PERATURAN TIME RALLY
|
|
|
- Suryadi Rachman
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 PERATURAN TIME RALLY IKATAN MOTOR INDONESIA EDISI: 2016
2 PERATURAN NASIONAL TIME RALLY IKATAN MOTOR INDONESIA EDISI: 2016
3 DAFTAR ISI PERATURAN NASIONAL TIME RALLY 1 1. MAKSUD DAN TUJUAN 1 2. ISTILAH-ISTILAH 1 3. JENIS KEJUARAAN 2 4. KATEGORI PESERTA 3 5. PESERTA 4 6. PERSYARATAN KENDARAAN 5 7. PENDAFTARAN 6 8. POINT SISTEM PERINGKAT KEJUARAAN NASIONAL 8 9. PERSYARATAN UMUM DAN SPORTIFITAS PERATURAN DAN KETENTUAN PETUGAS RESMI TANDA PENGENAL, NOMOR START DAN PUBLIKASI LALU LINTAS PEMERIKSAAN KENDARAAN (SCRUTINEERING) BRIEFING PESERTA NO START, URUTAN START DAN RESEEDING KARTU KONTROL POS PEMERIKSAAN TANDA PENGENAL POS PROSEDUR MEMASUKI POS BUKA TUTUP POS ANGKA HUKUMAN PENCATATAN WAKTU dan PERHITUNGAN ANGKA HUKUMAN POS RAHASIA LINTASAN GANGGUAN PADA ROUTE PEMECATAN PROTES HASIL DAN KEJUARAAN KETENTUAN TAMBAHAN PEDOMAN PEMBUATAN SOAL LAIN-LAIN 38 PERATURAN NASIONAL i TIME RALLY
4 PERATURAN PENYELENGGARAAN 1 KEJUARAAN TIME RALLY 1 1. JADWAL PENYELENGGARAAN 1 2. BIAYA REGISTRASI 1 3. ASURANSI 2 4. PENYELENGGARAAN KEJUARAAN 2 5. BIAYA PENDAFTARAN 2 6. PETUGAS RESMI 3 7. PERATURAN PELENGKAP LOMBA 5 8. PERATURAN DAN PROSEDUR KESELAMATAN 6 9. KUNJUNGAN SOSIAL DAN WISATA PELAKSANAAN KEJUARAAN NASIONAL TIME RALLY LAPORAN-LAPORAN 8 PERATURAN NASIONAL ii TIME RALLY
5 PERATURAN NASIONAL TIME RALLY Peraturan ini merupakan peraturan yang WAJIB digunakan dan berlaku untuk setiap perlombaan/ kejuaraan rally berjenis Time Rally di Indonesia. Didalam hal mana terdapat pasal-pasal dengan pembahasan yang sama antara Peraturan Pelengkap dan Peraturan ini, maka akan mengikuti Peraturan Pelengkap lomba selama Peraturan tersebut sudah disetujui dan disahkan oleh PP IMI untuk Kejurnas/ Regional, Pengprov IMI untuk Kejurda/ Klub dan atau Pengawas Perlombaan yang ditunjuk oleh PP IMI/ Pengprov IMI apabila sudah berfungsi. 1. MAKSUD DAN TUJUAN Perlombaan Time Rally dilaksanakan untuk: 1.1 Menanamkan jiwa sportifitas dan disiplin berlalu-lintas. 1.2 Meningkatkan rasa peduli terhadap lingkungan. 1.3 Memperkenalkan objek-objek wisata/ budaya nasional dan daerah. 1.4 Meningkatkan kemampuan agar selalu tepat waktu. 1.5 Meningkatkan kemampuan membaca peta dan menjalaninya. 1.6 Ikut mensukseskan program IMI Action for Road Safety Champaign (Kampanye Keselamatan Berkendara). 2. ISTILAH-ISTILAH 2.1 Perally adalah setiap orang yang mengikuti suatu kejuaraan Time Rally, kata lainnya awak peserta. 2.2 Peserta Time Rally adalah awak peserta (tim) yang ada di dalam satu kendaraan. 2.3 Kartu kontrol adalah kartu yang digunakan untuk mengontrol route dan waktu peserta. 2.4 Trayek adalah lintasan yang ditentukan oleh penyelenggara yang wajib ditempuh oleh peserta rally, dan dibatasi oleh 2 (dua) buah Pos Waktu. PERATURAN NASIONAL 1 TIME RALLY
6 2.5 Sub trayek adalah merupakan bagian dari trayek. 2.6 Etape adalah bagian dari lintasan rally yang terdiri dari 2 (dua) trayek atau lebih. 2.7 Bulletin adalah perubahan atau tambahan peraturan yang dibuat oleh penyelengara/ Pelaksana rally dengan persetujuan dari Pengawas Perlombaan dan akan merupakan satu kesatuan dengan peraturan perlombaannya. 3. JENIS KEJUARAAN 3.1 Jenis kejuaraan Time Rally sesuai dengan Bab II Peraturan Nasional Olahraga Kendaraan Bermotor Jenis kejuaraan lainnya dapat berbentuk Nasional, dan atau campuran dengan Kejuaraan Regional, Daerah, Klub Didalam hal mana Kejuaraan Nasional dilaksanakan bersama jenis Kejuaraan lainnya maka syarat Kejuaraan mengikuti Peraturan Kejuaraan Nasional atau dapat dibuat terpisah apabila penilaian kejuaraan mengunakan peraturan yang berbeda 3.2 Kejuaraan Nasional adalah sah bila ; Jumlah peserta minimum adalah 30 kendaraan starter Panjang lintasan minimal 150 km (minimal dibagi 2 Trayek) Jika lebih dari 300 km, wajib mengajukan permohonan khusus kepada PP IMI. 3.3 Juara Nasional Kejuaraan yang diperhitungkan untuk memperebutkan gelar Juara Nasional Time Rally Indonesia adalah sebagai berikut : Kejuaraan Nasional Umum (overall) Kejuaraan Nasional Seeded B Kejuaraan Nasional Pemula Kejuaraan Nasional Team Club/ Team Pengprov IMI. PERATURAN NASIONAL 2 TIME RALLY
7 4. KATEGORI PESERTA 4.1 Kategori peserta terbagi dalam 3 (tiga) kategori: Unggulan/ Seeded A Unggulan/ Seeded B Pemula 4.2 Kriteria kategori peserta dalam Time rally: Seeded A 1. Peringkat Nasional 1 s/d 5 pada tahun sebelumnya. 2. Peringkat Nasional 1 s/d 3 pada seeded B pada tahun sebelumnya. 3. Juara Umum 1 s/d 5 salah satu Putaran kejuaraan nasional yang mempunyai point 1.5 kali tahun sebelumnya (atau yang diakui oleh PP IMI setingkat Kejurnas). 4. Juara Umum 1 s/d 3 salah satu Putaran kejuaraan nasional tahun sebelumnya (atau yang diakui oleh PP IMI setingkat Kejurnas). 5. Sudah masuk didalam daftar resmi Seeded A sebelumnya Seeded B 1. Peringkat Nasional 1 s/d 3 Pemula pada tahun sebelumnya. 2. Peringkat 1 s/d 3 Kejurda pada tahun sebelumnya. 3. Sudah masuk didalam daftar resmi Seeded B tahun sebelumnya 4. Masuk didalam daftar resmi Seeded A Pengprov IMI. 5. Ex Seeded A yang sudah tidak aktif mengikuti Kejuaraan Nasional minimal selama 5 tahun Pemula Peserta yang tidak memenuhi Kriteria diatas. 4.3 Peningkatan kategori peserta dilaksanakan secara bertahap dan berlaku efektif pada tahun berikutnya. PERATURAN NASIONAL 3 TIME RALLY
8 4.4 Penetapan kategori berdasarkan Daftar Kategori resmi yang dikeluarkan oleh PP IMI/ Pengprov IMI. 4.5 Peserta berhak meningkatkan kategorinya atas persetujuan pengawas perlombaan. 4.6 Kategori peserta ditentukan oleh kategori yang tertinggi dari perally di dalam satu kendaraannya. 4.7 Peserta masing-masing kategori dapat memperebutkan kejuaraan umum. 5. PESERTA 5.1 Peserta Rally (Perally dan Penumpangnya) Wajib mempunyai Kartu Ijin Start (KIS) IMI cabang Time Rally yang masih berlaku. 5.2 Perally wajib memiliki SIM untuk kendaraan beroda 4 (empat) Peserta terdiri dari 3 (tiga) perally di dalam 1 (satu) kendaraan Khusus Kategori Pemula, diijinkan 3 (tiga) perally dan 1 (satu) awak dalam 1 (satu) kendaraan Bila lintasan berjarak 400 Km diijinkan 3 (tiga) perally dan 1 awak dalam 1 (satu) kendaraan Usia minimum awak penumpang adalah 12 tahun (harus dilengkapi dengan Surat Persetujuan/ Pernyataan orang tua) dan duduk di kursi belakang Jumlah Perally dan penumpangnya selama rally wajib tetap sesuai dengan pendaftaran, kecuali dengan alasan kesehatan, salah seorang perally atau penumpangnya dapat mengundurkan diri, setelah mendapat persetujuan tertulis dari Pimpinan Lomba, akan tetapi jumlah Perally tidak boleh kurang dari 2 (dua) orang Selain perally dan atau penumpang yang terdaftar, tidak seorangpun diperbolehkan ikut serta dalam kendaraan peserta. PERATURAN NASIONAL 4 TIME RALLY
9 5.2.4 Perally yang tidak memiliki SIM dan KIS yang masih berlaku dilarang mengemudikan kendaraan yang digunakan untuk rally (sanksi PEMECATAN) Kepada peserta yang tidak dapat memperlihatkan SIM, KIS atau STNK yang masih berlaku selama rally berlangsung dikenakan sanksi PEMECATAN. 5.3 Team Club/ Team Pengprov IMI terdiri dari 3 kendaraan yang sudah terdaftar sebagai peserta. 5.4 Untuk tim wanita wajib memenuhi syarat seluruh awak dalam kendaraan yang ikut berlomba adalah wanita. 5.5 Perally dan penumpangnya Wajib memakai sepatu selama lomba. 6. PERSYARATAN KENDARAAN 6.1 Jenis kendaraan yang diperbolehkan mengikuti Time Rally adalah semua jenis Sedan, Station wagon/minibus, Jeep, Pick-up double cabin (mempunyai tempat duduk untuk 4 orang). 6.2 Di dalam rally ini tidak diadakan pembagian kelas berdasarkan kapasitas mesin (CC). 6.3 Setiap kendaraan wajib dilengkapi dengan STNK, segitiga pengaman, kunci roda, dongkrak, kotak P3K serta sabuk pengaman untuk semua tempat duduk. 6.4 Diwajibkan melengkapi kendaraannya dengan alat pemadam api. 6.5 Dilarang menggunakan roll bar kecuali standard. 6.6 Bumper asli wajib terpasang sebagaimana seharusnyanya (sanksi dilarang start). 6.7 Ketentuan lain: Setiap pelanggaran ketentuan di bawah ini dapat mengakibatkan dilarang untuk start atau dikenakan sanksi pemecatan Lampu mundur hanya boleh bila bekerjanya bersamaan dengan masuknya gigi mundur Penambahan lampu depan wajib lebih rendah dan/ atau sejajar dengan lampu utama dan berjumlah genap Alur ban minimum sedalam 2 (dua) mm. PERATURAN NASIONAL 5 TIME RALLY
10 6.7.4 Dilarang memasang sirine, alat telekomunikasi, kaca gelap, lampu rem yang menyilaukan dan lampu rotator Dilarang menggunakan/ membawa mesin faksimili, radio transceiver, HT sejak batas waktu maksimal Lapor Start, selama menjalani trayek hingga peserta terakhir Finish pada setiap etapenya. (sanksi PEMECATAN) Dilarang menggunakan/ menyalakan handphone sejak batas waktu maksimal Lapor Start, selama menjalani trayek hingga peserta terakhir Finish pada setiap etapenya. Kecuali dalam keadaan darurat atau atas seijin Pimpinan Perlombaan dan nomor telpon setiap peserta wajib didaftarkan kepada panitia. (sanksi sampai dengan PEMECATAN). 6.8 Kendaraan Peserta diperkenankan mempergunakan alat Bantu pengukur jarak tambahan. 6.9 GPS di perbolehkan sebagai alat tambahan. 7. PENDAFTARAN 7.1 Peserta wajib memberikan seluruh keterangan mengenai dirinya dengan lengkap dan benar pada formulir pendataran, sanksi PEMECATAN Data-data peserta wajib diisi secara lengkap, misalnya nama pengemudi adalah: Bambang Priambodo, tidak boleh ditulis Bambang P. atau B. Priambodo Formulir Pendaftaran yang telah diisi dengan lengkap dan benar Wajib dikembalikan kepada panitia rally setelah ditandatangani diatas materai yang cukup, beserta kelengkapannya berupa 2 (dua) buah pas photo terakhir, photo copy SIM, KIS, STNK dan uang pendaftaran. 7.2 Biaya pendaftaran dipaketkan untuk 3 (tiga) perally di dalam 1 (satu) kendaraan. PERATURAN NASIONAL 6 TIME RALLY
11 7.3 Biaya pendaftaran yang wajib dibayar oleh peserta akan dicantumkan pada Peraturan Pelengkap Lomba, berupa : Pendaftaran dengan potongan, sebelum tanggal tertentu. Pendaftaran dengan biaya normal. Pendaftaran dengan denda, setelah tanggal tertentu. Biaya untuk kendaraan non stiker. Biaya untuk peserta tanpa menggunakan kaos wajib. Biaya pendaftaran untuk tim merk, klub dll. Biaya pendaftaran sudah termasuk premi asuransi untuk peserta, panitia maupun pihak ketiga yang berlaku sejak start hingga akhir perlombaan. 7.4 Bila jumlah pendaftar kurang dari 30 kendaraan, maka panitia dapat menunda atau membatalkan rally dan uang pendaftaran akan dikembalikan 80 %. 7.5 Dalam uang pendaftaran tidak termasuk pembelian bahan bakar, makanan, minuman dan lain-lainnya, kecuali fasilitas pada acara pembagian hadiah pemenang. 7.6 Data Pendaftaran Peserta dapat dirubah selambatlambatnya sebelum Scrutineering Penggantian kendaraan yang dilakukan setelah pendaftaran diterima hanya dapat dilakukan atas persetujuan Pimpinan Lomba dan dikenai denda yang akan dicantumkan pada Peraturan Pelengkap Lomba Perubahan yang dilakukan setelah waktu tersebut hanya dapat dilakukan atas persetujuan Pimpinan Lomba dan dikenai denda yang akan dicantumkan pada Peraturan Pelengkap Lomba Setelah briefing undian no start dan atau dikeluarkannya Daftar Peserta yang Start (Starting List) data peserta dan kendaraannya tidak dapat diganti. PERATURAN NASIONAL 7 TIME RALLY
12 7.7 Pembatalan pendaftaran setelah waktu tersebut, tidak dapat pengembalian uang pendaftaran. 7.8 Pembatalan pendaftaran sebelum waktu tersebut akan dikenai potongan sebesar 20 (duapuluh) %. 7.9 Setelah pendaftaran lengkap, kepada peserta akan dibagikan sticker yang wajib dipasang dan akan diperiksa pada saat scrutineering Panitia berhak menolak suatu pendafaran tanpa wajib memberikan alasan penolakannya serta mengembalikan uang pendaftaran yang bersangkutan, sesuai Ps. 41.d, 45.c Peraturan Nasional Olahraga Kendaraan Bermotor, Ps. 74 International Sporting Code (ISC) dengan pertimbangan Ps 113 ISC dan Ps. 8 General Prescriptions Applicable to all FIA Championship, Challenges Trophies and Cups. 8. POINT SISTEM PERINGKAT KEJUARAAN NASIONAL 8.1 Sistim penilaian dalam kejuaraan nasional pada setiap putarannya menggunakan sistim point putaran Sistim penilaian (point) bagi Perally untuk Kejurnas Time Rally pada setiap putarannya dibagi menjadi 3 (tiga) golongan, yaitu : DRIVER, NAVIGATOR I dan NAVIGATOR II Seorang perally dimungkinkan untuk berpindah golongan Apabila seorang perally pindah golongan dan kemudian yang bersangkutan memenangkan kejuaraan, maka point yang didapat akan dimasukkan kedalam golongan sesuai dengan pendaftarannya Contoh: A pada Putaran ke-2 pindah dari NAVIGATOR I menjadi DRIVER dan menjadi juara ke 3. Maka point yang didapat tersebut akan masuk ke dalam golongan DRIVER. 8.2 Sistim penilaian kejuaraan Team Club/ Team Pengprov IMI berdasarkan penjumlahan total angka hukuman 2 (dua) anggota team dengan perolehan angka hukuman terkecil dari 3 (tiga) anggota team ( 2 terbaik ). PERATURAN NASIONAL 8 TIME RALLY
13 8.3 Untuk kejuaraan Team Club/ Team Pengprov IMI, personel didalam team tersebut dalam 1 tahun Seri Nasional boleh dirubah/ diganti, namun nama Team TIDAK BERUBAH. 8.4 Kejuaraan Umum/ Kejuaraan Seeded B/ Kejuaraan Pemula/ Kejuaraan Team Club Team Pengprov IMI akan mendapatkan Point mengikuti ketentuan sebagai berikut : Juara Umum I : 25 Juara Umum VI : 10 Juara Umum XI : 5 Juara Umum II : 21 Juara Umum VII : 9 Juara Umum XII : 4 Juara Umum III : 18 Juara Umum VIII : 8 Juara Umum XIII : 3 Juara Umum IV : 15 Juara Umum IX : 7 Juara Umum XIV : 2 Juara Umum V : 12 Juara Umum X : 6 Juara Umum XV : Untuk putaran kejurnas yang berjarak 300 km nilai pointnya dikalikan 1,5 yang akan ditetapkan sebelum perlombaan oleh PP IMI atau Pengawas perlombaan bila sudah berfungsi Setiap Perally dalam satu kendaraan akan mendapat point yang sama untuk setiap golongannya sesuai pendaftaran Sistim penilaian point bagi merek kendaraan dalam Time rally tidak diadakan. 8.5 Perolehan point setiap Perally dari setiap golongan pada setiap Putaran akan dijumlahkan guna mendapatkan Juara Nasional Tahun berjalan untuk Driver, Navigator I dan Navigator II. 8.6 Perally dari setiap golongan yang memperoleh jumlah point tertinggi dalam satu tahun dinyatakan sebagai Juara Nasional Time Rally untuk tahun berjalan, dengan ketentuan sebagai berikut: Perally diwajibkan mengikuti putaran Kejurnas minimal 60% dari Jumlah Putaran Kejurnas tahun berjalan yang terlaksana. Khusus nilai point yang diperoleh di Seri Terakhir akan dikalikan 1,5 dan Wajib berjarak >300 km Bilamana terjadi nilai point yang sama untuk setiap golongan, maka penentuan Juara Nasional dari setiap golongan akan ditentukan PERATURAN NASIONAL 9 TIME RALLY
14 berdasarkan hasil prestasi Perally yang bersangkutan pada tahun tersebut. Contoh : A sebagai Driver mengumpulkan nilai total 70 dan B sebagai Driver juga mengumpulkan nilai 70. Berdasarkan prestasi A pernah menjadi Juara Umum 1 sebanyak 2 kali dan B menjadi Juara Umum 1 sebanyak 1 kali, maka A akan dinobatkan menjadi Juara Nasional. 8.7 Susunan/ peringkat kejuaraan nasional menjadi salah satu dasar dalam menyusun daftar unggulan (Seeded) pada tahun berikutnya. 9. PERSYARATAN UMUM DAN SPORTIFITAS 9.1 Dengan turut sertanya dalam Time Rally ini, peserta sadar dan tunduk kepada semua ketentuan serta syarat-syarat yang tertera dalam peraturan ini, dan peserta berikut semua awaknya menyatakan tidak akan melakukan tuntutan hukum pada panitia dengan dalih apapun baik sebelum maupun sesudah lomba. 9.2 Semua peserta berikut awak dan anggotanya dianggap mengetahui dan mengerti tentang Peraturan Perlombaan ini, dan sebagai seorang olahragawan adalah wajib selalu bertindak sportif dalam segala hal, baik sebelum, selama maupun sesudah perlombaan berlangsung. 9.3 Bagi peserta yang ternyata bertindak tidak sportif, maka Pengawas Perlombaan setelah memeriksa dengan seksama (Ps.27.3 Peraturan Nasional Olahraga Kendaraan bermotor) dapat mengenakan sangsi-sangsi hingga PEMECATAN, dan dapat mengusulkan kepada PP IMI agar peserta tersebut dijatuhi hukuman skorsing dengan mencabut Kartu Ijin Startnya untuk suatu periode tertentu. 9.4 Peserta yang bertengkar dengan alasan apapun akan dikenai sanksi PEMECATAN. 9.5 Peserta dilarang memindahkan, merubah dan atau merusak Rambu-rambu dan atau pengumuman resmi panitia, sanksi PEMECATAN. 9.6 Pelanggaran atas Undang-undang dan/atau Peraturan Pemerintah RI adalah tanggung jawab masing-masing. PERATURAN NASIONAL 10 TIME RALLY
15 9.7 Peserta bertanggung jawab sendiri terhadap kecelakaan atau musibah yang dialami selama berlomba, termasuk juga semua akibat/kerugian yang diderita pihak lain, kecuali jika sudah teratasi oleh pihak asuransi. 9.8 Peserta yang mengundurkan diri dan atau tidak dapat meneruskan lomba wajib memberitahukan Pimpinan Lomba/ Pengawas Perlombaan secara tertuilis, kelalaian akan hal ini dapat mengakibatkan hukuman DENDA Rp ,- hingga Skorsing. 9.9 Panitia akan mengambil keputusan-keputusan yang mengikat dengan berpedoman kepada Peraturan Nasional Olah Raga Kendaraan Bermotor IMI dalam segala hal yang tidak tercantum dalam Peraturan Perlombaan Bila terjadi sesuatu yang tidak dapat diselesaikan oleh Pimpinan Lomba maka Pengawas Perlombaan adalah instansi tertinggi untuk mengambil keputusan. 10. PERATURAN DAN KETENTUAN 10.1 Panitia berhak untuk mengadakan perubahan atau penambahan pasal melalui bulletin atas persetujuan Pengawas Perlombaan dan mempunyai kekuatan hukum yang sama dengan Peraturan Perlombaan ini Dalam keadaan darurat panitia dapat mengambil keputusan dengan pertimbangan untuk menjamin keamanan atau alasan lain seperti merubah route dan lain-lainnya Setiap perubahan atau penambahan peraturan akan diumumkan melalui pengumuman resmi (bulletin) yang bernomor, bertanggal dan merupakan satu kesatuan dengan Peraturan Perlombaan ini Bila sebagian trayek terpaksa dibatalkan maka penilaian kejuaraan akan dihitung sampai PW terakhir sebelum bagian yang dibatalkan tersebut. 11. PETUGAS RESMI Di dalam satu penyelenggaraan rally akan terdiri dari beberapa petugas resmi yang perlu diketahui oleh peserta yaitu dimana Tugas, Kewajiban dan Wewenangnya sesuai PERATURAN NASIONAL 11 TIME RALLY
16 BAB III PENYELENGGARAAN, PERATURAN NASIONAL OLAHRAGA KENDARAAN BERMOTOR PENGAWAS PERLOMBAAN Pengawas Perlombaan beranggotakan minimal 3 (tiga) orang dan jumlahnya wajib selalu ganjil serta wajib mendapat persetujuan dari PP IMI atas usulan Komisi Time Rally untuk Kejurnas/ Regional dan persetujuan Pengprov IMI untuk Kejurda/ Klub Ketua Pengawas Perlombaan ditentukan oleh PP IMI untuk Kejuaraan Nasional/ Regional atau Pengprov untuk Kejuaraan Daerah/ Klub dan bertugas sejak dilakukannya Scrutineering Pengawas Perlombaan wajib mempunyai lisensi B cabang Time Rally yang masih berlaku RALLY COMMITTEE (RC) / PANITIA PELAKSANA Susunan Rally Committee (RC)/ Panitia Pelaksana wajib mendapat persetujuan dari PP IMI untuk Kejuaraan Nasional/ Regional atau Pengprov IMI untuk Kejuaraan Daerah/ Klub Pimpinan Perlombaan Wajib memiliki lisensi A untuk Pimpinan Perlombaan/CoC Time Rally yang masih berlaku dan mendapat persetujuan dari PP IMI untuk Kejuaraan Nasional/ Regional atau Pengprov IMI untuk Kejuaraan Daerah/ Klub Rally Committee (RC)/ Panitia Pelaksana ditetapkan dan disusun oleh Pimpinan Perlombaan (C.o.C) Wakil Pimpinan Perlombaan, minimal wajib memiliki Lisensi B Time Rally yang masih berlaku Sekretaris perlombaan, minimal wajib memiliki Lisensi B Time Rally yang masih berlaku. PERATURAN NASIONAL 12 TIME RALLY
17 Koordinator Scrutineer/ Petugas Pemeriksa Kendaraan & Dokumen Koordinator/ Petugas Pos/ Trayek Koordinator Kamar Hitung Assisten CoC (Pembuat Soal) minimal wajib memiliki Lisensi B Time Rally yang masih berlaku PENGAMAT PERLOMBAAN Pengamat Perlombaan ditunjuk oleh PP IMI untuk Kejuaraan Nasional/ Regional atau oleh Pengprov IMI untuk Kejuaraan Daerah/ Klub Tugas dan Wewenangnya tercantum pada PNOKB (halaman kuning) 12. TANDA PENGENAL, NOMOR START DAN PUBLIKASI 12.1 Setiap peserta wajib memasang Tanda Pengenal yang berisi photo dan data seluruh awak dan kendaraannya dan dipasang di kaca pintu belakang sebelah kiri, sanksi PEMECATAN Setiap peserta akan diberi 2 buah nomor start besar berukuran 52 X 50 cm terbuat dari bahan yang tidak mudah rusak, yang wajib ditempelkan pada pintu depan kiri dan kanan, serta 2 buah nomor start kecil berukuran 20 X 15 cm yang wajib ditempelkan di kaca depan dan kaca belakang, sticker ini wajib ada walaupun untuk peserta non sticker Nomor start tersebut tidak boleh dipotong-potong, sanksi angka hukuman Peserta wajib menempelkan sticker-sticker wajib yang diberikan panitia Menghilangkan atau tidak menempelkan sticker-sticker wajib mengakibatkan angka hukuman Kehilangan satu nomor peserta akan dikenai sanksi angka hukuman Kehilangan dua nomor peserta akan dikenai sanksi PEMECATAN. PERATURAN NASIONAL 13 TIME RALLY
18 12.8 Pada kedua spatboard depan kiri dan kanan Wajib ditempelkan nama awak seluruhnya, dengan tinggi huruf 3-5 cm Dilarang menempelkan sticker atau tulisan apapun tanpa persetujuan panitia, apabila jenisnya sama dengan produk dari sponsor utama rally ini sangat dilarang. Pelanggaran atas ketentuan ini dapat mengakibatkan sangsi sampai dengan PEMECATAN Peserta dapat menempelkan sticker lain yang menjadi sponsornya di tempat yang ditentukan panitia (yang tidak bertentangan dengan sponsor utama Rally ini), dan tetap wajib menempelkan sticker panitia. Untuk itu peserta wajib meminta ijin serta membayar kepada panitia yang besarnya ditetapkan pada Peraturan Pelengkap Lomba, setiap ukuran sticker maksimal 20 x 40 cm atau maksimum 800 cm Untuk Non Sticker, peserta akan dikenai biaya yang besarnya ditetapkan pada Peraturan Pelengkap Lomba Peserta boleh menempelkan sticker team club/ sticker sponsor teamnya/ sticker klub yang terdaftar di IMI/ sticker Pengprov IMI, tanpa dipungut biaya, maksimal 3 buah sticker dengan ukuran maksimal 20 x 100 cm atau maksimum 2000 cm Peringkat Nasional 1 s/d 10 pada tahun sebelumnya diperbolehkan menempel sticker sponsornya dengan ukuran maksimal 20 x 40 cm atau maksimum 800 cm 2, tanpa wajib membayar pada panitia, akan tetapi wajib menempelkan sticker panitia. Tempat penempelan Sticker ditentukan oleh panitia. 13. LALU LINTAS Selama perlombaan berlangsung, peserta rally tetap merupakan pengguna lalu lintas biasa. Tidak ada keistimewaan khusus yang diberikan kepadanya, dengan demikian peserta rally wajib tetap mematuhi peraturan lalu lintas. Karenanya bagi peserta yang terbukti melanggar lalu lintas, atas wewenang Pengawas Perlombaan, dapat dikenai sanksi sampai dengan PEMECATAN. PERATURAN NASIONAL 14 TIME RALLY
19 13.1 Sabuk keselamatan wajib digunakan oleh semua Perally dan penumpang selama perlombaan, sanksi angka hukuman sampai dengan PEMECATAN Pelanggaran rambu-rambu lalu lintas dapat mengakibatkan sangsi angka hukuman hingga PEMECATAN. 14. PEMERIKSAAN KENDARAAN (SCRUTINEERING) 14.1 Setiap peserta yang akan mengikuti perlombaan wajib datang ke tempat scrutineering beserta kendaraannya pada hari dan waktu yang telah ditentukan. Semua sticker yang telah dibagikan wajib ditempel pada kendaraannya Para awak peserta wajib dapat memperlihatkan SIM, KIS, STNK kendaraannya dalam pemeriksaan administrasi (Lihat pasal PESERTA) Dalam pemeriksaan kendaraan, kendaraan peserta akan diperiksa kelengkapan kendaraannya, terutama unsur keamanan dan keselamatan (Lihat pasal PERSYARATAN KENDARAAN) Kekurangan-kekurangan dalam tiap pemeriksaan diatas akan menyebabkan peserta dilarang start Jika oleh pemeriksa telah dianggap lengkap, KIS seluruh awak akan ditahan, kepada peserta akan diberikan Passed Scrutinerering, Kartu Kontrol dan Kartu Pengenal Peserta, sedang KIS peserta ditahan oleh panitia. KIS akan dikembalikan setelah rally berakhir dan semua kewajiban peserta (jika ada) telah diselesaikan Sebelum start, selama dan pada akhir perlombaan, baik peserta maupun kendaraannya dapat diperiksa oleh petugas pemeriksaan kendaraan menurut kentuan-ketentuan yang berlaku. Peserta bertanggung jawab atas semua syarat yang wajib dipenuhi untuk dapat mengikuti perlombaan ini. 15. BRIEFING PESERTA PERATURAN NASIONAL 15 TIME RALLY
20 15.1 Setelah acara pemeriksaan kendaraan, peserta wajib mengikuti acara briefing dan wajib hadir sesuai jadwal yang ditentukan oleh panitia Keterlambatan dapat mengakibatkan hukuman denda uang (lihat Peraturan Pelengkap Lomba) Keterlambatan melebihi 60 menit dan/ atau tidak hadirnya salah satu awak peserta pada taklimat/ briefing, maka peserta bersangkutan akan kehilangan hak protesnya Pada acara ini panitia akan memberikan penjelasan mengenai hal-hal yang dianggap perlu diketahui oleh peserta mengenai rally yang akan berlangsung Pada acara briefing, peserta wajib membawa kwitansi tanda pelunasan pembayaran biaya penyertaan dan bukti lainnya yang dianggap perlu, seperti: Kwitansi pembayaran (pendaftaran, penumpang, team club, dan lain-lain), Kartu Kontrol dan kartu ID yang dikeluarkan panitia Pada acara ini peserta akan mendapatkan nomor dan waktu start. 16. NO START, URUTAN START DAN RESEEDING 16.1 No. Start No. Start 01 sampai dengan 10 diberikan kepada Juara Nasional 1 10 Navigator I 1 tahun sebelumnya (2015), dan berlaku selama 1 tahun Waktu dan urutan Start Peserta sesuai Starting List yang dikeluarkan oleh panitia 16.2 Urutan Start ditentukan dengan cara : Untuk Kejurnas Putaran pertama, Urutan start 1 diberikan kepada No. Start 01. Selanjutnya sesuai dengan No. startnya sampai dengan No. Start Untuk Kejurnas putaran selanjutnya, urutan start 1 10 sesuai dengan urutan juara Umum putaran sebelumnya dan selanjutnya sesuai dengan rangking nasional Navigator I tahun berjalan. PERATURAN NASIONAL 16 TIME RALLY
21 Kendaraan peserta tersebut diatas akan distart dengan selisih waktu 2 (satu) menit sampai dengan urutan Start 10, dan selanjutnya dengan interval 1 (satu) menit sesuai dengan Starting List yang dikeluarkan Panitia Peserta lain diundi oleh panitia dengan persetujuan Pengawas Perlombaan Urutan Start Peserta Seeded dapat ditetapkan dengan interval waktu sesuai jumlahnya oleh Pimpinan Perlombaan atas persetujuan Pengawas Perlombaan RESEEDING Urutan start pada etape yang berikutnya dibuat sesuai dengan hasil kejuaraan ettape sebelumnya (reseeding) dengan interval waktu urutan Kejuaraan Umum sementara 1 10 adalah 2 menit, selanjutnya dengan interval 1 menit Reseeding hanya dapat dilakukan bila sudah menjalani 2 (trayek) atau setengah dari jarak total. 17. KARTU KONTROL 17.1 Pada saat pemeriksaan kendaraan setiap peserta akan mendapatkan kartu kontrol yang akan merupakan tempat dicantumkannya cap dan/ atau waktu peserta jika melalui suatu pos Dengan kartu kontrol inilah route dan waktu peserta diperiksa dan dihitung angka hukuman yang harus diberikan kepadanya Jumlah lembar kartu kontrol sama/ sesuai dengan jumlah trayek yang akan dilalui, atau dengan kata lain tiap lembar untuk satu trayek Penyerahan Kartu Kontrol: Setiap lembar kartu kontrol ini wajib diserahkan kepada petugas Pos Finish pada tiap akhir trayek sesuai dengan penggunaannya Peserta yang tidak dapat melaksanakan Ps akan mengakibatkan PEMECATAN PERATURAN NASIONAL 17 TIME RALLY
22 17.5 Pengisian Kartu Kontrol Setiap peserta bertanggung jawab atas kartu kontrolnya masing-masing, demikian pula kesalahan petugas dalam mengisi kartu kontrol tidak dapat dituntut kecuali dapat dibuktikan dari laporan petugas pos Didalam hal mana peserta lalai dan menggunakan lembar kartu kontrol yang tidak sesuai dengan trayeknya maka hanya Pimpinan Perlombaan atas persetujuan Pengawas Perlombaan yang dapat melakukan koreksi atas hal tersebut Kelalaian Peserta melakukan koreksi seperti pada pasal diatas dapat mengakibatkan Pemecatan Perbaikan/ perubahan pada kartu kontrol akan mengakibatkan pemecatan, kecuali hal tersebut dibuat dan disetujui oleh petugas yang bersangkutan. 18. POS PEMERIKSAAN 18.1 Jenis Pos Pos Lapor Start (PLS) Tempat melapor sebelum start/ re-start rally Terkecuali ditentukan lain, peserta wajib berada di tempat start paling lambat 30 (tiga puluh) menit sebelum peserta pertama start, untuk itu dibuka Pos Lapor Start dimana peserta wajib melapor sebelum start Peserta yang terlambat melapor dikenakan denda uang setiap menit keterlambatan, dengan denda maksimum yang akan dicantumkan pada Peraturan Pelengkap Lomba Pos Waktu (PW) PERATURAN NASIONAL 18 TIME RALLY
23 Suatu pos pemeriksaan pada setiap awal dan akhir ettape/ trayek yang mencatat waktu keberangkatan/ tiba peserta Pos Route (PR) Suatu pos pemeriksaan yang lokasinya akan diberitahukan ataupun tidak, dan dimaksud untuk mencatat/ mengontrol route, waktu tiba, kesalahan-kesalahan peserta maupun tugas-tugas lainnya Pos Rahasia (PA) Suatu pos pencatatan yang lokasinya rahasia/ tidak terlihat oleh peserta untuk mencatat waktu peserta melalui titik pencatatan di Pos Rahasia. Setelah Pos Rahasia (PA) akan diikuti pos pencatat dengan tanda rambu sama dengan Pos Rute (PR). Apabila pada pos pencatat tersebut cap/ stempel diambil lebih dari 1 (satu) kali (terkecuali ditentukan dalam soal), maka akan dianggap sebagai Pos Palsu (PP) Pos Palsu (PP) Pos route yang tidak berlaku bagi satu peserta, misalnya karena tersesat atau salah menempuh route Pos Darurat (PD) Pos yang dalam keadaan darurat dipasang untuk memberi perubahan petunjuk atau instruksi yang dianggap penting oleh panitia. Lokasi dari pos darurat ini dilintasan yang benar dan mudah dicapai Pos Tanpa Petugas (PX) Terkecuali dapat dipertanggung jawabkan, Pos Route (PR) wajib dengan petugas, Pos kunjungan Sponsor/ Wisata/ Instruksi Khusus berambu sama dengan Pos Route, ditempatkan sesuai Instruksi Khusus, Kunjungan Sponsor, Wisata (sanksi angka hukuman 500) Jawaban route dan daftar pos-pos akan diumumkan di tiap-tiap finish trayek atau etape/rally. PERATURAN NASIONAL 19 TIME RALLY
24 18.3 Rambu-rambu pos wajib terlihat jelas oleh peserta Jumlah pos setiap ettape/tayek juga berimbang L o k a s i Pos Darurat (PD) wajib dapat dilewati oleh semua peserta dan sudah buka sebelum jadwal peserta No Pos Rahasia (PA) ditempatkan pada sub trayek dengan k e c e p a t a n rata-rata (PAR), sub trayek kecepatan tetap menit (PAM), maupun sub trayek kecepatan tetap detik (PAD) P e n e m p a t a n titik Pos Rahasia (PA) dan pos pencatat yang mengikutinya (PR-nya) tidak boleh dipisahkan oleh persimpangan jalan (perempatan, pertigaan dsb.) dan jarak minimal 50 meter Pos Rahasia Detik (PAD) dan pos pencatat yang mengikutinya WAJIB terpisah (2 titik), dan WAJIB berhubungan dengan menggunakan alat Komunikasi (mis. Intercom, HT, dll) Waktu tiba peserta pada suatu Pos Rahasia (PA) yang d i g u n a k a n sebagai dasar perhitungan adalah waktu yang dicatat didalam Lembar Laporan (rekap) pos oleh petugas PA (bukan kartu kontrol) Petugas Pos sedapat mungkin minimum 2 orang untuk menghindari kesalahan yang tidak perlu S e t i a p lembar laporan petugas pos wajib ditanda tangani oleh C.o.C/ Koordinator Trayek sebelum dibagikan dan petugas Pos wajib mencatat langsung dilembar laporan tersebut, nomor peserta yang tiba dengan waktu tibanya kalau diperlukan. Dilarang untuk mencatat dilembar kertas lain yang nantinya baru ditulis kembali dilembar laporan resmi yang sudah ditanda tangani D i d a l a m hal mana sebuah Pos dijadikan tempat pemeriksaan hal lainnya maka pemeriksaan tersebut diwajibkan dilakukan oleh Petugas khusus Wajib menggunakan alat pencatat waktu yang akurat. 19. TANDA PENGENAL POS PERATURAN NASIONAL 20 TIME RALLY
25 19.1 Semua pos memiliki tanda sebuah RAMBU dan terletak disebelah kiri jalan dari jurusan yang wajib ditempuh menurut petunjuk/ route yang benar Rambu pos berukuran 60 X 40 cm dan tanda gambar berdiameter 35 cm Pos Lapor Start ialah pos dengan rambu berwarna dasar MERAH dengan tanda gambar JAM berwarna HITAM Pos Waktu (Time Control/ TC) ialah pos dengan rambu berwarna dasar MERAH dengan tanda gambar JAM berwarna HITAM dan lebih kurang 25 meter sebelumnya terdapat rambu berwarna dasar KUNING dengan tanda gambar JAM berwarna HITAM sebagai peringatan dan batas pengambilan waktu Pos Route atau Pos Palsu ialah pos dengan rambu berwarna dasar MERAH dengan tanda gambar CAP POS/ STEMPEL berwarna PUTIH Pos Darurat ialah pos dengan rambu berwarna dasar PUTIH dengan tanda gambar CAP POS/ STEMPEL berwarna MERAH Pada pos-pos tersebut di atas, peserta wajib berhenti dan salah satu awaknya wajib melapor dengan membawa kartu kontrol, kecuali pada Pos Palsu. 20. PROSEDUR MEMASUKI POS 20.1 Semua kendaraan peserta WAJIB memasuki daerah pos dengan tenaga mesinnya sendiri, atau karena keadaan alam sekitarnya (jalan menurun), atau didorong oleh awak masing-masing dengan pengemudi atau navigator tetap dibelakang kemudi dengan jarak tempuh maksimal meter saja Kendaraan peserta memasuki daerah pos pemeriksaan WAJIB dengan awak lengkap dan meninggalkan daerah tersebut dalam keadaan yang sama Kendaraan peserta yang menunggu waktu untuk masuk/melapor pada suatu pos WAJIB diparkir sedemikian rupa hingga tidak menghalangi pengguna jalan lainnya Dilarang berhenti, berputar, mundur, berzig-zag, di daerah kontrol Pos Waktu yaitu diantara rambu JAM PERATURAN NASIONAL 21 TIME RALLY
26 berwarna dasar kuning dan rambu JAM berwarna dasar merah Waktu tiba disuatu PW adalah waktu berangkat untuk trayek berikutnya, kecuali ditentukan lain Peserta tidak dibenarkan memasuki suatu daerah pos pemeriksaan dari jurusan lain dari yang ditentukan dalam petunjuk Peserta dinyatakan masuk suatu pos bila roda depan kendaraannya telah melewati garis sejajar rambu pos Dilarang berhenti tepat didepan rambu pos Peserta yang telah melewati suatu daerah pos akan tetapi tidak melapor dianggap kehilangan pos tersebut Dilarang memasuki daerah pos tanpa kendaraan atau awak yang tidak lengkap, sanksi pemecatan Peserta yang melewati suatu daerah Pos Rahasia (PA) tetapi tidak melapor/ menstempel pada pos pencatat yang mengikutinya maka dianggap kehilangan PA tersebut. 21. BUKA TUTUP POS 21.1 PW Lapor Start dan re-start rally dibuka 60 menit sebelum waktu start peserta pertama dan ditutup 15 menit setelah waktu start dari masing-masing peserta PW dan PR dibuka 15 menit sebelum waktu tiba menurut jadwal masing-masing Pos-pos ditutup 15 menit setelah waktu tiba menurut jadwal masing-masing. Kecuali PW diakhir ettape ditutup 30 menit setelah jadwal waktu masing-masing peserta Peserta yang melewati pos sebelum jadwal buka dan setelah jadwal tutup pos dianggap kehilangan pos tersebut Penertiban waktu re-start/ schedule baru akan diatur dalam petunjuk route. Contoh: Peserta nomor 1 diwajibkan sudah start pada jam 19:01 dari tempat yang ditentukan dan diteruskan sesuai urutan berikutnya Waktu Resmi peserta dalam suatu trayek adalah mengikat. PERATURAN NASIONAL 22 TIME RALLY
27 22. ANGKA HUKUMAN 22.1 ANGKA HUKUMAN POS No. Nama Pos Pemerikasaan Lambat/cepat Maksimum Kehilangan 22.1 Briefing (per menit) denda denda Tidak ada Hak Protes 22.2 PLS (per menit) denda denda 22.3 PW (per menit) PAR (per menit) PAM (per menit) PAD (per detik) PR/PP PD 500 PLS = Pos Lapor Start PAD = Pos Rahasia Detik PW = Pos Waktu PR = Pos Route PAR = Pos Rahasia Rata-rata PP = Pos Palsu PAM = Pos Rahasia Menit PD = Pos Darurat 22.2 ANGKA HUKUMAN LAIN 22.9 Berhenti dan berputar-putar, berzig-zag mundur antara rambu KUNING dan PW Setiap pelanggaran lalulintas/tidak menggunakan sabuk pengaman 500 maks. (maks. Dua kali pelanggaran) Pemecatan Tidak memasang nama awak Tidak memasang sticker wajib, setiap sticker Tidak melaksanakan instruksi khusus, tiap instruksi Tidak menyetempel dalam kolom yang telah disediakan/ bertumpukan/tak berurutan/tak dapat dibaca/kotor/ kosong Tidak mengikuti acara wajib oleh panitia, tiap acara Denda Pemecatan tiap ettape, jumlah hukuman pos ditambah Bila tidak mengikuti salah satu ettape, jumlah hukuman pos ditambah dengan Setiap kekurangan peralatan yang wajib dimiliki/dibawa PENCATATAN WAKTU dan PERHITUNGAN ANGKA HUKUMAN POS RAHASIA PERATURAN NASIONAL 23 TIME RALLY
28 23.1 Waktu resmi perlombaan ini adalah Jam Induk yang telah disesuaikan dengan petunjuk waktu, yang ditempatkan di meja di pos lapor start Petugas PW akan mencatat waktu tiba peserta diatas kartu kontrolnya dibubuhi cap pos dan paraf petugas pos Pengambilan waktu di PW dilakukan dalam menit penuh pada saat kendaraan peserta melewati rambu jam dengan warna dasar kuning, kecuali ada ketentuan lain, misalnya pada kecepatan tetap detik atau ujian ketangkasan Pengambilan waktu pada pos rahasia dilakukan dalam menit penuh atau detik penuh Dalam trayek dengan kecepatan tetap menit maka pengambilan waktu sampai menit penuh (detik dihilangkan) Dalam trayek dengan kecepatan tetap detik maka pengambilan waktu sampai detiknya Peserta yang tiba di pos rahasia (PA) lebih cepat/terlambat melebihi (>) 10 menit dari waktu resmi peserta yang ditentukan, maka peserta tersebut dianggap kehilangan pos PA tersebut. Contoh: o Untuk Pos Rahasia rata-rata (PAR), jika peserta tiba lebih cepat/terlambat maksimal 5 menit 59 detik dari waktu resmi peserta yang ditentukan, maka peserta tersebut tidak dikenakan dikenakan angka hukuman per menit. o Selanjutnya jika peserta tiba di PAR lebih cepat/terlambat melebihi (>) 5 menit dalam menit penuh dari waktu resmi peserta yang ditentukan, maka peserta tersebut akan dikenakan angka hukuman per menit, maksimal 5 menit (menit ke 6 10). o Jika peserta lebih cepat/terlambat 10 menit 1 detik, untuk Pos Rahasia Detik (PAD), akan dianggap kehilangan pos tersebut. o Jika peserta lebih cepat/terlambat 10 menit 59 detik, untuk Pos Rahasia Menit (PAM), akan PERATURAN NASIONAL 24 TIME RALLY
29 dianggap tidak kehilangan pos tersebut atau akan dikenakan angka Hukuman Maksimum Waktu tiba peserta pada Pos Rahasia (PA) dan pos pencatat yang mengikutinya akan dicatat pada saat peserta itu lewat pertama kali. Apabila peserta melewati PAD dan pos pencatat lebih dari satu kali (terkecuali ditentukan dalam soal), maka waktu yang dicatat adalah waktu saat peserta tersebut melewati pos pada pertama kalinya (Pasal 23.5). Apabila terdapat kelebihan/ kekurangan stempel pos pencatat, dan/atau tidak sesuai dengan urutan pos pemeriksaan seperti yang ditentukan (master pos), maka Pos tersebut dihitung sebagai Pos Palsu (PP). contoh : 1. PR I 2. PA III + PR III lebih dari (>) 15 menit 3. PA II + PR II 4. PA III + PR III Waktu yang dihitung untuk PA III adalah waktu pada point no.2 yaitu > 15 menit (Kehilangan) Maka angka hukuman menjadi : Kehilangan Pos Rahasia (PA III) = 1500 (no.2) PR III dianggap Pos Palsu = 300 (no.2) Total Hukuman = LINTASAN 24.1 Trayek-trayek dapat berupa satu atau gabungan dari: Route dengan nama-nama desa. Route dengan petunjuk arah BKR/ BKN Route dengan petunjuk tulip (seperti format speed rally). Route dengan kecepatan tetap menit/ detik. Route dengan kunjungan sponsor/ wisata/ sosial. Route dengan nama-nama desa, nama jalan dan atau tempat Route dengan petunjuk Tulip dengan format seperti pada Speed Rally dapat diadakan. PERATURAN NASIONAL 25 TIME RALLY
30 Selain dari yang tersebut diatas (Tulang Ikan, Peta Buta) dapat untuk diperlombakan, dengan mendapatkan ijin tertulis dari PP IMI (Kejurnas/Regional), atau Pengprov IMI (Kejurda) Setiap ettape/ trayek dimulai dan berakhir pada suatu pos waktu (PW) atau dapat ditentukan dengan cara lain Peserta wajib mengikuti petunjuk route dan wajib melalui pos-pos pemeriksaan dengan urutan yang sesuai Waktu tempuh, route dan Jarak yang ditentukan dalam soal adalah mengikat Peserta wajib mengikuti semua trayek sesuai petunjuk route Didalam hal mana terjadi perbedaan antara Waktu, Jarak, Kecepatan, maka Waktu Tempuh dan atau Total Waktu yang paling utama Peta yang dipergunakan oleh panitia tercantum pada Peraturan Pelengkap Lomba, peta tersebut merupakan peta umum dan dapat diperoleh dengan mudah Ketentuan Soal sebagai petunjuk Route: Dapat diselesaikan secara logis/ wajar dan tidak mengandung ketidakjelasan Pal Km dapat digunakan sebagai notasi dengan ketentuan menjelaskan singkatan arah yang dituju dan yang ditinggalkan Pal Km yang tidak jelas dan atau salah tidak dapat dipergunakan sebagai notasi pada soal Jarak-jarak patokan pada soal sebagai berikut: Untuk nama kota yang terdapat pada peta bebas Untuk nama desa dan lain-lain yang tidak terdapat pada peta paling jauh 3 km Zero trip tidak boleh lebih dan 5 km dari tempat start Jarak sub trayek Kecepatan ratarata minimal 2 km, dan jarak sub PERATURAN NASIONAL 26 TIME RALLY
31 trayek kecepatan tetap minimal 4 km Tempat dan waktu dimulainya (start) dan berakhirnya (finish) suatu ettape/ trayek wajib jelas (dapat dihitung oleh semua peserta) Waktu total wajib jelas, yaitu dari titik start sampai finish (trayek atau sub trayek) Didalam soal, wajib diberikan indikator yang jelas mengenai waktu dan jarak, sehingga peserta yang salah arah dapat segera mengikuti rally kembali dengan benar Petunjuk route pada akhir sub trayek wajib tercantum pada route trayek Jika terdapat kesalahan dalam pembuatan soal, maka semua perhitungan waktu wajib DIBATALKAN, dan dihitung kembali mulai dari tempat dan waktu yang dapat dihitung oleh peserta Soal untuk menguji kecepatan tetap (terutama kecepatan tetap detik) sebaiknya dengan route yang mudah Apabila hanya 25% dari jumlah peserta yang melapor ke suatu Pos Rahasia Detik (PAD), maka status PAD tersebut dianggap sebagai Pos Route biasa Pelaksanaan rally paling sedikit 60% dilaksanakan pada siang hari Ujian ketangkasan (slalom, dan lain-lain) boleh diadakan tetapi merupakan kejuaraan tersendiri dan tidak mempengaruhi hukuman, jika peserta tidak mengikuti ujian ketangkasan wajib Singkatan-singkatan yang digunakan dalam rally ini adalah: UT = Utara TM = Timur SL = Selatan BR = Barat PERATURAN NASIONAL 27 TIME RALLY
32 BKR = Belok Kiri BKN = Belok Kanan AKN = Ambil Kanan AKR = Ambil Kiri BKRT = Belok Kiri Tajam H = Hati-hati BKNT = Belok Kanan Tajam LR = Lampu Rambu JT = Jalan Terus IJU = Ikuti Jalan Utama UJ ini = Ujung Nama Jalan ini UJ = Ujung Jalan T = Simpang Tiga O = Bundaran KA = Lintasan Kereta Api X = Simpang Empat DKT = Daerah Kecepatan Terbatas BA = Balik Arah 25. GANGGUAN PADA ROUTE 25.1 Bila route yang wajib dilalui terhalang oleh galiangalian atau sebab-sebab lain, maka peserta wajib menghindari halangan tersebut dengan mengambil jalan lain dan dilanjutkan dari titik terdekat dari halangan tersebut Bila terjadi gangguan karena force majeur sehingga tidak satu kendaraan yang dapat melaluinya dalam batas waktu yang telah ditetapkan atau bila peserta mengalami keadaan berbeda-beda, maka pengawas perlombaan atas laporan pimpinan perlombaan dapat mengambil keputusan lain yang dianggap paling adil Bila kendaraan peserta mogok karena suatu sebab, maka peserta wajib meminggirkan kendaraannya dijalur yang paling aman sehingga tidak mengganggu pemakai jalan lainnya Dilarang menghalang-halangi kendaraan peserta lainnya yang akan mendahuluinya. 26. PEMECATAN 26.1 Atas wewenang Pengawas Perlombaan dan setelah melakukan pemeriksaan yang seksama Hukuman Pemecatan dapat diberikan berupa pemecatan trayek, etape, ataupun seluruh lomba kepada peserta yang melakukan pelanggaran sebagai berikut: Bertengkar dengan peserta lain atau petugas rally, sebelum, selama dan/ atau sesudah rally berlangsung Bertindak tidak sportif sebelum, selama dan/ atau sesudah rally berlangsung. PERATURAN NASIONAL 28 TIME RALLY
33 Dengan sengaja mengganggu milik umum dan/ atau membahayakan lalu-lintas umum Adanya bantuan dari pihak ketiga kepada peserta untuk memecahkan persoalan (bantuan dari pihak ketiga/ joki yang memahami masalah rally) Selanjutnya dapat dijatuhkan Sanksi penghilangan poin yang didapat di 1 (satu) putaran sebelumnya dan dilarang mengikuti 1 (satu) putaran berikutnya hingga pencabutan Kartu Ijin Start (KIS) Atas wewenang dan setelah melaporkannya kepada Pengawas Perlombaan, PIMPINAN LOMBA dapat memberikan Hukuman Pemecatan berupa pemecatan trayek, etape, ataupun seluruh lomba kepada peserta yang melakukan pelanggaran sebagai berikut: Menjalankan kendaraan dengan kecepatan tinggi yang dapat membahayakan lingkungan dan lalu-lintas umum Menggunakan ban dengan kedalaman jalur kembang kurang dari 2 mm Peserta yang melengkapi kendaraannya dengan sirine, peralatan komunikasi, handphone, kaca terlalu gelap, lampu rem yang menyilaukan atau lampu rotator Peserta yang memberikan keteranganketerangan palsu dalam formulir pemeriksaan kendaraan Peserta yang dinyatakan tidak sehat atau diketahui mabuk, menggunakan obat bius, narkotika atau sejenisnya Jika terjadi kecelakaan lalu-lintas akibat kelalaian peserta yang mengakibatkan cederanya seseorang dan/ atau menyebabkan kerusakan-kerusakan yang cukup besar/ serius, tanpa melihat pihak mana yang bersalah Peserta menempelkan sticker/ slogan yang mempunyai isi sama dengan jenis produk sponsor utama rally ini. PERATURAN NASIONAL 29 TIME RALLY
34 Mencoret/ merubah/ menghapus/ merusak kartu kontrol dan/atau mengisi sendiri kolom waktu pada PA (Pos Rahasia) Tidak mengumpulkan kartu kontrol di finish trayek, finish etape atau finish rally Peserta yang terbukti melakukan pelanggaran lalu-lintas Laporan kepada Pengawas Perlombaan dibuat secara tertulis dan dilengkapi dengan SURAT PERNYATAAN DARI PETUGAS PEMERIKSA YANG BERWENANG Peserta yang dikenakan hukuman Pemecatan oleh PIMPINAN LOMBA dapat mengajukan protes dengan uang jaminan kepada Pengawas Lomba maksimal 15 menit setelah diumumkan. 27. PROTES Panitia Penyelenggara, Panitia Pelaksana dan semua Peserta mempunyai Hak Protes, baik mengenai Lintasan, Route, Perhitungan dan administrasi yang mana Pengawas Perlombaan wajib memproses semua Protes yang masuk sesuai dengan peraturan yang berlaku 27.1 Ketentuan Protes Protes tentang jalannya rally wajib diajukan secara tertulis dalam waktu maksimal 45 menit atau minimal 30 menit, setelah waktu finish resmi masing-masing peserta, disetiap finish trayek, etape atau rally Uang jaminan protes mengenai Lintasan/route, yang wajib dibayar tunai dimuka adalah sebesar Rp ,- (limaratus ribu rupiah) dan akan dikembalikan apabila Protesnya diterima Apabila Protesnya ditolak, maka uang jaminan protes akan menjadi Hak Ikatan Motor Indonesia 27.2 Prosedur Protes sebagai berikut: Pengambilan blanko protes Peserta yang akan melakukan protes di wajibkan mengambil blanko protes resmi dengan menyerahkan uang jaminan protes PERATURAN NASIONAL 30 TIME RALLY
35 Pengambilan blanko protes ditutup maksimal 15 (lima belas) menit dan minimal 10 menit setelah waktu finish resmi masing-masing peserta pada trayek tersebut Pengembalian blanko protes Peserta yang telah mengambil blanko protes diberikan waktu maksimal 45 (empat puluh lima) menit dan minimal 30 menit setelah waktu finish resmi yang bersangkutan pada trayek tersebut untuk menyerahkan kembali blanko protes kepada panitia lomba. Blanko protes yang tidak dikembalikan sampai batas waktu yang telah ditentukan dianggap tidak berlaku dan peserta tidak dapat meminta kembali uang jaminannya 27.3 Pada pembagian kartu kontrol, hanya protes atas kesalahan perhitungan angka hukuman saja yang dapat diajukan peserta tanpa uang jaminan namun wajib menggunakan blanko protes resmi, dengan waktu pengajuan maksimal 30 menit dan minimal 15 menit sejak saat pembagian kartu kontrol setiap trayeknya 27.4 Semua protes diserahkan kepada Pengawas Perlombaan melalui Pimpinan Perlombaan dan Pengawas Perlombaan yang menentukan diterima atau tidaknya suatu protes Protes secara kolektif tidak dilayani Semua keputusan yang diambil oleh Pengawas Perlombaan adalah mengikat Seluruh keputusan atas protes-protes yang masuk, WAJIB diumumkan secara resmi dan tertulis 27.8 Bagi peserta yang keberatan atas Keputusan Pengawas Perlombaan dapat mengajukan banding kepada PP IMI, sesuai dengan ketentuan yang berlaku Peraturan dan Ketentuan banding sesuai Pasal. 58 PERATURAN NASIONAL OLAHRAGA KENDARAAN BERMOTOR (halaman kuning) Pengajuan banding dapat diserahkan melalui Ketua Pengawas Perlombaan atau Pengprov IMI penyelenggara PERATURAN NASIONAL 31 TIME RALLY
36 28. HASIL DAN KEJUARAAN Sebelum mengumumkan pemenang, Panitia Pelaksana/ RC wajib mengumumkan hasil sementara resminya terlebih dahulu melalui media pengumuman resmi yang dapat dibaca oleh semua peserta dan peserta diberikan waktu protes sesuai peraturan yang berlaku Penentuan Pemenang Pemenang suatu Etappe adalah peserta yang menyelesaikan Etappe dengan total angka hukuman yang terendah dari semua trayek di etappe tersebut dan tidak terkena hukuman pemecatan Pemenang suatu Rally adalah peserta yang menyelesaikan Rally dengan total angka hukuman yang terendah dari semua Etappe di Rally tersebut dan tidak terkena hukuman pemecatan Pemenang Kejuaraan Team Club/ Team Pengprov IMI : Peserta dari suatu Team Club/ Team Pengprov IMI dapat terdiri dari satu ataupun berbagai kategori Penentuan pemenang team club adalah hasil penjumlahan dari total angka hukuman 2 (dua) anggota team yang memperoleh angka hukuman terkecil dari 3 (tiga) anggota team yang terdaftar dalam team tersebut Untuk menunjang perhitungan point Kejurnas, maka diwajibkan untuk Koord. Kamar Hitung untuk : Memberikan sebagai laporan ke PP.IMI, hasil Kejuaraan Umum dan Kejuaraan untuk setiap kategorinya sampai dengan peringkat ke Para pemenang wajib hadir (minimum 2 orang) pada acara pembagian hadiah. Bagi yang PERATURAN NASIONAL 32 TIME RALLY
37 tidak hadir, dikenakan sanksi yaitu dibatalkannya hadiah uang atau barang yang menjadi haknya, kecuali telah membuat surat resmi kepada Ketua Penyelenggara perihal ketidak hadirannya untuk diwakilkan Nilai Sama Tata cara untuk menentukan pemenang bila terjadi Angka Hukuman sama (ex equo) adalah sebagai berikut: Bila terjadi nilai sama maka yang diambil ialah prestasi dari peserta yang tergolong pemula, kemudian golongan wanita, kemudian peserta seeded dan seterusnya Bila masih terjadi nilai sama, maka prioritas diberikan kepada yang jumlah penumpangnya lebih sedikit Bila masih terjadi nilai sama, maka pengawas perlombaan akan mengambil keputusan yang mengikat dan seadil-adilnya Hadiah dan Penghargaan Piala/ trophy kejuaraan rally dan hadiah uang/ barang untuk jumlah peserta minimum kendaraan adalah sebagai berikut: Kejuaraan Umum, Juara 1 sampai dengan 10, untuk juara 1 5 besarnya hadiah uang/barang ditetapkan ber turut-turut minimal PERATURAN NASIONAL 33 TIME RALLY
38 senilai 5, 4½, 4, 3½, 3 kali biaya pendaftaran normal tanpa denda untuk 3 orang perally Kejuaraan Seeded B, Juara 1 sampai dengan 5, untuk Juara 1-3 besarnya hadiah uang/barang ditetapkan berturut- turut minimal senilai 3, 2, 1 kali uang pendaftaran normal tanpa denda untuk 3 orang perally Kejuaraan Pemula, Juara 1 sampai dengan 10, untuk juara 1 5 besarnya hadiah uang/ barang ditetapkan berturut- turut minimal senilai 3, 2½, 2, 1½, 1 kali biaya pendaftaran normal tanpa denda untuk 3 orang perally Kejuaraan Tim Wanita, Juara 1 sampai dengan Kejuaraan setiap Ettape Kejuaraan tetap Detik/ Menit, Juara Kejuaraan Team Club/Team Pengprov IMI, Juara 1 sampai dengan 3 masing-masing 3 piala Selain dari penghargaan tersebut di atas panitia dapat menambah penghargaan lainnya. 29. KETENTUAN TAMBAHAN 29.1 Semua penyelenggara kejuaraan nasional didasarkan pada: Peraturan Nasional Olahraga Kendaraan Bermotor Peraturan Nasional Time Rally. PERATURAN NASIONAL 34 TIME RALLY
39 Peraturan Penyelenggaraan Kejuaraan Time Rally Jika penyelenggaraan tidak menggunakan dan/ atau tidak sesuai dengan peraturan-peraturan seperti yang tersebut didalam Pasal 29.1, maka kejuaraan tersebut tidak dimasukkan dalam putaran Kejuaraan Nasional/ Kejuaraan Daerah dan para pemenangnya tidak mendapatkan tambahan point/ nilai Peraturan Pelengkap Lomba maupun peraturan tambahan lainnya yang dikeluarkan oleh panitia wajib mendapat pengesahan dari PP IMI, bila diterbitkan pada waktu lomba berlangsung maka peraturan tambahan tersebut wajib disetujui oleh para Pengawas Perlombaan untuk kemudian dilaporkan kepada PP IMI Pimpinan Perlombaan wajib melaporkan kepada Pengawas Perlombaan tentang jenis soal dan garis besar soal yang dilombakan pada Steward Meeting Pimpinan Perlombaan wajib menempelkan kunci/ master perhitungan dan pos yang ditanda tangani oleh Pengawas Perlombaan di tempat yang mudah terbaca 5 (lima) menit sebelum jadwal finish peserta nomor start 1 untuk setiap trayek/ etape, kecuali ada permintaan lain Pimpinan Perlombaan dan persetujuan lain dari Pengawas Perlombaan Setiap perubahan Master Pos dan Kunci perhitungannya wajib mendapatkan persetujuan Pengawas Lomba sejak apa yang tersebut didalam Ps.29.5 berlaku Apabila karena satu dan lain hal, Panitia Pelaksana/ RC lalai mengumumkannya tepat waktu, maka Pengawas perlombaan dapat menetralisir perhitungan waktunya Ketentuan Lain Panitia Pelaksana/ RC, wajib memberikan patokan jarak resmi sesuai dengan soal minimal 1 Km dan diumumkan kepada peserta agar mereka dapat menyesuaikannya, selambat-lambatnya saat Briefing. PERATURAN NASIONAL 35 TIME RALLY
40 Tidak ada toleransi perbedaan jarak terhadap rute/ soal untuk Kejuaraan Nasional/ Regional dan Kejuaraan Daerah Apabila terdapat perbedaan Jarak pada Ps berdasarkan Protes dan atau data yang dikumpulkan oleh Pengawas Perlombaan/C.o.C dari peserta yang kompeten, maka Panita Pelaksana wajib memperbaikinya dan atau membatalkan seluruh perhitungan waktu yang tekait atas persetujuan Pengawas Perlombaan Batas Kecepatan : Kecepatan di dalam kota ditentukan maksimal 20 km/jam dan di luar kota adalah 30 km/jam, terkecuali di jalan bebas hambatan/ tol dan wajib disesuaikan dengan kecepatan minimum dari kelas jalannya, kondisi jalan serta lingkungan yang dilalui dalam rute soal Untuk Sub Trayek Kecepatan Tetap, ditentukan kecepatan maksimum didalam kota 15 km/jam, di luar kota maksimum 25 km/jam dan atau wajib disesuaikan dengan kecepatan minimum dari kelas jalannya, kondisi jalan serta lingkungan yang dilalui dalam rute soal. Terkecuali di jalan bebas hambatan/ tol sesuai dengan kecepatan minimum dan maksimum dari yang ditentukan Lintasan yang digunakan untuk rute Time Rally dibuat di jalan yang dapat dilalui oleh kendaraan jenis sedan, minibus, jip (dengan ground clearance standard pabrikan). Jalan rusak/ jelek, jalan tanah/ jalan rumput dapat dipakai sebagai alternative lintasan dengan prosentase jarak per sub-trayek yang seminimal mungkin (<5%). PERATURAN NASIONAL 36 TIME RALLY
41 Contoh : Jarak Sub-Trayek 25 km, terdapat lintasan yang kondisinya jelek/rusak 1 km, maka prosentasenya <5%. 30. PEDOMAN PEMBUATAN SOAL Pedoman pembuatan soal dan atau prinsip penyelesaiannya wajib dijadikan materi bahan briefing dan atau dicantumkan pada Peraturan Pelengkap Lomba 30.1 Pembuatan semua soal diwajibkan berdasarkan Peta Resmi Panitia Jenis Kecepatan wajib disebutkan didalam soal Semua Km. Pal dapat digunakan sebagai titik/ notasi kunci dalam soal dengan ketentuan: Km.Pal tidak salah/ terbalik arahnya Nama Kota/ Tempat yang dituju harus jelas dan logis Singkatan nama tempat yang dituju dan yang ditinggalkan wajib dijelaskan Nama tempat, gedung, Kantor dlsb sesuai dengan alamat resminya, sedangkan untuk papan namanya wajib menggunakan, contoh Kalur A adalah papan namanya Kalur A dan bukan Kantor di alamat resminya 30.5 Hanya Sekolah yang menggunakan nama desa/ kelurahan yang dapat dijadikan notasi Rambu penunjuk Arah kota/tempat wajib menggunakan, contoh: Arah Bogor adalah Rambu penunjuk menuju Bogor, 30.7 Peraturan Lalu-lintas, termasuk rambu, marka dlsb wajib diperhatikan dan diberlakukan sebagaimana seharusnya oleh pembuat soal Nama jalan yang digunakan seperti yang terdapat didalam peta resmi Atas dasar keamanan dan keselamatan pengguna jalan umum lainnya maka tidak diperbolehkan menggunakan BLA (Boleh Lapor Awal) Jumlah Pos dalam setiap Trayek Pos Rahasia Detik (PAD), minimal 2 PAD dan maksimal 6 PAD Pos Rahasia Menit (PAM), minimal 1 PAM dan maksimal 2 PAM. PERATURAN NASIONAL 37 TIME RALLY
42 Pos Rata-rata (PAR), minimal 1 PAR dan maksimal 2 PAR Pos Route, jumlahnya bebas. 31. LAIN-LAIN Hal-hal lain yang tidak dan atau belum tercantum dalam Peraturan Nasional Time Rally ini, akan dimuat dalam PETUNJUK PELAKSANAAN dan atau PETUNJUK PELAKSANAAN TAMBAHAN yang akan dikeluarkan oleh PP IMI ooo PERATURAN NASIONAL 38 TIME RALLY
43 PERATURAN PENYELENGGARAAN KEJUARAAN TIME RALLY Peraturan Penyelenggaraan Kejuaraan Time Rally ini dibuat oleh PP IMI untuk diikuti oleh Panitia Penyelenggara (OC), Panitia Pelaksanan (RC) dan Pengawas Perlombaan didalam menyelenggarakan dan melaksanakan Kejuaraan Nasional Time Rally, Regional maupun Kejuaraan Daerah. Peserta tidak dibenarkan mengajukan protes berdasarkan pasal- pasal pada peraturan ini. Didalam hal mana belum diatur didalam Peraturan ini maka akan ditetapkan oleh PP IMI melalui Tambahan Peraturan Penyelenggaraan 1. JADWAL PENYELENGGARAAN Jadwal penyelenggaraan Kejuaraan Nasional ditetapkan oleh RAKERNAS PP IMI dan akan disebar luaskan kepada seluruh Pengprov IMI. 2. BIAYA REGISTRASI Setiap penyelenggaraan Kejuaraan Nasional Time Rally dikenakan biaya registrasi yang wajib diserahkan kepada PP lml, sesuai dengan peraturan PP IMI yang berlaku. Besarnya biaya registrasi sesuai dengan peraturan PP IMI yang berlaku. PERATURAN PENYELENGGARAAN 1 KEJUARAAN TIME RALLY
44 3. ASURANSI 3.1 Jumlah minimal penutupan asuransi adalah sebagai berikut : Untuk Peserta Rally Meninggal Rp , Cacat hidup Rp , Perawatan Rp ,- (rumah sakit) Untuk Pihak Lain Meninggal Rp , Cacat hidup Rp , Perawatan Rp ,- (rumah sakit) Kerusakan benda Rp ,- 3.2 Panitia Penyelenggara/ OC wajib menunjukkan polis asuransi bagi para peserta kejurnas yang terdaftar kepada Pengawas Perlombaan. 4. PENYELENGGARAAN KEJUARAAN 4.1 Guna memasyarakatkan Time Rally, dalam penyelenggaraan kejurnas pihak panitia penyelenggara diijinkan untuk menggabungkan kegiatan kejurnas dengan penyelenggaraan Kejuaraan Daerah, Regional dan/ atau Fun Drive. 4.2 Dalam hal penyelenggaraan Kejurnas digabungkan dengan kejuaraan lain, maka segala ketentuan dan/ atau peraturan penyelenggaraan dan pelaksanaan Kejuaraan Nasional tetap berlaku. Sedangkan aturan untuk non kejurnas berpedoman kepada Peraturan Nasional Time Rally. 5. BIAYA PENDAFTARAN 5.1 Biaya pendafataran normal tanpa denda Kejurnas Time Rally ditetapkan maksimum Rp ,- (lima ratus ribu rupiah) untuk paket 3 orang perally non Pemula dan untuk paket 4 orang perally kategori pemula. (belum termasuk PKBP) PERATURAN PENYELENGGARAAN 2 KEJUARAAN TIME RALLY
45 5.2 Biaya pendaftaran normal tersebut yang akan dikeluarkan oleh Panitia Penyelenggara adalah untuk patokan menentukan hadiah Juara Umum 1 yang besarnya 5 kali dari biaya pendaftaran (lihat pasal 28.3 Hadiah dan Penghargaan). 5.3 Pendaftaran normal adalah jangka waktu sejak tanggal dibukanya pendaftaran sampai dengan tanggal yang akan ditetapkan oleh panitia penyelenggara tanpa denda. 6. PETUGAS RESMI Seperti yang dimaksud didalam Pasal 11. Peraturan Nasional Time Rally dan Aturan lainnya mengikuti apa yang tertulis didalam Pasal tersebut secara keseluruhan berikut ayat-ayatnya 6.1 PENGAWAS PERLOMBAAN Pengawas Perlombaan beranggotakan minimal 3 (tiga) orang dan jumlahnya wajib selalu ganjil, Ketua dan 1(satu) Pengawas Perlombaan ditentukan oleh PP IMI Semua biaya akomodasi dan transportasi Pengawas Perlombaan menjadi tanggung jawab pihak pemberi tugas Dalam melaksanakan tugasnya, Pengawas Lomba wajib untuk ikut menjalani seluruh jalannya lomba termasuk route soal Untuk mendukung point diatas, Panitia Penyelenggara Wajib menyediakan kendaraan yang layak berikut pengemudinya Seorang Pengawas Perlombaan dalam menjalankan tugasnya wajib menjunjung tinggi semangat kebenaran, kejujuran, sportifitas dan tidak berpihak Pengawas Perlombaan wajib melaksanakan Steward Meeting I, yaitu rapat antara Pengawas Perlombaan, Ketua Penyelenggara, PERATURAN PENYELENGGARAAN 3 KEJUARAAN TIME RALLY
46 Ketua Pelaksana (CoC), Sekretaris Lomba, Koordinator Scrutineering dan bidang lain yang dianggap perlu, yang diadakan setelah Scrutineering dan sebelum Briefing Peserta untuk membahas : Persiapan Lomba Perijinan dan Asuransi Materi Lomba Data/ Kategori Peserta Pengawas Perlombaan dapat diusulkan oleh Pengprov Penyelenggara atau Klub penyelenggara kepada PP IMI Pada Kejuaraan Daerah/ Klub, diprioritaskan bagi Pengawas yang bedomisili sama dengan Pengprov diselenggarakannya Kejuaraan tersebut Permintaan rekomendasi paling lambat diajukan 3 (tiga) bulan sebelum jadwal penyelenggaraan Susunan Pengawas wajib mencerminkan Sportifitas olahraga. 6.2 RALLY I (RC) / PANITIA PELAKSANA Susunan Rally Committee (RC) ditetapkan oleh Pimpinan Perlombaan dan diajukan oleh Organizing Committee (OC) untuk mendapat persetujuan dari PP IMI selambat-lambatnya 30 hari sebelum lomba (bersamaan dengan permohonan rekomendasi event) Untuk memperlancar proses, Permintaan rekomendasi diajukan secara tertulis kepada PP IMI / Pengprov IMI sesuai dengan jenis kejuaraannya, 3 bulan sebelum jadwal penyelenggaraan. Pimpinan Perlombaan Wajib memiliki Lisensi A Time Rally yang dikeluarkan oleh PP IMI dan masih berlaku serta wajib mendapat persetujuan dari PP IMI untuk Kejuaraan Nasional / Regional atau dari Pengprov untuk Kejuaraan Daerah/ Klub. PERATURAN PENYELENGGARAAN 4 KEJUARAAN TIME RALLY
47 6.2.3 Pembuat Soal wajib memiliki Lisensi Steward yang dikeluarkan oleh PP IMI dan masih berlaku. 6.3 PENGAMAT PERLOMBAAN Pengamat Perlombaan wajib mempunyai Lisensi B yang masih berlaku, dan ditunjuk oleh PP IMI untuk Kejuaraan Nasional/Regional Tugas, Kewajiban Pengamat Perlombaan ada pada PNOKB (halaman kuning) 7. PERATURAN PELENGKAP LOMBA 7.1 Peraturan Pelengkap Lomba adalah Peraturan tambahan / pelengkap yang dibuat oleh panitia penyelenggara yang memberikan informasi tentang Jadwal Lomba, sejak pendaftaran dibuka hingga waktu Sekretariat Panitia Penyelenggara/ Pelaksana dinyatakan tutup. 7.2 Peraturan Pelengkap Lomba Kejuaraan Nasional wajib mendapatkan persetujuan PP IMI dan atau Pengawas Perlombaan bila sudah berfungsi Rancangan Peraturan Pelengkap Lomba (PPL) Wajib sudah diterima PP IMI selambat - lambatnya 30 (tigapuluh) hari sebelum lomba bersama dengan permohonan event ke PP IMI Rancangan Peraturan Pelengkap Lomba (PPL)yang telah disetujui oleh PP IMI wajib dipublikasikan kepada calon peserta paling lambat 14 (empatbelas) hari sebelum lomba. 7.3 Hal-hal yang tidak atau belum tercantum dalam peraturan perlombaan dan petunjuk pelaksanaan, hanya dapat diberlakukan setelah ada persetujuan tertulis dari PP IMI atau Pengawas Perlombaan bila sudah berfungsi. 7.4 Dilarang merubah, menambah atau mengurangi peraturan-peraturan yang telah dipublikasikan. Bila hal ini terpaksa dilakukan, maka perubahan PERATURAN PENYELENGGARAAN 5 KEJUARAAN TIME RALLY
48 tersebut wajib mendapat persetujuan PP IMI atau Pengawas Perlombaan, jika sudah berfungsi. 7.5 Di dalam Peraturan Pelengkap Lomba wajib tercantum minimal hal-hal sebagai berikut : Jadwal pendaftaran Susunan panitia penyelenggara dan pelaksana Alamat lengkap sekretaniat panitia penyelenggara berikut nomon telepon dan fax (bila tersedia) Biaya pendaftaran (perorangan dan team) Biaya penempelan sticker non wajib Tempat dan waktu untuk pemeriksaan teknis kendaraan (scrutineering) dan acara taklimat (briefing) Rencana Jarak, Tempat dan waktu start/finish, pengumuman pemenang dan pembagian penghargaan Perincian penghargaan bagi para pemenang, baik yang berupa uang tunai maupun hadiah barang Prosedur pertolongan pertama pada Kecelakaan. 8. PERATURAN DAN PROSEDUR KESELAMATAN 8.1 Panitia wajib melengkapi peserta dengan tanda OK (HIJAU) dan Palang Merah dengan ukuran A4 dari bahan kertas cover ±200 gr 8.2 Panitia wajib memberitahukan kepada peserta tentang Prosedur Pertolongan Pertama pada kecelakaan dengan ketentuan sebagai berikut : Peserta yang mengalami Kecelakaan wajib memasang tanda OK atau Palang Merah di kaca belakang dan atau ditempat yang mudah terlihat, kepada minimum 3 peserta dibelakangnya berikut segitiga pengaman Peserta pertama yang melihat tanda Palang Merah wajib berhenti dan memberikan pertolongan, Peserta kedua yang melihat tanda tersebut wajib melaporkannya kepada Pos Polisi/Puskesmas/Rumah Sakit terdekat, PERATURAN PENYELENGGARAAN 6 KEJUARAAN TIME RALLY
49 Peserta ketiga yang melihat tanda tersebut wajib berhenti untuk melihat kondisinya dan selanjutnya melaporkannya kepada Petugas Pos Route terdekat Peserta-peserta yang lalai melaksanakan kewajiban tersebut diatas dan atau memanfaatkan ketentuan tersebut untuk keuntungan sendiri dan atau kelompoknya dapat dikenai hukuman hingga pemecatan atas wewenang Pengawas Perlombaan Sebaliknya apabila peserta-peserta tersebut menjalankan kewajibannya, maka atas wewenang Pengawas Perlombaan kepada peserta-peserta tersebut akan diberlakukan seadil-adilnya dan tidak merugikan mereka. 8.3 Kelalaian dari Panitia terhadap Prosedur tersebut diatas dapat menyebabkan dikenakannya sangsisangsi oleh PP IMI sesuai peraturan yang berlaku atas rekomendasi Pengawas perlombaan 8.4 Untuk menunjang hal tersebut diatas, Panitiawajib menempatkan beberapa Pos di lokasi yang strategis dan melengkapi petugasnya dengan alat komunikasi. 9. KUNJUNGAN SOSIAL DAN WISATA Dihimbau kepada Panitia Penyelenggara untuk dapat menyisipkan adanya kunjungan sosial (Panti Asuhan, Rumah Yatim, Rumah Jompo) dan kunjungan obyek wisata (wisata alam, wisata sejarah, wisata budaya, ikon andalan daerah) lain sebagainya, dimana para peserta diwajibkan memberikan sumbangan berbentuk uang dan/ atau barang (Instruksi Khusus). 10. PELAKSANAAN KEJUARAAN NASIONAL TIME RALLY 10.1 Segera setelah Kalender Kejuaraan Nasional ditetapkan PP IMI, Pengprov Penyelenggara berkoordinasi dengan Ketua Komisi Time Rally mengenai persiapan - persiapan penyelenggaraannya Dalam proses pengajuan Rekomendasi Event dikeluarkan oleh PP IMI, maka C.o.C yang PERATURAN PENYELENGGARAAN 7 KEJUARAAN TIME RALLY
50 bersangkutan dapat berkonsultasi dengan Ketua Komisi atau Pengawas Perlombaan bila telah ditentukan mengenai materi lomba (jadwal lomba, jenis soal, daftar seeded peserta, dll yang dianggap perlu) Panitia Penyelenggara wajib memenuhi semua kebutuhan team RC sesuai dengan standar minimal Kejuaraan Nasional Time Rally. 11. LAPORAN-LAPORAN 11.1 Panitia Penyelenggara wajib menyerahkan laporan jalannya rally paling lambat 1 (satu) bulan setelah penyelenggaraan rally kepada PP IMI Panitia Penyelenggara (OC) dan Panitia Pelaksana (RC) mempersiapkan laporan dengan format kertas ukuran A4 dimasukan bentuk kedalam Folder Binder (odner hard cover) untuk masing-masing Pengawas Perlombaan dan Pengamat Perlombaan (bila ada), dengan daftar isi seperti pada Ps : Isi laporan mencakup : Informasi Awal Jadwal Event, Daerah yang dilalui (kabupaten, desa), berikut daftar Rumah Sakit Perijinan dan Asuransi Peraturan Pelengkap Perlombaan Daftar lengkap peserta beserta fotocopy formulir pendaftaran juara 1 10 setiap kategori Risalah rapat dan Keputusan Pengawas Perlombaan Scrutineering, absensi briefing dan Starting List setiap trayek Buletin, Protes dan keputusan Protes Soal rally dan Master Pos/ Waktu Peta/ sketsa Route Rally Hasil-hasil dan juaranya Foto-foto Penyelenggaraan Hal lain yang perlu dilaporkan 11.3 Pengawas Perlombaan paling lambat 7 (tujuh) hari setelah penyelenggaraan rally wajib menyerahkan laporan yang berisi risalah rapat pengawas PERATURAN PENYELENGGARAAN 8 KEJUARAAN TIME RALLY
51 perlombaan, protes-protes yang diterima beserta keputusan dan alasannya, Hasil-hasil perlombaan serta hal-hal lain yang perlu dilaporkan kepada PP IMI ooo PERATURAN PENYELENGGARAAN 9 KEJUARAAN TIME RALLY
52 LAMPIRAN - LAMPIRAN 1 KEJUARAAN TIME RALLY
53 PEDOMAN STANDAR DALAM PEMBUATAN : PERATURAN PELENGKAP LOMBA Sekretariat : Jl.... No.... Kota - Propinsi Telp : , Fax : @gmail.com website : LAMPIRAN - LAMPIRAN 2 KEJUARAAN TIME RALLY
54 PENGANTAR Time Rally ini akan dilaksanakan sepenuhnya berdasarkan Peraturan Nasional Time Rally IMI 2016 dan Peraturan Pelengkap Perlombaan ini. Perbaikan, tambahan dan atau perubahan perubahan pada Peraturan Pelengkap Perlombaan ini akan diumumkan hanya melalui Bulletin (yang diterbitkan oleh Panitia atau Pengawas Perlombaan). Peraturan Nasional Time Rally IMI 2016 dapat di download dari website IMI : LAMPIRAN - LAMPIRAN 3 KEJUARAAN TIME RALLY
55 Salam olahraga,... dst Untuk keterangan lebih lanjut mengenai event ini anda dapat menghubungi kami, dan staff kami yang akan siap melayani anda di alamat : Sekretariat : Jl.... No.... Kota - Provinsi Telp : , Fax : @gmail.com website : Atas nama Panitia... - Kejuaraan Nasional Time Rally 2016 Putaran... perkenankan kami menyampaikan Selamat Datang kepada Peserta, Sponsor, Media, Penggemar Otomotif, semua pihak yang turut berperan serta pada kegiatan Kejuaraan... TIME RALLY Kejuaraan Nasional Time Rally 2016 Putaran... dan kepada semua Peserta Selamat Berlomba, raihlah kemenangan dengan semangat serta sportivitas tinggi.... Ketua Penyelenggara LAMPIRAN - LAMPIRAN 4 KEJUARAAN TIME RALLY
56 DAFTAR ISI 1. PROGRAM RALLY Jadwal sebelum minggu Rally Jadwal pada minggu Rally 9 2. KEPANITIAAN DAN PENJELASAN Gelar Kejuaraan Nasional pada Rally ini Kejuaraan Tambahan Non Kejurnas : Status Perlombaan No. Ijin Nama Penyelenggara Alamat dan Kontak Panitia Panitia Penyelenggara, Pengawas Perlombaan dan Panitia Pelaksana Lokasi Rally HQ PENDAFTARAN Prosedur Pendaftaran Peserta, dan Maksimum Peserta Biaya Pendaftaran Cara Pembayaran Pengembalian POINT SISTEM PERINGKAT KEJUARAAN NASIONAL Sistim penilaian dalam Kejuaraan Nasional pada setiap putarannya menggunakan sistim point putaran KEJUARAN NASIONAL UNTUK DRIVER, NAVIGATOR 1, NAVIGATOR KLASIFIKASI 23 LAMPIRAN - LAMPIRAN 5 KEJUARAAN TIME RALLY
57 6. KEJUARAN NASIONAL UNTUK TEAM CLUB/ TEAM PENGPROV IMI KETENTUAN KEJUARAAN TEAM CLUB/ TEAM PENGPROV IMI ASURANSI IKLAN Iklan Panitia Tanda Pengenal MELENGKAPI ADMINISTRASI Dokumen yang dipersiapkan Tempat SCRUTINEERING Tempat BRIEFING PESERTA Tempat JALANNYA RALLY Prosedur Waktu Resmi Opening Ceremony & Start Rally Ettape 1 Trayek Start Etape 2 / Day Time Card / Kartu Kontrol No Start dan Urutan Start Lalu Lintas Laporan Kecelakaan Gangguan Pada Route Pengunduran Diri Prosedur Finish Etape 1/Day 1 dan Etape 2/Day HASIL DAN KEJUARAAN Penentuan Pemenang 33 LAMPIRAN - LAMPIRAN 6 KEJUARAAN TIME RALLY
58 13.2. Penentuan Pemenang Kejuaraan Pemula Pengprov IMI HADIAH Pembagian Hadiah Hadiah Kejuaraan Nasional Time Rally 2016, Putaran PROTES Ketentuan Protes Prosedur Protes Banding 39 Lampiran 1 Nama dan Photo CRO 40 Lampiran 2 No. Peserta dan Sticker Iklan 41 Lampiran 3 Kecelakaan & Prosedur Keselamatan 42 Lampiran 4 Angka Hukuman 43 Lampiran 5 Peta dan Pedoman Jarak 44 Lampiran 6 Rambu Time Rally 45 Lampiran 7 Safety SOS 46 Lampiran 8 Form Withdrawal From Rally 47 Lampiran PERINGKAT KEJURNAS TIME RALLY Lampiran - DAFTAR SEEDED A TAHUN Lampiran - DAFTAR SEEDED B TAHUN Lampiran : FORMULIR PENDAFTARAN...22 Lampiran : FORMULIR SCRUTINEERING...24 Lampiran : KARTU KONTROL...25 Lampiran : FORMULIR PENDAFTARAN TEAM CLUB...26 Lampiran : PASSED SCRUTINEERING...27 Lampiran : TANDA PENGENAL...27 Lampiran : FORM REPORT MARSHALL...28 Lampiran : BULLETIN...30 Lampiran : FORMULIR PROTES...31 Lampiran : KEPUTUSAN PROTES...32 Lampiran : KEPUTUSAN PENGAWAS LOMBA...33 Lampiran : KEPUTUSAN PEMECATAN...34 LAMPIRAN - LAMPIRAN 7 KEJUARAAN TIME RALLY
59 Lampiran : RISALAH RAPAT PENGAWAS LOMBA...35 Lampiran : KEPUTUSAN PENGAWAS LOMBA...36 Lampiran : CONTOH FORMAT HASIL PERHITUNGAN...37 Lampiran : CONTOH JADWAL PELAKSANAAN RALLY...38 Lampiran : CONTOH MASTER POS & WAKTU...40 Lampiran : CONTOH ALTERNATIF PENYAJIAN SOAL...41 Lampiran : RENCANA KALENDER KEJURNAS TIME RALLY Lampiran : KOMISI & ANGGOTA KOMISI TIME RALLY PP IMI LAMPIRAN - LAMPIRAN 8 KEJUARAAN TIME RALLY
60 1. PROGRAM RALLY 1.1. Jadwal sebelum minggu Rally Senin, 00 January :00 wib Pre Event Information di Publikasikan WEBSITE/ Jadwal pada minggu Rally Senin, 00 January :00-17:00 wib - Pendaftaran Peserta - Administrative Checks Sekretariat Selasa, 00 January :00-17:00 wib - Pendaftaran Peserta - Administrative Checks Rabu, 00 January 2016 Sekretariat 09:00-18:00 wib - Rally HQ di Buka - Pendaftaran Peserta - Pengambilan Materi & Dokumen, - Administrative Checks RALLY HQ,..., Jl.... No. Kota Provinsi LAMPIRAN - LAMPIRAN 9 KEJUARAAN TIME RALLY
61 Kamis, 00 January :00-21:00 wib - Pendaftaran Peserta - Pengambilan Materi & Dokumen, - Administrative Checks 21:00 wib Penutupan Pendaftaran Peserta Tahap 1 RALLY HQ RALLY HQ Jum at, 00 January :00-21:00 wib - Pendaftaran Peserta - Pengambilan Materi & Dokumen, - Administrative Checks RALLY HQ Sabtu, 00 January :00-11:00 wib - Pendaftaran Peserta Tahap 2 RALLY HQ - Pengumuman Penempatan Stiker - Pengambilan Materi & Dokumen, Administrative Checks 09:00-12:00 wib Scrutineering & Final Administrasi..., Jl.... No.. Kota Provinsi 11:00 wib PENUTUPAN PENDAFTARAN RALLY HQ - Penutupan Pendaftaran TEAM CLUB - Penutupan Pendaftaran 12:00 wib Rapat Pertama Pengawas Perlombaan RALLY HQ 12:30 wib Pengumuman Entry List RALLY HQ Official Notice Board 12:30 wib Briefing Peserta & Pembagian No. Start RALLY HQ LAMPIRAN - LAMPIRAN 10 KEJUARAAN TIME RALLY
62 13:00 wib Pengumuman Daftar Start List Etape 1... Official Notice Board 13:00 wib LAPOR START... Kota Provinsi 13:30 wib Opening Ceremony 14:00 wib START ETAPE 1 (DAY 1) 18:00 wib FINISH TRAYEK :30 wib START TRAYEK 2 Kota Provinsi 23:00 wib FINISH ETAPE 1... Kota Provinsi Minggu, 00 January :30 wib Pengumuman Hasil Sementara Etape 1 (Day 1) & Re-Seeding Start List For Etape 2... Official Notice Board 08:00 wib Pengumuman Start List For Etape :00 wib LAPOR START Kota Provinsi 09:00 wib START ETAPE 2 - TRAYEK 3 13:00 wib FINISH RALLY... 16:00 wib Pembagian Kartu Kontrol Kota Provinsi 17:00 wib Pengumuman Hasil Sementara 19:30 wib Pengumuman Hasil Kejuaraan & Pembagian Hadiah Kejuaraan..., Jl.... No.. Kota Provinsi LAMPIRAN - LAMPIRAN 11 KEJUARAAN TIME RALLY
63 RALLY SECRETARIAT Jl.... No.... Kota - Provinsi Telp : , Fax : @gmail.com website : Jadwal Hari / Tanggal Senin, 00 January s/d Senin, 00 09:00-17:00 wib January Senin, 00 January 09:00-17:00 wib Selasa, 00 January 09:00-17:00 wib Selasa, 00 January 09:00-17:00 wib Rabu, 00 January 09:00-17:00 wib Kamis, 00 January 09:00-17:00 wib Jum at, 00 January 09:00-21:00 wib Sabtu, 00 January 09:00-12:00 wib Waktu RALLY SECRETARIAT (RALLY HQ) & OFFICIAL NOTICE BOARD... Jl.... No...., Kota - Provinsi Phone: Hari / Tanggal Senin, 00 January Selasa, 00 January Selasa, 00 January Rabu, 00 January Kamis, 00 January Jum at, 00 January Sabtu, 00 January Jadwal Waktu 09:00-17:00 wib 09:00-17:00 wib 09:00-17:00 wib 09:00-17:00 wib 09:00-17:00 wib 09:00-21:00 wib 09:00-12:00 wib LAMPIRAN - LAMPIRAN 12 KEJUARAAN TIME RALLY
64 2. KEPANITIAAN DAN PENJELASAN 2.1. Gelar Kejuaraan Nasional pada Rally ini - KEJUARAAN NASIONAL TIME RALLY 2016 (Driver, Navigator 1, Navigator 2). - KEJUARAAN NASIONAL SEEDED B TIME RALLY 2016 (Driver, Navigator 1, Navigator 2). - KEJUARAAN NASIONAL PEMULA TIME RALLY 2016 (Driver, Navigator 1, Navigator 2). - KEJUARAAN NASIONAL TEAM CLUB / TEAM PENGPROV IMI TIME RALLY Kejuaraan Tambahan Non Kejurnas : - KEJUARAAN PEMULA PENGPROV IMI Status Perlombaan KEJUARAAN NASIONAL TIME RALLY 2016 Putaran No. Ijin SK. PP.IMI No :.../IMI/SK-OR/A/X/2016, REK. IMI Pengprov... No : /IMI-.../Rek/B/X/2016, Nama Penyelenggara Nama Penyelenggara Nama Badan Nasional Olahraga Otomotif :... (Club) Pengprov IMI... : IKATAN MOTOR INDONESIA 2.6. Alamat dan Kontak Panitia Sekretariat Rally Jl.... No.... Kota - Provinsi Telp : , Fax : @gmail.com website : Jam kerja : 09:00 17:00 wib, Senin sampai Jum at LAMPIRAN - LAMPIRAN 13 KEJUARAAN TIME RALLY
65 2.7. Panitia Penyelenggara, Pengawas Perlombaan dan Panitia Pelaksana PELINDUNG : - GUBERNUR... - PANGDAM... - KAPOLDA... - WALIKOTA... - BUPATI... - KETUA UMUM PP IKATAN MOTOR INDONESIA - KETUA KONI... PENASEHAT : - KETUA PENGPROV IMI... - DIR LANTAS POLDA... - KAPOLRESTABES... - KAPOLRES... PEMBINA : - Bapak... - Bapak... PANITIA PENYELENGGARA / ORGANIZING COMMITTEE (OC) : Ketua : Ketua I : Ketua II : Ketua III : Sekretaris : Bendahara : Bidang Umum : Bidang Dana / Sponsor : Bidang Perlengkapan : Competitor Support Manager : Venue Rally Headquarters : Venue Start / Finish / Scrutineering PENGAWAS PERLOMBAAN (Ketua, PP.IMI) (Anggota, PP.IMI) (Anggota, Pengprov IMI...) LAMPIRAN - LAMPIRAN 14 KEJUARAAN TIME RALLY
66 PANITIA PELAKSANA/ RALLY COMMITTEE (RC) : Pimpinan Perlombaan : (IMI Lisensi No.) Wakil Pimpinan Perlombaan : (IMI Lisensi No.) Sekretaris Perlombaan : (IMI Lisensi No.) Koord. Data Processing : Koord. Scrutineering : Koord. Trayek : Pembuat Soal : (IMI Lisensi No.) Koord. Pos : Koord. Perlengkapan : Koord. Start & Finish : Koord. Kesehatan : Koord. Keamanan : Media Relation Officer CRO 2.8. Lokasi Rally HQ RALLY SECRETARIAT (RALLY HQ) & OFFICIAL NOTICE BOARD... Jl.... No...., Kota - Provinsi Phone: Hari / Tanggal Senin, 00 January Selasa, 00 January Selasa, 00 January Rabu, 00 January Kamis, 00 January Jum at, 00 January Sabtu, 00 January : : Jadwal Waktu 09:00-17:00 wib 09:00-17:00 wib 09:00-17:00 wib 09:00-17:00 wib 09:00-17:00 wib 09:00-21:00 wib 09:00-12:00 wib LAMPIRAN - LAMPIRAN 15 KEJUARAAN TIME RALLY
67 3. PENDAFTARAN 3.1. Prosedur Pendaftaran Pendaftar wajib mengisi formulir Pendaftaran, dan disertai biaya pendaftaran atau dengan bukti pembayaran yang dikeluarkan Panitia Penyelenggara. Semua detail pada formulir pendaftaran wajib dilengkapi pada penutupan pendaftaran, sampai Jum at, 00 January 2016, jam 14:00 wib. Formulir pendaftaran dikirim ke alamat : Jl.... No.... Kota - Provinsi Telp : , Fax : @gmail.com website : Data lengkap wajib disampaikan sebelum jam 14:00 wib, Jum at, 00 January Jika Pendaftaran dikirim dengan Fax atau , paling lambat pada penutupan pendaftaran formulir aslinya telah diterima oleh Sekretariat Pembukaan dan Penutupan Pendaftaran - Pembukaan Pendaftaran : Senin, 00 January 2016, 09:00 wib, - Penutupan Pendaftaran I : Jum at, 00 January 2016, jam 21:00 wib. - Penutupan Pendaftaran II : Sabtu, 00 January 2016, jam 11:00 wib. - Penutupan Pendaftaran Team : Sabtu, 00 January 2016, jam 11:00 wib. - Penutupan Administration Check : Sabtu, 00 January 2016, jam 12:00 wib Peserta, dan Maksimum Peserta Kategori Peserta Semua Kategori Perserta dapat mengikuti KEJURNAS TIME RALLY PUTARAN... Tahun Ketentuan Kategori sesuai dengan Daftar Kategori yang tercantum pada PERATURAN NASIONAL TIME RALLY IMI LAMPIRAN - LAMPIRAN 16 KEJUARAAN TIME RALLY
68 Peserta Kejurnas Peserta Rally (Perally dan penumpangnya) Wajib mempunyai Kartu Ijin Start (KIS) IMI cabang Time Rally yang masih berlaku Perally wajib memiliki SIM untuk kendaraan beroda 4 (empat) Peserta terdiri dari 3 (tiga) perally di dalam 1 (satu) kendaraan KHUSUS KATEGORI PEMULA, DIIJINKAN 3 ( TIGA) PERALLY DAN 1 (SATU) AWAK DALAM 1 (SATU) KENDARAAN Usia minimum awak penumpang adalah 12 tahun (harus dilengkapi dengan Surat Persetujuan/ Pernyataan orang tua) dan duduk di kursi belakang Jumlah Perally dan penumpangnya selama rally wajib tetap sesuai dengan pendaftaran, kecuali dengan alas an kesehatan, salah seorang perally atau penumpangnya dapat mengundurkan diri, setelah mendapat persetujuan dari Pimpinan Perlombaan, akan tetapi jumlah Perally tidak boleh kurang dari 2 (dua) orang Selain perally dan atau penumpang yang terdaftar, tidak seorangpun diperbolehkan ikut serta dalam kendaraan peserta Perally yang tidak memiliki SIM dan KIS yang masih berlaku dilarang mengemudikan kendaraan yang digunakan untuk rally (sanksi PEMECATAN) Kepada peserta yang tidak dapat memperlihatkan SIM, KIS atau STNK yang masih berlaku selama rally berlangsung dikenakan sanksi PEMECATAN Team Club terdiri dari 3 kendaraan yang sudah terdaftar sebagai peserta Untuk Wanita wajib memenuhi syarat seluruh awak dalam kendaraan yang ikut berlomba adalah wanita Peserta Kejuaraan Pemula Pengprov IMI Peserta rally dari Pengprov IMI... serta berkategori Pemula, Perally dan penumpang yang mempunyai Kartu Tanda Anggota (KTA) Pengprov IMI Perally wajib memiliki SIM untuk kendaraan beroda 4 (empat) serta Kartu Ijin Start (KIS) untuk jenis Time Rally yang dikeluarkan oleh IMI (Pengprov IMI Sulsel) yang masih berlaku Peserta terdiri dari 3 (tiga) perally di dalam 1 (satu) kendaraan DIIJINKAN 3 ( TIGA) PERALLY DAN 1 (SATU) AWAK DALAM 1 (SATU) KENDARAAN. LAMPIRAN - LAMPIRAN 17 KEJUARAAN TIME RALLY
69 Usia minimum awak penumpang adalah 12 tahun (harus dilengkapi dengan Surat Persetujuan/ Pernyataan orang tua) dan duduk di kursi belakang Jumlah Perally dan penumpangnya selama rally wajib tetap sesuai dengan pendaftaran, kecuali dengan alas an kesehatan, salah seorang perally atau penumpangnya dapat mengundurkan diri, setelah mendapat persetujuan dari Pimpinan Perlombaan, akan tetapi jumlah Perally tidak boleh kurang dari 2 (dua) orang Selain perally dan atau penumpang yang terdaftar, tidak seorangpun diperbolehkan ikut serta dalam kendaraan peserta Perally yang tidak memiliki SIM dan KIS yang masih berlaku dilarang mengemudikan kendaraan yang digunakan untuk rally (sanksi PEMECATAN) Kepada peserta yang tidak dapat memperlihatkan SIM, KIS atau STNK yang masih berlaku selama rally berlangsung dikenakan sanksi PEMECATAN Untuk Wanita wajib memenuhi syarat seluruh awak dalam kendaraan yang ikut berlomba adalah wanita Jumlah Peserta Yang Diperkenankan Mengikuti Jumlah minimum peserta adalah 30 peserta dan maksimum peserta adalah 100 peserta, jika pendaftar melebihi 100, maka Panitia mempunyai hak menentukan Peserta mana yang akan diterima. Semua peserta wajib telah menyelesaikan semua biaya sebelum penutupan Pemeriksaan Administrasi, Sabtu, 00 January 2016, jam 12:00 wib Kendaraan Jenis kendaraan yang diperbolehkan mengikuti Time Rally adalah semua jenis sedan, station wagon/minibus, jeep, Pick-up double cabin (mempunyai tempat duduk untuk 4 orang) Di dalam rally ini tidak diadakan pembagian kelas berdasarkan kapasitas mesin (CC) Setiap kendaraan wajib dilengkapi dengan STNK, segitiga pengaman, kunci roda, dongkrak, kotak P3K serta sabuk pengaman untuk semua tempat duduk Diwajibkan melengkapi kendaraannya dengan alat pemadam api Dilarang menggunakan roll bar kecuali standard. Bumper asli wajib terpasang sebagaimana seharusnyanya (sanksi dilarang start) LAMPIRAN - LAMPIRAN 18 KEJUARAAN TIME RALLY
70 Ketentuan lain : Setiap pelanggaran ketentuan di bawah ini dapat mengakibatkan dilarang untuk start atau dikenakan sanksi pemecatan. Lampu mundur hanya boleh bila bekerjanya bersamaan dengan masuknya gigi mundur. Penambahan lampu depan wajib lebih rendah dan/atau sejajar dengan lampu utama dan berjumlah genap. Alur ban minimum sedalam 2 (dua) mm. Dilarang memasang sirine, kaca gelap, lampu rem yang menyilaukan dan lampu rotator. Dilarang menggunakan/membawa mesin faksimili, sejak batas waktu maksimal Lapor Start, selama menjalani trayek hingga peserta terakhir Finish pada setiap etapenya. (sanksi PEMECATAN). Kendaraan Peserta diperkenankan mempergunakan alat Bantu pengukur jarak tambahan (TERRATRIP). GPS di perbolehkan sebagai alat tambahan Team Club Tim Club terdiri dari 3 kendaraan yang sudah terdaftar sebagai peserta. Untuk Wanita wajib memenuhi syarat seluruh awak dalam kendaraan yang ikut berlomba adalah Wanita. Perhitungan Pemenang ditentukan Jumlah Angka Hukuman Terendah dari 2 (dua) Kendaraan dalam satu (1) Team Club. Peraturan lengkapnya Lihat Peraturan Nasional Time Rally IMI 2016, Pasal Pendaftaran paling lambat Sabtu, 00 January 2016, pk. 11:00 wib. LAMPIRAN - LAMPIRAN 19 KEJUARAAN TIME RALLY
71 3.3. Biaya Pendaftaran Pendaftaran KEJURNAS s/d hari JUM AT, 00 January 2016, jam 21:00 wib, (3 perally) termasuk Asuransi, & (4 perally) Kategori PEMULA, memperoleh : - 1 set ID Card - 1 (satu) Buku Peraturan Pelengkap Perlombaan - T-Shirt Event Pendaftaran KEJURNAS pada hari SABTU, 00 January 2016, jam 11:00 wib, (3 perally) termasuk Asuransi, & (4 perally) Kategori PEMULA, memperoleh : - 1 set ID Card - 1 (satu) Buku Peraturan Pelengkap Perlombaan - T-Shirt Event Pendaftaran NON KEJURNAS s/d hari SABTU, 00 January 2016, jam 11:00 wib, (3 perally) termasuk Asuransi, & (4 perally) Kategori PEMULA, memperoleh : - 1 set ID Card - 1 (satu) Buku Peraturan Pelengkap Perlombaan - T-Shirt Event Setiap penambahan penumpang termasuk Asuransi disesuaikan jenis kendaraan Perubahan isi formulir pendaftaran yang dilakukan sesudah pelaksanaan Pemeriksaan Administrasi & Scrutineering, dikenakan biaya sebesar Team Club (nama team / nama club yang bukan nama merk), yang terdiri dari 3 kendaraan peserta, setelah masing-masing terdaftar sebagai peserta perseorangan s/d hari SABTU, 00 January 2016, pkl. 11:00 wib. Biaya non sticker (tanpa menempelkan stiker wajib panitia kecuali No. Start) Menempelkan stiker lain yang tidak sejenis dengan sponsor utama penyelenggara (dengan TETAP menempelkan stiker dari panitia) Rp ,- exclude. PKBP Rp ,- exclude. PKBP Rp ,- Rp. 0 Rp ,- Rp ,- Rp ,- Rp ,- LAMPIRAN - LAMPIRAN 20 KEJUARAAN TIME RALLY
72 Menempelkan stiker lain yang tidak sejenis dengan sponsor utama penyelenggara (dengan TIDAK menempelkan stiker dari panitia) Rp ,- Tanpa kaos wajib panitia (khusus Start/Finish Etape) Rp ,- Tambahan Program Keselamatan Bersama Pembalap (PKBP) khusus Kejuaraan Nasional Rp , Biaya Denda dan Protes ditentukan sebagai berikut 1. Denda scrutineering diluar jadwal Rp ,- 2. Denda keterlambatan briefing 1 menit Rp 2.000,- Max 30 menit 3. Denda keterlambatan lapor pada PLS 1 menit Rp.2.000,- max 30 menit 4. Tidak mengikuti acara wajib panitia (tiap acara) Rp , Cara Pembayaran Pembayaran Biaya Pendaftaran dapat juga dilakukan dengan transfer melalui Rekening Bank Panitia : Nama Account :... No.Account :... Bank : BANK... Setelah melakukan transfer, pendaftar segera mengirimkan Bukti Transfer disertai keterangan data Peserta, Kendaraan, serta rincian peruntukan pembayaran Pengembalian Biaya pendaftaran akan dikembalikan secara utuh apabila : - Calon peserta ditolak pendaftarannya. - Pembatalan pendaftaran sebelum waktu penutupan pendaftaran akan dikenai potongan sebesar 20 %. - Penyelenggaraan rally tidak dapat dilaksanakan, Penyelenggara akan mengembalikan 80% biaya pendaftaran jika terjadi force majeure (dinyatakan oleh IMI) dimana rally tidak dapat dilaksanakan. LAMPIRAN - LAMPIRAN 21 KEJUARAAN TIME RALLY
73 4. POINT SISTEM PERINGKAT KEJUARAAN NASIONAL 4.1. Sistim penilaian dalam Kejuaraan Nasional pada setiap putarannya menggunakan sistim point putaran Sistim penilaian (point) bagi Perally untuk Kejurnas Time Rally pada setiap putarannya dibagi menjadi 3 (tiga) golongan, yaitu : DRIVER, NAVIGATOR I dan NAVIGATOR II Seorang perally dimungkinkan untuk berpindah golongan Apabila seorang perally pindah golongan dan kemudian yang bersangkutan memenangkan kejuaraan, maka point yang didapat akan dimasukkan kedalam golongan sesuai dengan pendaftarannya Contoh: A pada Putaran ke-2 pindah dari NAVIGATOR I menjadi DRIVER dan menjadi juara ke 3. Maka point yang didapat tersebut akan masuk ke dalam golongan DRIVER Jumlah Point untuk KEJUARAAN UMUM, KEJUARAAN SEEDED B, KEJUARAAN PEMULA dan KEJUARAAN TEAM CLUB PENGPROV IMI setiap Putaran Kejurnas mengikuti ketentuan sebagai berikut : Juara Umum I : 25 Juara Umum VI : 10 Juara Umum XI : 5 Juara Umum II : 21 Juara Umum VII : 9 Juara Umum XII : 4 Juara Umum III : 18 Juara Umum VIII : 8 Juara Umum XIII : 3 Juara Umum IV : 15 Juara Umum IX : 7 Juara Umum XIV : 2 Juara Umum V : 12 Juara Umum X : 6 Juara Umum XV : Putaran Terakhir Kejurnas, nilai pointnya dikalikan 1, Setiap Perally dalam satu kendaraan akan mendapat point yang sama untuk setiap golongannya sesuai pendaftaran Sistim penilaian point bagi merek kendaraan dalam Time rally tidak diadakan Perolehan point setiap Perally dari setiap golongan pada setiap Putaran akan dijumlahkan guna mendapatkan Juara Kejurnas Tahun berjalan untuk Driver, Navigator I dan Navigator II Perally dari setiap golongan yang memperoleh jumlah point tertinggi dalam satu tahun dinyatakan sebagai Juara Kejurnas Time Rally untuk tahun berjalan, dengan ketentuan sebagai berikut: 1. Perally diwajibkan mengikuti putaran Kejurnas minimal 60% dari Kalender Kejurnas tahun berjalan yang terlaksana. 2. Bilamana terjadi nilai point yang sama untuk setiap golongan, maka penentuan Juara Kejurnas dari setiap golongan akan ditentukan berdasarkan hasil prestasi Perally yang bersangkutan pada tahun tersebut. Contoh: A sebagai Driver mengumpulkan nilai total 70 dan B sebagai Driver juga mengumpulkan nilai 70. Berdasarkan prestasi A pernah menjadi Juara Umum 1 sebanyak 2 kali dan B menjadi Juara Umum 1 sebanyak 1 kali, maka A akan dinobatkan menjadi Juara Kejurnas Susunan/rangking Kejuaraan Nasional menjadi salah satu dasar dalam menyusun daftar unggulan (Seeded) pada tahun berikutnya. LAMPIRAN - LAMPIRAN 22 KEJUARAAN TIME RALLY
74 5. KEJUARAN NASIONAL UNTUK DRIVER, NAVIGATOR 1, NAVIGATOR KLASIFIKASI Kejuaraan Nasional yang merupakan jumlah point seluruh putaran satu tahun memperebutkan: - Juara Nasional Driver, Navigator 1 dan Navigator 2. - Juara Nasional Seeded B Driver, Navigator 1 dan Navigator 2. - Juara Nasional Pemula Driver, Navigator 1 dan Navigator KEJUARAN NASIONAL UNTUK TEAM CLUB/ TEAM PENGPROV IMI 6.1. KETENTUAN KEJUARAAN TEAM CLUB/ TEAM PENGPROV IMI - Satu TEAM CLUB/ TEAM PENGPROV IMI terdiri dari 3 (tiga) mobil yang sudah terdaftar sebagai peserta. - Sistem penilaian kejuaraan Team Club/ Team Pengprov IMI berdasarkan penjumlahan total angka hukuman 2 (dua) anggota team dengan perolehan angka hukuman terkecil dari 3 (tiga) anggota team ( 2 terbaik ). - Untuk kejuaraan Team Club/ Team Pengprov IMI, personel didalam team tersebut dalam 1 tahun Seri Nasional boleh dirubah/ diganti, namun nama Team tidak berubah. - TEAM CLUB/ TEAM PENGPROV IMI yang mengumpulkan angka terendah/terkecil dalam tiap putaran menjadi juara TEAM CLUB dalam putaran tersebut. - Point TEAM CLUB/ TEAM PENGPROV IMI yang diperoleh di tiap putaran akan dikumpulkan selama 1 (satu) tahun putaran untuk memperebutkan Kejuaraan Nasional Team Club/ Team Pengprov IMI. LAMPIRAN - LAMPIRAN 23 KEJUARAAN TIME RALLY
75 7. ASURANSI Biaya pendaftaran sudah termasuk Premi Asuransi yang menjamin kepentingan peserta untuk diri masing-masing maupun terhadap pihak ke 3 (tiga). Asuransi meliputi : Meninggal dunia Rp ,- Cacat tetap maksimum Rp ,- Rumah Sakit & pengobatan maksimum (termasuk ambulance) Rp ,- Jaminan Asuransi mulai berlaku sejak start hingga akhir perlombaan atau hingga saat pengunduran diri, didiskualifikasi atau pemecatan. 8. IKLAN 8.1. Iklan Panitia No. Peserta dan Sticker iklan panitia wajib di pasang di kendaraan sebelum Scrutineering. di posisi yang telah ditetapkan Panitia, kecuali menyelesaikan kewajiban membayar untuk tidak memasang Sticker iklan panitia. Sticker iklan panitia wajib dipasang dalam keadaan utuh / tidak digunting yang dapat merubah image, Panitia berhak memasang kembali bila pemasangan tidak sesuai. Pelanggaran atas ketentuan ini akan dikenakan angka hukuman 1000 / sticker Tanda Pengenal No. Peserta akan disediakan Panitia, dan wajib dipasang sesuai yang tercantum pada Lampiran Setiap peserta wajib memasang Tanda Pengenal yang berisi photo dan data seluruh awak dan kendaraannya dan dipasang di kaca pintu belakang sebelah kiri, sanksi PEMECATAN Setiap peserta akan diberi 2 buah nomor start besar ukuran (50 cm x 52 cm), yang wajib ditempelkan pada pintu depan kiri dan kanan, serta 2 buah nomor start kecil ukuran (10 cm x 15 cm) yang wajib ditempelkan di kaca depan dan kaca belakang, sticker ini wajib ada walaupun untuk peserta non sticker Nomor start tersebut tidak boleh dipotong potong, sanksi angka hukuman Peserta wajib menempelkan sticker-sticker wajib yang diberikan panitia. LAMPIRAN - LAMPIRAN 24 KEJUARAAN TIME RALLY
76 Menghilangkan atau tidak menempelkan sticker-sticker wajib mengakibatkan angka hukuman 1000 untuk setiap stickernya Kehilangan satu nomor peserta akan dikenai sanksi angka hukuman Kehilangan dua nomor peserta akan dikenai sanksi PEMECATAN Pada kedua spatboard depan kiri dan kanan wajib ditempelkan nama awak seluruhnya, dengan tinggi huruf 3-5 cm Dilarang menempelkan sticker atau tulisan apapun tanpa persetujuan panitia, apabila jenisnya sama dengan produk dari sponsor utama rally ini sangat dilarang. Pelanggaran atas ketentuan ini dapat mengakibatkan sangsi sampai dengan PEMECATAN Peserta dapat menempelkan sticker lain yang menjadi sponsornya di tempat yang ditentukan panitia (yang tidak bertentangan dengan sponsor utama Rally ini), dan tetap wajib menempelkan sticker panitia. Untuk itu peserta wajib meminta ijin serta membayar kepada panitia sebesar Rp ,-, setiap ukuran sticker maksimal 20 x 40 cm atau maksimum 800 cm Untuk Non Sticker, peserta akan dikenai biaya Rp , Peserta boleh menempelkan sticker klub yang terdaftar di IMI, tanpa dipungut biaya, maksimal 1 buah sticker dengan ukuran maksimal 20 x 40 cm atau maksimum 800 cm Peringkat Nasional 1 s/d 10 pada tahun sebelumnya diperbolehkan menempel sticker sponsornya dengan ukuran maksimal 20 x 40 cm atau maksimum 800 cm2, tanpa wajib membayar pada panitia, akan tetapi wajib menempelkan sticker panitia. Tempat penempelan Sticker ditentukan oleh panitia. 9. MELENGKAPI ADMINISTRASI 9.1. Dokumen yang dipersiapkan Pada Pemeriksaan Administrasi akan diperiksa dokumen-dokumen sebagai berikut : Kartu Ijin Start IMI 2016 (Driver, Navigator 1, Navigator 2 dan Penumpang) SIM (Driver dan Navigator) STNK Mengisi lengkap Formulir Pendaftaran Sebelum menjalani Scrutineering peserta WAJIB mendapat tanda Lulus Administrasi pada FORM SCRUTINEERING. LAMPIRAN - LAMPIRAN 25 KEJUARAAN TIME RALLY
77 9.2. Tempat... Jl.... No...., Kota - Provinsi Phone: Hari / Tanggal Senin, 00 January Selasa, 00 January Selasa, 00 January Rabu, 00 January Kamis, 00 January Jum at, 00 January Sabtu, 00 January RALLY SECRETARIAT (RALLY HQ) Jadwal 09:00-17:00 wib 09:00-17:00 wib 09:00-17:00 wib 09:00-17:00 wib 09:00-17:00 wib 09:00-21:00 wib 09:00-12:00 wib Waktu... Jl.... No...., Kota - Provinsi Phone: Jadwal Hari / Tanggal Waktu SCRUTINEERING : Sabtu, 00 January - 09:00-12:00 wib 10. SCRUTINEERING Sebelum menjalani Scrutineering peserta WAJIB mendapat tanda Lulus Administrasi pada FORM SCRUTINEERING. Sticker Iklan Panitia sudah dipasang sebelum menjalani Scrutineering Tempat Tempat : Area Parkir... Waktu : Jum at, 00 January 2016, 09:00 14:30 wib. LAMPIRAN - LAMPIRAN 26 KEJUARAAN TIME RALLY
78 11. BRIEFING PESERTA Setelah acara pemeriksaan kendaraan, peserta wajib mengikuti acara briefing dan wajib hadir sesuai jadwal. Keterlambatan dapat mengakibatkan hukuman denda uang. Keterlambatan melebihi 60 menit dan/atau tidak hadirnya salah satu awak peserta pada taklimat/briefing, maka peserta bersangkutan akan kehilangan hak protesnya. Pada acara ini panitia akan memberikan penjelasan mengenai hal-hal yang dianggap perlu diketahui oleh peserta mengenai rally yang akan berlangsung. Pada acara briefing, peserta wajib membawa kwibnsi tanda pelunasan pembayaran biaya penyertaan dan bukti lainnya yang dianggap perlu, seperti : Kwitansi pembayaran (pendaftaran, penumpang,team club, dan lain-lain), Kartu ID yang dikeluarkan panitia. Pada acara ini peserta akan mendapatkan nomor Start Tempat Tempat :... Waktu : Sabtu, 00 January 2016, 12:30 wib. LAMPIRAN - LAMPIRAN 27 KEJUARAAN TIME RALLY
79 12. JALANNYA RALLY Prosedur Waktu Resmi Waktu Resmi Waktu Resmi yang dipergunakan selama Rally ini adalah Waktu Indonesia Bagian Barat (wib) / Waktu Lokal. Display Waktu Resmi akan ditampilkan pada POS LAPOR START Opening Ceremony & Start Rally Ettape 1 Trayek Opening Ceremony & Start Rally Ettape 1 Trayek 1 Tempat : Parkir Area... Waktu : Sabtu, 00 January 2016, 14:00 Wib. Kendaraan Peserta wajib melapor dan memasuki Pre-Start Park Area Opening Ceremony & Start Rally Ettape 1 Trayek 1 di Parkir Area... dan dilakukan oleh Driver atau Navigator. Dengan jadwal paling lambat 13:30 Wib untuk semua Kendaran Peserta. Pre-Start Park dibuka jam 12:30 Wib untuk semua Kendaran Peserta. Pos Lapor Start / PLS : Waktu : 13:00-13:45 Wita Lokasi : Pre-Start Park, Parkir Area... Dimohon Memarkir kendaraan sesuai arahan Petugas Panitia. Pada Acara Opening Ceremony & Start Rally Ettape 1 Trayek 1 Peserta wajib memakai pakaian Event Official. Interval waktu serta urutan pada Opening Ceremony & Start Rally Ettape 1 Trayek 1 berdasarkan Start List Ettape 1 Trayek 1. Gate Start Parkir Area... merupakan Start Resmi dari Rally ini (Perhitungan Rally). LAMPIRAN - LAMPIRAN 28 KEJUARAAN TIME RALLY
80 Catatan : - Diberlakukan Hukuman Denda untuk keterlambatan pada waktu melapor Pos Pre-Start Park dan Pos Lapor Start / PLS. Kendaraan Peserta yang melapor diluar waktunya akan dikenakan hukuman denda Rp ,-/ menit, dengan Maximum Rp ,-. ` Start Etape 2 / Day 2 Tempat : Parkir Area... Waktu : Minggu, 00 January 2016, Jam 09:00 wib (0 Car). Pos Lapor Start / PLS : Waktu : 08:00-08:45 wib Lokasi : Pre-Start Park, Parkir Area Pre-Start Park (Start Etape 2 / Day 2) Sebelum Start Resmi, Kendaraan-kendaraan peserta ditempatkan dalam area yang berupa Pre-Start Park (Start Etape 2 / Day 2). Setiap peserta bertanggung jawab untuk memastikan kendaraannya berada di Pre-Start Park (Start Etape 2 / Day 2) Parkir Area... Pada hari Minggu, 00 January 2016 dengan Jadwal paling lambat 08:30 wib, dan TIDAK BOLEH DILAKUKAN OLEH CREW LAIN / BUKAN PESERTA. Pre-Start Park dibuka jam 08:00 wib untuk semua Kendaran Peserta. Dimohon Memarkir kendaraan sesuai arahan Petugas Panitia. Catatan : Diberlakukan Hukuman Denda untuk keterlambatan pada waktu melapor Pos Pre-Start Park dan Pos Lapor Start / PLS. Kendaraan Peserta yang melapor diluar waktunya akan dikenakan hukuman denda Rp ,-/ menit, dengan Maximum Rp , Time Card / Kartu Kontrol Peserta akan mendapatkan kartu kontrol yang akan merupakan tempat dicantumkannya cap dan/atau waktu peserta jika melalui suatu pos Kartu Kontrol setiap peserta akan diberikan pada : - BRIEFING PESERTA Dengan kartu kontrol inilah route dan waktu peserta diperiksa dan dihitung angka hukuman yang harus diberikan kepadanya. LAMPIRAN - LAMPIRAN 29 KEJUARAAN TIME RALLY
81 Penyerahan Kartu Kontrol : Setiap lembar kartu kontrol wajib diserahkan kepada petugas Pos Finish Trayek & Finish Etape (sanksi : PEMECATAN) Pengisian Kartu Kontrol Setiap peserta bertanggung jawab atas kartu kontrolnya masing-masing, demikian pula kesalahan petugas dalam mengisi kartu kontrol tidak dapat dituntut kecuali dapat dibuktikan dari laporan petugas pos. Perbaikan atau perubahan pada kartu kontrol akan dapat mengakibatkan pemecatan, kecuali hal tersebut dibuat dan disetujui oleh petugas yang bersangkutan No Start dan Urutan Start No Start No Start 1 sampai dengan 10 diberikan kepada Juara Nasional 1 10 Navigator 1 tahun sebelumnya, dan berlaku selama 1 tahun Urutan Start Peserta sesuai Starting List yang dikeluarkan oleh panitia Urutan Start ditentukan dengan cara : Untuk Kejurnas Putaran pertama, Urutan start 1 diberikan kepada No Start 01. Selanjutnya sesuai dengan no startnya sampai dengan No Start Untuk Kejurnas putaran selanjutnya, urutan start 1 10 sesuai dengan urutan juara Umum putaran sebelumnya dan selanjutnya sesuai dengan rangking nasional Navigator 1 tahun berjalan Kendaraan peserta tersebut diatas akan distart dengan selisih waktu 2 (dua) menit sampai dengan urutan posisi start 10, dan selanjutnya dengan interval 1 (satu) menit sesuai dengan Starting List yang dikeluarkan Panitia Peserta lain diundi oleh panitia dengan persetujuan Pengawas Perlombaan Urutan Start Peserta Seeded dapat ditetapkan dengan interval waktu sesuai jumlahnya oleh Pimpinan Perlombaan atas persetujuan Pengawas Perlombaan Urutan start pada Etape yang berikutnya dibuat sesuai dengan hasil kejuaraan Etape sebelumnya (Re-seeding) dengan interval waktu urutan Kejuaraan Umum sementara 1 10 adalah 2 menit, Selanjutnya dengan interval 1 menit. LAMPIRAN - LAMPIRAN 30 KEJUARAAN TIME RALLY
82 12.6. Lalu Lintas Selama perlombaan berlangsung, peserta rally tetap merupakan pengguna lalu lintas biasa. Tidak ada keistimewaan khusus yang diberikan kepadanya, dengan demikian peserta rally wajib tetap mematuhi peraturan lalu lintas. Karenanya bagi peserta yang terbukti melanggar lalu lintas, atas wewenang Pengawas Perlombaan, dapat dikenai sanksi sampai dengan PEMECATAN Sabuk keselamatan wajib digunakan oleh semua Perally dan penumpang selama perlombaan, sanksi angka hukuman sampai dengan PEMECATAN Pelanggaran rambu-rambu lalu lintas dapat mengakibatkan sangsi angka hukuman hingga PEMECATAN Laporan Kecelakaan 1. Peserta akan mendapatkan tanda OK ( HIJAU) dan SOS ( MERAH ). 2. PROSEDUR PERTOLONGAN PERTAMA PADA KECELAKAAN dengan ketentuan sebagai berikut : a. Peserta yang mengalami Kecelakaan wajib memasang tanda OK atau SOS di kaca belakang dan atau ditempat yang mudah terlihat, kepada minimum 3 peserta dibelakangnya berikut segitiga pengaman. b. PESERTA PERTAMA yang melihat tanda SOS wajib berhenti dan memberikan pertolongan, c. PESERTA KEDUA yang melihat tanda tersebut wajib melaporkannya kepada d. Pos Polisi/Puskesmas /Rumah Sakit terdekat, e. PESERTA KETIGA yang melihat tanda tersebut wajib berhenti untuk melihat kondisinya dan selanjutnya melaporkannya kepada Petugas Pos Route terdekat. f. Peserta-peserta yang lalai melaksanakan kewajiban tersebut diatas dan atau memanfaatkan ketentuan tersebut untuk keuntungan sendiri dan atau kelompoknya dapat dikenai hukuman hingga pemecatan atas wewenang Pengawas Perlombaan. 3. Apabila peserta-peserta tersebut menjalankan kewajibannya, maka atas wewenang Pengawas Perlombaan kepada peserta-peserta tersebut akan diberlakukan seadiladilnya dan tidak merugikan peserta tersebut. LAMPIRAN - LAMPIRAN 31 KEJUARAAN TIME RALLY
83 12.8. Gangguan Pada Route Bila route yang wajib dilalui terhalang oleh galian-galian atau sebabsebab lain, maka peserta wajib menghindari halangan tersebut dengan mengambil jalan lain dan dilanjutkan dari titik terdekat dari halangan tersebut Bila terjadi gangguan karena force majeur sehingga tidak satu kendaraan yang dapat melaluinya dalam batas waktu yang telah ditetapkan atau bila peserta mengalami keadaan berbeda-beda, maka pengawas perlombaan atas laporan pimpinan perlombaan dapat mengambil keputusan lain yang dianggap paling adil Bila kendaraan peserta mogok karena suatu sebab, maka peserta wajib meminggirkan kendaraannya dijalur yang paling aman sehingga tidak mengganggu pemakai jalan lainnya Dilarang menghalang-halangi kendaraan peserta lainnya yang akan mendahuluinya Pengunduran Diri Setiap peserta yang mengundurkan diri dari Rally diwajibkan segera melaporkan pengunduran diri dengan mempergunakan WITHDRAWAL FORM. Tidak melaksanakan hal ini akan dikenakan sanksi yang akan diputuskan Pengawas Perlombaan Prosedur Finish Etape 1/Day 1 dan Etape 2/Day 2 Finish Etape 1/Day 1 Rally ini akan berakhir pada Pos Waktu Finish di Parkir Area... Finish Etape 2/Day 2, yang juga merupakan Official Finish atau Finish Resmi Rally ini (Perhitungan Rally) adalah pada waktu Peserta melapor di Pos Waktu Finish di Parkir Area... Peserta WAJIB mengikuti Finish Ceremony dengan kendaraannya dan menggunakan pakaian Overall/Team/T-Shirt Official Event. LAMPIRAN - LAMPIRAN 32 KEJUARAAN TIME RALLY
84 13. HASIL DAN KEJUARAAN Penentuan Pemenang Pemenang adalah peserta yang menyelesaikan rally dengan sistem angka hukuman terendah/ terkecil dari keseluruhan Trayek, dengan penjelasan sebagai berikut : TRAYEK : Jika dalam suatu trayek terdapat angka hukuman yang sama pada tiap kategori/kejuaraan, maka diberikan kepada peserta yang mendapatkan angka hukuman terkecil pada PAD Jika angka hukuman PAD 1 masih juga sama, maka dilihat angka hukuman terkecil pada PAD 2 dan demikian seterusnya AKHIR ETAPE / FINISH RALLY : Pemenang suatu etape adalah peserta dengan akumulasi angka hukuman terkecil dari semua trayek yang telah dijalani Jika pada akhir setiap etape ternyata akumulasi angka hukuman dari trayek 1 sampai selanjutnya terdapat nilai sama, maka penentuan pemenangnya untuk setiap kategori atau kejuaraan adalah peserta yang mendapatkan angka hukuman terkecil pada trayek MENENTUKAN PEMENANG KEJUARAAN TEAM CLUB : Peserta dari suatu TEAM CLUB dapat terdiri dari satu ataupun berbagai kategori Penentuan pemenang TEAM CLUB adalah berdasarkan penjumlahan total angka hukuman 2 (dua) anggota team dengan perolehan angka hukuman terkecil dari 3 (tiga) anggota team ( 2 terbaik ). LAMPIRAN - LAMPIRAN 33 KEJUARAAN TIME RALLY
85 Contoh : Team A, terdiri dari 1 SEEDED A, 1 SEEDED B, 1 PEMULA, Maka nilai yang didapatkan. Team A adalah penjumlahan total angka hukuman 2 (dua) anggota team dengan angka hukuman terkecil dari 3 (tiga) anggota dalam satu TEAM CLUB nya Apabila masih terjadi nilai sama maka penentuan pemenang TEAM CLUB nya adalah hasil akumulasi dari total angka hukuman peserta TEAM CLUB nya dari trayek 1, demikian seterusnya Nilai Sama Tata cara untuk menentukan pemenang bila terjadi nilai sama (ex equo) adalah sebagai Berikut : Seperti telah dijelaskan pada pasal tentang nilai sama pada angka hukuman, akhir etape/finish rally dan kejuaraan team club Bila masih terjadi nilai sama pada penjelasan pasal 10.1., maka prioritas diberikan kepada yang jumlah penumpangnya lebih sedikit Bila masih terjadi nilai sama, maka pengawas perlombaan akan mengambil keputusan yang mengikat dan seadil adilnya. LAMPIRAN - LAMPIRAN 34 KEJUARAAN TIME RALLY
86 13.2. Penentuan Pemenang Kejuaraan Pemula Pengprov IMI. Pemenang adalah peserta yang menyelesaikan rally dengan sistem angka hukuman terendah/terkecil dari keseluruhan Trayek, dengan penjelasan sebagai berikut : TRAYEK : Jika dalam suatu trayek terdapat angka hukuman yang sama pada tiap kategori/kejuaraan, maka diberikan kepada peserta yang mendapatkan angka hukuman terkecil pada PAD Jika angka hukuman PAD 1 masih juga sama, maka dilihat angka hukuman terkecil pada PAD 2 dan demikian seterusnya AKHIR ETAPE / FINISH RALLY : Pemenang suatu etape adalah peserta dengan akumulasi angka hukuman terkecil dari semua trayek yang telah dijalani Jika pada akhir setiap etape ternyata akumulasi angka hukuman dari trayek 1 sampai selanjutnya terdapat nilai sama, maka penentuan pemenangnya untuk setiap kategori atau kejuaraan adalah peserta yang mendapatkan angka hukuman terkecil pada trayek Nilai Sama Tata cara untuk menentukan pemenang bila terjadi nilai sama (ex equo) adalah sebagai Berikut : Seperti telah dijelaskan pada pasal tentang nilai sama pada angka hukuman, akhir etape/finish rally Bila masih terjadi nilai sama pada penjelasan pasal 10.2., maka prioritas diberikan kepada yang jumlah penumpangnya lebih sedikit Bila masih terjadi nilai sama, maka pengawas perlombaan akan mengambil keputusan yang mengikat dan seadil adilnya. LAMPIRAN - LAMPIRAN 35 KEJUARAAN TIME RALLY
87 14. HADIAH Pembagian Hadiah Waktu : Minggu, 00 January 2016, 19:30 wib Tempat : Hadiah Kejuaraan Nasional Time Rally 2016, Putaran. 1. KEJUARAAN UMUM (Kejurnas Time Rally 2016) Juara 1, Piala Driver & Navigator ditambah Rp ,- Juara 2, Piala Driver & Navigator ditambah Rp ,- Juara 3, Piala Driver & Navigator ditambah Rp ,- Juara 4, Piala Driver & Navigator ditambah Rp ,- Juara 5, Piala Driver & Navigator ditambah Rp ,- Juara 6-10, Piala Driver & Navigator 2. KEJUARAAN SEEDED B (Kejurnas Time Rally 2016) Juara 1, Piala Driver & Navigator ditambah Rp ,- Juara 2, Piala Driver & Navigator ditambah Rp ,- Juara 3, Piala Driver & Navigator ditambah Rp ,- 3. KEJUARAAN PEMULA NASIONAL (Kejurnas Time Rally 2016) Juara 1, Piala Driver & Navigator ditambah Rp ,- Juara 2, Piala Driver & Navigator ditambah Rp ,- Juara 3, Piala Driver & Navigator ditambah Rp ,- Juara 4, Piala Driver & Navigator ditambah Rp ,- Juara 5, Piala Driver & Navigator ditambah Rp ,- Juara 6-10, Piala Driver & Navigator 4. KEJUARAAN TEAM CLUB/ TEAM PENGPROV IMI (Kejurnas Time Rally 2016) Juara 1, Piala untuk 3 kendaraan ditambah Rp ,- Juara 2, Piala untuk 3 kendaraan ditambah Rp ,- Juara 3, Piala untuk 3 kendaraan ditambah Rp ,- Juara 4-5, Piala untuk 3 kendaraan LAMPIRAN - LAMPIRAN 36 KEJUARAAN TIME RALLY
88 KETERANGAN : 5. KEJUARAAN ETAPE Etape 1, Piala ditambah Rp ,- Etape 2, Piala ditambah Rp ,- 6. KEJUARAAN KEC. TETAP DETIK Piala ditambah Rp ,- 8. KEJUARAAN WANITA Juara 1, Piala ditambah Rp ,- Juara 2, Piala ditambah Rp ,- Juara 3, Piala ditambah Rp ,- 7. KEJUARAAN PENGPROV IMI... (Pemula Lokal) Juara 1, Piala ditambah Rp ,- Juara 2, Piala ditambah Rp ,- Juara 3, Piala ditambah Rp ,- Juara 4, Piala ditambah Rp ,- Juara 5, Piala ditambah Rp ,- Juara 6-10, Piala 1. Panitia berhak untuk merubah hadiah-hadiah tersebut dan perubahan akan diumumkan selambat-lambatnya pada waktu briefing. 2. Satu peserta hanya berhak menerima satu kali hadiah uang yang terbesar saja (Kecuali untuk Kejuaraan Team Club, Kejuaraan Tiap Etape, Kejuaraan Tetap Detik.) 3. Hadiah uang dan Piala untuk Kejuaraan Team Club, Kejuaraan Daerah dan Kejuaraan Wanita, berlaku ketentuan sebagai berikut: a. Bila jumlah starter hanya 9 (sembilan) maka hadiah uang diberikan untuk juara I, II dan III, b. Bila jumlah starter hanya 7 (tujuh) maka hadiah uang diberikan untuk juara I dan II, c. Jika jumlah starter hanya 5 (lima) maka hadiah uang diberikan untuk juara I saja. 4. Jika pada acara pembagian hadiah, peserta berhalangan hadir maka harus melapor kepada Pimpinan Perlombaan secara tertulis agar tidak kehilangan hak atas hadiah uang yang diraihnya. LAMPIRAN - LAMPIRAN 37 KEJUARAAN TIME RALLY
89 5. Jika pemenang tidak tampil pada saat pembagian hadiah dan tanpa adanya laporan tertulis kepada Pimpinan Perlombaan, maka pemenang hanya berhak atas Piala saja adapun hadiah uang menjadi milik panitia. 6. Pada saat menerima Hadiah Kejuaraan, Pemenang Wajib memakai pakaian yang sepantasnya dan bersepatu Ketentuan Kejuaraan Lokal Pemula Pengprov IMI... : 1. Penentuan Kejuaraan adalah Peserta yang berasal dari Pengprov IMI.. dengan Kategori Pemula. 2. Perhitungan Rally pada : Trayek... dan Trayek PROTES Ketentuan Protes Protes tentang jalannya rally wajib diajukan secara tertulis dalam waktu maksimal 45 menit atau minimal 30 menit, setelah waktu finish resmi masing masing peserta, disetiap finish trayek,etape atau rally Uang jaminan protes mengenai Lintasan/route, yang wajib dibayar tunai dimuka adalah sebesar Rp ,- (lima ratus ribu rupiah) dan akan dikembalikan apabila Protesnya diterima Prosedur Protes Pengambilan blanko protes Peserta yang akan melakukan protes diwajibkan mengambil blanko protes resmi dengan menyerahkan uang jaminan protes Pengambilan blanko protes ditutup maksimal 15 (lima belas) menit dan minimal 10 menit setelah waktu finish resmi masing-masing peserta pada trayek tersebut Pengembalian blanko protes Peserta yang telah mengambil blanko protes diberikan waktu maksimal 45 (empat puluh lima) menit dan minimal 30 menit setelah waktu finish resmi yang bersangkutan pada trayek tersebut untukmenyerahkan kembali blanko protes kepada panitia Perlombaan. Blanko protes yang tidak dikembalikan sampai batas waktu yang telah ditentukan dianggap tidak berlaku dan peserta tidak dapat meminta kembali uang jaminannya Pada pembagian Kartu Kontrol Hanya protes atas kesalahan perhitungan angka hukuman saja yang dapat diajukan peserta tanpa uang jaminan namun wajib menggunakan blanko protes resmi, dengan waktu pengajuan maksimal 30 menit dan LAMPIRAN - LAMPIRAN 38 KEJUARAAN TIME RALLY
90 minimal 15 menit sejak saat pembagian kartu kontrol setiap trayeknya Semua protes diserahkan kepada Pengawas Perlombaan melalui Pimpinan Perlombaan dan Pengawas Perlombaan yang menentukan diterima atau tidaknya suatu protes Protes secara kolektif tidak dilayani Semua keputusan yang diambil oleh Pengawas Perlombaan adalah mengikat Banding Besar biaya Banding : Biaya untuk Banding Nasional kepada IMI besarnya US$. 500 LAMPIRAN - LAMPIRAN 39 KEJUARAAN TIME RALLY
91 Lampiran 1 Nama dan Photo CRO (Nama) COMPETITOR RELATIONS OFFICER Mobile : Jadwal dan Lokasi Tugas CRO JUM AT, 00 Jan Rally HQ 10:00 21:00 wib SABTU, 00 Jan Scrutineering 09:00 12:00 wib Steward Meeting 12:00 wib Briefing Peserta 12:30 wib Lapor Start 13:00 wib Opening Ceremony 13:30 wib Start Etape 1/Day 1 14:00 wib Finish Trayek 1 (Etape 1/Day 1) 18:00 wib Start Trayek 2 (Etape 1/Day 1) 19:30 wib Finish Etape 1/Day 1 23:00 wib MINGGU, 00 Jan Lapor Start 08:00 wib Start Etape 2/Day 2 09:00 wib Finish Rally / Finish Ceremony 13:00 wib Pengumuman Hasil Sementara 16:00 wib Pengumuman Hasil Resmi 17:00 wib LAMPIRAN - LAMPIRAN 40 KEJUARAAN TIME RALLY
92 Lampiran 2 No. Peserta dan Sticker Iklan STIKER WAJIB : 1. Nomor Start : Pintu depan kiri dan kanan 2. Stiker Event : Kaca depan atas 3. Stiker No.Start Kecil : Kaca Depan Kiri Atas dan Kaca Belakang Kiri 4. Rally Plated : Kap Mesin Depan STIKER IKLAN : Letak dan Stikernya akan diumumkan melalui Buletin, yang diterbitkan hari Jum at, 00 January 2016, 09:00 wib. LAMPIRAN - LAMPIRAN 41 KEJUARAAN TIME RALLY
93 Lampiran 3 Kecelakaan & Prosedur Keselamatan 1. Peserta akan mendapatkan tanda OK ( HIJAU) dan SOS ( MERAH ) 2. PROSEDUR PERTOLONGAN PERTAMA PADA KECELAKAAN dengan ketentuan sebagai berikut : a. Peserta yang mengalami Kecelakaan wajib memasang tanda OK atau SOS di kaca belakang dan atau ditempat yang mudah terlihat, kepada minimum 3 peserta dibelakangnya berikut segitiga pengaman. b. PESERTA PERTAMA yang melihat tanda SOS wajib berhenti dan memberikan pertolongan, c. PESERTA KEDUA yang melihat tanda tersebut wajib melaporkannya kepada d. Pos Polisi/Puskesmas /Rumah Sakit terdekat, e. PESERTA KETIGA yang melihat tanda tersebut wajib berhenti untuk melihat kondisinya dan selanjutnya melaporkannya kepada Petugas Pos Route terdekat. f. Peserta-peserta yang lalai melaksanakan kewajiban tersebut diatas dan atau memanfaatkan ketentuan tersebut untuk keuntungan sendiri dan atau kelompoknya dapat dikenai hukuman hingga pemecatan atas wewenang Pengawas Perlombaan. 3. Apabila peserta-peserta tersebut menjalankan kewajibannya, maka atas wewenang Pengawas Perlombaan kepada peserta-peserta tersebut akan diberlakukan seadiladilnya dan tidak merugikan peserta tersebut. 4. No Telephone EMERGENCY : Medical Officer Clerk of Course Ketua Panitia : , Nama : , Nama : , Nama 5. Bila mengundurkan diri dari perlombaan, WAJIB melapor ke : Competitor Relation Officer : , Nama 6. Semua Peserta yang mengundurkan diri dari perlombaan diminta segera menyerahkan Time Card/Kartu Kontrolnya kepada Pos yang terdekat. Dan mengisi serta menyerahkan NOTIFICATION OF WITHDRAWAL FROM RALLY. LAMPIRAN - LAMPIRAN 42 KEJUARAAN TIME RALLY
94 Lampiran 4 Angka Hukuman Salinan dari Peraturan Nasional Time Rally 2016, Pasal 22 : 22. ANGKA HUKUMAN No. Nama Pos Lambat/Cepat Pemeriksaan per menit Maksimum Kehilangan 22.1 Briefing Rp.2000,- Rp Tidak ada Hak Protes 22.2 PLS Rp.2000,- Rp PW PAR PAM PAD (per detik) PR/PP PD 500 PLS = Pos Lapor Start PAD = Pos Rahasia Detik PW = Pos Waktu PR = Pos Route PAR = Pos Rahasia Rata-rata PP = Pos Palsu PAM = Pos Rahasia Menit PD = Pos Darurat ANGKA HUKUMAN LAIN 22.9 Berhenti dan berputar-putar, berzig-zag mundur antara rambu KUNING dan PW Setiap pelanggaran lalulintas/tidak menggunakan sabuk pengaman (maks. Dua kali pelanggaran) 500 maks. Pemecatan Tidak memasang nama awak Tidak memasang sticker wajib, setiap sticker Tidak melaksanakan instruksi khusus, tiap instruksi Tidak menyetempel dalam kolom yang telah disediakan/bertumpukan/tak berurutan/tak dapat dibaca/kotor/ 300 kosong Tidak mengikuti acara wajib oleh panitia, tiap acara Denda Pemecatan tiap etape, jumlah hukuman pos ditambah Bila tidak mengikuti salah satu etape, jumlah hukuman pos ditambah dengan Setiap kekurangan peralatan yang wajib dimiliki/dibawa 300 LAMPIRAN - LAMPIRAN 43 KEJUARAAN TIME RALLY
95 Lampiran 5 Peta dan Pedoman Jarak 5.1 Pegangan peta peserta dalam rally ini adalah : - Peta..., Skala, Diterbitkan oleh. - Peta Provinsi / Kab..., Skala, Diterbitkan oleh. Nama Jalan/Notasi dalam pembuatan soal berdasarkan Peta Resmi Panitia atau kondisi setempat dan peta tersebut hanya untuk area Pedoman jarak / Kalibrasi yang terdapat di Kota..., Rute Kalibrasi akan disampaikan melalui Buletin pada Jum at, 00 January 2016, 09:00 wib. 5.3 Istilah dan singkatan yang dipergunakan route : UT = Utara TM = Timur SL = Selatan BR = Barat BKR = Belok Kiri BKN = Belok Kanan AKN = Ambil Kanan AKR = Ambil Kiri BKRT = Belok Kiri Tajam H = Hati-hati BKNT = Belok Kanan Tajam LR = Lampu Rambu JT = Jalan Terus IJU = Ikuti Jalan Utama UJ ini = Ujung Nama Jalan ini UJ = Ujung Jalan T = Simpang Tiga O = Bundaran KA = Lintasan Kereta Api X = Simpang Empat DKT = Daerah Kecepatan Terbatas BA = Balik Arah 5.4 Trayek-trayek dapat berupa satu atau gabungan dari : Route dengan nama-nama desa Route dengan petunjuk arah BKR/BKN Route dengan petunjuk tulip Route dengan kecepatan tetap menit/detik Route dengan kunjungan sponsor/wisata/sosial Route dengan nama-nama desa, nama jalan dan atau tempat 5.5 Panduan pada Pal. Km : Pal Kilometer MRS 3/UPG 27/ UPG 27 MRS 3 UPG 27 UPG 27 Contoh: Pal Km MRS 3/UPG 27/UPG 27 UJUNG PANDANG MAROS Ujungpandang - Maros 3 Km menuju Maros dari Ujungpandang Calibration Route : Calibration Route akan diumumkan melalui Buletin, yang diterbitkan hari Jum at, 00 January 2016, 09:00 wib. LAMPIRAN - LAMPIRAN 44 KEJUARAAN TIME RALLY
96 Lampiran 6 Rambu Time Rally CATATAN : ukuran Rambu tersebut diatas adlah ukuran minimum, dapat dibuat lebih besar dengan ukuran maksum yaitu: Garis Tengah lingkaran Gambar maksimum 70 cm LAMPIRAN - LAMPIRAN 45 KEJUARAAN TIME RALLY
97 Lampiran 7 Safety SOS LAMPIRAN - LAMPIRAN 46 KEJUARAAN TIME RALLY
98 Lampiran 8 Form Withdrawal From Rally LAMPIRAN - LAMPIRAN 47 KEJUARAAN TIME RALLY
99 Lampiran 9 PERINGKAT KEJURNAS TIME RALLY 2015 LAMPIRAN - LAMPIRAN 48 KEJUARAAN TIME RALLY
100 LAMPIRAN - LAMPIRAN 49 KEJUARAAN TIME RALLY
101 LAMPIRAN - LAMPIRAN 50 KEJUARAAN TIME RALLY
102 LAMPIRAN - LAMPIRAN 51 KEJUARAAN TIME RALLY
103 LAMPIRAN - LAMPIRAN 52 KEJUARAAN TIME RALLY
104 LAMPIRAN - LAMPIRAN 53 KEJUARAAN TIME RALLY
105 LAMPIRAN - LAMPIRAN 54 KEJUARAAN TIME RALLY
106 LAMPIRAN - LAMPIRAN 55 KEJUARAAN TIME RALLY
107 LAMPIRAN - LAMPIRAN 56 KEJUARAAN TIME RALLY
108 LAMPIRAN - LAMPIRAN 57 KEJUARAAN TIME RALLY
109 LAMPIRAN - LAMPIRAN 58 KEJUARAAN TIME RALLY
110 LAMPIRAN - LAMPIRAN 59 KEJUARAAN TIME RALLY
111 Lampiran 10 - DAFTAR SEEDED A TAHUN 2016 DAFTAR SEEDED A NASIONAL TAHUN 2016 Daftar ini disusun berdasarkan Daftar Seeded A sampai dengan Tahun 2015 ditambah dengan prestasi peserta di tahun 2015 dengan kriteria : Peringkat Umum Nasional I - V, Peringkat Nasional I III Seeded B, Juara Umum I - V Putaran KEJURNAS Time Rally yang mempunyai point 1,5 kali SEEDED A 2016 No NAMA PENGPROV 1. Aditya Rakatama Jateng 2. Aditya Sani Jateng 3. Adiyuni D I Y 4. Agra Kumara Bali 5. Ahmad Muzakki Jatim 6. Ahmad Adib Jatim 7. Albert Ronald R Jatim 8. Aldy Kurnia Jatim 9. Alfian Dimas Jateng 10. Alfianto Yustinova Jabar 11. Aloysius Adinta Santosa DIY 12. Anggarita Rasmiputri Jateng 13. Anton Suhardyono Jatim 14. Aris Suliantono Jateng 15. Arsy S. Jateng 16. Audi Christanto Jatim 17. Awang Dedi Iskandar Kaltim 18. Ayu Paramita Jatim 19. Bambang Kuncoro Jateng 20. Billy Putranda Soerjanto Jatim 21. Bobby Diaz Sumsel 22. Bony Octa W Jatim 23. Chandra Hadiqadriman Jateng 24. Dawan Anggara Jatim 25. Didi D. Dewanto Jatim 26. Didik Utomo Jatim 27. Dimas Respati Jatim 28. Doddy Wigardo Jatim 29. Dolly A.Firmanjaya Jateng SEEDED A 2016 No NAMA PENGPROV 30. Edwin TS. Jabar 31. Emay Achmad Jabar 32. Fitra Bayu DKI 33. Gerry Rosanto Jatim 34. Glemboh Priambodo Jatim 35. Gunawan Jatim 36. Gusta Priya D.I.Y 37. H.Mahirul Mursyid Jatim 38. H.Yudi Hapidin Kaltim 39. Handoko Widiyanto D I Y 40. Haryo Budi Santoso Jatim 41. Hendra Nugraha Sumsel 42. Hendra Rahardja Jabar 43. Her Benu Pambagyo L. D I Y 44. I Gede Garneta Jateng 45. Ibenzani DKI 46. Ir. Ardhy Surya Kaltim 47. I Gusti Lanang Wiweka Kaltim 48. Ir.Muchilisin DIY 49. Juli Putra Jatim 50. Katrin Jabar 51. Kemoel Jabar 52. Ketut Panca Wirawan Bali 53. Kusnoto W DIY 54. Lutfi Budi Wirawan Jatim 55. M Topan D Sumsel 56. M Zakki Zayadi Jatim 57. M. Iqbal Hatta D I Y/Sulsel 58. Made Trimayanta Bali LAMPIRAN - LAMPIRAN 60 KEJUARAAN TIME RALLY
112 SEEDED A 2016 No NAMA PENGPROV 59. Mangku Surya Bali 60. Mario Handazizza Jatim 61. Medi Fadhilah Kaltim 62. Moh. Risyal Natsir Jatim 63. Muhammad Reza DIY 64. Nova Rangga Jatim 65. Nur Ariza Jatim 66. Pitarsa, I.B. Bali 67. R. Bima Primbardi Jateng 68. Rachmad Junianto Jatim 69. Raditya Amin Jatim 70. Ravika A Jatim 71. Ray Oktario Bali 72. Rizky Amirullah Jatim 73. Rizky Eka Adikara Jatim 74. Romy Agus W Jabar SEEDED A 2016 No NAMA PENGPROV 75. Satrya Husada, Dr Jatim 76. Setiawan Dwi Jateng 77. Soegianto Gondokusumo D K I 78. Supardi Komang Bali 79. Surya Haksoro, Dr. Jatim 80. Surya Adi Wijaya Jatim 81. Suryo Prihatmanto Jatim 82. Suryo Putranto Jatim 83. Tegar Adidharma Jatim 84. Tjatur Hari Jatim 85. Toni Yanuar D K I 86. V. Jeffrey Pramono Jatim 87. Wika Wahyu Susetyo Jatim 88. Wildan Mukhlisin Jabar 89. Yulianto Adi Jabar 90. Yusroh Wahab Mursid Jatim LAMPIRAN - LAMPIRAN 15 KEJUARAAN TIME RALLY
113 Lampiran 11 - DAFTAR SEEDED B TAHUN 2016 DAFTAR SEEDED B NASIONAL TAHUN 2016 Daftar ini disusun berdasarkan daftar Seeded B sampai dengan Tahun 2015 ditambah prestasi peserta Pemula dalam tahun 2015 dengan kriteria : Peringkat Pemula Nasional I III, Peringkat I III Kejurda, serta Seeded A Daerah yang tidak termasuk Seeded A Nasional dan Ex Seeded A Nasional yang tidak aktif setidaknya 5 tahun SEEDED B 2016 No NAMA PENGPROV 1. AA. Ngurah Dharmayuda Bali 2. AA. Oka Wirana Bali 3. AA. Putra A. Bali 4. AA. Utara Wangsa Bali 5. A.Anugrah Sulsel 6. Abdul Bahri Kalsel 7. Abi Saleh Sumsel 8. Abirama Baroto DKI 9. Achson DIY 10. Adam Preambul Kaltim 11. Ade Radikto D K I 12. Adi K. Jabar 13. Adji Pamungkas Jatim 14. Adi Priyanto Laksono Bali 15. Adi Patiassina DKI 16. Aditya Pradana B Jatim 17. Afdal Riau 18. Afrizon Swid Riau 19. Agung DKI 20. Agung Barata Bali 21. Agung F. Bali 22. Agung P Nugroho Jatim 23. Agung PH Jatim 24. Agus Jabar 25. Agus Bingtoro Jatim 26. Agus Johansyah D K I 27. Agus Salia Sumsel SEEDED B 2016 No NAMA PENGPROV 28. Agus Setiawan D I Y 29. Agus Tri C DKI 30. Agus Wir DKI 31. Agustan Kaltim 32. Aldy Gondokusumo DKI 33. Alphard Reza P Jatim 34. Alvian Pawawo Sulsel 35. Amanda Martadinata Jatim 36. Anastasia Rosita Sari Jatim 37. Andi Muh. Adha Sulsel 38. Andi Putra Riau 39. Andi Y Jatim 40. Andika Rizky R DIY 41. Andy P. Bali 42. Annas M.A DIY 43. Anom Sesawan Jatim 44. Anthony Sarwono Bali 45. Anton Abdullah Jatim 46. Antok S Jatim 47. Antonius Bali 48. Arent M Sulut 49. Arief Jabar 50. Arief Indiarto DKI 51. Arif Rachmat DKI 52. Arisna Rifhandy DKI 53. Aristianto DKI 54. Arnold Iksan Sulut LAMPIRAN - LAMPIRAN 16 KEJUARAAN TIME RALLY
114 SEEDED B 2016 No NAMA PENGPROV 55. Ary Maulana Jabar 56. Ashari PW Jatim 57. Aslim N.K Kalsel 58. Audi Sulut 59. Aunul Fauzy Jateng 60. Ayub Iswahyudi D I Y 61. Bambang Sulteng 62. Bambang BA DKI 63. Bambang Feriyanto D K I 64. Bambang Trisula Babel 65. Bambang Gunawan, Ir. D I Y 66. Bambang Wiryawan D K I 67. Bima Radityo T Jatim 68. Bobby, I.W. Bali 69. Boni Mandalika Sulut 70. Budi Tanaka Riau 71. Budiana, I.K. Bali 72. Chaidir Eka Si Kaltim 73. Chairil Chairudin Riau 74. Dadi Moch D Jabar 75. Danang Eko Jatim 76. Dani Sarwono D K I 77. Daniel S.O. D I Y 78. Darma Hartawan Bali 79. Deddy Sumsel 80. Deddy Purnomo Kaltim 81. Dedi Junaedi Kaltim 82. Denny Ferdian Jatim 83. Denny Kiswanto DKI 84. Detty Damayanti Kaltim 85. Devly Sulteng 86. Dewa Made Budiantara Bali 87. Dewi Yusra Riau 88. Dhanni Triyanto DKI 89. Dian Gondokusumo DKI 90. Dian Novarita Riau 91. Dimitri Picasso DKI 92. Dirga Sirenden Kaltim 93. Dityas Sonantha DKI 94. Djims Sulteng SEEDED B 2016 No NAMA PENGPROV 95. Donny Harmen Kaltim 96. Donny Purnianto M. D I Y 97. Dony Jabar 98. Dony Jatim 99. Dr.Ratih Kaltim 100. Dwi Sigit DKI 101. Eddy Horizon Riau 102. Eka W Bali 103. Eko Widyanto Sumsel 104. Emiliana Kaltim 105. Enoy Sulut 106. Erlando Riau 107. Erlangga Kusuma Y Jatim 108. Eron Muin Riau 109. Fachry Jauzy (Gery) Sulsel 110. Fadli Anshori Sulsel 111. Fajar A Jatim 112. Febrianto R. Sulsel 113. Ferial Pada Anis Sulsel 114. Ferry Syahfriany Kalsel 115. Ferry Santoso Sulteng 116. Fian Jabar 117. Francisco x Jatim 118. Frederick T Muladi Kepri 119. FX Jawa Sandho Bali 120. Gagan Sofiana M. Jabar 121. Ganda Susila Bali 122. Giri Trisanto Jabar 123. Gunawan Sulsel 124. Gusti Rasyid Jatim 125. H. Rahman T. Kaltim 126. H. Yudi Utomo Kaltim 127. H.Fajhruddin N Kaltim 128. Haertje Velbe Sulteng 129. Hanny Sugianto Jatim 130. Haposan Simbolon DKI 131. Hardy Oey Kaltim 132. Hari Sanjaya, D.G. Bali 133. Hari W Jatim 134. Haris Prabowo DKI LAMPIRAN - LAMPIRAN 17 KEJUARAAN TIME RALLY
115 SEEDED B 2016 No NAMA PENGPROV 135. Harris Gondokusumo DKI 136. Harris D I Y 137. Haryo Bagus W Jatim 138. Healdy Jabar 139. Helmy Hutama DKI 140. Helmy Sungkar DKI 141. Hendi Prihatna D I Y 142. Hendi R. Jabar 143. Hendra Dwicaksono Kaltim 144. Hendra Sugianto Jatim 145. Hendra W.W 146. Hendry Mahmud Sulsel 147. Hendy Bali 148. Herdhana S. D I Y 149. Herman D I Y 150. Hermawan Bali 151. Herny H Jatim 152. Herry Riyadi Jabar 153. Heru P.W 154. Heru Suharto DIY 155. Herutomo Hernowo DKI 156. Heryadi Ray Jabar 157. Hervian Soejono DKI 158. Hidayat Jatim 159. Hindra Yunas Riau 160. Hosea Tobing Sulteng 161. I GD Mahendra Bali 162. I GD MD Adi Windarta Bali 163. I Komang Triana K. Bali 164. I MD Hadi S Bali 165. I Putu Gede Kerta DP Bali 166. Iim Takwim Jabar 167. Ilham Eka 168. Ilmandiri Jabar 169. Imanullah Bali 170. Indah Swari Dewi Bali 171. Indra Yunas Riau 172. Indramon Riau 173. Ir.Hasbi.M.Tawab Kalsel 174. Irawan Sucahyono DKI SEEDED B 2016 No NAMA PENGPROV 175. Irawan Sugiarto Riau 176. Irwan Sulteng 177. Irwan Firmansyah Jabar 178. Irwan Karim Kaltim 179. Ismail DKI 180. Ismullah Bali 181. Isnain Karim Kaltim 182. Isra Girgantara Riau 183. Iwan Hendra Riau 184. Iwanto D I Y 185. James A Sulut 186. Januar Jabar 187. Jeffrey JP DKI 188. Jhonny Sumsel 189. Jilidrin Riau 190. Johny Ilyas Riau 191. Joserizal Riau 192. Jumadil Riau 193. Jumeri Salam Kaltim 194. Karang N, A.A.C.A. Bali 195. Kelly Jabar 196. Kiky Oroh Sulut 197. Kiky Tantowi Sumsel 198. Krisno Murgito Kalsel 199. Kuncoro D I Y 200. Kurniawan DKI 201. Lakshmi Suryandari Jatim 202. Leon Jabar 203. Lollyta 204. Lucky Dzoelkifli Jabar 205. M Padilla DKI 206. M.Adrianza DKI 207. M.Ali Farid DIY 208. M.Amir Hasan Kalsel 209. M.Noor Rahmani Kaltim 210. M.Yanis Sulsel 211. Maafid Sulteng 212. Maman Hertha Kalsel 213. Marfit Helmy Riau 214. Mashadi Sulsel LAMPIRAN - LAMPIRAN 18 KEJUARAAN TIME RALLY
116 SEEDED B 2016 No NAMA PENGPROV 215. May Supri Riau 216. MD Teguh Dharma Bali 217. Moch.Mecko A DIY 218. Mohamad Jhon SE. Sulteng 219. Muh. Fadri Amin Sulsel 220. Muh.Supianto Kalsel 221. Muhammad Aswi Kalsel 222. Muhammad Yasin Kalsel 223. Mulyadi Sulteng 224. Noah DR Sulut 225. Novriandi Sumsel 226. Nur Samsul D I Y 227. Nyoman Seni Weca Bali 228. Oetje (Uce) Jabar 229. Oky Prasetyo Utomo Kaltim 230. Ony Padmo Sancoyo DKI 231. Pangestiono Jabar 232. Panjang Gunawan Jatim 233. Patriana Krisna, I.G. Bali 234. Petra Sulut 235. Poedio Bintoro DKI 236. Poedio Boedoyo DKI 237. Poedio Oetojo DKI 238. Prayoto Kalsel 239. Pt Dharma AP Bali 240. Pursanto DKI 241. R Amerlia DKI 242. R. Diah S. Jatim 243. R. Kuswanto Kaltim 244. Radix Malaka Jatim 245. Rahmat Y Kalsel 246. Rayhana Kaltim 247. Raysha Jabar 248. Remy Karim Hidayat Jatim 249. Rendi Afandi Riau 250. Reni Karinha Jatim 251. Reza Martani Surdia DKI 252. Reza R DIY 253. Ria Sungkar DKI 254. Rina Marlina Kaltim SEEDED B 2016 No NAMA PENGPROV 255. Rio Firman Malut 256. Risdianto Prabowo S DIY 257. Robert Kris H. D I Y 258. Romi Jabar 259. Ronald Jatim 260. Ronald Lasut Sulut 261. Ronald Roy Jatim 262. Rosnildehi Kaltim 263. Roy Prawira DKI 264. Rsica s Sulut 265. Ruci Abdullah Jabar 266. Rudy Wahyu S DIY 267. Sabri Sulsel 268. Sandi Teruna Riau 269. Santana Bali 270. Satrio K Nugroho DIY 271. Setyo N Jabar 272. Sirajuddin Saleh Sulsel 273. Soen Rahmat Kaltim 274. Sofyan Latief (Yaya) Sulsel 275. Sonny Agung R Jatim 276. Stevie S. Wibowo D I Y 277. Sunu Umbaryanto Jatim 278. Suhaimi Kaltim 279. Sukma Elmie Jatim 280. Sumardi Kalsel 281. Sunardiyono DIY 282. Suriady Kaltim 283. Surjadi Riau 284. Surjansyah Kaltim 285. Suryanto 286. Sutarsa, I.B. Bali 287. SY Fitri A Kaltim 288. Syofian Hakim Sumsel 289. Thasya Jabar 290. Tati Pangestiono Jabar 291. Teddy Effendy Riau 292. Teddy Gunawan Jatim 293. Teddy Moedajat Jatim 294. Temy Aziz Sumsel LAMPIRAN - LAMPIRAN 19 KEJUARAAN TIME RALLY
117 SEEDED B 2016 No NAMA PENGPROV 295. Th. Rita Christina SE D I Y 296. Tiok T Nugroho Jatim 297. Tjuk Susetyohadi Jateng 298. Tony BP Jatim 299. Tony Susiartono Bali 300. Tonny Togar Sulut 301. Topan Heru Jateng 302. Tovan Jabar 303. Tulus A Jatim 304. Tunas Suprianto Kaltim 305. Ukie Jabar 306. Velix Rumbayan Sulteng 307. Virly Triwardaya Kaltim 308. Vira Jabar 309. Waskito Tegar T DIY 310. Watson Sulut 311. Widodo B.P Riau 312. Windi D Putra Sumsel 313. Wing Haryanto DKI 314. Yayuk HMS Sulsel 315. Yilidrim Riau 316. Yudi Jatim 317. Yulianti Dwi Jabar 318. Yuni Ariyanto DIY 319. Zulhaidir Kalsel 320. Zulhendri Riau 321. Zulkarnaen Malut 322. Zulnavia Kaltim Ex SEEDED - A 323. Adi Bamba Jabar 324. Adi Wibowo D K I 325. Adrizal W. D K I 326. Afifudin Jatim 327. Agung AAA Bali 328. Agus Bargawa Bali 329. Agus Darmawan Bali 330. Agus Sumaryo Jateng 331. Albert Donovan DKI 332. Albert Wenas Jatim 333. Alex Suwirta, I.W.G. Bali SEEDED B 2016 No NAMA PENGPROV 334. Ali Bamba Jabar 335. Alfian D. Malaka Jatim 336. Andi Bamba Jabar 337. Andi Rosandi Sumsel 338. Andri Setiawan Jatim 339. Andry SA. Jabar 340. Anto Jabar 341. Ardy Bamba Jabar 342. Arief AP Bali 343. Arief Asmanoe D K I 344. Aris Joko S. D I Y 345. Arly M. Jabar 346. Arman BS Jatim 347. Army Bamba Jabar 348. Aryo Danu D K I 349. Atiek Wahyu Ariono DKI 350. Bambang Jabar 351. Bangun W. Marpaung D K I 352. Basuki Tedja Jatim 353. Bayou Bali 354. Bayu Jabar 355. Beny Sugiharto Jatim 356. Bobby E. Jabar 357. Boudewijn Jatim 358. Chasmunandar DKI 359. Dadan Pohang Jabar 360. Darmaputra, A.A. Bali 361. David Borring's Bali 362. David Humaedi Bali 363. Dede D K I 364. Dedi Novan Kaltim 365. Defri S Putra DKI 366. Denny Aman D K I 367. Denny Ardianto Jateng 368. Denny Mulyadi DKI 369. Dian Ruhendra Kaltim 370. Didie B. Munadjat, H. D K I 371. Didik Indriyanto D I Y 372. Doddy Jateng 373. Doddy Andiko D K I LAMPIRAN - LAMPIRAN 20 KEJUARAAN TIME RALLY
118 SEEDED B 2016 No NAMA PENGPROV 374. Doddy Gandhi DKI 375. Doddy Setiawan Jatim 376. Donny Andrian Jatim 377. Donny Prasetyo DIY 378. Dr. Yusuf Kaltim 379. Dra. R Kuswidayati DIY 380. Eddy Marpaung D K I 381. Eddy Mulana, I.P. Bali 382. Edhi Sasongko DIY 383. Edwin Alkantri Jabar 384. Eko Jabar 385. Eko Reksodipuro, Ir. D K I 386. Eko Wahyu Jabar 387. Erik Cupenk Sulteng 388. Erik Perdana Jatim 389. Endang S DKI 390. Fachrozi D K I 391. Fakhrizal Sidik DKI 392. Felix Gonadi Kaltim 393. Firman Boy Jabar 394. Frederick Pratam Kaltim 395. Fredy Anthoni DIY 396. Gloria Jatim 397. Gunawan S.L. D.I.Y 398. Gusti Fauzi Kaltim 399. H.Faiz Zul'am Kaltim 400. Hadi Budiono Jatim 401. Hanis Hariono Jatim 402. Hanung Dwi Suryadewanta D I Y 403. Hartawan Erhandjaja Jatim 404. Hendrick Saputra DKI 405. Henry Sanjaya Jatim 406. Herman Borring's Bali 407. Herman Jatim 408. Herry Agung Jateng 409. Herry Boedi Oetomo Bali 410. Hidayat E. Bali 411. I Gede Made D. Jatim 412. I Nyoman Putra Bali 413. Ibram Rosaly Kaltim SEEDED B 2016 No NAMA PENGPROV 414. Ilham Puru Sulteng 415. Indrawan, I.P.G. Bali 416. Irwan Ali Jabar 417. Irwan K DKI 418. J.P.Mangunsong (Rully) D K I 419. James Ritonga Jatim 420. Janu Jabar 421. Jaya, IK Bali 422. Jeffrey Wibisono Jatim 423. Jeffry Kairupan Jabar 424. Joko DKI 425. Juliadi Darmayana Bali 426. Karyadi Agus P. Bali 427. Kindra Limayana Jatim 428. Kirana Sudarsana Bali 429. Komang Suenten Bali 430. Krisdian L. Bali 431. Kurniawan DKI 432. Kusmaha Yudha Bali 433. L. Hermanto Budi Jatim 434. Ludy Jabar 435. M. Theo Sulteng 436. M.Ardhana DKI 437. M.Aryadhita DKI 438. Mochamad Saiful Jatim 439. Mahendra Zulkarnaen D K I 440. Mio AB Jatim 441. Nanda Pradana D I Y 442. Nanang Handrianto Jatim 443. Nico Dwijayanto Jatim 444. Nanda Prianto W D K I 445. Nandi Syafiek Jabar 446. Napitupulu, Pentas Riau 447. Nariana, IP Bali 448. N'Com Sofyan D K I 449. Normansyam DKI 450. Nuri Salmun D K I 451. Nyoman Teguh, I.G. Bali 452. Putri Jatim 453. Reza Pahlevi, M. D K I LAMPIRAN - LAMPIRAN 21 KEJUARAAN TIME RALLY
119 SEEDED B 2016 No NAMA PENGPROV 454. Roy Adrianto Jateng 455. Roy Ardianto Jatim 456. Rozy Pranata Jatim 457. Rina Jatim 458. Rio Sarwono D K I 459. Riouna Golioth Riau 460. Riyo DKI 461. Robby Lesmana Bali 462. Robert Gebhana Kaltim 463. Roesnoman Baboe D K I 464. Ronald DKI 465. Rudy Ongkowidjojo Jatim 466. Sandra Merlin Jateng 467. Satya Wardhana Jabar 468. Setya Haksama Jatim 469. Sigit Purwanto D K I 470. Siti Almiati Jatim 471. Soebronto Laras D K I 472. Soekandar K. Jateng 473. Soekotjo Jateng 474. Sofie Amalia Jabar 475. Sonny Soedarsono D K I 476. Sonny.G.Wibisono (Sogun) D K I 477. Stephanus Anoraga Jatim 478. Stevan Jatim 479. Sugiharto D I Y 480. Sulino Tanjat Jatim 481. Suryadi Pakoewibowo D K I SEEDED B 2016 No NAMA PENGPROV 482. Syahrial D K I 483. Taufiqurahman Jatim 484. Tedja Mulya Adjie Jatim 485. Tendra Adrianto Jatim 486. Theo D.T. Jatim 487. Tjipta Mulya Adjie Jatim 488. Tommy Santoso D I Y 489. Tono Yulianto Jabar 490. Tunas Suprianto Kaltim 491. Ulino A.D. Jabar 492. Wacana, A.A.N. Bali 493. Wahyu Hidayat Jatim 494. Wahyu Pamungkas D I Y 495. Widya Ardian M Jatim 496. Widya Ronadi Jatim 497. W. Ronadi DKI/Jateng 498. Wijaya Kusuma Jatim 499. Wiranto Hurip D K I 500. Wisnu Riga Jabar 501. Wildan Mukhlisin Jabar 502. Yulianto Adi Jabar 503. Yoga Martinda Jabar 504. Yona Martinda Jabar 505. Yoyok 'Cempe' Setiowarno D K I 506. Yudo Widiastono Jabar 507. Yunanda Iqbal Jabar 508. Zulfikar Zubeir Jatim LAMPIRAN - LAMPIRAN 22 KEJUARAAN TIME RALLY
120 Lampiran 12 : FORMULIR PENDAFTARAN LAMPIRAN - LAMPIRAN 22 KEJUARAAN TIME RALLY
121 LAMPIRAN - LAMPIRAN 23 KEJUARAAN TIME RALLY
122 Lampiran13 : FORMULIR SCRUTINEERING LAMPIRAN - LAMPIRAN 24 KEJUARAAN TIME RALLY
123 Lampiran 14 : KARTU KONTROL LAMPIRAN - LAMPIRAN 25 KEJUARAAN TIME RALLY
124 Lampiran 15: FORMULIR PENDAFTARAN TEAM CLUB LAMPIRAN - LAMPIRAN 26 KEJUARAAN TIME RALLY
125 Lampiran 16: PASSED SCRUTINEERING Lampiran : TANDA PENGENAL LAMPIRAN - LAMPIRAN 27 KEJUARAAN TIME RALLY
126 Lampiran 17: FORM REPORT MARSHALL LAMPIRAN - LAMPIRAN 28 KEJUARAAN TIME RALLY
127 LAMPIRAN - LAMPIRAN 29 KEJUARAAN TIME RALLY
128 Lampiran 18: BULLETIN BULLETIN No:./BULLETIN/KNTR-Putaran I-Pengprov/II/ Ditetapkan di: Tanggal:. /.. /.. Jam:. :... Pimpinan Menyetujui Pengawas Perlombaan : PPerlombaan Perlombaan C.o.C Nama Steward 1 Nama Steward 2 Nama Steward 3 Pimpinan Perlombaan Ketua Anggota Anggota No. Lisensi: No.Lisensi: No.Lisensi: No.Lisensi: LAMPIRAN - LAMPIRAN 30 KEJUARAAN TIME RALLY
129 Lampiran 19 : FORMULIR PROTES FORMULIR PROTES Kepada : Melalui : Pengawas Perlombaan Pimpinan Perlombaan Diambil Jam :... :. Diserahkan Jam :... :. Finish resmi Jam :... :. (diisi oleh petugas) Dengan ini saya Nama : No. Start : Mengajukan protes untuk Etape : Trayek/Sub trayek : / Bila kurang dapat dilanjutkan pada lembar terpisah Uang Protes diterima: Tanggal :./.../. (diisi pada saat pengambilan formulir) Hormat saya, Sebesar : Rp ,- (seratus ribu rupiah) Nama : Jabatan : (Tanda Tangan & Nama) Tanggal/Jam :./.../... :.. (Tanda Tangan) Keputusan Pengawas sesuai: No:./Kep.Protes/SoM-KNTR-Putaran I-Pengprov/II/2016 (*Coret yang tidak diputuskan) DITOLAK / DITERIMA potong disini Tanda Terima Protes dan Uang Protes (Mohon kembalikan bukti ini untuk mengambil uang protes bila Protes diterima) Uang diterima Rp ,- (limaratus ribu rupiah) Nama Jabatan Tanggal/Jam./.../.... :. (Tanda Tangan saat menerima Protes) LAMPIRAN - LAMPIRAN 31 KEJUARAAN TIME RALLY
130 Lampiran 20: KEPUTUSAN PROTES KEPUTUSAN PROTES 1 No:./Kep.Protes/SoM-KNTR-Putaran I-Pengprov/II/2016 Keputusan Pengawas Perlombaan atas protes Peserta: No. Start : Mengenai Etape: Trayek/subtrayek Setelah mendengar segala penjelasan-penjelasan dan mempertimbangkan protes tersebut, Pengawas Perlombaan dengan ini memutuskan sbb: KEPUTUSAN : DITOLAK / DITERIMA 2 1 Dengan Alasan/Dasar Petimbangan: 2 3 Ditetapkan di: Tanggal:..././.. Jam:.. :.. Pengawas Perlombaan : Mengetahui, Nama Steward 1 Nama Steward 2 Nama Steward 3 C.o.C Ketua No. Lisensi: Anggota No. Lisensi: Anggota No. Lisensi: Pimpinan Perlombaan No. Lisensi: 1 peserta yang mengajukan protes berhak melihat dan membaca keputusan ini, dibuat rangkap 3: Pengawas, C.o.C, Peserta yang protes 2 Coret yang tidak diputuskan LAMPIRAN - LAMPIRAN 32 KEJUARAAN TIME RALLY
131 Lampiran 21: KEPUTUSAN PENGAWAS PERLOMBAAN KEPUTUSAN PENGAWAS PERLOMBAAN 3 No:./Kep.SoM/Et..-Tr...- KNTR-Putaran I-Pengprov/II/2016 Berdasarkan Hasil Pengawasan, Protes-Protes dan atas kekuatan Surat Keputusan Ketua Umum P.P Ikatan Motor Indonesia No.../IMI/SK-OR/A/ /2016, tentang IJIN PENYELENGGARAAN PUTARAN KE.. (NPKN-90../16) KEJURNAS TIME RALLY TAHUN 2016 serta Peraturan Nasional Olahraga Kendaraan Bermotor berikut peraturan-peraturan Time Rally lainnya, Setelah mendengar segala penjelasan-penjelasan dan mempertimbangkannya, Pengawas Perlombaan dengan ini: MEMUTUSKAN Ditetapkan di: Tanggal:..././.. Jam:.. :.. Pengawas Perlombaan : Mengetahui, Nama Steward 1 Nama Steward 2 Nama Steward 3 C.o.C Ketua No. Lisensi: Anggota No. Lisensi: Anggota No. Lisensi: Pimpinan Perlombaan 3 semua keputusan setiap trayek wajib menggunakan form ini dan diumumkan kepada seluruh peserta dibuat rangkap 3:diumumkan, Pengawas, C. O.C LAMPIRAN - LAMPIRAN 33 KEJUARAAN TIME RALLY
132 Lampiran 22: KEPUTUSAN PEMECATAN KEPUTUSAN PEMECATAN 4 No:./Kep.SoM/PEMECATAN/Et..-Tr..-KNTR-Putaran -Pengprov/II/2016 Berdasarkan Peserta No. Start telah melakukan pelanggaran sebagai berikut : 1 2 Atas kekuatan Surat Keputusan Ketua Umum P.P Ikatan Motor Indonesia No No.../IMI/SK-OR/A/ /2016, tentang IJIN PENYELENGGARAAN PUTARAN KE.. (NPKN- 90../16) KEJURNAS TIME RALLY TAHUN 2016, serta Peraturan Nasional Olahraga Kendaraan Bermotor berikut peraturan -peraturan Time Rally lainnya, Setelah memeriksan dengan seksama, mendengar segala penjelasan-penjelasan dan mempertimbangkannya, Pengawas Perlombaan dengan ini memutuskan memberikan sangsi: P E M E C A T A N No. Start : Sesuai dengan Ps.. Peraturan Perlombaan Time Rally Ditetapkan di: Tanggal:..././.. Jam:.. :.. Pengawas Perlombaan : Mengetahui, Nama Steward 1 Nama Steward 2 Nama Steward 3 C.o.C Ketua Anggota Anggota Pimpinan No. Lisensi: No. Lisensi: No. Lisensi: Perlombaan 4 semua keputusan Pemecatan wajib menggunakan form ini dan diumumkan kepada seluruh peserta dibuat rangkap 3:diumumkan, Pengawas, C. O.C LAMPIRAN - LAMPIRAN 34 KEJUARAAN TIME RALLY
133 Lampiran 23: RISALAH RAPAT PENGAWAS PERLOMBAAN RISALAH RAPAT ke. PENGAWAS PERLOMBAAN 1. Diadakan di : 2. Hari/Tanggal : 3. Waktu : 4. Peserta Rapat : Pengawas Perlombaan 1 Nama Steward 1 Ketua No Lisensi : 2 Nama Steward 2 Anggota No Lisensi : 3 Nama Steward 3 Anggota No Lisensi : Panitia Pelaksana (RC) 1 Nama C.o.C Ketua No Lisensi : 2 Nama Sekretaris No Lisensi : 3 Nama Pembuat soal No Lisensi : 4 Nama CRO No Lisensi : Panitia Penyelenggara (OC) 1 Nama O.C. Ketua 2 Nama Sekretaris Pengamat Perlombaan 1 Nama 5. Pimpinan Rapat: Nama Steward 1 Ketua Pengawas Rapat dibuka pada jam... :... dan pimpinan rapat memperkenalkan para peserta rapat terlebih dahulu: 6. Hasil Rapat Ditetapkan di: Tanggal:..././.. Jam:.. :.. Pengawas Perlombaan : Mengetahui, Nama Steward 1 Nama Steward 2 Nama Steward 3 C.o.C Ketua Anggota Anggota Pimpinan No. Lisensi: No. Lisensi: No. Lisensi: Perlombaan LAMPIRAN - LAMPIRAN 35 KEJUARAAN TIME RALLY
134 Dasar Lampiran 24: KEPUTUSAN PENGAWAS PERLOMBAAN KEPUTUSAN PENGAWAS PERLOMBAAN 5 No:./Kep.SoM/KNTR-Putaran I-Pengprov/XII/2016 : Surat Keputusan Ketua Umum P.P Ikatan Motor Indonesia NoSK PP IMI, tentang IJIN PENYELENGGARAAN PUTARAN KE I (NPKN-901/16) KEJURNAS TIME RALLY TAHUN 2016 Mengingat : 1. Peraturan Nasional Olahraga Kendaraan Bermotor Peraturan-Peraturan Time Rally Peraturan Pelengkap Perlombaan KEJUARAAN NASIONAL TIME RALLY PUTARAN Buletin dan pengumuman yang dikeluarkan Panitia Menimbang : 1. Bahwa KEJUARAAN NASIONAL TIME RALLY PUTARAN I 2016 telah dapat dilaksanakan dengan lengkap 2. Bahwa Panitia Pelaksana (Rally Committee) telah melaksanakan seluruh Tugas dan Kewajibannya Memperhatikan : 1. Hasil rapat-rapat dan Keputusan Pengawas Perlombaan 2. Saran-saran dan masukan yang diberikan Nara Sumber MEMUTUSKAN 1 Menetepakan dan Mensahkan hasil kejuaraan KEJUARAAN NASIONAL TIME RALLY PUTARAN , NPKN 90.../16 yang telah dilaksanakan pada 2016 di 2 Urutan Kejuaraan telah ditetapkan dan disahkan berdasarkan hasil prestasi masing-masing peserta (terlampir) 3 Piala dan hadiah Sesuai/Tidak Sesuai (*coret tidak perlu) dengan Peraturan pelengkap Perlombaan KEJUARAAN NASIONAL TIME RALLY PUTARAN I 4 Surat Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan dan diumumkan Ditetapkan di: Tangg..././.. Jam.. :.. Pengawas Perlombaan : Mengetahui, Nama Steward 1 Nama Steward 2 Nama Steward 3 C.o.C Anggota Anggota No. Lisensi: No. Lisensi: Ketua No. Lisensi: Pimpinan Perlombaan No. Lisensi: 5 Keputusan hasil lomba wajib menggunakan form ini dan diumumkan kepada seluruh peserta Dibuat Rangkap 3: Pengawas, OC, C.o.C LAMPIRAN - LAMPIRAN 36 KEJUARAAN TIME RALLY
135 Pos Dst (Nama/Judul Rally) (Kejurnas/Kejurda Time Rally Putaran ke )(tempat, tanggal) No.Start Driver Navigator I Navigator II Driver Navigator I Navigator II Driver Navigator I Navigator II NAMA Peserta KTA No A/B/ P/W PENG PROV Trayek 1 Etape I Trayek 2 Etape II Trayek 3 Trayek 4 TOTAL Lampiran 25: CONTOH FORMAT HASIL PERHITUNGAN Contoh Format Hasil Perhitungan LAMPIRAN - LAMPIRAN 37 KEJUARAAN TIME RALLY
136 Sabtu Sabtu Jum'at Sesuai Route Sesuai Route Lampiran 26: CONTOH JADWAL PELAKSANAAN RALLY No Jenis Kegiatan Contoh Jadwal Pelaksanaan Rally Hari/ Tempat Tanggal Waktu 1 Scrutineering Steward Meeting I Briefing Peserta Evaluasi Persiapan Briefing Petugas Pos 5 Pos Lapor Start ETTAPE I/TRAYEK A Start B Petugas Pos menuju Lokasi C Sweeper F Person in Charge OC,C.o.C, RC, Steward C.o.C, RC, Koordinator Koordinator Pos Koordinator & Petugas Pos Lapor Start C.o.C & RC Koordinator Trayek/Pos D Finish C.o.C & RC E Pengambilan Formulir Protes Pengembalian Formulir Protes RC/Sekretaris Keterangan Untuk Rally 1 hari, kegiatan dimulai pada hari Sabtu C.o.C, RC, Koordinator C.o.C, RC, Steward,Koordinator untuk peserta no start "0" kendaraan/menit Sesuai jadwalnya Master Route & Waktu diumumkan, Kartu kontrol didistribusi ke kamar hitung Sesuai jadwalnya dan Diserahkan ke Steward melalui C.o.C untuk dibahas. Pengambilan Blangko 15', Pengembalian 45' dr Finish Resmi I s t i r a h a t 60 menit untuk peserta no start "0" ETTAPE I/TRAYEK untuk peserta no start "0" C.o.C & RC A Start kendaraan/menit Petugas Pos B Koordinator menuju Lokasi Sesuai jadwalnya Trayek/Pos C Sweeper D E Finish Hasil Trayek I C.o.C & RC Master Route & Waktu diumumkan, Kartu kontrol didistribusi ke kamar hitung. PW Finish Etape tutup 30 menit sesudah jadwal resmi peserta terakhir LAMPIRAN - LAMPIRAN 38 KEJUARAAN TIME RALLY
137 Sabtu 7 No 8 F G H Jenis Kegiatan Protes Perhitungan Trayek I Pengambilan Formulir Protes Pengembalian Formulir Protes Hari/ Tempat Tanggal Waktu I Steward Meeting II J H I Hasil Trayek II & Final Trayek I Protes Perhitungan Trayek II Hasil Final Trayek II & Hasil sementara Hasil Final Etape I/Reseeding & Pengumuman Person in Charge RC/Sekretaris Steward, C.o.C, Koordinator Trayek RC/Sekretaris Steward, C.o.C, RC, Koordinator Kamar hitung OC,C.o.C, RC, Steward Keterangan Sesuai jadwalnya dan Diserahkan ke Steward melalui C.o.C untuk dibahas waktu protes hitungan 30', Pengambilan Blangko 15', Pengembalian 45' dr Finish Resmi setiap peserta bila perlu hearing Diserahkan ke Steward melalui C.o.C untuk dibahas waktu 15 ' Untuk jadwal Etape II dapat disesuaikan dengan rencana pengumuman perlombaan. LAMPIRAN - LAMPIRAN 39 KEJUARAAN TIME RALLY
138 Lampiran 27: CONTOH MASTER POS & WAKTU Jarak Sub (S) Trayek Kec (V) Waktu (T) Contoh MASTER POS & WAKTU Start Fininsh Pos "0" Car (km) (Km/j)(menit) 7:30:00 11:00:00 No Nama Jarak waktu Tiba di A 9,06 14,69 0:37:00 7:30:00 8:07:00 B 16,78 59,22 0:17:00 8:07:00 8:24:00 C 10,06 14,72 0:41:00 8:24:00 9:05:00 D 14,36 14,86 0:58:00 9:05:00 10:03:00 E 5,61 67,32 0:05:00 10:03:00 10:08:00 E 9,97 14,96 0:40:00 10:08:00 10:48:00 F 12,86 64,30 0:12:00 10:48:00 11:00:00 Total 78,70 3:30:00 7:30:00 11:00:00 Finish 1 Start 0,00 0:00:00 7:30:00 2 P 1 7,36 0:30:03 8:00:03 3 PAD 1 8,58 0:35:02 8:05:02 9,06 0:37:00 8:07:00 8:07:00 4 P 2 13,34 0:13:31 8:20:31 5 PAD 2 14,96 0:15:09 8:22:09 6 P 3 16,78 0:17:00 8:24:00 8:24:00 7 P 4 5,20 0:21:12 8:45:12 8 P 5 5,99 0:24:25 8:48:25 9 P 6 6,55 0:26:42 8:50:42 10 PAD 3 9,95 0:40:33 9:04:33 10,06 0:41:00 9:05:00 9:05:00 11 P 7 4,07 0:16:26 9:21:26 12 PAD 47 5,29 0:21:22 9:26:22 13 P 8 8,83 0:35:40 9:40:40 14 PAD 5 12,03 0:48:35 9:53:35 15 P 9 14,36 0:58:00 10:03:00 10:03:00 16 P 10 5,61 0:05:00 10:08:00 10:08:00 17 P 11 5,35 0:21:28 10:29:28 9,97 0:40:00 10:48:00 10:48:00 18 PAD 6 2,76 0:02:35 10:50:35 19 Finish 12,86 0:12:00 11:00:00 Lokasi LAMPIRAN - LAMPIRAN 40 KEJUARAAN TIME RALLY
139 Lampiran 28: CONTOH ALTERNATIF PENYAJIAN SOAL Start : Finish : Zero Trip : Jarak Waktu Sub Kec (V) (S) (T) Trayek (km) (Km/j) (menit) Contoh ALTERNATIF PENYAJIAN SOAL ROUTE KETERANGAN INSTRUKSI Kondisi Jalan dan Lalu Lintas Sumbangan Sosial A 9,06 14,69 0:37:00 sesuai dengan jenis soalnya Singkatan Pal. KM Jenis Kecepatannya Kunjungan Sponsor/Wisata Instruksi Khusus Lainnya Keteranan lainnya selain dari Notasi Route Waktu Start/PLS trayek/etape berikutnya B 16,78 59,22 0:17:00 C 10,06 14,72 0:41:00 D 14,36 14,86 0:58:00 E 5,61 67,32 0:05:00 F 9,97 14,96 0:40:00 Total :18:00 Jarak (S) = V X T Km Kecepatan (V) = S X 60 Km/j Waktu (T) = S X T V menit LAMPIRAN - LAMPIRAN 41 KEJUARAAN TIME RALLY
140 Lampiran 29: RENCANA KALENDER KEJURNAS TIME RALLY 2016 RENCANA KALENDER KEJURNAS TIME RALLY 2016 PUT PENGPROV BULAN NPKN Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec NOTE 1. SUMSEL SULSEL 8 3. KEPRI 7 4. KALTENG KALTIM 2 6. NTB BALI 6 8. JATIM 20 LAMPIRAN - LAMPIRAN 42 KEJUARAAN TIME RALLY
141 Lampiran 30 : KOMISI & ANGGOTA KOMISI TIME RALLY PP IMI 2016 Ketua Komisi Time Rally Hervian Soejono, dengan Anggota Komisi Time Ral periode 2016 terdiri dari 1. Adi Wibowo Anggota / Sekretaris 2. Suryo Putranto Anggota 3. Sugianto Gondokusumo Anggota 4. Hendry Mahmud Anggota 5. i GST. Lanang NGR. DW. Anggota 6. R Tonny Susiartono ST. Anggota 7. Bambang Ferryanto Anggota Anggota Komisi Time Rally bertugas memberi masukan pada PP IMI untuk segala hal yang berhubungan dengan Time Rally, antara lain: 1. Kalender Kejurnas Time Rally. 2. Perubahan- perubahan peraturan. 3. Memantau persiapan penyelenggaraan. 4. Pengusulan nama Pengawas Perlombaan. 5. Evaluasi penyelenggaraan. 6. Kategori atlet Untuk itu dalam satu tahun komisi menyelenggarakan rapat setelah penunjukan komisi, sebelum dan/ atau setelah satu penyelenggaraan Kejuaraan Nasional Time Rally, serta sebelum Rakernas/ Munas PP IMI. Segala saran/ usulan perubahan atau penambahan peraturan yang diinginkan oleh pribadi-pribadi, perally, asosiasi, klub, wartawan dan lain-lain, dapat dibuat tertulis/ surat dari masing-masing klub kepada Pengurus Provinsi IMI yang kemudian akan diteruskan kepada PP IMI. Surat usulan tersebut akan dibahas pada bulan Oktober oleh PP IMI, apakah diterima atau tidak. Usulan yang diterima akan diajukan kepada PP IMI untuk dibahas pada Rakernas pada bulan November atau Desember dan akan diberlakukan pada tahun berikutnya. LAMPIRAN - LAMPIRAN 43 KEJUARAAN TIME RALLY
IKATAN MOTOR INDONESIA EDISI:
PERATURAN TIME RALLY IKATAN MOTOR INDONESIA EDISI: 2017 PERATURAN PERLOMBAAN KEJUARAAN NASIONAL TIME RALLY IKATAN MOTOR INDONESIA EDISI: 2017 Peraturan Time Rally IMI 2017 ii Peraturan Time Rally IMI 2017
PERATURAN TIME RALLY PERATURAN NASIONAL TIME RALLY IKATAN MOTOR INDONESIA EDISI: 2013 IKATAN MOTOR INDONESIA. Peraturan Nasional i T i m e R a l l y
PERATURAN TIME RALLY PERATURAN NASIONAL TIME RALLY IKATAN MOTOR INDONESIA EDISI: 2013 Peraturan Nasional i T i m e R a l l y IKATAN MOTOR INDONESIA EDISI: 2013 Peraturan Nasional ii T i m e R a l l y Daftar
PERATURAN UMUM SERI Indonesia Night City Slalom 2014
PERATURAN UMUM SERI Indonesia Night City Slalom 2014 PENYELENGGARA SMN PELAKSANA GENTA AUTO & SPORT Jl Petogokan I.Gang IV.No 5 Gandaria utara kebayoran baru,jakarta selatan 12140 Tlp: 7210202, 7236986
PERATURAN UMUM SERI Indonesia Extreem Slalom Challenge 2014
Draft ` Indonesia Extreem Slalom Challenge 2014 PENYELENGGARA SMN PELAKSANA GENTA AUTO & SPORT Jl Petogokan I.Gang IV.No 5 Gandaria utara kebayoran baru,jakarta selatan 12140 Tlp: 7210202, 7236986 Fax:
Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan
Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Pasal 273 (1) Setiap penyelenggara Jalan yang tidak dengan segera dan patut memperbaiki Jalan yang rusak yang mengakibatkan Kecelakaan
PERATURAN DASAR TENTANG DISIPLIN DAN PERADILAN. (Lampiran B Peraturan Dasar Olahraga Sepeda Motor)
B PERATURAN DASAR TENTANG DISIPLIN DAN PERADILAN (Lampiran B Peraturan Dasar Olahraga Sepeda Motor) IKATAN MOTOR INDONESIA Edisi : 2016 Peraturan Dasar Olahraga Sepeda Motor 40 TENTANG DISIPLIN & PERADILAN
CONTOH SOAL TES TORI SIM C (PART 1)
CONTOH SOAL TES TORI SIM C (PART 1) 1. Fungsi Marka jalan adalah : a. Untuk memberi batas jalan agar jalan terlihat jelas oleh pemakai jalan Yang sedang berlalu lintas dijalan. b. Untuk menambah dan mengurangi
PERATURAN PELENGKAP PERLOMBAAN
PERATURAN PELENGKAP PERLOMBAAN 1. JUDUL/ NAMA PERLOMBAAN Perlombaan ini bernama: SUMATRA OPEN CHAMPIONSHIP 2016 2. WAKTU DAN TEMPAT Waktu dan tempat penyelenggaraan: Hari : Sabtu Minggu Tanggal : 13-14
LANGGAR ATURAN SANKSI MENUNGGU TAHAP II
LANGGAR ATURAN SANKSI MENUNGGU TAHAP II Ada banyak hal yang termasuk kategori pelanggaran lalu lintas yang diatur dalam Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009. Dan sudah seharusnya masyarakat mengetahui jenis
UU NOMOR 14 TAHUN 1992 TENTANG LALU LINTAS DAN ANGKUTAN JALAN BAB I KETENTUAN UMUM. Pasal 1
Dalam Undang-undang ini yang dimaksud dengan: UU NOMOR 14 TAHUN 1992 TENTANG LALU LINTAS DAN ANGKUTAN JALAN BAB I KETENTUAN UMUM Pasal 1 1. Lalu lintas adalah gerak kendaraan, orang, dan hewan di jalan;
2012, No MEMUTUSKAN: Menetapkan : PERATURAN PEMERINTAH TENTANG TATA CARA PEMERIKSAAN KENDARAAN BERMOTOR DI JALAN DAN PENINDAKAN PELANGGARAN LALU
LEMBARAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA No.187, 2012 TRANSPORTASI. Kendaraan Bermotor. Pelanggaran. Pemeriksaan. Tata Cara. (Penjelasan Dalam Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5346) PERATURAN
PERATURAN KEJUARAAN NASIONAL SPRINT RALLY
PERATURAN KEJUARAAN NASIONAL SPRINT RALLY IKATAN MOTOR INDONESIA Edisi : 2016 1 DAFTAR ISI KETENTUAN UMUM 1 KONDISI UMUM KEJUARAAN NASIONAL 1.1 PENERAPAN PERATURAN 1.2 BAHASA YANG DIGUNAKAN 1.3 INTERPRETASI
PERATURAN DAERAH KOTA SAMARINDA NOMOR 20 TAHUN 2002
PERATURAN DAERAH KOTA SAMARINDA NOMOR 20 TAHUN 2002 TENTANG KETENTUAN BERLALU LINTAS DENGAN MENGGUNAKAN KENDARAAN BERMOTOR DI JALAN DALAM WILAYAH KOTA SAMARINDA W A L I K O T A S A M A R I N D A Menimbang
LEMBARAN DAERAH KOTA YOGYAKARTA. (Berita Resmi Kota Yogyakarta) Nomor 2 Tahun 2001 Seri C PERATURAN DAERAH KOTA YOGYAKARTA (PERDA KOTA YOGYAKARTA)
LEMBARAN DAERAH KOTA YOGYAKARTA (Berita Resmi Kota Yogyakarta) Nomor 2 Tahun 2001 Seri C PERATURAN DAERAH KOTA YOGYAKARTA (PERDA KOTA YOGYAKARTA) NOMOR 45 TAHUN 2000 (45/2000) TENTANG PENYELENGGARAAN PENGUJIAN
PERATURAN PELENGKAP PERLOMBAAN
PERATURAN PELENGKAP PERLOMBAAN 1. JUDUL/ NAMA PERLOMBAAN Perlombaan ini bernama: KNPI CUP RACE SUMATRA OPEN CHAMPIONSHIP 2016 2. WAKTU DAN TEMPAT Waktu dan tempat penyelenggaraan: Hari : Sabtu Minggu Tanggal
Mengenal Undang Undang Lalu Lintas
Mengenal Undang Undang Lalu Lintas JAKARTA, Telusurnews Sejak Januari 2010 Undang Undang Lalu Lintas Nomor 22 Tahun 2009 sudah efektif diberlakukan, menggantikan Undang Undang Nomor 14 Tahun 1992. Namun
KEPUTUSAN DIREKTUR JENDERAL PERHUBUNGAN DARAT NOMOR : SK.653/AJ.202/DRJD/2001 TENTANG PETUNJUK TEKNIS PENYELENGGARAAN ANGKUTAN SEWA
KEPUTUSAN DIREKTUR JENDERAL PERHUBUNGAN DARAT NOMOR : SK.653/AJ.202/DRJD/2001 TENTANG PETUNJUK TEKNIS PENYELENGGARAAN ANGKUTAN SEWA Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Menimbang : a. Bahwa pelayanan angkutan
BUKU PANDUAN PESERTA UJI KOMPETENSI MANAJEMEN RISIKO
BUKU PANDUAN PESERTA UJI KOMPETENSI MANAJEMEN RISIKO Edisi Januari 2009 1 PANDUAN PESERTA UJI KOMPETENSI MANAJEMEN RISIKO Pendaftaran Uji Kompetensi Manajemen Risiko dapat dilakukan secara kolektif dari
PERATURAN KOMPETISI RC ROCK CRAWLING
PERATURAN KOMPETISI RC ROCK CRAWLING Pengantar Panduan peraturan ini bertujuan untuk menstandarisasikan peraturan kompetisi Radio Control jenis Rock Crawling yang diselenggarakan di Indonesia. Peraturan
SURAT KEPUTUSAN No : 005/IMI - JABAR/SK-JUKLAK ADV. MOTOR/WIS/A/I/2014 Tentang
SURAT KEPUTUSAN No : 005/IMI - JABAR/SK-JUKLAK ADV. MOTOR/WIS/A/I/2014 Tentang PERATURAN PENYELENGGARAAN EVENT ADVENTURE MOTOR RAPAT KERJA PROVINSI 2013 IKATAN MOTOR INDONESIA JAWA BARAT BAB I PENYELENGGARAAN
SUNDAY RACE SPRINT RALLY 2014
IMI SUMUT SUNDAY RACE SPRINT RALLY 2014 PERATURAN PELENGKAP PERLOMBAAN PERATURAN PELENGKAP PERLOMBAAN SUNDAY RACE SPRINT RALLY IMI SUMUT 2014 1. PENJELASAN 1.1 Nama Perlombaan SUNDAY RACE /Latihan Bersama
KEPUTUSAN MENTERI PERHUBUNGAN NOMOR : KM. 35 TAHUN 2003 T E N T A N G PENYELENGGARAAN ANGKUTAN ORANG DI JALAN DENGAN KENDARAAN UMUM
KEPUTUSAN MENTERI PERHUBUNGAN NOMOR : KM. 35 TAHUN 2003 T E N T A N G PENYELENGGARAAN ANGKUTAN ORANG DI JALAN DENGAN KENDARAAN UMUM MENTERI PERHUBUNGAN, Menimbang : a. bahwa dalam Peraturan Pemerintah
UNDANG-UNDANG NOMOR 14 TAHUN 1992 TENTANG LALU LINTAS DAN ANGKUTAN JALAN [LN 1992/49, TLN 3480]
UNDANG-UNDANG NOMOR 14 TAHUN 1992 TENTANG LALU LINTAS DAN ANGKUTAN JALAN [LN 1992/49, TLN 3480] BAB XIII KETENTUAN PIDANA Pasal 54 Barangsiapa mengemudikan kendaraan bermotor di jalan yang tidak sesuai
DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,
PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 80 TAHUN 2012 TENTANG TATA CARA PEMERIKSAAN KENDARAAN BERMOTOR DI JALAN DAN PENINDAKAN PELANGGARAN LALU LINTAS DAN ANGKUTAN JALAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG
DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,
PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 80 TAHUN 2012 TENTANG TATA CARA PEMERIKSAAN KENDARAAN BERMOTOR DI JALAN DAN PENINDAKAN PELANGGARAN LALU LINTAS DAN ANGKUTAN JALAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG
GUBERNUR DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA PERATURAN GUBERNUR DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA NOMOR 32 TAHUN 2017
SALINAN GUBERNUR DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA PERATURAN GUBERNUR DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA NOMOR 32 TAHUN 2017 TENTANG PENYELENGGARAAN ANGKUTAN TAKSI DAN ANGKUTAN SEWA KHUSUS MENGGUNAKAN APLIKASI BERBASIS
PERATURAN PERLOMBAAN BALAP INDONESIA CBR RACE DAY
PERATURAN PERLOMBAAN BALAP INDONESIA CBR RACE DAY 1. PENDAHULUAN. Peraturan Peraturan berikut ini, merupakan lampiran dan/atau tambahan/ pelengkap untuk peraturan balap Indonesia CBR Race Day. 2. PRINSIP
PEMERINTAH KABUPATEN MAGELANG PERATURAN DAERAH KABUPATEN MAGELANG NOMOR 8 TAHUN 2008 TENTANG PENYELENGGARAAN TERMINAL PENUMPANG DI KABUPATEN MAGELANG
LEMBARAN DAERAH KABUPATEN MAGELANG Nomor : 8 Tahun 2008 PEMERINTAH KABUPATEN MAGELANG PERATURAN DAERAH KABUPATEN MAGELANG NOMOR 8 TAHUN 2008 TENTANG PENYELENGGARAAN TERMINAL PENUMPANG DI KABUPATEN MAGELANG
KEJUARAAN BULUTANGKIS DJARUM SIRKUIT NASIONAL BALI OPEN 5 10 NOPEMBER 2012
KEJUARAAN BULUTANGKIS DJARUM SIRKUIT NASIONAL BALI OPEN 5 10 NOPEMBER 2012 ( RANKING POINT ) 1. NAMA KEJUARAAN : DJARUM SIRKUIT NASIONAL BALI OPEN 2012 2. PELAKSANAAN a. Waktu : Tanggal 5 10 Nopember 2012
PERATURAN DAERAH KABUPATEN OGAN ILIR NOMOR : 02 TAHUN 2007 TENTANG RETRIBUSI PENGAWASAN DAN PENGOPERASIAN BECA BERMOTOR DI KABUPATEN OGAN ILIR
PERATURAN DAERAH KABUPATEN OGAN ILIR NOMOR : 02 TAHUN 2007 TENTANG RETRIBUSI PENGAWASAN DAN PENGOPERASIAN BECA BERMOTOR DI KABUPATEN OGAN ILIR DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI OGAN ILIR, Menimbang
PERATURAN DAERAH KABUPATEN PASURUAN NOMOR 14 TAHUN 2009 TENTANG PELAYANAN PERIZINAN PENYELENGGARAAN ANGKUTAN UMUM DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA
PERATURAN DAERAH KABUPATEN PASURUAN NOMOR 14 TAHUN 2009 TENTANG PELAYANAN PERIZINAN PENYELENGGARAAN ANGKUTAN UMUM DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI PASURUAN, Menimbang : a. bahwa dalam rangka pembinaan,
UNDANG-UNDANG NOMOR 22 TAHUN 2009 TENTANG LALU LINTAS DAN ANGKUTAN JALAN [LN 2009/96, TLN 5025]
UNDANG-UNDANG NOMOR 22 TAHUN 2009 TENTANG LALU LINTAS DAN ANGKUTAN JALAN [LN 2009/96, TLN 5025] BAB XX KETENTUAN PIDANA Pasal 273 (1) Setiap penyelenggara Jalan yang tidak dengan segera dan patut memperbaiki
PEMERINTAH KOTA PONTIANAK
PEMERINTAH KOTA PONTIANAK PERATURAN DAERAH KOTA PONTIANAK NOMOR 5 TAHUN 2006 TENTANG RETRIBUSI IZIN USAHA DAN IZIN TRAYEK ANGKUTAN UMUM DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA WALIKOTA PONTIANAK, Menimbang :
LEMBARAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA
Teks tidak dalam format asli. Kembali: tekan backspace dicabut: UU 22-2009 LEMBARAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA No. 49, 1992 (ADMINISTRASI. PERHUBUNGAN. Kendaraan. Prasarana. Penjelasan dalam Tambahan Lembaran
BERITA DAERAH KABUPATEN BANJARNEGARA TAHUN 2017 NOMOR 25
BERITA DAERAH KABUPATEN BANJARNEGARA TAHUN 2017 NOMOR 25 PERATURAN BUPATI BANJARNEGARA NOMOR 25 TAHUN 2017 TENTANG PENYELENGGARAAN PELAYANAN TERPADU PENGUJIAN KENDARAAN BERMOTOR DENGAN RAHMAT TUHAN YANG
PERATURAN DAERAH KOTA MALANG NOMOR 5 TAHUN 2011 TENTANG PENYELENGGARAAN ANGKUTAN ORANG DI JALAN DENGAN KENDARAAN BERMOTOR UMUM
SALINAN NOMOR 2/E, 2011 PERATURAN DAERAH KOTA MALANG NOMOR 5 TAHUN 2011 TENTANG PENYELENGGARAAN ANGKUTAN ORANG DI JALAN DENGAN KENDARAAN BERMOTOR UMUM DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA WALIKOTA MALANG,
Syarat dan Ketentuan. ATMI Run 2017
Syarat dan Ketentuan ATMI Run 2017 1. INDIVIDU memastikan dan menyatakan kebenaran segala informasi yang diberikan pada saat melakukan pendaftaran. Penyelenggara ATMI FESTIVAL 2017 memiliki hak untuk mewajibkan
INDEX PERATURAN KEJUARAAN NASIONAL SLALOM. IKATAN MOTOR INDONESIA Edisi : 2013
PERATURAN KEJUARAAN NASIONAL SLALOM INDEX 1. DEFINISI DAN KLASIFIKASI OLAHRAGA BERMOTOR SLALOM 2. PERATURAN NASIONAL OLAHRAGA BERMOTOR SLALOM 3. PERATURAN KEJUARAAN SLALOM 4. PERATURAN PERLOMBAAN SLALOM
PERATURAN DAERAH KABUPATEN PURWOREJO NOMOR : 3 TAHUN 2014 TENTANG PENYELENGGARAAN ANGKUTAN ORANG DI JALAN DENGAN KENDARAAN BERMOTOR UMUM
PERATURAN DAERAH KABUPATEN PURWOREJO NOMOR : 3 TAHUN 2014 TENTANG PENYELENGGARAAN ANGKUTAN ORANG DI JALAN DENGAN KENDARAAN BERMOTOR UMUM DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI PURWOREJO, Menimbang :
WALI KOTA BALIKPAPAN PROVINSI KALIMANTAN TIMUR PERATURAN DAERAH KOTA BALIKPAPAN NOMOR 10 TAHUN 2015
WALI KOTA BALIKPAPAN PROVINSI KALIMANTAN TIMUR PERATURAN DAERAH KOTA BALIKPAPAN NOMOR 10 TAHUN 2015 TENTANG PENYELENGGARAAN PENGUJIAN KENDARAAN BERMOTOR DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA WALI KOTA BALIKPAPAN,
PERATURAN DAERAH KABUPATEN BANTUL
PERATURAN DAERAH KABUPATEN BANTUL NOMOR 10 TAHUN 2005 T E N T A N G PERIZINAN ANGKUTAN DI KABUPATEN BANTUL DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI BANTUL, Menimbang : a. bahwa dalam rangka pembinaan,
PEDOMAN UMUM PELAKSANAAN PERTANDINGAN AAJI SPORTAINMENT 2018
PEDOMAN UMUM PELAKSANAAN PERTANDINGAN AAJI SPORTAINMENT 2018 A. PESERTA Peserta yang mengikuti AAJI SPORTAINMENT 2018 terdiri dari Pemain dan Manajer/Official Tim, sebagai berikut: 1. Pemain adalah para
SYARAT-SYARAT UMUM POLIS ASURANSI JIWA 5000. Pasal 1 ARTI BEBERAPA ISTILAH
SYARAT-SYARAT UMUM POLIS ASURANSI JIWA 5000 Pasal 1 ARTI BEBERAPA ISTILAH Dalam Syarat-syarat Umum Polis Asuransi Jiwa Perorangan ini yang dimaksud dengan : 1. Asuransi : adalah Asuransi Jiwa 5000. 2.
DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA,
MENTERI PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MENTERI PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR PM 108 TAHUN 2017 TENTANG PENYELENGGARAAN ANGKUTAN ORANG DENGAN KENDARAAN BERMOTOR UMUM TIDAK DALAM TRAYEK
KISI-KISI HUKUM KETENAGAKERJAAN
KISI-KISI HUKUM KETENAGAKERJAAN BAB 1 PERJANJIAN KERJA 1.1. DEFINISI Pasal 1 UU No. 13/2003 14. Perjanjian kerja adalah perjanjian antara pekerja / buruh dengan pengusaha atau pemberi kerja yang memuat
KEJUARAAN BULUTANGKIS DJARUM SIRKUIT NASIONAL SGS PLN JAWA BARAT OPEN MEI 2012
KEJUARAAN BULUTANGKIS DJARUM SIRKUIT NASIONAL SGS PLN JAWA BARAT OPEN 2012 21 26 MEI 2012 ( RANKING POINT ) 1. NAMA KEJUARAAN : DJARUM SIRKUIT NASIONAL SGS PLN JAWA BARAT OPEN 2012 2. WAKTU DAN TEMPAT:
PERATURAN DAERAH KOTA MAGELANG NOMOR 5 TAHUN 2013 TENTANG PENYELENGGARAAN ANGKUTAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA WALIKOTA MAGELANG,
1 WALIKOTA MAGELANG PERATURAN DAERAH KOTA MAGELANG NOMOR 5 TAHUN 2013 TENTANG PENYELENGGARAAN ANGKUTAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA WALIKOTA MAGELANG, Menimbang : a. bahwa angkutan jalan sebagai salah
KETENTUAN KEJUARAAN SWASTA NASIONAL BULUTANGKIS SINAR MUTIARA CUP XXI TAHUN 2013 Tegal, Juni 2013
KETENTUAN KEJUARAAN SWASTA NASIONAL BULUTANGKIS SINAR MUTIARA CUP XXI TAHUN 2013 Tegal, 24 29 Juni 2013 A. NAMA KEGIATAN Kejuaraan Swasta Nasional Bulutangkis SINAR MUTIARA CUP XXI TAHUN 2013 B. WAKTU
PERATURAN DAERAH KOTA TARAKAN NOMOR 11 TAHUN 2002 TENTANG PENGUJIAN KENDARAAN BERMOTOR DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA WALIKOTA TARAKAN,
PERATURAN DAERAH KOTA TARAKAN NOMOR 11 TAHUN 2002 TENTANG PENGUJIAN KENDARAAN BERMOTOR DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA WALIKOTA TARAKAN, Menimbang : a. bahwa dalam rangka menunjang keselamatan lalu lintas
KEJUARAAN BULUTANGKIS SWASTA NASIONAL USM LI-NING OPEN 2015 GELORA PROF. SUDARTO, SH UNIVERSITAS SEMARANG JL. SOEKARNO-HATTA SEMARANG
KETENTUAN KEJUARAAN BULUTANGKIS SWASTA NASIONAL Ranking Point A. NAMA KEGIATAN Kejuaraan Bulutangkis Swasta Nasional B. WAKTU DAN TEMPAT Waktu : Tanggal 20 25 April 2015 Tempat : GELORA Prof. Sudarto,
PERATURAN DIREKTUR JENDERAL PERHUBUNGAN DARAT NOMOR : SK.2574/AJ.403/DRJD/2017
PERATURAN DIREKTUR JENDERAL PERHUBUNGAN DARAT NOMOR : SK.2574/AJ.403/DRJD/2017 TENTANG PEDOMAN PELAKSANAAN INSPEKSI KESELAMATAN LALU LINTAS DAN ANGKUTAN JALAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA DIREKTUR
BUPATI BULUNGAN PERATURAN DAERAH KABUPATEN BULUNGAN NOMOR 09 TAHUN 2013 TENTANG PERIZINAN ANGKUTAN
SALINAN BUPATI BULUNGAN PERATURAN DAERAH KABUPATEN BULUNGAN NOMOR 09 TAHUN 2013 TENTANG PERIZINAN ANGKUTAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI BULUNGAN, Menimbang : a. bahwa dalam rangka pembinaan,
RAMBU LALU LINTAS JALAN
LEMBARAN DAERAH KABUPATEN BONE NOMOR 4 TAHUN 2013 PERATURAN DAERAH KABUPATEN BONE NOMOR 4 TAHUN 2013 T E N T A N G RAMBU LALU LINTAS JALAN DISUSUN OLEH BAGIAN HUKUM SEKRETARIAT DAERAH KABUPETEN BONE PEMERINTAH
PEMERINTAH KABUPATEN MADIUN
PEMERINTAH KABUPATEN MADIUN SALINAN PERATURAN DAERAH KABUPATEN MADIUN NOMOR 8 TAHUN 2010 TENTANG IZIN TRAYEK DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI MADIUN, Menimbang : a. bahwa dalam rangka menjamin
-2- Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 58, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor
BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA No.494, 2016 KEMENHUB. Angkutan Bermotor. Pencabutan. Orang. Kendaraan PERATURAN MENTERI PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR PM 32 TAHUN 2016 TENTANG PENYELENGGARAAN ANGKUTAN
ANGGARAN RUMAH TANGGA INDONESIA MAX OWNERS (IMO) BAB I PRINSIP DASAR DAN KODE KEHORMATAN. Pasal 2 Kode Kehormatan
ANGGARAN RUMAH TANGGA INDONESIA MAX OWNERS (IMO) BAB I PRINSIP DASAR DAN KODE KEHORMATAN Pasal 1 Prinsip Dasar Prinsip dasar adalah: 1. Iman kepada Tuhan Yang Maha Esa 2. Peduli tehadap bangsa, tanah air
KEJUARAAN SEPATU RODA ANTAR KLUB TINGKAT NASIONAL PIALA WALIKOTA MALANG KE 2 TANGGAL 9-10 APRIL 2011 BUKU PANDUAN LOMBA
KEJUARAAN SEPATU RODA ANTAR KLUB TINGKAT NASIONAL PIALA WALIKOTA MALANG KE 2 TANGGAL 9-10 APRIL 2011 BUKU PANDUAN LOMBA PETUNJUK UMUM : 1. Kejuaraan memperebutkan : - Piala Walikota Malang - Kategori sepatu
PERATURAN LOMBA 2 3 SEPTEMBER 2016
PERATURAN LOMBA 2 3 SEPTEMBER 2016 Peraturan lomba MONASTANA JAKARTA OPEN 2016 di adopsi dari peraturan yang sudah sering digunakan pada kejuaraan di Indonesia dan FIRS (Federation Internationale de Roller
PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 80 TAHUN 2012 TENTANG TATA CARA PEMERIKSAAN KENDARAAN BERMOTOR DI JALAN DAN
PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 80 TAHUN 2012 TENTANG TATA CARA PEMERIKSAAN KENDARAAN BERMOTOR DI JALAN DAN PENINDAKAN PELANGGARAN LALU LINTAS DAN ANGKUTAN JALAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG
PERATURAN UMUM SERI. Permanent Office Address : Jl. Petogogan I/IV No. 5 Gandaria Utara - Kebayoran Baru Jakarta Selatan
Permanent Office Address : Jl. Petogogan I/IV No. 5 Gandaria Utara - Kebayoran Baru Jakarta Selatan JAKARTA- INDONESIA Tel: +62 21 7210202 Fax: +62 21 7235522 website : www.pertamaxmotorsport.com PENGANTAR
LEMBARAN DAERAH KOTA JAMBI
LEMBARAN DAERAH KOTA JAMBI NOMOR 05 TAHUN 2009 SERI E NOMOR 01 PERATURAN DAERAH KOTA JAMBI NOMOR 05 TAHUN 2009 TENTANG JARINGAN LINTAS ANGKUTAN BARANG DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA WALIKOTA JAMBI,
PERATURAN KEJUARAAN NASIONAL RALLY
PERATURAN KEJUARAAN NASIONAL RALLY IKATAN MOTOR INDONESIA Edisi : 2016 1 DAFTAR ISI KETENTUAN UMUM 1 KONDISI UMUM KEJUARAAN NASIONAL 1.1 PENERAPAN PERATURAN 1.2 BAHASA 1.3 INTERPRETASI 1.4 MASA BERLAKU
PERATURAN DAERAH KOTA MALANG NOMOR 9 TAHUN 2006 TENTANG PENYELENGGARAAN ANGKUTAN ORANG DI JALAN DENGAN KENDARAAN UMUM DALAM TRAYEK
S A L I N A N NOMOR 6/E, 2006 PERATURAN DAERAH KOTA MALANG NOMOR 9 TAHUN 2006 TENTANG PENYELENGGARAAN ANGKUTAN ORANG DI JALAN DENGAN KENDARAAN UMUM DALAM TRAYEK DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA WALIKOTA
PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 8 TAHUN 1981 TENTANG PERLINDUNGAN UPAH PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,
PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 8 TAHUN 1981 TENTANG PERLINDUNGAN UPAH PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang: a. bahwa sistem pengupahan yang berlaku sekarang ini sudah tidak lagi sesuai
Himpunan Peraturan Daerah Kabupaten Purbalingga Tahun
LEMBARAN DAERAH KABUPATEN PURBALINGGA NOMOR 06 TAHUN 2010 PERATURAN DAERAH KABUPATEN PURBALINGGA NOMOR 06 TAHUN 2010 TENTANG PENGELOLAAN PASAR SEGAMAS DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI PURBALINGGA,
PEMBERITAHUAN PENTING, SYARAT DAN KETENTUAN, DAN PERATURAN LOMBA
PEMBERITAHUAN PENTING, SYARAT DAN KETENTUAN, DAN PERATURAN LOMBA PEMBERITAHUAN PENTING Peserta wajib membaca Pemberitahuan Penting, Syarat dan Ketentuan dan Peraturan Lomba secara seksama sebelum mengikuti
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI BARAT
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI BARAT PERATURAN DAERAH KABUPATEN KUTAI BARAT NOMOR 11 TAHUN 2005 TENTANG IJIN PENYELENGGARAAN ANGKUTAN ORANG DI JALAN DENGAN KENDARAAN BERMOTOR DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA
BUPATI SLEMAN DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA PERATURAN DAERAH KABUPATEN SLEMAN NOMOR 6 TAHUN 2015 TENTANG PERPARKIRAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA,
BUPATI SLEMAN DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA PERATURAN DAERAH KABUPATEN SLEMAN NOMOR 6 TAHUN 2015 TENTANG PERPARKIRAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA, BUPATI SLEMAN, Menimbang : a. bahwa salah satu upaya
TATA CARA PEMERIKSAAN KENDARAAN BERMOTOR DI JALAN DAN PENINDAKAN PELANGGARAN LALU LINTAS DAN ANGKUTAN JALAN
TATA CARA PEMERIKSAAN KENDARAAN BERMOTOR DI JALAN DAN PENINDAKAN PELANGGARAN LALU LINTAS DAN ANGKUTAN JALAN http://images.hukumonline.com/ I. PENDAHULUAN Lalu Lintas dan Angkutan Jalan adalah satu kesatuan
PERATURAN LOMBA. 7-8 November Diselenggarakan oleh : DISORDA DKI JAKARTA PORSEROSI PENGPROV DKI JAKARTA. Bekerjasama dengan :
PERATURAN LOMBA 7-8 November 2015 Diselenggarakan oleh : DISORDA DKI JAKARTA PORSEROSI PENGPROV DKI JAKARTA Bekerjasama dengan : Peraturan lomba JAKARTA ANTAR MASTER 2015 di adopsi dari peraturan yang
DJARUM SIRKUIT NASIONAL JAWA TIMUR OPEN 2012 Surabaya, November 2012 (RANKING POINT)
DJARUM SIRKUIT NASIONAL JAWA TIMUR OPEN 2012 Surabaya, 19 24 November 2012 (RANKING POINT) 1. NAMA KEJUARAAN : DJARUM SIRKUIT NASIONAL JAWA TIMUR OPEN 2012 2. PELAKSANAAN : a. Waktu : 19 24 November 2012
TENTANG RETRIBUSI IZIN TRAYEK. Tahun. retribusi kewenangan. Daerah
PERATURAN DAERAH KABUPATEN LAMPUNG UTARA NOMOR 18 TAHUN 2011 TENTANG RETRIBUSI IZIN TRAYEK DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI LAMPUNG UTARA, Menimbang Mengingat : a. bahwa berdasarkan ketentuan Pasal
TATA TERTIB SIDANG VERIFIKASI PEMILIHAN RAYA IKATAN KELUARGA MAHASISWA UNIVERSITAS INDONESIA 2015
PANITIA PEMILIHAN RAYA IKATAN KELUARGA MAHASISWA UNIVERSITAS INDONESIA TATA TERTIB SIDANG VERIFIKASI PEMILIHAN RAYA IKATAN KELUARGA MAHASISWA UNIVERSITAS INDONESIA 2015 BAB I KETENTUAN UMUM Pasal 1 Dalam
PERATURAN DAERAH KABUPATEN JEMBRANA NOMOR 4 TAHUN 2007 TENTANG PENYELENGGARAAN TERMINAL BONGKAR MUAT BARANG DI KABUPATEN JEMBRANA
PERATURAN DAERAH KABUPATEN JEMBRANA NOMOR 4 TAHUN 2007 TENTANG PENYELENGGARAAN TERMINAL BONGKAR MUAT BARANG DI KABUPATEN JEMBRANA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI JEMBRANA, Menimbang : a. bahwa
BUPATI KUDUS PERATURAN BUPATI KUDUS NOMOR 15 TAHUN 2012 TENTANG
BUPATI KUDUS PERATURAN BUPATI KUDUS NOMOR 15 TAHUN 2012 TENTANG PELAKSANAAN PERATURAN DAERAH KABUPATEN KUDUS NOMOR 10 TAHUN 2011 TENTANG RETRIBUSI IZIN TRAYEK BUPATI KUDUS, Menimbang : a. bahwa dengan
ANGGARAN RUMAH TANGGA KOPERASI KARYAWAN PT PEMERINGKAT EFEK INDONESIA (PEFINDO) KOPPEFINDO BAB I KEANGGOTAAN. Pasal 1
ANGGARAN RUMAH TANGGA KOPERASI KARYAWAN PT PEMERINGKAT EFEK INDONESIA (PEFINDO) KOPPEFINDO BAB I KEANGGOTAAN Pasal 1 Anggota KOPPEFINDO terdiri dari: a. Anggota Pendiri yaitu anggota yang tercatat di Anggaran
WALIKOTA MADIUN PERATURAN DAERAH KOTA MADIUN NOMOR 29 TAHUN 2011 TENTANG RETRIBUSI IZIN TRAYEK DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA WALIKOTA MADIUN,
WALIKOTA MADIUN PERATURAN DAERAH KOTA MADIUN NOMOR 29 TAHUN 2011 TENTANG RETRIBUSI IZIN TRAYEK DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA WALIKOTA MADIUN, Menimbang : a. bahwa dengan berlakunya Undang-Undang Nomor
2017, No c. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a dan huruf b, perlu menetapkan Peraturan Menteri Perhubungan tenta
No.516, 2017 BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA KEMENHUB. Kendaraan Bermotor Umum Tidak dalam Trayek. Penyelenggaraan Angkutan Orang. Pencabutan. PERATURAN MENTERI PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR PM
BUPATI KOTAWARINGIN BARAT PERATURAN BUPATI KOTAWARINGIN BARAT NOMOR 10 TAHUN 2012 TENTANG
BUPATI KOTAWARINGIN BARAT PERATURAN BUPATI KOTAWARINGIN BARAT NOMOR 10 TAHUN 2012 TENTANG PETUNJUK PELAKSANAAN PERATURAN DAERAH KABUPATEN KOTAWARINGIN BARAT NOMOR 18 TAHUN 2012 TENTANG RETRIBUSI PENGUJIAN
PEMERINTAH KABUPATEN LINGGA
PEMERINTAH KABUPATEN LINGGA PERATURAN DAERAH KABUPATEN LINGGA NOMOR 3 TAHUN 2008 TENTANG TATA CARA PENCALONAN, PEMILIHAN, PELANTIKAN DAN PEMBERHENTIAN KEPALA DESA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI
PEMERINTAH KABUPATEN PEKALONGAN
PEMERINTAH KABUPATEN PEKALONGAN PERATURAN DAERAH KABUPATEN PEKALONGAN NOMOR 3 TAHUN 2008 TENTANG T E R M I N A L DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI PEKALONGAN, Menimbang : a. bahwa penyelenggaraan
LEMBARAN DAERAH KABUPATEN PURWAKARTA
LEMBARAN DAERAH KABUPATEN PURWAKARTA NOMOR : 5 TAHUN 2011 SERI E PERATURAN DAERAH KABUPATEN PURWAKARTA NOMOR : 5 TAHUN 2011 TENTANG PENYELENGGARAAN PERPARKIRAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI
PERUBAHAN PERATURAN BALAP MOTOR TAHUN 2017
PERUBAHAN PERATURAN BALAP MOTOR TAHUN 2017 A. Region 3 (Bali NTB NTT) dan Region 2 (Jawa) digabungkan. B. Kelas Utama dalam Kejuaraan Nasional Balap Motor tahun 2017 : 1. Kelas Bebek 150cc 4 Langkah Tune
