalangan hadir maka harus melapor kepada Steward of The Meeting secara tertulis agar tidak kehilangan Hak atas Hadiah yang diraihnya Pembagian Hadiah Acara pembagian hadiah akan dilaksanakan pada : Hari / Tanggal : Minggu, 15 Maret 2015 Waktu : Setelah Hasil Akhir Tempat : Sirkuit Batu Licin 28 Protes & Banding 28.1 Biaya Protes Setiap Protes diajukan secara tertulis kepada Steward of The Meeting melalui Pimpinan Perlombaan dengan Uang Protes sebesar Rp ,- dan tidak dikembalikan bila Protes ditolak Protes mengenai Jalannya Perlombaan, diajukan paling lambat 30 (tiga puluh) menit setelah Peserta terakhir Finish pada masing-masing Leg Protes mengenai Perhitungan Waktu diajukan paling lambat 30 (tiga puluh) menit setelah Pengumuman Hasil Sementara dikeluarkan Alasan Protes harus jelas dan ditujukan kepada siapa serta yang mengajukan harus dapat membuktikan bahwa ia adalah Pendaftar atau Peserta yang sah dan menghadiri Briefing Protes secara kolektif atau Protes lebih dari satu masalah, tidak diterima Dalam Surat Protes harus dicantumkan waktu pengajuan Protes saat diterima Panitia Semua Biaya yang timbul untuk pemeriksaan/pembongkaran Kendaraan akan dibebankan kepada Pembuat Protes apabila Protesnya ditolak dan menjadi beban yang diprotes apabila di terima Bagaimanapun juga suatu protes tidak bisa mengakibatkan Pengulangan Perlombaan 28.2 Banding Peserta berhak untuk mengajukan Banding (Appeal) atas Keputusan yang diambil Steward of The Meeting kepada Badan yang lebih tinggi yaitu Pengprov IMI, dengan membayar USD 500 dan harus disetor tunai ke Kas Pengprov IMI paling lambat 2 x 24 jam setelah keputusan Steward of The Meeting diumumkan. 27

29 LAMPIRAN 1 : JADWAL ACARA KAMIS, 12 Maret WAKTU ACARA KETERANGAN REGISTRASI PESERTA JUMAT, 13 Maret Sub HQ, Batu Licin - Kalimantan Selatan WAKTU ACARA KETERANGAN REGISTRASI PESERTA PENGENALAN LINTASAN / SURVEY PENGENALAN LINTASAN / SURVEY 08:30-09:45 SCRUTINEERING GROUP 2 CYL 09:45-11:15 SCRUTINEERING GROUP 4 CYL 13:00-14:00 SCRUTINEERING GROUP 6 CYL 14:00-15:00 SCRUTINEERING GROUP FFA & DIESEL 14:00-16:30 SHAKE DOWN / PRACTICE 15:30 RAPAT 1 PENGAWAS PERLOMBAAN maksimum 1 kali. 17:00 BRIEFING PESERTA LEG 1, SABTU, 14 Maret WAKTU ACARA KETERANGAN MTC SS 1 Leg SS 2 LEG 2, MINGGU, 15 Maret WAKTU ACARA KETERANGAN MTC SS 3 Leg 2 SS 4 PENGUMUMAN HASIL SEMENTARA PENGUMUMAN HASIL AKHIR SS 5 & SS 6 KEJUARAAN UMUM PENGUMUMAN HASIL SEMENTARA KEJUARAAN UMUM PENGUMUMAN HASIL AKHIR KEJUARAAN UMUM s/d selesai Pembagian Hadiah 28

30 LAMPIRAN 2 : LAMPIRAN 4 : FORM PENGUNDURAN DIRI DARI PERLOMBAAN 29

31 LAMPIRAN 3 : FORMULIR PROTES 30

PERATURAN UMUM SERI Indonesia Night City Slalom 2014

PERATURAN UMUM SERI Indonesia Night City Slalom 2014 PERATURAN UMUM SERI Indonesia Night City Slalom 2014 PENYELENGGARA SMN PELAKSANA GENTA AUTO & SPORT Jl Petogokan I.Gang IV.No 5 Gandaria utara kebayoran baru,jakarta selatan 12140 Tlp: 7210202, 7236986

Lebih terperinci

PERATURAN UMUM SERI Indonesia Extreem Slalom Challenge 2014

PERATURAN UMUM SERI Indonesia Extreem Slalom Challenge 2014 Draft ` Indonesia Extreem Slalom Challenge 2014 PENYELENGGARA SMN PELAKSANA GENTA AUTO & SPORT Jl Petogokan I.Gang IV.No 5 Gandaria utara kebayoran baru,jakarta selatan 12140 Tlp: 7210202, 7236986 Fax:

Lebih terperinci

Sirkuit Offroad BSD, Pagedangan, Tangerang Juni 2015

Sirkuit Offroad BSD, Pagedangan, Tangerang Juni 2015 Sirkuit Offroad BSD, Pagedangan, Tangerang 12-14 Juni 2015 1 PRESS Release "Indonesia extreme Offroad Racing (IXOR) 2015 KejurNas Speed Offroad Seri-3 Seri ke-3 ajang balap offroad yang digelar oleh SMN

Lebih terperinci

"Indonesia extreme Offroad Racing (IXOR) 2015 KejurNas Speed Offroad

Indonesia extreme Offroad Racing (IXOR) 2015 KejurNas Speed Offroad 1 PRESS Release "Indonesia extreme Offroad Racing (IXOR) 2015 KejurNas Speed Offroad Ajang balap offroad gelaran SMN dengan nama Kejuaraan Nasional "PERTAMINA BPE Indonesia extreme Offroad Racing (IXOR)

Lebih terperinci

PERATURAN UMUM SERI. Permanent Office Address : Jl. Petogogan I/IV No. 5 Gandaria Utara - Kebayoran Baru Jakarta Selatan

PERATURAN UMUM SERI. Permanent Office Address : Jl. Petogogan I/IV No. 5 Gandaria Utara - Kebayoran Baru Jakarta Selatan Permanent Office Address : Jl. Petogogan I/IV No. 5 Gandaria Utara - Kebayoran Baru Jakarta Selatan JAKARTA- INDONESIA Tel: +62 21 7210202 Fax: +62 21 7235522 website : www.pertamaxmotorsport.com PENGANTAR

Lebih terperinci

SUNDAY RACE SPRINT RALLY 2014

SUNDAY RACE SPRINT RALLY 2014 IMI SUMUT SUNDAY RACE SPRINT RALLY 2014 PERATURAN PELENGKAP PERLOMBAAN PERATURAN PELENGKAP PERLOMBAAN SUNDAY RACE SPRINT RALLY IMI SUMUT 2014 1. PENJELASAN 1.1 Nama Perlombaan SUNDAY RACE /Latihan Bersama

Lebih terperinci

PERATURAN KEJUARAAN NASIONAL SPRINT RALLY

PERATURAN KEJUARAAN NASIONAL SPRINT RALLY PERATURAN KEJUARAAN NASIONAL SPRINT RALLY IKATAN MOTOR INDONESIA Edisi : 2016 1 DAFTAR ISI KETENTUAN UMUM 1 KONDISI UMUM KEJUARAAN NASIONAL 1.1 PENERAPAN PERATURAN 1.2 BAHASA YANG DIGUNAKAN 1.3 INTERPRETASI

Lebih terperinci

P U P SCO 4X4 INDONESIAN SUPER SPECIAL STAGE COMPETITION 2012

P U P SCO 4X4 INDONESIAN SUPER SPECIAL STAGE COMPETITION 2012 P U P SCO 4X4 INDONESIAN SUPER SPECIAL STAGE COMPETITION 2012 Detail Teknis Kegiatan Nama Event : SCO 4X4 INDONESIAN SUPER SPECIAL STAGE COMPETITION 2012 Jenis Kegiatan: Speed Offroad Competition Tempat

Lebih terperinci

PERATURAN PELENGKAP PERLOMBAAN

PERATURAN PELENGKAP PERLOMBAAN PUTARAN 3 2-28 Oktober 2012 PERATURAN PELENGKAP PERLOMBAAN Info & Pendaftaran : D Motorsport Kantor Taman A9, Unit D, Lantai 3 Jl. Mega Kuningan Lot 8,9 / A9 Jakarta Selatan, 12950 JAKARTA- INDONESIA www.dmotorsport.co.id

Lebih terperinci

PERATURAN PELENGKAP PERLOMBAAN

PERATURAN PELENGKAP PERLOMBAAN PUTARAN 3 2-28 Oktober 2012 PERATURAN PELENGKAP PERLOMBAAN Permanent Office Address : Kantor HBM Jl. A. Yani Km. 84.400 Binuang Tapin Kalimantan Selatan Telp./Fax. +62 517 36031 e-mail : [email protected]

Lebih terperinci

PERATURAN KOMPETISI RC ROCK CRAWLING

PERATURAN KOMPETISI RC ROCK CRAWLING PERATURAN KOMPETISI RC ROCK CRAWLING Pengantar Panduan peraturan ini bertujuan untuk menstandarisasikan peraturan kompetisi Radio Control jenis Rock Crawling yang diselenggarakan di Indonesia. Peraturan

Lebih terperinci

IKATAN MOTOR INDONESIA EDISI : 2013 PERLOMBAAN SPEED OFF ROAD

IKATAN MOTOR INDONESIA EDISI : 2013 PERLOMBAAN SPEED OFF ROAD PERATURAN PERLOMBAAN SPEED OFFROAD IKATAN MOTOR INDONESIA EDISI : 2013 PERATURAN NASIONAL 1 DAFTAR ISI RANGKAIAN KEJUARAAN NASIONAL SPEED OFF ROAD... 1 I. UMUM... 2 II. SIFAT LOMBA... 2 III. SYARAT KENDARAAN...

Lebih terperinci

PERATURAN ADVENTURE OFF ROAD

PERATURAN ADVENTURE OFF ROAD PERATURAN ADVENTURE OFF ROAD IKATAN MOTOR INDONESIA EDISI : 2018 1 DAFTAR ISI Halaman PERATURAN PERLOMBAAN ADVENTURE OFF ROAD 4 JENIS KEJUARAAN NASIONAL ADVENTURE OFF ROAD 4 SIFAT LOMBA 4 PERYSARATAN UMUM

Lebih terperinci

PERATURAN SPEED OFF ROAD

PERATURAN SPEED OFF ROAD PERATURAN SPEED OFF ROAD IKATAN MOTOR INDONESIA EDISI: 2017 PERATURAN i SPEED OFFROAD IMI 2017 DAFTAR ISI PERATURAN PERLOMBAAN KEJUARAAN NASIONAL SPEED OFF ROAD 2017 I. UMUM 1 II. SIFAT PERLOMBAAN 3 III.

Lebih terperinci

SUSUNAN PANITIA KEJURNAS SUPER ADVENTURE OFFROAD TEAM 2017 PUTARAN#3 TASIKMALAYA, 30 SEPTEMBER - 1 OKTOBER : Bp. Sadikin aksa (Ketua PP IMI)

SUSUNAN PANITIA KEJURNAS SUPER ADVENTURE OFFROAD TEAM 2017 PUTARAN#3 TASIKMALAYA, 30 SEPTEMBER - 1 OKTOBER : Bp. Sadikin aksa (Ketua PP IMI) PUTARAN 3 1 SUSUNAN PANITIA KEJURNAS SUPER ADVENTURE OFFROAD TEAM 2017 PUTARAN#3 TASIKMALAYA, 30 SEPTEMBER - 1 OKTOBER 2017 Pelindung ORGANIZING COMITTEE : Ketua pelaksana Wakil Ketua Bendahara Seksi Logistik

Lebih terperinci

PERATURAN SPEED OFF ROAD

PERATURAN SPEED OFF ROAD PERATURAN SPEED OFF ROAD IKATAN MOTOR INDONESIA EDISI: 2018 PERATURAN 1 SPEED OFFROAD IMI 2018 DAFTAR ISI PERATURAN PERLOMBAAN KEJUARAAN NASIONAL SPEED OFF ROAD 2018 Halaman I. UMUM 4 II. SIFAT PERLOMBAAN

Lebih terperinci

RANGKAIAN KEJUARAAN NASIONAL SPEED OFF ROAD b. Kejuaraan ini memperebutkan gelar :

RANGKAIAN KEJUARAAN NASIONAL SPEED OFF ROAD b. Kejuaraan ini memperebutkan gelar : RANGKAIAN KEJUARAAN NASIONAL SPEED OFF ROAD 2016 I. UMUM a. Setiap tahun PP. IMI menetapkan rangkaian Kejuaraan Nasional yang terbuka bagi peserta yang memiliki Kartu Ijin Start (KIS) dan juga peserta

Lebih terperinci

PERATURAN PELENGKAP PERLOMBAAN

PERATURAN PELENGKAP PERLOMBAAN PERATURAN PELENGKAP PERLOMBAAN GT RADIAL SAVERO KOMODO MT SPEED OFFROAD CHAMPIONSHIP 2013 (DRAFT 13 MARET 2013) ROUND 1 Sirkuit Springhill Bukit Kemiling Permai, Bandar Lampung SEKRETARIAT: 04 MARET s/d

Lebih terperinci

LOGO KEJUARAAN NASIONAL OFF ROAD

LOGO KEJUARAAN NASIONAL OFF ROAD LOGO KEJUARAAN NASIONAL OFF ROAD Logo Kejuaraan Nasional Off Road adalah Sebagai Berikut : P E R A T U R A N N A S I O N A L 1 PERLOMBAAN ADVENTURE OFF ROAD PERATURAN PERLOMBAAN ADVENTURE OFFROAD JENIS

Lebih terperinci

INDEX PERATURAN KEJUARAAN NASIONAL SLALOM. IKATAN MOTOR INDONESIA Edisi : 2013

INDEX PERATURAN KEJUARAAN NASIONAL SLALOM. IKATAN MOTOR INDONESIA Edisi : 2013 PERATURAN KEJUARAAN NASIONAL SLALOM INDEX 1. DEFINISI DAN KLASIFIKASI OLAHRAGA BERMOTOR SLALOM 2. PERATURAN NASIONAL OLAHRAGA BERMOTOR SLALOM 3. PERATURAN KEJUARAAN SLALOM 4. PERATURAN PERLOMBAAN SLALOM

Lebih terperinci

SURAT KEPUTUSAN No : 005/IMI - JABAR/SK-JUKLAK ADV. MOTOR/WIS/A/I/2014 Tentang

SURAT KEPUTUSAN No : 005/IMI - JABAR/SK-JUKLAK ADV. MOTOR/WIS/A/I/2014 Tentang SURAT KEPUTUSAN No : 005/IMI - JABAR/SK-JUKLAK ADV. MOTOR/WIS/A/I/2014 Tentang PERATURAN PENYELENGGARAAN EVENT ADVENTURE MOTOR RAPAT KERJA PROVINSI 2013 IKATAN MOTOR INDONESIA JAWA BARAT BAB I PENYELENGGARAAN

Lebih terperinci

PERATURAN PERLOMBAAN BALAP INDONESIA CBR RACE DAY

PERATURAN PERLOMBAAN BALAP INDONESIA CBR RACE DAY PERATURAN PERLOMBAAN BALAP INDONESIA CBR RACE DAY 1. PENDAHULUAN. Peraturan Peraturan berikut ini, merupakan lampiran dan/atau tambahan/ pelengkap untuk peraturan balap Indonesia CBR Race Day. 2. PRINSIP

Lebih terperinci

PERATURAN PELENGKAP PERLOMBAAN (Draft 2 Oktober)

PERATURAN PELENGKAP PERLOMBAAN (Draft 2 Oktober) (Draft 2 Oktober) Permanent Office Address & Sprint Rally Headquarters: Pengprov IMI Sumut; Jl. Taruma No. 52 Medan Telp./Fax. +62 61 4520672 e-mail :[email protected] website :www.imi-sumut.or.id

Lebih terperinci

PERATURAN KEJUARAAN NASIONAL RALLY

PERATURAN KEJUARAAN NASIONAL RALLY PERATURAN KEJUARAAN NASIONAL RALLY IKATAN MOTOR INDONESIA Edisi : 2016 1 DAFTAR ISI KETENTUAN UMUM 1 KONDISI UMUM KEJUARAAN NASIONAL 1.1 PENERAPAN PERATURAN 1.2 BAHASA 1.3 INTERPRETASI 1.4 MASA BERLAKU

Lebih terperinci

PERATURAN PELENGKAP PERLOMBAAN

PERATURAN PELENGKAP PERLOMBAAN PERATURAN PELENGKAP PERLOMBAAN 1. JUDUL/ NAMA PERLOMBAAN Perlombaan ini bernama: SUMATRA OPEN CHAMPIONSHIP 2016 2. WAKTU DAN TEMPAT Waktu dan tempat penyelenggaraan: Hari : Sabtu Minggu Tanggal : 13-14

Lebih terperinci

PERATURAN PELENGKAP PERLOMBAAN

PERATURAN PELENGKAP PERLOMBAAN Permanent Office Address & Rally Headquarters Sekretariat IMI - SUMUT Jl. Taruma No. 52 Medan 20122 Tel: +6261 452 0672 Fax: +6261 452 8821 e-mail :[email protected] website: www.imi-sumut.or.id

Lebih terperinci

Regulasi Lomba Customs Cycling (LCC) Series Tahun 2015

Regulasi Lomba Customs Cycling (LCC) Series Tahun 2015 Regulasi Lomba Customs Cycling (LCC) Series Tahun 2015 Pasal 1 Nama Lomba dan Penyelenggara Nama Lomba Customs Cycling (LCC) Series Penyelenggara Penyelenggara : Customs Cycling Club (CCC) Indonesia Alamat

Lebih terperinci

PERATURAN PELENGKAP PERLOMBAAN (draft update 4414)

PERATURAN PELENGKAP PERLOMBAAN (draft update 4414) PERATURAN PELENGKAP PERLOMBAAN (draft update 4414) Sirkuit Offroad Paramount Gading Serpong Tanggerang Banten SEKRETARIAT: 7 April s/d 22 April 2014 Sekertariat MNE Klub Jl. Pramuka Raya Kav 69 Jakarta

Lebih terperinci

RACE BOOK. MTB ENDURO SERI Desember 2016 Cikole, Lembang, Jawa Barat

RACE BOOK. MTB ENDURO SERI Desember 2016 Cikole, Lembang, Jawa Barat RACE BOOK MTB ENDURO SERI 4 3 4 Desember 2016 Cikole, Lembang, Jawa Barat 01 Lokasi Lereng Gunung Tangkubanprahu Cikole Jayagiri, Lembang, Jawa Barat Main Area : Cikole Bike Park 6 47'6.20"S - 107 38'40.26"T

Lebih terperinci

PERATURAN PELENGKAP PERLOMBAAN

PERATURAN PELENGKAP PERLOMBAAN PERATURAN PELENGKAP PERLOMBAAN 1. JUDUL/ NAMA PERLOMBAAN Perlombaan ini bernama: KNPI CUP RACE SUMATRA OPEN CHAMPIONSHIP 2016 2. WAKTU DAN TEMPAT Waktu dan tempat penyelenggaraan: Hari : Sabtu Minggu Tanggal

Lebih terperinci

PERATURAN LOMBA FUN GOKART RACE PIALA PRESIDEN MBCI Grand City Mall Gokart Circuit 29 AGUSTUS 2015

PERATURAN LOMBA FUN GOKART RACE PIALA PRESIDEN MBCI Grand City Mall Gokart Circuit 29 AGUSTUS 2015 PERATURAN LOMBA FUN GOKART RACE PIALA PRESIDEN MBCI Grand City Mall Gokart Circuit 29 AGUSTUS 2015 PERATURAN FUN GOKART PIALA PRESIDEN MBCI GRAND CITY MALL 29 AGUSTUS 2015 Page 1 BAB III PERATURAN UMUM

Lebih terperinci

PERATURAN ADVENTURE OFFROAD

PERATURAN ADVENTURE OFFROAD PERATURAN ADVENTURE OFFROAD IKATAN MOTOR INDONESIA EDISI : 2017 1 DAFTAR ISI PERATURAN PERLOMBAAN ADVENTURE OFFROAD 3 Pasal 1 : PESERTA 4 Pasal 2 : PENDAFTARAN 4 Pasal 3 : ASURANSI 5 Pasal 4 : STICKER

Lebih terperinci

INFORMASI DAN PERATURAN UMUM

INFORMASI DAN PERATURAN UMUM INFORMASI DAN PERATURAN UMUM I. PENDAHULUAN Gemapala WIGWAM FH Unsri bekerja sama dengan Federasi Arung Jeram Indonesia Provinsi Sumatera Selatan akan menggelar event Kejuaraan Arung Jeram Tingkat Nasional

Lebih terperinci

KETENTUAN KEJUARAAN BULUTANGKIS DJARUM SIRKUIT NASIONAL KALIMANTAN OPEN TANGGAL MARET 2013 ( RANKING POINT )

KETENTUAN KEJUARAAN BULUTANGKIS DJARUM SIRKUIT NASIONAL KALIMANTAN OPEN TANGGAL MARET 2013 ( RANKING POINT ) KETENTUAN KEJUARAAN BULUTANGKIS DJARUM SIRKUIT NASIONAL KALIMANTAN OPEN TANGGAL 25 30 MARET 2013 ( RANKING POINT ) 1. NAMA KEJUARAAN : DJARUM SIRKUIT NASIONAL KALIMANTAN OPEN 2. PELAKSANAAN : a. Waktu

Lebih terperinci

KEJUARAAN BULUTANGKIS DJARUM SIRKUIT NASIONAL BALI OPEN 5 10 NOPEMBER 2012

KEJUARAAN BULUTANGKIS DJARUM SIRKUIT NASIONAL BALI OPEN 5 10 NOPEMBER 2012 KEJUARAAN BULUTANGKIS DJARUM SIRKUIT NASIONAL BALI OPEN 5 10 NOPEMBER 2012 ( RANKING POINT ) 1. NAMA KEJUARAAN : DJARUM SIRKUIT NASIONAL BALI OPEN 2012 2. PELAKSANAAN a. Waktu : Tanggal 5 10 Nopember 2012

Lebih terperinci

PANDUAN ROBO LINE CONTEST 2011

PANDUAN ROBO LINE CONTEST 2011 PANDUAN ROBO LINE CONTEST 2011 Persyaratan Peserta Peserta berstatus WNI sebagai mahasiswa dengan jenjang Diploma,Sarjana se-jawa Tengah Jumlah tim peserta dari setiap institusi tidak dibatasi Setiap tim

Lebih terperinci

PERATURAN PELENGKAP PERLOMBAAN

PERATURAN PELENGKAP PERLOMBAAN PUTARAN 4 2-8 Oktober2012 PERATURAN PELENGKAP PERLOMBAAN Info & Pendaftaran : D Motorsport Kantor Taman A9, Unit D, Lantai 3 Jl. Mega Kuningan Lot 8,9 / A9 Jakarta Selatan, 12950 JAKARTA- INDONESIA Adminstrasi,

Lebih terperinci

PERATURAN PERLOMBAAN ADVENTURE OFFROAD

PERATURAN PERLOMBAAN ADVENTURE OFFROAD PERATURAN PERLOMBAAN ADVENTURE OFFROAD IKATAN MOTOR INDONESIA EDISI : 2016 1 DAFTAR ISI PERATURAN PERLOMBAAN ADVENTURE OFFROAD 3 Pasal 1 : PESERTA 4 Pasal 2 : PENDAFTARAN 4 Pasal 3 : ASURANSI 5 Pasal 4

Lebih terperinci

PERATURAN LOMBA 2 3 SEPTEMBER 2016

PERATURAN LOMBA 2 3 SEPTEMBER 2016 PERATURAN LOMBA 2 3 SEPTEMBER 2016 Peraturan lomba MONASTANA JAKARTA OPEN 2016 di adopsi dari peraturan yang sudah sering digunakan pada kejuaraan di Indonesia dan FIRS (Federation Internationale de Roller

Lebih terperinci

DAFTAR ISI KETENTUAN UMUM 1 KONDISI UMUM KEJUARAAN NASIONAL 1.1 PENERAPAN PERATURAN 1.2 BAHASA 1.3 INTERPRETASI 1.4 MASA BERLAKU

DAFTAR ISI KETENTUAN UMUM 1 KONDISI UMUM KEJUARAAN NASIONAL 1.1 PENERAPAN PERATURAN 1.2 BAHASA 1.3 INTERPRETASI 1.4 MASA BERLAKU 1 / 122 DAFTAR ISI KETENTUAN UMUM 1 KONDISI UMUM KEJUARAAN NASIONAL 1.1 PENERAPAN PERATURAN 1.2 BAHASA 1.3 INTERPRETASI 1.4 MASA BERLAKU 2 ISTILAH ISTILAH 2.1 BULETIN 2.2 KOMUNIKASI 2.3 DAERAH KONTROL

Lebih terperinci

IRC² INDONESIAN RC CRAWLERS

IRC² INDONESIAN RC CRAWLERS IRC² INDONESIAN RC CRAWLERS PERATURAN RESMI KOMPETISI RC ROCK CRAWLING Pengantar: Panduan peraturan ini bertujuan untuk menstandarisasikan peraturan kompetisi Radio control jenis Rock Crawling yang diselenggarakan

Lebih terperinci

J S T C JAPAN SUPER TOURING CHAMPIONSHIP

J S T C JAPAN SUPER TOURING CHAMPIONSHIP I. MESIN Merk mesin harus sama dengan aslinya dan satu merk dengan body, type bebas. Posisi mesin tetap. Penggerak roda sesuai aslinya. I.1. FORCE INDUCTION Penggunaan force induction dilarang untuk kelas

Lebih terperinci

WWBP INDURO 2017 INFORMASI TEMPAT ACARA DAN PETA TRACK

WWBP INDURO 2017 INFORMASI TEMPAT ACARA DAN PETA TRACK WWBP INDURO 2017 INFORMASI TEMPAT ACARA DAN PETA TRACK GPS Coordinate Podium Stage: -7.202112, 107.620984 GPS Coordinate Start SS 1 & 2: -7.207234, 107.627299 WWBP INDURO 2017 JADWAL ACARA Sabtu, 7 Januari,

Lebih terperinci

KEJUARAAN BULUTANGKIS DJARUM SIRKUIT NASIONAL SGS PLN JAWA BARAT OPEN MEI 2012

KEJUARAAN BULUTANGKIS DJARUM SIRKUIT NASIONAL SGS PLN JAWA BARAT OPEN MEI 2012 KEJUARAAN BULUTANGKIS DJARUM SIRKUIT NASIONAL SGS PLN JAWA BARAT OPEN 2012 21 26 MEI 2012 ( RANKING POINT ) 1. NAMA KEJUARAAN : DJARUM SIRKUIT NASIONAL SGS PLN JAWA BARAT OPEN 2012 2. WAKTU DAN TEMPAT:

Lebih terperinci

6 TH INDONESIA ELITE AMATEUR CHAMPIONSHIP INFORMASI PERTANDINGAN

6 TH INDONESIA ELITE AMATEUR CHAMPIONSHIP INFORMASI PERTANDINGAN 1. Pelaksana Pertandingan 6 th Indonesia Elite Amateur Championship akan dilaksanakan oleh sebuah Panitia yang telah ditunjuk oleh PB PGI untuk melaksanakan pertandingan tersebut dan selanjutnya akan disebut

Lebih terperinci

PERATURAN TIME RALLY

PERATURAN TIME RALLY PERATURAN TIME RALLY IKATAN MOTOR INDONESIA EDISI: 2016 PERATURAN NASIONAL TIME RALLY IKATAN MOTOR INDONESIA EDISI: 2016 DAFTAR ISI PERATURAN NASIONAL TIME RALLY 1 1. MAKSUD DAN TUJUAN 1 2. ISTILAH-ISTILAH

Lebih terperinci

REGULASI OLD SKOOL RACING CHAMPIONSHIP 2016

REGULASI OLD SKOOL RACING CHAMPIONSHIP 2016 REGULASI OLD SKOOL RACING CHAMPIONSHIP 2016 KATEGORI KENDARAAN Kategori Kendaraan yang diperbolehkan untuk mengikuti OLD SKOOL RACING CHAMPIONSHIP 2015 adalah kendaraan yang sudah berumur 37 tahun dengan

Lebih terperinci

KEJUARAAN BULUTANGKIS DJARUM SIRKUIT NASIONAL JAMBI OPEN 2012 TANGGAL MARET 2012 ( RANKING POINT )

KEJUARAAN BULUTANGKIS DJARUM SIRKUIT NASIONAL JAMBI OPEN 2012 TANGGAL MARET 2012 ( RANKING POINT ) KEJUARAAN BULUTANGKIS DJARUM SIRKUIT NASIONAL JAMBI OPEN 2012 TANGGAL 27 31 MARET 2012 ( RANKING POINT ) 1. NAMA KEJUARAAN : DJARUM SIRKUIT NASIONAL JAMBI OPEN 2012 2. PELAKSANAAN a. Waktu : Tanggal 27

Lebih terperinci

KETENTUAN KEJUARAAN BULUTANGKIS DJARUM SIRKUIT NASIONAL BULUTANGKIS SIGER LAMPUNG TANGGAL 8 s/d 13 APRIL 2013 ( RANKING POINT )

KETENTUAN KEJUARAAN BULUTANGKIS DJARUM SIRKUIT NASIONAL BULUTANGKIS SIGER LAMPUNG TANGGAL 8 s/d 13 APRIL 2013 ( RANKING POINT ) KETENTUAN KEJUARAAN BULUTANGKIS DJARUM SIRKUIT NASIONAL BULUTANGKIS SIGER LAMPUNG TANGGAL 8 s/d 13 APRIL 2013 ( RANKING POINT ) 1. NAMA KEJUARAAN : DJARUM SIRKUIT NASIONAL BULUTANGKIS SIGER LAMPUNG 2013

Lebih terperinci

REGULASI INDONESIA GRAVITY SERIES KLANGON RELOAD ) Jenis lomba : Individual Downhill - DHI. 2) Kategori peserta : No Kategori Tahun lahir Umur

REGULASI INDONESIA GRAVITY SERIES KLANGON RELOAD ) Jenis lomba : Individual Downhill - DHI. 2) Kategori peserta : No Kategori Tahun lahir Umur REGULASI INDONESIA GRAVITY SERIES KLANGON RELOAD 2017 1) Jenis lomba : Individual Downhill - DHI 2) Kategori peserta : No Kategori Tahun lahir Umur 1 Peewee 2003-2005 12-14 tahun 2 Men Youth 2001-2002

Lebih terperinci

KETENTUAN KEJUARAAN BULUTANGKIS DJARUM SIRKUIT NASIONAL JAKARTA OPEN 2013 TANGGAL MEI 2013 ( RANKING POINT )

KETENTUAN KEJUARAAN BULUTANGKIS DJARUM SIRKUIT NASIONAL JAKARTA OPEN 2013 TANGGAL MEI 2013 ( RANKING POINT ) KETENTUAN KEJUARAAN BULUTANGKIS DJARUM SIRKUIT NASIONAL JAKARTA OPEN 2013 TANGGAL 13 18 MEI 2013 ( RANKING POINT ) 1. NAMA KEJUARAAN : DJARUM SIRKUIT NASIONAL BULUTANGKIS JAKARTA OPEN 2013 2. PELAKSANAAN

Lebih terperinci

PERATURAN LOMBA. 7-8 November Diselenggarakan oleh : DISORDA DKI JAKARTA PORSEROSI PENGPROV DKI JAKARTA. Bekerjasama dengan :

PERATURAN LOMBA. 7-8 November Diselenggarakan oleh : DISORDA DKI JAKARTA PORSEROSI PENGPROV DKI JAKARTA. Bekerjasama dengan : PERATURAN LOMBA 7-8 November 2015 Diselenggarakan oleh : DISORDA DKI JAKARTA PORSEROSI PENGPROV DKI JAKARTA Bekerjasama dengan : Peraturan lomba JAKARTA ANTAR MASTER 2015 di adopsi dari peraturan yang

Lebih terperinci

PERUBAHAN PERATURAN BALAP MOTOR TAHUN 2017

PERUBAHAN PERATURAN BALAP MOTOR TAHUN 2017 PERUBAHAN PERATURAN BALAP MOTOR TAHUN 2017 A. Region 3 (Bali NTB NTT) dan Region 2 (Jawa) digabungkan. B. Kelas Utama dalam Kejuaraan Nasional Balap Motor tahun 2017 : 1. Kelas Bebek 150cc 4 Langkah Tune

Lebih terperinci

DJARUM SIRKUIT NASIONAL JAWA TIMUR OPEN 2012 Surabaya, November 2012 (RANKING POINT)

DJARUM SIRKUIT NASIONAL JAWA TIMUR OPEN 2012 Surabaya, November 2012 (RANKING POINT) DJARUM SIRKUIT NASIONAL JAWA TIMUR OPEN 2012 Surabaya, 19 24 November 2012 (RANKING POINT) 1. NAMA KEJUARAAN : DJARUM SIRKUIT NASIONAL JAWA TIMUR OPEN 2012 2. PELAKSANAAN : a. Waktu : 19 24 November 2012

Lebih terperinci

KEJUARAAN SEPATU RODA ANTAR KLUB TINGKAT NASIONAL PIALA WALIKOTA MALANG KE 2 TANGGAL 9-10 APRIL 2011 BUKU PANDUAN LOMBA

KEJUARAAN SEPATU RODA ANTAR KLUB TINGKAT NASIONAL PIALA WALIKOTA MALANG KE 2 TANGGAL 9-10 APRIL 2011 BUKU PANDUAN LOMBA KEJUARAAN SEPATU RODA ANTAR KLUB TINGKAT NASIONAL PIALA WALIKOTA MALANG KE 2 TANGGAL 9-10 APRIL 2011 BUKU PANDUAN LOMBA PETUNJUK UMUM : 1. Kejuaraan memperebutkan : - Piala Walikota Malang - Kategori sepatu

Lebih terperinci

PERATURAN OLAHRAGA KENDARAAN BERMOTOR

PERATURAN OLAHRAGA KENDARAAN BERMOTOR PERATURAN OLAHRAGA KENDARAAN BERMOTOR IKATAN MOTOR INDONESIA EDISI : 2014 P E R A T U R A N N A S I O N A L 0 OLAHRAGA KENDARAAN BERMOTOR DAFTAR ISI BAB I UMUM Pasal 1 HAK-HAK IMI... 3 Pasal 2 PERATURAN

Lebih terperinci

Regulasi Lomba Customs Cycling (LCC) Series Tahun 2014

Regulasi Lomba Customs Cycling (LCC) Series Tahun 2014 Regulasi Lomba Customs Cycling (LCC) Series Tahun 2014 Article 1 Nama Lomba dan Penyelenggara Nama Nama perlombaan balap sepeda yang diselenggarakan ini adalah Lomba Customs Cycling Series (LLC Series)

Lebih terperinci

Volume F3U-INA Radio Control Drone Racing Edisi 2017

Volume F3U-INA Radio Control Drone Racing Edisi 2017 FEDERASI AERO SPORT INDONESIA PORDIRGA AEROMODELLING Volume F3U-INA Radio Control Drone Racing Edisi 2017 Efektif November 2017 F3U (FAI Provisional Class) - RC Multi-rotor FPV Racing Ref. SC4_Vol_F3_FPVRacing_15-3-17

Lebih terperinci

PERATURAN KEJUARAAN NASIONAL SLALOM

PERATURAN KEJUARAAN NASIONAL SLALOM PERATURAN KEJUARAAN NASIONAL SLALOM IKATAN MOTOR INDONESIA Edisi : 2016 DAFTAR ISI 1 DAFTAR ISI 1. DEFINISI DAN KLASIFIKASI SLALOM 2016 1.1 DEFINISI 1.2 KENDARAAN 1.3 KELAS 1.4 KATEGORI 1.5 MANUFAKTUR

Lebih terperinci

PERATURAN PELENGKAP PERLOMBAAN

PERATURAN PELENGKAP PERLOMBAAN PERATURAN PELENGKAP PERLOMBAAN CAKRA RACING PROJECT SPEED OFFROAD CHALLENGES Sirkuit BATALYON 312 KALA HITAM SUBANG, JAWA BARAT SEKRETARIAT: JEEP URANG SUBANG Jl. Otista no. 333, Subang Tel: +62 818 7205

Lebih terperinci

PERATURAN PERLOMBAAN BALAP SEPEDA MOTOR. (Lampiran D Peraturan Dasar Olahraga Sepeda Motor)

PERATURAN PERLOMBAAN BALAP SEPEDA MOTOR. (Lampiran D Peraturan Dasar Olahraga Sepeda Motor) D PERATURAN PERLOMBAAN BALAP SEPEDA MOTOR (Lampiran D Peraturan Dasar Olahraga Sepeda Motor) IKATAN MOTOR INDONESIA Edisi : 2016 Peraturan Dasar Olahraga Sepeda Motor 74 Peraturan Perlombaan Balap Sepeda

Lebih terperinci

KETENTUAN KEJUARAAN BULUTANGKIS DJARUM SIRKUIT NASIONAL DKI JAKARTA OPEN 2012 TANGGAL MEI 2012 ( RANKING POINT )

KETENTUAN KEJUARAAN BULUTANGKIS DJARUM SIRKUIT NASIONAL DKI JAKARTA OPEN 2012 TANGGAL MEI 2012 ( RANKING POINT ) KETENTUAN KEJUARAAN BULUTANGKIS DJARUM SIRKUIT NASIONAL DKI JAKARTA OPEN 2012 TANGGAL 14 19 MEI 2012 ( RANKING POINT ) 1. NAMA KEJUARAAN : DJARUM SIRKUIT NASIONAL JAKARTA 2012 2. PELAKSANAAN : a. Waktu

Lebih terperinci

Nomor : 221 /SJN/ Jakarta, 11Agustus 2014 Hal : Kejuaraan Renang Perairan Terbuka Dalam rangka Festival Danau Toba 2014 Sumatera Utara

Nomor : 221 /SJN/ Jakarta, 11Agustus 2014 Hal : Kejuaraan Renang Perairan Terbuka Dalam rangka Festival Danau Toba 2014 Sumatera Utara Nomor : 221 /SJN/08.2014 Jakarta, 11Agustus 2014 Hal : Kejuaraan Renang Perairan Terbuka Dalam rangka Festival Danau Toba 2014 Sumatera Utara Kepada yang terhormat, Pengprov PRSI Di Seluruh Indonesia Salam

Lebih terperinci

KETENTUAN KEJUARAAN BULUTANGKIS DJARUM SIRKUIT NASIONAL LI NING PIALA GUBERNUR SUMATERA UTARA OPEN 2013 TANGGAL 9 14 September 2013 ( RANKING POINT )

KETENTUAN KEJUARAAN BULUTANGKIS DJARUM SIRKUIT NASIONAL LI NING PIALA GUBERNUR SUMATERA UTARA OPEN 2013 TANGGAL 9 14 September 2013 ( RANKING POINT ) KETENTUAN KEJUARAAN BULUTANGKIS DJARUM SIRKUIT NASIONAL LI NING TANGGAL 9 14 September 2013 ( RANKING POINT ) 1. NAMA KEJUARAAN : DJARUM SIRKUIT NASIONAL LI NING 2. PELAKSANAAN : a. Waktu : Tanggal 9 14

Lebih terperinci

SERI KEJUARAAN NASIONAL RC ADVENTURE 2014

SERI KEJUARAAN NASIONAL RC ADVENTURE 2014 I. REGULASI 1. Pembagian Kelas : Kelas yang akan di lombakan dubagi menjadi 2 : - Kelas Scale 1.9 - Kelas FFA (bebas) 2. Ketentuan Kelas Scale 1.9 : A. Sasis : A.1. Pada kelas scale 1.9, harus menggunakan

Lebih terperinci

PENGURUS PROVINSI SUMATERA SELATAN

PENGURUS PROVINSI SUMATERA SELATAN KEJUARAAN BULUTANGKIS DJARUM SIRKUIT NASIONAL OPEN 2012 PALEMBANG, 20 24 MARET 2012 ( RANKING POINT ) 1. NAMA KEJUARAAN : DJARUM SIRKUIT NASIONAL OPEN 2012 2. PELAKSANAAN a. Waktu : Tanggal 20 s.d. 24

Lebih terperinci

IKATAN MOTOR INDONESIA EDISI:

IKATAN MOTOR INDONESIA EDISI: PERATURAN TIME RALLY IKATAN MOTOR INDONESIA EDISI: 2017 PERATURAN PERLOMBAAN KEJUARAAN NASIONAL TIME RALLY IKATAN MOTOR INDONESIA EDISI: 2017 Peraturan Time Rally IMI 2017 ii Peraturan Time Rally IMI 2017

Lebih terperinci

2 ND INDONESIA ELITE AMATEUR CHAMPIONSHIP INFORMASI PERTANDINGAN

2 ND INDONESIA ELITE AMATEUR CHAMPIONSHIP INFORMASI PERTANDINGAN 2 ND INDONESIA ELITE AMATEUR CHAMPIONSHIP 1. Pelaksana Pertandingan 2 nd Indonesia Elite Amateur Championship akan dilaksanakan oleh sebuah Panitia yang telah ditunjuk oleh PB PGI untuk melaksanakan pertandingan

Lebih terperinci

Robot yang diikutsertakan berbasis mikrokontroller (terprogram) Dimensi robot maksimum :

Robot yang diikutsertakan berbasis mikrokontroller (terprogram) Dimensi robot maksimum : PERSYARATAN PESERTA Peserta masih berstatus sebagai mahasiswa baik pada saat pendaftaran dan/atau perlombaan dengan tingkat D1, D2, D3, D4, dan S1 yang berasal dari perguruan tinggi di seluruh Indonesia.

Lebih terperinci

Ketentuan Kejuaraan Bulutangkis DJARUM SIRKUIT NASIONAL LI NING JAWA TIMUR OPEN 2013 Surabaya, November 2013 (RANKING POINT)

Ketentuan Kejuaraan Bulutangkis DJARUM SIRKUIT NASIONAL LI NING JAWA TIMUR OPEN 2013 Surabaya, November 2013 (RANKING POINT) Ketentuan Kejuaraan Bulutangkis Surabaya, 11-16 November 2013 (RANKING POINT) 1. NAMA KEJUARAAN : 2. PELAKSANAAN : a. Waktu : 11-16 November 2013 mulai pukul 08.00 WIB b. Tempat : 1. Gedung Bulutangkis

Lebih terperinci

CONTOH SOAL TES TORI SIM C (PART 1)

CONTOH SOAL TES TORI SIM C (PART 1) CONTOH SOAL TES TORI SIM C (PART 1) 1. Fungsi Marka jalan adalah : a. Untuk memberi batas jalan agar jalan terlihat jelas oleh pemakai jalan Yang sedang berlalu lintas dijalan. b. Untuk menambah dan mengurangi

Lebih terperinci

PERATURAN PELENGKAP PERLOMBAAN

PERATURAN PELENGKAP PERLOMBAAN (Draft 6 Agustus) Permanent Office Address : IMI SUMSEL Jl. Aerobik No. 3 Kampus Palembang, Sumatera Selatan Tel &Fax : 0711-321900 email: [email protected] website www,imi.co.id HEADQUARTERS

Lebih terperinci

GANDA CAMPURAN 1 PEMULA Rp ,- Rp ,- Rp ,- Rp ,- - TUNGGAL PUTRI

GANDA CAMPURAN 1 PEMULA Rp ,- Rp ,- Rp ,- Rp ,- - TUNGGAL PUTRI KEJUARAAN BULUTANGKIS DJARUM SIRKUIT NASIONAL JAWA TENGAH LI-NING OPEN 2013 Semarang, 21 26 Oktober 2013 (RANKING POINT) Sekretariat Pengprov PBSI Jawa Tengah Gd. KONI Prov. Jateng Lt. III, Komp. Gelora

Lebih terperinci

EDARAN KEJUARAAN BULUTANGKIS WALIKOTA CILEGON OPEN 2013 SWASTA TINGKAT NASIONAL (RANGKING POINT) 1. NAMA KEJUARAAN : WALIKOTA CILEGON OPEN 2013

EDARAN KEJUARAAN BULUTANGKIS WALIKOTA CILEGON OPEN 2013 SWASTA TINGKAT NASIONAL (RANGKING POINT) 1. NAMA KEJUARAAN : WALIKOTA CILEGON OPEN 2013 EDARAN KEJUARAAN BULUTANGKIS WALIKOTA CILEGON OPEN 2013 SWASTA TINGKAT NASIONAL (RANGKING POINT) 1. NAMA KEJUARAAN : WALIKOTA CILEGON OPEN 2013 2. PELAKSANAAN : a. Waktu Pelaksanaan : - Tanggal 28 Mei

Lebih terperinci

PERATURAN DAERAH KOTA SAMARINDA NOMOR 20 TAHUN 2002

PERATURAN DAERAH KOTA SAMARINDA NOMOR 20 TAHUN 2002 PERATURAN DAERAH KOTA SAMARINDA NOMOR 20 TAHUN 2002 TENTANG KETENTUAN BERLALU LINTAS DENGAN MENGGUNAKAN KENDARAAN BERMOTOR DI JALAN DALAM WILAYAH KOTA SAMARINDA W A L I K O T A S A M A R I N D A Menimbang

Lebih terperinci

2012, No MEMUTUSKAN: Menetapkan : PERATURAN PEMERINTAH TENTANG TATA CARA PEMERIKSAAN KENDARAAN BERMOTOR DI JALAN DAN PENINDAKAN PELANGGARAN LALU

2012, No MEMUTUSKAN: Menetapkan : PERATURAN PEMERINTAH TENTANG TATA CARA PEMERIKSAAN KENDARAAN BERMOTOR DI JALAN DAN PENINDAKAN PELANGGARAN LALU LEMBARAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA No.187, 2012 TRANSPORTASI. Kendaraan Bermotor. Pelanggaran. Pemeriksaan. Tata Cara. (Penjelasan Dalam Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5346) PERATURAN

Lebih terperinci

Syarat dan Ketentuan. ATMI Run 2017

Syarat dan Ketentuan. ATMI Run 2017 Syarat dan Ketentuan ATMI Run 2017 1. INDIVIDU memastikan dan menyatakan kebenaran segala informasi yang diberikan pada saat melakukan pendaftaran. Penyelenggara ATMI FESTIVAL 2017 memiliki hak untuk mewajibkan

Lebih terperinci

PANDUAN ROBOT LINE FOLLOWER. Brawijaya Physics event Sma Sederajat se-jawa

PANDUAN ROBOT LINE FOLLOWER. Brawijaya Physics event Sma Sederajat se-jawa PANDUAN ROBOT LINE FOLLOWER Brawijaya Physics event 2014 Sma Sederajat se-jawa Informasi Umum Persyaratan peserta 1. Peserta masih berstatus sebagai siswa SMA/MA sederajat dalam lingkup se-jawa Terbuka.

Lebih terperinci

Rider & General Regulation

Rider & General Regulation Rider & General Regulation YSR 2018 RIDER REGULATION Class of Riders PROFESSIONAL RIDERS Restrictions 2. Pembalap yang aktif di Kejuaraan balap Nasional/Internasional 3. Usia pembalap lebih dari 16 tahun

Lebih terperinci

INFORMASI PERTANDINGAN

INFORMASI PERTANDINGAN 4 th INDONESIA ELITE AMATEUR CHAMPIONSHIP INFORMASI PERTANDINGAN 1. Pelaksana Pertandingan 4 th Indonesia Elite Amateur Championship akan dilaksanakan oleh sebuah Panitia yang telah ditunjuk oleh PB PGI

Lebih terperinci

1 st INDONESIA ELITE AMATEUR CHAMPIONSHIP INFORMASI PERTANDINGAN

1 st INDONESIA ELITE AMATEUR CHAMPIONSHIP INFORMASI PERTANDINGAN 1. Pelaksana Pertandingan 1 st Indonesia Elite Amateur Championship akan dilaksanakan oleh sebuah Panitia yang telah ditunjuk oleh PB PGI Bidang Pertandingan untuk melaksanakan pertandingan tersebut dan

Lebih terperinci

INFORMASI PERTANDINGAN

INFORMASI PERTANDINGAN 7 th INDONESIA ELITE AMATEUR CHAMPIONSHIP INFORMASI PERTANDINGAN 1. Pelaksana Pertandingan 7 th Indonesia Elite Amateur Championship akan dilaksanakan oleh sebuah Panitia yang telah ditunjuk oleh PB PGI

Lebih terperinci

KEJUARAAN BULUTANGKIS SWASTA NASIONAL USM LI-NING OPEN 2015 GELORA PROF. SUDARTO, SH UNIVERSITAS SEMARANG JL. SOEKARNO-HATTA SEMARANG

KEJUARAAN BULUTANGKIS SWASTA NASIONAL USM LI-NING OPEN 2015 GELORA PROF. SUDARTO, SH UNIVERSITAS SEMARANG JL. SOEKARNO-HATTA SEMARANG KETENTUAN KEJUARAAN BULUTANGKIS SWASTA NASIONAL Ranking Point A. NAMA KEGIATAN Kejuaraan Bulutangkis Swasta Nasional B. WAKTU DAN TEMPAT Waktu : Tanggal 20 25 April 2015 Tempat : GELORA Prof. Sudarto,

Lebih terperinci

Kontes Robot Line Follower ARTechno 2016 Tema Be A Hero With Your Technology Innovation 16 November 2016 UNIVERSITAS SUMATERA UTARA MEDAN 2016 DAFTAR ISI Latar Belakang 1 Maksud dan Tujuan 1 Tema 1 Pertandingan

Lebih terperinci

INFORMASI UMUM. B. Fasilitas. - Snack. - Makan siang. - Pin. - Stiker. - Sertifikat. - Free Wifi

INFORMASI UMUM. B. Fasilitas. - Snack. - Makan siang. - Pin. - Stiker. - Sertifikat. - Free Wifi INFORMASI UMUM A. Persyaratan peserta. 1. Peserta masih berstatus sebagai mahasiswa dengan jenjang D1, D2, D3, D4, S1 dalam lingkup perguruan tinggi di seluruh Indonesia (dibuktikan dengan kartu tanda

Lebih terperinci

KASAU CUP AEROMODELLING SERIES 2016 PERATURAN UMUM LOMBA

KASAU CUP AEROMODELLING SERIES 2016 PERATURAN UMUM LOMBA KASAU CUP AEROMODELLING SERIES 2016 PERATURAN UMUM LOMBA LANUD SULAIMAN [Company address] Sekretariat : E-mail : Kontak Person : Iskandar 0821 1241 9590 Yuyus BK 0821 1234 2007 Ade E Sumarsono 0816 6050

Lebih terperinci

PERATURAN PELENGKAP PERLOMBAAN

PERATURAN PELENGKAP PERLOMBAAN PERATURAN PELENGKAP PERLOMBAAN 1. NAMA PERLOMBAAN YAMAHA CUP RACE 2017 PUTARAN 1-2017 2. WAKTU DAN TEMPAT PELAKSANAAN Hari/Tanggal : Sabtu dan Minggu, 05 06 Agustus 2017 Tempat : Alun alun, kota Kebumen

Lebih terperinci

KEJUARAAN BULUTANGKIS SWASTA NASIONAL USM FLYPOWER OPEN 2016 GELORA PROF. SUDARTO, SH UNIVERSITAS SEMARANG JL. SOEKARNO-HATTA SEMARANG

KEJUARAAN BULUTANGKIS SWASTA NASIONAL USM FLYPOWER OPEN 2016 GELORA PROF. SUDARTO, SH UNIVERSITAS SEMARANG JL. SOEKARNO-HATTA SEMARANG KETENTUAN KEJUARAAN BULUTANGKIS SWASTA NASIONAL Ranking Point A. PELAKSANA Universitas Semarang (USM) bekerjasama dengan Pengprov PBSI Jawa Tengah Alamat : Gelora Prof. Sudharto, SH Universitas Semarang

Lebih terperinci

PEMBERITAHUAN PENTING, SYARAT DAN KETENTUAN, DAN PERATURAN LOMBA

PEMBERITAHUAN PENTING, SYARAT DAN KETENTUAN, DAN PERATURAN LOMBA PEMBERITAHUAN PENTING, SYARAT DAN KETENTUAN, DAN PERATURAN LOMBA PEMBERITAHUAN PENTING Peserta wajib membaca Pemberitahuan Penting, Syarat dan Ketentuan dan Peraturan Lomba secara seksama sebelum mengikuti

Lebih terperinci

1. NAMA KEJUARAAN : YONEX SUNRISE MENS DOUBLE CHAMPIONSHIP 2013 Presented By Candra Wijaya

1. NAMA KEJUARAAN : YONEX SUNRISE MENS DOUBLE CHAMPIONSHIP 2013 Presented By Candra Wijaya KETENTUAN KEJUARAAN SWASTA NASIONAL BULUTANGKIS YONEX SUNRISE MEN S DOUBLE CHAMPIONSHIP V/2013 JAKARTA, 21 24 Agustus 2013 (RANKING POINT) --------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Lebih terperinci

Rp Rp ,- Rp ,- Rp ,- Rp ,- Rp Rp ,- Rp ,-- Rp ,-- Rp. 250.

Rp Rp ,- Rp ,- Rp ,- Rp ,- Rp Rp ,- Rp ,-- Rp ,-- Rp. 250. 1. PENGPROV PBSI PELAKSANA : Pengurus Provinsi PBSI Jawa Timur Alamat : GOR Bulutangkis Sudirman Lantai 2 Jalan Kertajaya Indah Timur No, 8 Surabaya Email : [email protected] Telp./fax : 031.599.75.44

Lebih terperinci

FORMULIR PENDAFTARAN PESERTA FUTSAL FIK CUP Nama Institusi. Nama PenanggungJawab Team

FORMULIR PENDAFTARAN PESERTA FUTSAL FIK CUP Nama Institusi. Nama PenanggungJawab Team FORMULIR PENDAFTARAN PESERTA FUTSAL FIK CUP 2017 Saya yang bertanda tangan dibawah ini: Nama Institusi Alamat :. No Telepon Nama PenanggungJawab Team :. Fax:. Dengan ini mengkonfirmasikan bahwa kami akan

Lebih terperinci

BUKU PANDUAN PESERTA UJI KOMPETENSI MANAJEMEN RISIKO

BUKU PANDUAN PESERTA UJI KOMPETENSI MANAJEMEN RISIKO BUKU PANDUAN PESERTA UJI KOMPETENSI MANAJEMEN RISIKO Edisi Januari 2009 1 PANDUAN PESERTA UJI KOMPETENSI MANAJEMEN RISIKO Pendaftaran Uji Kompetensi Manajemen Risiko dapat dilakukan secara kolektif dari

Lebih terperinci

PERATURAN PELENGKAP PERLOMBAAN

PERATURAN PELENGKAP PERLOMBAAN PERATURAN PELENGKAP PERLOMBAAN NAMA EVENT : TRIAL GAME ASPHALT 2017 PENYELENGGARA : GENTA AUTO & SPORT TANGGAL : 15-16 SEPTEMBER 2017 LOKASI : SIRKUIT STADION MAGUWOHARJO - YOGYAKARTA SK IMI : 2 SUSUNAN

Lebih terperinci

LOMBA LINTAS WISATA ALAM TINGKAT NASIONAL MAPALA LOKA SAMGRAHA TAHUN 2016

LOMBA LINTAS WISATA ALAM TINGKAT NASIONAL MAPALA LOKA SAMGRAHA TAHUN 2016 LOMBA LINTAS WISATA ALAM TINGKAT NASIONAL TAHUN 2016 UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA UNIT KEGIATAN MAHASISWA PANITIA PELAKSANA LLWA TINGKAT NASIONAL TAHUN 2016 Sekretariat: Kampus Tengah UNDIKSHA, Jalan

Lebih terperinci

PERATURAN DASAR TENTANG DISIPLIN DAN PERADILAN. (Lampiran B Peraturan Dasar Olahraga Sepeda Motor)

PERATURAN DASAR TENTANG DISIPLIN DAN PERADILAN. (Lampiran B Peraturan Dasar Olahraga Sepeda Motor) B PERATURAN DASAR TENTANG DISIPLIN DAN PERADILAN (Lampiran B Peraturan Dasar Olahraga Sepeda Motor) IKATAN MOTOR INDONESIA Edisi : 2016 Peraturan Dasar Olahraga Sepeda Motor 40 TENTANG DISIPLIN & PERADILAN

Lebih terperinci

PERATURAN LOMBA INLINE SKATE OPEN VENI VIDI VICI APRIL 2011 A. PERSYARATAN PESERTA

PERATURAN LOMBA INLINE SKATE OPEN VENI VIDI VICI APRIL 2011 A. PERSYARATAN PESERTA PERATURAN LOMBA INLINE SKATE OPEN VENI VIDI VICI APRIL 2011 A. PERSYARATAN PESERTA 1. Peserta lomba adalah para pemain inline skate : a. umum b. terdaftar pada klub sepatu roda c. ekstra kurikulum pada

Lebih terperinci

Bandung Giri Gahana Golf & Country Club November 2012 KETENTUAN PERTANDINGAN

Bandung Giri Gahana Golf & Country Club November 2012 KETENTUAN PERTANDINGAN Bandung Giri Gahana Golf & Country Club 20 22 November 2012 KETENTUAN PERTANDINGAN 1. UMUM Kejuaraan akan dimainkan mengacu kepada Peraturan Golf yang diberlakukan oleh the R & A Rules Limited yang terkini,

Lebih terperinci